Tag: Arifin

  • Profil Djuyamto: Dulu Hakim Kasus Novel dan Hasto, Kini Tersangka Suap
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        14 April 2025

    Profil Djuyamto: Dulu Hakim Kasus Novel dan Hasto, Kini Tersangka Suap Nasional 14 April 2025

    Profil Djuyamto: Dulu Hakim Kasus Novel dan Hasto, Kini Tersangka Suap
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Hakim
    Djuyamto
    ditetapkan sebagai tersangka kasus suap vonis lepas kasus ekspor crude palm oil (CPO) di tiga perusahaan yaitu Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan Musim Mas Group.
    Djuyamto bersama Agam Syarif Baharuddin (ASB) dan Ali Muhtarom (AL) selaku hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, diduga menerima suap sebesar Rp 22,5 miliar. 
    Pada saat itu, ketiganya merupakan majelis hakim yang menangani kasus ekspor CPO. 
    Uang tersebut diserahkan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Muhammad Arif Nuryanta (MAN), sebanyak dua kali. Tujuannya, agar ketiga hakim memutuskan perkara CPO onslag atau putusan lepas.
    Muhammad Arif Nuryanta awalnya menyerahkan uang Rp 4,5 kepada ketiga hakim. Lalu pada September-Oktober 2024, Muhammad Arif Nuryanta menyerahkan uang senilai Rp 18 miliar kepada Djuyamto (DJU).
    Djuyamto membagi uang tersebut dengan Agam Syarif Baharuddin (ASB) dan Ali Muhtarom (AL) yang diserahkan di depan Bank BRI Pasar Baru Jakarta Pusat.
    “Untuk ASB menerima uang dollar AS dan bila disetarakan rupiah sebesar Rp 4,5 miliar, DJU menerima uang dollar AS jika dirupiahkan sebesar atau setara Rp 6 miliar, dan AM menerima uang berupa dollar AS jika disetarakan rupiah sebesar Rp 5 miliar,” ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Abdul Qohar saat konferensi pers di Lobi Kartika, Kejaksaan Agung, Sabtu (12/4/2025) malam.
    Lalu siapakah Djuyamto? Berikut profilnya:
    Djuyamto lahir di Sukoharjo pada 18 Desember 1967. Dia menuntaskan studi S1 dan S2 di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Solo (UNS). Gelar doktornya juga diperoleh di Fakultas Humum UNS.
    Berdasarkan situs resmi PN Jakarata Selatan, Djuyamto merupakan hakim dengan jabatan Pembina Utama Muda (IV/c).
    Sebelumnya, ia pernah bertugas di sejumlah tempat seperti PN Tanjungpandan, PN Temanggung, PN Karawang, PN Dompu, PN Bekasi, PN Jakarta Utara. 
    Dia juga masuk dalam kepengurusan Ikatan Hakim Indonesia sebagai Sekretaris Bidang Advokasi. 
    Harta kekayaan Djuyamto berdasarkan LHKPN di KPK sebesar Rp 2,9 miliar. 
    Djuyamto tercatat menjadi hakim ketua dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan pada tahun 2019.
    Dalam sidang yang dipimpin Djuyamto itu menyatakan terdakwa penyiraman air keras Novel Baswedan, Rahmat Kadir Mahulette, divonis dua tahun penjara.
    Sementara terdakwa lainnya yakni Ronny Bugis dijatuhkan vonis 1,5 tahun penjara.
    Selain itu, Djuyamto juga tercatat pernah menjadi Hakim anggota dalam kasus obstruction of justice perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, yang saat itu turut menyita perhatian publik.
    Djuyamto menjadi hakim anggota untuk menyidangkan 3 terdakwa, yakni Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Pol Agus Nurpatria, dan AKBP Arif Rahman Arifin.
    Beberapa waktu lalu, Djuyamto menjadi hakim tunggal dalam sidang praperadilan yang diajukan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
    Hasto Kristiyanto
    .
    Diketahui, Hasto menggugat KPK lantaran ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap dan perintangan penyidikan dalam perkara eks calon anggota legislatif dari PDI-P, Harun Masiku.
    Dalam putusannya, Djuyamto tidak menerima gugatan praperadilan yang diajukan Hasto.
    “Mengadili, mengabulkan eksepsi dari termohon, menyatakan permohonan pemohon kabur atau tidak jelas,” kata Hakim Djuyamto dalam sidang di PN Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2025).
    “Menyatakan permohonan praperadilan pemohon tidak diterima,” kata Djuyamto.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • PSBB Gelar Halal Bi Halal, Menggaungkan Semangat Regenerasi dan Persatuan Marga Siregar – Halaman all

    PSBB Gelar Halal Bi Halal, Menggaungkan Semangat Regenerasi dan Persatuan Marga Siregar – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Parsadaan Siregar Boru Dohot Bere (PSBB) menggelar acara Halal Bi Halal dan silaturahmi akbar di Sekolah Al-Jannah, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (13/4/2025).

    Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri oleh para tokoh dan sesepuh marga Siregar, serta kerabat dari berbagai daerah.

    Tampak hadir di antaranya Yusuf Siregar, Mulya E. Siregar, Hamsiruddin Siregar, Kahfi Siregar, Kiman Siregar, serta kerabat seperti Mulia P. Nasution (mantan Sekjen Kemenkeu), Akhmad Gojali Harahap, dan perwakilan dari berbagai parsadaan di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

    Semangat ‘Reborn’ untuk Siregar yang Lebih Maju

    Dalam suasana yang akrab, semangat untuk “reborn” atau kebangkitan kembali marga Siregar menggema kuat. Ketua Dewan Pembina PSBB, Hamsiruddin Siregar, menyampaikan pentingnya regenerasi untuk melahirkan kembali tokoh-tokoh hebat seperti Arifin Siregar, Raja Inal Siregar, dan Bismar Siregar yang dahulu mewarnai panggung nasional.

    “Regenerasi harus dimulai dari sekarang. Tokoh Siregar akan muncul jika Parsadaan dibangun kuat dari tingkat kecamatan, kabupaten, kota, hingga nasional,” tegas Hamsiruddin.

    Ia juga menekankan pentingnya melestarikan nilai-nilai adat, seperti Dalihan Na Tolu, sebagai identitas budaya yang tak boleh luntur di era globalisasi.

    Sebagai bentuk kontribusi konkret, Hamsiruddin akan memfokuskan perhatiannya pada program beasiswa demi membentuk generasi muda yang cerdas dan berakhlak.

    The Great SIREGAR Dream: Pendidikan, Ekonomi, dan Politik
    Ketua Umum PSBB, Dr. Kiman Siregar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa saatnya marga Siregar bangkit kembali dan berjaya di berbagai bidang.

    Dia mengusung gagasan besar bertajuk The Great SIREGAR Dream dengan tiga fokus utama: pendidikan, ekonomi, dan sinergi di bidang politik.

    Sebagai langkah awal, pada acara ini PSBB memberikan beasiswa kepada 11 anggota keluarga PSBB dan bantuan kepada 18 anak yatim dan piatu.

    “Jika program seperti ini terus dilakukan secara konsisten, maka 5 hingga 10 tahun ke depan kita akan memanen hasilnya. Akan muncul kembali tokoh-tokoh Siregar di berbagai sektor — akademisi, pengusaha, politisi, kepala daerah, bahkan menteri,” ujar Kiman penuh optimisme.

    Apresiasi dan Ajakan Bersinergi

    Kiman juga mengucapkan terima kasih kepada para tokoh Siregar yang telah berkontribusi dalam acara ini, seperti Letjen (Purn) Syamsir Siregar (mantan Kepala BIN), Prof. Hermanto Siregar (Guru Besar IPB & Rektor PERBANAS), Ir. Muslimin Siregar (pendiri Sekolah Al-Jannah), dan Prof. Iskandar Siregar (Wakil Rektor IPB).

    Sementara itu, Mulia P. Nasution mendorong Siregar muda untuk menduduki posisi-posisi strategis di kancah nasional, mengikuti jejak para pendahulu yang telah menorehkan sejarah.

    Hal senada juga disampaikan oleh Akhmad Gojali Harahap yang mewakili parsadaan. Ia mengajak PSBB untuk menjadi organisasi yang adaptif dan modern, dengan pengelolaan berbasis data. Menurutnya, langkah ini penting untuk mengetahui kondisi anggota secara nyata dan membuat kebijakan yang tepat sasaran.

    “PSBB harus menjadi parsadaan yang memberi pengaruh positif, bukan hanya untuk internal, tetapi juga untuk masyarakat luas,” ujarnya sebelum menutup dengan yel-yel penuh semangat, “PSBB Horas! PSBB Horas! PSBB Horas!”

    Silaturahmi Hangat dan Penuh Makna

    Acara berlangsung meriah dengan suasana kekeluargaan yang kental. Disuguhkan musik, kuliner khas seperti holat dan ikan asap, serta doorprize yang menambah kemeriahan. Momen ini menjadi ajang melepas rindu antar kerabat dan anggota PSBB dari berbagai daerah.

    Siraman rohani disampaikan oleh Ustaz Alip Dongoran yang mengajak hadirin untuk menjadikan Halal Bi Halal sebagai momen menyambung silaturahmi dan mencairkan hubungan yang sempat renggang.

    “Jangan saling mencari kesalahan, tapi mari saling menutup aib dan mempererat ukhuwah,” pesan Ustaz Alip.

    Melalui semangat kebersamaan yang tulus dan visi yang besar untuk masa depan, Halal Bi Halal PSBB 2025 diharapkan menjadi titik awal bangkitnya kembali kejayaan marga Siregar — solid, berprestasi, dan penuh kontribusi untuk bangsa.

  • Berikut Daftar Motor dan Mobil yang Dilarang Isi BBM Pertalite di SPBU per 12 April 2025

    Berikut Daftar Motor dan Mobil yang Dilarang Isi BBM Pertalite di SPBU per 12 April 2025

    Berikut Daftar Motor dan Mobil yang Dilarang Isi BBM Pertalite di SPBU per 12 April 2025

    TRIBUNJATENG.COM – Pemerintah akan memberlakukan peraturan terbaru yang melarang penggunaan BBM Pertalite pada beberapa jenis kendaraan di SPBU di seluruh Indonesia.

    Kendaraan yang mencoba mengisi Pertalite di SPBU Pertamina akan ditolak langsung oleh petugas, dengan daftar kendaraan yang tidak diperbolehkan.

    Keputusan untuk melarang ini masih dalam proses pembahasan dan diharapkan segera diimplementasikan di seluruh wilayah nasional.

    Adapun tujuan dari pembatasan ini adalah untuk memastikan subsidi BBM dari pemerintah tepat sasaran.

    Peraturan ini merupakan bagian dari revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 mengenai Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

    Kendaraan yang akan dikenakan larangan penggunaan Pertalite mencakup mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400cc, serta motor dengan kapasitas mesin mulai dari 250cc.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menjelaskan bahwa kriteria pembatasan pembelian BBM subsidi sudah ditetapkan, dengan mobil di atas 1.400cc dan motor mulai dari 250cc termasuk dalam daftar larangan penggunaan Pertalite.

    Berikut daftar motor yang dilarang isi Pertalite di SPBU Pertamina:

    – Yamaha XMAX

    – Yamaha TMAX

    – Yamaha MT25

    – Yamaha R25

    – Yamaha MT09

    – Yamaha MT07

    – Honda Forza

    – Honda CB650R

    – Honda X-ADV

    – Honda CBR250R

    – Honda CB500X

    – Honda CRF250 Rally

    – Honda CRF1100L Africa Twin

    – Honda CBR600RR

    – Honda CBR1000RR

    – Suzuki Gixxer250

    – Suzuki Hayabusa

    – Kawasaki Ninja ZX-25R

    – Kawasaki Ninja H2

    – Kawasaki KLX250

    – Kawasaki KX450

    – Kawasaki Ninja 250SL

    – Kawasaki Ninja 250

    – Kawasaki Vulcan

    – Kawasaki Versys 250

    – Kawasaki Versys 1000

    Berikut daftar mobil yang boleh pakai Pertalite setelah Perpres Disahkah

    Toyota

    Agya 1.197 cc

    Calya 1.197 cc

    Raize 998 cc dan 1.198 cc

    Avanza 1.329 cc

    Daihatsu

    Ayla 998 cc dan 1.197 cc

    Sigra 998 cc dan 1.197 cc

    Sirion 1.329 cc

    Rocky 998 cc dan 1.198 cc

    Xenia 1.329 cc

    Suzuki

    Ignis 1.197 cc

    S-Presso 998 cc

    Honda

    Brio 1.199 cc

    Kia

    Picanto 1.248 cc

    Seltos bensin 1.353 cc

    Rio 1.348 cc

    Wuling

    Formo S 1.206 cc

    Nissan

    Kicks e-Power 1.198 cc Magnite 999 cc

    Mercedes-Benz

    A-Class 1.332 cc

    CLA 1.332 cc

    GLA 200 1.332 cc

    GLB 1.332 cc

    DFSK

    Super Cab diesel 1.300 cc

    Peugeot

    2008 1.199 cc

    Volkswagen

    Tiguan 1.398 cc

    Polo 1.197 cc

    T-Cross 999 cc

    Tata

    Ace EX2 702 cc

    Renault

    Kiger 999 cc

    Kwid 999 cc

    Triber 999 cc

    Audi

    Q3 1.395 cc

    Jenis Kendaraan Dilarang Isi BBM Pertalite

    Khusus untuk mobil dengan kapasitas mesin 1400cc resmi dilarang isi BBM Pertalite setelah Perpres disahkan.

  • 246 Jiwa di Lumajang Terancam Banjir Lahar Gunung Semeru

    246 Jiwa di Lumajang Terancam Banjir Lahar Gunung Semeru

    Lumajang (beritajatim.com) – Tanggul penahan sungai di Kampung Renteng, Dusun Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan terkikis diterjang banjir lahar Gunung Semeru, Jumat (11/4/2025).

    Jarak tanggul yang mengalau aliran lahar dari kawasan pemukiman penduduk memiliki panjang sejauh dua kilometer. Munculnya kerusakan tanggul mulai terjadi setelah diterjang banjir lahar dingin selama dua hari berturut-turut sejak, Rabu (9/4/2025).

    Informasinya, terdapat 82 kepala keluarga (KK) atau sekitar 246 jiwa warga bermukim di kawasan itu yang terancam terlanda dampak banjir jika tanggul sampai jebol.

    Sekretaris Desa Sumberwuluh Samsul Arifin mengatakan, kerusakan tanggul karena terkikis banjir lahar Gunung Semeru sudah mencapai panjang sekitar 300 meter. Sehingga, membutuhkan tindakan perbaikan untuk mencegah dampak bencana.

    “Ini tanggulnya rusak karena hujan lebat di puncak, jadinya memicu banjir lahar selama dua hari. Itu bikin tanggul penahan rusak terkikis sekitar 300 meter dari total panjang dua kilometer,” katanya, Jumat (11/4/2025).

    Akibat tanggul yang rusak, warga yang bermukim di satu dusun diakui bisa terdampak terjangan banjir lahar jika sewaktu-waktu tanggul sampai jebol.

    “Ya ini dampaknya bikin warga di Dusun Kebondeli Selatan waswas, utamanya yang ada di kawasan Blok Kampung Renteng, kalau banjir lagi bisa meluap ke pemukiman warga,” tambahnya.

    Kerusakan tanggul diakui cukup parah, bahkan jika tidak segera mendapat penanganan, dikhawatirkan kerusakan sepanjang 300 meter beresiko semakin bertambah.

    Sebagai penanganan, selain perbaikan tanggul, pemerintah diharapkan hadir untuk melakukan normalisasi sungai di kawasan itu.

    Tujuannya, untuk mencegah dampak bencana saat banjir kembali terjadi. Sehingga, terjangan banjir yang berpotensi menabrak tanggul bisa dimitigasi untuk meminimalisir kerusakan.

    “Terkait kerusakan tanggul, kami sudah melaporkan ke Pemkab Lumajang agar bisa segera diperbaiki dan dilakukan normalisasi. Jadi warga yang tinggal di dekat tanggul bisa merasa aman,” ungkapnya. (has/ted)

  • PUI apresiasi kerja Polri jadikan mudik 2025 aman dan terkendali

    PUI apresiasi kerja Polri jadikan mudik 2025 aman dan terkendali

    Polri telah mengawal tradisi ini dengan dedikasi tinggi sebagai bagian dari penguatan nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

    Jakarta (ANTARA) – Persatuan Ummat Islam (PUI) mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan jajaran yang profesional dan responsif dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2025.

    Ketua Umum DPP PUI Raizal Arifin menilai keberhasilan pengamanan mudik tahun ini merupakan bukti kesiapan dan sinergi antarinstansi dengan Polri sebagai garda depan.

    “Polri bekerja sistematis dan humanis, mulai dari rekayasa lalu lintas, layanan posko, hingga patroli di titik rawan. Ini menunjukkan Polri hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat,” kata Raizal Arifin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    Wakil Ketua Umum PUI Irfan Ahmad Fauzi menambahkan bahwa keberhasilan mudik bukan hanya soal teknis, melainkan juga bentuk kepedulian negara pada kebahagiaan dan keselamatan rakyat.

    “Mudik adalah tradisi sosial dan spiritual. Polri telah mengawal tradisi ini dengan dedikasi tinggi sebagai bagian dari penguatan nilai kebangsaan dan kemanusiaan,” ujar Irfan.

    PUI juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan, tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

    Sebelumnya, Polri selesai melaksanakan Operasi Ketupat 2025. Operasi untuk mengamankan pelaksanaan mudik Lebaran telah berlangsung sejak 26 Maret sampai dengan 8 April 2025.

    Pengamanan dan pelayanan pada masa libur Lebaran 2025 berjalan aman dan lancar sesuai dengan jargon mudik Polri 2025: Mudik Aman, Keluarga Nyaman.

    Operasi Ketupat tahun ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan seperti TNI, Basarnas, BMKG, hingga Kementerian Perhubungan. Adapun jumlah personel yang diturunkan sebanyak 164.298 orang.

    Terdapat empat klaster utama yang menjadi fokus pengamanan dalam operasi tersebut, yakni jalur tol, jalan nasional, pelabuhan penyeberangan, serta destinasi wisata dan tempat ibadah.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2025

  • MHI Soroti Fenomena WNA Bermasalah Masih Bisa Leluasa Bekerja di Indonesia – Halaman all

    MHI Soroti Fenomena WNA Bermasalah Masih Bisa Leluasa Bekerja di Indonesia – Halaman all

    MHI Soroti Fenomena WNA Bermasalah Masih Bisa Leluasa Bekerja di Indonesia

    Chaerul Umam/Tribunnews.com

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Masyarakat Hukum Indonesia (MHI) AH Wakil Kamal, menyoroti fenomena Warga Negara Asing (WNA) yang dokumen administrasinya tidak lengkap bisa bekerja di Indonesia.

    Kamal menilai perusahaan yang menampung dan memperkerjakan WNA bermasalah, bisa dikenakan sanksi. 

    Ia menjelaskan, jika hal itu terbukti, individu pekerja asing maupun perusahaan yang mempekerjakan WNA bermasalah, bisa dikenakan sanksi pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp 500 Juta.

    “Pasal 122 Undang Undang Keimigrasian jelas menyatakan kurungan lima tahun dan denda Rp 500 juta bagi pemberi kerja dan individu pekerja yang tidak memiliki kelengkapan dokumen,” kata dia dalam keterangannya Kamis (10/4/2025).

    Penjelasan Kamal tersebut terkait laporan terhadap WNA yang diduga menyalahi aturan ketenagakerjaan di Indonesia.

    Seperti diberitakan, warga negara Singapura berinisial TCL dilaporkan ke Kemenaker oleh pengacara Saleh Arifin Nasution, mewakili masyarakat, karena diduga tidak mengantongi izin ketenagakerjaan.

    Dia diduga telah bekerja sejak 2016 di 3 perusahaan besar di Indonesia, tanpa izin ketenagakerjaan.  

    “Kami sudah mengirim surat dan mengadukan hal ini ke Kemenaker. Kasusnya tengah ditangani oleh pengawas tenaga kerja di disnaker DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kita tunggu hasil investigasinya,” kata Saleh, beberapa waktu lalu.  

    Pengawas tenaga kerja Disnaker  DKI Jakarta dan Jawa Barat disebutkan sudah melakukan investigasi dan pengumpulan dokumen terkait pengaduan ini.

    Tim pengawas sudah turun ke lapangan dan meminta dokumen ke 3 perusahaan tersebut.

    Pengetatan Pengawasan Tenaga Kerja WNA

    Adapun Kamal mengatakan, meski sudah ada aturannya, namun kenyataan di lapangan masih banyak tenaga kerja asing yang bermasalah yang masih bisa bekerja secara leluasa. 

    Hal ini menjadi tantangan dan harus ada political will dari pemerintah untuk melakukan perbaikan.

    Menurut Wakil Kamal, penegakan hukum yang efektif itu harus dimulai dari atasan.

    Jika atasannya sudah tidak komitmen, maka aparat penegak hukum di bawah juga akan mengikutinya.

     “Dalam budaya kita di Indonesia ini, bawahan itu akan selalu mengikuti apa yang dilakukan atasannya,” ucap Wakil Kamal yang juga advokat ini.

    Lebih jauh Wakil Kamal mengatakan, sistem pengawasan WNA saat ini harus terus diperkuat dan ditingkatkan.

    Sehingga para pengawas ini tidak kongkalikong dengan WNA yang berniat menyalahi aturan keimigrasian dan ketenagakerjaan.

     

  • Pasutri Curi Motor di Sukolilo Dimassa Warga Surabaya

    Pasutri Curi Motor di Sukolilo Dimassa Warga Surabaya

    Surabaya (beritajatim.com) – Pasangan Suami Istri (Pasutri) mencuri sepeda motor di Jalan Medokan Semampir, Sukolilo, Rabu (09/04/2025). Karena ketahuan, sang suami yang berperan sebagai eksekutor dimassa oleh warga.

    Yudha (21) salah satu warga menceritakan, aksi pencurian itu dilakukan oleh pasutri yang membawa identitas atas nama Zainal Arifin dan Anisya warga Sawah Pulo. Dalam melakukan aksinya, Zainal Arifin menyuruh istrinya untuk menunggu di lokasi yang tidak jauh dari tempat mencuri.

    “Kalau pengakuan istrinya tadi itu dia tidak tahu kalau suaminya mencuri. Dia beralasan suaminya pamit beli rokok,” kata Yudha.

    Aksi pencurian itu digagalkan oleh pemilik motor yang mengetahui sepeda motornya hendak diambil oleh Zainal. Mengetahui sepeda motornya dinaikkan, pemilik motor berteriak meminta pertolongan.

    “Langsung dikejar warga dan sempat dihajar mas. Lalu datang petugas kepolisian,” tutur Yudha.

    Sementara itu, Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara mengatakan pelaku tidak menggunakan kunci T dalam melakukan aksi pencurian. Namun, pelaku menggunakan kunci kontak yang tertinggal.

    “Benar kemarin sudah kami amankan. Saat ini masih diperiksa,” tutur Made.

    Made menjelaskan saat ini petugas masih memeriksa keterlibatan Anisya dalam aksi pencurian itu. Polisi masih mendalami keterangan Anisya yang mengaku tidak tahu aksi Zainal. Sementara Zainal, sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

    “Sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan. Untuk yang perempuan masih diperiksa,” pungkas Made. (ang/ian)

  • Dukcapil Jakbar data pendatang baru hingga satu bulan ke depan

    Dukcapil Jakbar data pendatang baru hingga satu bulan ke depan

    Kami bertugas melakukan pelayanan pencatatan dan pendaftaran penduduk non permanen

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Barat melakukan pendataan pendatang baru hingga satu bulan ke depan seiring berakhirnya masa libur Lebaran.

    “Pendataan kita lakukan selama satu bulan, terhitung mulai aktif warga masuk kerja pada Selasa (8/4),” kata Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Barat Gentina Arifin kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

    Pendataan itu, kata Gentina, juga dilakukan dalam rangka pemetaan penduduk non permanen pascalibur Lebaran.

    “Kami bertugas melakukan pelayanan pencatatan dan pendaftaran penduduk non permanen,” ujar dia.

    Lebih lanjut, Gentina mengungkapkan pendataan dilakukan di delapan wilayah kecamatan setempat.

    Pendataan di Kecamatan Tambora, telah dimulai di RT 02 RW 05 Duri Utara. Kemudian Kecamatan Palmerah di RW 02 Kemanggisan. Lalu Kecamatan Cengkareng di RT 09 RW 18 Cengkareng Barat.

    “Kecamatan Grogol Petamburan di RW 03 Tanjung Duren Utara. Kecamatan Tamansari, RW 06 Krukut. Kebon Jeruk, RW 13 Kebon Jeruk. Kembangan, RT 02 RW 02 Srengseng. Kemudian Kalideres, RT 01 RW 06 Semanan,” ungkap Gentina.

    Gentina meminta agar para pendatang baru segera melapor diri ke RT/RW setempat, khususnya yang ingin menetap lebih dari setahun.

    “Pendatang baru selalu membawa identitas kependudukan dan melaporkan kepada ketua RT/RW setempat bila akan menetap lebih dari satu tahun,” ujar Gentina.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • Jurus BUMN Kurangi Emisi Karbon dan Transformasi Energi

    Jurus BUMN Kurangi Emisi Karbon dan Transformasi Energi

    Jakarta – Transformasi energi dan pengurangan emisi karbon saat ini terus digenjot oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah perusahaan BUMN.

    Salah satunya adalah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat capaian signifikan dalam upaya pelestarian lingkungan dengan berhasil mengurangi emisi karbon sebesar 10,2 ton melalui pengumpulan 1,9 ton sampah plastik menggunakan Reverse Vending Machine (RVM).

    Inisiatif ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ASDP yang dijalankan bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.

    Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa RVM kini telah dipasang di berbagai titik strategis, termasuk di Kantor Pusat ASDP, Kementerian BUMN, dan Kementerian Perhubungan. Keberadaan mesin ini menjadi simbol kuat kolaborasi pemerintah dan BUMN dalam mendorong budaya daur ulang yang berdampak langsung terhadap pengurangan emisi karbon.

    “Permasalahan emisi karbon telah menjadi isu global yang mendesak. Melalui penerapan RVM di ruang-ruang publik, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik yang bertanggung jawab dan berkontribusi pada perlindungan ekosistem laut,” ujar Shelvy.

    Upaya ini juga selaras dengan komitmen Indonesia dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 14 tentang Ekosistem Laut. Pemanfaatan RVM menjadi langkah konkret dalam mitigasi perubahan iklim sekaligus pelestarian kehidupan laut.

    Data menunjukkan, sepanjang 2023 hingga 2024, ASDP berhasil mengumpulkan 1,7 ton sampah plastik atau sekitar 92.334 botol plastik, yang berhasil menyelamatkan 1.457 meter persegi ruang lingkungan dan menekan jejak karbon hingga 9,1 ton. Sementara periode Januari hingga April 2025, sebanyak 203 kg botol plastik atau setara 10.857 botol telah dikumpulkan, mengurangi emisi karbon sekitar 1 ton dan menyelamatkan 171 meter persegi lahan.

    “Penerapan teknologi ramah lingkungan seperti RVM akan terus kami dorong dan evaluasi secara berkala. Harapannya, mesin ini bisa hadir di lebih banyak titik layanan publik dan pelabuhan, sehingga manfaatnya semakin luas bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Shelvy.

    Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pengurangan emisi karbon melalui program berbasis teknologi ini. “ASDP berkomitmen untuk mengambil peran aktif dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Penerapan RVM adalah bentuk konkrit dari transformasi layanan yang tidak hanya berorientasi pada pelanggan, tetapi juga pada kelestarian lingkungan,” tegas Heru.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengurangan 10,2 ton emisi karbon menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberi dampak besar. “Kami ingin menjadi pelopor dalam mendorong gaya hidup berkelanjutan. Ini sejalan dengan visi ASDP sebagai perusahaan transportasi terintegrasi yang berwawasan lingkungan,” ujar Heru.

    Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir turut menegaskan pentingnya kontribusi nyata dari seluruh BUMN terhadap agenda keberlanjutan nasional. “Saya berharap BUMN menjalankan transformasi energi dan mengurangi emisi karbon. Ini adalah tanggung jawab bersama demi keberlanjutan lingkungan hidup kita,” kata Erick Thohir.

    Erick mengatakan Indonesia merupakan penjaga lautan dunia dengan lebih dari 70 persen wilayah berupa lautan. Adapun perairan Indonesia merupakan rumah bagi sebagian besar terumbu karang, lamun, dan bakau global, yang dapat memulihkan setidaknya 17 persen karbon biru global.

    Menurutnya, polusi plastik menjadi salah satu prioritas pemerintah lewat rencana aksi nasional penanganan sampah plastik di laut sejak 2019.

    Dengan semangat keberlanjutan, ASDP terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya peduli lingkungan, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target dekarbonisasi nasional.

    (kil/kil)

  • Zainal Arifin Mochtar Soroti Wawancara Prabowo: Seolah Punya Fantasi Sendiri Terhadap Realitas

    Zainal Arifin Mochtar Soroti Wawancara Prabowo: Seolah Punya Fantasi Sendiri Terhadap Realitas

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pakar Hukum Tata Negara, Zainal Arifin Mochtar, mengapresiasi langkah Presiden terpilih Prabowo Subianto yang membuka ruang wawancara dengan sejumlah pemimpin redaksi media nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor.

    Dikatakan Zainal, memberikan ruang wawancara terbuka tanpa potongan dan tanpa pengarahan pertanyaan adalah bentuk keterbukaan yang patut diapresiasi.

    “Memberi kesempatan wawancara tanpa potongan dan pertanyaan arahan adalah hal yang bagus. Harus dipuji,” ujar Zainal di X @zainalamochtar (8/4/2025).

    Namun, meskipun menghargai format wawancara tersebut, Zainal mengaku merasa khawatir setelah menyimak sejumlah jawaban yang disampaikan Prabowo dalam pertemuan itu.

    “Tapi melihat beberapa jawaban, maap, pantesan kita khawatir dengan negara ini,” tandasnya.

    Zainal mengkritik bahwa beberapa tanggapan yang disampaikan Prabowo terkesan tidak selaras dengan kondisi nyata di lapangan.

    “Kayak punya fantasi sendiri terhadap realitas,” tegasnya.

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan tujuh pemimpin redaksi media besar nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025).

    Momen tersebut turut ia bagikan melalui akun Instagram resminya.

    Dalam pertemuan tersebut, Prabowo berdiskusi dengan para jurnalis senior mengenai sejumlah isu aktual yang tengah menjadi perhatian publik.

    Beberapa topik yang diangkat termasuk penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta polemik terkait Undang-Undang TNI.

    Para tokoh media yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Alfito Deannova Gintings (Pemimpin Redaksi Detikcom), Lalu Mara Satriawangsa (tvOne), Uni Lubis (IDN Times), Najwa Shihab (Founder Narasi), Sutta Dharmasaputra (Kompas), Retno Pinasti (SCTV-Indosiar), dan Valerina Daniel (TVRI).