Tag: Arif Hidayat

  • Sidang Perdana Gugatan Hasil Pilkada Bondowoso, Paslon 02 Beberkan Sejumlah Bukti Dugaan Kecurangan

    Sidang Perdana Gugatan Hasil Pilkada Bondowoso, Paslon 02 Beberkan Sejumlah Bukti Dugaan Kecurangan

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu

    TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO– Gugatan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 02 Pilkada Bondowoso, Bambang Soekwanto-Gus Muhammad Baqir (Bagus) menjalani sidang perdana, di Gedung MK, Jakarta pada hari ini, Rabu (8/1/2025).

    Dalam sidang yang bisa disaksikan live di YouTube itu, diketahui sidang gugatan Pilkada Bondowoso masuk dalam panel 3 yang  dipimpin oleh tiga hakim. Di antaranya yakni Arif Hidayat, Enny Nurbaningsih, dan Ridwan Mansyur.

    Sementara itu, penggugat dari Paslon 02 Bondowoso sendiri dihadiri langsung oleh Cabup Bambang Soekwanto dan Kuasa Hukumnya, Mohammad Hasby As Shiddiqi S.H.I.

    Dalam sidang tersebut, dibacakan tuntutan dari pemohon Paslon Bagus. Untuk hal ini dibacakan oleh kuasa hukumnya Mohammad Hasby As Shiddiqi S.H.I.

    Menurut Hasby, kliennya meminta pembatalan keputusan KPU Bondowoso nomer 1844 tentang  hasil rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilbup 2024.

    Kendati tidak memenuhi ambang batas, sebagaimana termaktub dalam Pasal 185.

    Karena, dari total jumlah penduduk 802.864 jiwa selisih yang bisa digugat yakni 1 persen dari total suara sah hasil penghitungan tahap akhir yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Kabupaten/Kota.

    Sementara selisih perolehan suara Paslon 01 yakni 223.907, dan Paslon 02 yaitu 212.295. Adalah 11. 612.
    “Maka ambang batasnya 4.362 suara,” terangnya.

    Namun begitu, kata Hasby, jadi  meskipun tidak memenuhi ambang batas tapi agar disampangi dulu karena ada pelanggaran TSM (Terstruktur Sistematis, dan Masif).

    Adapun sejumlah temuan dugaan pokok-pokok pelanggaran sebagaimana disampaikan Hasby saat membacakan Petitum di antranya yakni :

    1. Desa Bandelan, Kecamatan Prajekan. TPS 01 dimana terdapat pemilih yang tercatat dalam DPT namun telah meninggal dunia dan tetap tercatat dalam daftar hadir. Pemilih nomer 156 dan 157 diduga ganda mencoblos, dan pemilih nomer 169 atas nama HATANGI sudah menjadi TKI tidak lagi berada di wilayah tersebut. Namun tetap tercatat hadir dan memberikan suara. Maka analisanya pemilih yang sudah meninggal dunia harusnya docoret dari DPT dan tidak berhak memberikan suara.

    2. Desa Ramban Wetan, Kecamatan Cermee, pada TPS 07 permasalahan pemilih nomer 343 atas nama SIWANI yang sudah meninggal dunia tercatat dalam DPT dan diberikan kesempatan untuk memberikan hak suara. Meskipun Siswani telah meninggal dunia. Ada tanda tangan, ia telah hadir dalam pemungutan suara.

    3. Desa Bandelan, Kecamatan Prajekan TPS 01, Pemilih nomer 39 atas nama Aknami, yang tercatat dalam DPT diduga mengalami gangguan mental (pikun) namun tercatat hadir dan memberikan suara.

    4. Adanya pemilih ganda yang terdaftar dalam daftar hadir di beberapa TPS yang juga menunjukkan potensi manipulasi dalam pelaksanaan Pemilu. Seperti Desa Bandelan, Kecamatan Prajekan.

    5. Indikasi manipulasi penghitungan suara di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari DS. Ditemukan bukti video yang menunjukkan anggota KPPS memberikan suara tambahan untuk melengkapi jumlah surat suara yang kurang. Surat suara ini diambil dari tas berwarna merah yang dimiliki oleh anggota KPPS dan diberikan kepada pemilih yang tak sah.

    Menurut Hasby, semua pelanggaran ini berdampak langsung pada kualitas demokrasi. Karena itulah, kliennya menuntut pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) untuk memastikan hasil pemilu yang diumumkan oleh KPU  benar-benar sah dan tidak dipengaruhi oleh kecurangan. 

    Selain itu, dalam Petitum pihaknya memohon kepada MK untuk menjatuhkan putusan sebagai berikut:

    Mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya. Menyatakan batal dan tidak sah keputusan KPU Bondowoso nomer 1844 penetapan rekapitulasi dan hasil penghitungan suara Pilbup 2024 pada 4 desember 2024 berdasarkan perolehan suara TPS yang bermasalah. Di antaranya  :
    1. Desa Mengok, Kecamatan Pujer di TPS 1 hingga 9 
    2. Desa Ardisaeng Kecamatan Pakem – TPS 1 dan 2
    3. Desa Bandilan, Prajekan – TPS 1
    4. Desa/Kecamayan Cermee – TPS 3
    5. Desa Suling Kulon/Cermee – TPS 4
    6. Desa Pelalalangan/Wonosari – TPS 2
    7. Desa Ramban Wetan/Cermee – TPS 7

    Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengajukan bukti tambahan yg sagat penting untuk dapat membuktikan dugaan kecurangan yang dilakukan baik oleh penyelenggara dan oknum tim paslon.

    “Kareba dalam perjalanan waktu kami dapat support dari loyalis untuk bisa membuktikan gugatan kami, sehingga bukti-bukti itu sudah layak dan patut untuk dipertimbangkan oleh mahkamah konstitusi nantinya,” terangnya.

    Sementara itu, Hakim Arief Hidayat mengatakan, pihak terkait atau pihak termohon yang mau ngomong inzage ada suratnya.

    “Diserahkan ke paniterak an yang melayani saudara,” ujarnya.

    Untuk perkara 184 (Bondowoso), sidang lanjutan akan dipanggil secara resmi oleh MK. Namun belum ditentukan karena masih ada pergeseran-pergeseran hakim yang menangani perkara ini.

    Cabup Bambang Soekwanto dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi jadwal sidang berikutnya.

    “Nunggu jadwal sidang berikutnya,” urainya.

    Untuk informasi, dari tergugat yakni KPU Bondowoso dihadiri oleh kuasa hukumnya Rony Bagus Widarto dari Kantor Hulum AW Law Firm yang didampingi oleh Komisioner Hukum dan Pengawasan KPU Bondowoso, Andre Yulianto.

    Sementara dari Bawaslu Bondowoso, dihadiri oleh Ketua Bawaslu Nani Agustina, dan Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengekata, Ahmad Zairuddin, sebagai pemberi keterangan.

  • Momen Gritte Agatha Rayakan Natal Pertama sebagai Seorang Ibu

    Momen Gritte Agatha Rayakan Natal Pertama sebagai Seorang Ibu

    Jakarta, Beritsatu.com – Gritte Agatha dan Arif Hidayat menjadi salah satu pasangan selebritas yang merayakan Natal. Menariknya, pada Natal tahun ini terasa lebih spesial karena kehadiran putri mereka, yaitu Agatha Hidayat.

    Gritte membagikan momen spesial tersebut melalui akun media sosial (medsos) pribadinya. Dalam unggahannya tersebut Gritte dan Arif tampak ceria menggendong putri mereka sambil tersenyum bahagia.

    Pasangan tersebut kompak mengenakan outfit berwarna merah. Sedangkan putri kecilnya, terlihat menggemaskan memakai baju warna putih bertuliskan “Agatha’s First Christmas”.

    Gritte mengatakan, kehadiran Agatha Hidayat merupakan kado Natal yang spesial dan terindah yang telah diberikan Tuhan pada tahun ini.

    “Best Christmas gift. Merry Christmas everyone. Dari kami, Arif Hidayat, Gritte Agatha, dan Agatha Hidayat,” tulis Gritte di ungghan di akun Instagram-nya, @gritteagathaa, dikutip pada Kamis (26/12/2024).

    Diketahui, Gritte melahirkan putrinya pada 22 Desember 2024, yakni bertepatan dengan perayaan Hari Ibu.

    Untuk itu, kehadira Agatha Hidayat menjadi sesuatu yang menggembirakan bagi Gritte Agatha dan Arif Hidayat pada momen Natat tahun ini.
     

  • Melahirkan Anak Pertama, Gritte Agatha: Selamat Datang di Dunia Putriku

    Melahirkan Anak Pertama, Gritte Agatha: Selamat Datang di Dunia Putriku

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Gritte Agatha melahirkan anak pertama berjenis kelamin perempuan Minggu, (22/12/2024) di RS JWCC Asih, Melawai, Jakarta dengan ditemani suaminya, Arif Hidayat. Proses kelahiran Gritte Agatha dilakukan secara caesar.

    “Bertepatan dengan hari ibu, kini aku sudah menjadi ibu bersama Arif menjadi orang tua,” kata Gritte Agatha dikutip dari Instagram miliknya, Senin (23/12/2024).

    Gritte Agatha dan Arif Hidayat memberikan nama bagi anak pertamanya, yakni Agatha Hidayat.

    “Selamat datang di dunia, Agatha Hidayat @agathahidayatt. Jiwa yang penuh kebaikan dan kelembutan yang dibimbing oleh kebijaksanaan. Kamu adalah kami, dengan versi yang lebih baik,” tambahnya.

    Doa dan harapan pun diutarakan Gritte Agartha dan Arif Hidayat untuk putrinya itu.

    “Mulai hari ini kami akan belajar tentang cinta yang datang dalam bentuk kehadiran tentang kasih sayang yang rela memberi tanpa mengharapkan kembali juga tentang kebijaksanaan yang datang dari mendengarkan, memahami dan mendampingi perjalanan anak kami,” ucap Gritte Agatha yang melahirkan anak pertamanya.

  • Sukamara-Kalteng dan Ketapang-Kalbar sepakati batas wilayah

    Sukamara-Kalteng dan Ketapang-Kalbar sepakati batas wilayah

    Sukamara (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) menyepakati tapal batas wilayah antara keduanya.

    “Alhamdulillah, mengenai permasalahan tapal batas ini telah disepakati dan menunggu dari pihak Kementerian Dalam Negeri untuk pengesahannya,” ucap Penjabat Bupati Sukamara Rendy Lesmana di Sukamara, Jumat.

    Dia menjelaskan pada masa jabatan penjabat sebelumnya, sudah dilakukan dua kali pertemuan di Jakarta serta Babel yang dihadiri pihak Dirjen dan telah disepakati bersama untuk tata letak batas antar kedua wilayah.

    Menurutnya, pihak kementerian meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sukamara maupun Ketapang untuk lebih memperhalus lokasi tata batas atau titik-titik yang disepakati bersama.

    “Hal ini guna dapat diproses lebih lanjut dan pengusulan menjadi Peraturan Menteri Dalam Negeri,” tutur Rendy.

    Dia berharap, dengan sudah disepakati tata batas tersebut dapat memberikan kepastian wilayah Kabupaten Sukamara, guna meningkatkan pembangunan secara merata di semua wilayah.

    “Setelah mendapatkan kesepakatan serta dibuatkan berita acaranya. Saat ini kita masih menunggu turunnya Peraturan Mendagri tersebut,” papar Rendy.

    Kejelasan batas wilayah daerah khususnya di Sukamara, tentu akan memberikan dampak positif terhadap jalannya percepatan pembangunan, karena adanya kejelasan wilayah. Begitu pula bagi masyarakat di wilayah setempat, akan semakin nyaman dalam beraktivitas.

    Lebih lanjut dia pun mengatakan, tak hanya batas wilayah dengan kabupaten luar Kalimantan Tengah. Batas wilayah Sukamara dengan Kabupaten Lamandau dan Kotawaringin Barat (Kobar) yang sama-sama di Kalimantan Tengah, juga sudah mendapatkan titik terang.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Donefrid Lalang
    Editor: Guido Merung
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pemungutan suara di Kotim berjalan lancar meski TPS kebanjiran

    Pemungutan suara di Kotim berjalan lancar meski TPS kebanjiran

    Banjir mulai dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB, sehingga kami tidak cukup waktu untuk merelokasi TPS.

    Sampit (ANTARA) – Salah satu tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terendam banjir meski begitu pemungutan suara tetap berjalan dengan lancar.

    “Banjir mulai dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB, sehingga kami tidak cukup waktu untuk merelokasi TPS. Akan tetapi, pemungutan suara tetap berjalan aman dan lancar tanpa kendala yang berarti,” kata Ketua KPPS TPS 18 Sigit Sugito di Sampit, Rabu.

    TPS yang terendam banjir itu tepatnya berada di Jalan Walter Condrat utara atau warga setempat menyebutnya Jalan Padat Karya 1, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang. Terdapat 364 nama yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 18.

    Malam sebelum pemungutan suara wilayah tersebut, kata dia, diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi, ditambah lagi adanya air pasang dari sungai sekitarnya sehingga air tidak segera surut dan menyebabkan genangan dengan kedalaman 10—15 sentimeter dari permukaan tanah.

    Sigit tidak menduga akan terjadi banjir sebab 2 hari sebelumnya wilayah itu juga diguyur hujan intensitas cukup tinggi namun tidak banjir. Banjir yang terjadi tepat pada hari pemungutan suara tidak memberikan cukup waktu untuk merelokasi TPS.

    “Memang ada imbauan dari KPU maupun Bawaslu untuk relokasi TPS kalau terjadi banjir. Akan tetapi, waktunya tidak cukup. Untuk bongkar pasang tenda saja, butuh waktu 1 jam sampai 2 jam,” katanya.

    Walaupun tidak direlokasi sepenuhnya, petugas KPPS setempat memindahkan bilik suara ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari kerusakan pada surat suara saat warga melakukan pencoblosan.

    Sebenarnya, menurut Sigit, KPPS setempat sudah berupaya mengantisipasi dampak hujan dengan memindahkan lokasi TPS yang biasa digunakan ke lokasi yang sekarang.

    Lokasi TPS yang biasa, menurut dia, pada saat hujan dampak tempias atau percikan airnya relatif cukup besar dan berpotensi membasahi surat suara dan perlengkapan di TPS.

    “Kalau lokasi TPS yang lama, memang tidak banjir. Akan tetapi, kalau tiba-tiba hujan, bisa basah semua. Makanya, kami mencoba mencari tempat yang aman yang penting dari pengawas, saksi, dan masyarakat bisa melihat secara langsung dan tidak ada yang bermain,” ujarnya.

    Terlepas dari kondisi banjir, pemungutan suara dimulai tepat waktu dan seluruh prosesnya berjalan lancar.

    Dengan kondisi ini, Sigit berharap wilayah tempat tinggalnya bisa mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah ke depannya terkait dengan upaya penanganan banjir.

    “Di sini lebih dari 20 tahun belum ada perhatian untuk lingkungan secara maksimal,” pungkasnya.

    Salah seorang warga bernama Isman yang menggunakan hak pilihnya di TPS 18 menyatakan tidak terlalu merasa terganggu dengan banjir yang terjadi.

    Isman bersama ratusan warga lainnya tetap datang ke TPS untuk memilih pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

    “Kalau memang sudah situasinya banjir, ya mau bagaimana lagi? Kalau saya pribadi, tidak terlalu mempermasalahkan. Yang penting lebih hati-hati ketika membawa surat suara agar tidak jatuh ke air,” kata Isman.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Devita Maulina
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2024

  • Senator RI Teras Narang: Bangun sukacita di tengah perbedaan pilihan

    Senator RI Teras Narang: Bangun sukacita di tengah perbedaan pilihan

    Saya berharap semua pihak tetap bekerja keras, profesional dan memegang amanah secara teguh hingga nantinya penetapan pasangan calon pemenang pilkada

    Palangka Raya (ANTARA) – Senator RI asal Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang mengajak masyarakat untuk tetap membangun sukacita di tengah pilihan-pilihan berbeda dalam gelaran Pilkada 2024.

    “Mari bangun suasana pesta demokrasi, sungguh-sungguh dalam suasana gembira bersama,” ajak Teras Narang di Palangka Raya, Rabu.

    Dia menyatakan masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk di provinsi setempat, telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2024.

    Anggota DPD RI itu mengaku menyempatkan memantau sekaligus berdialog dengan para petugas maupun para saksi di tempat pemungutan suara (TPS). Dari hasil pantauan dan dialog itu, proses pemungutan suara benar-benar berlangsung dengan tenang dan damai.

    Mantan Gubernur Kalteng periode 2005-2010 dan 2010-2015 itu pun berharap suasana tenang dan damai itu terjadi di seluruh TPS se provinsi setempat. Termasuk pada saat penghitungan suara dari mulai tingkat TPS hingga kabupaten/kota dan provinsi.

    “Mari bersama-sama tetap menjaga suasana yang telah kondusif di Kalteng. Perbedaan pilihan hal yang wajar dan tak perlu diperdebatkan. Siapapun nantinya yang menang, itulah pilihan mayoritas masyarakat,” kata Teras Narang.

    Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyelenggara pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) beserta lainnya, yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan pilkada serentak 2024, hingga pemungutan suara.

    “Saya berharap semua pihak tetap bekerja keras, profesional dan memegang amanah secara teguh hingga nantinya penetapan pasangan calon pemenang pilkada,” kata Teras Narang.

    Sementara itu, Pilkada di Provinsi Kalteng 2024 diikuti oleh empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Adapun paslon nomor urut 1 adalah Willy M Yoseph-Habib Ismail, nomor urut 2 Nadalsyah-Supian Hadi, nomor urut 3 Agustiar Sabran-Edy Pratowo, dan nomor urut 4 Abdul Razak-Sri Suwanto.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Jaya W Manurung
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2024

  • Sepekan, Lima Kasus Pencurian Motor Terjadi di Mojokerto 

    Sepekan, Lima Kasus Pencurian Motor Terjadi di Mojokerto 

    Mojokerto (beritajatim.com) – Setidaknya dalam sepekan, lima kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Terbaru, komplotan maling membawa kabur motor pegawai minimarket di Jalan Raya Ijen, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari.

    Aksi kawanan pencurian beraksi pada, Selasa (12/12/2023) sekira pukul 04.39 WIB. Dari rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor berhasil menggasak sepeda motor Honda Scoopy merah nopol S 2501 NAK milik Ilham Firmansyah.

    Komplotan maling ini datang setelah salah satu pengunjung toko pergi, salah satu pelaku langsung menghampiri sepeda motor korban yang terletak di depan pintu utama toko. Tak butuh waktu lama, pelaku langsung merusak kunci ganda dan membawa pergi motor ke arah Jalan By Pass Kota Mojokerto.

    Baca Juga: Debat Capres: Ganjar Tegaskan Jaga Demokrasi dan Sikat Korupsi

    Korban, Ilham Firmansyah mengatakan, saat kejadian korban ada di bagian rak minuman. “Saat itu saya lagi di rak minuman setelah melayani pembeli. Lima menit kemudian, teman saya bilang kalau motor saya tidak ada. Saya cek di CCTV, ternyata ada orang yang mengambil,” ungkapnya.

    Dalam rekaman CCTV, lanjut korban, terlihat pelaku mengenakan helm, jaket dan celana berwarna hitam. Komplotan pelaku terlihat berboncengan dan datang tepat setelah salah satu pengunjung pergi meninggalkan toko. Saat kejadian, tepatnya setelah salat Subuh, kondisi toko lagi sepi.

    “Kelihatannya dari awal datang, komplotan pencuri ini hanya ada dua orang. Ini terlihat di rekaman CCTV hanya terlihat dua orang, setelah kejadian sekitar 10 menit ada tukang parkir yang datang. Tadi pagi setelah kejadian saya langsung melapor ke Polsek Magersari,” ujarnya.

    Baca Juga: Gresik United Fokus Benahi Tim Jelang Pertandingan Terakhir Grup 3

    Korban asal Desa Kutorejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ini menambahkan, jika pihak kepolisian sudah datang ke lokasi dan meminta keterangan. Pihak kepolisian juga meminta rekaman CCTV.

    Empat kasus curanmor lainnya, tiga diantaranya menyasar sepeda motor milik pegawai minimarket saat shift malam. Yakni milik Arif Hidayat, karyawan minimarket di Jalan Muria, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Billy Prastio (20) karyawan minimarket di Jalan Raden Wijaya, Kecamatan Kranggan dan Ilham Firmansyah. [tin/ian]