Tag: Anne Purba

  • Yuk Intip! Jurus Bos KAI Kebut Transformasi Bisnis

    Yuk Intip! Jurus Bos KAI Kebut Transformasi Bisnis

    Jakarta: Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo mendorong inovasi dan transformasi KAI selama beberapa tahun terakhir. Didiek mengungkapkan, transformasi oleh BUMN perkeretaapian ini dilakukan dengan tiga prinsip utama yaitu adaptif, solutif, dan kolaboratif. 
     
    “Inovasi seperti digitalisasi sistem tiket, layanan compartment suite, hingga kereta panoramic tidak hanya memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman tetapi juga emosional bagi pelanggan,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 6 Desember 2024.
     
    Di tengah tantangan pandemi covid-19, KAI melakukan transformasi besar-besaran melalui pendekatan berbasis data, integrasi teknologi, serta tata kelola perusahaan yang baik. Selain itu, KAI terus berkomitmen pada keberlanjutan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
     

    Untuk itu, Didiek dianugerahi penghargaan Best of The Best Marketeer of The Year 2024 dan  The Best Industry Marketing Champion 2024 for The Transportations Sector pada ajang Marketeer of The Year 2024. Menurutnya, keberhasilan penghargaan ini juga berkat kerja keras seluruh pegawai KAI.
     
    “Penghargaan ini saya dedikasikan kepada seluruh tim KAI yang telah bekerja keras dan berinovasi untuk menjadikan KAI sebagai perusahaan transportasi kelas dunia. Ini adalah motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan bangsa Indonesia,” ujar Didiek. 
     
    Terpisah Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, KAI juga mentransformasi layanan dan infrastruktur. KAI menghadirkan inovasi seperti kereta panoramic, compartment suite, hingga face recognition boarding untuk memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan.
     
    “KAI melayani berbagai segmen masyarakat dari Commuter Line hingga kereta api jarak jauh. KAI juga memposisikan diri sebagai pelopor di sektor transportasi melalui produk premium yang menargetkan segmen pasar baru, sekaligus mengintegrasikan moda transportasi darat, laut, dan udara,” tutup Anne.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (END)

  • Tiket KA Periode Libur Nataru 2024/2025 Sudah Terjual 739.418, Ini Rincian KA Penumpang Terbanyak – Halaman all

    Tiket KA Periode Libur Nataru 2024/2025 Sudah Terjual 739.418, Ini Rincian KA Penumpang Terbanyak – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Tiket kereta api untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 sudah terjual 739.418 tiket, dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI sebanyak 3.572.588.

    Melansir laman resmi KAI, dari jumlah tiket terjual tersebut terdiri dari 730.525 KA Jarak Menengah/Jauh atau 26,36 persen dari total jumlah tempat duduk tersedia sebanyak 2.770.864 tiket.

    Sedangkan untuk penjualan KA Lokal baru mencapai 8.893 tiket atau 1,11 persen dari total jumlah tempat duduk yang disediakan yaitu 801.724 tiket.

    Untuk KA Jarak Menengah/Jauh pemesanan tiket sudah dapat dilakukan H-45, sedangkan KA Lokal sendiri pemesanannya baru dapat dipesan H-30 sebelum keberangkatan dan ada beberapa juga yang baru dapat dipesan H-7 sebelum keberangkatan.

    “Jumlah tersebut masih akan terus berubah dinamis dan bertambah, karena penjualan masih berlangsung. KAI berharap masyarakat dapat segera memesan tiket dan merencanakan liburan dengan matang karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia,” kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

    Sebagai informasi, pada 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 KAI Group menyediakan total 44.754.280 tempat duduk yang terdiri 3.572.588 Penumpang KAI, 35.407.300 Penumpang KAI Commuter, dan 4.142.520 Penumpang LRT Jabodebek.

    Lalu 588.304 Penumpang LRT Sumsel, 7.416 Penumpang KAI Wisata, 487.728 Penumpang KAI Bandara, 29.160 KA Makassar-Parepare dan 519.264 KCIC.

    Lebih lanjut, adapun total jumlah perjalanan KAI Group yaitu 40.782 KA dengan rincian 7.328 perjalanan KA yang dikelola KAI, 23.204 perjalanan KA yang dikelola KAI Commuter.

    Kemudian 1.872 perjalanan KA yang dikelola KAI Bandara, 5.598 perjalanan LRT Jabodebek, 1.772 perjalanan LRT Sumsel, 36 perjalanan yang dikelola KAI Wisata, 108 perjalanan KA Makassar-Parepare serta 864 perjalanan Whoosh yang dikelola KCIC.

    Adapun penjualan tertinggi keseluruhan tiket baik KA Jarak Menengah/Jauh dan KA Lokal pada periode sebelum Hari Natal terjadi pada H-4 (21 Desember 2024) dengan total penjualan 57.114 tiket.

    Sementara untuk periode setelah Hari Natal, terjadi pada H+4 (29 Desember 2024) dengan penjualan 53.103 tiket.

    KA Ekonomi dengan sarana New Generation angka penjualannya juga sudah mulai tinggi seperti KA Progo, KA Majapahit dan KA Jaka Tingkir.

    Selain KA Ekonomi Komersial, KAI juga mengoperasikan KA Ekonomi PSO dengan penjualan tertinggi pada masa Nataru 2024/2025 hingga saat ini yaitu KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi (pp), KA Bengawan relasi Pasarsenen – Purwosari (pp), KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang (pp) serta KA-KA Ekonomi PSO lainnya.

    Daftar KA Jarak Menengah/Jauh Ekonomi Komersial dengan penumpang terbanyak:

    KA Progo (KA 247) Relasi Lempuyangan – Pasarsenen : 9.391 Penumpang.
    KA Majapahit (KA 215) Relasi Malang – Pasarsenen : 8.915 Penumpang.
    KA Matarmaja (KA 234A) Relasi Pasarsenen – Malang : 8.244 Penumpang.
    KA Progo (KA 248A) Relasi Pasarsenen – Lempuyangan : 7.991 Penumpang.
    KA Majapahit (KA 216) Relasi Pasarsenen – Malang : 7.434 Penumpang.
    KA Matarmaja (233) Relasi Malang – Pasarsenen: 6.172 Penumpang.
    KA Jaka Tingkir (222A) Relasi Pasarsenen – Purwosari : 5.947 Penumpang.
    KA Jayakarta (218B) Relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng : 5.737 Penumpang.
    KA Jayakarta (217B) Relasi Surabaya Gubeng – Pasarsenen: 5.423 Penumpang.
    KA Bogowonto (KA136A) Relasi Pasarsenen – Lempuyangan : 4.951 Penumpang.

    (Tribunnews.com/Latifah)

  • Jelang Libur Nataru, KAI Siapkan 62 KA Tambahan per Hari

    Jelang Libur Nataru, KAI Siapkan 62 KA Tambahan per Hari

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI akan menambah sebanyak 62 kereta per hari dengan kapasitas angkut 198.948 TD per hari selama masa Natal dan Tahun Baru(Nataru) 2024/2025.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menuturkan perseraon berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan kereta api. Sejumlah inisiatif telah disiapkan untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan selama periode Nataru 2024/2025 yang KAI tetapkan dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    “KA tambahan KAI sebanyak 62 KA/hari dengan kapasitas angkut 198.948 TD/hari,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (3/12/2024)

    Selain itu, KAI menambah tenaga operasional seperti petugas cleaning service di stasiun 145 orang, On-Train Cleaning (OTC) 198 orang, dan petugas cuci kereta 147 orang. Penambahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan peningkatan frekuensi perjalanan kereta selama periode Nataru, sehingga kebersihan stasiun dan kereta tetap terjaga dengan optimal.

    Selanjutnya dengan menambah jumlah Customer Service Mobile (CSM) di 39 stasiun Daerah Operasi dan Divisi Regional. Sebanyak 170 petugas tambahan akan dikerahkan untuk membantu dan memberikan informasi secara langsung kepada pelanggan kereta api.

    Selain KA tambahan, dalam mendukung gerakan ramah lingkungan, KAI juga menyediakan fasilitas air minum gratis/drinking water station di 24 stasiun.

    Penumpang diimbau untuk membawa tumbler pribadi, sehingga dapat mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Inisiatif ini menjadi langkah konkret KAI dalam mewujudkan operasional yang lebih berkelanjutan.

    Anne mengatakan, akan ada penambahan fasilitas Face Recognition Boarding Gate di sejumlah stasiun. Saat ini sudah dilakukan penambahan pada beberapa stasiun seperti Stasiun Pasar Senen, Bekasi, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Tegal, Pekalongan, Jember dan Medan.

    Ada juga penambahan gate di Stasiun Yogyakarta pintu timur semula 2 lane menjadi 4 lane, Stasiun Surabaya Pasarturi ruang tunggu ekonomi semula 2 lane menjadi 4 lane dan pemasangan gate face recognition di Stasiun Kediri, Cirebon Prujakan dan Malang (Stasiun lama).

    KAI juga turut menghadirkan suasana liburan yang semarak dengan dekorasi tematik Natal dan Tahun Baru di stasiun-stasiun utama. Penumpang dapat merasakan kenyamanan tambahan selama menunggu keberangkatan, sekaligus menikmati suasana yang hangat dan menyenangkan.

    “Untuk semakin memeriahkan momen liburan, beberapa kereta unggulan akan dihiasi dengan livery tematik Natal. Desain khusus ini tidak hanya memberikan tampilan baru yang menarik, tetapi juga memperkuat pengalaman pelanggan selama perjalanan dengan kereta api,” kata Anne. 

    Hingga 3 Desember 2024 Pukul 07.00 WIB, sebanyak 672.418 tiket kereta jarak jauh dan menengah pada masa libur Natal dan tahun Baru telah terjual atau 24,27% dari total tempat duduk yang disediakan sebanyak 2.770.864 tempat duduk. Adapun penjualan tertinggi pada periode sebelum Hari Natal terjadi pada H- 4 (21 Desember 2024) dengan total penjualan 51.300 tiket. Sementara untuk periode setelah Hari Natal, terjadi pada H+4 (29 Desember 2024) dengan penjualan 49.035 tiket. 

    “Jumlah tersebut masih akan terus berubah dinamis dan bertambah, karena penjualan masih berlangsung. KAI berharap masyarakat dapat segera memesan tiket dan merencanakan liburan dengan matang karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia,” jelas Anne. 

  • 643.290 Tiket Kereta Jarak Jauh Terjual untuk Libur Nataru

    643.290 Tiket Kereta Jarak Jauh Terjual untuk Libur Nataru

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 643.290 tiket kereta api jarak menengah dan jauh telah terjual untuk periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Angka ini mencakup 23,22% dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan oleh KAI, yaitu 2.770.864 kursi.

    “Jumlah tiket kereta untuk  libur Nataru yang terjual ini adalah data sampai hari Senin, 2 Desember 2024. Penjualan masih berlangsung sehingga angka ini akan terus berubah dan bertambah,” ujar VP Public Relations KAI, Anne Purba, di Jakarta dilansir dari Antara, Selasa (3/12/2024).

    Anne menjelaskan KAI Group telah menyediakan total 44.754.280 tempat duduk untuk melayani berbagai perjalanan selama periode 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Perincian kapasitas tersebut meliputi 3.572.588 kursi untuk kereta api jarak jauh KAI, 35.407.300 kursi untuk layanan KAI Commuter, 4.142.520 kursi untuk LRT Jabodebek, 588.304 kursi untuk LRT Sumsel, 487.728 kursi untuk KAI Bandara, dan 519.264 kursi untuk Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

    “Kami berharap masyarakat segera memesan tiket kereta untuk Nataru agar liburan akhir tahun dapat direncanakan dengan lebih baik,” tambah Anne.

    Untuk mempermudah pemesanan tiket kereta untuk Nataru, KAI menyediakan layanan digital melalui aplikasi Access by KAI. 

  • KAI Siapkan 44,7 Juta Tempat Duduk untuk Angkutan Libur Natal dan Tahun Baru – Page 3

    KAI Siapkan 44,7 Juta Tempat Duduk untuk Angkutan Libur Natal dan Tahun Baru – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group telah menyiapkan 44.754.280 tempat duduk untuk angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 guna memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan bagi penumpang selama masa liburan.

    “Jelang libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang berlangsung pada 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, KAI Group menyediakan total 44.754.280 tempat duduk,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/12/2024).

    Anne merinci bahwa jumlah tempat duduk tersebut terdiri dari 3.572.588 untuk penumpang KAI, 35.407.300 untuk KAI Commuter, 4.142.520 untuk LRT Jabodebek, 588.304 untuk LRT Sumsel, 7.416 untuk KAI Wisata, 487.728 untuk KAI Bandara, 29.160 untuk KA Makassar-Parepare, dan 519.264 untuk KCIC.

    Ia juga menjelaskan bahwa KAI Group telah menyiapkan total 40.782 perjalanan kereta api selama periode tersebut. Rinciannya adalah 7.328 perjalanan kereta api yang dikelola KAI, 23.204 perjalanan KAI Commuter, 1.872 perjalanan KAI Bandara, 5.598 perjalanan LRT Jabodebek, 1.772 perjalanan LRT Sumsel, 36 perjalanan yang dikelola KAI Wisata, 108 perjalanan KA Makassar-Parepare, dan 864 perjalanan Whoosh oleh KCIC.

    Hingga 1 Desember 2024 pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 613.079 tiket kereta jarak jauh dan menengah telah terjual untuk periode 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, atau 22,13 persen dari total 2.770.864 tempat duduk yang tersedia.

    Penjualan tiket tertinggi untuk arus keberangkatan terjadi pada H-4 (21 Desember 2024) dengan total 46.887 tiket, sedangkan untuk arus balik tertinggi terjadi pada H+4 (29 Desember 2024) dengan total 45.425 tiket.

    Anne menambahkan bahwa angka tersebut masih akan terus berubah dan bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.

    “KAI berharap masyarakat dapat segera memesan tiket dan merencanakan liburan dengan matang karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia,” ujar Anne. dilansir dari Antara.

     

  • KAI dan Dubes Perancis Bahas Kerja Sama Peresmian Plakat Sejarah Arthur Rimbaud
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        30 November 2024

    KAI dan Dubes Perancis Bahas Kerja Sama Peresmian Plakat Sejarah Arthur Rimbaud Nasional 30 November 2024

    KAI dan Dubes Perancis Bahas Kerja Sama Peresmian Plakat Sejarah Arthur Rimbaud
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – PT Kereta Api Indonesia (
    KAI
    ) bersama
    Duta Besar
    (Dubes) Perancis untuk Indonesia Fabian Penone membahas persiapan peresmian plakat Arthur Rimbaud yang akan dilaksanakan di Stasiun Tuntang, Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada 5 Desember 2024.
    Diskusi tersebut berlangsung dalam acara kunjungan resmi di Ruang Rapat Jaladara, Jakarta Railway Center, Sabtu (30/11/2024).
    Fabian mengapreasiasi KAI yang telah mendukung inisiatif peresmian plakat Arthur Rimbaud sebagai wujud komitmen menjaga
    warisan budaya
    . Sebagai informasi, Rimbaud adalah penyair terbaik Perancis yang pernah memiliki sejarah di Indonesia, khususnya di Ambarawa dan Salatiga. Karya-karyanya menginspirasi sastrawan ternama di dunia. 
    “Dukungan KAI dalam peresmian plakat ini menunjukkan komitmen besar untuk menjaga warisan budaya bersama dan memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu.
    Direktur Utama (Dirut) KAI Didiek Hartantyo mendiskusikan langkah strategis untuk mendukung penyelenggaraan peresmian plakat Arthur Rimbaud.
    “Plakat tersebut menjadi simbol sejarah yang menyoroti hubungan antara Arthur Rimbaud sebagai penyair besar dari Perancis abad ke-19 dengan kawasan Ambarawa dan Salatiga, tempat yang memiliki nilai sejarah dalam kehidupannya,” ujarnya.
    Sementara itu, Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa kolaborasi tersebut wujud komitmen KAI dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke kancah internasional.
    “KAI merasa terhormat dapat berperan dalam peresmian plakat Arthur Rimbaud. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bagaimana transportasi dapat menjadi penghubung sejarah dan budaya antarnegara,” ungkapnya.
    Selain itu, KAI juga berkomitmen untuk menyediakan fasilitas transportasi guna mempermudah pelaksanaan acara, termasuk bagi tamu kehormatan dari Perancis.
    Hal tersebut menjadi ajang untuk memperkenalkan layanan unggulan KAI kepada para tamu Internasional.
    “Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama budaya yang diharapkan dapat mempererat hubungan Indonesia dan Perancis, sekaligus memperkuat peran KAI dalam mendukung pelestarian sejarah melalui sektor transportasi,” ujarnya.
    Perlu diketahui, kerja sama antara KAI dan Perancis sebelumnya telah dilakukan pada 2012 hingga 2014. KAI mengirim pegawai yang sudah melaksanakan Hospitality Training SNCF hingga 14 angkatan ke Paris, Perancis. Program tersebut bertujuan memberikan referensi baru bagi KAI untuk dapat memberikan pelayanan yang prima bagi pelanggan.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KAI selamatkan aset negara berupa tanah-bangunan senilai Rp1 triliun

    KAI selamatkan aset negara berupa tanah-bangunan senilai Rp1 triliun

    Kerjasama tersebut tentunya sangat penting dalam memastikan proses penertiban berjalan lancar dan efektif

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil menyelamatkan aset negara berupa tanah dan bangunan senilai Rp1 triliun selama periode Januari hingga November 2024, sebagai upaya menjaga dan mengelola kekayaan negara secara optimal.

    “Dari Januari hingga 18 November 2024 KAI berhasil menertibkan aset lahan dan bangunan perusahaan seluas 775.069,39 m2 dengan nilai Rp1.007.491.607.828,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba di Jakarta, Sabtu.

    Anne menyampaikan bahwa KAI berkomitmen menjaga seluruh aset berupa tanah dan bangunan yang diamanahkan pemerintah. Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab KAI dalam mengelola dan mengoptimalkan aset negara.

    “Selain bergerak di jasa angkutan kereta api, KAI juga terus mengoptimalkan aset berupa tanah dan bangunan yang dimilikinya melalui berbagai bentuk kerja sama komersial,” ujar Anne.

    Dia menyebutkan, pada tahun 2022 KAI berhasil menertibkan 933.058,21 m2 lahan dan bangunan perusahaan dengan nilai aset Rp1.696.107.018.408.

    Kemudian pada tahun 2023 KAI kembali berhasil menertibkan lahan dan bangunan seluas 729.680,32 m2 senilai Rp2.086.050.525.471.

    Menurutnya, kinerja penertiban aset KAI merupakan hasil kolaborasi yang solid antara KAI dan berbagai pemangku kepentingan terkait seperti pemerintah, BPN, Kejaksaan, TNI, Kepolisian, serta pihak terkait lainnya.

    “Kerjasama tersebut tentunya sangat penting dalam memastikan proses penertiban berjalan lancar dan efektif,” tutur Anne.

    Dengan langkah-langkah yang diambil tersebut, KAI berharap dapat terus meningkatkan pengelolaan aset dan memberikan kontribusi positif bagi negara serta masyarakat.

    Ia menerangkan, dalam empat tahun sejak pandemi COVID-19 serta tambahan amanah proyek penugasan lain berupa memimpin penyelesaian proyek kereta cepat Jakarta – Bandung, aset KAI tumbuh sangat signifikan hingga 53 persen, yakni menjadi Rp81,37 triliun pada akhir tahun 2023.

    “Secara rata-rata, total aset KAI tumbuh 15,23 persen per tahun sejak tahun 2020, dan kedepannya pertumbuhan ini akan terus terjaga seiring dengan kenaikan operasional KAI di masa mendatang,” jelas Anne.

    Lebih lanjut, Anne menjelaskan, pertumbuhan aset KAI didorong oleh keinginan perusahaan untuk terus melakukan investasi khususnya peningkatan kualitas aset tetap berupa peremajaan armada sarana lokomotif, kereta, gerbong hingga fasilitas prasarana stasiun di seluruh wilayah operasi.

    Selain melakukan beragam investasi, KAI juga berupaya meningkatkan nilai aset yang dimiliki dengan beragam upaya komersialisasi seperti membuka kesempatan bagi perusahaan-perusahaan untuk bekerja sama dalam program branding di stasiun, kereta dan hak penamaan (naming rights) seluruh wilayah KAI Group Jawa dan Sumatera.

    Anne mengatakan, saat ini KAI memiliki total 569 Stasiun yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera dengan rata-rata 320 perjalanan KA JJ dan KA Lokal yang dikelola KAI, 14 perjalanan KA Lokal yang dikelola KAI Commuter dan 42 perjalanan KA Bandara.

    Saat ini KAI telah berkontrak dengan berbagai perusahaan untuk naming rights/hak penamaan di empat stasiun seperti Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun BNI City, Stasiun LRT Jabodebek Pancoran Bank BJB, dan Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas BNI.

    “Upaya komersialisasi aset ini tentunya akan memberikan kontribusi bagi KAI dan negara. Melalui berbagai kerja sama komersial yang dilakukan, KAI tidak hanya memperkuat pendapatan perusahaan tetapi juga memberikan kontribusi berupa pajak dan dividen,” kata Anne.

    KAI berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung proses penertiban aset pertanahan dan bangunan sehingga berjalan dengan lancar.

    “Hal ini tentunya sebagai komitmen bersama menjaga aset yang dimiliki negara yang diamanatkan kepada KAI serta memberikan kontribusi lebih dari perusahaan kepada Negara,” kata Anne.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Ahmad Wijaya
    Copyright © ANTARA 2024

  • Daftar 31 Kereta Api yang Dapat Subsidi Pemerintah, Harga Tiket Mulai dari Rp 3 Ribu

    Daftar 31 Kereta Api yang Dapat Subsidi Pemerintah, Harga Tiket Mulai dari Rp 3 Ribu

    Berikut adalah daftar nama kereta api yang mendapat subsidi dari pemerintah, cek rute serta harga tiketnya.

    Tayang: Rabu, 20 November 2024 16:54 WIB

    Dok PT KAI via Kompas.com

    Ilustrasi Kereta Api. Berikut ini daftar kereta api yang mendapat subsidi dari pemerintah 

    TRIBUNJAKARTA.COM – Berikut ini daftar nama kereta api yang dapat subsidi dari pemerintah, cek rute dan harga tiketnya.

    PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan subsidi pada harga tiket kereta atau Public Service Obligation (PSO). 

    Kewajiban Pelayanan Publik ini diberikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian kepada KAI sebagai operator kereta api.

    Subsidi tiket kereta api yang diberikan oleh pemerintah ini dapat meringankan tarif sejumlah kereta api.

    VP Public Relations KAI, Anne Purba mengingatkan, calon penumpang hanya diperbolehkan membeli satu tiket per identitas dalam satu perjalanan KA PSO.

    “Apabila pelanggan mencoba membeli tiket lebih dari satu untuk perjalanan yang sama dengan identitas yang sama, sistem aplikasi Access by KAI akan menolak pembelian tiket tersebut,” kata Anne dikutip dari Kompas.com.

    Harga Tiket Kereta Api Bersubsidi PT KAI

    Ilustrasi Kereta Api. (KAI.id via kompas.com)

    Berdasarkan rekapan data KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, berikut daftar lengkap kereta jarak jauh dan lokal yang mendapat subsidi dari pemerintah:

    1. KA Kahuripan

    Relasi: Blitar-Kiaracondong PP
    Tarif: Rp 84.000.

    2. KA Sri Tanjung

    Relasi: Ketapang-Lempuyangan PP
    Tarif: 94.000.

    3. KA Bengawan

    Relasi: Purwosari-Pasar Senen PP
    Tarif: Rp 74.000.

    4. KA Airlangga

    Relasi: Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen PP
    Tarif: Rp 104.000.

    5. KA Serayu

    Relasi: Purwokerto-Kroya-Pasar Senen PP
    Tarif: Rp 67.000.

    6. KA Kutojaya Selatan

    Relasi: Kutoarjo-Kiaracondong PP
    Tarif: Rp 62.000.

    7. KA Tawang Alun

    Relasi: Ketapang-Bangil-Malang Kota Lama PP
    Tarif: Rp 62.000.

    8. KA Probowangi

    Relasi: Ketapang-Surabaya Gubeng PP
    Tarif: Rp 56.000.

    9. KA Putri Deli

    Relasi: Tanjung Balai-Medan PP
    Tarif: Rp 27.000.

    10. KA Kuala Stabas

    Relasi: Baturaja-Tanjung Karang PP
    Tarif: Rp 29.000.

    11. KA Bukit Serelo

    Relasi: Kertapati-Lubuk Linggau PP
    Tarif: Rp 32.000.

    12. KA Rajabasa

    Relasi: Kertapati-Tanjung Karang PP
    Tarif: Rp 32.000.

    13. KA Lokal Merak

    Relasi: Merak-Rangkasbitung PP
    Tarif: Rp 3.000.

    14. KA Jatiluhur

    Relasi: Cikarang-Cikampek PP
    Tarif: Rp 3.000.

    15. KA Walahar

    Relasi: Cikarang-Purwakarta PP
    Tarif: Rp 4.000.

    16. KA Lokal Garut

    Relasi: Garut-Cibatu-Padalarang-Purwakarta PP
    Tarif: Rp 14.000.

    17. KA Dhoho

    Relasi: Blitar-Kertosono-Surabaya Kota PP
    Tarif: Rp 15.000.

    18. KA Arjonegoro

    Relasi: Sidoarjo-Surabaya Pasar Turi-Bojonegoro
    Tarif: Rp 12.000.

    19. KA Blorasura

    Relasi: Surabaya Pasar Turi-Cepu PP
    Tarif: Rp 13.000.

    20. KA Lokal Bandung Raya

    Relasi: Purwakarta-Padalarang-Kiaracondong-Cicalengka PP
    Tarif: Rp 7.000.

    21. KA Penataran

    Relasi: Surabaya Kota-Malang-Blitar PP
    Tarif: Rp 15.000.

    22. KA Tumapel

    Relasi: Malang-Surabaya Kota PP
    Tarif: 10.000.

    23. KA Pandanwangi

    Relasi: Jember-Ketapang PP
    Tarif: Rp 8.000.

    24. KA Siantar Ekspres

    Relasi: Siantar-Medan PP
    Tarif: Rp 22.000.

    25. KA Pariaman Ekspres

    Relasi: Pauhlima-Padang-Naras PP
    Tarif: Rp 5.000.

    26. KA Sri Lelawangsa

    Relasi: Kuala Bingei-Binjai-Medan PP
    Tarif: Rp 5.000.

    27. KA Cikuray

    Relasi: Garut-Pasar Senen PP
    Tarif: Rp 45.000.

    28. KA Siliwangi

    Relasi: Sukabumi-Cianjur-Cipatat PP
    Tarif: Rp 5.000.

    29. KA Prameks

    Relasi: Yogyakarta-Kutoarjo PP
    Tarif: Rp 8.000.

    30. KA Jenggala

    Relasi: Sidoarjo-Mojokerto PP dan Surabaya Kota-Mojokerto PP
    Tarif: Rp 4.000 dan Rp 5.000.

    31. KA Datuk Belambangan

    Relasi: Tebing Tinggi-Lalang PP
    Tarif: Rp 5.000.

    Cara Beli Tiket KA Tarif Subsisdi

    Berikut ini cara membeli tiket kereta api PSO melalui aplikasi Access by KAI:

    Unduh dan buka aplikasi Access by KAI
    Aplikasi akan menampilkan halaman utama
    Login dengan akun yang telah terdaftar
    Pilih “Antar Kota” untuk KA jarak jauh atau “Lokal” untuk KA lokal
    Masukkan stasiun keberangkatan, tujuan, tanggal, dan jumlah penumpang sesuai keinginan
    Tekan tombol “Cari Tiket”
    Halaman aplikasi akan menampilkan berbagai kereta api dan jadwal yang tersedia
    Pilih kereta api PSO sesuai daftar yang telah disebutkan
    Mengisi data penumpang dengan benar. Setelah itu, klik “Lanjutkan”
    Pastikan data penumpang telah benar, kemudian memilih kursi yang tersedia. Jika sudah, klik “Lanjutkan”
    Memilih metode pembayaran
    Lakukan pembayaran tiket kereta api yang telah dipesan dengan metode yang sudah dipilih.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jakarta.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’1′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jakarta.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’1′,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    BERITA TERKINI

  • KAI Angkut 4,8 Juta Ton Peti Kemas Hingga Oktober 2024

    KAI Angkut 4,8 Juta Ton Peti Kemas Hingga Oktober 2024

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tercatat telah mengangkut 4,8 juta ton peti kemas sepanjang Januari-Oktober 2024, lebih tinggi dibandingkan perolehan sepanjang 2023. 

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan selama periode Januari hingga Oktober 2024, KAI berhasil mengangkut sebanyak 4.849.223 ton peti kemas. Capaian tersebut mengalami kenaikan sebesar 27,65% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dengan total jumlah angkutan mencapai 3.798.764 ton.

    “Capaian angkutan peti kemas dengan kereta api menunjukkan tren positif. Hingga Oktober tahun 2024, KAI berhasil mengangkut 4.849.223 ton, sudah melampaui total angkutan pada komoditi yang sama selama satu tahun penuh di 2023 yang tercatat sebesar 4.661.449 ton,” kata Anne dalam keterangan resmi, Senin (17/11/2024). 

    Anne menambahkan bahwa angkutan peti kemas dengan kereta api tersebar di berbagai wilayah, termasuk Daop 1 Jakarta, Daop 4 Semarang, Daop 8 Surabaya, dan Divre I Medan.

    Perusahaan-perusahaan industri di Jakarta Utara, Bekasi, Karawang, Cilegon, Gresik, Sei Mangkei, Kuala Tanjung, Belawan, dan Semarang masih mengandalkan kereta api untuk pengangkutan peti kemas. Anne menambahkan penggunaan kereta api disebabkan keunggulannya dalam kapasitas angkut yang besar dan biaya yang lebih efisien. 

    Anne mengklaim, KAI berkomitmen untuk terus memperkuat layanan angkutan barang dengan kereta api, yang dapat menjadi solusi terbaik untuk mendukung kelancaran distribusi barang, mengurangi dampak lingkungan, serta membantu mengatasi masalah kemacetan yang sering terjadi akibat angkutan truk.

    Selain efisiensi, kata Anne, penggunaan kereta api untuk angkutan barang juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan mengurangi masalah kemacetan. 

    “Kereta api tidak hanya menawarkan solusi yang lebih aman, tetapi juga berperan penting dalam mengurangi polusi udara dan kerusakan jalan akibat kendaraan berat,” ujar Anne.

    KAI berkomitmen untuk terus memperkuat layanan angkutan barang dengan kereta api, yang dapat menjadi solusi terbaik untuk mendukung kelancaran distribusi barang, mengurangi dampak lingkungan, serta membantu mengatasi masalah kemacetan yang sering terjadi akibat angkutan truk melebihi kapasitas yang mogok.

  • Banyak Perlintasan Sebidang Tak Dijaga, Ternyata Ada Aturannya – Page 3

    Banyak Perlintasan Sebidang Tak Dijaga, Ternyata Ada Aturannya – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta KAI melarangan masyarakat untuk membuka kembali perlintasan liar yang telah ditutup, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

    “KAI sangat menyayangkan beberapa oknum yang berupaya membuka kembali perlintasan liar yang telah ditutup, karena dapat berpotensi menyebabkan tidak terjaminnya keselamatan perjalanan kereta api yang membawa ratusan, bahkan ribuan penumpang, serta mengancam keselamatan pengguna jalan itu sendiri,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba, Minggu (17/11/2024).

    Anne menegaskan penutupan perlintasan liar yang telah dilakukan KAI merupakan langkah konkret dalam mendukung keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, serta implementasi dari Undang-Undang No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

    KAI terus berupaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah berkolaborasi secara proaktif dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) untuk menutup sejumlah perlintasan sebidang yang dinilai berbahaya bagi pengguna jalan raya dan perjalanan KA.

    “Pada tahun 2024 ini, dari periode Januari hingga 30 Oktober 2024, KAI bersama DJKA Kemenhub berhasil menutup 269 perlintasan sebidang di seluruh wilayah Jawa dan Sumatera. Bahkan, pada 30 Oktober lalu, kami bersama DJKA Kemenhub melakukan penutupan serentak 22 perlintasan sebidang di seluruh daerah operasi dan divisi regional KAI,” ujar Anne.

    Alasan Perlintasan Sebidang Tak Dijaga?

    Menurut Anne, penutupan perlintasan sebidang yang tidak memiliki nomor JPL, tidak dijaga, dan/atau tidak berpintu yang lebarnya kurang dari 2 meter sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 94 Tahun 2018 Pasal 2 Ayat 3, yang mengharuskan penutupan atau normalisasi jalur kereta api demi keselamatan.

    Oleh karena itu, Ia menyebut KAI sangat mengecam tindakan upaya membuka kembali perlintasan yang telah ditutup, hal ini dapat membuat kondisi tidak selamat semakin tinggi.

    “Dari Januari hingga Oktober 2024 saja, tercatat 298 kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang, baik yang dijaga maupun tidak dijaga. Dari jumlah tersebut, 108 kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di perlintasan yang dijaga dan 190 kecelakaan terjadi di perlintasan yang tidak dijaga, yang melibatkan 163 kendaraan roda dua dan 135 kendaraan roda empat. Kejadian ini menyebabkan 300 korban, dengan rincian 108 orang meninggal dunia, 78 luka berat, dan 114 luka ringan,” jelas Anne.