Tag: Arifin

  • Pengemudi Mobil Ngaku Dimintai Uang Petugas Derek Agar Tak Diproses, Dishub: Dia Nyogok Rp 200 Ribu

    Pengemudi Mobil Ngaku Dimintai Uang Petugas Derek Agar Tak Diproses, Dishub: Dia Nyogok Rp 200 Ribu

    TRIBUNJATIM.COM – Tengah viral di media sosial video bernarasi petugas derek minta uang ke pengemudi mobil dengan iming-imingi tak diproses.

    Video itu di antaranya diunggah akun Instagram @jakartabarat24jam.

    Disebutkan bahwa dua orang petugas derek dari Sudin Perhubungan Jakarta Pusat meminta uang kepada seorang pengendara mobil.

    Saat itu, si pengemudi tengah memarkirkan kendaraanya di depan Kantor Kecamatan Tanah Abang untuk menunggu kawannya yang salat.

    Di kawasan itu, disebut tidak ada rambu dilarang parkir dan ada banyak pengendara lain yang memarkirkan kendaraanya di sana.

    Namun, hanya kendaraanya yang diderek.

    “Oknum sempat ngajak saya masuk ke dalam mobil, dia menjelaskan denda yang harus dibayar berapa, terus oknum menawarkan untuk dibantu sama dia. Dia ngomong ‘kasih aja uang untuk sopir derek kita Pak, daripada dibawa ke kantor dendanya mahal’,” tulis akun tersebut, dikutip Minggu (12/1/2025).

    Terkait peristiwa ini, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Jakarta Pusat, Wildan Anwar mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/1/2025) sekira pukul 11.00 hingga 11.30 WIB.

    Ketika itu petugas Sudin Perhubungan tengah melakukan strerilisasi jalur di dekat Kantor Kecamatan Tanah Abang karena akan ada kunjungan Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, ke Masjid Al Makmur.

    “Kemudian dua petugas standby di depan Gedung Kesenian, di samping Kantor Kecamatan Tanah Abang untuk menghimbau kendaraan yang parkir di lokasi agar melanjutkan perjalanannya,” kata Wildan Anwar saat dihubungi, Minggu (12/1/2025), dikutip dari Kompas.com via TribunJabar.

    Namun, pengendara itu berdalih tengah menunggu salat dan enggan memindahkan kendaraanya.

    Ia pun diminta untuk memarkirkan kendaraanya di halaman kantor kecamatan.

    Namun, ia justru mendebat petugas derek dengan bertanya perihal dasar hukum.

    Saat itu, dia sudah mulai merekam video ke arah petugas derek. 

    “Disertai rasa jengkel karena harus berpindah parkir, pengemudi kendaraan tersebut mendebat anggota kami dengan menanyakan aturan hukum atas larangan parkir kendaraan yang tidak disertai rambu larangan parkir,” tambah Wildan. 

    Setelah dijelaskan, pengemudi tersebut justru menantang petugas derek untuk menderek mobilnya sembari berkata bahwa dia memiliki kawan di Dinas Perhubungan. Petugas akhirnya menderek mobilnya ke Monas. 

    “Tak lama berselang, pemilik beserta pengemudi kendaraan tersebut datang ke IRTI Monas untuk melakukan negosiasi serta upaya menyogok kami dengan menawarkan uang sebesar Rp 200.000 agar kendaraannya tidak diproses,” tambah Wildan.

    Akan tetapi, mobil tersebut tetap ditilang sesuai aturan yang berlaku. 

    Wildan mengatakan, pengendara tersebut bahkan sempat mengancam para petugas untuk menyebarkan video tersebut agar viral. 

    “Merasa upaya menyogok anggota kami tidak dipenuhi, pengemudi tersebut mengancam akan memviralkan kejadian tersebut melalui medsos,” tambah dia. 

    Petugas kemudian membubarkan diri setelah memberikan surat tilang tersebut untuk kembali ke Kantor Kecamatan Tanah Abang. 

    Kompas.com sudah berusaha mengonfirmasi beberapa narasi dalam videl viral tersebut kepada Sudin Perhubungan Jakarta Pusat, namun belum mendapatkan balasan. 

    Beberapa pertanyaan seperti kebenaran petugas derek yang disebut sempat meminta sejumlah uang dan rambu larangan parkir yang tidak tersedia di sana. 

    Selain itu, Kompas.com juga sudah berupaya menghubungi perekam video. Akan tetapi, hingga berita ini naik, belum ada balasan mengenai hal itu.

    Kasus Pungli Lainnya

    Sebelumnya, kasus pungutan liar atau pungli di Lapas Cebongan Sleman terbongkar.

    Seorang petugas lapas kantongi Rp 730 juta dari pungli tersebut.

    Kasus ini terungkap setelah Polresta Sleman menerima aduan mengenai pungli di kelas IIB pada Desember 2023.

    Setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih tujuh bulan, polisi menemukan indikasi tindak pidana korupsi.

    “Pada 3 Juni 2024, kami memiliki keyakinan bahwa kami menjumpai suatu tindak pidana korupsi dari laporan tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian.

    Dari hasil penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari 53 orang saksi serta satu ahli pidana.

    Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka meliputi pengancaman, pemukulan, dan permintaan uang dari para tahanan dan narapidana.

    Terungkap bahwa petugas lapas itu berinisial MRP, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Riski Adrian mengatakan, MRP meminta uang dari para napi di Lapas Kelas IIB Sleman dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 50 juta untuk kamar khusus.

    “Tersangka meminta uang dengan rincian untuk istilahnya ucapan selamat datang sebesar sekitar Rp 1.500.000 hingga Rp 5.000.000. Kemudian bayar kamar Rp 1.000.000 hingga Rp 7.000.000 dan kamar khusus Rp 50.000.000,” jelas Riski dalam jumpa pers yang digelar pada Rabu (20/11/2024), melansir dari Kompas.com.

    Selain itu, tersangka juga meminta setoran mingguan antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per orang.

    Aksi pungli ini berlangsung dari 8 November 2022 hingga 16 November 2023, dengan total uang yang dikumpulkannya mencapai Rp 730.250.000.

    MRP menggunakan dua cara untuk menarik uang, yakni secara tunai dan melalui transfer ke rekening.

    “Rekening yang digunakan oleh tersangka atas nama istri dari salah satu narapidana yang sudah bebas. Jadi dulu pernah dipinjam kartu ATM-nya,” tuturnya.

    Riski juga menambahkan bahwa saat pemeriksaan, saldo rekening tersebut sudah tidak ada, karena seluruh uang telah digunakan oleh tersangka.

    “Itu aktivitas sudah satu tahun, rekening pas kita lakukan pemeriksaan itu sisanya sudah tidak ada lagi, jadi sudah dimanfaatkan yang bersangkutan untuk kebutuhan dia,” ucapnya.

    Saat ini, MRP adalah satu-satunya pelaku yang teridentifikasi dalam kasus pungli ini.

    Namun, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada pihak lain yang terlibat.

    “Dari hasil pemeriksaan para saksi dan pemeriksaan tersangka sendiri, sampai saat ini pelaku hanya yang bersangkutan. Sampai pemeriksaan terakhir, pelaku masih menutup diri terkait masalah yang dilakukan, jadi masih didalami apakah ada yang terlibat,” pungkas Riski.

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

  • Awal Siswa SMP Jadi Kurir Uang Palsu, Kepincut Tawaran di Facebook, Dapat Imbalan Cuma Rp50 Ribu

    Awal Siswa SMP Jadi Kurir Uang Palsu, Kepincut Tawaran di Facebook, Dapat Imbalan Cuma Rp50 Ribu

    TRIBUNJATIM.COM – Nasib siswa SMP menjadi kurir uang palsu.

    Ia tertangkap basah ketika mengalami kecelakaan.

    Mirisnya siswa SMP tersebut tergiur tawaran di Facebook yang mana akan diberi imbalan Rp50 ribu jika bersedia mengantar sebuah barang.

    Namun rupanya barang tersebut berupa uang palsu.

    Siswa SMP tersebut berinisial A (14).

    A tertangkap basah warga menjadi kurir uang palsu di depan Plaza Metropolitan Tambun, Jalan Raya Teuku Umar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (11/1/2025).

    Kanit Reskrim Polsek Tambun, AKP Kukuh Setio Utomo mengatakan kejadian tertangkap basah itu usai A mengalami kecelakaan di sekitar lokasi kejadian sekira pukul 11.00 WIB.

    Sebab pasca kecelakaan, sejumlah uang yang dibawa A berserakan di jalan.

    Ketika dilakukan pengecekan oleh pengendara lain dan warga sekitar, rupanya uang tersebut palsu.

    “Usai kecelakaan luka-luka saja karena jatuh memang,” kata Kukuh saat dikonfirmasi, Sabtu (11/1/2025), dikutip dari Warta Kota.

    Bukti kuat A merupakan kurir uang palsu itu juga dijelaskan Kukuh usai pihaknya melakukan pemeriksaan di Polsek Tambun.

    Rupanya A menjadi kurir usai berkenalan dengan sebuah akun di media sosial Facebook yang menawarkan kepada sejumlah pengguna apakah bersedia mengantarkan banda harta kepada seseorang.

    Ilustrasi uang palsu. (Warta Kota)

    Bagi orang yang menerima tawaran itu akan diberikan imbalan uang tunai Rp 50 ribu.

    Mengetahui tawaran itu, A langsung menerimanya dan kemudian bertemu di Stasiun Tambun dengan orang yang memberikan tawaran.

    “Setelah mereka japrian, terus ketemuan di Stasiun Tambun. Terus sudah jalan nganter duit, di Stasiun Tambun, dia (korban) baru tahu kalau itu uang palsu dan disuruh nganter duitnya ke Cibitung, lalu (penawar) ngikutin dari belakang, terus yang di depan (korban) ketabrak mobil, abis itu penawar kabur,” jelasnya.

    Kukuh mengungkapkan uang palsu dengan nominal Rp 2,2 juta pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu tersebut belum sampai ke lokasi pengantaran.

    Terkini uang tersebut sudah dijadikan barang bukti perkara oleh pihaknya guna pemeriksaan lebih lanjut.

    “Iya masih didalami (perkara) kami masih dalami dari mana, orang yang antar, terus facebook nya juga kami dalami,” pungkasnya. 

    Sementara itu, seorang wanita dilabrak pemilik kios viral di media sosial.

    Wanita yang berstatus ibu rumah tangga tersebut diduga belanja dengan uang palsu.

    Video yang merekam kejadian tersebut tersebar luas di media sosial Facebook.

    Video berdurasi 5 menit 39 detik itu pertama kali diunggah oleh akun Flora Fauna di grup Facebook LumajangSatu.

    Dalam video viral tersebut, tampak pemilik kios mempertanyakan keaslian uang pecahan Rp 10.000 diduga palsu berjumlah 39 lembar atau Rp 390.000 yang digunakan pelaku untuk berbelanja di kiosnya.

    “Laiyo iki yak opo 390 duik palsu (Laiya ini gimana Rp 390.000 uang palsu),” kata pemilik kios, dikutip dari Kompas.com.

    Bukannya meminta maaf, pelaku malah menyalahkan pemilik kios yang dianggap tidak meneliti terlebih dahulu uang yang diberikannya untuk membayar belanjaan.

    “Penjuale (penjualnya) kan harus dilihat ini uang palsu apa enggak,” kata pelaku.

    Belakangan diketahui, pelaku yang mengedarkan uang palsu adalah Kunci Hasiati, warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

    Sementara itu, korban adalah tetangga depan rumah pelaku yang bernama Intan.

    Kapolsek Tempeh AKP Samsul Arifin mengatakan, pelaku dan barang bukti berupa ratusan lembar uang diduga palsu berbagai nominal mulai dari Rp 1.000 sudah diamankan polisi di Mapolsek Tempeh.

    Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui uang diduga palsu tersebut adalah uang mainan yang dibeli pelaku dari online shop.

    Uang mainan itu kemudian dimodifikasi oleh pelaku dengan menutupi tulisan uang mainan yang ukurannya kecil dengan solasi.

    “Betul, yang bersangkutan sudah kita periksa dan ternyata itu uang mainan yang dibelinya dari online shop,” kata Samsul di Mapolsek Tempeh.

    “Kalau jumlahnya masih dihitung oleh anggota kami karena nominalnya bervariasi, yang jelas ada ratusan lembar,” ucapnya. 

    Samsul menyebut, motif pelaku membelanjakan uang mainan adalah ingin mempunyai uang lebih.

    Terlebih, kondisinya hidup seorang diri di rumah.

    “Motifnya ingin mempunyai uang lebih banyak, apalagi dia kan hidup sendiri,” katanya. 

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

  • Jakpus gencarkan kebersihan lingkungan di tahun 2025

    Jakpus gencarkan kebersihan lingkungan di tahun 2025

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Pusat menggencarkan kebersihan lingkungan di tahun 2025 bersama warga termasuk Duta Kebersihan Cilik melalui gerebek lumpur di Jalan Percetakan Negara X A dan X B, RW 04, Rawasari, Cempaka Putih.

    Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyebutkan bahwa Duta Kebersihan Cilik merupakan langkah awal untuk memperkenalkan makna dari kebersihan lingkungan sejak dini.

    “Ini sebenarnya adalah bagian dari upaya kita untuk memperkenalkan sejak awal pada saat usia dini makna dari kebersihan lingkungan,” kata Arifin usai melakukan gerebek lumpur di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu.

    Kedatangan tersebut disambut meriah oleh Duta Kebersihan Cilik yang berasal dari PAUD Alamanda.

    Dalam kesempatan itu, Arifin juga mengimbau para pengurus Rukun Tetangga (R dan Rukun Warga (RW) untuk mengajak warganya agar menjaga kebersihan lingkungan.

    “Para pengurus RT dan RW ayo kita sama-sama menggerakkan, memberdayakan dan mengajak warganya untuk menjaga kebersihan, mengajak warga untuk menghijaukan kampungnya, mengajak warga untuk menjaga ketertiban dan keamanan,” ujar Arifin.

    Di akhiri apel kegiatan ini, Arifin secara simbolis memberikan alat pemadam api ringan (APAR) kepada para ketua RT. Peralatan itu berasal dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat.

    Pemerintah Kota Jakarta Pusat kembali menggencarkan gerebek lumpur di tingkat Rukun Warga (RW) untuk menjaga lingkungan lebih bersih dan nyaman di tahun 2025.

    Sebelumnya, gerebek lumpur awal 2025 ini sudah dilakukan di Jalan Percetakan Negara IV, RW 09, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, pada Minggu (5/1).

    Arifin meminta seluruh jajaran dan warga untuk selalu mengecek kebersihan saluran dan sampah di lingkungan untuk mengantisipasi banjir di musim hujan ini.

    Hal ini untuk menindaklanjuti prakiraan BMKG bahwa curah hujan dengan intensitas tinggi akan turun pada Desember 2024 sampai Februari 2025.

    “Kami tentu mengimbau kepada seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungannya dan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Viral Video Petugas Derek Diduga Pungli di Tanah Abang, Ini Penjelasan Dishub
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        12 Januari 2025

    Viral Video Petugas Derek Diduga Pungli di Tanah Abang, Ini Penjelasan Dishub Megapolitan 12 Januari 2025

    Viral Video Petugas Derek Diduga Pungli di Tanah Abang, Ini Penjelasan Dishub
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebuah video viral di Instagram @jakartabarat24jam yang menarasikan dua orang
    petugas derek
    dari Sudin Perhubungan Jakarta Pusat meminta uang kepada seorang pengendara mobil, Jumat (10/1/2025).
    Dalam video itu, dijelaskan bahwa pengendara tersebut sedang memarkirkan kendaraannya di depan Kantor Kecamatan Tanah Abang guna menunggu kawannya yang sedang sholat.
    Di kawasan tersebut, disebut tidak ada rambu dilarang parkir dan ada banyak pengendara lain yang memarkirkan kendaraannya di sana. Akan tetapi, hanya kendaraannya yang diderek.
    “Oknum sempat ngajak saya masuk ke dalam mobil, dia menjelaskan denda yang harus dibayar berapa, terus oknum menawarkan untuk dibantu sama dia. Dia ngomong ‘kasih aja uang untuk sopir derek kita Pak, daripada dibawa ke kantor dendanya mahal’,” tulis akun tersebut, dikutip Minggu (12/1/2025).
    Sebab menolak membayar, mobilnya mesti diderek oleh petugas tersebut.
    Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Jakarta Pusat, Wildan Anwar menerangkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Jumat (10/1/2025) sekira pukul 11.00 hingga 11.30 WIB.
    Saat itu, dua petugas Sudin Perhubungan sedang melakukan sterilisasi jalur di dekat Kantor Kecamatan Tanah Abang sebab akan ada kunjungan Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, ke Masjid Al Makmur.
    “Kemudian dua petugas
    standby
    di depan Gedung Kesenian, di samping Kantor Kecamatan Tanah Abang untuk menghimbau kendaraan yang parkir di lokasi agar melanjutkan perjalanannya,” kata Wildan Anwar saat dihubungi, Minggu (12/1/2025).
    Akan tetapi, pengendara tersebut berdalih sedang menunggu temannya sholat dan enggan memindahkan kendaraannya.
    Dia kemudian diminta untuk memarkirkan kendaraannya di halaman kantor kecamatan. Akan tetapi, dia justru mendebat petugas derek dengan bertanya perihal dasar hukum.
    Saat itu, dia sudah mulai merekam video ke arah petugas derek.
    “Disertai rasa jengkel karena harus berpindah parkir, pengemudi kendaraan tersebut mendebat anggota kami dengan menanyakan aturan hukum atas larangan parkir kendaraan yang tidak disertai rambu larangan parkir,” tambah Wildan.
    Setelah dijelaskan, pengemudi tersebut justru menantang petugas derek untuk menderek mobilnya sembari berkata bahwa dia memiliki kawan di Dinas Perhubungan.
    Petugas akhirnya menderek mobilnya ke Monas.
    “Tak lama berselang, pemilik beserta pengemudi kendaraan tersebut datang ke IRTI Monas untuk melakukan negosiasi serta upaya menyogok kami dengan menawarkan uang sebesar Rp 200.000 agar kendaraannya tidak diproses,” tambah Wildan.
    Akan tetapi, mobil tersebut tetap ditilang sesuai aturan yang berlaku.
    Wildan mengatakan, pengendara tersebut bahkan sempat mengancam para petugas untuk menyebarkan video tersebut agar viral.
    “Merasa upaya menyogok anggota kami tidak dipenuhi, pengemudi tersebut mengancam akan memviralkan kejadian tersebut melalui medsos,” tambah dia.
    Petugas kemudian membubarkan diri setelah memberikan surat tilang tersebut untuk kembali ke Kantor Kecamatan Tanah Abang.
    Kompas.com
    sudah berusaha mengonfirmasi beberapa narasi dalam videl viral tersebut kepada Sudin Perhubungan Jakarta Pusat, namun belum mendapatkan balasan.
    Beberapa pertanyaan seperti kebenaran petugas derek yang disebut sempat meminta sejumlah uang dan rambu larangan parkir yang tidak tersedia di sana.
    Selain itu,
    Kompas.com
    juga sudah berupaya menghubungi perekam video. Akan tetapi, hingga berita ini naik, belum ada balasan mengenai hal itu.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Berikut Daftar Motor dan Mobil yang Dilarang Isi BBM Pertalite di SPBU per 12 Januari 2025

    Berikut Daftar Motor dan Mobil yang Dilarang Isi BBM Pertalite di SPBU per 12 Januari 2025

    Berikut Daftar Motor dan Mobil yang Dilarang Isi BBM Pertalite di SPBU per 12 Januari 2025

    TRIBUNJATENG.COM- Pemerintah akan memberlakukan peraturan terbaru yang melarang penggunaan BBM Pertalite pada beberapa jenis kendaraan di SPBU di seluruh Indonesia.

    Kendaraan yang mencoba mengisi Pertalite di SPBU Pertamina akan ditolak langsung oleh petugas, dengan daftar kendaraan yang tidak diperbolehkan.

    Keputusan untuk melarang ini masih dalam proses pembahasan dan diharapkan segera diimplementasikan di seluruh wilayah nasional.

    Adapun tujuan dari pembatasan ini adalah untuk memastikan subsidi BBM dari pemerintah tepat sasaran.

    Peraturan ini merupakan bagian dari revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 mengenai Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

    Kendaraan yang akan dikenakan larangan penggunaan Pertalite mencakup mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400cc, serta motor dengan kapasitas mesin mulai dari 250cc.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menjelaskan bahwa kriteria pembatasan pembelian BBM subsidi sudah ditetapkan, dengan mobil di atas 1.400cc dan motor mulai dari 250cc termasuk dalam daftar larangan penggunaan Pertalite.

    Berikut daftar motor yang dilarang isi Pertalite di SPBU Pertamina:

    – Yamaha XMAX

    – Yamaha TMAX

    – Yamaha MT25

    – Yamaha R25

    – Yamaha MT09

    – Yamaha MT07

    – Honda Forza

    – Honda CB650R

    – Honda X-ADV

    – Honda CBR250R

    – Honda CB500X

    – Honda CRF250 Rally

    – Honda CRF1100L Africa Twin

    – Honda CBR600RR

    – Honda CBR1000RR

    – Suzuki Gixxer250

    – Suzuki Hayabusa

    – Kawasaki Ninja ZX-25R

    – Kawasaki Ninja H2

    – Kawasaki KLX250

    – Kawasaki KX450

    – Kawasaki Ninja 250SL

    – Kawasaki Ninja 250

    – Kawasaki Vulcan

    – Kawasaki Versys 250

    – Kawasaki Versys 1000

    Berikut daftar mobil yang boleh pakai Pertalite setelah Perpres Disahkah

    Toyota

    Agya 1.197 cc

    Calya 1.197 cc

    Raize 998 cc dan 1.198 cc

    Avanza 1.329 cc

    Daihatsu

    Ayla 998 cc dan 1.197 cc

    Sigra 998 cc dan 1.197 cc

    Sirion 1.329 cc

    Rocky 998 cc dan 1.198 cc

    Xenia 1.329 cc

    Suzuki

    Ignis 1.197 cc

    S-Presso 998 cc

    Honda

    Brio 1.199 cc

    Kia

    Picanto 1.248 cc

    Seltos bensin 1.353 cc

    Rio 1.348 cc

    Wuling

    Formo S 1.206 cc

    Nissan

    Kicks e-Power 1.198 cc Magnite 999 cc

    Mercedes-Benz

    A-Class 1.332 cc

    CLA 1.332 cc

    GLA 200 1.332 cc

    GLB 1.332 cc

    DFSK

    Super Cab diesel 1.300 cc

    Peugeot

    2008 1.199 cc

    Volkswagen

    Tiguan 1.398 cc

    Polo 1.197 cc

    T-Cross 999 cc

    Tata

    Ace EX2 702 cc

    Renault

    Kiger 999 cc

    Kwid 999 cc

    Triber 999 cc

    Audi

    Q3 1.395 cc

    Jenis Kendaraan Dilarang Isi BBM Pertalite

    Khusus untuk mobil dengan kapasitas mesin 1400cc resmi dilarang isi BBM Pertalite setelah Perpres disahkan.

  • Desa Cikoneng, Jejak Persaudaraan Lampung-Banten

    Desa Cikoneng, Jejak Persaudaraan Lampung-Banten

    Liputan6.com, Banten – Keberadaan komunitas Lampung di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Serang, Banten menjadi bukti nyata hubungan historis dua wilayah yang terjalin sejak era Kesultanan Banten. Eksistensi masyarakat Lampung di wilayah pesisir barat Pulau Jawa ini terdokumentasi dalam Prasasti Dalung Kuripan.

    Mengutip dari berbagai sumber, prasasti ini merupakan sebuah lempengan perunggu yang mencatat kesepakatan antara Kesultanan Banten dan Kerajaan Lampung pada masa kepemimpinan Sultan Maulana Hasanuddin. Identitas Lampung masih terpelihara kuat di Desa Cikoneng hingga saat ini.

    Hal ini terlihat dari penggunaan siger, lambang tradisional Lampung yang terpasang di perbatasan desa dan gerbang masuk kawasan pemukiman. Tulisan Lampung Sai pada siger tersebut menjadi penanda pemersatu bagi komunitas Lampung di wilayah ini.

    Karakteristik budaya Lampung terus hidup di empat kampung utama Desa Cikoneng – Cikoneng, Tegal, Bojong, dan Salatuhur. Bahasa Lampung tetap menjadi bahasa sehari-hari masyarakat setempat, meski berada jauh dari tanah leluhur mereka.

    Adat istiadat Lampung juga masih dipraktikkan dalam kehidupan sosial masyarakat. Hubungan Lampung-Banten memiliki akar sejarah yang dalam, berawal dari persahabatan antara Syarif Hidayatullah dan Raden Saksi, Zayen al-Arifin. Syarif Hidayatullah menurunkan raja-raja Banten, sementara Raden Saksi menurunkan pemimpin-pemimpin di wilayah Lampung.

    Ikatan historis ini kemudian diperkuat melalui perjanjian yang tertuang dalam Prasasti Dalung Kuripan. Prasasti yang ditulis dalam bahasa Jawa Cirebon-Banten ini memuat aturan-aturan yang mengatur hubungan sosial antara masyarakat Banten dan Lampung.

    Salah satu poin penting dalam prasasti tersebut mengatur tentang norma-norma perkawinan antara kedua komunitas. Hal ini yang mencerminkan eratnya hubungan kekerabatan yang dibangun.

    Desa Cikoneng yang terletak di kawasan wisata Anyer menjadi rumah bagi komunitas Lampung yang telah bermukim sejak era Kesultanan Banten. Bukti sejarah ini tercatat dalam Prasasti Dalung Kuripan, sebuah lempengan perunggu yang memuat kesepakatan antara Kesultanan Banten dan Kerajaan Lampung pada abad ke-16.

    Penulis: Ade Yofi Faidzun

  • BAZNAS RI bersama Nobby Official salurkan sedekah penjualan produk Ghazia Collection untuk Palestina

    BAZNAS RI bersama Nobby Official salurkan sedekah penjualan produk Ghazia Collection untuk Palestina

    Foto: Istimewa

    BAZNAS RI bersama Nobby Official salurkan sedekah penjualan produk Ghazia Collection untuk Palestina
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 10 Januari 2025 – 18:39 WIB

    Elshinta.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Nobby Official dalam program sedekah penjualan produk Ghazia Collection dan menghasilkan infak sebesar Rp1.002.749.683 yang akan disalurkan bagi masyarakat Palestina.

    Sebelumnya, BAZNAS RI bersama Nobby Official meluncurkan Program Sedekah Penjualan Produk selama periode bulan Desember 2024. Seluruh keuntungan hasil program sedekah penjualan produk Ghazia Collection tersebut didonasikan 100 persen kepada masyarakat Palestina melalui BAZNAS RI.

    Secara simbolis penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (9/1/2024). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., Komisaris Nobby Official, Sapari, serta Direktur & Founder Nobby Official Unilahwati.

    Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA. menyampaikan apresiasinya kepada Nobby Official dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan donasi Kemanusiaan untuk rakyat Palestina.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Nobby Official atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS. Insya Allah, donasi ini akan kami distribusikan secara amanah untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina,” kata Kiai Noor, seperti dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com.

    Kiai Noor menggambarkan penderitaan rakyat Palestina akibat kekejaman agresi penjajahan yang dilakukan oleh Israel, yang menutup hampir semua celah bantuan untuk Palestina.

    “Bantuan teman-teman di Indonesia sangat dibutuhkan, bukan berarti karena besar kecilnya tapi dorongan moralnya itu luar biasa,” ujar Kiai Noor.

    Dalam kesempatan tersebut, Kiai Noor juga menjelaskan, baru-baru ini BAZNAS telah bekerja sama menyalurkan bantuan sebesar Rp7 miliar dengan Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), juga melakukan kerja sama penyaluran bantuan untuk pengungsi Palestina di Yordania sebesar Rp2 miliar dengan King Hussein Cancer Center (KHCC).

    Kiai Noor menyebut, total bantuan yang telah disalurkan oleh BAZNAS untuk membantu masyarakat Palestina sebesar Rp120 miliar, dan masih akan terus bertambah.

    Lebih lanjut Kiai Noor mengatakan, BAZNAS akan terus berusaha memastikan setiap bantuan yang diterima dapat tersalurkan meski di situasi yang penuh tantangan ini, hingga segala bantuan benar-benar bisa bermanfaat dan tersalurkan bagi masyarakat Palestina.

    Sementara itu, Komisaris Nobby Official, Sapari menyebutkan, seluruh donasi yang terkumpul merupakan hasil keuntungan dari penjualan Ghazia Collection selama periode Desember 2024 yang tersedia di 49 outlet Nobby di seluruh Indonesia.

    “Akhirnya kesempatan ini datang di mana kami bisa menyerahkan bantuan secara simbolis untuk saudara-saudara kita di Palestina lewat program Hope For Palestine lewat penjualan Ghazia Collection di mana keuntungan penjualan selama bulan Desember alhamdulillah sudah terkumpul,” kata Sapari.

    Sapari mengatakan, penyerahan donasi kemanusiaan ini juga merupakan bentuk pertanggungjawaban Nobby Official kepada para konsumen di seluruh wilayah tanah air.

    Sapari berharap, donasi yang terkumpul dapat meringankan penderitaan yang dirasakan masyarakat Palestina.

    “Mudah-mudahan dana yang terkumpul ini bisa membantu meringankan beban dan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina,” harapnya.

    Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI, Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof (HC). Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, MS. M.Ec., Ph.D, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A, serta Deputi 1 BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta.

    Sumber : Sumber Lain

  • Jakpus tanam puluhan pohon tabebuya di sepanjang Jalan Senen Raya

    Jakpus tanam puluhan pohon tabebuya di sepanjang Jalan Senen Raya

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan penanaman puluhan pohon tabebuya merah muda di sepanjang Jalan Senen Raya, Pasar Baru, Sawah Besar, untuk menambah keindahan wilayah tersebut.

    “Total sebanyak 27 pohon tabebuya merah muda kita tanam sepanjang jalur hijau di timur jalan tersebut,” kata Wali Kota Jakarta Pusat Arifin usai melakukan penanaman di kawasan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat.

    Arifin menyebutkan, setelah tidak lagi menjadi ibu kota, Jakarta ke depan telah diproyeksi menjadi kota global. Berdasarkan “Global City Index” tahun 2023, Jakarta berada pada peringkat ke 74 dari 156 kota di dunia.

    “Tentunya kita ingin peringkatnya lebih baik dan meningkat lagi. Salah satu upayanya dengan meningkatkan prasarana dan sarana kota,” ujar Arifin.

    Karena itu, pada 2024 lalu di kawasan Jalan Senen Raya ini telah dibangun pedestrian yang lebih ramah tamah bagi pejalan kaki. Revitalisasi itu memperlebar pedestrian agar lebih nyaman dan aman dilintasi pejalan kaki.

    Selain itu, penanaman pohon tabebuya ini akan semakin melengkapi pedestrian jadi lebih teduh dan indah. Penanaman juga akan dilakukan pada sisi barat jalur hijau Jalan Senen Raya.

    “Selain teduh, sehat dan indah, juga akan cantik dengan bunga nantinya. Mudah-mudahan dengan penanaman ini Jakarta lebih baik lagi, warganya makin nyaman, sehat dan panjang umur,” ujar Arifin.

    Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Pusat, Mila Ananda menjelaskan, pihaknya sengaja memilih tabebuya merah muda ditanam di kawasan itu lantaran sesuai dengan konsep tematik.

    Tematik penanaman pohon di setiap jalan akan disesuaikan dengan geografis dan sejarah kawasan.

    Menurut Mila, selain menjadikan kawasan lebih teduh dan indah, keberadaan pohon juga berfungsi sebagai barier pedestrian. Mila berharap pejalan kaki akan lebih merasa aman dan nyaman saat melintasi.

    “Kami rencana ke depan akan tanam 23 tabebuya di seberang jalan. Kami berharap kalau kawasan ini sudah teduh bisa jadi lokasi alternatif berolahraga warga,” katanya.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • 10
                    
                        Kecelakaan Kereta Api di Sragen: Penyebab Masih Diselidiki
                        Regional

    10 Kecelakaan Kereta Api di Sragen: Penyebab Masih Diselidiki Regional

    Kecelakaan Kereta Api di Sragen: Penyebab Masih Diselidiki
    Tim Redaksi
    SRAGEN, KOMPAS.com –
    Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan Kereta Api (KA) Sancaka yang melayani rute Surabaya-Yogyakarta dan sebuah truk terjadi di perlintasan KA Dukuh Mojo Asri RT 001, Desa Gebang, Kecamatan Masaran,
    Sragen
    pada Jumat (10/1/2025) dini hari.
    Kanit Gakkum Satlantas Polres Sragen, Iptu M Nur Arifin, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut.
    “Penyebabnya masih kita selidiki,” kata Arifin saat dikonfirmasi pada hari yang sama.
    Dalam insiden itu, truk terseret sejauh 200 meter dan mengalami kerusakan parah.
    Pengemudi truk dilaporkan mengalami
    luka berat
    , sementara seorang penumpang mengalami luka ringan.
    Saat ini, kedua korban masih dirawat di RSUD Dr Soehadi Prijonegoro Sragen.
    Kecelakaan ini juga berdampak pada jadwal perjalanan KA, menyebabkan keterlambatan pada lima kereta.
    KA 101f Sancaka yang berangkat dari Masaran pukul 05.00 WIB mengalami keterlambatan hingga 249 menit.
    Selain itu, KA 66 Turangga terlambat 66 menit, KA 122a Malabar 63 menit, KA 56 Gajayana 19 menit, dan KA 218b Jayakarta 53 menit.
    Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, menjelaskan bahwa proses evakuasi truk yang tertabrak
    KA Sancaka
    berlangsung sekitar 1,5 jam.
    “Karena tali seling putus, muatan truk harus dibongkar untuk dilakukan penarikan kembali,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima.
    Krisbiyantoro menambahkan bahwa jalur hulu dapat dilalui kembali pada pukul 02.27 WIB setelah petugas Daop 6 berhasil mengevakuasi bangkai kepala truk dari jalur tersebut.
    Ia juga memastikan bahwa semua penumpang di dalam kereta, termasuk masinis dan petugas lainnya, dalam kondisi aman.
    “KA Turangga dan KA Malabar segera diberangkatkan kembali setelah sempat tertahan di Stasiun Masaran dan Kemiri,” pungkasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 7 Mayjen Dimutasi Panglima TNI di Awal 2025, Salah Satunya Staf Khusus KSAD

    7 Mayjen Dimutasi Panglima TNI di Awal 2025, Salah Satunya Staf Khusus KSAD

    loading…

    Sebanyak 7 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD berpangkat Mayjen TNI dimutasi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Januari 2025. Foto: Dok SINDOnews

    JAKARTA – Sebanyak 7 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD berpangkat Mayjen TNI dimutasi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Januari 2025. Panglima TNI melakukan rotasi dan mutasi sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI.

    Mutasi tersebut berdasarkan keputusan Panglima TNI Nomor Kep/7/I/2025 tanggal 3 Januari 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

    “Telah resmi ditetapkan rotasi dan mutasi 101 Pati (Perwira Tinggi) TNI terdiri dari 62 Pati TNI AD, 8 Pati TNI AL, dan 31 Pati TNI AU,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Hariyanto di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur yang dikutip, Jumat (10/1/2025).

    7 Mayjen Dimutasi Panglima TNI di Awal 20251. Mayjen TNI Lukmansyah dari Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB menjadi Staf Khusus KSAD

    2. Mayjen TNI Budi Irawan dari Pa Sahli Tk III Kasad Bid Jahpers menjadi Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB (Sertijab menunggu Keppres)

    3. Mayjen TNI Haryanto dari Pangdam XVIII/Ksr menjadi Pa Sahli Tk III Kasad Bid Jahpers

    4. Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu dari Kas Kogabwilhan I menjadi Pangdam XVIII/Ksr

    5. Mayjen TNI Zainul Arifin dari Kabadiklat Kemhan menjadi Warek Bid Kerjasama Kelembagaan, Inovasi, dan Teknologi Unhan

    6. Mayjen TNI Endro Satoto dari Staf Ahli Menhan Bid Politik menjadi Kabadiklat Kemhan (Sertijab menunggu Keppres)

    7. Mayjen TNI Arkamelvi Karmani dari Staf Khusus KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

    (jon)