Tag: Anwar Ibrahim

  • Prabowo ceritakan kedekatan dengan Sultan Ibrahim sudah 45 tahun

    Prabowo ceritakan kedekatan dengan Sultan Ibrahim sudah 45 tahun

    “Hubungan kami sangat lama, mungkin sudah 45 tahun saya dengan Yang di-Pertuan Agong. Waktu kita masih sama-sama muda, kita pernah sekolah sama-sama di Amerika. Waktu itu saya masih kurus, jadi hubungan ini lama,”

    Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menceritakan kedekatan hubungan dirinya dengan Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim, yang telah terjalin selama 45 tahun.

    Presiden mengatakan kedekatan tersebut bermula ketika keduanya masih muda dan bersekolah bersama di Amerika Serikat.

    “Hubungan kami sangat lama, mungkin sudah 45 tahun saya dengan Yang di-Pertuan Agong. Waktu kita masih sama-sama muda, kita pernah sekolah sama-sama di Amerika. Waktu itu saya masih kurus, jadi hubungan ini lama,” ujar Prabowo.

    Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur City Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, Senin.

    Presiden juga mengungkapkan kedekatan emosional dirinya dengan Negeri Jiran. Prabowo mengaku seperti pulang kampung saat berada di Malaysia, karena masa kecilnya banyak dihabiskan di negara tersebut.

    “Keluarga saya, orang tua saya sangat dekat dulu dengan pendiri-pendiri Malaysia, founding fathers of modern Malaysia, Tunku Abdul Rahman dan Tun Razak. Jadi kita banyak hubungan, hubungan emosional dengan Malaysia,” kata Presiden.

    Prabowo mengatakan bahwa dirinya sering berkunjung ke Malaysia. Namun Kepala Negara menyampaikan bahwa kini dirinya merasa lebih sulit untuk bepergian ke negara tersebut, mengingat protokol dan pengawalan yang lebih ketat.

    “Tapi setelah jadi Presiden, lebih teruk, lebih tidak gampang seperti dulu. Sekarang protokolnya banyak, banyak yang kawal. Jadi saya minta maaf kalau bikin susah para petugas,” ujar Presiden seraya tersenyum.

    Dalam kesempatan itu, Presiden menambahkan bahwa hubungan antara Indonesia dan Malaysia memiliki landasan kuat yang didasari oleh sejarah, budaya, serta hubungan darah dan etnis. Prabowo juga menyebut bahwa banyak pemimpin Malaysia yang masih memiliki keluarga di Indonesia.

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

  • Prabowo: Gelar D.KI Johor lambang hubungan erat dengan Malaysia

    Prabowo: Gelar D.KI Johor lambang hubungan erat dengan Malaysia

    Prabowo merasa seperti pulang kampung saat berada di Malaysia, karena ia dulu besar di Malaysia, sekolah di Malaysia, keluarganya pun di Malaysia

    Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menilai gelar penghargaan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.KI Johor) yang diterima menjadi lambang hubungan yang erat antara dirinya dengan Malaysia dan Kesultanan Johor.

    “Ini menjadi lambang hubungan yang erat antara diri saya dengan Malaysia, juga diri saya dengan keluarga Kesultanan Johor,” ujar Prabowo saat memberikan keterangan pers setelah pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur City Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, Senin.

    Dalam kesempatan itu, Anwar Ibrahim mengatakan bahwa gelar kehormatan yang diterima Presiden Prabowo tersebut memiliki tingkat yang lebih tinggi dari gelar Dato Sri. “Lebih tinggi dari Dato Sri,” ucap Anwar.

    Presiden Prabowo pun menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang hangat kepada dirinya dan delegasi Indonesia selama kunjungan di Negeri Jiran.

    Prabowo mengaku memiliki hubungan yang sangat erat dengan Malaysia, khususnya dengan Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim. Kepala Negara juga merasa seperti pulang kampung saat berada di Malaysia.

    “Karena saya dulu besar di Malaysia, saya sekolah di Malaysia, keluarga saya di Malaysia,” ucap Prabowo.

    Presiden Prabowo menerima penghargaan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) dalam kunjungan kenegaraan ke Malaysia, Senin.

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim di Istana Negara Malaysia.

    Penghargaan Darjah Kerabat Johor yang didirikan pada 31 Juli 1886 merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi Kerajaan Johor.

    Dengan seruan “Muafakat Itu Berkat” (Concord is a Blessing), penghargaan ini diberikan kepada raja-raja Melayu, kerabat dekat kerajaan, serta pemimpin negara asing yang berjasa dalam memperkuat hubungan bilateral.

    Selain itu, Darjah Kerabat Johor Pangkat Pertama (D.K I) juga memiliki nilai historis dan simbolis yang mendalam.

    Tanda jasa ini dilengkapi dengan kalung emas yang bertuliskan nama Sultan Abu Bakar dalam aksara Jawi, melambangkan kejayaan dan persatuan.

    Tidak hanya itu, bintang besar berdesain sembilan sudut menggambarkan nilai-nilai kepemimpinan dan kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh Kerajaan Johor.

    Sebagai penerima tanda kehormatan ini, Presiden Prabowo bergabung dalam daftar tokoh-tokoh dunia yang sebelumnya dianugerahi penghargaan serupa.

    Mereka diantaranya Sultan Omar Ali Saifuddien Saadul Khairi Waddien (1960), Sultan Hassanal Bolkiah Mu’izzadin Waddaulah (1969), Presiden Soeharto (1990), Pengiran Isteri Mariam (1997), Hamad bin Isa al Khalifa (2017), dan Pengiran Muda Mahkota al-Muhtadee Billah (2023).

    Penganugerahan ini turut mencerminkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia, yang terus diperkuat melalui kerja sama di berbagai bidang strategis.

    Langkah ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu mitra utama Malaysia di kawasan Asia Tenggara.

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

  • Prabowo Terima Tanda Kehormatan Darjah Kerabat Johor Malaysia dari Sultan Ibrahim

    Prabowo Terima Tanda Kehormatan Darjah Kerabat Johor Malaysia dari Sultan Ibrahim

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima Tanda Kehormatan dari Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim saat kunjungan kenegaraan, Senin (27/1/2025). 

    Penghargaan yang diterima Prabowo yaitu Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) dan diserahkan langsung oleh Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim, di Istana Negara Malaysia.

    Istana Kepresidenan menyebut penganugerahan itu turut mencerminkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia, yang terus diperkuat melalui kerja sama di berbagai bidang strategis. Langkah ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu mitra utama Malaysia di kawasan Asia Tenggara.

    “Selain mempererat hubungan bilateral, penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas kontribusi kepemimpinan Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan dan memajukan kolaborasi antarnegara. Momen ini menegaskan pentingnya persahabatan antara kedua negara, yang diharapkan dapat terus berkembang di masa depan,” dikutip dari keterangan pers Istana Kepresidenan, Senin (27/1/2025). 

    Penghargaan Darjah Kerabat Johor yang didirikan pada 31 Juli 1886 merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi Kerajaan Johor. 

    Dengan seruan, “Muafakat Itu Berkat” (Concord is a Blessing), penghargaan tersebut diberikan kepada raja-raja Melayu, kerabat dekat kerajaan, serta pemimpin negara asing yang berjasa dalam memperkuat hubungan bilateral.

    Selain itu, Darjah Kerabat Johor Pangkat Pertama (D.K I) memiliki nilai historis dan simbolis yang mendalam. Tanda jasa ini dilengkapi dengan kalung emas yang bertuliskan nama Sultan Abu Bakar dalam aksara Jawi, melambangkan kejayaan dan persatuan. 

    Tidak hanya itu, bintang besar berdesain sembilan sudut menggambarkan nilai-nilai kepemimpinan dan kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh Kerajaan Johor.

    Sebagai penerima tanda kehormatan ini, Presiden Prabowo bergabung dalam daftar tokoh-tokoh dunia yang sebelumnya dianugerahi penghargaan serupa. 

    Penerima tanda kehormatan lainnya meliputi Sultan Omar Ali Saifuddien Saadul Khairi Waddien (1960), Sultan Hassanal Bolkiah Mu’izzadin Waddaulah (1969), Presiden Soeharto (1990), Pengiran Isteri Mariam (1997), Hamad bin Isa al Khalifa (2017), dan Pengiran Muda Mahkota al-Muhtadee Billah (2023).

    Pada kunjungannya ke Malaysia, Prabowo dijadwalkan melalukan pertemuan bersama Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim dan PM Anwar Ibrahim. 

  • Tiba di Malaysia, Prabowo Disambut Perdana Menteri dan Sultan Ibrahim

    Tiba di Malaysia, Prabowo Disambut Perdana Menteri dan Sultan Ibrahim

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Malaysia usai bertolak dari kunjungan di India, Senin (27/1/2025). Setibanya di Malaysia, Prabowo disambut dengan Upacara Kenegaraan di Istana Negara Malaysia. 

    Kunjungan kenegaraan ini merupakan yang pertama bagi kepala negara dari luar negeri ke Malaysia sejak pelantikan Sultan Ibrahim sebagai Raja Malaysia.

    “Kunjungan Presiden Prabowo ke Malaysia ini diharapkan semakin memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Malaysia di berbagai sektor, dalam rangka kepentingan dan kemajuan kedua negara,” demikian dikutip dari keterangan resmi pihak Istana Kepresidenan, Senin (27/1/2025). 

    Adapun setibanya di Istana Negara Malaysia, Prabowo disambut oleh Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim serta Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Presiden ke-8 RI itu mengenakan pakaian setelan beskap hitam khas Melayu beserta kain tradisional dan peci hitam. 

    Kunjungan tersebut diawali dengan upacara penyambutan kenegaraan yang digelar di Peterana Diraja, Istana Negara. Lagu kebangsaan kedua negara, “Indonesia Raya” dan “Negaraku”, berkumandang dan disusul dengan dentuman meriam sebanyak 21 kali sebagai penghormata kepada Presiden Prabowo.

    Presiden Prabowo lalu melakukan pertemuan bersama Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim dan PM Anwar Ibrahim di Istana Negara usai proses upacara penyambutan. Pertemuan pertama dengan Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim membahas ihwal penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia di berbagai bidang strategis.

    Kemudian, di Kuala Lumpur pada hari yang sama, Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim untuk bertukar pandangan mengenai kerja sama bilateral serta isu-isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama di Twin Tower Petronas.

    Sebagai penutup kunjungan kenegaraan, Presiden Prabowo turut dijadwalkan menghadiri jamuan santap siang kenegaraan yang diselenggarakan oleh Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim. 

    Sebelumnya, Prabowo berkunjung ke New Delhi, India untuk memenuhi undangan sebagai tamu kehormatan pada perayaan Hari Republik India. Di sana, dia juga melakukan pembicaraan yang intensif dengan Presiden dan PM India.

  • Prabowo Didampingi Sejumlah Menteri KMP saat Kunjungan ke Malaysia, Siapa Saja?

    Prabowo Didampingi Sejumlah Menteri KMP saat Kunjungan ke Malaysia, Siapa Saja?

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Tentera Udara Diraja Malaysia Subang, pada Senin (27/1/2025) dengan pesawat yang membawa Kepala Negara bersama rombongan terbatas mendarat sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

    Tampak menyambut kedatangan Presiden Prabowo antara lain Menteri Sumber Asli dan Kelestarian Alam Malaysia Yang Berhormat Tuan Nik Nazmi Bin Nik Ahmad, Chief of Protocol Malaysia Dato’ Yubazlan bin Haji Yusof, Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, Wakil Kepala Perwakilan RI untuk Malaysia Rossy Verona, dan Atase Pertahanan KBRI Kuala Lumpur Brigjen TNI Winarno.

    Selain itu, tampak pula pasukan jajar kehormatan yang turut menyambut dan mengiringi Presiden Ke-8 Ri itu menuju kendaraan.

    Di Malaysia, orang nomor satu di Indonesia itu dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan kepada Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo juga akan menerima Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) yang merupakan salah satu penghormatan tertinggi yang diberikan oleh Kesultanan Johor kepada pemimpin negara.

    Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyampaikan bahwa kunjungan Prabowo juga akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Anwar Ibrahim untuk memperkuat hubungan bilateral antarnegara.

    “Tentu saja pertemuan pemimpin kedua negara tersebut akan membahas langkah-langkah strategis dalam rangka penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia,” katanya kepada Bisnis, Senin (27/1/2025).

    Lebih lanjut, Yusuf mengatakan dalam kunjungan Kenegaraan itu, Prabowo tentunya juga didampingi oleh para pembantunya di Kabinet Merah Putih (KMP) baik dalam pertemuan dengan Yang Mulia yang di-pertuan Agong, maupun pada saat rencana pertemuan dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim

    “Para menteri yang akan mendampingi bapak presiden di Kuala Lumpur adalah Menteri Luar Negeri, Seskab, Mendidasmen, Mendag, Menteri Investasi dan Hilirisasi serta Menteri BP2MI,” kata Yusuf.

    Dia menekankan bahwa usai pertemuan, Presiden Prabowo direncanakan akan langsung kembali ke Jakarta.

  • Dari New Delhi, Prabowo Bertolak ke Kuala Lumpur Temui Anwar Ibrahim

    Dari New Delhi, Prabowo Bertolak ke Kuala Lumpur Temui Anwar Ibrahim

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanan menuju Kuala Lumpur, Malaysia usai menyelesaikan kunjungan kenegaraan dan menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Republik India.

    Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, pada Minggu (26/1/2025) malam sekitar pukul 22.10 waktu setempat.

    Tampak melepas keberangkatan Presiden Prabowo adalah Duta Besar Republik India untuk Republik Indonesia Sandeep Chakravorty, Duta Besar RI di New Delhi Ina Krisnamurthi, Atase Pertahanan KBRI New Delhi Laksamana Pertama Ardiansyah Muqsit, Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri India Pabitra Margherita, serta Direktur Asia Selatan Ashish Kumar Sinha.

    Dalam keterangan tertulisnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyampaikan bahwa kunjungan Prabowo ke Malaysia merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke luar negeri. 

    Dia menekankan bahwa kunjungan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia. 

    “Kunjungan Presiden Prabowo ke Malaysia merupakan kunjungan kenegaraan, salah satu momen penting dalam kunjungan tersebut adalah penganugerahan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) kepada Presiden Prabowo. Penghargaan tersebut merupakan salah satu penghormatan tertinggi yang diberikan oleh Kesultanan Johor kepada pemimpin negara. 

    Yusuf menekankan bahwa Presiden Ke-8 RI itu akan menjadi pemimpin asing ketujuh yang menerima penghargaan ini, mengikuti jejak Presiden Soeharto yang menerima penghargaan serupa pada 1990.

    Selain rangkaian acara kenegaraan, di Malaysia Presiden Prabowo juga diagendakan untuk melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim.

    “Presiden juga diagendakan untuk melakukan pertemuan terbatas dengan Perdana Menteri Anwar Ibrahim,” tandas Yusuf.

    Presiden Prabowo dan rombongan dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur pada Senin (27/1) pagi dan akan langsung memulai rangkaian agenda kenegaraan di Malaysia. 

  • Prabowo Bakal Terima Penganugerahan dari Kesultanan Johor Malaysia

    Prabowo Bakal Terima Penganugerahan dari Kesultanan Johor Malaysia

    loading…

    Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanan menuju Kuala Lumpur, Malaysia usai kunjungan kenegaraan dan menghadiri perayaan Hari Republik India ke-76. Foto/Setpres

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanan menuju Kuala Lumpur, Malaysia usai kunjungan kenegaraan dan menghadiri perayaan Hari Republik India ke-76.

    Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyampaikan bahwa Prabowo akan melakukan pertemuan kerja sama hingga menerima penganugerahan dari Kesultanan Johor.

    “Kunjungan Presiden Prabowo ke Malaysia merupakan kunjungan kenegaraan, salah satu momen penting dalam kunjungan tersebut adalah penganugerahan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) kepada Presiden Prabowo. Penghargaan tersebut merupakan salah satu penghormatan tertinggi yang diberikan oleh Kesultanan Johor kepada pemimpin negara,” kata dia dalam keterangannya Minggu (26/1/2025) malam.

    Yusuf menyebutkan, Kepala Negara akan menjadi pemimpin asing ketujuh yang menerima penghargaan tersebut, seeta mengikuti jejak Presiden Soeharto yang menerima penghargaan serupa pada tahun 1990.

    “Presiden Prabowo akan menjadi pemimpin asing ketujuh yang menerima penghargaan ini, mengikuti jejak Presiden Soeharto yang menerima penghargaan serupa pada tahun 1990,” ujar dia.

    Selain rangkaian acara kenegaraan, di Malaysia Presiden Prabowo juga diagendakan untuk melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim. Kunjungan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.

    “Presiden juga diagendakan untuk melakukan pertemuan terbatas dengan Perdana Menteri Anwar Ibrahim,” jelas dia.

    Adapun Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, pada Minggu malam (26/1/2025) sekitar pukul 22.10 waktu setempat.

    Tampak melepas keberangkatan Presiden Prabowo adalah Duta Besar Republik India untuk Republik Indonesia Sandeep Chakravorty, Duta Besar RI di New Delhi Ina Krisnamurthi, Atase Pertahanan KBRI New Delhi Laksamana Pertama Ardiansyah Muqsit, Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri India Pabitra Margherita, serta Direktur Asia Selatan Ashish Kumar Sinha.

    Presiden Prabowo dan rombongan dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur pada Senin (27/1/2025) pagi dan akan langsung memulai rangkaian agenda kenegaraan di Malaysia.

    (shf)

  • Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Bakal Bahas Langkah Strategis Penguatan Hubungan Bilateral

    Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Bakal Bahas Langkah Strategis Penguatan Hubungan Bilateral

    loading…

    Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara Subang, Shah Alam, Selangor, Malaysia pada pukul 06.11 waktu setempat. Foto/Riana Rizkia

    MALAYSIA – Presiden Prabowo Subianto akan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya ke Malaysia. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana mengatakan, keduanya dalam pertemuan tersebut berencana membahas tentang langkah strategis dalam penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.

    “Tentu saja pertemuan pemimpin kedua negara tersebut akan membahas langkah-langkah strategis dalam rangka penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia,” kata Yusuf di Pangkalan Udara Subang, Malaysia, Senin (27/1/2025).

    Yusuf menjelaskan, sebelum bertemu dengan Anwar Ibrahim, Prabowo yang tiba di Malaysia pada pagi ini akan melakukan pertemuan bilateral dengan Yang di-Pertuan Agong Malaysia Sultan Ibrahim. “Beliau melakukan kunjungan kenegaraan dan akan disambut secara upacara kenegaraan oleh Yang Mulia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim di istana negara,” katanya.

    “Nanti di bandara pun beliau akan disambut secara Kenegaraan. Kemudian upacara Kenegaraan itu sendiri akan dilakukan di Istana Negara di Ibu Kota Kuala Lumpur,” sambungnya.

    Berdasarkan pantauan MNC Portal di lapangan, Prabowo tiba di Negeri Jiran melalui Pangkalan Udara Subang, Shah Alam, Selangor, Malaysia pada pukul 06.11 waktu setempat. Yusuf Permana mengatakan, kunjungan Prabowo ke Malaysia merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke luar negeri.

    Yusuf menjelaskan, kunjungan Prabowo ke Malaysia merupakan kunjungan kenegaraan, dan salah satu momen penting dalam kunjungan tersebut adalah penganugerahan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) kepada Prabowo.

    “Penghargaan tersebut merupakan salah satu penghormatan tertinggi yang diberikan oleh Kesultanan Johor kepada pemimpin negara,” katanya kepada wartawan, Senin (27/1/2025).

    “Presiden Prabowo akan menjadi pemimpin asing ketujuh yang menerima penghargaan ini, mengikuti jejak Presiden Soeharto yang menerima penghargaan serupa pada tahun 1990,” sambungnya.

    Kunjungan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia. Sebagai informasi, sebelum ke Malaysia, Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan, dan menghadiri perayaan Hari Republik India ke-76.

    (rca)

  • Prabowo Terbang dari India ke Malaysia, Ini Agendanya

    Prabowo Terbang dari India ke Malaysia, Ini Agendanya

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menuju ke Malaysia usai menyelesaikan kunjungan kenegaraan di India. Prabowo akan menghadiri sejumlah agenda di Kuala Lumpur, Malaysia. 

    Dilansir dari Antara, Prabowo terbang ke Malaysia melalui Pangkalan Udara (AFS) Palam, New Delhi, Minggu sekitar pukul 10 malam waktu setempat.

    Keberangkatan Presiden ke Malaysia dilepas oleh Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri India Pabitra Margherita, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty.

    Adapun dalam prosesi pelepasan itu, yang diabadikan oleh juru foto Istana Kepresidenan RI, Presiden Prabowo menerima cenderamata berupa buku foto dari Pemerintah India. Presiden juga diperlihatkan beberapa foto di buku itu yang menampilkan momen-momen kunjungan kenegaraan Prabowo di New Delhi.

    Prabowo, sebelum masuk ke kabin pesawat, menyempatkan diri untuk melambaikan tangan tanda perpisahan kepada jajaran pejabat Pemerintah India dan perwakilan RI di India. Tak lama setelah Presiden masuk kabin, pesawat pun lepas landas menuju Kuala Lumpur.

    Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana, sebagaimana dikutip dari siaran resminya, menjelaskan Presiden ke Malaysia dalam rangka kunjungan kenegaraan.

    Yusuf juga mengungkap salah satu momen penting dalam kunjungan itu, Presiden bakal menerima anugerah Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (DKI Johor) dari Kesultanan Johor.

    “Penghargaan tersebut merupakan salah satu penghormatan tertinggi yang diberikan oleh Kesultanan Johor kepada pemimpin negara,” kata Yusuf.

    Dia melanjutkan Presiden Prabowo pun akan menjadi pemimpin asing ke-7 yang menerima penghargaan tersebut dari Kesultanan Johor. Presiden Prabowo bakal mengikuti jejak Presiden Ke-2 RI Soeharto yang menerima penghargaan serupa pada tahun 1990.

    Kemudian, agenda lain dalam kunjungan kenegaraan itu, Presiden Prabowo juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Yusuf menyebut pertemuan Presiden Prabowo dan PM Anwar rencananya digelar terbatas.

    Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur, Senin, dan langsung memulai rangkaian agenda kunjungan kenegaraannya di Malaysia.

  • CEO GoTo Jadi ‘Kapten’ Perusahaan Tech RI di Forum Ini

    CEO GoTo Jadi ‘Kapten’ Perusahaan Tech RI di Forum Ini

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), menjadi perwakilan perusahaan nasional untuk berdialog dan bertukar gagasan pada acara Indonesia-India Business Forum (CEO Forum) yang diselenggarakan di New Delhi, India, pada 25 Januari 2025.

    Dalam forum tersebut, CEO GoTo Patrick Walujo memimpin sektor teknologi. “Saya bangga dapat mewakili industri teknologi tanah air untuk berdiskusi di platform dialog tingkat tinggi antara pemimpin bisnis dari kedua negara ini dan menyampaikan rekomendasi agar sektor digital dapat mendukung pertumbuhan Indonesia dan India,” kata Direktur Utama GoTo, Patrick Walujo dalam keterangan tertulis dikutip Minggu (26/1/2025).

    Di sektor teknologi, diskusi dalam forum ini akan fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), penguatan ekonomi digital dan solusi fintech yang inovatif. GoTo, dengan pengalamannya di bidang teknologi digital dan finansial, diharapkan menjadi katalisator dalam membangun kolaborasi antara Indonesia dan India.

    “Ke depannya, (GoTo) akan meningkatkan investasi dalam produk dan sistem mutakhir, termasuk kecerdasan buatan. Salah satu inisiatif unggulan kami di bidang ini adalah Sahabat-AI, sebuah Large Language Model (LLM) open-source berbahasa Indonesia,” tambah Patrick.

    Selain Patrick Walujo, hadir pula beberapa CEO dan pengusaha ternama Indonesia di antaranya Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo, Ketua Umum Kadin Anindya N Bakrie, Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri, dan CEO Indosat Ooredoo Vikram Sinha.

    Gelaran dialog internasional para pengusaha itu adalah hasil kerja sama antara Kadin dengan para pengusaha India anggota dari Confederation of Indian Industry (CII), sebagai rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke India. Setidaknya Kadin mengutus 100 orang pengusaha Indonesia dalam forum tersebut.

    Pada tahun ini, CEO Forum menyoroti lima industri utama: teknologi, pangan dan pertanian, manufaktur, perawatan kesehatan dan farmasi, serta transisi energi. Perusahaan yang mewakili industri-industri ini termasuk Bukaka Teknik Utama, PLN, Indosat Ooredoo, dan Pertamina.

    Forum ini merupakan langkah lanjutan dari India-Indonesia CEO Forum kedua yang diadakan pada 2018, saat PM India Narendra Modi mengunjungi Jakarta dan bertemu dengan Republik Indonesia ketujuh, Joko Widodo (Jokowi).

    Dalam keterangan resmi Setneg, kedatangan Presiden Prabowo di New Delhi, pada Kamis malam, 23 Januari 2025, pun disambut antusias oleh para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di berbagai universitas di kota tersebut. Di India, Kepala Negara diagendakan menghadiri Upacara Perayaan Hari Republik India Tahun 2025 sebagai chief guest.

    Perayaan Hari Republik India dimulai pada tahun 1950 dengan Presiden Soekarno sebagai chief guest pertama. Selain menghadiri perayaan itu, Presiden Prabowo juga direncanakan menerima upacara penyambutan dari Presiden India, Droupadi Murmu di Istana Kepresidenan India, Rashtrapati Bhavan. Setelahnya, Presiden Prabowo juga akan melakukan pertemuan bilateral bersama PM Narendra Modi di Hyderabad House.

    Dari India, Presiden Prabowo juga direncanakan menuju Malaysia untuk melakukan kunjungan kenegaraan sekaligus pertemuan bilateral dengan Yang di-Pertuan Agong Malaysia Sultan Ibrahim. Di samping itu, Presiden Prabowo juga akan melakukan pertemuan dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim. 

    (bul/bul)