Tag: Arsjad Rasjid

  • Konvensi ALB Kadin Indonesia dukung penuh Munas Konsolidasi Persatuan

    Konvensi ALB Kadin Indonesia dukung penuh Munas Konsolidasi Persatuan

    Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

    Konvensi ALB Kadin Indonesia dukung penuh Munas Konsolidasi Persatuan
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 16 Januari 2025 – 17:11 WIB

    Elshinta.com – Konvensi Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Indonesia diselenggarakan pada Kamis (16/1) di Pullman, Central Park, Jakarta Barat. Agenda ini bertujuan untuk memilih perwakilan ALB yang akan menjadi peserta penuh dalam Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia di Ritz Carlton Kuningan Jakarta.

    Ketua Umum Kadin Indonesia – Arsjad Rasjid, turut menghadiri konvensi ini dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi para ALB. “ALB adalah bagian penting dari Kadin Indonesia. Saya berterima kasih atas kerja sama seluruh anggota yang telah mendukung keberhasilan program kerja selama masa kepemimpinan saya,” ujar Arsjad.

    Sementara itu Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi dan Himpunan Kadin Indonesia, Wisnu W. Pettalolo menegaskan komitmen ALB dalam mendukung persatuan dunia usaha melalui kontribusi aktif sebagai motor penting perjalanan Kadin Indonesia. “Ratusan Asosiasi, Himpunan, Gabungan, dan Ikatan yang menjadi ALB Kadin siap melaksanakan Munas demi menjaga persatuan Kadin Indonesia. Pelaksanaan Konvensi ALB hari ini juga merupakan bentuk komitmen ALB dalam menjaga ketentuan aturan AD/ART serta Keputusan Presiden No. 18 Tahun 2022,” ujar Wisnu W. Pettalolo.

    Wisnu menambahkan, bahwa pelaksanaan Munas juga merupakan arahan dan pedoman dari pemerintah untuk menjaga persatuan dunia usaha nasional. “Konvensi ini merupakan bentuk dukungan strategis ALB dalam memperkuat konsolidasi dan persatuan dunia usaha jelang Munas Konsolidasi Persatuan Kadin, dimana Musyawarah Nasional tersebut dilakukan sesuai dengan arahan pemerintah,” lanjut Wisnu menambahkan.

    Sebagai catatan, saat ini Kadin Indonesia sebagai wadah satu-satunya organisasi dunia usaha nasional yang menaungi 238 Anggota Luar Biasa (ALB) yang merupakan perwakilan asosiasi, himpunan, gabungan serta ikatan.

    Dalam konvensi ALB pada hari ini dari sebanyak 242 anggota, akhirnya terpilih 30 orang untuk hadir dan mengikuti jalannya Munas Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia yang diagendakan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

    Sumber : Elshinta.Com

  • Profil Arsjad Rasjid, Eks Ketum Kadin yang Kini Jabat Ketua Dewan Pertimbangan

    Profil Arsjad Rasjid, Eks Ketum Kadin yang Kini Jabat Ketua Dewan Pertimbangan

    Bisnis.com, JAKARTA – Arsjad Rasjid resmi lengser dari posisi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Posisinya kini digantikan oleh Anindya Bakrie.

    Penetapan ini disahkan melalui Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    Usai lengser, kini Arsjad dipercaya sebagai ketua dewan pertimbangan Kadin 2024-2029.

    Arsjad pun mengatakan bahwa Kadin harus tetap satu dan tetap solid sebagai mitra strategis pemerintah, demi kestabilan dan kepastian dunia usaha. 

    “Insya Allah Kadin semakin strategis, sehingga kepercayaan investor dan dunia internasional terus meningkat, dunia usaha semakin maju dan berdaya saing, sehingga target ekonomi yang disenangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto 8% dapat tercapai,” kata Arsjad.

    Profil Arsjad Rasjid

    Berdasarkan catatan Bisnis, Arsjad sebelumnya menjabat ketua umum Kadin periode 2021-2026. Saat maju menjadi ketua umum, dia mengusung pilar-pilar yang bisa memaksimalkan peran Kadin bagi para pengusaha dan perekonomian Indonesia.

    Beberapa pilar yang dimaksud adalah fokus penguatan industri kesehatan, pemberdayaan ekonomi daerah untuk memajukan ekonomi nasional, pengembangan kewirausahaan dengan cara mewujudkannya melalui Warung Inovasi dan pendidikan vokasi untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) khususnya wirausaha muda dan wirausaha sosial dan menyempurnakan fungsi internal organisasi dan regulasi Kadin.

    Selain di dunia Bisnis, Rasjid juga aktif dalam bidang olahraga, khususnya panahan. Pada periode 2023-2027, dia menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani).

    Mengutip Arsjadrasjid.com, Arsjad lahir di Jakarta pada 16 Maret 1970. Dia merupakan anak dari pasangan purnawirawan TNI AD H.M.N. Rasjid dan Suniawati. Ayahnya berdarah Palembang, sedangkan ibunya berdarah Sunda-Tionghoa. 

    Dia menimba ilmu di University of Southern California di bidang Computer Engineeringpada 1990. Kemudian, melanjutkan Pendidikan pada 1993 di bidang Administrasi Bisnis di Pepperdine University, California, Amerika Serikat (AS) dan memperoleh gelar Bachelor of Science.

    Arsjad juga menyelesaikan program Executive Education on Leadership and Decision Making in the 21st Century di Jackson Institute for Global Affairs, Yale University AS. 

    Pada 2012, dia menyelesaikan program Executive Education Global Leadership and Public Policy for the 21st Century di Harvard Kennedy School AS. Setahun setelahnya, Arsjad menyelesaikan Executive Education on Impacting Investing di Said Business School, University of Oxford, Inggris. 

    Tak berhenti di situ, dia juga menyelesaikan program Insights Into Politics and Public Policy in Asia untuk Para Pemimpin Global di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura.

    Di antara program pendidikannya tersebut, dia menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan PT Indika Energy sejak 2005. Di bawah kepemimpinannya, PT Indika Energy berhasil mengembangkan berbagai proyek strategis dan ekspansi bisnis, serta mengoptimalkan pengelolaan sumber daya perusahaan. 

    Arsjad berhasil membesarkan aset PT Indika Energy Tbk sekitar 7x lipat dari Rp2,78 triliun menjadi Rp18,28 triliun dalam jangka waktu 6 tahun yaitu pada periode tahun 2005–2011 melalui strategi akuisisi. Untuk 2022 Indika Energy, melaporkan laba bersih sebesar US$452,7 juta dan laba inti US$521,2 juta berkat meningkatnya permintaan dan harga batu bara. 

    Kemudian, Arsjad melalui Indika Energy bertujuan meningkatkan pendapatan dari sektor non-batubara menjadi setidaknya 50 persen pada tahun 2025 dan mencapai netral karbon pada tahun 2050.

  • Sempat Dinasihati Jokowi dan Disorot Prabowo, Konflik Perebutan Kursi Ketum Kadin Akhirnya Usai
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        17 Januari 2025

    Sempat Dinasihati Jokowi dan Disorot Prabowo, Konflik Perebutan Kursi Ketum Kadin Akhirnya Usai Nasional 17 Januari 2025

    Sempat Dinasihati Jokowi dan Disorot Prabowo, Konflik Perebutan Kursi Ketum Kadin Akhirnya Usai
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kamar Dagang dan Industri (
    Kadin
    ) Indonesia kembali bersatu usai sempat muncul kubu yang mendukung
    Arsjad Rasjid
    dan
    Anindya Bakrie
    menjadi ketua umum (ketum).
    Persatuan itu muncul seiring dengan damainya dua sosok tersebut. Diketahui, Anindya Bakrie dan Arsjad sempat memperebutkan kursi ketua umum organisasi para pengusaha tersebut beberapa waktu belakangan.
    Adapun persatuan itu tecermin dari digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia, di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, yang ditutup pada Kamis (16/1/2025).
    Dalam Munas, baik Arsjad maupun Anindya sudah berbincang, bahkan berfoto bersama.
    Awal mula perseteruan terjadi karena Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin yang memilih Anindya Bakrie sebagai ketua umum, padahal Arsjad Rasjid masih menjabat kala itu.
    Keputusan yang mengangkat Anindya Bakrie disampaikan dalam Munaslub Kadin di Hotel St Regis, Jakarta Selatan pada Sabtu, 14 September 2024.
    Usai terpilh menjadi ketua umum, Anindya Bakrie mengaku siap menjadi mitra pemerintah. Dia akan bekerja dengan Presiden Joko Widodo (
    Jokowi
    ) sebelum lengser maupun pemerintahan
    Prabowo
    Subianto.
    “Kadin itu adalah mitra strategis pemerintah. Jadi mudah-mudahan apa yang diputuskan teman-teman tadi bisa membuat hubungan dengan pemerintah semakin lebih baik. Jadi sebagai mitra strategis,” kata Anindya.
    Pimpinan Munaslub Kadin, Nurdin Halid mengeklaim bahwa Munaslub itu dihadiri perwakilan 21 pengurus Kadin Provinsi dan 25 anggota luar biasa (ALB) Kadin. Menteri Investasi sekaligus eks Ketum Kadin Indonesia Rosan Roeslani juga hadir.
    Nurdin juga mengungkapkan, Anindya terpilih sebagai Ketum Kadin Indonesia secara aklamasi karena mendapat mayoritas suara dari Kadin Daerah.
    Sebelum Anindya ditunjuk memimpin Kadin, pihaknya telah membuka pendaftaran calon ketua umum. Namun, hingga akhir pendaftaran, hanya Anindya yang mendaftar sehingga dia otomatis terpilih.
    Sementara itu, Arsjad Rasjid merupakan Ketum Kadin Indonesia masa bakti 2021-2026. Dia terpilih secara aklamasi berdasarkan keputusan dalam Munas VIII Kadin Indonesia pada 30 Juni 2021 di Kendari, Sulawesi Tenggara.
    Keputusan mengangkat Anindya Bakrie sebagai ketua umum terjadi lantaran Arsjad dinilai menyalahi Anggaran Dasar Kadin Indonesia karena pernah menjadi Ketua Umum Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
    Nurdin mengatakan, organisasi Kadin merupakan organisasi independen sehingga hal itu tidak dibenarkan.
    “Organisasi Kadin adalah organisasi independen, bukan organisasi pemerintah, dan bukan organisasi politik,” kata Nurdin saat itu.
    Di sisi lain, Arsjad membantah telah melanggar aturan. Berdasarkan pengakuannya, dia sudah mengambil cuti dan berkoordinasi dengan para wakil ketua umum serta ketua umum daerah Kadin Indonesia sebelum menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
    Tanpa mengambil cuti, keputusan untuk menjadi ketua tim pemenangan sebenarnya disebut tidak melanggar Aturan Dasar atau Aturan Rumah Tangga (AD/ART) Kadin Indonesia.
    Namun, dia tetap memutuskan mengambil cuti demi memperlihatkan manajemen yang baik.
    “Saya memutuskan menjadi salah satu ketua dalam tim pemenangan yang lalu. Itu pun saya ajak bicara teman-teman,” kata Arsjad dalam konferensi pers di Hotel JS Luwansa pada 15 September 2024.
    Terpilihnya Anindya menjadi ketua umum Kadin menggantikan Arsjad Rasyid mendapatkan banyak protes dari anggota Kadin. Setidaknya, ada 21 Dewan Pengurus Kadin Provinsi yang menolak Munaslub itu.
    Dewan Pengurus Kadin Provinsi yang menolak antara lain Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.
    Kemudian, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Papua Barat Daya.
    Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Eka Sastra menuturkan, seluruh anggota Kadin berkewajiban melaksanakan amanah Undang-Undang dan menegakkan AD/ART dalam aktivitas organisasi.
    Menurut Eka, AD/ART Kadin Indonesia mengatur Munaslub hanya bisa diadakan jika ada pelanggaran prinsip yang terjadi. Namun, tidak ada peringatan tertulis yang disampaikan ke pihak terkait.
    “Sampai saat ini, kami selaku Dewan Pengurus belum pernah menerima surat peringatan terkait adanya pelanggaran yang dilakukan baik oleh Dewan Pengurus maupun Ketua Umum,” jelasnya.
    Permintaan mengadakan Munaslub, menurut dia, harus diajukan oleh minimal setengah dari jumlah Kadin Provinsi dan setengah dari jumlah Anggota Luar Biasa.
    Karena ketentuan itu belum dipenuhi, Kadin Provinsi, Kadin Kabupaten/Kota, serta Anggota Luar Biasa tidak mendukung hasil Munaslub yang digelar Sabtu kemarin karena dianggap menyalahi AD/ART.
    Dalam kisruh ini, Arsjad Rasjid sebelumnya juga berencana menemui Presiden Jokowi.
    Namun Jokowi berpesan, masalah internal Kadin harus diselesaikan di internal organisasi pengusaha tersebut. Kepala Negara tidak ingin bola panas polemik itu diarahkan kepadanya.
    “Ini bukan organisasi politik, ini adalah organisasi pengusaha, sehingga saya minta diselesaikan secara baik-baik, di internal Kadin. Jangan nanti bola panasnya disorong ke saya. Hehehe,” kata Jokowi sembari terkekeh di Menara Danareksa, Jakarta Pusat pada 17 September 2024.
    Namun, dia mengaku terbuka dengan siapa pun yang ingin menemuinya, termasuk dengan Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie.
    Kendati begitu, dia kembali meminta masalah ini harus tetap diselesaikan di internal Kadin.
    “Siapa pun bertemu dengan saya, saya terbuka, enggak ada masalah. Tapi sekali lagi, selesaikan masalah Kadin ini di internal Kadin. Jangan menyorong bola panasnya ke Presiden, gitu saja,” tuturnya.
    Kisruh berkepanjangan ini kemudian dimediasi oleh sejumlah pihak. Belakangan beredar kabar, bahwa Sufmi Dasco Ahmad dan Rosan Roeslani termasuk pihak yang berperan melakukan mediasi.
    Dasco merupakan Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI.
    Sementara Rosan adalah Ketua Dewan Kehormatan Kadin yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
    Foto pertemuan Dasco, Rosan, Arsjad dan Anindya Bakrie kemudian ramai beredar di publik sejak awal pekan ini.
    Foto itu menjadi viral karena diunggah oleh Raffi Ahmad, selebritas yang kini aktif di dunia politik dan dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden di bidang pembinaan generasi muda dan pekerja seni.
    Menindaklanjuti pertemuan islah itu, Rosan lalu mengirimkan surat undangan Munas Konsolidasi ke seluruh pengurus Kadin, yang akhirnya terselenggara pada Kamis (16/1/2025) kemarin.
    Agenda Munas adalah pengukuhan
    kepengurusan Kadin
    . Anindya Bakrie dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin masa bakti 2024-2029. Sementara Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Periode 2024-2029.
    Dalam sambutannya di Munas konsolidasi, Prabowo turut menasehati keduanya usai konflik perebutan kursi selesai.
    Kepala Negara mengatakan, pemimpin harus kompak termasuk ketika berganti kursi kepemimpinan.
    “Pemimpin harus kompak, siapa nomor satu, dua, tiga, enggak masalah. Nanti gantian saja, iya kan? Gantian saja, jangan semuanya,” kata Prabowo dalam sambutannya.
    Dia lantas berseloroh bahwa menjadi pemimpin tidak selalu enak. Sebagai Presiden RI pun, dirinya tidak boleh sakit.
    Prabowo diketahui sempat diberitakan sakit usai Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim bercuit di X.
    Anwar menyebut bahwa pertemuan dengan
    Presiden Prabowo
    di Langkawi, Malaysia, pada akhir Desember 2024, mendadak batal karena Prabowo demam. Teranyar, pertemuan itu sudah kembali diadakan pada Januari 2024.
    “Semua kira mau jadi presiden enak, ya kan? Jadi presiden itu enggak boleh flu, tahu enggak?” seloroh Prabowo.
    Menurut Prabowo, pergantian kursi kepemimpinan adalah hal yang biasa. Kelompok persaingan dan perbedaan pun adalah hal yang biasa.
    Namun, dia menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan persatuan dan kesatuan. Prabowo pun mengucapkan terima kasih kepada Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid, dua sosok yang sempat berebut kursi ketua umum.
    Begitu pula dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani sebagai pihak yang sempat memediasi kedua belah pihak.
    “Terima kasih saudara Rosan, terima kasih saudara Arsjad, terima kasih Anindya. Dan dalam sebuah kelompok bersaing itu bagus, perbedaan itu biasa. Tapi pada saatnya negara sekarang butuh persatuan dan kesatuan,” ujarnya.
    Lebih lanjut, usai kepemimpinan baru dikukuhkan, Prabowo mengucapkan selamat bekerja kepada Kadin.
    Indonesia, menurut dia, membutuhkan Kadin yang dinamis, serta para pengusaha yang berani, inovatif, dan bersaing dengan bagus.
    “Persaingan bagus, tidak bersaing secara mematikan. Bersaing, ayo sama-sama menuju kemakmuran bersama. Kita harus makmur, rakyat butuh kemakmuran, kemakmuran dipimpin oleh para pengusaha saudara-saudara sekalian,” katanya.
    Tak hanya itu, Munas konsolidasi kemarin rupanya menjadi ajang Arsjad dan Anindya menunjukkan kedekatan. Mereka terlihat mengobrol sembari duduk di kursi. Tak jarang, obrolan itu bahkan diselingi tawa keras.
    Di momen lain, keduanya terlihat bernyanyi bersama Presiden Prabowo. Mereka bersama-sama berjalan ke depan panggung saat lagu “O Ulate” perlahan menggema sesaat sebelum acara selesai.
    Rosan dan Menteri Luar Negeri Sugiono juga terlihat maju ke depan panggung.
    Penyanyi berbaju merah kemudian dengan tanggap memberikan mikrofon yang dipegangnya kepada Prabowo.

    Di sini gunung, di sana gunung. Di tengah-tengah bunga melati. Di sini bingung, di sana bingung, memikirkan si jantung hati
    ,” nyanyi Prabowo.

    O Ulate Tanjung O Ulate
    ,” kata Prabowo melanjutkan syair lagunya.
    Para menteri yang hadir lantas memeriahkan acara dengan bertepuk tangan dari bangku penonton. Sebagian lainnya tampak tersenyum melihat Prabowo dan pimpinan Kadin bernyanyi bersama.
    Setelahnya, mikrofon diserahkan Prabowo kepada Menteri Luar Negeri Sugiono yang juga ikut bergabung. Sementara itu, posisi berdiri Arsjad dan Anindya berada di antara Prabowo.
    Tak beberapa lama, Prabowo mulai meninggalkan panggung meski lagu belum selesai. Dia memilih keluar ruangan, dengan menyalami para menteri yang duduk berderet di barisan paling depan.
    Arsjad dan Anindya pun ikut mendampingi Prabowo keluar ruangan. Potret-potret kedekatan itu semakin menambah keyakinan bahwa perseteruan akhirnya usai.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Prabowo senang Munas Kadin lancar ungkap pentingnya kerukunan

    Prabowo senang Munas Kadin lancar ungkap pentingnya kerukunan

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Prabowo senang Munas Kadin lancar ungkap pentingnya kerukunan
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 16 Januari 2025 – 20:34 WIB

    Elshinta.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan gembira bahwa pelaksanaan Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dapat berjalan dengan lancar setelah kepengurusannya terbentuk.

    Dalam acara tersebut, Prabowo juga mengungkapkan pentingnya kerukunan dan kekompakan antaranggota Kadin yang adalah pengusaha-pengusaha di Indonesia, sehingga ketika persatuan terbentuk maka mereka dapat berkontribusi optimal dalam perekonomian bangsa.

    “Saya sangat gembira, saya ucapkan selamat kepada tokoh-tokoh Kadin. Saudara-saudara memegang peran penting dalam menjalankan ekonomi Indonesia,” kata Prabowo, di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis.

    Presiden mengatakan pentingnya menjaga kerukunan dan kekompakan dalam sebuah persaingan antarpengusaha diperlukan agar dapat menjaga kondisi bangsa stabil.

    Apalagi menurutnya, saat ini dinamika geopolitik hingga geoekonomi dunia tengah bergejolak sehingga persatuan menjadi hal yang penting dalam menjaga Indonesia.

    “Persaingan semakin keras antara blok-blok ekonomi, antara kekuatan-kekuatan besar, dalam persaingan keras itu semakin diperlukan kehati-hatian oleh semua unsur bangsa-bangsa terutama bangsa-bangsa seperti Indonesia,” kata Prabowo.

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengucapkan apresiasi kepada pihak-pihak yang mampu menyelesaikan persaingan secara sehat.

    Tak lupa Presiden mengajak agar dalam kerja-kerja program Kadin ke depan nantinya semakin banyak inovasi dan gerakan dinamis seperti kolaborasi antarpengusaha, sehingga Indonesia bisa mencapai kemakmuran.

    “Kita butuh Kadin dinamis, pengusaha berani, inovatif, kerja bersama, Indonesia incooperated saudara-saudara sekalian. Persaingan itu bagus, (asal) tidak bersaing secara mematikan. Bersaing, ayo sama-sama, menuju kemakmuran bersama, kita harus makmur. Rakyat butuh kemakmuran, kemakmuran dipimpin oleh para pengusaha, saudara-saudara sekalian,” ujar Prabowo.

    Sebelumnya, dalam sidang pleno dalam acara Munas Konsolidasi Persatuan Kadin, di Jakarta, Kamis, Anindya Bakrie secara resmi dikukuhkan menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029.

    Dalam pleno yang dipimpin oleh Ketua Dewan Kehormatan Kadin Rosan Roeslani dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kadin Aziz Syamsudin, mengangkat Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum dan Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia.

    Pergantian kepemimpinan itu secara seremoni dilakukan dengan penyerahan bendera Kadin Indonesia dari Arsjad Rasjid yang merupakan Ketua Umum Kadin 2021-2026 ke Anindya Bakrie.

    Sumber : Antara

  • Sebut Tak Boleh Sakit, Prabowo Subianto: Memang Jadi Presiden Enak

    Sebut Tak Boleh Sakit, Prabowo Subianto: Memang Jadi Presiden Enak

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto mengutarakan curahan hatinya (curhat) setelah tiga bulan menjabat sebagai kepala negara. Prabowo menyebut, presiden tidak boleh terkena penyakit dan harus selalu fit untuk memimpin negara Indonesia.

    Pada awalnya, Prabowo Subianto memberikan pesan kepada seluruh anggota Kadin Indonesia bahwa persatuan merupakan hal yang sangat penting dalam organisasi. Kepala negara juga menyinggung nama Anindya Novyan Bakrie dan Arsjad Rasjid dalam pernyataannya itu.

    Hal ini seolah menjadi sinyal, Prabowo turut menyoroti permasalahan dualisme kepemimpinan yang sempat terjadi antara ketua umum Kadin Indonesia atas hasil musyawarah nasional (Munas) 2021 Arsjad Rasjid, dan ketua umum Kadin Indonesia hasil Munas luar biasa (Munaslub) Anindya Novyan Bakrie.

    “Terima kasih saudara Arsjad, terima kasih Anindya. Dalam sebuah kelompok bersaing itu bagus, perbedaan itu biasa, tetapi pada saatnya negara sekarang butuh persatuan dan kesatuan,” kata Presiden Prabowo Subianto, Kamis (16/1/2025).

    Prabowo Subianto mengatakan, setiap orang dapat silih berganti menjabat sebagai pemimpin. Setelah itu, Prabowo bergurau bahwa selama menjadi presiden dirinya tidak boleh terkena penyakit.

    “Pemimpin harus kompak, siapa nomor satu, dua, tiga, enggak masalah. Nanti gantian saja iya kan? Gantian saja, jangan semuanya. Kamu kira jadi presiden enak? Jadi presiden tuh enggak boleh flu tahu enggak,” ungkapnya lagi.

    Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menjelaskan, sejak Kabinet Merah Putih dibentuk, seluruh program pemerintah saat ini berjalan dengan baik. Prabowo menekankan, tidak ada kepentingan lain dari seluruh program yang dicanangkan pemerintah.

    Menurutnya, program-program Kabinet Merah Putih semata-mata ditujukkan untuk kepentingan rakyat Indonesia. Kepala negara menyebut, kebijakan yang dicanangkan pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    “Ini baru tiga bulan, tolong tunggu sabar sedikit. Mungkin bulan kelima, keenam saudara merasakan. Bahwa, kita mau bukan jalan as usual, kita there is no business as usual. Kita sekarang mau lari, kita akan cepat, kita akan bergerak secepat-cepatnya,” tegas Prabowo Subianto.

  • Konvensi ALB Mengakhiri Dualisme Kadin Indonesia

    Konvensi ALB Mengakhiri Dualisme Kadin Indonesia

    Jakarta: Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia yang berlangsung di Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, pada Kamis, 16 Januari 2024 menandai tonggak penting dalam perjalanan organisasi dunia usaha terbesar di Indonesia. 
     
    Dengan tema konsolidasi dan regenerasi, Munas ini mengukuhkan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029, menggantikan Arsjad Rasjid, yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin.
     
    Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto yang hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kadin menyatukan dunia usaha melalui proses konsolidasi yang solid. 

    “Saya sangat gembira, saya ucapkan selamat kepada tokoh-tokoh Kadin. Saudara-saudara memegang peran penting dalam menjalankan ekonomi Indonesia,” ujar Prabowo.
     
    Baca juga: Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin, Lulusan PL yang Sandang Gelar Master di Usia 27 Tahun
     
    Prabowo juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi di tengah tantangan global yang semakin kompleks. “Kadin harus dinamis, inovatif, dan terus bekerja bersama untuk menciptakan kemakmuran bersama. Persaingan itu baik, asalkan sehat dan tidak mematikan,” tambahnya.
     
    Momentum Munas ini tidak terlepas dari proses penting sebelumnya, yaitu Konvensi Anggota Luar Biasa (ALB) yang diselenggarakan di Pullman, Central Park, Jakarta Barat. Konvensi tersebut menjadi bagian strategis dalam memastikan keterlibatan seluruh elemen dunia usaha menuju Munas. 
     
    Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2024, Arsjad Rasjid, yang menjadi penggerak utama proses ini, menegaskan pentingnya ALB sebagai pilar konsolidasi.
     
    “ALB adalah bagian penting dari Kadin Indonesia. Saya berterima kasih atas kerja sama seluruh anggota yang telah mendukung keberhasilan program kerja selama masa kepemimpinan saya,” kata Arsjad.
     
    Sebanyak 30 perwakilan ALB terpilih dari total 242 anggota untuk menjadi peserta penuh dalam Munas. Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi dan Himpunan Kadin Indonesia, Wisnu W. Pettalolo, menegaskan bahwa langkah ini mencerminkan komitmen Kadin dalam menjaga persatuan dunia usaha. 
     
    “Konvensi ini adalah bentuk dukungan strategis ALB dalam memperkuat konsolidasi dan persatuan jelang Munas,” jelas Wisnu.
     
    Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya kepada Arsjad Rasjid atas kepemimpinan yang telah membawa Kadin ke arah yang lebih maju. “Saya sangat menghargai kerja keras dan dedikasi Pak Arsjad yang telah memperkuat soliditas Kadin Indonesia,” ungkap Anindya.
     
    Melalui transformasi kepemimpinan dan proses konsolidasi ini, Kadin Indonesia diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam memajukan dunia usaha nasional. Dengan arah yang lebih terstruktur dan komitmen yang kuat, Kadin siap menghadapi tantangan global dan memperkuat perannya dalam perekonomian Indonesia.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (DHI)

  • Anindya Novyan Bakrie, B.Sc., M.B.A. – Halaman all

    Anindya Novyan Bakrie, B.Sc., M.B.A. – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Anindya Novyan Bakrie, B.Sc., M.B.A. seorang pengusaha yang baru saja dilantik sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024-2029.

    Anindya Bakrie menggantikan posisi Arsjad Rasjid.

    Sebelum terpilih menjadi Ketua Kadin Indonesia, Anindya Bakrie pernah berkecimpung di dunia media.

    Ia pun tercatat sebagai pemilik salah satu klub bola asal Inggris, yakni Oxford United bersama Menteri BUMN, Erick Thohir.

    Berikut profil Anindya Bakrie.

    Kehidupan Pribadi

    Berdasarkan penelusuran Tribunnews, Anindya Bakrie lahir di Jakarta pada 10 November 1974.

    Saat ini, ia telah berusia 50 tahun.

    Anindya Bakrie merupakan putra dari pengusaha Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati.

    Ia telah memiliki istri yang bernama Firdani Saugi. 

    Selain itu, ia juga telah dikaruniai tiga anak.

    Pendidikan

    Rembuk Pemuda dipimpin foundernya, Aidil Afdan Pananrang, melakukan audiensi dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Anindya Bakrie, mengangkat isu-isu penting seperti akses kewirausahaan, pendampingan UMKM, dan kolaborasi lintas sektor sebagai langkah konkret menuju Indonesia Emas 2045.  (Istimewa)

    Anindya Bakrie diketahui pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar Triguna, lulus pada tahun 1986 sebelum melanjutkan Pendidikan menengah di sekolah Katolik khusus pria, Pangudi Luhur, yang keduanya berlokasi di Jakarta.

    Ia kemudian belajar di Phillips Academy di Andover, Massachusetts, sebuah sekolah menengah atas di United States.

    Dilatarbelakangi oleh ketertarikan di bidang keuangan dan teknologi, serta keinginan mengikuti jejak bisnis Ayah serta Kakeknya, Anindya pada awalnya hendak mengambil ekonomi sebagai jurusan utama di bangku perkuliahan.

    Namun kemudian, Anindya meraih gelar sarjana di bidang Teknik Industri dari Northwestern University, Illinois, pada tahun 1996.

    Pria kelahiran Jakarta itu kemudian mendapatkan gelar Master dari Global Management Immersion Experience (GMIX) program di Stanford Graduate School of Business pada tahun 2001.

    Karier

    Anindya Bakrie memulai karier sebagai banker investasi di Salomon Brothers, Wallstreet, Amerika Serikat, 1996. Pasca-kerusuhan 1998, Aburizal memanggil anaknya itu untuk kembali ke Indonesia.

    Saat itu, ia langsung menjabat Deputy to Chief Operating Officer dan Managing Director di PT Bakrie & Brothers Tbk.

    Anin pertama kali terjun ke industri media massa dengan Cakrawala Andalas Televisi (ANTV). Pada 2002, ia mengirim proposal restrukturisasi ke lebih dari 200 kreditor dan membujuk mereka untuk merestrukturisasi utang mereka menjadi ekuitas.

    Ia juga melebarkan sayap di industri media massa dengan membeli Lativi Media Karya dari pebisnis sekaligus Mantan Menteri Ketenagakerjaan, Abdul Latief. Stasiun televisi ini sekarang bernama tvOne dan direkonstruksi untuk fokus pada berita untuk pemirsa kelas menengah.

    Anin juga membuat portal berita online Vivanews. Bersama Erick Thohir, ia memimpin grup bisnis media massa VIVA Group.

    Ia pun tercatat juga menjabat sebagai Direktur Utama Bakrie Group.

    Puncak kariernya didapat saat ia terpilih sebagai Ketua Umum Kadin melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Hotel St Regis, Jakarta, Sabtu 14 September 2024.

    Anin terpilih dalam Munaslub yang dihadiri 28 dari 34 Kadin provinsi dan 25 asosiasi.

     

    (Tribunnews.com/David Adi)

  • Tutup Munas Kadin, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Inovasi

    Tutup Munas Kadin, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Inovasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menutup Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia (Munas Kadin) di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025). Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya persatuan, kekompakan, dan kerukunan di antara seluruh anggota Kadin Indonesia.

    “Saya ucapkan selamat kepada Kadin yang telah berhasil melaksanakan musyawarah konsolidasi ini. Inilah yang selalu kita harapkan, yakni menjaga persatuan, kerukunan, dan kekompakan,” ujar Prabowo.

    Meski tidak secara langsung membahas permasalahan dualisme kepemimpinan di Kadin, Prabowo mengingatkan bahwa perbedaan adalah hal biasa dalam organisasi besar. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memimpin dan mendukung kemajuan ekonomi bangsa.

    “Pemimpin harus kompak. Siapa nomor satu, dua, atau tiga tidak masalah. Gantian saja, jangan semuanya ingin memimpin. Mari bersama-sama menuju kemakmuran bersama,” paparnya di Munas Kadin.

    Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan dari pengusaha yang berani dan inovatif untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Ia percaya Kadin Indonesia dapat menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan kemakmuran nasional.

    “Persaingan itu baik, asalkan tidak saling menjatuhkan. Mari bersama-sama membangun kemakmuran rakyat di bawah kepemimpinan para pengusaha,” ungkap Prabowo.

    Munas Kadin ini sekaligus menjadi momen penting dalam menyatukan dualisme kepemimpinan yang sempat terjadi antara Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kadin Indonesia hasil Munas 2021, dan Anindya Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia hasil Munaslub.

    Melalui fasilitasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, keduanya sepakat untuk bersatu. Dalam Munas ini, Anindya Bakrie dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029, sementara Arsjad Rasjid resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia periode 2024-2029.

    Presiden Prabowo menyampaikan harapan besar kepada Kadin Indonesia untuk bekerja keras dan mendukung pemerintah dalam memajukan perekonomian nasional.

    “Selamat bekerja, Kadin. Selamat berjuang, rakyat menanti kepemimpinan saudara-saudara sekalian,” pungkas Prabowo menutup Munas Kadin.

  • 3 Bulan Memimpin RI, Prabowo: Memang Dikira jadi Presiden itu Enak

    3 Bulan Memimpin RI, Prabowo: Memang Dikira jadi Presiden itu Enak

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto sempat berkelakar bahwa menjadi pemimpin negara membuatnya tidak memiliki waktu untuk sakit sekalipun.

    Menurutnya selama mengurus negara dalam 3 bulan, untuk urusan flu saja sangat pantang terjadi oleh Presiden.

    Hal ini dia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    “Pemimpin harus kompak nanti siapa nomor 1, 2, 3, gantian saja. Emang dikira jadi presiden enak, jadi presiden itu tidak boleh flu tau tidak,” ujarnya dalam forum itu.

    Lebih lanjut, Presiden Ke-8 RI itu menegaskan bahwa dalam bulan Ke-5 atau Ke-6 dirinya menjabat. Harapannya, masyarakat sudah mulai merasakan kinerja dari kabinet yang dipimpinnya.

    “Ini baru 3 bulan tolong bersabar sedikit bulan ke 5 ke 6 saudara-saudara akan merasakan bahwa kami bukan business as usual, kami akan lari secepat-cepatnya,” pungkas Prabowo.

    Sebelumnya, Prabowo hadir dalam Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia pada Kamis (16/1/2025). Berdasarkan pantauan Bisnis, orang nomor satu di RI itu mulai memasuki ballrom Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada pukul 16.38 WIB.

    Presiden Prabowo mengenakan kemeja putih dan celana hitam, lengkap dengan peci hitam yang melekat di kepalanya. Kepala Negara RI itu memasuki ballroom sembari menelungkupkan tangan. Prabowo hadir ditemani Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya atau Mayor Teddy di sisi kanan.

    Hadirnya Presiden Prabowo juga ditemani Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia Rosan Roeslani, yang juga merupakan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

    Setibanya di lokasi Munas Kadin, Presiden Prabowo tampak duduk diapit oleh Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie. 

  • Dinamika di Kadin Telah Selesai Secara Damai & Tuntas

    Dinamika di Kadin Telah Selesai Secara Damai & Tuntas

    Jakarta

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani melaporkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto.

    Menurut Rosan, Munas berjalan dengan baik, damai dan kondusif. Munas mengungkuhkan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin 2024-2028 dan Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.

    “Sehingga bisa disampaikan bahwa dinamika yang terjadi di Kadin telah selesai secara damai dan tuntas,” ujarnya dalam acara tersebut di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    Menurutnya Kadin akan mengutamakan persatuan dan persaudaraan, sesuai dengan arahan Prabowo. Kadin juga akan meningkatkan peran optimalnya terhadap dunia usaha.

    Rosan juga menyampaikan terima kasih kepada Arsjad dan Anindya, serta peserta munas atas lancarnya penyelenggaraan Munas Kadin. Rosan juga berharap Kadin akan berperan lebih dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi 8%.

    Sebelumnya, Anindya Bakrie resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024-2029. Hal ini diputuskan pada Sidang Pleno ke-2 Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia.

    Keputusan dibacakan Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (Legislasi, Sarana dan Prasarana): Azis Syamsudin yang memimpin sidang pleno tersebut.

    “Jadwal acara hari ini penetapan Ketua Umum Anindya Novyan Bakrie menjabat Ketua Umum Kadin Indonesia masa bakti 2024-2029. Bisa disepakati?” kata Azis yang diiyakan peserta sidang, dilanjutkan dengan ketukan palu, di Ritz Carlton Mega Kuningan, Kamis (16/1).

    Sementara itu Arsjad ditetapkan menjadi Dewan Pertimbangan Kadin periode 2024-2029.

    (acd/acd)