Tag: Arif Hidayat

  • Komisi VII DPR: Kreasi anyaman rotan Kalteng berdaya saing global

    Komisi VII DPR: Kreasi anyaman rotan Kalteng berdaya saing global

    Karena kan kalau sudah ada produknya, kemudian tidak bisa dipasarkan, kan jadinya percuma juga. Jadi perlu ada pendampingan, pelatihan dan pemasaran dari pemerintah,

    Palangka Raya (ANTARA) – Ketua Tim Reses Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mengatakan, produk kreasi tradisional anyaman rotan UMKM di Kalimantan Tengah (Kalteng) mampu bersaing di pasar global.

    “Hari ini kami diajak mengunjungi salah satu UMKM di Kota Palangka Raya yang memproduksi berbagai macam jenis kerajinan berbahan dasar anyaman rotan, yakni di Indang Apang Galeri,” katanya usai melakukan peninjauan lapangan, Selasa.

    Menurutnya, produk-produk yang dihasilkan Indang Apang Galeri memiliki kualitas yang halus dan mendunia, baik itu sepatu, tas dan lainnya.

    Dia pun menekankan Kementerian Pariwisata, Ekonomi Kreatif, UMKM dan lainnya mampu memberi ruang kepada produk ini untuk bisa dipasarkan saat pameran baik di dalam negeri maupun luar negeri.

    “Karena kan kalau sudah ada produknya, kemudian tidak bisa dipasarkan, kan jadinya percuma juga. Jadi perlu ada pendampingan, pelatihan dan pemasaran dari pemerintah,” ucapnya.

    Evita yang merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR itu juga menekankan, perlunya pemerintah memberi pendampingan secara serius agar produk UMKM dapat terus berinovasi, menciptakan produk yang mampu menarik perhatian pembeli.

    Dia memberi contoh, seperti kerja sama dengan para desainer untuk membuat anyaman rotan menjadi barang mewah sehingga mampu menaikkan nilai dari produk lokal.

    “Jadi memang sebenarnya yang UMKM perlukan itu kan pelatihan-pelatihan serta pendampingan yang mampu meningkatkan kualitas produk mereka, sehingga mampu dikenal seluruh dunia,” ujarnya.

    Evita juga mengungkapkan, peran media seperti Kantor Berita ANTARA, TVRI dan RRI diperlukan untuk membantu menyebarluaskan produk-produk lokal ke khalayak luas.

    Dengan demikian UMKM di Kalimantan Tengah dapat terus maju dan berdampak langsung dalam perkembangan ekonomi kreatif.

    “Yang pasti aspirasi dari pelaku UMKM yang disampaikan sudah kami serap dan akan kami bahas di tingkat pusat agar produk mereka dapat terus eksis,” demikian Evita.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Rajib Rijali
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemerintah Pusat tindaklanjuti usulan infrastruktur di Kotim-Kalteng

    Pemerintah Pusat tindaklanjuti usulan infrastruktur di Kotim-Kalteng

    Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Komisi III DPRD Kotawaringin Timur saat DPR RI menemui anggota Komisi V Muhammad Syauqie menyampaikan sejumlah aspirasi

    Sampit (ANTARA) – Pemerintah Pusat menindaklanjuti sejumlah usulan infrastruktur yang disampaikan Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah dengan mengirim tim melakukan pendataan lapangan.

    “Kami berterima kasih karena langsung ditindaklanjuti. Ini juga berkat dukungan anggota DPR RI Muhammad Syauqie yang langsung menindaklanjuti ke kementerian terkait, ketika kami bertandang menyampaikan usulan tersebut,” kata Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Dadang Siswanto di Sampit, Minggu.

    Pada Kamis (20/11) lalu, pihaknya mendampingi tim dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) turun meninjau sejumlah lokasi di Kotawaringin Timur.

    Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Komisi III DPRD Kotawaringin Timur saat DPR RI menemui anggota Komisi V Muhammad Syauqie menyampaikan sejumlah aspirasi.

    Saat itu, beberapa aspirasi disampaikan, diantaranya usulan pengadaan feri penyeberangan Sampit-Seranau yang lebih representatif.

    Disampaikan pula usulan penyelesaian jalan di kawasan seberang yang membentang dari Kecamatan Cempaga hingga batas Kabupaten Katingan agar perekonomian masyarakat di wilayah itu semakin maju.

    Selain itu, ada usulan untuk rambu, marka jalan serta fasilitas pendukung lainnya, terlebih di kawasan pendidikan di sepanjang jalan nasional karena kondisi saat ini sangat rawan terjadi kecelakaan lalu lintas yang membahayakan keselamatan.

    Usulan juga disampaikan terkait janji pemerintah pusat mengembangkan Bandara Haji Asan Sampit. Pemerintah daerah menagih janji tersebut, seperti yang sudah disampaikan saat Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur yang langsung dipimpin Bupati Halikinnor beserta DPRD menyampaikan usulan tersebut ke Kementerian Perhubungan.

    Usulan lainnya yaitu pembuatan drainase yang representatif di Jalan Jenderal Sudirman. Tujuannya agar ruas jalan yang berstatus jalan nasional itu tidak lagi banjir ketika musim hujan.

    Dalam kunjungan itu, Komisi III juga menyerahkan proposal pembangunan RS Parenggean untuk tipe D yang membutuhkan anggaran kurang lebih Rp50 miliar.

    Hasilnya, kini Pemerintah Pusat mengirim tim untuk menindaklanjuti usulan-usulan tersebut. DPRD Kotim sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan berharap usulan-usulan yang disampaikan bisa segera terwujud.

    Dia meminta instansi teknis, khususnya Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga untuk menindaklanjuti masalah ini secara teknis untuk menunjang program tersebut sebagai bahan pembahasan pada 2026.

    “Harapan kita ini, dalam waktu singkat bisa segera dilengkapi dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait,” kata Dadang Siswanto.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Norjani
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kapolda Kalteng buka ruang aspirasi untuk mahasiswa

    Kapolda Kalteng buka ruang aspirasi untuk mahasiswa

    Palangka Raya (ANTARA) – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan membuka ruang bagi mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Pada hari ini saya menerima audiensi dari beberapa mahasiswa. Salah satunya dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Palangka Raya dan Cipayung Plus. Ada beberapa aspirasi yang disampaikan mereka,” katanya usai menerima audiensi di Palangka Raya, Rabu.

    Kapolda mengungkapkan, salah satu aspirasi yang disampaikan PMKRI Cabang Palangka Raya yakni meminta Polda Kalimantan Tengah mengusut tuntas terkait kasus agraria di Kabupaten Seruyan.

    “Saya berterima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang peduli terhadap kondisi kamtibmas di Kalimantan Tengah. Tentunya kasus itu sudah dilimpahkan ke pengadilan,” ucapnya.

    Sementara itu, Iwan juga mengatakan para mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Kalimantan Tengah meminta agar pemuda di daerah ini bisa berperan serta sebagai mitra strategis Polri.

    Hal ini mengingat pemuda memiliki andil yang kuat dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan di Kalimantan Tengah.

    “Tentu Polda Kalimantan Tengah siap bersinergi bersama para pemuda di Kalimantan Tengah agar ke depan kamtibmas dapat tetap kondusif,” ujarnya.

    Iwan juga mengungkapkan audiensi ini menjadi bukti Polda Kalimantan Tengah memberikan ruang dan tempat bagi seluruh elemen untuk menyampaikan aspirasi.

    Dia menekankan aspirasi masyarakat menjadi dasar bagi pihaknya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

    “Kami tidak menutup diri terhadap apa yang ingin disampaikan oleh masyarakat. Karena kami bekerja untuk memberikan perlindungan dan pengayom masyarakat,” tuturnya.

    Sementara itu, perwakilan PMKRI Cabang Palangka Raya Monica Anjeli mengapresiasi langkah Kapolda Kalimantan Tengah yang telah menerima aspirasi pihaknya.

    Hal ini menandakan Polda Kalimantan Tengah memberikan ruang bagi pihaknya yang ingin menyuarakan aspirasi untuk membantu masyarakat.

    “Semoga apa yang menjadi aspirasi kami tadi, bisa menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi bagi Polda Kalimantan Tengah dalam menegakkan hukum di daerah ini,” demikian Monica.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Rajib Rijali
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gubernur Kalteng tegaskan komitmen pada keterbukaan informasi

    Gubernur Kalteng tegaskan komitmen pada keterbukaan informasi

    Palangka Raya (ANTARA) – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan saat ini merupakan era keterbukaan informasi publik, sehingga tidak mungkin pemerintah provinsi melakukan pembatasan kepada masyarakat ataupun media massa untuk mengakses informasi.

    “Kami sangat terbuka, ini zamannya keterbukaan informasi,” tegas Agustiar saat dihubungi ANTARA dari Palangka Raya, Rabu.

    Agustiar menyatakan, Pemprov Kalteng dipastikan mengimplementasikan keterbukaan informasi publik dengan sebaik-baiknya, serta tidak anti-kritik, yang bertujuan untuk membuat pembangunan menjadi semakin baik lagi.

    Gubernur menjelaskan saat ini pihaknya terus melakukan penyelarasan pada setiap lini terutama di lingkup pemprov di masing-masing perangkat daerahnya.

    “Penyelarasan ini pun sifatnya jangka pendek, agar setiap lini benar-benar memahami maksud dan tujuan dari setiap visi misi pembangunan yang kami usung, sehingga dapat terlaksana maupun tersampaikan dengan baik dan tepat kepada masyarakat,” ujarnya.

    Agustiar menekankan bahwa sejak dirinya menjabat Gubernur Kalteng hingga saat ini, selalu memberi ruang yang sama kepada semua pihak, untuk berdiskusi langsung dengan dirinya beserta jajaran, menyampaikan pendapat ataupun lainnya.

    Ruang diskusi tersebut telah dilakukan di antaranya kepada akademisi, awak media, organisasi kemasyarakatan, para tokoh, serta banyak lainnya.

    “Ini bukti nyata kami menyediakan akses ataupun ruang terbuka terhadap informasi, dan tentunya siap bersinergi bersama semua pihak demi suksesnya pembangunan serta meningkatnya kesejahteraan,” kata Agustiar.

    Sementara itu, Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Komisi Informasi (KI) Kalteng Agus Triantony menilai gubernur dan jajaran sudah sangat berkomitmen mewujudkan keterbukaan informasi publik, di antaranya berdasarkan sudah banyaknya OPD yang semakin Informatif melalui monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik yang digelar Komisi Informasi setiap tahunnya.

    Pada 2024, keterbukaan informasi publik di tingkat nasional untuk kategori Pemerintah Provinsi se-Indonesia, bahkan Kalteng mampu meraih penghargaan Informatif dengan berada di posisi 5 besar nasional.

    “Pencapaian ini bahkan unggul dibanding pemprov seluruh Kalimantan. Di tahun 2025 ini yang masih berproses di tingkat nasional, saya pun optimis keterbukaan informasi publik di Pemprov Kalteng mampu lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Adi Wibowo
    Editor: Imam Budilaksono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • UKP Raffi Ahmad: CFN Huma Betang Night ruang publik hidup dan terbuka

    UKP Raffi Ahmad: CFN Huma Betang Night ruang publik hidup dan terbuka

    Pangkalan Bun (ANTARA) – Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengapresiasi gelaran Car Free Night (CFN) Huma Betang Night di Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai ruang publik yang hidup dan terbuka.

    “Malam ini saya memenuhi undangan Gubernur Kalimantan Tengah, Bapak Agustiar Sabran menghadiri Huma Betang Night di Pangkalan Bun. Ini menjadi ruang publik yang hidup dan terbuka, menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang penuh semangat, kreatif, dan meriah,” kata Raffi Ahmad di Pangkalan Bun, Sabtu malam.

    Menurutnya, acara ini menjadi wujud nyata dari semangat kearifan lokal Kalimantan Tengah yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan keberagaman, sebagaimana filosofi Huma Betang.

    Dia menekankan, di tengah derasnya arus modernisasi, ruang-ruang seperti ini penting untuk memperkuat identitas budaya daerah, membuka peluang ekonomi kreatif, dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya serta pembangunan berbasis komunitas lokal.

    Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, CFN Huma Betang Night merupakan program rutin dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk menghadirkan ruang hiburan, pertunjukan budaya, dan promosi UMKM pada akhir pekan.

    “Tetapi CFN Huma Betang Night ini bukan hanya sekadar agenda di akhir pekan, karena melalui kegiatan ini menunjukkan semangat bersama dalam menjaga nilai-nilai luhur kearifan lokal,” jelasnya.

    Terutama dalam menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya lokal, agar selalu terjaga dan lestari, serta menggerakkan roda perekonomian, khususnya UMKM.

    CFN Huma Betang Night ini pertama kali dilaksanakan di luar ibu kota provinsi yakni Kota Palangka Raya. Gubernur ingin masyarakat di berbagai daerah bisa merasakan semarak kegiatan ini.

    Dalam acara tersebut berbagai penampilan ditampilkan, mulai dari tari-tarian tradisional, band-band lokal asal Kotawaringin Barat, publik figur nasional Gilang Juragan 99, serta penyanyi Nella Kharisma. Tak hanya itu, dalam kegiatan ini juga difasilitasi ragam lapak pelaku UMKM.

    “Selamat menikmati Huma Betang Night. Mari kita bergembira, mari kita bangga sebagai masyarakat Kalimantan Tengah, bangga sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

    Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah menyambut baik gelaran CFN Huma Betang Night, karena dapat menjadi sarana strategis pemerintah kabupaten untuk memperkenalkan serta melestarikan kekayaan seni dan budaya.

    “Ini menjadi sarana promosi kearifan lokal yang mempresentasikan identitas budaya masyarakat, sekaligus menjadi momen dalam memperkenalkan potensi pariwisata dan mengangkat produk kreatif daerah,” jelasnya.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Safitri RA
    Editor: Evi Ratnawati
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Berharap Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten Berlanjut, Warga: Contohlah Pak KDM
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 Juni 2025

    Berharap Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten Berlanjut, Warga: Contohlah Pak KDM Megapolitan 11 Juni 2025

    Berharap Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten Berlanjut, Warga: Contohlah Pak KDM
    Tim Redaksi
    TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com
     – Program
    pemutihan pajak
    kendaraan bermotor yang sedang berlangsung di Provinsi Banten mendapat tanggapan beragam dari warga
    Tangerang Selatan
    (Tangsel).
    Program ini dinilai dapat meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan finansial.
    Akbar (41), seorang warga Pamulang Timur, mengatakan program ini sangat membantu.
    “Program ini sangat membantu. Harapannya mudah-mudahan programnya ke depannya lebih baik lagi,” ujar Akbar saat ditemui
    Kompas.com
    di Samsat Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (11/6/2025).
    Ia juga berharap kepada pemerintah daerah, termasuk
    Gubernur Banten
    Andra Soni agar program-program seperti pemutihan pajak dapat terus dilanjutkan untuk memperhatikan kondisi masyarakat.
    “Contohlah pemimpin seperti Pak KDM (Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi). Saya berharap Pak Andra Soni juga bisa lebih peduli terhadap rakyat kecil lewat program seperti ini,” tambahnya.
    Di sisi lain, Arif Hidayat (37), warga Perumahan Maharta, Pondok Kacang, juga memberikan pendapat positif mengenai pemutihan pajak.
    Ia menilai program ini sangat membantu warga yang mengalami keterbatasan finansial, terutama dalam membayar tunggakan pajak yang sudah bertahun-tahun.
    “Dulu mikir dua kali buat bayar pajak karena dendanya lumayan. Sekarang tinggal bayar setahun saja, itu pun nominalnya masih terjangkau,” kata Arif.
    Arif mengaku sudah tiga tahun tidak membayar pajak kendaraan bermotor.
    Arif juga menyampaikan kritik terkait pelayanan di Samsat Ciputat. Menurut dia, masih ada beberapa kekurangan dalam pengaturan antrean dan jumlah petugas.
    “Mungkin bisa ditambah (petugasnya) agar lebih cepat karena tempatnya agak sempit dan petugasnya juga mungkin kewalahan,” ucapnya.
    Program pemutihan pajak di Provinsi Banten telah dimulai sejak 10 April dan akan berakhir pada 30 Juni 2025.
    Hal ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 170/2025 tentang Pembebasan Pokok dan atau Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor.
    Program ini mencakup penghapusan denda pajak kendaraan bermotor serta bebas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2024 ke bawah.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Festival Bandung Menggugat, Suara Kritis Bergema dari Dago Elos

    Festival Bandung Menggugat, Suara Kritis Bergema dari Dago Elos

    JABAR EKSPRES – Festival Bandung Menggugat digelar di Dago Elos, Sabtu, (12/4/2025). Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan selama enam bulan terakhir yang diinisiasi BandungBergerak bersama komunitas dan mahasiswa.

    Festival tersebut menyoroti isu ketimpangan sosial, perampasan ruang hidup, dan penyempitan demokrasi.

    Festival dimulai dengan peluncuran buku Mahasiswa Bersuara, yang memuat 28 tulisan mahasiswa dari berbagai daerah. Buku tersebut sebelumnya telah didiskusikan di sejumlah kampus dan warung kopi sepanjang Maret 2025.

    Tri Joko Her Riadi, Pemimpin Redaksi BandungBergerak, dalam pengantarnya menyebut bahwa menggugat dan melawan hari ini bukan pilihan eksklusif, melainkan napas keseharian.

    BACA JUGA: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Tunggu Hasil Akhir Tim Saber Pungli Soal THR dan Kompensasi Sopir

    “Di tengah hidup berdemokrasi yang dibajak, menggugat dan melawan harus menjadi keseharian,” ujarnya.

    Sejumlah diskusi publik digelar sepanjang hari, salah satunya bertema Selagi Mahasiswa Berani Bersuara, Kampus Belum Akan Mampus, menghadirkan Cindy Veronika, Bivitri Susanti, dan Zen RS sebagai pemantik. Dalam sesi tersebut, Zen menekankan bahwa keberanian mahasiswa adalah hasil dari latihan dan kondisi ekonomi-politik.

    Sore harinya, festival dimeriahkan pertunjukan seni dari komunitas teater dan musik. Salah satunya, band Sukatani, tampil membawakan karya bertema sosial.

    Di malam hari, diskusi dilanjutkan dengan tema Menggugat Demokrasi Indonesia dalam Bayang-Bayang Rezim Baru dan Dago Elos Hari Ini, menghadirkan pegiat HAM, advokat, dan warga terdampak.

    BACA JUGA: Bupati Sumedang Ikuti Panen Raya Bersama Presiden di Majalengka

    Pameran foto Melawan sebagai Keseharian menampilkan 23 karya visual yang merekam bentuk perlawanan warga. Kurator Arif Hidayat Iqbal Kusumadirezza menampilkan karya dari fotografer seperti Prima Mulia dan Virliya Putricantika.

    Festival ditutup dengan orasi budaya dari Herry “Ucok” Sutresna dan penampilan musik dari Bendi Harmoni.

    Sementara dalam diskusi Selagi Mahasiswa Berani Bersuara, Kampus Belum Akan Mampus, menjelaskan berkenaan dinamika sosial pergerakan mahasiswa di kampus yang mulai meredam oleh penyebab yang sistemik.

    Zen RS, salah satu pemantik menyatakan bahwa pergerakan mahasiswa layaknya sebuah keberanian dengan dua faktor untuk dibaca. Pergerakan itu sama seperti keberanian. Keberanian itu bukan inharite atau turunan.

  • Ribuan masyarakat mudik melalui Pelabuhan Sampit Kalteng

    Ribuan masyarakat mudik melalui Pelabuhan Sampit Kalteng

    Sampit (ANTARA) – Posko Angkutan Laut Lebaran 2025 di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mencatat ribuan masyarakat telah melakukan perjalanan mudik menggunakan angkutan laut.

    Data di Posko Angkutan Laut Lebaran 2025 di Pelabuhan Sampit, Sabtu tercatat bahwa dari 21 Maret 2025 hingga kini maka jumlah pemudik yang berangkat dari pelabuhan tersebut 7.310 penumpang, sedangkan penumpang turun sekitar 2.000 orang.

    “Aktivitas pemudik di Pelabuhan Sampit berjalan lancar dan aman terkendali,” kata Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran 2025 di Pelabuhan Sampit Gusti Muchlis.

    Keberangkatan terakhir sebelum Lebaran adalah hari ini yakni KM Ferry VI milik PT Dharma Lautan Utama dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Provinsi Jawa Tengah.

    Pihaknya belum menerima informasi dari PT Dharma Lautan Utama terkait jumlah penumpang yang diberangkatkan namun jika mengacu pada kapasitas kapal diperkirakan mampu menampung lebih dari 500 penumpang.

    Sementara itu, kemarin ada dua kapal yang diberangkatkan dengan total jumlah penumpang sebanyak 1.998 orang.

    Dua kapal ini meliputi KM Kelimutu dari PT Pelni (Persero) yang mengangkut 1.298 penumpang tujuan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan waktu keberangkatan 13:00 WIB.

    Kemudian, KM Kirana III dari PT Dharma Lautan Utama yang mengangkut 700 penumpang tujuan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Provinsi Jawa Timur dengan waktu keberangkatan 14:00 WIB.

    Proses embarkasi dilaksanakan dua jam sebelum jadwal keberangkatan kapal untuk mengurai penumpang agar tidak berdesak-desakan ketika memasuki kapal, sehingga semua berjalan aman dan lancar.

    “Keberangkatan kemarin merupakan call ke tujuh dan delapan dari total sembilan call yang disiapkan untuk arus mudik sebelum Lebaran, artinya hanya tersisa satu call lagi yang dijadwalkan hari ini,” ucapnya.

    Ia menambahkan bahwa karena kebijakan efisiensi anggaran periode Posko Angkutan Laut Lebaran tahun ini lebih singkat dari tahun-tahun sebelumnya.

    Jika biasanya posko dimulai pada H-15 hingga H+15 Lebaran, tahun ini hanya pada H-10 hingga H+1-0 Lebaran.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Devita Maulina
    Editor: Iskandar Zulkarnaen
    Copyright © ANTARA 2025

  • Komisi V DPR RI dukung pengembangan Bandara Haji Sampit

    Komisi V DPR RI dukung pengembangan Bandara Haji Sampit

    Sampit (ANTARA) – Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah Muhammad Syauqie mendukung pengembangan Bandara Haji Asan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

    “Silakan usulkan (pengembangan bandara) itu, kami selaku anggota Komisi V DPR RI yang membidangi sekaligus bermitra dengan Kementerian Perhubungan siap mengawal,” kata Syauqie dihubungi dari Sampit, Rabu.

    Syauqie menyatakan selama suatu program bertujuan untuk kemajuan daerah dan kepentingan masyarakat, maka pihaknya siap memberi dukungan. Maka dari itu, ia mendorong pemerintah daerah mengusulkan program tersebut ke pemerintah pusat.

    Terlebih, Komisi V DPR RI memang merupakan mitra dari Kementerian Perhubungan sehingga pihaknya punya wewenang untuk mengawal usulan tersebut.

    “Kalau itu untuk kepentingan Provinsi Kalimantan Tengah kami akan all out membantu,” pungkas anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

    Di sisi lain, Pemkab Kotim beberapa kali telah mendampingi pihak bandara menyampaikan usulan pengembangan ke Kementerian Perhubungan.

    Juni 2024 lalu Pemkab Kotim menandatangani memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepakatan dengan Kementerian Perhubungan terkait pembangunan dan pengembangan Bandara Haji Asan Sampit.

    Bupati Kotim Halikinnor menjelaskan, saat ini Bandara Haji Asan Sampit hanya mampu didarati pesawat setara Boeing 737-500 Air.

    Pesawat Boeing 737-500 merupakan jenis pesawat klasik yang usianya sudah cukup tua dan jumlahnya semakin sedikit yang diizinkan untuk masih boleh beroperasi.

    Dikhawatirkan jika pesawat jenis itu tidak ada lagi yang beroperasi, maka aktivitas penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit akan terhenti dan ini bisa berdampak luas, bukan hanya mobilitas masyarakat tapi juga perekonomian hingga investasi.

    “Hal itulah salah satu alasan kuat pemkab ingin agar bandara satu-satunya di Kotim ini bisa dikembangkan, agar bisa menampung pesawat dengan ukuran yang lebih besar,” katanya.

    Sementara ini, Pemkab Kotim tengah mengupayakan pembebasan lahan untuk pelebaran dan perpanjangan landasan pacu atau runway yang merupakan bagian penting dalam pengembangan Bandara Haji Asan Sampit.

    Setelah dibebaskan, selanjutnya lahan tersebut akan dihibahkan kepada Kementerian Perhubungan, sebab yang berwenang melakukan pengembangan bandara adalah Kementerian Perhubungan bukan pemerintah daerah.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Devita Maulina
    Editor: Budi Suyanto
    Copyright © ANTARA 2025

  • Bandara Haji Asan Sampit aktifkan posko antisipasi lonjakan penumpang

    Bandara Haji Asan Sampit aktifkan posko antisipasi lonjakan penumpang

    Kami dari UPBU Kelas II Haji Asan Sampit mulai mengaktifkan posko dalam rangka Hari Raya Idul Fitri, yang mana posko ini berlaku selama 21 Maret – 11 April 2025

    Sampit (ANTARA) – Bandara Haji Asan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengaktifkan Posko Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 1446 H dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik hingga arus balik, guna menjaga ketertiban dan kelancaran.

    “Kami dari UPBU Kelas II Haji Asan Sampit mulai mengaktifkan posko dalam rangka Hari Raya Idul Fitri, yang mana posko ini berlaku selama 21 Maret – 11 April 2025,” kata Kasi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat (TOKPD) Bandara Haji Asan Sampit Tedy Rachmajadi R di Sampit, Jumat.

    Posko yang dibuka di terminal bandara ini melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Airnav Bandara Haji Asan Sampit, Balai Kekarantinaan Kesehatan Sampit, Maskapai Nam Air, TNI, Polri, BMKG dan Pertamina.

    Ia menjelaskan, pengaktifan posko untuk menjaga aspek keamanan dan pelayanan bagi penumpang melalui Bandara Haji Asan Sampit. Posko ini buka setiap hari selama momentum arus mudik dan balik, dari pukul 08:00 WIB – 16:00 WIB.

    “Mendekati Hari Raya Idul Fitri setiap hari penumpang selalu penuh, baik itu untuk rute Sampit-Surabaya, Sampit-Jakarta maupun Sampit-Semarang. Kalaupun tidak, paling sedikit penumpangnya 80 orang dari kapasitas 130 penumpang. Kuota tiket pun sudah full sampai hari raya,” ujarnya.

    Ia menambahkan, jadwal penerbangan pada Bandara Haji Asan Sampit meliputi rute Sampit-Jakarta (PP) setiap hari, Sampit-Semarang PP setiap Selasa, Kamis dan Sabtu, kemudian Sampit-Surabaya (PP) pada Rabu, Jumat dan Minggu.

    Selain itu, karena tingginya permintaan untuk tujuan Surabaya ada penambahan penerbangan (extra flight) yang dilaksanakan pada 4, 11, 18 dan 29 Maret 2025.

    Saat ini pihaknya sedang mengusulkan extra flight untuk rute Sampit-Semarang kepada Nam Air sebagai satu-satunya maskapai yang beroperasi di Kotim, namun dari pihak maskapai juga menunggu arahan dari pusat.

    Hal tersebut dikarenakan banyak warga yang tidak kebagian tiket mengeluh dan meminta diadakan extra flight agar bisa mudik. Sebab, jika melalui bandara di Palangka Raya dan Pangkalan Bun dinilai terlalu jauh, sedangkan dari segi harga tiket hanya beda tipis.

    “Kalau tujuan Semarang secara reguler memang peminatnya tidak sebanyak ke Surabaya. Terkadang penerbangan ke Semarang di cancel karena tidak ada penumpang. Tetapi menjelang Lebaran peminatnya meningkat,” ungkapnya.

    Sementara itu, Unit Elektronika Bandara Haji Asan Sampit Asniati menyampaikan data penumpang yang melintas di bandara satu-satunya di Kotim itu mulai H-7 pengaktifan posko untuk kedatangannya ada 992 orang dan keberangkatan 1.672 orang.

    Dalam sehari rata-rata ada empat keberangkatan dengan Pesawat Boeing 737-500 milik Nam Air yang berkapasitas 130 penumpang.

    Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Devita Maulina
    Editor: Ahmad Buchori
    Copyright © ANTARA 2025