Tag: Anne Purba

  • Angkutan Pupuk KAI Alami Kenaikan Drastis 94 Persen

    Angkutan Pupuk KAI Alami Kenaikan Drastis 94 Persen

    Jakarta, Beritasatu.com – Layanan logistik atau angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengalami kenaikan 3 persen selama periode Januari-Mei 2025. Tercatat, KAI telah mengangkut 27.731.631 ton logistik ke seluruh negeri.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, proyeksi Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) KAI menargetkan total volume angkutan batu bara mencapai 111,2 juta ton, dan komoditas non-batu bara sebesar 10,9 juta ton pada 2029.

    “Pertumbuhan ini didukung oleh sejumlah keunggulan moda kereta api dibanding angkutan jalan raya, terutama dalam konteks kebijakan ODOL,” ucap Anne seperti dilansir dari keterangan tertulisnya, Minggu (8/6/2025).

    Dari keseluruhan angkutan selama lima bulan pertama, batu bara masih mendominasi dengan kontribusi 23.010.266 ton atau 82,97 persen dari total volume. Komoditas ini menjadi tulang punggung dalam mendukung pasokan pembangkit listrik, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

    Tak hanya itu, pertumbuhan signifikan juga tercermin pada komoditas pupuk. Selama Januari hingga Mei 2025, KAI mencatat angkutan pupuk sebesar 13.230 ton, meningkat tajam hingga 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6.810 ton.

    Secara khusus, pada bulan Mei 2025 saja, volume pupuk yang diangkut mencapai 4.110 ton, naik 26,85 persen dibandingkan 3.240 ton pada Mei 2024.

  • KAI Catat Kenaikan Fantastis Angkutan Logistik

    KAI Catat Kenaikan Fantastis Angkutan Logistik

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan layanan angkutan barang mencapai 27.731.631 ton selama periode Januari-Mei 2025. Angka ini meningkat 3% dibandingkan tahun lalu.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, peningkatan itu mencerminkan kinerja yang konsisten dan adaptif dalam menjawab kebutuhan logistik nasional. KAI pun yakin mampu menghadapi implementasi penuh kebijakan zero over dimension over loading (Zero ODOL) pada 2026 mendatang.

    “Peningkatan volume angkutan ini menegaskan peran strategis KAI dalam mendukung ketahanan energi nasional, efisiensi distribusi logistik, serta pembangunan ekonomi daerah,” ujar Anne dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/6/2025).

    Proyeksi Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) KAI menargetkan total volume angkutan batu bara mencapai 111,2 juta ton, dan komoditas non-batu bara sebesar 10,9 juta ton pada 2029.

    Kawasan Sumatera bagian selatan diperkirakan menjadi kontributor utama, dengan potensi tambahan volume sebesar 27,8 juta ton. Sementara pengembangan Terminal Tarahan II ditargetkan menyerap hingga 18 juta ton.

  • KAI angkut 27,73 juta ton barang perkuat logistik nasional

    KAI angkut 27,73 juta ton barang perkuat logistik nasional

    Peningkatan volume angkutan ini menegaskan peran strategis KAI dalam mendukung ketahanan energi nasional, efisiensi distribusi logistik, serta pembangunan ekonomi daerah

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan layanan angkutan barang mencapai 27.731.631 ton selama Januari hingga Mei 2025 guna mendukung efisiensi dan memperkuat sistem distribusi logistik nasional.

    “Pertumbuhan positif pada layanan angkutan barang selama periode Januari hingga Mei 2025 dengan total volume sebesar 27.731.631 ton, atau meningkat 3 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berjumlah 27.013.457 ton,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba sebagaimana keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

    Dia menyampaikan peningkatan itu mencerminkan kinerja yang konsisten dan adaptif dalam menjawab kebutuhan logistik nasional, sekaligus memperkuat kesiapan KAI menghadapi implementasi penuh kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (Zero ODOL) pada tahun 2026 mendatang.

    “Peningkatan volume angkutan ini menegaskan peran strategis KAI dalam mendukung ketahanan energi nasional, efisiensi distribusi logistik, serta pembangunan ekonomi daerah,” ujar Anne.

    Untuk memperkuat peran tersebut, KAI telah menyusun proyeksi pertumbuhan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) hingga 2029, di mana total volume angkutan batu bara ditargetkan mencapai 111,2 juta ton, dan komoditas non-batu bara sebesar 10,9 juta ton.

    Kawasan Sumatera bagian selatan diperkirakan menjadi kontributor utama dengan potensi tambahan volume sebesar 27,8 juta ton, sementara pengembangan Terminal Tarahan II ditargetkan menyerap hingga 18 juta ton.

    Selain itu, ekspansi fasilitas operasional di Kertapati juga diproyeksikan memberikan kontribusi tambahan sebesar 7 juta ton, sehingga secara keseluruhan, pertumbuhan angkutan barang KAI diproyeksikan meningkat hingga 15 persen pada tahun 2029.

    “Pertumbuhan ini didukung oleh sejumlah keunggulan moda kereta api dibanding angkutan jalan raya, terutama dalam konteks kebijakan ODOL,” ucap Anne.

    Dari sisi kapasitas, kereta api mampu mengangkut muatan dalam skala besar secara efisien. Di Pulau Jawa, satu rangkaian kereta barang dapat membawa hingga 30 gerbong datar, masing-masing berkapasitas 42 ton.

    “Sementara di Sumatera Selatan, efisiensi lebih maksimal dengan satu rangkaian kereta batu bara yang mampu menarik hingga 61 gerbong dalam satu perjalanan,” tambah Anne.

    Dari keseluruhan angkutan selama lima bulan pertama, batu bara masih mendominasi dengan kontribusi 23.010.266 ton, atau 82,97 persen dari total volume. Komoditas ini menjadi tulang punggung dalam mendukung pasokan pembangkit listrik, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

    Tak hanya itu, pertumbuhan signifikan juga tercermin pada komoditas pupuk. Selama Januari hingga Mei 2025, KAI mencatat angkutan pupuk sebesar 13.230 ton, meningkat tajam hingga 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6.810 ton.

    Secara khusus, pada bulan Mei 2025 saja, volume pupuk yang diangkut mencapai 4.110 ton, naik 26,85 persen dibandingkan 3.240 ton pada Mei 2024.

    Peningkatan itu menjadi bagian penting dari dukungan KAI terhadap agenda ketahanan pangan nasional, melalui optimalisasi pengiriman pupuk ke sentra-sentra pertanian.

    Sementara itu, layanan logistik retail seperti Barang Hantaran Paket (BHP) dan Parcel juga menunjukkan kinerja positif. Volume pengiriman melalui komoditi ini tercatat sebesar 97.889 ton sepanjang Januari-Mei 2025, tumbuh 16 persen dari capaian tahun sebelumnya yang berjumlah 84.391 ton.

    Lonjakan itu mengindikasikan meningkatnya kepercayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, terhadap layanan logistik kereta api yang terbukti cepat, aman, dan kompetitif untuk pengiriman antarwilayah.

    Dengan capaian kinerja yang solid dan kesiapan menghadapi implementasi penuh kebijakan Zero ODOL 2026, KAI terus memperkuat peran sebagai enabler logistik nasional yang andal untuk mendorong distribusi energi, pangan, dan komoditas strategis secara merata hingga ke pelosok negeri.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Faisal Yunianto
    Copyright © ANTARA 2025

  • Evaluasi Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, PT KA Bandung Klaim Berhasil Angkut 123.092 Penumpang

    Evaluasi Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, PT KA Bandung Klaim Berhasil Angkut 123.092 Penumpang

    Sedangkan Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan terdapat 10 rangkaian KA favorit pilihan masyarakat saat pergi ke lokasi berlibur sesuai dengan data tiket yang dipesan.

    Otoritasnya mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada masa libur panjang memperingati Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama yang berlangsung sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025.

    Hingga Jumat (30/5) pukul 10.30 WIB, total penjualan tiket mencapai 684.108 atau 81 persen dari kapasitas yang disediakan sebanyak 841.156 kursi. Dari jumlah tersebut, KA Jarak Jauh menyumbang 572.608 penumpang (82 persen dari kapasitas), sedangkan KA Lokal mencatat 111.500 penumpang (80 persen dari kapasitas).

    “Arus keberangkatan mulai padat sejak Rabu (28/5), bahkan selama dua hari pertama okupansi rata-rata melampaui 100%. Hal ini dimungkinkan melalui skema dinamis naik-turun penumpang di berbagai stasiun, yang memungkinkan satu tempat duduk digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dalam satu hari,” ujar Anne.

    KAI juga mencatat bahwa beberapa kota tujuan wisata dengan kereta api seperti Yogyakarta, Banyuwangi, Blitar, Surabaya, dan Purwokerto menjadi magnet perjalanan yang tinggi selama periode ini.

    Selain kaya destinasi, kota-kota tersebut juga terhubung oleh KA yang menawarkan tarif terjangkau dan kenyamanan perjalanan.

    Sejumlah KA Jarak Jauh menunjukkan tren sebagai pilihan favorit pelanggan selama masa libur panjang ini. 10 KA terfavorit mencatat angka volume sebagai berikut:

    1.⁠ ⁠KA Airlangga (271) Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen: 9.770 penumpang

    2.⁠ ⁠KA Airlangga (272) Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi: 9.584 penumpang  

    3.⁠ ⁠KA Sri Tanjung (278) Lempuyangan – Ketapang: 7.239 penumpang  

    4.⁠ ⁠KA Sri Tanjung (277) Ketapang – Lempuyangan: 7.014 penumpang  

    5.⁠ ⁠KA Probowangi (297) Surabaya Gubeng – Ketapang: 5.868 penumpang  

    6.⁠ ⁠KA Kahuripan (274) Blitar – Kiaracondong: 5.863 penumpang  

    7.⁠ ⁠KA Bengawan (282) Pasarsenen – Purwosari: 5.841 penumpang  

    8.⁠ ⁠KA Kahuripan (273) Kiaracondong – Blitar: 5.800 penumpang  

    9.⁠ ⁠KA Probowangi (298) Ketapang – Surabaya Gubeng: 5.648 penumpang

    10.⁠ ⁠KA Bengawan (281) Purwosari – Pasarsenen: 5.619 penumpang

     

  • Daftar 10 Stasiun Kereta Api Terpadat saat Libur Iduladha

    Daftar 10 Stasiun Kereta Api Terpadat saat Libur Iduladha

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merilis daftar stasiun kereta api dengan kedatangan penumpang tertinggi selama masa libur panjang Iduladha 1446 H dan cuti bersama yang berlangsung pada 5–9 Juni 2025.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, tingginya okupansi penumpang selama periode libur Iduladha mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan KAI.

    “KAI konsisten menyediakan solusi mobilitas yang tidak hanya andal, tetapi juga berkontribusi terhadap pemerataan akses pariwisata nasional,” ujar Anne dalam keterangannya, Sabtu (7/6/2025).

    Mengacu data KAI, hingga Sabtu (7/6) pukul 09.30 WIB, volume penjualan sementara telah mencapai 782.639 tiket. Jumlah itu setara 92% dari 850.848 kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI dalam periode tersebut.

    Adapun, Stasiun Pasarsenen dan Gambir merupakan dua stasiun terpadat di Jakarta, yang masing-masing mencatatkan 128.866 pelanggan dan 70.778 pelanggan. 

    Selain itu, lanjutnya, Stasiun Ketapang menghubungkan pelanggan dengan Kawah Ijen dan Taman Nasional Baluran. Sementara itu, Stasiun Semarang, Solo dan Malang menghubungkan penumpang dengan berbagai destinasi wisata yang kaya arsitektur, kuliner, serta warisan budaya Jawa. 

    Tak ketinggalan, Bandung, Purwokerto, dan Surabaya menjadi destinasi favorit keluarga yang menawarkan kombinasi wisata alam, belanja, dan rekreasi urban.

    10 Stasiun dengan volume kedatangan pelanggan tertinggi per 7 Juni 2025:

    1. Stasiun Pasarsenen: 128.866 pelanggan

    2. Stasiun Gambir: 70.778 pelanggan

    3. Stasiun Surabaya Pasarturi: 45.103 pelanggan

    4. Stasiun Ketapang: 40.845 pelanggan

    5. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng: 38.539 pelanggan

    6. Stasiun Solo Balapan: 37.124 pelanggan

    7. Stasiun Surabaya Gubeng: 36.711 pelanggan

    8. Stasiun Bandung: 31.798 pelanggan

    9. Stasiun Malang: 30.762 pelanggan

    10. Stasiun Purwokerto: 25.210 pelanggan

    Secara terperinci, Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) telah melayani sebanyak 677.484 pelanggan dari kapasitas 709.927 kursi (okupansi 95%), sedangkan KA Lokal mencatat 105.155 pelanggan dari kapasitas 140.921 kursi (okupansi 75%).

    Anne mengatakan, KAI juga menghadirkan program diskon 30% untuk perjalanan KA Ekonomi non subsidi (NON PSO) yang berlaku hingga 31 Juli 2025. Program ini mencakup lebih dari 100 perjalanan dan dapat diakses melalui seluruh kanal resmi KAI dan aplikasi Access by KAI.

    KAI pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan membeli tiket hanya melalui jalur resmi guna menjamin keamanan transaksi serta kenyamanan selama perjalanan.

    “KAI akan terus berkomitmen menyediakan layanan transportasi publik yang unggul dan mendorong konektivitas antarwilayah sebagai bagian dari kontribusi kami terhadap pembangunan nasional,” pungkas Anne.

    Data okupansi harian sementara per 7 Juni 2025 pukul 09.30 WIB:

    • 5 Juni: 218.666 pelanggan dari 168.043 kapasitas (130%)

    • 6 Juni: 153.006 pelanggan dari 169.633 kapasitas (90%)

    • 7 Juni: 124.205 pelanggan dari 170.623 kapasitas (73%)

    • 8 Juni: 146.616 pelanggan dari 171.284 kapasitas (86%)

    • 9 Juni: 140.146 pelanggan dari 171.265 kapasitas (82%)

  • Ekonomi kemarin, dugaan manipulasi data pangan hingga okupansi kereta

    Ekonomi kemarin, dugaan manipulasi data pangan hingga okupansi kereta

    Jakarta (ANTARA) – Berbagai peristiwa di bidang ekonomi yang disiarkan dan terjadi pada Jumat, masih menarik serta relevan untuk disimak kembali pada pagi ini.

    Mulai dari dugaan mafia pangan yang hendak memanipulasi data pasokan beras yang disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman hingga okupansi KAI pada masa libur Idul Adha.

    Berikut rangkumannya.

    Mentan menduga ada mafia manipulasi data pasokan pangan

    Menteri Pertanian Amran Sulaiman menduga ada upaya oknum mafia pangan yang hendak memanipulasi data pasokan beras dengan mempermainkan situasi di tengah proses pemenuhan ketahanan dan swasembada pangan di Indonesia.

    “Itu sementara diproses oleh Satuan Tugas (Satgas) Pangan. Kami minta jangan mempermainkan nasib petani dan konsumen,” ujar Mentan disela menyaksikan pemotongan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1446 di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.

    Menurut dia, dari informasi internal ditemukan dugaan oknum-oknum tertentu yang berupaya mempengaruhi opini publik dengan mencoba memanipulasi data pasokan beras minim, padahal kenyataannya sangat melimpah.

    Baca selengkapnya.

    Menteri ESDM pastikan akan kunjungi tambang nikel Raja Ampat

    Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pihaknya akan mengunjungi Raja Ampat untuk melihat kondisi alam dan tambang nikel.

    “Saya kebetulan ada rencana, mau kunjungi wilayah Papua Barat Daya dan Papua Barat melihat sumur-sumur minyak di Sorong, di Fak-Fak sama Bentuni. Nah mungkin saya lihat celah-celah waktu saya di situ, saya akan mencoba ke sana (Raja Ampat),” kata Bahlil saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat.

    Di sana, Bahlil akan mencoba bersilaturahmi dengan warga dan beberapa pihak yang berkaitan dengan pengelolaan tambang nikel.

    Baca selengkapnya.

    Diskon tarif tol 20 persen di Tol Trans Jawa mulai

    Jasamarga Transjawa Tol sebagai bagian dari Jasa Marga Group yang mengelola ruas jalan tol Trans Jawa memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen yang diberlakukan pada hari ini Jumat, 6 Juni 2025 pukul 00.00 WIB hingga Sabtu, 7 Juni 2025 pukul 24.00 WIB.

    VP Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo sebagai bentuk kontribusi dalam mengatur distribusi lalu lintas dan memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan.

    “Pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 20% akan berlaku selama 10 hari di ruas jalan tol Trans Jawa terbagi menjadi tiga periode yaitu periode Hari Raya Iduladha 2025 yang dimulai pada hari ini, Jumat, 6 Juni 2025 pukul 00.00 WIB hingga Senin, 9 Juni 2025 pukul 24.00 WIB,” ujar Ria di Jakarta, Jumat.

    Baca selengkapnya.

    Kementan pastikan hewan kurban aman-sehat dan sesuai syariat

    Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan kesiapan stok hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 2025/1446 Hijriah dalam kondisi yang aman, sehat, dan sesuai syariat.

    “Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Kementan memastikan kesiapan stok hewan kurban dalam pelaksanaan kurban kali ini dalam kondisi aman, sehat, dan sesuai syariat,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

    Dia menyebutkan, berdasarkan data proyeksi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan, tahun ini ketersediaan hewan kurban nasional mencapai 3.217.397 ekor. Sedangkan kebutuhan hewan kurban nasional pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 2.074.269 ekor.

    Baca selengkapnya.

    KAI catat okupansi keberangkatan libur Idul Adha capai 130 persen

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat okupansi keberangkatan jelang libur Idul Adha 2025 mencapai 130 persen, dengan 218.473 pelanggan terlayani dari total kapasitas 168.043 kursi pada Kamis, 5 Juni 2025.

    “Angka ini mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat. Dengan sistem naik turun penumpang di berbagai stasiun sepanjang perjalanan, satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan dalam sehari,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

    Secara akumulatif, lanjut Anne, hingga Jumat (6/6) pukul 07.00 WIB, penjualan tiket untuk periode 5–9 Juni 2025 mencapai 681.363 tiket, atau setara 80 persen dari total kapasitas kursi yang disediakan sebanyak 850.937 kursi.

    Baca selengkapnya.

    Pewarta: Rizka Khaerunnisa
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI Catat Hingga Mei 2025 Total Transaksi Capai 10,2 Juta Lewat Aplikasi Access by KAI

    KAI Catat Hingga Mei 2025 Total Transaksi Capai 10,2 Juta Lewat Aplikasi Access by KAI

    JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) ungkapkan sepanjang lima bulan pertama 2025, aplikasi Access by KAI mencatat 10.225.431 transaksi dengan volume akses mencapai 14.849.994 kali.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan aplikasi ini telah menjadi pilihan mayoritas masyarakat, khususnya dalam menyambut libur panjang Idul Adha dan cuti bersama yang berlangsung pada 5–9 Juni 2025.

    Menurutnya aplikasi ini menjadi kanal dominan dalam proses pemesanan tiket KAI, dengan kontribusi mencapai 71,01 persen dari total pemesanan dibanding kanal lainnya seperti loket, website, dan E-commerce.

    Anne menyampaikan bahwa peningkatan penggunaan ini selaras dengan upaya KAI dalam membangun ekosistem digital yang mudah diakses, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pelanggan.

    “Kami melihat tren yang sangat positif terhadap layanan digital. Access by KAI tidak hanya menawarkan kepraktisan, tapi juga kecepatan dalam merespons kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama saat momen padat seperti libur panjang,” ujar Anne dalam keterangannya, Jumat, 6 Mei.

    Adapun, puncak mobilitas libur Idul Adha sudah tercatat pada Kamis, 5 Juni 2025, dengan 218.473 pelanggan dilayani dari kapasitas 168.043 kursi, setara 130 persen okupansi.

    Anne menjelaskan bahwa okupansi yang melampaui kapasitas tempat duduk ini dimungkinkan melalui sistem naik-turun penumpang di sejumlah stasiun sepanjang perjalanan.

    Hingga Jumat, 6 Juni pukul 07.00 WIB, tiket yang telah terjual untuk periode 5–9 Juni sudah mencapai 681.363 tiket atau 80 persen dari total 850.937 kursi yang disediakan KAI untuk momen libur tersebut.

    Dari sisi jumlah pengguna, Access by KAI juga menunjukkan pertumbuhan yang impresif hingga 31 Mei 2025:

    • Total user terdaftar: 23.703.868

    • Realisasi user tahun 2025: 2.484.577

    • Januari–April : 1.965.006

    • Mei: 519.571

    • Active user (pengguna dalam 30 hari terakhir) : 8.130.455

    • User premium (Member Premium) : 3.882.460

    • Persentase Member Premium terhadap total user : 16,38 persen

    • Jumlah unduhan kumulatif aplikasi: 30.098.948

    Anne menyampaikan sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan perusahaan, KAI juga telah menghadirkan fitur carbon footprint dalam aplikasi Access by KAI.

    Menurutnya melalui fitur ini, pelanggan dapat mengetahui estimasi emisi karbon yang berhasil dikurangi dengan memilih moda transportasi kereta api dibandingkan kendaraan pribadi.

    “Dengan lebih dari 8 juta active user dan hampir 4 juta Member Premium, Access by KAI menjadi pilar utama digitalisasi layanan kami. Penambahan fitur carbon footprint juga menunjukkan komitmen kami dalam mendukung transportasi rendah emisi dan ramah lingkungan,” tuturnya.

    Ke depan, Anne menyampaikan KAI akan terus mengembangkan fitur dan fungsionalitas Access by KAI agar semakin terintegrasi, inklusif, dan responsif terhadap preferensi pelanggan.

    “Inovasi berkelanjutan ini merupakan bagian dari transformasi digital KAI untuk menciptakan layanan transportasi masa depan yang cerdas, mudah, dan dapat diandalkan,” pungkasnya.

  • Libur Panjang Iduladha, 680 Ribu Tiket KAI Ludes

    Libur Panjang Iduladha, 680 Ribu Tiket KAI Ludes

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat lonjakan penjualan tiket kereta api lebih dari 680.000 tiket pada periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1446 H.

    VP Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, mayoritas masyarakat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, khususnya dalam menyambut libur panjang Iduladha dan cuti bersama yang berlangsung pada 5–9 Juni 2025.

    “Kami melihat tren yang sangat positif terhadap layanan digital. Access by KAI tidak hanya menawarkan kepraktisan, tapi juga kecepatan dalam merespons kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama saat momen padat seperti libur panjang,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Jumat (6/6/2025).

    Hingga Jumat (6/6) pukul 07.00 WIB, tiket kereta api yang telah terjual untuk periode 5–9 Juni 2025 sudah mencapai 681.363 tiket, atau 80% dari total 850.937 kursi yang disediakan KAI untuk momen libur tersebut.

    Adapun, puncak mobilitas libur Iduladha sudah tercatat pada Kamis (5/6) dengan 218.473 pelanggan dilayani dari kapasitas 168.043 kursi, setara 130% okupansi. 

    Menurutnya, okupansi yang melampaui kapasitas tempat duduk ini dimungkinkan melalui sistem naik-turun penumpang di sejumlah stasiun sepanjang perjalanan.

    Secara keseluruhan, Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) telah melayani 597.614 pelanggan dari total kapasitas 710.416 kursi, dengan okupansi sebesar 84%. 

    Sementara itu, Kereta Api Lokal melayani 83.749 pelanggan dari kapasitas 140.521 kursi atau okupansi sebesar 60%.

    Beberapa stasiun dengan keberangkatan tertinggi di antaranya yakni Stasiun Pasar Senen sebanyak 105.996 pelanggan, Stasiun Gambir 49.941 pelanggan, Stasiun Surabaya Pasar Turi (43.502 pelanggan), Stasiun Ketapang (37.878 pelanggan) dan Stasiun Solo Balapan (34.933 pelanggan).

    Sebagai tambahan informasi, mengacu data internal KAI, sepanjang Januari-Mei 2025, aplikasi Access by KAI mencatat 10,22 juta transaksi dengan volume akses mencapai 14,84 juta kali. 

    Aplikasi ini menjadi kanal dominan dalam proses pemesanan tiket KAI, dengan kontribusi mencapai 71,01% dari total pemesanan dibanding kanal lainnya seperti loket, website, dan E-commerce. 

    Data sementara okupansi harian per 6 Juni 2025 pukul 07.00 WIB:

    • 5 Juni 2025: 218.473 pelanggan dari 168.043 kapasitas (130%)

    • 6 Juni 2025: 123.214 pelanggan dari 169.642 kapasitas (73%)

    • 7 Juni 2025: 89.587 pelanggan dari 170.703 kapasitas (52%)

    • 8 Juni 2025: 126.064 pelanggan dari 171.284 kapasitas (74%)

    • 9 Juni 2025: 124.025 pelanggan dari 171.265 kapasitas (72%)

  • KAI Layani 218.000 Penumpang pada Awal Libur Panjang Iduladha 2025

    KAI Layani 218.000 Penumpang pada Awal Libur Panjang Iduladha 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan jumlah penumpang pada hari pertama masa libur panjang Iduladha dan cuti bersama pada 5 Juni 2025. 

    PT KAI melayani sebanyak 218.473 penumpang dilayani pada hari tersebut , melampaui kapasitas yang tersedia sebanyak 168.043 kursi, sehingga tingkat okupansi mencapai 130%.

    Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan peningkatan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk bepergian selama libur panjang. 

    “Dengan sistem naik turun penumpang di berbagai stasiun sepanjang perjalanan, satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan dalam sehari,” kata Anne dalam keterangan resminya pada Jumat (6/6/2025).

    Anne menambahkan total penjualan tiket untuk periode keberangkatan 5–9 Juni 2025 telah mencapai 681.363 tiket hingga pukul 07.00 WIB hari ini. Angka tersebut setara 80% dari total kapasitas kursi yang disediakan KAI selama periode tersebut, yakni sebanyak 850.937 kursi.

    Adapun data sementara okupansi harian per 6 Juni 2025 pukul 07.00 WIB adalah sebagai berikut:

        •    5 Juni 2025: 218.473 pelanggan dari 168.043 kapasitas (130%)

        •    6 Juni 2025: 123.214 pelanggan dari 169.642 kapasitas (73%)

        •    7 Juni 2025: 89.587 pelanggan dari 170.703 kapasitas (52%)

        •    8 Juni 2025: 126.064 pelanggan dari 171.284 kapasitas (74%)

        •    9 Juni 2025: 124.025 pelanggan dari 171.265 kapasitas (72%)

    Secara keseluruhan, Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) telah melayani 597.614 pelanggan dari total kapasitas 710.416 kursi, dengan okupansi sebesar 84 persen. Sementara itu, Kereta Api Lokal melayani 83.749 pelanggan dari kapasitas 140.521 kursi atau okupansi sebesar 60 persen.

    Untuk mengantisipasi tingginya minat masyarakat, KAI mengimbau pelanggan agar merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI atau situs web booking.kai.id.

    Sebagai upaya tambahan untuk menarik minat pelanggan selama masa libur, KAI juga menghadirkan program diskon sebesar 30 persen untuk tiket Kereta Api Ekonomi non subsidi (NON PSO). 

    “Program ini berlaku untuk pemesanan dan keberangkatan hingga 31 Juli 2025, dan tersedia untuk lebih dari 100 perjalanan melalui seluruh kanal resmi KAI,” kata Anne. 

    Adapun 10 stasiun dengan jumlah keberangkatan tertinggi per 6 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

        1.    Pasarsenen – 105.996 pelanggan

        2.    Gambir – 49.941 pelanggan

        3.    Surabaya Pasar Turi – 43.502 pelanggan

        4.    Ketapang – 37.878 pelanggan

        5.    Solo Balapan – 34.933 pelanggan

        6.    Surabaya Gubeng – 33.088 pelanggan

        7.    Semarang Tawang Bank Jateng – 31.351 pelanggan

        8.    Malang – 29.272 pelanggan

        9.    Bandung – 25.075 pelanggan

        10.    Purwokerto – 23.037 pelanggan

    “KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan transportasi yang aman, tepat waktu, dan dapat diandalkan. Kami juga mengajak seluruh pelanggan untuk senantiasa menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan,” pungkas Anne.

  • KAI catat okupansi keberangkatan libur Idul Adha capai 130 persen

    KAI catat okupansi keberangkatan libur Idul Adha capai 130 persen

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat okupansi keberangkatan jelang libur Idul Adha 2025 mencapai 130 persen, dengan 218.473 pelanggan terlayani dari total kapasitas 168.043 kursi pada Kamis, 5 Juni 2025.

    “Angka ini mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat. Dengan sistem naik turun penumpang di berbagai stasiun sepanjang perjalanan, satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan dalam sehari,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

    Secara akumulatif, lanjut Anne, hingga Jumat (6/6) pukul 07.00 WIB, penjualan tiket untuk periode 5–9 Juni 2025 mencapai 681.363 tiket, atau setara 80 persen dari total kapasitas kursi yang disediakan sebanyak 850.937 kursi.

    Secara total, Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) melayani 597.614 pelanggan dari kapasitas 710.416 kursi (okupansi 84 persen), sedangkan KA Lokal melayani 83.749 pelanggan dari kapasitas 140.521 kursi (okupansi 60 persen).

    Ia mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan membeli tiket hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI atau situs booking.kai.id, guna menghindari kehabisan tiket pada relasi favorit.

    Ia menyebutkan 10 Stasiun Keberangkatan tertinggi per 6 Juni 2025 pertama Stasiun Pasarsenen capai 105.996 pelanggan; Gambir 49.941 pelanggan; Surabaya Pasar Turi 43.502 pelanggan; Ketapang 37.878 pelanggan

    Selanjutnya, Solo Balapan 34.933 pelanggan; Surabaya Gubeng 33.088 pelanggan; Semarang Tawang Bank Jateng 31.351 pelanggan; Malang 29.272 pelanggan; Bandung 25.075 pelanggan; dan Purwokerto sebanyak 23.037 pelanggan.

    Sebagai tambahan stimulus selama masa liburan, KAI menghadirkan program diskon 30 persen untuk KA Ekonomi non-subsidi (non-PSO), berlaku untuk pemesanan dan keberangkatan hingga 31 Juli 2025. Diskon tersedia di lebih dari 100 perjalanan dan dapat diakses melalui seluruh kanal resmi.

    “KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan transportasi yang aman, tepat waktu, dan dapat diandalkan. Kami juga mengajak seluruh pelanggan untuk senantiasa menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan,” kata Anne.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Adi Lazuardi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.