Tag: Arifin

  • B-Universe Gelar Beritasatu Economic Outlook 2025, Strategi Hadapi Tantangan Kompleksitas Ekonomi

    B-Universe Gelar Beritasatu Economic Outlook 2025, Strategi Hadapi Tantangan Kompleksitas Ekonomi

    Jakarta, Beritasatu.com – B-Universe dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan Beritasatu Economic Outlook 2025 yang akan digelar di Westin Hotel Jakarta pada Kamis (30/1/2025) dengan mengangkat tema “Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Baru”.

    Forum eksklusif ini akan menghadirkan para ahli ekonomi terkemuka dan pembuat kebijakan untuk memberikan analisis mendalam mengenai lanskap ekonomi Indonesia pada 2025.

    Direktur Pemberitaan B-Universe Apreyvita Wulansari mengatakan forum ini merupakan komitmen B-Universe untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan perekonomian Indonesia.

    “Kami berharap melalui acara ini, para pelaku bisnis dapat memperoleh wawasan yang lebih luas dan mengambil keputusan strategis yang tepat di tengah dinamika pasar yang semakin kompleks. Beritasatu Economic Outlook 2025 juga hadir sebagai wadah untuk networking bagi para pemimpin perusahaan,” ujar Apreyvita.

    Beritasatu Economic Outlook 2025 turut dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Bahlil Lahadalia, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid, dan Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman yang akan menyampaikan keynote speech. Acara akan dibagi ke dalam tiga sesi dengan menghadirkan sembilan panelis.

    Sesi satu mengangkat tema “Mengejar Akselerasi Green Energy untuk Mewujudkan Ekonomi Hijau”. Narasumber yang akan dihadirkan di antaranya Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Eniya Listiani Dewi, Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono, dan Ketua Indonesia Center for Renewable Energy Studies Surya Darma.

    Sesi dua membahas “Digital Economy: Mendorong Inovasi Teknologi untuk Akselerasi Transformasi Digital”. Narasumber yang akan dihadirkan di antaranya Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Edwin Hidayat Abdullah, VP Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Rangga Dian Fadillah, dan Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda.

    Sementara sesi tiga mengangkat tema “Membangun Kemandirian Pangan: Solusi untuk Tantangan Global” dengan narasumber Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia Yudi Sastro, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi, dan Pengamat Ekonomi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Bustanul Arifin.

    Beritasatu Economic Outlook 2025 merupakan komitmen B-Universe untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan perekonomian Indonesia.

    “Dengan menghadirkan para pembicara yang kompeten dan topik-topik yang relevan, kami berharap forum ini dapat menginspirasi pemimpin bisnis untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan,” tutup Apreyvita.

  • Kasus Anak Bunuh Ayah di Jember: Tetangga Tersangka Juga Jadi Korban Pembacokan – Halaman all

    Kasus Anak Bunuh Ayah di Jember: Tetangga Tersangka Juga Jadi Korban Pembacokan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Akbar (19) tega menghabisi nyawa ayah kandungnya yang bernama Zaenal Arifin alias Haji Jaenuri (60) di Dusun Jadukan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur.

    Dilansir Tribun Jatim, setelah memenggal leher ayahnya, ternyata Akbar sempat meminta tolong kepada tetangganya.

    Saat itu, pelaku lari ke arah timur, lalu ada tetangga bernama Buhari yang mencoba menghentikan dan menyadarkan perbuatan tersangka.

    “Namun secara tanggap, pelaku justru beberapa kali melakukan pembacokan kepada Pak Buhari alias Pak Kosim,” ungkap Kapolsek Puger, AKP Fatchur Rahman, Selasa (28/1/2025).

    Pada bacokan pertama, ujar Fatchur, pelaku mengarahkan parang ke leher tetangganya, tetapi meleset dan mengenai pipi dagu sebelah kiri.

    “Bacokan kedua bisa ditangkis sehingga mengenai tangan tetangganya,” jelasnya.

    Pelaku kembali menyerang tetangganya menggunakan parang dan mengenai pipi dagu korban sebelah kanan.

    “Bacokan keempat, pelaku kembali mengarahkan parangnya di leher tetangganya, tetap ditangkis lagi dan mengenai jari kelingking korban,” imbuh Fatchur.

    Tetangga korban yang mencoba melerai tindakan pelaku tersebut, terang Fatchur, kini masih dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Balung Jember.

    Diberitakan sebelumnya, polisi mulai melakukan pemeriksaan saksi terkait kasus ini.

    AKP Fatchur Rahman mengatakan, sudah ada lima orang saksi yang telah dilakukan pemeriksaan atas perkara pidana ini.

    Dari lima orang saksi yang diperiksa, tiga di antaranya adalah saksi kunci lantaran mereka tahu detik-detik pelaku menghabisi nyawa korban.

    “Mengetahui peristiwa tersebut ketika tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban yang merupakan orang tuanya sendiri bernama Zaenal Arifin alias Haji Jenuri,” ujarnya, Senin (27/1/2025).

    Meski begitu, polisi belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap Akbar karena pelaku masih menjalani operasi di RSD Balung.

    “Karena tersangka terdapat luka gorok di bagian leher dan menyentuh saluran pernapasan,” ucapnya.

    Oleh sebab itu, polisi belum bisa menggali motif pelaku membunuh ayahnya sendiri karena masih diperlukan keterangan dari saksi lain.

    “Kami masih terus dalami lagi, apa yang sebenarnya terjadi motif antara bapak dan anak ini,” ungkap Fatchur.

    Menurut Fatchur, pihaknya sudah menyita beberapa barang bukti terkait pembunuhan ini.

    Di antaranya parang yang digunakan pelaku untuk menggorok leher korban.

    “Celana dan baju tersangka setia pakaian yang digunakan oleh korban pada saat kejadian,” terangnya.

    Tim Inafis Polres Jember juga telah membawa jasad korban di RSD dr Soebandi untuk diautopsi.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul: Anak di Jember Penggal Leher Ayah Kandung, Tetangga Coba Melerai Ikut Jadi Korban.

    (Tribunnews.com/Deni)(TribunJatim.com/Imam Nawawi)

  • Petani Singkong di Lampung Beri Kabar Buruk, RI Dalam Bahaya Besar!

    Petani Singkong di Lampung Beri Kabar Buruk, RI Dalam Bahaya Besar!

    Jakarta, CNBC Indonesia – Produksi singkong di Lampung terus menurun. Ada sejumlah masalah pelik yang harus segera direspons oleh pemerintah.

    Ketua Umum Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) Arifin Lambaga mengungkapkan Lampung merupakan sentra produksi singkong utama di Indonesia. Pada tahun 2022, Lampung menghasilkan 6,7 juta ton umbi singkong segar atau sekitar 40% dari total produksi singkong nasional.

    Sekitar 90% dari produksi singkong di Lampung diserap industri tapioka yang menghasilkan devisa sekitar Rp 10 triliun, belum termasuk hasil samping seperti onggok dan lain-lain.

    “Jadi, sangat disayangkan jika potensi ini tidak terkelola dengan baik yang akhirnya merugikan semua pihak,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/1/2025).

    Dia mengatakan produksi singkong di Lampung terus menurun dalam 10 tahun terakhir. Produksi tertinggi sebesar 9 juta ton pernah dicapai pada 2010 setelah itu terus menurun hingga 2022 kurang dari 7 juta ton. Bahkan, pada 2019 di bawah 5 juta ton, dengan produktivitas yang relatif rendah yaitu 22 ton/hektare.

    Dia menjelaskan ktivitas on-farm menghasilkan bahan baku industri pengolahan dalam bentuk umbi segar belum optimal sehingga produktivitas rendah (

    “Ini menjadikan hasil panen singkong petani tidak terserap seluruhnya oleh industri atau jika terserap dibeli dengan harga yang relatif murah,” bebernya.

    Harga singkong yang disepakati melalui mediasi Pemerintah Provinsi Lampung pada 23 Desember 2024 sebesar Rp 1.400/kg dengan refaksi maksimal 15% ternyata memberatkan bagi industri tapioka karena harga pasar global yang terus menurun. Sejumlah pabrik tapioka besar memilih menghentikan kegiatan produksi sehingga tidak lagi membeli singkong dari petani.

    Inilah yang akhirnya mendorong demonstrasi besar dari petani. Selain itu, telah terjadi ketidaksalingpercayaan (trust) antara pembeli (industri) dan produsen (petani) dalam penetapan rendemen dan besarnya potongan (refaksi). Penetapan kadar aci (rendemen) singkong dan besarnya refaksi ditetapkan sepihak oleh pembeli, umumnya rendemen yang diterima petani sekitar 20% dan refaksi antara 15 sampai 30%.

    Foto: Dok. Kementan
    Ilustrasi Tanaman. (Dok. Kementan)

    “Besarnya refaksi ini ditentukan dari kadar aci dan kotoran singkong termasuk bonggol, tanah dan batu. Oleh karena itu sangat beralasan jika petani menuntut transparansi dalam penetapan rendemen dan besaran refaksi tersebut,” ucapnya.

    Untuk itu, dia pun meminta pemerintah tanggap terhadap kondisi ini. Berikut rekomendasi yang diberikan Arifin untuk jangka pendek dan panjang.

    Jangka pendek:

    Perlu kebijakan menyelamatkan singkong hasil panen petani yang tidak terserap pabrik. Hal ini perlu untuk menghindari kerugian lebih besar pada petani yang menggantungkan hidupnya pada singkong.
    Memberikan dukungan dan akses kepada petani untuk mendapatkan bantuan/subisidi pembiayaan dan sarana produksi seperti bibit dan pupuk.
    Pemerintah daerah terus melakukan pendekatan dan fasilitasi agar kedua pihak (petani dan pelaku industri tapioka) dapat terus berkomunikasi mencapai kesepakatan harga yang diterima bersama. Disinilah perlu keterbukaan (transparansi) semua pihak terkait
    komponen biaya produksi di tingkat usaha tani dan pabrik tapioka.
    MSI secara khusus mengusulkan harga singkong di tingkat petani minimal Rp 1.200/kg dengan refaksi maksimal 15%. Usulan ini sudah dikaji tim MSI dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan tetap fleksibel untuk direvisi.
    Perlu segera ada koordinasi pemerintah pusat, terutama Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan instansi terkait lainnya. Koordinasi sangat penting karena solusi singkong secara komprehensif melibatkan banyak aspek yang terkait. Salah satunya, perlu transparansi kebutuhan tapioka dalam negeri sehingga ada skala prioritas untuk menyerap produksi lokal sebelum diputuskan impor.

    Jangka Panjang:

    Mewajibkan pelaku industri tapioka untuk bermitra dengan petani singkong lokal. Dengan kemitraan ini, maka pabrik terlibat dalam pembinaan petani meningkatkan produktivitas usaha dan umbi yang dihasilkan sesuai spesifikasi pabrik dengan harga yang sudah disepakati bersama. Selain itu, transaksi pembelian umbi dapat langsung dilakukan antara petani dan pabrik.
    Menyusun peta jalan (road map) pengembangan industri berbasis singkong di Lampung dengan melibatkan semua pemangku kepentingan (stakeholder) seperti pemerintah, perbankan, pengusaha, trader, petani, peneliti, akademisi, organisasi/perkumpulan (seperti MSI) dan LSM.
    Menjadikan singkong sebagai pangan strategis nasional sehingga mempercepat kebijakan dan memudahkan pengembangannya seperti tanaman pangan lainnya. Kemudian, mendorong investasi hilirisasi berbagai produk berbahan baku singkong, disamping memperkuat industri tapioka yang sudah ada sekarang.

    (wur/wur)

  • Kapal Tenggelam Diterjang Ombak Perairan Bawean Gresik, Menewaskan Satu Nelayan dan 1 Korban Hilang – Halaman all

    Kapal Tenggelam Diterjang Ombak Perairan Bawean Gresik, Menewaskan Satu Nelayan dan 1 Korban Hilang – Halaman all

     
    TRIBUNNEWS.COM, GRESIK –  Seorang nelayan meninggal dunia dan satu nelayan lagi masih dalam pencarian setelah kapalnya diterjang ombak di perairan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Senin (27/1/2025) pagi.

    Peristiwa ini menggegerkan warga Dusun Bangsal Desa Dekatagung Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan laut terjadi sekitar pukul 6.30 WIB sekitar 3 mil dari bibir pantai desa setempat.

    Perahu nelayan pencari ikan membawa empat orang penumpang termasuk nahkodanya.

    Nah, para nelayan mulai melaut sejak pukul 3.30 WIB.

    Perahu milik Sukandi itu berangkat dari Dusun Bangsal Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura.

     Setelah sampai di tengah laut, para nelayan mulai menebar jaring.

    “Menjelang pagi hari, perahu mereka dihantam ombak dan angin kencang.

    “Peristiwa tersebut mengakibatkan lambung kapal bocor hingga kemasukan air dari samping.”

    “Laju kapal sulit bergerak, karena jaring masih terpasang,” kata Kasatpolairud Polres Gresik Iptu Arifin kepada SURYAMALANG.COM.

    Kondisi tersebut membuat kapal tenggelam hingga memaksa para nelayan untuk berenang dan menyelamatkan diri.

     “Dua orang nelayan berhasil selamat setelah dievakuasi nelayan lainnya,” bebernya.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Sukardi mengatakan seorang nelayan bernama Sudariono 57 tahun asal Bangsal, Sangkapura berhasil ditemukan dalam kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

    Sedangkan keberadaan korban Sukandi, berusia 63 tahun asal Bangsal masih belum ditemukan.

    “Penyebab terjadinya perahu tenggelam karena angin kencang, dan ombak besar mengakibatkan air masuk dari lambung kapal,” imbuhnya. (Suryamalang/Willy Abraham) 

  • Kasus Anak Bunuh Ayah di Jember: Tetangga Tersangka Juga Jadi Korban Pembacokan – Halaman all

    Kronologi Remaja 19 Tahun di Jember Bunuh dan Mutilasi Ayahnya, Lalu Coba Akhiri Hidup – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Seorang anak berinisial A (19) di Jember membunuh dan memutilasi ayah kandungnya, Zaenal Arifin atau Haji Jenuri (60) pada Senin, (27/1/2025) dini hari.

    Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Jadukan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur pukul 01.00 WIB.

    Babinsa Mojosari, Koptu Herman Jatmiko mengatakan, kepala dan tubuh korban ditemukan warga di tempat terpisah.

    “Tubuhnya berada di pinggir jalan dekat tiang bendera, sementara kepalanya ada di rumah tetangganya, berjarak 200 meter dari TKP,” ujar Herman. 

    Ia mengatakan, pelaku sempat mencoba mengakhiri hidup dengan menggorok lehernya dengan parang setelah menghabisi nyawa sang ayah.

    “Dia mengalami luka cukup parah di bagian leher, setelah membunuh ayahnya.”

    “Makanya kami mengambil kesimpulan, pelaku mengalami depresi. Sebab setelah kejadian itu, si anak ini mencoba mengakhiri hidup,” papar Herman.

    Selain melukai diri sendiri, pelaku diketahui juga mencoba membacok tetangganya dengan parang yang digunakan untuk memenggal leher bapak kandungnya. 

    “Selain bapak kandungnya, juga ada korban lain yakni saksi yang hendak melerai,” ungkap Herman, Senin (27/1/2025).

    Menurutnya, jari tangan saksi tersebut ditebas dengan parang saat hendak menghentikan aksi mengakhiri hidup pelaku.

    “Tidak berani mengejar, kemudian kena tebas jarinya. Habis itu saksi ini teriak, hingga kejadian itu diketahui oleh warga lainnya,” jelasnya.

    Pelaku dan tetangga yang jarinya terpotong tersebut dirawat Rumah Sakit Daerah (RSD) Balung Jember, karena jarinya terpotong.

    Sementara jasad korban telah dibawa ke RSD dr Soebandi Jember untuk proses autopsi.

    Kapolsek Puger, AKP Fatchur Rahman mengatakan, pihaknya belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

    Lantaran pelaku masih menjalani operasi di RSD Balung.

    “Karena tersangka terdapat luka gorok di bagian leher dan menyentuh saluran pernafasan,” ungkap Fatchur. 

    Oleh karena itu, polisi belum bisa menggali motif pelaku melakukan pembunuhan sadis terhadap bapak kandungnya, karena masih diperlukan keterangan dari saksi lain.

    “Kami masih terus dalami lagi, apa yang sebenarnya motif antara bapak dan anak ini,” tutur Fatchur.

    Fatchur juga mengaku, telah menyita beberapa barang bukti. Di antaranya parang yang digunakan pelaku untuk menggorok leher korban.

    “Celana dan baju tersangka serta pakaian yang digunakan oleh korban pada saat kejadian,” ujarnya.

    Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan kepada 5 orang saksi, yang tiga di antaranya merupakan saksi kunci dalam kasus tersebut.

    Karena, mereka mengetahui ketika pelaku menghabisi nyawa korban.

    (Tribunnews.com/Widya) (Surya.co.id/Imam Nahwawi)

  • Libur Panjang, 130 Ribu Orang Menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera Selama 24-26 Januari 2025 – Halaman all

    Libur Panjang, 130 Ribu Orang Menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera Selama 24-26 Januari 2025 – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat adanya kenaikan trafik yang signifikan di lintasan Merak-Bakauheni saat libur panjang Isra Miraj dan Imlek 2025.

    Di lintasan Merak-Bakauheni selama periode 24-26 Januari 2025, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera sebanyak 130.021 orang.

    Jumlah tersebut naik 78 persen dibandingkan periode sama pada tahun lalu sebanyak 73.078 orang.

    Total kendaraan yang menyeberang tercatat 33.484 unit, naik 71 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 19.551 unit.

    Data harian pada Minggu (26/1/2025) mencatat realisasi penumpang yang menyeberang dari Merak menuju Bakauheni mencapai 41.657 orang atau naik 55 persen dibanding tahun lalu sebanyak 26.815.

    Pada hari tersebut, total kendaraan mencapai 10.814 unit atau naik 53 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 7.057 unit.

    Sebaliknya, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada periode yang sama mencapai 102.719 orang, naik 72 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 59.472 orang.

    Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang tercatat 25.285 unit, naik 42 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 17.631 unit.

    Data harian pada Minggu tercatat realisasi penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 33.608 orang atau naik 61 persen dari periode sama tahun lalu sebanyak 20.935 orang.

    Total kendaraan mencapai 7.979 unit atau naik 33 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 6.020 unit.

    Dengan trafik penumpang yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya, Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mewanti-wanti penumpang terkait dengan kesehatan mereka di tengah kondisi cuaca ekstrem.

    “Kami mohon kepada pengguna jasa agar tetap menjaga stamina kesehatan dan kendaraan agar tetap prima, mengingat sejak akhir tahun lalu BMKG telah memprediksikan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, hingga bulan Maret mendatang,” kata Shelvy dalam keterangan tertulis, Senin (27/1/2025).

    ASDP disebut telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi potensi terjadinya antrean menuju pelabuhan.

    Salah satu upaya yang dilakukan adalah berkoordinasi aktif dengan KSOP, BPTD selaku regulator yang menetapkan operasional dan jadwal kapal serta mitra terkait di pelabuhan dalam peningkatan pelayanan bagi pengguna jasa dan masyarakat.

  • Diterjang Ombak, 1 ABK Asal Pulau Bawean Hilang, 1 Meninggal

    Diterjang Ombak, 1 ABK Asal Pulau Bawean Hilang, 1 Meninggal

    Gresik (beritajatim.com)- Dua orang anak buah kapal (ABK) asal Pulau Bawean Gresik mengalami musibah usai diterjang ombak sewaktu mencari ikan. Dalam kejadian itu, satu orang ABK hilang atas nama Sukandi (63). Satu orang dinyatakan meninggal dunia atas nama Sudariono (57). Keduanya warga asal Desa Deket Agung, Kecamatan Sangkapura.

    Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula 3 orang ABK bersama Sukandi (63) pemilik kapal berangkat mencari ikan. Setelah tiba di lokasi tepatnya 3 mil dari bibir pantai Pulau Bawean.

    Sukandi pemilik perahu memerintahkan anak buahnya menebar jaring dan mendapatkan hasil. Selanjutnya, mereka diminta menebar jaring lagi kedua kalinya. Namun belum sempat ditarik, ada angin kencang serta ombak besar. Sehingga, menyebabkan kapal yang ditumpangi kemasukan air dari samping.

    Kapal yang sudah miring serta kemasukkan air ditambah masih terikat sama jaring mengakibatkan kapal tengelam. Imbas kejadian ini 2 orang selamat dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia serta 1 orang hilang.

    Kasatpolairud Polres Gresik Iptu Arifin membenarkan adanya dua ABK yang mencari ikan mengalami musibah.

    “Satu orang yang hilang masih terus dilakukan pencarian. Sedangkan satu orang dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya, Senin (27/1/2025).

    Ia menambahkan, kapal pencari ikan tenggelam karena angin kencang dan ombak besar lalu air laut masuk dari lambung kapal.

    “Selain menyebabkan nyawa melayang, kerugian material akibat kejadian ini sebesar Rp 200 juta. Pasalnya, 1 kapal beserta alat tangkap ikan juga turut tenggelam ditelan ombak,” imbuhnya. [dny/but]

  • 14 Ribu Kendaraan dan 55 Ribu Orang Menyeberang dari Jawa ke Sumatera di Long Weekend – Halaman all

    14 Ribu Kendaraan dan 55 Ribu Orang Menyeberang dari Jawa ke Sumatera di Long Weekend – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selama libur long weekend ini sebanyak 14.264 kendaraan dan 55.425 penumpangmenyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

    Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyatakan, arus penumpang dan kendaraan selama libur panjang Isra Miraj dan Imlek tahun ini lebih padat dibandingkan tahun sebelumnya. karena saling berdekatan. 

    Pihaknya mengoperasikan 28 unit kapal dengan total perjalanan hingga 103 trip per hari naik 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    “Puncak arus penyeberangan terjadi pada Sabtu (25/1), dengan lonjakan signifikan pada seluruh jenis kendaraan dan penumpang dengan peningkatan volume hingga ratusan persen dibandingkan realisasi tahun lalu,” katanya, Minggu (26/1/2025).

    Berdasarkan data posko Merak, motor yang menyeberang mencapai 3.583 unit, naik 506 persen dari 591 unit tahun lalu dan mobil mencapai 6.558 unit atau meningkat 202 persen.

    Secara total, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 14.264 unit, naik 130 persen dibandingkan tahun lalu.

    Total penumpang yang menyeberang mencapai 55.425 orang naik 133 persen dibandingkan 23.824 orang pada periode yang sama tahun lalu. 

    Di lintas Bakauheni-Merak total kendaraan menyeberang mencapai 8.423 unit atau naik 41 persen, dan total penumpang mencapai 36.668 orang atau naik 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    ASDP telah mendirikan Posko Mini Long Weekend di sejumlah pelabuhan utama untuk memantau kondisi secara real-time. 

    “Langkah ini dilakukan agar seluruh operasional berjalan lancar meskipun terjadi lonjakan trafik. Pantauan kami di lintas utama seperti Merak-Bakauheni menunjukkan kondisi ramai mengalir, lancar,” jelas Shelvy.

    Di lintasan Ketapang-Gilimanuk, selama 24 jam pada 25 Januari 2025, tercatat 31 kapal beroperasi dengan total penumpang menyeberang 37.771 orang naik 137 persen dibandingkan tahun lalu. 

    Jumlah motor menyeberang 1.873 unit (naik 86 persen), roda empat sebanyak 3.591 unit (naik 149 persen), dan total kendaraan tercatat 7.792 unit (naik 65 persen). 

    Sebaliknya, pada lintasan Gilimanuk-Ketapang, sebanyak 31 kapal juga beroperasi dengan total penumpang menyeberang sebanyak 26.005 orang, naik 77 persen dibandingkan tahun lalu.

    Motor mencapai 2.341 unit (naik 104 persen), roda empat 2.400 unit (naik 85 persen), dan total kendaraan tercatat 7.271 unit (naik 49 persen). 

    Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan reservasi tiket secara online melalui aplikasi Ferizy. 

    “Reservasi online membantu kami mengatur arus kendaraan dan penumpang dengan lebih efektif serta meminimalkan antrean di pelabuhan,” tambah Shelvy.

  • Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Raih Penghargaan Atas Kontribusi dalam Deklarasi Jakarta-Vatikan

    Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Raih Penghargaan Atas Kontribusi dalam Deklarasi Jakarta-Vatikan

    loading…

    Ketum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharudin meraih penghargaan atas peran aktif dalam membangun hubungan visioner antara Jakarta-Vatikan. Foto/Ist

    JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharudin meraih penghargaan atas peran aktif dalam membangun hubungan visioner antara Jakarta-Vatikan.

    Penghargaan ini diberikan kepada Addin Jauharudin oleh anggota DPR RI Nurul Arifin di Aula Universitas Tarumanegara (Untar), Jakarta pada Sabtu (25/1/2025). Selain Addin, Sejumlah pimpinan OKP juga, seperti Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, Pemuda Budha, Hindu, dan Kong Hu Chu, serta Romo Markus Solo Kewuta dari Vatikan, juga menerima penghargaan tersebut.

    Pendiri sekaligus Penasihat Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) AM Putut Prabantoro menyampaikan bahwa penganugerahan penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas peran aktif Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan organisasi kepemudaan lintas agama lainnya dalam mendukung perdamaian global.

    Penghargaan ini diberikan atas inisiatif dan kontribusi GP Ansor dalam berbagai kegiatan kerukunan beragama dari toleransi dengan menjaga keamanan beribadah saat Natal 2024, penandatanganan Deklarasi Jakarta-Vatikan.

    Deklarasi Jakarta-Vatikan ditandatangani di Paul VI Audience Hall, Vatikan, pada 21 Agustus 2024, sebagai hasil kolaborasi organisasi kepemudaan lintas agama dari Indonesia, termasuk GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, Pemuda Hindu, dan GAMKI.

    Deklarasi ini mengusung tema “Keadilan dan Perdamaian untuk Dunia” dan menegaskan komitmen untuk membangun masyarakat dunia yang berlandaskan toleransi, solidaritas, dan gotong royong.

    AM Putut Prabantoro yang juga menjabat sebagai Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI menyebutkan bahwa dokumen ini sangat visioner.

  • Uswatun Khasanah Disebut Sempat di Hotel Kediri sebelum Dimutilasi, Beli Soto 2 Kali & Pinjam Piring – Halaman all

    Uswatun Khasanah Disebut Sempat di Hotel Kediri sebelum Dimutilasi, Beli Soto 2 Kali & Pinjam Piring – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Korban mutilasi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Uswatun Khasanah (30), disebut sempat berada di salah satu hotel di Kabupaten Kediri sebelum dimutilasi.

    Hal ini diungkap oleh pemilik warung soto bernama Lilin yang berjualan di dekat hotel yang diduga menjadi tempat pelaku, A, memutilasi perempuan yang akrab disapa Ana tersebut.

    Lilin mengaku melihat Ana sempat datang ke warungnya pada Rabu (22/1/2025) atau sehari sebelum jasad korban ditemukan di dalam koper di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

    Dia mengatakan korban sempat membeli soto di tempatnya berjualan pada Rabu pagi dan siang.

    “Saya melihat dia (Uswatun) beli soto dua kali, pagi dan siang,” katanya, Minggu (26/1/2025), dikutip dari Tribun Jatim.

    Lilin mengungkapkan saat datang, Ana tidak bersama siapapun dan mengenakan pakaian yang mencolok.

    “Pakaiannya seksi, pokoknya cantik. Dia sendirian saat membeli soto,” ungkapnya.  

    Kendati dua kali datang ke warung soto miliknya, Lilin menyebut Ana tidak berbicara banyak kepadanya.

    Dia juga mengungkapkan Ana sempat meminjam piring ke warungnya untuk dibawa ke dalam hotel.

    “Saya juga tidak curiga karena dia memakai masker,” tambahnya.

    Di sisi lain, salah satu kamar bernomor 301 di hotel tersebut diduga menjadi lokasi mutilasi terhadap Ana oleh pelaku berinisial A.

    Berdasarkan pantauan Tribun Jatim, aparat kepolisian sudah melakukan sterilisasi dan memasang police line atau garis polisi.

    Petugas terlihat mondar-mandir melakukan pemeriksaan, sementara awak media masih kesulitan menggali informasi lebih lanjut karena penyelidikan masih berlangsung.  

    Menurut satpam hotel, Irfan, mobil Inafis dari kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sejak Minggu pagi.

    Kendati hotel itu diduga menjadi TKP pembunuhan disertai mutilasi, kegiatan operasional tampak seperti biasa.

    Tamu hotel masih keluar masuk dan pelayanan tidak terganggu meski masih dilakukan olah TKP di salah saut kamar hotel.

    “Mohon maaf untuk informasi belum bisa saya berikan,” imbuh Irfan sambil mengatakan bahwa pelayanan hotel masih berjalan lancar seperti biasa.

    Pelaku Ditangkap, Anggota Tubuh Ana Ditemukan di 2 Lokasi Beda

    Polisi pun telah berhasil menangkap pelaku berinisial A pada Minggu dini hari sekira pukul 00.00 WIB.

    Dikabarkan, A ditangkap di suatu tempat di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

    “Alhamdulillah, pelaku mutilasi berhasil kami tangkap tadi malam sekitar jam 24.00 WIB,” kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Farman.

    Namun, tentang kronologi penangkapan, Farman masih enggan untuk menjelaskan. Dia menegaskan hal tersebut akan diungkap saat rilis pers.

    Hanya saja, dia tidak menjelaskan kapan rilis pers tersebut akan digelar.

    “Alhamdulillah, pelaku mutilasi berhasil kami tangkap tadi malam sekitar jam 24.00 WIB,” kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Farman.

    Namun, tentang kronologi penangkapan, Farman masih enggan untuk menjelaskan. Dia menegaskan hal tersebut akan diungkap saat rilis pers.

    Hanya saja, dia tidak menjelaskan kapan rilis pers tersebut akan digelar.

    Tak cuma itu, polisi juga berhasil menemukan dua anggota tubuh Ana yaitu kepala dan kaki di dua lokasi berbeda.

    Menurut Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widianto, kepala Ana ditemukan di wilayah Jurug Bang, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pada Minggu (26/1/2025) pagi sekira pukul 08.00 WIB.

    “Intinya tim jatanras (Polda Jatim) meminta bantuan untuk melakukan pencarian salah satu potongan tubuh ketemunya di wilayah Desa Slawe Kecamatan watulimo, termasuk beberapa barang buktinya,” kata Eko.

    Warga mengangkat peti jenazah korban mutilasi yang jasadnya ditemukan dalam koper di Kabupaten Ngawi, untuk dinaikkan ke mobil pickup dan selanjutnya dibawa ke tempat pemakaman umum Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jumat (24/1/2025) malam. (Kolase Tribunnews.com:)

    Eko menuturkan, saat ditemukan, kepala Ana terbungkus dalam plastik berwarna putih dan berada di jembatan kecil yang dekat dengan jalan provinsi.

    “Pencariannya cepat sekali, tadi ada salah satu yang menunjukkan,” lanjutnya.

    Setelah ditemukan, kepala tersebut sempat dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek namun untuk otopsi yang lebih optimal dirujuk ke rumah sakit lain.

    “Dibawa tim Polda Jatim untuk di labforkan,” katanya.

    Sementara, potongan kaki Ana ditemukan pada Minggu dini hari sekira pukul 04.00 WIB di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

    Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, mengatakan penemuan tersebut berawal dari pengakuan pelaku yang telah berhasil ditangkap oleh Polda Jatim.

    “Pelaku ngaku dimana-mana membuang potongan tubuh lain,” sambungnya.

    Rudy menuturkan potongan kaki yang diduga anggota tubuh Ana itu kini sudah dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Harjono, Ponorogo.

    Kemudian, potongan kaki itu akan dicocokkan dengan bagian tubuh Ana yang telah dimakamkan pada Jumat (24/1/2025) lalu.

    “Temuan kaki tersebut langsung dievakuasi dan disimpan di RSUD Harjono,” tambahnya.

    AKP Rudy mengaku bahwa tim Polda berencana melakukan uji forensik untuk memastikan kebenaran dan kecocokan potongan kaki yang ditemukan. 

    “Nanti akan dilakukan uji forensik dulu untuk membuktikan apakah benar itu kaki korban. Meskipun ada pengakuan dari tersangka, secara ilmiah perlu dilakukan pemeriksaan juga. Tidak tahu kaki seperti apa karena masih terbungkus,” terangnya.

    Humas RSUD Dr. Harjono Ponorogo, Sugiyanto, membenarkan dari kepolisian menitipkan sebuah bungkusan yang diduga potongan kaki korban mutilasi.

    “Tadi kami 5 kamar jenazah menerima bungkusan kresek panjang dari Polsek Sampung dan Polres Ponorogo,” katanya.

    Sebagian artikel telah tayang di Tribun Jatim dengan judul “Sosok Uswatun Korban Mutilasi Diungkap Pemilik Warung Dekat Hotel Kediri: Cantik, Beli Soto 2 Kali”

    (Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Tribun Jatim/Isya Anshori/Sofyan Arif Candra Sakti/Pramita Kusumaningrum/Samsul Arifin)

    Artikel lain tekrait Mayat dalam Koper di Ngawi