Tag: Arinal Djunaidi

  • Daftar Perolehan Suara Calon Gubernur yang Diusung KIM Plus di Jawa dan Sumatra

    Daftar Perolehan Suara Calon Gubernur yang Diusung KIM Plus di Jawa dan Sumatra

    Bisnis.com, JAKARTA – Koalisi Indonesia Maju Plus (KIM Plus) yang terdiri dari partai-partai besar seperti Partai Gerindra, Golkar, PAN, PPP, dan sejumlah partai lainnya tengah mendapat perhatian besar dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

    Koalisi akbar tersebut berhasil mengamankan sejumlah wilayah pada kontestasi politik yang digelar di berbagai provinsi dan kabupaten/kota, termasuk di Pulau Jawa dan Sumatra. Partai-partai dalam koalisi ini telah mengusung sejumlah calon kepala daerah yang bersaing ketat di beberapa wilayah strategis.

    Bahkan, sejumlah pasangan calon (paslon) yang didukung koalisi gemuk ini pun mendapatkan kemenangan besar di sejumlah daerah.

    Berikut ini adalah daftar perolehan suara calon kepala daerah yang didukung oleh KIM Plus di beberapa provinsi utama di Pulau Jawa dan Sumatra berdasarkan hasil sementara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024:

    Sumatera Utara

    Bobby Nasution-Surya yang diusung oleh KIM Plus menjadi kandidat yang unggul dalam hitung cepat atau quick count Pilkada Sumatera Utara (Sumut) 2024 dengan memperoleh suara 63,08 persen.

    Sementara itu, pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala memperoleh 36,92 persen suara berdasarkan hasil quick count.

    Bobby-Surya didukung oleh 10 partai politik yang terdiri dari sembilan partai pemilik kursi di DPRD Sumut yakni Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PAN, PKB, PKS, Perindo dan PPP.

    Sumatra Barat

    Mahyeldi dan Vasco Ruseimy juga menjadi paslon unggul dalam kontestasi Pilkada Sumbar 2024. Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Sumbar pada Minggu (8/12/2024) paslon tersebut meraih 77,12 persen suara atau meraih suara dari 1.757.612 pemilih. Kedua tokoh ini didukung oleh Gerindra, PKS, Demokrat, PBB, dan Perindo.

    Sumatra Selatan

    Herman Deru-Cik Ujang (HDCU) memperoleh suara terbanyak pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2024. Paslon yang didukung Nasdem, Demokrat, PKS, PSI, PBB, dan Perindo ini meraih total 51 persen suara pemilih atau sebanyak 2.220.437 suara

    Sedangkan paslon 02 Eddy Santana Putra-Riezky Aprilia (ERA) sebanyak 1.082.241 suara, dan paslon 03 Mawardi Yahya-RA Anita Noeringhati (Matahati) sebanyak 999.141 suara.

    Lampung

    Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela hampir dipastikan menjadi paslon gubernur terpilih pada Pilkada Lampung 2024. Paslon yang didukung partai politik Gerindra, PKB, PKS, Nasdem, Demokrat, Golkar, dan PAN ini mendapat perolehan 3.300.681 suara.

    Bahkan, paslon ini unggul jauh dari pesaingnya yakni pasangan Arinal Djunaidi-Sutono yang diusung PDI Perjuangan. Arinal-Sutono mendapatkan perolehan sebanyak 691.076 suara. Pada pleno tersebut, Mirza-Jihan menang di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

    Banten

    Andra Soni-Dimyati Natakusumah yang diusung oleh 10 partai politik yakni Partai Gerindra, PKS, Demokrat, NasDem, PKB, PAN, PPP, PSI berhasil unggul dalam hitung cepat atau quick count Pilkada Banten 2024.

    Berdasarkan hasil quick count dengan 100 persen suara yang masuk, pasangan Andra Soni-Dimyati memperoleh suara 57,52 persen. Sedangkan pasangan Airin Rachmi Diany-Ade Sumadi memperoleh 42,48 persen suara berdasarkan hasil quick count.

    Jawa Barat

    Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan menjadi paslon unggul dalam hitung cepat atau quick count Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024 dengan memperoleh suara 61,16 persen.

    Sementara itu, pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie memperoleh 20,07 persen suara, pasangan Acep Adang Hidayat-Gitalis Dwi Natarina mendapat 9,67 persen suara, dan pasangan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja mendapat 9,10 persen suara.

    Pada Pilkada Jawa Barat, KIM plus terpecah dalam mengusung calon gubernur. Dedi-Erwan diusung Koalisi Indonesia Maju di antaranya beranggotakan Gerindra, Golkar, PAN, PSI, dan Demokrat.

    Jawa Tengah

    Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen yang sempat mendapat dukungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto itu unggul dengan memperoleh 59,38 suara. Sedangkan lawannya Andhika Perkasa dan Hendrar Prihadi yang diusung PDIP mendapat 40,62 persen suara.

    Luthfi-Taj Yasin didukung oleh belasan Parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus seperti PKB, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKS, PAN, PPP. Lalu, PSI, Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Bulan Bintang, Perindo, dan Prima.

    Jawa Timur

    Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul dibandingkan dua rivalnya dalam hitung cepat atau quick count Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024 dengan torehan 57,23 persen suara.

    Khofifah-Emil didukung oleh belasan parpol KIM Plus yakni PAN, Gerindra, Golkar, Demokrat, PPP, PSI, PKS, Perindo, NasDem, Partai Buruh, Partai Gelora, PBB, PKN.

    Di urutan kedua adalah Paslon nomor urut 3 Tri Rismaharini (Risma)-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) yang diusung PDIP sebanyak 34,61 persen.

  • Mirza-Jihan unggul di Pilgub Lampung dengan 3.300.681 suara

    Mirza-Jihan unggul di Pilgub Lampung dengan 3.300.681 suara

    Bandarlampung (ANTARA) – Pasangan calon (paslon) nomor 02 Mirzani Djausal-Jihan Nurlela unggul di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung dengan meraih 3.300.681 suara, berdasarkan hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi.

    “Kami bersyukur rapat pleno rekapitulasi hasil tingkat provinsi berjalan lancar dengan dihadiri oleh saksi dari paslon 01 dan 02, Bawaslu serta pihak terkait yang kami undang,” keta Ketua KPU Lampung Erwan Bustami, di Bandarlampung, Sabtu.

    Berdasarkan hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi itu juga paslon Gubernur Lampung nomor 01 Arinal Djunaidi-Sutono meraih 691.076 suara dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 6.515.869.

    “Setelah pleno ini kami masih akan menunggu 3×24 jam apakah ada gugatan hasil Pilgub Lampung di Mahkamah Konstitusi atau tidak,” kata dia.

    Kemudian, lanjut dia, setelah tiga hari pihaknya akan menerima buku registrasi perkara (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK) melalui KPU RI.

    “Jadi nanti MK akan sampaikan ke KPU RI kemudian disampaikan kepada kami BRPK dan bila tidak ada permohonan perselisihan, maka KPU Lampung akan mengadakan rapat pleno penetapan calon terpilih,” kata dia.

    Pada sisi lain Erwan pun mengatakan bahwa dari hasil rapat rekapitulasi suara tingkat provinsi ini terdapat catatan yang menjadi kejadian khusus.

    “Tadi ada catatan perubahan pengguna hak pilih di model DPTb yang sudah disepakati oleh Bawaslu dan saksi calon. Ada salah penginputan pengguna hak pilih antara pemilih tambahan dan pindahan di Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Tengah. Hal ini tercatat sebagai kejadian khusus,” kata dia.

    Berdasarkan hasil rekapitulasi suara tingkat Provinsi Lampung jumlah suara sah pada pilgub sebanyak 3.991.757 sementara suara tidak sah sebanyak 279.588 suara, dengan total suara sah dan tidak sah sebanyak 4.271.345 suara.

    Pewarta: Dian Hadiyatna
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2024

  • Arinal Djunaidi Ajak Warga Tetap Mendukung Gubernur Lampung Terpilih Pemenang Pilkada 2024

    Arinal Djunaidi Ajak Warga Tetap Mendukung Gubernur Lampung Terpilih Pemenang Pilkada 2024

    Liputan6.com, Lampung – Calon Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi bersama istrinya, Riana Sari menyalurkan hak suara mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, pada Rabu (27/11/2024). Pasangan ini tiba di TPS sekitar pukul 09.50 WIB, didampingi oleh anak bungsunya.

    Dalam kesempatan tersebut, Arinal mengungkapkan optimisme mengenai peluang kemenangannya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2024. 

    “Kita harus optimis, tapi tetap tidak boleh berlebihan,” ujar Arinal.

    Jika terpilih kembali sebagai gubernur, Arinal berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan di Lampung.

    “Di periode pertama, banyak masalah yang harus diselesaikan. Insya Allah, jika terpilih lagi, saya tidak akan memiliki masalah itu lagi. Fokus saya adalah membangun Lampung ke depan,” tambahnya.

    Arinal juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas di tengah persaingan Pilgub.

    Ia mengajak semua pihak untuk tetap mendukung siapa pun yang terpilih sebagai gubernur.

    “Siapa pun yang memenangkan Pilgub nanti, kita harus tetap saling mendukung. Jangan ada euforia berlebihan jika menang, dan jangan kecewa jika kalah. Kita semua harus bersama menjaga kedamaian,” pesan Arinal.

     

  • Profil 2 Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Ada Cawagub Termuda

    Profil 2 Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Ada Cawagub Termuda

    Bisnis.com, JAKARTA – KPU Provinsi Lampung telah menetapkan dua nama pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur dalam pilkada 2024.

    Pasangan calon itu yakni Arinal Zunaidi dan Sutono (nomor urut 1) diusung oleh partai PDIP melawan Mirhani Djausal dan Jihan Nurlaela (nomor urut 2) diusung oleh partai PAN, PSI, Demokrat, Nasdem, PKS, PKB, Buruh, Golkar dan Gerindra.

    1. Ir. ARINAL DJUNAIDI

    Dilansir dari Antara, Arinal Djunaidi adalah mantan Gubernur Lampung periode 2019-2024.

    Arinal lahir di Tanjungkarang, Lampung pada tanggal 17 Juni 1956. Ia berasal dari keluarga petani di Kabupaten Way Kanan. Ayahnya berasal dari Negara Batin dan ibunya berasal dari Negeri Besar.

    Arinal mengenyam pendidikan di SD Negeri 17 Kampung Sawah Bandar Lampung (1964–1970), SMP Negeri 2 Bandar Lampung (1970–1971), dan Sekolah Pertanian Menengah Atas Tanjung Karang (1971–1975, kini SMK PP Negeri Lampung).

    Arinal kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan berkuliah di Fakultas Pertanian Universitas Lampung (UNILA) dan meraih gelar Sarjana Pertanian pada tahun 1981.

    Pada tahun 2023 lalu, ia dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa bidang ilmu ekonomi dari Unila. Semasa berkuliah dan sesudah lulus, Arinal aktif mengikuti sejumlah organisasi.

    Dia tercatat menjadi pengurus Dewan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lampung (1978–1981), Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lampung (1978–1980), Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Lampung (1981–1982), Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Lampung (1982–1984), Komisaris Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Lampung (1983–1985), Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Lampung dua periode sejak 1985 hingga 1991, dan Sekretaris Umum Persatuan Insinyur Indonesia Lampung dua periode sejak 1995 hingga 2002.

    Arinal memulai kariernya di bidang birokrasi pada tahun 1986 sebagai Kepala Seksi Penyuluhan di Dinas Pertanian Kotamadya Bandar Lampung.

    Empat tahun berselang, ia mendapat promosi menjadi Kepala Seksi Penyuluhan di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung.

    Pada tahun 1994, dia dipindahkan menjadi Kepala Seksi Pengembangan Agribisnis di dinas yang sama.

    Lalu, di tahun 1999, Arinal diangkat sebagai Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Metro.

    Tiga tahun kemudian, nama instansi tersebut berubah menjadi Dinas Pertanian. Pada tahun 2005, ia mendapatkan promosi menjadi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.

    Antara 2010 hingga 2014, ia berpindah-pindah jabatan setiap tahunnya di Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, mulai dari Asisten Pembangunan (2010), Asisten Kesejahteraan (2011), Asisten Pemerintahan (2012), hingga kembali menjadi Asisten Kesejahteraan pada tahun 2013.

    Pada 17 Juli 2014, dia diangkat menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung oleh Gubernur Muhammad Ridho Ficardo.

    Arinal kemudian pensiun sebagai pegawai negeri sipil dan sekretaris daerah pada 30 Juni 2016. Setelah pensiun, ia menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (Golkar) pada 2017.

  • Daftar Lengkap Cagub-Cawagub Tiap Daerah di Indonesia pada Pilkada 2024

    Daftar Lengkap Cagub-Cawagub Tiap Daerah di Indonesia pada Pilkada 2024

    Bisnis.com, JAKARTA – Pilkada serentak 2024 akan dilaksanakan pada Rabu (27/11/2024).

    Sejumlah pasangan calon (paslon) telah resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bersaing menjadi gubernur dan wakil gubernur.

    Setidaknya terdapat 101 calon yang masuk dalam daftar KPU di Pilkada Serentak 2024. Dari daftar ini, terdapat satu daerah yang memiliki paslon tunggal.

    Kemudian ada juga satu paslon yang mendaftar melalui jalur perseorangan atau independen.

    Berikut daftar lengkap masing-masing paslon cagub-cawagub yang bersaing di Pilkada 2024.

    Daftar Lengkap Cagub-Cawagub Tiap Daerah di Indonesia di Pilkada 2024

    Provinsi Aceh

    1. Muzakir Manaf-Fadhlullah

    2. Bustami Hamzah-Muhammad Yusuf A Wahab

    Sumatera Utara

    1. Bobby Nasution-Surya

    2. Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala

    Sumatera Selatan

    1. Herman Deru-Cik Ujang

    2. Mawardi Yahya-Anita Noeringhati

    3. Edy Santana Putra-Riezky Aprilia

    Sumatera Barat

    1. Mahyeldi-Vasko Ruseimy

    2. Epyardi Asda-Ekos Albar

    Bengkulu

    1. Rohidin Mersya-Meriani

    2. Helmi Hasan-Mian

    Riau

    1. Muhammad Nasir-Muhammad Wardan

    2. Syamsuar-Mawardi M. Saleh

    3. Abdul Wahid-S.F Hariyanto

    Kepulauan Riau

    1. Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura

    2. Muhammad Rudi-Aunur Rafiq

    Jambi

    1. Al Haris-Abdullah Sani

    2. Romi Hariyanto-Sudirman

    Lampung

    1. Arinal Djunaidi-Sutono

    2. Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela

    Bangka Belitung

    1. Erzaldi Rosman Djohan-Yuri Kemal Fadlullah

    2. Hidayat Arsani-Hellyana

    Kalimantan Timur

    1. Isran Noor-Hadi Mulyadi

    2. Rudy Mas’ud-Seno Aji

    Kalimantan Selatan

    1. Raudhatul Jannah-Akhmad Rozanie Himawan Nugraha

    2. Muhidin-Hasnuryadi Sulaiman

    Kalimantan Tengah

    1. Agustiar Sabran-Edy Pratowo

    2. Nadalsyah-Supian Hadi

    3. Abdul Razak-Sri Suwanto

    Kalimantan Utara

    1. Zainal Arifin Paliwang-Ingkong Ala

    2. Andi Sulaiman-Adri Patton

    3. Yansen Tipa Pandan-Suratno

    Kalimantan Barat

    1. Sutarmidji-Didi Haryono

    2. Ria Norsan-Krisantus

    3. Muda Mahendrawan-Jakius Sinyor

    Jawa, Sulawesi, Maluku, Papua…

  • Paslon Pilkada Lampung berkomitmen tingkatkan kualitas pendidikan

    Paslon Pilkada Lampung berkomitmen tingkatkan kualitas pendidikan

    Arsip: Debat Publik Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Pasangan Calon Nomor Urut 01 Arinal Djunaidi-Sutono dan Pasangan Calon Nomor Urut 02 Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela. (ANTARA/Dian Hadiyatna)

    Paslon Pilkada Lampung berkomitmen tingkatkan kualitas pendidikan
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Rabu, 20 November 2024 – 07:51 WIB

    Elshinta.com – Pasangan calon Pilkada Lampung Arinal Djunaidi-Sutono dan Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di daerah setempat.

    “Sumber Daya Manusia (SDM) Lampung sangat penting ditingkatkan, salah satu dengan cara memberikan beasiswa kepada anak-anak berprestasi,” kata Calon Gubernur Lampung Nomor Urut 01 Arinal Djuandi, dalam debat ketiga yang digelar KPU Lampung, Selasa.

    Menurut dia, saat ini tingkat pendidikan di Lampung masih belum merata, terlebih di pedesaan, hal ini salah satunya dikarenakan biaya sekolah yang masih cukup tinggi.

    “Maka dari itu ke depan kami akan berikan pendidikan gratis kepada siswa kurang mampu dan berprestasi hingga jenjang perguruan tinggi,” kata dia.

    Sementara itu, Calon Gubernur Lampung Nomor Urut 02 Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan bahwa pemerataan sekolah di provinsi ini menjadi kunci guna meningkatkan mutu pendidikan masyarakat.

    “Kami tentu ingin anak sekolah melanjutkan jenjang pendidikannya. Tapi kami tau pemerataan masih kurang jumlah SMP dan SMA tidak sebanding. Sehingga ini juga menjadi faktor banyaknya anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya,” kata dia.

    Oleh sebab itu, lanjut dia, pihak ke depan akan melakukan pemerataan pendidikan hingga pelosok-pelosok agar semua masyarakat dapat mengenyam bangku sekolah.

    “Kami akan berikan fasilitas pendidikan di Lampung. Akses pendidikan yang murah dan dapat dijangkau masyarakat. Kemudian memberikan insentif kepada guru-guru yang mau mengajar di pelosok-pelosok negeri,” kata dia.

    Ketua KPU Lampung Erwan Bustami menyampaikan, debat ini adalah debat terakhir sebelum pencoblosan pada 27 November 2024.

    “Mudah-mudahan tema ini bisa dielaborasi bersama oleh para paslon. Kami harap pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung 7 hari lagi bisa berjalan secara demokratis, aman, damai dan berintegritas,” katanya.

    KPU Lampung menggelar debat publik ketiga untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 01 Arinal Djunaidi-Sutono dan nomor urut 02 Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela dengan tema pendidikan kesehatan dan lingkungan

    Sumber : Antara

  • Debat Pilgub Lampung, Arinal Djunaidi Siap Selamatkan Bahasa Daerah

    Debat Pilgub Lampung, Arinal Djunaidi Siap Selamatkan Bahasa Daerah

    Liputan6.com, Lampung – Calon Gubernur Lampung nomor urut 1, Arinal Djunaidi menyatakan bahwa pelestarian bahasa daerah, khususnya bahasa Lampung, menjadi prioritas dalam rangka menjaga identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi.

    Pernyataan ini disampaikan Arinal menjawab fenomena berkurangnya penutur bahasa Lampung di provinsi setempat yang menjadi pertanyaan panelis dalam debat publik kedua, di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu malam (2/11/2024).

    Persentase populasi etnis Lampung disebut hanya mencapai 13,82% dari total penduduk, dengan kecenderungan pasif dalam penggunaan bahasa daerah.

    “Bahasa Lampung tetap menjadi prioritas meski kita menerima bahasa dari luar. Hal ini terbukti, misalnya, di Dinas Pendidikan, di mana materi pelajaran bahasa Lampung masih dipertahankan. Saya yakin bahasa ini tidak akan hilang selama kita menjunjung tinggi prinsip di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” kata Arinal.

    Arinal juga menyampaikan bahwa keberagaman etnis di Lampung sebaiknya dijadikan kesempatan untuk mengenalkan bahasa daerah kepada pendatang.

    Ia mencontohkan daerah seperti Palembang, di mana pendatang yang tinggal beberapa hari saja sudah dapat belajar bahasa setempat. 

    Dalam rangka mendorong pelestarian bahasa daerah, Arinal merencanakan berbagai langkah strategis, termasuk memberikan apresiasi kepada guru-guru yang mengajarkan bahasa Lampung dan menyelenggarakan event yang bisa mendorong penggunaan bahasa Lampung sebagai bahasa sehari-hari. 

    “Kita bisa galakkan penggunaan bahasa Lampung di sekolah-sekolah, pasar, hingga kantor pemerintahan. Harapannya, bahasa ini bisa lebih dikenal dan menjadi bahasa sehari-hari. Lampung ini rumah bagi siapapun, dan pelestarian bahasa adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

    Ia berharap masyarakat Lampung, baik pendatang maupun warga asli, ikut berperan aktif mempelajari dan melestarikan bahasa Lampung.

    “Saya berharap, jika nanti terpilih lagi menjadi Gubernur Lampung, pelestarian bahasa daerah Lampung dapat terus berlanjut, tanpa mengesampingkan keharmonisan sosial di tengah keberagaman budaya yang ada di bumi Lampung ini,” pungkasnya.

     

    Pidato Ngapak Gawe Ngakak !! (Ora NGAPAK ora KEPENAK)

  • Arinal Tanggapi Pembatalan Pergub oleh MA dalam Debat Pilkada Lampung 2024
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        2 November 2024

    Arinal Tanggapi Pembatalan Pergub oleh MA dalam Debat Pilkada Lampung 2024 Regional 2 November 2024

    Arinal Tanggapi Pembatalan Pergub oleh MA dalam Debat Pilkada Lampung 2024
    Tim Redaksi
    LAMPUNG, KOMPAS.com
    – Dalam debat publik kedua yang berlangsung pada Sabtu (2/11/2024) malam, calon gubernur Lampung nomor urut 1,
    Arinal Djunaidi
    , memberikan tanggapan yang tegas terkait pertanyaan mengenai pembatalan sebuah peraturan gubernur (pergub) oleh
    Mahkamah Agung
    (MA).
    Pertanyaan tersebut mengacu pada Pergub Lampung Nomor 33 Tahun 2020, yang membolehkan perusahaan untuk membakar lahan dalam proses pemanenan tebu.
    “Ada satu peraturan di Provinsi Lampung dibatalkan oleh MA karena bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi,” kata moderator debat.
    Mendengar pertanyaan itu, raut wajah Arinal tampak berubah, dan ia berseloroh bahwa pertanyaan tersebut tidak relevan untuk debat.
    “Sebenarnya itu bukan pertanyaan; peraturan yang dibatalkan masih debatable. Tapi akan saya jawab seandainya itu bersifat normatif,” ujar Arinal.
    Ia menegaskan bahwa secara normatif, pergub yang dikeluarkan harus sesuai dengan peraturan yang lebih tinggi.
    “Sehingga peraturan itu, normatif, jangan dijadikan contoh karena saya akan menuntut, karena ada hal yang tidak dipahami, ok, paham maksudnya,” tambahnya.
    Sementara itu, calon gubernur nomor urut 2, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan pentingnya kebijakan pemerintah yang seimbang.
    “Harus dengan selaras, ini sangat penting, harus identifikasi dengan perimeter yang prioritas,” katanya.
    Debat ini menjadi sorotan publik, terutama terkait isu kebijakan yang berpengaruh pada lingkungan dan masyarakat di Provinsi Lampung.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.