Tag: Anwar Ibrahim

  • Merek Mobil Nasional Malaysia Luncurkan Mobil Listrik Pertama

    Merek Mobil Nasional Malaysia Luncurkan Mobil Listrik Pertama

    Jakarta, CNN Indonesia

    Perusahaan otomotif Malaysia, Proton meluncurkan mobil listrik pertama, Senin (16/12).

    Perkenalan mobil listrik dengan nama Proton e.MAS 7 menyusul perilisan BYD, Tesla, dan Stellantis.

    Proton merupakan perusahaan otomotif nasional Malaysia dengan saham 49,9 persen yang dipegang oleh produsen mobil Cina Zhejiang Geely Holding Group.

    Dalam peluncuran itu Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyatakan ingin mengurangi penggunaan bahan bakar fosil untuk meningkatkan potensi investasi.

  • Prabowo Bertolak ke Mesir, Akan Lanjut Temui PM Malaysia Anwar Ibrahim

    Prabowo Bertolak ke Mesir, Akan Lanjut Temui PM Malaysia Anwar Ibrahim

    Jakarta, CNN Indonesia

    Presiden Prabowo Subianto akan bertolak ke Malaysia untuk bertemu Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Malaysia pada pekan ini usai mengunjungi Mesir.

    “Juga mampir ke Malaysia untuk bertemu dengan Perdana Menteri Anwar Ibrahim,” kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (17/12).

    Prabowo telah bertolak ke Kairo, Mesir, pada hari ini, Selasa dalam rangka kunjungan kenegaraan sekaligus menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 Developing Eight (D-8).

    Prabowo mengatakan bahwa kunjungan ini memiliki arti penting, mengingat kunjungan kenegaraan terakhir Presiden RI ke Mesir dilakukan pada 11 tahun yang lalu.

    “Kunjungan ini akan menjadi kunjungan kenegaraan Presiden RI ke Mesir pertama sejak tahun 2013. Mesir adalah sahabat dekat kita, mitra strategis bagi Indonesia, dan negara penting di Timur Tengah,” ujar Prabowo.

    Di Kairo, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Al Ittihadiyah. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi kedua negara yang selama ini menjalin kerja sama erat di berbagai bidang.

    Kemudian Prabowo juga akan menghadiri KTT D-8 yang digelar di Kairo, Mesir. Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah serah terima jabatan Ketua D-8 dari Mesir kepada Indonesia. Indonesia akan memegang kepemimpinan organisasi kerja sama ekonomi dan pembangunan tersebut untuk periode 2026-2027.

    “Karena itu saya hadir dan dalam selesainya KTT itu saya akan juga melakukan pertemuan-pertemuan tidak resmi dengan beberapa tokoh ekonomi, tokoh industri,” kata dia.

    Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintahan di Indonesia akan tetap berjalan secara efektif selama kunjungan luar negeri ini. Ia pun berharap agar agenda kenegaraan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

    “Tentunya kita berdoa selalu Tuhan Yang Maha Besar akan meridai dan melindungi semua kegiatan kita dengan niat yang terbaik,” ucap Presiden Prabowo.

    Sebelumnya Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim turut memberi komentar atas sikap utusan khusus Presiden Prabowo Subianto sekaligus penceramah Miftah Maulana yang sempat mengolok-olok penjual es teh. Ejekan Miftah viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

    Komentar Anwar muncul saat menghadiri rapat bulanan soal anggaran di Kementerian Keuangan Malaysia. Anwar menyebut sikap Miftah tak pantas sebagai orang yang mengklaim tahu agama.

    “Inilah salah satu contoh sikap angkuh, sombong, yang terkadang tidak hanya terjadi di kalangan orang yang tak tahu agama, tak tahu akhlak,” kata dia, dikutip New Straits Times, Kamis (5/12).

    “Orang yang paham agama, yang berbicara tentang Islam, iman, salat, sunah, (juga memiliki sikap sombong) jika keluar kata-kata penghinaan,” imbuh dia.

    (rzr/bac)

    [Gambas:Video CNN]

  • Prabowo temui Presiden Mesir dan PM Malaysia di lawatan keduanya

    Prabowo temui Presiden Mesir dan PM Malaysia di lawatan keduanya

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam lawatan luar negeri keduanya dijadwalkan bertemu secara resmi dengan Presiden Mesir dan Perdana Menteri Malaysia.

    Pertemuan pertama dilakukan dengan Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi, dan pertemuan dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim akan dilakukan setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 di Mesir selesai.

    “Saya akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi,” kata Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusama, Jakarta, Selasa.

    Presiden menyebutkan bahwa Mesir adalah negara sahabat dan juga mitra strategis bagi Indonesia.

    Selain itu, Mesir juga menjadi salah satu negara penting yang ada di kawasan Timur Tengah sehingga pertemuan dengan Kepala Negara Mesir tentu menjadi momentum yang penting.

    Apalagi kunjungan Presiden Prabowo menjadi yang pertama dari Indonesia ke Mesir sehingga tentu pertemuan ini juga menjadi istimewa bagi kedua negara.

    Selanjutnya, pertemuan dengan kepala negara lainnya akan berlangsung setelah acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 di Mesir selesai.

    Presiden menyatakan ia akan berjumpa dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim.

    Sebelum berjumpa PM Malaysia, Prabowo juga mengagendakan bertemu beberapa tokoh dari beragam industri dalam pertemuan tidak resmi.

    “Selesainya KTT itu, saya akan melakukan pertemuan-pertemuan tidak resmi dengan beberapa tokoh ekonomi, tokoh industri, dan juga mampir ke Malaysia untuk bertemu dengan Perdana Menteri Anwar Ibrahim. Saya kira itu yang ingin saya sampaikan,”kata Prabowo.

    Sebelumnya diberitakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sudah bertolak menuju Kairo, Mesir sebagai lawatan keduanya ke luar negeri.

    Kepala Negara berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Jumat sekitar pukul 11.38 WIB menggunakan Pesawat Republik Indonesia berwarna putih dengan garis merah.

    Selain melakukan pertemuan bilateral dengan kepala negara, Presiden juga dijadwalkan menghadiri KTT D-8 untuk mewakili Indonesia menerima keketuaan D-8 periode 2026-2027.

    Pewarta: Livia Kristianti
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2024

  • Prabowo Akan Mampir Malaysia dari Kairo, Bakal Bertemu Anwar Ibrahim

    Prabowo Akan Mampir Malaysia dari Kairo, Bakal Bertemu Anwar Ibrahim

    Prabowo Akan Mampir Malaysia dari Kairo, Bakal Bertemu Anwar Ibrahim
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Presiden RI
    Prabowo Subianto
    akan mampir ke Malaysia dalam perjalanan pulang menuju Indonesia setelah menyelesaikan kunjungan di Kairo, Mesir.
    Prabowo menyebutkan, ia akan berkunjung ke Malaysia untuk bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia
    Anwar Ibrahim
    .
    “(Saya) juga mampir ke Malaysia untuk bertemu dengan Perdana Menteri Anwar Ibrahim,” kata Prabowo di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (17/12/2024).
    Prabowo menuturkan, kunjungannya ke Mesir bertujuan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 di Kairo, Mesir.
    D-8 adalah organisasi kerja sama ekonomi dan pembangunan antara delapan negara berkembang yang didirikan tahun 1997.
    Negara-negara tersebut adalah Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Turkiye, dan Pakistan.
    Ia menyebutkan, KTT tersebut penting untuk dihadiri karena Indonesia akan menjadi tuan rumah
    KTT D-8
    pada 2026 mendatang.
    “Dalam kondisi sekarang saya kira KTT D-8 ini adalah suatu ajang yang penting, dan khususnya sesuai rotasi sekarang ini, mulai 1 Januari 2026 Indonesia akan bergilir menjadi Ketua D-8,” ujar Prabowo.
    Prabowo juga akan mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh ekonomi dan industri di Mesir.
    “Karena itu saya hadir, dan setelah selesainya KTT itu, saya akan melakukan pertemuan-pertemuan tidak resmi dengan beberapa tokoh ekonomi, tokoh industri,” kata dia.
    Prabowo menuturkan, ia merupakan presiden Republik Indonesia pertama yang menunjungi Mesir sejak tahun 2013.
    Menurut rencana, Prabowo akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi sebelum menghadiri KTT D-8 di Kairo.
    “Mesir adalah sahabat dekat kita, mitra strategis bagi Indonesia dan negara penting di Timur Tengah,” kata Prabowo.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Malaysia Diserbu Asing, Pemerintah Gerak Cepat Lakukan Ini

    Malaysia Diserbu Asing, Pemerintah Gerak Cepat Lakukan Ini

    Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan teknologi global ramai-ramai ‘menyerbu’ Malaysia untuk berinvestasi pada infrastruktur penting dalam pengembangan layanan AI, seperti data center dan cloud.

    Sepanjang tahun ini, Malaysia dikatakan telah mengamankan investasi asing senilai miliaran dolar AS. Hal ini sejalan dengan ambisi Malaysia untuk menjadi pusat pengembangan AI di kawasan Asia Tenggara.

    Kendati demikian AI atau teknologi kecerdasan buatan mendapat sorotan terkait dampak penerapannya bagi masyarakat dan lingkungan. Untuk itu, pemerintah Malaysia bergerak cepat dengan membangun kantor khusus AI.

    Tujuannya adalah merumuskan kebijakan dan mengkaji berbagai isu regulasi terkait penerapan dan pengembangan AI di negara tetangga RI tersebut, dikutip dari Reuters, Kamis (12/12/2024).

    “Ini adalah momen bersejarah dalam perjalanan transformasi digital kita,” kata Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, di acara peluncuran kantor AI baru.

    Kantor AI Malaysia diharapkan menjadi lembaga pusat untuk AI. Di dalamnya akan dirumuskan rencana strategis, riset dan pengembangan, serta diskusi terkait regulasi.

    Di tahun pertama berdiri, kantor AI Malaysia sudah mematok 7 target yang akan diselesaikan. Di antaranya termasuk mengembangkan kode etik, kerangka regulasi AI, dan action plan terkait teknologi AI hingga 2030 mendatang.

    Dalam kesempatan itu, pemerintah juga mengumumkan kerja sama strategis dengan 6 perusahaan global kawakan yang sudah mengumumkan investasi data center, cloud, dan proyek AI di Malaysia. Misalnya Amazon, Google, dan Microsoft.

    Sektor digital telah membantu menggenjot ekonomi Malaysia sepanjang 2024. Investasi yang masuk dan telah disetujui di sektor tersebut bernilai 71,1 miliar ringgit (Rp 255 triliun) dalam setahun.

    (fab/fab)

  • Dapat Kucuran Investasi Miliaran Dolar, Malaysia Langsung Bangun Kantor AI Nasional

    Dapat Kucuran Investasi Miliaran Dolar, Malaysia Langsung Bangun Kantor AI Nasional

    ERA.id – Pemerintah Malaysia mendirikan kantor kecerdasan buatan (AI) nasional. Pendirian kantor AI nasional ini dilakukan setelah mendapat kucuran investasi miliaran dolar tahun lalu.

    Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan pembangunan kantor AI nasional ini menjadi momen bersejarah.

    “Ini adalah momen bersejarah dalam perjalanan transformasi digital kami,” kata Anwar, dikutip Reuters, Kamis (12/12/2024).

    Kantor AI nasional itu diharapkan bisa berfungsi sebagai lembaga terpusat untuk teknologi kecerdasan buatanm seperti menyediakan perencanaan strategis, penelitian dan pengembangan serta pengawasan peraturan.

    “Kantor AI akan melihat koordinasi upaya penelitian dan implementasi,” ujarnya.

    Malaysia sendiri sebelumnya sudah mendapatkan investasi miliaran dolar tahun lalu dari perusahaan teknologi global. Investasi itu dikucurkan untuk membangun infrastruktur penting untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap layanan cloud dan AI.

    Nantinya dengan pembangunan kantor AI ini, diharapkan perusahaan bisa mencapai tujuh tujuan pada tahun pertamanya, termasuk pengembangan kode etik, kerangka peraturan AI, dan rencana aksi teknologi AI lima tahun hingga 2030.

    “Pendirian NAIO didorong oleh kebutuhan untuk mengatasi permasalahan literasi digital, tidak hanya di kalangan staf pemerintah dan politisi, namun juga dalam membawa perubahan dalam pendidikan bagi jutaan anak,” imbuhnya.

    Pemerintah juga mengumumkan kemitraan strategis dengan enam perusahaan, termasuk Amazon, Google, dan Microsoft. Ketiga perusahaan besar itu juga sudah mengumumkan proyek pusat data, cloud, dan AI di Malaysia tahun lalu.

    Lebih lanjut, Anwar berharap usaha digital bisa mendorong perekonomian Malaysia sebesar 23 persen tahun depan dan

    menyumbang 23 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Malaysia pada tahun depan dan 120 miliar ringgit (Rp430 triliun) pada tahun 2030.

    “Jika kita mempertahankan kecepatan yang kita capai (kemajuan teknologi), ekonomi digital bahkan dapat menyumbang 25 persen terhadap PDB negara,” pungkasnya.

    Usaha digital telah membantu mendorong perekonomian Malaysia pada tahun 2024, dengan investasi yang disetujui sebesar 71,1 miliar ringgit di sub-sektor informasi dan komunikasi.

  • Bagaimana ASEAN di Bawah Kepemimpinan Malaysia pada 2025?

    Bagaimana ASEAN di Bawah Kepemimpinan Malaysia pada 2025?

    Jakarta

    Malaysia akan secara resmi mengambil alih kepemimpinan bergilir tahunan Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) pada Januari 2025. Salah satu agenda utama adalah menyusun ASEAN Community Vision 2045, yang menjadi pengganti panduan Vision 2025 yang akan berakhir pada akhir tahun depan.

    Malaysia juga dihadapkan pada tantangan untuk menangani industri penipuan siber yang berkembang di beberapa wilayah ASEAN.

    Sementara itu, ketegangan meningkat antara beberapa negara Asia Tenggara dengan Cina terkait sengketa wilayah di Laut Cina Selatan. Di sisi lain, Myanmar, masih dilanda perang saudara. Keterlibatan Cina yang semakin dalam di Myanmar membuat solusi yang dipimpin ASEAN tampak semakin tidak relevan.

    Tantangan lainnya, Malaysia akan memimpin blok regional yang beranggotakan 10 negara ini tepat sebelum pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) pada 20 Januari.

    Menjaga keutuhan ASEAN

    Beragam isu yang saling terkait ini menyoroti pentingnya menjaga kekompakan ASEAN di tengah arus geopolitik yang tidak menentu. Menjaga agar ketegangan antara AS dan Cina tidak semakin meluas lebih jauh ke Asia Tenggara akan menjadi hal penting, kata Bridget Welsh, seorang peneliti kehormatan di University of Nottingham Asia Research Institute Malaysia, kepada DW.

    Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan pandangan serupa saat berbicara di KTT ASEAN di Vientiane pada Oktober lalu. “Kita tidak bisa terlalu menekankan pentingnya dialog dan kerja sama sebagai dasar hubungan baik,” katanya, seperti dilaporkan oleh Radio Free Asia. “Ketika ketegangan global terus meningkat, retakan dan perpecahan dalam ASEAN berisiko dimanfaatkan hingga merugikan sentralitas dan kohesivitas ASEAN.”

    Prashanth Parameswaran, peneliti di Wilson Center’s Asia Program, mengatakan bahwa Malaysia kemungkinan akan “aktif dan vokal” dalam isu geopolitik dan ekonomi selama masa kepemimpinannya, mengingat rekam jejak Anwar yang sering menyuarakan pendapatnya.

    Kepemimpinan baru di Asia Tenggara

    Di Vietnam dan Laos, diskusi internal akan mendominasi sebagian besar tahun depan menjelang Kongres Nasional masing-masing pada awal 2026.

    Di satu sisi, dengan status regional Anwar, perubahan kepemimpinan ini bisa membuat pemerintah lain memberikan lebih banyak penghormatan, memberi Malaysia keleluasaan lebih besar dalam mengarahkan agenda ASEAN. Namun, di sisi lain, perubahan ini juga bisa mempersulit. Misalnya, Indonesia di bawah Prabowo Subianto mungkin ingin mengambil peran regional yang lebih tegas, yang berpotensi bertabrakan dengan prioritas Malaysia.

    Di luar jangkauan ASEAN?

    Malaysia mungkin menghadapi tantangan lebih besar dalam mempengaruhi situasi di Myanmar, yang masih dilanda perang saudara setelah kudeta militer pada 2021.

    Respons ASEAN, yang berpusat pada Five-Point Consensus, banyak dikritik karena tidak efektif, meninggalkan kekosongan yang mulai diisi oleh kekuatan luar, terutama Cina.

    Cina telah mempererat hubungan dengan junta Myanmar dan baru-baru ini memaksa beberapa milisi etnis anti-junta untuk menyepakati gencatan senjata. Ada kekhawatiran bahwa Cina mungkin mempertimbangkan mengirim pasukan dengan dalih melindungi aset dan warganya, yang akan meningkatkan pengaruhnya atas konflik tersebut.

    Karena hubungan yang relatif dekat dengan Beijing, Kuala Lumpur mungkin berada dalam posisi “baik” untuk mendorong dialog inklusif antara Cina dan junta, kata Lin. Namun, hal ini juga dapat menciptakan gesekan di dalam ASEAN, terutama jika pemerintahan Trump yang akan datang mengambil pendekatan lebih konfrontatif.

    Pemerintahan Anwar juga terlihat semakin menjauh dari Barat selama setahun terakhir. Ia telah dua kali bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan menahan diri untuk tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.

    Sementara itu, Anwar sering menuduh pemerintah Barat menerapkan “standar ganda” terkait dukungan mereka terhadap tindakan Israel di Gaza dan Lebanon.

    Semua faktor ini menambah kompleksitas kepemimpinan Malaysia di ASEAN mendatang. “ASEAN sudah mulai bergerak mendekati Cina, dan ini menciptakan ketegangan di dalam organisasi,” kata Welsh.

    Artikel ini diadaptasi dari bahasa Inggris

    Saksikan juga video: Prabowo Pamer Kinerja Kabinet di Hadapan Pengusaha US-ASEAN

    (ita/ita)

  • Sekretaris PUI Jabar Usulkan Nama Gus Farkhan Pengganti Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Prabowo – Halaman all

    Sekretaris PUI Jabar Usulkan Nama Gus Farkhan Pengganti Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Prabowo – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mendapat tamparan keras di awal pemerintahannya. 

    Salah seorang pembantunya menunjukkan sikap yang kontradiktif dengan semangat Presiden Prabowo. 

    Pada saat rakyat Indonesia menunggu satu-persatu janji presiden terealisasi, Gus Miftah, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, justru mempermalukan wajah pemerintahan Presiden Prabowo.

    Gus Miftah beberapa waktu lalu menjadi sosok yang viral di media sosial setelah ia mengolok-olok seorang penjual air teh manis dengan bahasa yang kasar dan arogan. 

    Ironisnya hal itu dilakukannya secara terbuka dalam acara keagamaan, di mana Gus Miftah bertindak sebagai ustaz yang memberikan ceramah.

    Karena sikap yang tidak pantas itulah semua orang bahkan para tokoh negara lain ramai membahasnya. 

    Bahkan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, turut menyoroti kejadian itu. 

    Ramainya perbincangan soal sikapnya yang tidak layak itu kemudian memaksa Gus Miftah untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. 

    Jabatan yang ditinggalkan Gus Miftah itu hingga kini masih kosong.

    Untuk mengisi kekosongan itu, Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah Persatuan Umat Islam (MPW PUI) Jawa Barat, Fakhruddin Rusyibani mengusulkan agar Presiden Prabowo segera mencari penggantinya. 

    Ia pun mengusulkan nama Gus Farkhan Evendi sebagai sosok yang dianggap paling tepat mengisi jabatan tersebut. 

    Menurut Fakhruddin, kapasitas dan pengalaman Gus Farkhan sangat mumpuni dalam bidang kerukanan ummat beragama. 

    “Saya mengenal Gus Farkhan sudah cukup lama, dari 2010. Beliau orang yang sangat humble, guyub, santun, gaya bicaranya lembut tapi substansial. Beliau juga paham tentang esensi beragama, bisa bergaul dengan semua kalangan dan strata sosial,” katanya.

    Fakhruddin pun yakin jika Gus Farkhan mendapat amanah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, akan sangat banyak membantu Presiden Prabowo dalam melaksanakan tugasnya membawa Indonesia Maju dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    Gus Farkhan Evendi selama ini dikenal sebagai pendiri Majelis Ro’iyah Indonesia, di mana para pemuka agama berkumpul untuk kebaikan Indonesia.

    “Insya Allah Indonesia akan menjadi negara maju dengan terlebih dahulu mewujudkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu pilarnya. Jika umat beragama rukun, suasana damai dan harmonis, rakyat kompak dalam hal yang produktif, maka Presiden Prabowo bisa fokus merealisasikan janji-janjinya,” kata Fakhruddin.

  • PKS: Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden Prabowo Patut Ditiru Pejabat Lain

    PKS: Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden Prabowo Patut Ditiru Pejabat Lain

    Jakarta, Beritasatu.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengacungkan jempol atas sikap kesatria Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah yang mundur dari jabatan utusan khusus Presiden Prabowo Subianto. Langkah Gus Miftah patut ditiru pejabat lainnya.

    “Terlepas terpaksa atau dipaksa atau rela, mundurnya Gus Miftah patut ditiru oleh pejabat lainnya saat menjadi kontroversi negatif di jagat media sosial,” ujar anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Nasir Djamil kepada Beritasatu.com, Sabtu (7/12/2024).

    Legislator asal Aceh ini bahkan menilai Gus Miftah mantap dengan berani mundur ketika dirinya menjadi sosok kontroversi di dunia maya. Akibat ulahnya itu, bukan hanya Presiden Prabowo Subianto yang memberikan pernyataan secara tidak langsung, PM Malaysia Datuk Anwar Ibrahim juga ikut nimbrung mengomentari langsung Gus Miftah.

    “Mundurnya Gus Miftah patut kita acungkan jempol karena di tengah minimnya budaya mundur di kalangan pejabat saat berbuat salah, Gus Miftah justru berani melakukannya,” pungkas Nasir Djamil.

    Sebelumnya, Gus Miftah secara resmi mundur dari jabatan utusan khusus presiden bidang kerukunan beragama dan pembinaan sarana keagamaan. Gus Miftah mengaku penguduran diri ini tanpa paksaan dan tekanan dari siapa pun.

    “Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan dan dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai utusan khusus presiden bidang kerukunan beragama dan pembinaan sarana keagamaan,” ujar Gus Miftah dalam konferensi pers di kawasan Pondok Pesantren Ora Aji yang ia asuh di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (6/12/2024) siang.

    “Keputusan ini saya ambil karena rasa cinta hormat dan tanggung jawab saya yang mendalam terhadap Bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat,” imbuh Gus Miftah.

  • Komentari Penghinaan Miftah ke Pedagang Es Teh, PM Anwar Ibrahim: Contoh Sikap Angkuh Tak Paham Agama!

    Komentari Penghinaan Miftah ke Pedagang Es Teh, PM Anwar Ibrahim: Contoh Sikap Angkuh Tak Paham Agama!

    ERA.id – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ikut menyoroti kasus penghinaan terhadap tukang es teh yang dilakukan oleh Utusan Presiden Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah. PM Anwar menyebut tindakan Gus Miftah bersikap angkuh. 

    Komentar itu disampaikan oleh PM Anwar selama rapat bulanan Kementerian Keuangan Malaysia. PM Anwar mengaku mengetahui kejadian itu setelah dikirimkan video dari salah seorang kerabatnya di Indonesia.

    “Teman-teman di Indonesia ada yang kirim, dan (video itu) jadi viral. Saya merasa aneh. Itu sangat tidak biasa,” kata PM Anwar, dikutip Bernama, Jumat (6/12/2024). 

    PM Anwar lantas menyebut tindakan Gus Miftah itu tidak pantas dilakukan, terlebih hal itu menimbulkan kemarahan dari publik hingga Presiden Prabowo Subianto. Ia lantas menilai orang yang paham agama dan membicarakan tentang aqidah tidak akan melakukan hal tersebut. 

    Anwar pun menilai sikap Gus Miftah sebagai contoh keangkuhan dan kesombongan yang terjadi di kalangan orang tak tahu agama. 

    “Ini lah salah satu contoh sikap angkuh, sombong, yang terkadang tidak hanya terjadi di kalangan orang yang tak tahu agama, tak tahu akhlak. Orang yang paham agama, yang berbicara tentang Islam, iman, salat, sunah, (juga memiliki sikap sombong) jika keluar kata-kata penghinaan,” tegasnya. 

    Aksi Gus Miftah menghina pedagang es teh itu diketahui terjadi saat ia sedang mengisi kajian di sebuah acara di Magelang, Jawa Tengah. Dalam potongan video itu, Gus Miftah mengolok-olok pedangan es teh disertai tawa terbahak-bahak.

    “Es teh mu masih banyak nggak? Masih? Ya sana dijual goblok. Jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir,” kata Gus Miftah di video viral.

    Tindakan itu lantas langsung mendapat kecaman dari publik hingga berujung teguran keras dari Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.  

    Setelah ditegur, Gus Miftah meminta maaf kepada Sonhaji, pedagang es teh yang ia hina.