Tag: Anne Purba

  • Kenalkan Reverse Engineering di Jambore IRCC, KAI Perkuat Kinerja Operasional Kereta Lama

    Kenalkan Reverse Engineering di Jambore IRCC, KAI Perkuat Kinerja Operasional Kereta Lama

    Kenalkan Reverse Engineering di Jambore IRCC, KAI Perkuat Kinerja Operasional Kereta Lama
    Tim Redaksi
     
    KOMPAS.com
    – Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana PT Kereta Api Indonesia (
    KAI
    ) (Persero) John Robertho menyampaikan, inovasi dalam dunia transportasi merupakan langkah strategis yang tak terelakkan untuk menjawab perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat.
    Salah satu inovasi KAI yang menjawab tantangan modernitas dan mobilitas masyarakat adalah
    reverse engineering
    pada lokomotif-lokomotif lama.
    Lokomotif yang di-
    reverse
    adalah lokomotif legendaris CC 201 89 16 yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia sejak era 1980-an. 
    Seiring berjalannya waktu, performa lokomotif CC 201 89 16 menurun akibat faktor usia. 
    Oleh karena itu, KAI melakukan pembaruan menyeluruh untuk mengembalikan sekaligus meningkatkan kinerja lokomotif agar sesuai dengan kebutuhan operasional masa kini.
    “Melalui upaya ini, kami berharap dapat menghadirkan layanan kereta api yang lebih andal, efisien, dan tentunya aman bagi seluruh pelanggan,” ujar John dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (19/7/2025).
    Dia menyebutkan, keberhasilan program
    reverse engineering
    merupakan hasil dari inovasi Insan KAI di Balai Yasa Yogyakarta yang terus berinovasi dan bertransformasi. 
    KAI memperkenalkan lokomotif hasil
    reverse engineering
    dalam rangkaian kegiatan Jambore
    Indonesian Railways Cyclist Community
    (IRCC) yang digelar di Balai Yasa Yogyakarta, Sabtu. 
    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menambahkan, salah satu elemen utama dalam
    reverse engineering
    adalah penerapan sistem Medha Excitation Propulsion (MEP) berbasis mikroprosesor. 
    Teknologi itu menggantikan sistem eksitasi konvensional yang bersifat elektro-mekanis dan telah berusia puluhan tahun.
    “MEP memberikan daya hingga 2.100
    horsepower
    (HP) dengan respons tenaga yang lebih cepat serta sistem kontrol yang lebih presisi,” jelasnya. 
    Teknologi itu juga terbukti lebih efisien dalam memaksimalkan energi sehingga berdampak langsung pada penghematan bahan bakar dan biaya operasional.
    Dengan keberhasilan inisiatif tersebut, KAI berencana memperluas implementasi teknologi MEP ke lokomotif lainnya secara bertahap. 
    Hal itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan biaya pemeliharaan serta meningkatkan keandalan dan produktivitas sarana.
    Selain program
    reverse engineering
    , KAI juga tengah memperkuat sarana dengan mendatangkan 54 unit lokomotif baru tipe CC 205 produksi Progress Rail–Caterpillar Company dari Amerika Serikat. 
    Lokomotif itu dirancang untuk mendukung angkutan batu bara dan logistik di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung, serta memperkuat konektivitas logistik nasional hingga 2029.
    Anne mengatakan, sebanyak 13 unit pertama lokomotif CC 205 telah tiba di Pelabuhan Panjang, Lampung, pada Minggu (13/7/2025).
    “Saat ini tengah menjalani uji performa untuk memastikan kualitas dan keandalannya sebelum masuk layanan operasional,” jelasnya.
    Adapun proses
    reverse engineering
    juga mencakup penggantian generator DC lama dengan alternator, yang menghasilkan tegangan lebih stabil, meskipun kecepatan mesin berubah-ubah. 
    Sistem itu terbukti lebih hemat energi, lebih minim perawatan, dan meningkatkan performa lokomotif di berbagai kondisi medan dan beban.
    Teknologi MEP turut dilengkapi TFT Display yang memungkinkan pemantauan
    real-time
    terhadap parameter penting, seperti tegangan, arus, tekanan udara sistem pengereman, dan lainnya. 
    Fitur tersebut memungkinkan teknisi untuk melakukan diagnosis daring (
    online monitoring
    ), mempercepat proses perawatan, dan mengurangi potensi gangguan layanan.
    Seluruh proses
    reverse engineering
    tersebut dilakukan tenaga ahli KAI di Balai Yasa Yogyakarta. 
    Ketika proses
    reverse
    selesai, lokomotif telah melewati uji performa dan keselamatan sesuai dengan standar tinggi yang berlaku. 
    Hasil uji menunjukkan performa lokomotif sangat baik dan siap mendukung operasional angkutan penumpang maupun barang.
    Melalui strategi inovatif yang mengombinasikan
    reverse engineering
    terhadap sarana
    existing
     dan pengadaan sarana baru, KAI terus mendorong transformasi layanan perkeretaapian nasional yang tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.
     
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KAI-Kemenhub tingkatkan keselamatan perlintasan sebidang di Semarang

    KAI-Kemenhub tingkatkan keselamatan perlintasan sebidang di Semarang

    Seiring meningkatnya kecepatan kereta api yang kini bisa mencapai 120 km/jam, sistem keselamatan tambahan menjadi semakin krusial,

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Kota Semarang melakukan uji coba sistem panic button guna meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang Jalan Madukoro (JPL Nomor 6).

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, inisiatif itu hadir sebagai respons terhadap tingginya potensi kecelakaan di perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan, terutama di wilayah perkotaan dengan lalu lintas padat seperti Semarang.

    “Seiring meningkatnya kecepatan kereta api yang kini bisa mencapai 120 km/jam, sistem keselamatan tambahan menjadi semakin krusial,” kata Anne dikutip di Jakarta, Jumat.

    Sistem panic button terdiri dari tiga komponen utama yaitu tombol darurat, panel kontrol, serta lampu dan sirine peringatan. Tombol itu berada di pos penjaga perlintasan dan terkoneksi langsung dengan sistem peringatan visual dan audio yang dipasang sejauh 1 kilometer ke kiri dan kanan perlintasan.

    Dalam kondisi normal, lampu indikator tetap padam yang berarti lintasan aman dilalui. Tapi jika tombol darurat ditekan, misalnya karena ada kendaraan mogok atau rintangan lain di jalur, maka lampu merah mulai berkedip disertai bunyi sirine.

    “Ini menjadi sinyal kuat bagi masinis bahwa kondisi tidak aman dan perlu dilakukan pengereman darurat,” ujarnya.

    Rancang bangun sistem itu juga memperhitungkan jarak pengereman optimal, sehingga masinis memiliki waktu yang cukup untuk menghentikan kereta secara aman dan tepat waktu.

    Anne mengatakan, teknologi itu merupakan bagian dari strategi besar KAI dalam memodernisasi sistem keselamatan.

    “Lewat sistem panic button, KAI ingin menghadirkan solusi praktis dan terukur dalam mencegah kecelakaan. Ini jadi langkah nyata kami untuk menghadirkan perjalanan yang makin aman, selamat dan andal,” jelasnya.

    Lebih dari sekadar alat bantu teknis, kehadiran sistem itu menunjukkan bagaimana teknologi bisa memperkuat peran petugas jaga perlintasan dalam merespons situasi darurat secara cepat dan tepat.

    Semarang menjadi kota uji coba karena mewakili kompleksitas lalu lintas perkotaan yang padat, dinamis, dan penuh interaksi antara moda transportasi.

    Dengan frekuensi perjalanan KA yang terus meningkat, sistem panic button diharapkan menjadi standar baru yang bisa direplikasi di perlintasan-perlintasan lain yang berisiko tinggi.

    KAI juga aktif menggandeng instansi pemerintah dan masyarakat untuk terus mengedukasi pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang. Kampanye keselamatan secara daring maupun luring terus digencarkan agar kesadaran publik semakin meningkat.

    “Keselamatan bukan hanya soal teknologi, tapi juga budaya. Maka kami terus berinovasi dan melibatkan semua pihak demi mewujudkan perlintasan yang lebih aman bagi semua pengguna jalan dan pelanggan kereta api,” kata Anne.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI angkut 4,9 juta pelanggan selama angkutan libur sekolah

    KAI angkut 4,9 juta pelanggan selama angkutan libur sekolah

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 4.922.733 pelanggan menggunakan KA Jarak Jauh dan Lokal selama masa angkutan libur sekolah mulai 20 Juni hingga 13 Juli 2025.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan capaian tersebut melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia yakni 3.896.691 kursi dengan okupansi mencapai 126,33 persen.

    “Lonjakan ini mencerminkan kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap layanan kereta api, terutama sebagai moda transportasi utama keluarga selama libur sekolah,” kata Anne di Jakarta, Selasa.

    Menurut dia, okupansi atau tingkat ketersisian di atas 100 persen terjadi karena kursi digunakan bergantian oleh penumpang dinamis yang naik turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan kereta.

    Dia menyebutkan 10 kereta api tercatat menjadi favorit pelanggan meliputi KA 187 (KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan – Semarang Tawang Bank Jateng) dengan 49.416 pelanggan; KA 271 (KA Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi – Pasarsenen) 46.724 pelanggan.

    Selanjutnya KA 272 (KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi) 46.400 pelanggan; KA 193 (KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan – Solo Balapan) 43.896 pelangan; KA 251 (KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Pasarsenen) 39.814 pelanggan.

    Berikutnya KA 269 (KA Matarmaja relasi Malang – Pasarsenen) 39.426 pelanggan; KA 270 (KA Matarmaja relasi Pasarsenen – Malang) 38.346 pelanggan; KA 274 (KA Kahuripan relasi Kiaracondong – Blitar) 35.214 pelanggan.

    Kemudian KA 278 (KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang) 34.847 pelanggan; serta KA 252 (KA Jayakarta relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng) 34.735 pelanggan.

    Menurut dia, tingginya mobilitas selama libur sekolah tak lepas dari keberhasilan KAI dalam menghadirkan program tarif terjangkau.

    Sejak 5 Juni 2025, KAI menghadirkan diskon 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial, dan antusiasme masyarakat terus mengalir.

    “Hingga Senin, 14 Juli pukul 16.00 WIB, tercatat 2.788.683 tiket diskon telah terjual dari total 3.529.612 kursi yang disediakan, atau tingkat penjualan sudah mencapai 79 persen,” ujar Anne.

    Program itu masih akan berlangsung hingga 31 Juli 2025, memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk tetap bisa bepergian dengan harga terjangkau baik untuk liburan, pulang kampung, keperluan kerja, maupun aktivitas sosial lainnya.

    Dengan harga tiket terjangkau, masyarakat kini lebih mudah bepergian lintas kota untuk liburan, bekerja, dan keperluan keluarga. Program diskon memperkuat peran kereta sebagai moda transportasi inklusif yang menjangkau berbagai daerah pusat aktivitas masyarakat.

    Langkah itu sejalan dengan Asta Cita Pemerintah untuk memperluas konektivitas dan mendorong pertumbuhan di luar pusat kota.

    Selama libur sekolah KAI juga menghadirkan Creative Space KAI x Rumah BUMN di tiga stasiun yakni Purwokerto, Pekalongan, dan Solo Balapan, dengan melibatkan 63 UMKM binaan untuk memperkenalkan produk khas dari makanan, kerajinan, hingga fesyen.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Bambang Sutopo Hadi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI pakai 103,69 juta liter BBM subsidi layani PSO pada semester I

    KAI pakai 103,69 juta liter BBM subsidi layani PSO pada semester I

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat menggunakan 103.689.715 liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sepanjang semester I 2025 untuk melayani 8,8 juta pelanggan Public Service Obligation (PSO) dan angkutan barang.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan angka itu setara dengan 49,42 persen dari total kuota yang diberikan pemerintah melalui BPH Migas pada tahun 2025 sebesar 209.809.000 liter.

    “Hampir 50 persen kuota BBM subsidi tahun ini telah digunakan untuk pelayanan angkutan selama semester I 2025, baik angkutan penumpang maupun barang,” kata Anne di Jakarta, Selasa.

    Dia menyampaikan bahwa BBM subsidi tersebut menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan layanan kereta api, terutama dalam memastikan keterjangkauan transportasi publik untuk seluruh lapisan masyarakat.

    Anne menambahkan, dari jumlah tersebut sebanyak 93,1 juta liter digunakan untuk kereta api penumpang, termasuk 8,8 juta pelanggan layanan PSO yang ditugaskan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

    Ia menyebutkan jumlah tersebut terdiri dari 5,68 juta pelanggan KA Jarak Jauh PSO dan 3,14 juta pelanggan KA Lokal PSO.

    “Bagian dari total 27,46 juta pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal yang dilayani KAI Semester I 2025 naik 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 pada angka 25,74 juta pelanggan,” katanya.

    Ia menjelaskan layanan PSO disediakan dengan tarif terjangkau, khususnya bagi pelajar, pekerja harian, pelaku UMKM, dan masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi. Subsidi BBM turut menjaga keterjangkauan tarif tersebut, sekaligus memperluas jangkauan layanan publik berbasis rel.

    Sementara itu, sisanya digunakan untuk mendukung operasional kereta barang seperti KA Petikemas (6.905.944 liter), KA Parcel (1.780.508 liter), KA Semen (1.541.186 liter), dan KA Klinker (350.881 liter). Layanan logistik ini berperan penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional.

    Dalam implementasinya, KAI memastikan subsidi BBM dikelola secara akuntabel dan transparan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG), memastikan manfaatnya tepat sasaran dan tercatat secara sistematis.

    Lebih lanjut dia mengatakan selaras dengan komitmen keberlanjutan, sejak Februari 2025 KAI telah menggunakan Biosolar B40 secara penuh untuk seluruh lokomotif dan genset.

    BBM itu memiliki 40 persen kandungan bahan nabati dari kelapa sawit, menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dan lebih mudah diserap kembali oleh alam.

    “BBM subsidi ini juga ramah lingkungan karena menggunakan jenis Biosolar B40, sejalan dengan visi KAI untuk menggerakkan transportasi berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Anne.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Bambang Sutopo Hadi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Diskon 30% Tiket KAI Masih Berlaku Sampai Akhir Juli, Ini Daftar Keretanya

    Diskon 30% Tiket KAI Masih Berlaku Sampai Akhir Juli, Ini Daftar Keretanya

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan program potongan harga 30% untuk tiket KA Ekonomi Komersial masih berlangsung hingga 31 Juli 2025.

    VP Public Relations KAI Anne Purba mengatakan masyarakat masih memiliki waktu untuk memanfaatkan perjalanan hemat ini.

    Data KAI hingga Jumat (11/7/2025) mencatat sebanyak 2.648.993 tiket telah terjual dari total 3.529.612 tempat duduk pada periode (5 Juni -31 Juli 2025), atau setara 75% okupansi.

    “Program diskon ini merupakan stimulus mobilitas yang dirancang KAI agar masyarakat tetap bisa bepergian dengan harga terjangkau baik untuk keperluan kerja, liburan sekolah, maupun aktivitas sosial dan ekonomi lainnya,” ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu (12/7/2025).

    Anne meyakini dengan tarif yang terjangkau, perseroan ingin memperkuat konektivitas dan membuka akses bagi masyarakat luas.

    Dia berharap kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga penggerak ekonomi mendorong aktivitas UMKM, pariwisata lokal, hingga sektor informal di sekitar stasiun.

    “Setiap kursi kereta adalah peluang untuk bertemu keluarga, mengembangkan usaha, atau menjelajahi tempat baru. Lewat program ini, KAI ingin memperluas manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat luas,” imbuhnya.

    Pemesanan tiket diskon dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI dan situs resmi booking.kai.id. Semua proses tentunya dilakukan secara digital dan aman.

    Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket, berikut adalah 10 kereta api dengan ketersediaan kursi yang masih cukup banyak:

    1. KA Tambahan Lempuyangan – Pasarsenen

    2. KA Tambahan Pasarsenen – Lempuyangan

    3.KA Tambahan Pasarsenen – Solo

    4. KA Tambahan Solo – Pasarsenen

    5.KA Lodaya Tambahan (Solo Balapan – Bandung pp)

    6. KA Cirebon Fakultatif (Cirebon – Gambir pp)

    7. KA Sribilah Utama (Medan – Rantau Prapat pp)

    8. KA Kaligung (Cirebon Prujakan – Semarang Poncol pp)

    9. KA Batavia (Gambir – Solo Balapan pp)

    10. KA Sancaka (Surabaya Gubeng – Yogyakarta pp)

  • Tiket Kereta Jarak Jauh Bisa Dipesan 30 Menit Jelang Berangkat, Simak Caranya

    Tiket Kereta Jarak Jauh Bisa Dipesan 30 Menit Jelang Berangkat, Simak Caranya

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI meningkatkan kemudahan layanan dengan membuka pemesanan tiket kereta api jarak jauh hingga 30 menit sebelum keberangkatan demi fleksibilitas lebih bagi penumpang dalam merencanakan perjalanan secara spontan.

    “Kini, pemesanan tiket KA antarkota dapat dilakukan hingga 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, sedangkan untuk KA perkotaan hingga 10 menit sebelum keberangkatan,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba di Jakarta, dikutip Jumat (11/7/2025).

    Dia menjelaskan kebijakan itu diambil untuk memberikan fleksibilitas lebih besar kepada pelanggan yang memiliki kebutuhan perjalanan mendadak.

    “Kebijakannya berlaku mulai hari ini, Kamis [10/7/2025]. KAI menghadirkan kemudahan baru bagi pelanggan dalam memesan tiket kereta api,” ujarnya.

    Ia menuturkan hal itu dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan. Penumpang dapat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan situs https://booking.kai.id hingga mendekati waktu keberangkatan kereta yang sebelumnya maksimal 1 jam sebelum keberangkatan.

    Penyesuaian ini berlaku untuk seluruh pemesanan yang dilakukan secara digital melalui aplikasi Access by KAI dan situs web booking.kai.id.

    Pelanggan yang belum memperbarui aplikasinya dapat segera melakukan pembaruan ke versi minimal 6.12.1 untuk Android dan 6.13.0 untuk iOS agar dapat menikmati fitur terbaru ini.

    Selain itu, untuk memperkuat akurasi data dan keamanan perjalanan, seluruh penumpang Warga Negara Indonesia (WNI) wajib mengisi data diri dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), termasuk bagi penumpang infant.

    Sementara penumpang Warga Negara Asing (WNA) wajib mengisi data dengan nomor identitas yang tercantum dalam paspor.

    Aplikasi Access by KAI juga kini mendukung pembelian tiket dengan tarif khusus/Go show, yang bisa dilakukan mulai 2 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api, selama tempat duduk masih tersedia.

    “Hal ini memberikan alternatif menarik bagi pelanggan yang ingin bepergian secara lebih hemat,” tutur Anne.

    KAI terus mendorong masyarakat untuk beralih ke layanan digital yang lebih cepat, praktis, dan aman. Dengan fitur pemesanan tiket yang semakin fleksibel, KAI berharap dapat menjawab kebutuhan mobilitas pelanggan yang terus berkembang.

    Ia menegaskan transformasi digital terus dilakukan pihaknya untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.

    “Fitur ini menjadi salah satu upaya KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, efisien, dan sesuai dengan ritme kehidupan modern yang serba mendadak,” kata Anne.

  • KAI: Perjalanan Harian LRT Jabodebek Ditambah untuk Dukung Mobilitas

    KAI: Perjalanan Harian LRT Jabodebek Ditambah untuk Dukung Mobilitas

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group menambah jumlah perjalanan harian kereta LRT Jabodebek untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan setiap hari Senin-Jumat akan dioperasionalkan sebanyak 24 rangkaian LRT Jabodebek. Jumlah tersebut meningkat dari sebelumnya sebanyak 22 rangkaian.

    “Dengan penambahan operasional ini menjadikan jumlah perjalanan harian juga meningkat dari 366 menjadi 398 perjalanan pada hari kerja,” kata Anne di Jakarta, Kamis.

    KAI Group melalui layanan LRT Jabodebek mencatat rekor baru pada Senin (1/7/2025) yang mencapai 118.114 pengguna per hari.

    Angka tersebut berhasil mencetak rekor okupansi baru, melampaui rekor sebelumnya sebanyak 114.000 pengguna per hari yang dicatatkan pada 28 Mei 2025.

    Anne menjelaskan pemecahan rekor okupansi penumpang harian itu bertepatan dengan mulai diberlakukannya penambahan jumlah perjalanan dan operasional rangkaian LRT Jabodebek pada hari kerja (Senin-Jumat) terhitung 1 Juli 2025.

    “Itu untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat untuk menggunakan transportasi umum,” ujarnya.

    Menurutnya, penumpang LRT Jabodebek menunjukkan tren yang positif, hal itu yang mendorong ditambahnya perjalanan untuk semakin memperpendek headway (jarak antar-KA) sehingga semakin memudahkan mobilitas masyarakat.

    Dia menyebutkan pada periode 1 Maret hingga 30 Juni 2025, operasional harian pada hari kerja sebanyak 366 perjalanan, rata-rata pengguna harian LRT Jabodebek mencapai 95.586 pengguna.

    Angka itu tumbuh 10 persen dibandingkan periode 1 November 2024 hingga 28 Februari 2025 yang mencatat rata-rata 86.784 pengguna pada hari kerja.

    “Dengan penambahan jumlah perjalanan ini, headway atau waktu tunggu antar kereta pada jam sibuk juga semakin singkat,” ucap Anne.

    Untuk relasi Jatimulya/Harjamukti-Cawang (PP), headway kini menjadi 9 menit 25 detik. Sementara untuk lintas Cawang-Dukuh Atas BNI, waktu tunggu antar kereta berkurang menjadi 4 menit 12,5 detik.

    Selain penambahan pada hari kerja, pada Sabtu, jumlah rangkaian yang dioperasikan juga ditambah menjadi 20 rangkaian, dari sebelumnya 18 rangkaian. Ini turut meningkatkan jumlah perjalanan dari 270 menjadi 326 perjalanan.

    Sementara itu, pada hari Minggu, jumlah perjalanan tetap 270, dan jadwal pada hari libur nasional atau cuti bersama mengikuti jadwal hari Minggu.

    Menurutnya, penambahan operasional LRT Jabodebek sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait pemerataan pembangunan dan keadilan sosial.

    Dengan akses transportasi publik yang lebih baik, KAI mendukung mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan dan polusi, serta mendorong peluang ekonomi dan sosial yang lebih merata.

    “LRT Jabodebek bukan hanya alat transportasi, melainkan fondasi untuk kota yang lebih maju dan inklusif,” kata Anne.

  • KAI: Perjalanan harian LRT Jabodebek ditambah guna dukung mobilitas

    KAI: Perjalanan harian LRT Jabodebek ditambah guna dukung mobilitas

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group menambah jumlah perjalanan harian kereta LRT Jabodebek untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan setiap hari Senin-Jumat akan dioperasionalkan sebanyak 24 rangkaian LRT Jabodebek.

    Jumlah tersebut meningkat dari sebelumnya sebanyak 22 rangkaian.

    “Dengan penambahan operasional ini menjadikan jumlah perjalanan harian juga meningkat dari 366 menjadi 398 perjalanan pada hari kerja,” kata Anne di Jakarta, Kamis.

    KAI Group melalui layanan LRT Jabodebek mencatat rekor baru pada Senin (1/7/2025) yang mencapai 118.114 pengguna per hari.

    Angka tersebut berhasil mencetak rekor okupansi baru, melampaui rekor sebelumnya sebanyak 114.000 pengguna per hari yang dicatatkan pada 28 Mei 2025.

    Anne menjelaskan pemecahan rekor okupansi penumpang harian itu bertepatan dengan mulai diberlakukannya penambahan jumlah perjalanan dan operasional rangkaian LRT Jabodebek pada hari kerja (Senin-Jumat) terhitung 1 Juli 2025.

    “Itu untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat untuk menggunakan transportasi umum,” ujarnya.

    Menurutnya, penumpang LRT Jabodebek menunjukkan tren yang positif, hal itu yang mendorong ditambahnya perjalanan untuk semakin memperpendek headway (jarak antar-KA) sehingga semakin memudahkan mobilitas masyarakat.

    Dia menyebutkan pada periode 1 Maret hingga 30 Juni 2025, operasional harian pada hari kerja sebanyak 366 perjalanan, rata-rata pengguna harian LRT Jabodebek mencapai 95.586 pengguna.

    Angka itu tumbuh 10 persen dibandingkan periode 1 November 2024 hingga 28 Februari 2025 yang mencatat rata-rata 86.784 pengguna pada hari kerja.

    “Dengan penambahan jumlah perjalanan ini, headway atau waktu tunggu antar kereta pada jam sibuk juga semakin singkat,” ucap Anne.

    Untuk relasi Jatimulya/Harjamukti-Cawang (PP), headway kini menjadi 9 menit 25 detik. Sementara untuk lintas Cawang-Dukuh Atas BNI, waktu tunggu antar kereta berkurang menjadi 4 menit 12,5 detik.

    Selain penambahan pada hari kerja, pada Sabtu, jumlah rangkaian yang dioperasikan juga ditambah menjadi 20 rangkaian, dari sebelumnya 18 rangkaian. Ini turut meningkatkan jumlah perjalanan dari 270 menjadi 326 perjalanan.

    Sementara itu, pada hari Minggu, jumlah perjalanan tetap 270, dan jadwal pada hari libur nasional atau cuti bersama mengikuti jadwal hari Minggu.

    Menurutnya, penambahan operasional LRT Jabodebek sejalan dengan Astacita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait pemerataan pembangunan dan keadilan sosial.

    Dengan akses transportasi publik yang lebih baik, KAI mendukung mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan dan polusi, serta mendorong peluang ekonomi dan sosial yang lebih merata.

    “LRT Jabodebek bukan hanya alat transportasi, melainkan fondasi untuk kota yang lebih maju dan inklusif,” kata Anne.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Kelik Dewanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Program Diskon 30 Persen, PT KA Bandung Sebut Lebih Dari 80 Ribu Tiket KA Ekonomi Non Subsidi Terjual

    Program Diskon 30 Persen, PT KA Bandung Sebut Lebih Dari 80 Ribu Tiket KA Ekonomi Non Subsidi Terjual

    Sementara itu dilansir laman PT KAI, Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan total kapasitas tempat duduk yang disediakan dalam program ini mencapai 3.529.612 kursi.

    Data hingga 20 Juni 2025 pukul 10.00 WIB, sebanyak 1.206.530 tiket telah terjual, atau sekitar 34 persen dari total kapasitas.

    “KAI juga menghadirkan konsep tematik di sejumlah stasiun besar. Gate tematik, standing character, hingga photobooth kini hadir menyapa pelanggan di berbagai titik strategis,” ujar Anne.

    Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran Balon Jumbo Dolan Neng Jogja setinggi lebih dari 10 meter di halaman depan Stasiun Yogyakarta, tepat di seberang kawasan Malioboro.

    Instalasi kolaborasi KAI dan Visinema ini menghadirkan karakter Don dan dapat dinikmati dalam dua sesi harian, yakni pukul 06.00–13.00 WIB dan 15.00–23.00 WIB mulai 18–30 Juni 2025.

    “Tidak hanya di Yogyakarta, suasana tematik juga hadir di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Cirebon Prujakan, Semarang Tawang Bank Jateng, Semarang Poncol, Purwokerto, Kutoarjo, Solo Balapan, Madiun, Blitar, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Jember, Medan, Kertapati, dan Tanjungkarang,” kata Anne.

    Beberapa stasiun menghadirkan photobooth dengan karakter populer karya anak bangsa seperti Pionicorn, Komik Ga Jelas, Si Bedil, dan Susi and Friends.

    Karakter-karakter ini hadir untuk menghibur seluruh pelanggan, khususnya anak-anak yang bepergian bersama keluarga di masa libur sekolah.

    “Melalui pendekatan visual yang segar dan penuh keceriaan ini, kami ingin menegaskan bahwa pengalaman naik kereta api tak hanya nyaman dan terjangkau, tetapi juga menyenangkan dan penuh kesan,” jelas Anne.

    Upaya ini sekaligus mencerminkan komitmen KAI dalam menciptakan layanan transportasi publik yang inklusif, adaptif, dan ramah keluarga, sekaligus mendukung industri kreatif dalam negeri.

     

  • Ini 10 Kereta Api Favorit Selama Libur Panjang 1 Muharam

    Ini 10 Kereta Api Favorit Selama Libur Panjang 1 Muharam

    Jakarta: Libur Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah disambut meriah oleh masyarakat Indonesia. Banyak keluarga memilih untuk mudik, liburan, atau bersilaturahmi ke kampung halaman. 

    Di tengah kemacetan panjang di jalan raya dan jalur wisata, kereta api kembali jadi moda favorit karena bebas macet, tepat waktu, dan nyaman!

    PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan pemesanan lebih dari 804 ribu pelanggan untuk periode libur panjang ini, atau 121 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

    Tingkat okupansi capai 133%
    KAI mencatat pada Kamis dan Jumat, 26-27 Juni 2025, menjadi hari paling padat. Tingkat okupansi bahkan melebihi 130 persen, karena adanya penumpang dinamis, penumpang yang naik-turun di stasiun berbeda, sehingga satu kursi bisa dipakai lebih dari sekali.

    “Selama periode liburan ini, sejumlah KA ekonomi menjadi pilihan utama masyarakat. Relasinya yang strategis dan harga tiket yang bersahabat menjadikan kereta-kereta berikut sebagai yang paling diminati,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba dalam keterangan tertulis, Sabtu, 28 Juli 2025.
     

    Top 10 KA favorit selama liburan 1 Muharam
    Berikut daftar 10 kereta api dengan pemesanan tertinggi sepanjang libur panjang Tahun Baru Islam:

    KA 271 Airlangga (Surabaya – Pasar Senen): 7.986 pelanggan
    KA 272 Airlangga (Pasar Senen – Surabaya): 7.838 pelanggan
    KA 269 Matarmaja (Malang – Pasar Senen): 6.695 pelanggan
    KA 187 Joglosemarkerto (Solo – Semarang – Tegal – Purwokerto – Solo): 6.628 pelanggan
    KA 251 Jayakarta (Surabaya Gubeng – Pasar Senen): 6.613 pelanggan
    KA 270 Matarmaja (Pasar Senen – Malang): 6.249 pelanggan
    KA 275 Pasundan (Surabaya Gubeng – Kiaracondong): 5.906 pelanggan
    KA 274 Kahuripan (Blitar – Kiaracondong): 5.890 pelanggan
    KA 278 Sri Tanjung (Lempuyangan – Ketapang): 5.875 pelanggan
    KA 273 Kahuripan (Kiaracondong – Blitar): 5.846 pelanggan

    Ada KA Tambahan buat kamu yang belum kebagian tiket!
    Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI menghadirkan sejumlah kereta tambahan, terutama pada relasi padat.

    “Penambahan ini merupakan bentuk antisipasi terhadap lonjakan volume pelanggan serta upaya menjaga kenyamanan selama musim libur,” kata Anne.
    Daftar KA Tambahan Libur 1 Muharam:

    KA Sancaka Tambahan (Surabaya – Yogyakarta)
    KA Parahyangan Fakultatif (Bandung – Gambir PP)
    KA Kaligung Tambahan (Semarang – Tegal PP)
    KA Batavia (Solo – Gambir PP)
    KA Arjuno Ekspres (Surabaya – Malang PP)

    Langkah KAI mengoperasikan kereta tambahan juga mendukung Program Asta Cita Pemerintah, termasuk penguatan konektivitas nasional, pengentasan kemiskinan, dan pemajuan ekonomi inklusif.

    “Promo tarif diskon 30 persen serta kehadiran kereta tambahan menjadi bentuk keberpihakan kami terhadap mobilitas terjangkau,” ungkap Anne.

    Jakarta: Libur Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah disambut meriah oleh masyarakat Indonesia. Banyak keluarga memilih untuk mudik, liburan, atau bersilaturahmi ke kampung halaman. 
     
    Di tengah kemacetan panjang di jalan raya dan jalur wisata, kereta api kembali jadi moda favorit karena bebas macet, tepat waktu, dan nyaman!
     
    PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan pemesanan lebih dari 804 ribu pelanggan untuk periode libur panjang ini, atau 121 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

    Tingkat okupansi capai 133%
    KAI mencatat pada Kamis dan Jumat, 26-27 Juni 2025, menjadi hari paling padat. Tingkat okupansi bahkan melebihi 130 persen, karena adanya penumpang dinamis, penumpang yang naik-turun di stasiun berbeda, sehingga satu kursi bisa dipakai lebih dari sekali.

    “Selama periode liburan ini, sejumlah KA ekonomi menjadi pilihan utama masyarakat. Relasinya yang strategis dan harga tiket yang bersahabat menjadikan kereta-kereta berikut sebagai yang paling diminati,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba dalam keterangan tertulis, Sabtu, 28 Juli 2025.
     

    Top 10 KA favorit selama liburan 1 Muharam
    Berikut daftar 10 kereta api dengan pemesanan tertinggi sepanjang libur panjang Tahun Baru Islam:

    KA 271 Airlangga (Surabaya – Pasar Senen): 7.986 pelanggan
    KA 272 Airlangga (Pasar Senen – Surabaya): 7.838 pelanggan
    KA 269 Matarmaja (Malang – Pasar Senen): 6.695 pelanggan
    KA 187 Joglosemarkerto (Solo – Semarang – Tegal – Purwokerto – Solo): 6.628 pelanggan
    KA 251 Jayakarta (Surabaya Gubeng – Pasar Senen): 6.613 pelanggan
    KA 270 Matarmaja (Pasar Senen – Malang): 6.249 pelanggan
    KA 275 Pasundan (Surabaya Gubeng – Kiaracondong): 5.906 pelanggan
    KA 274 Kahuripan (Blitar – Kiaracondong): 5.890 pelanggan
    KA 278 Sri Tanjung (Lempuyangan – Ketapang): 5.875 pelanggan
    KA 273 Kahuripan (Kiaracondong – Blitar): 5.846 pelanggan

    Ada KA Tambahan buat kamu yang belum kebagian tiket!
    Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI menghadirkan sejumlah kereta tambahan, terutama pada relasi padat.
     
    “Penambahan ini merupakan bentuk antisipasi terhadap lonjakan volume pelanggan serta upaya menjaga kenyamanan selama musim libur,” kata Anne.
    Daftar KA Tambahan Libur 1 Muharam:

    KA Sancaka Tambahan (Surabaya – Yogyakarta)
    KA Parahyangan Fakultatif (Bandung – Gambir PP)
    KA Kaligung Tambahan (Semarang – Tegal PP)
    KA Batavia (Solo – Gambir PP)
    KA Arjuno Ekspres (Surabaya – Malang PP)

    Langkah KAI mengoperasikan kereta tambahan juga mendukung Program Asta Cita Pemerintah, termasuk penguatan konektivitas nasional, pengentasan kemiskinan, dan pemajuan ekonomi inklusif.
     
    “Promo tarif diskon 30 persen serta kehadiran kereta tambahan menjadi bentuk keberpihakan kami terhadap mobilitas terjangkau,” ungkap Anne.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)