Tag: Anne Purba

  • Penumpang KAI Dihubungi Tanpa Tukar Nomor, Oknum Karyawan Disanksi

    Penumpang KAI Dihubungi Tanpa Tukar Nomor, Oknum Karyawan Disanksi

    Jakarta

    Viral di media sosial seorang perempuan yang data pribadinya disalahgunakan oleh seseorang yang diduga karyawan KAI. Kisah perempuan itu ramai dibahas usai dia mengeluh di media sosial X.

    Dia bercerita data pribadinya dibocorkan oleh seseorang yang ternyata bekerja di anak usaha KAI, PT Reska Multi Usaha (KAI Services). Dari unggahan yang viral di media sosial itu, awalnya perempuan itu diajak bicara oleh seorang penumpang laki-laki di sebelahnya. Herannya laki-laki itu mengetahui semua data pribadi perempuan tersebut padahal belum pernah kenal sebelumnya.

    Puncaknya, pria itu sampai berani menghubungi perempuan tadi lewat pesan singkat, padahal tidak saling bertukar nomor telepon. Setelah diusut perempuan itu mengetahui bahwa lelaki itu adalah karyawan KAI Services dan diduga menyalahgunakan data pribadi.

    KAI Services Minta Maaf

    KAI Services menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas insiden penyalahgunaan data nomor telepon pribadi milik salah satu penumpang kereta api. KAI Services mengakui insiden penyalahgunaan data pribadi itu dilakukan langsung oleh oknum karyawannya.

    Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan kode etik perusahaan.

    “Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan kami sudah menghubungi penumpang tersebut untuk meminta maaf. Tindakan oknum tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan merupakan pelanggaran privasi yang tidak dapat kami toleransi,” ujar Nyoman Suardhita dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

    Oknum Karyawan Disanksi

    Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam menjaga kepercayaan pelanggan, KAI Services telah mengambil langkah-langkah untuk menindak oknum karyawan tersebut.

    Perusahaan telah melayangkan sanksi disiplin dengan memanggil oknum karyawan yang bersangkutan dan sedang melakukan proses pemeriksaan intensif. Sanksi tegas sesuai aturan perusahaan akan diberikan untuk memberikan efek jera.

    Perusahaan juga telah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak korban untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung serta memastikan langkah-langkah penyelesaian yang diperlukan. KAI Services juga sudah melakukan evaluasi internal dan menyeluruh terhadap sistem akses data operasional dan memberikan edukasi kembali kepada seluruh personil frontliner mengenai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

    Nyoman Suardhita menambahkan bahwa perlindungan terhadap data pribadi pelanggan adalah prioritas utama perusahaan.

    “Kami berkomitmen untuk memperketat pengawasan di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kritik dan masukan demi perbaikan layanan kami,” kata Nyoman.

    KAI Perkuat Pengamanan Data Pelanggan

    Sementara itu, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan pihaknya akan secara konsisten memperkuat sistem pengamanan data pelanggan melalui penerapan standar internasional usai kejadian ini.

    Pihaknya berkomitmen untuk menjaga keamanan data pribadi serta kepercayaan pelanggan sebagai bagian dari penyelenggaraan layanan yang bertanggung jawab dan transparan. Perlindungan data menjadi prioritas utama KAI Group dalam mendukung kenyamanan dan rasa aman masyarakat

    “KAI berkomitmen menjaga keamanan data pribadi pelanggan dan terus meningkatkan sistem pengelolaan serta pengawasan akses data secara berkelanjutan,” ujar Anne dalam keterangan tertulis.

    Sebagai bagian dari penguatan tersebut, KAI telah menerapkan Sertifikat ISO 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi yang menjadi acuan dalam melindungi data pelanggan dan sistem operasional dari potensi risiko keamanan informasi.

    KAI Group juga menjalankan kewajiban sebagai badan publik dengan mematuhi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, termasuk penyediaan informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus memastikan perlindungan terhadap informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Lihat juga Video ‘Kata KAI soal Aksi 2 Bocah Coba Hentikan Kereta di Sidoarjo’:

    (hal/ara)

  • Ekonomi kemarin, pembebasan PPh 21 hingga 133 ton bawang bombay disita

    Ekonomi kemarin, pembebasan PPh 21 hingga 133 ton bawang bombay disita

    Jakarta (ANTARA) – Berbagai peristiwa ekonomi diberitakan Kantor Berita ANTARA pada Minggu (4/1), mulai dari pembebasan PPh Pasal 21 periode 2026 untuk pekerja di lima sektor padat karya hingga penyitaan 133 ton bawang bombay ilegal.

    Berikut rangkuman berita ekonomi kemarin yang layak disimak kembali pada Senin pagi ini.

    1. Aturan terbit, pekerja di 5 sektor padat karya bebas PPh di 2026

    Pemerintah resmi menanggung Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 periode 2026 untuk pekerja di lima sektor padat karya tertentu. Kebijakan tersebut termaktub dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105 Tahun 2025 sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi tahun anggaran 2026.

    “Bahwa untuk menjaga keberlangsungan daya beli masyarakat dan menjalankan fungsi stabilisasi ekonomi dan sosial pada tahun 2026, telah ditetapkan paket stimulus ekonomi sebagai upaya pemerintah dalam menjaga tingkat kesejahteraan masyarakat antara lain dengan pemberian fasilitas fiskal,” demikian bunyi pertimbangan PMK 105/2025, dikutip di Jakarta, Minggu.

    Baca selengkapnya di sini.

    2. KAI: Penjualan tiket tembus 4,1 juta lampaui Nataru 2024/2025

    PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mencatat penjualan tiket angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tembus di angka 4.135.783, melampaui penjualan pada periode Nataru 2024/2025.

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan jutaan tiket itu dijual pada periode periode 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026 hingga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 08.00 WIB.

    “Capaian tersebut tumbuh 10,86 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025 yang mencatat 3.730.584 tiket. Angka ini masih berpotensi meningkat karena penjualan tiket berlangsung hingga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB,” kata Anne di Jakarta, Minggu.

    Baca selengkapnya di sini.

    3. Analis ingatkan konflik AS dan Venezuela akan tekan pasar keuangan

    Analis pasar modal sekaligus founder Republik Investor Hendra Wardana mengatakan sentimen global khususnya memanasnya hubungan Amerika Serikat (AS) dan Venezuela, akan menjadi faktor dominan yang mempengaruhi pergerakan pasar keuangan pada awal tahun 2026.

    “Isu penangkapan Presiden Venezuela (Nicolas Maduro) oleh otoritas AS meningkatkan ketegangan geopolitik dan langsung berdampak pada persepsi risiko global,” ujar Hendra kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.

    Baca selengkapnya di sini.

    4. Kementan bentuk 33 balai besar dorong modernisasi pertanian daerah

    Kementerian Pertanian membentuk 33 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian di 33 provinsi untuk memperkuat pendampingan teknologi pertanian daerah dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

    Pembentukan 33 balai besar tersebut ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 39 Tahun 2025 dan berada di bawah koordinasi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP).

    Kepala BRMP Kementan Fadjry Djufry di Bogor, Jawa Barat, Minggu, menjelaskan bahwa balai besar tersebut merupakan peningkatan status dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian yang sebelumnya telah ada di daerah.

    Baca selengkapnya di sini.

    5. Total 133 ton bawang bombay diamankan APH berkat kanal “Lapor Pak Amran”

    Kementerian Pertanian menyatakan aparat penegak hukum (APH) berhasil menggagalkan masuknya bawang bombay ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang, Jawa Tengah, sebanyak 133 ton, berkat adanya aduan “Lapor Pak Amran”.

    Berdasarkan keterangan Kementerian Pertanian dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Minggu, menyebutkan Polrestabes Semarang bersama Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Kodim 0733/KS, serta Lanal Semarang menggagalkan upaya pemasukan bawang bombay ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang.

    Baca selengkapnya di sini.

    Pewarta: Uyu Septiyati Liman
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Puluhan KA Berhenti di Jatinegara Saat Pergantian Tahun, Ini Daftarnya

    Puluhan KA Berhenti di Jatinegara Saat Pergantian Tahun, Ini Daftarnya

    Jakarta

    Penyesuaian pola operasi perjalanan kereta api jarak jauh dilakukan saat malam Tahun Baru oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero). Khususnya pola operasi di Jakarta dan Yogyakarta.

    Pengaturan ini disiapkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas serta rekayasa jalan di sejumlah titik strategis di Jakarta dan Yogyakarta pada malam pergantian tahun baru hari ini.

    Di wilayah Jakarta, KAI memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) terhadap 26 perjalanan KA jarak jauh dan menengah di Stasiun Jatinegara. Seluruh kereta tetap melayani Stasiun Gambir sesuai jadwal, dengan tambahan pemberhentian sementara di Stasiun Jatinegara sebagai alternatif akses bagi pelanggan.

    Sementara itu, di wilayah Yogyakarta, KAI juga memberlakukan BLB terhadap 35 perjalanan KA di Stasiun Lempuyangan, sebagai respons atas potensi kepadatan lalu lintas dan penutupan sejumlah ruas jalan menuju serta di sekitar Stasiun Yogyakarta pada periode pergantian tahun.

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pengaturan ini disiapkan agar perjalanan kereta api tetap aman, tertib, dan lancar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

    “Penyesuaian pola operasi ini dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta api serta memberi fleksibilitas akses bagi pelanggan pada periode pergantian tahun,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Rabu (31/12/2025).

    Pelanggan dapat memilih naik atau turun di Stasiun Jatinegara maupun Stasiun Lempuyangan tanpa perubahan jadwal pada tiket. Seluruh perjalanan tetap melayani stasiun utama sesuai ketentuan operasional.

    Berikut ini daftar kereta api yang berhenti luar biasa di Stasiun Jatinegara dan Lempuyangan:

    26 KA Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara

    A. KA Keberangkatan (19 Perjalanan)
    1. KA Purwojaya / KA 58F relasi Gambir-Cilacap
    2. KA Taksaka / KA 44 relasi Gambir -Yogyakarta
    3. KA Sembrani Tambahan / KA 7004 relasi Gambir -Surabaya Pasarturi
    4. KA Brawijaya / KA 38 relasi Gambir-Malang
    5. KA Tambahan GMR-YK / KA 7008B relasi Gambir -Yogyakarta
    6. KA Bima / KA 8 relasi Gambir-Surabaya Gubeng
    7. KA Gajayana / KA 36 relasi Gambir-Malang
    8. KA Cakrabuana / KA 124B relasi Gambir -Purwokerto
    9. KA Sembrani / KA 42 relasi Gambir -Surabaya Pasarturi
    10. KA Pandalungan / KA 32 relasi Gambir -Jember
    11. KA Argo Bromo Anggrek / KA 4B relasi Gambir-Surabaya Pasarturi
    12. KA Argo Lawu / KA 14 relasi Gambir-Solo Balapan
    13. KA Purwojaya / KA 54 relasi Gambir-Cilacap
    14. KA Taksaka / KA 48 relasi Gambir -Yogyakarta
    15. KA Gunungjati / KA 120B relasi Gambir -Cirebon
    16. KA Manahan / KA 64B relasi Gambir-Solo Balapan
    17. KA Argo Anjasmoro / KA 30F relasi Gambir -Surabaya Pasarturi
    18. KA Cirebon Fakultatif / KA 126F relasi Gambir-Cirebon
    19. KA Gajayana Tambahan / KA 7002A relasi Gambir-Malang

    B. KA Kedatangan (7 Perjalanan)
    1. KA Argo Lawu / KA 13 relasi Solo Balapan -Gambir
    2. KA Parahyangan / KA 137B relasi Bandung -Gambir
    3. KA Argo Bromo Anggrek / KA 1B relasi Surabaya Pasarturi -Gambir
    4. KA Manahan / KA 61B relasi Solo Balapan -Gambir
    5. KA Cakrabuana / KA 123B relasi Cirebon -Gambir
    6. KA Taksaka / KA 47 relasiYogyakarta -Gambir
    7. KA Gunungjati / KA 119B relasi Semarang Tawang-Gambir

    35 KA Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Lempuyangan

    1. KA Senja Utama Solo / KA 73 relasi Solo Balapan -Pasarsenen
    2. KA Lodaya / KA 79 relasi Solo Balapan -Bandung
    3. KA Gajayana / KA 35 relasi Malang-Gambir
    4. KA Sancaka / KA 83 relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta
    5. KA Argo Dwipangga / KA 15 relasi Solo Balapan -Gambir
    6. KA Mutiara Selatan / KA 71 relasi Surabaya Gubeng-Bandung
    7. KA Wijayakusuma / KA 157 relasi Ketapang -Cilacap
    8. KA Lodaya Tambahan / KA 7013 relasi Solo Balapan-Bandung
    9. KA Malabar / KA 67 relasi Malang -Bandung
    10. KA Batavia / KA 7005 relasi Solo Balapan -Gambir
    11. KA Bima / KA 7 relasi Surabaya Gubeng -Gambir
    12. KA Manahan / KA 63 relasi Solo Balapan -Gambir
    13. KA Turangga / KA 11 relasi Surabaya Gubeng -Bandung
    14. KA Gajayana Tambahan / KA 7001 relasi Malang-Gambir
    15. KA Malioboro Ekspres / KA 169 relasi Malang -Purwokerto
    16. KA Sancaka / KA 87 relasi Surabaya Gubeng -Yogyakarta
    17. KA Tambahan SLO-PSE / KA 7025 relasi Solo Balapan -Pasarsenen
    18. KA Lodaya Tambahan / KA 7014 relasi Solo Balapan -Bandung
    19. KA Wijayakusuma / KA 158 relasi Cilacap -Ketapang
    20. KA Bangunkarta / KA 162 relasi Pasarsenen -Jombang
    21. KA Sancaka Utara / KA 236 relasi Cilacap -Surabaya Pasarturi
    22. KA Kertanegara / KA 168 relasi Purwokerto -Malang
    23. KA Tambahan PSE-SLO / KA 7026 relasi Pasarsenen -Solo Balapan
    24. KA Sancaka / KA 88 relasi Yogyakarta -Surabaya Gubeng
    25. KA Bima / KA 8 relasi Gambir-Surabaya Gubeng
    26. KA Turangga / KA 12 relasi Bandung -Surabaya Gubeng
    27. KA Malabar / KA 68 relasi Bandung -Malang
    28. KA Gajayana / KA 36 relasi Gambir-Malang
    29. KA Lodaya / KA 80 relasi Bandung-Solo Balapan
    30. KA Mutiara Selatan / KA 72 relasi Bandung -Surabaya Gubeng
    31. KA Argo Lawu / KA 14 relasi Gambir -Solo Balapan
    32. KA Madiun Jaya / KA 144 relasi Pasarsenen -Madiun
    33. KA Mataram / KA 76 relasi Pasarsenen -Solo Balapan
    34. KA Lodaya Tambahan / KA 7012 relasi Bandung -Solo Balapan
    35. KA Manahan / KA 64 relasi Gambir-Solo Balapan

    Lihat juga Video Daftar 14 KA Berhenti Luar Biasa di Stasiun Tugu Jogja dan Lempuyangan

    (acd/acd)

  • Catat! Ini Jadwal MRT, Transjakarta, LRT, KRL saat Malam Tahun Baru

    Catat! Ini Jadwal MRT, Transjakarta, LRT, KRL saat Malam Tahun Baru

    Bisnis.com, JAKARTA — Layanan transportasi umum atau transum di wilayah Jakarta dan sekitarnya bakal beroperasi lebih lama pada saat malam pergantian tahun baru 2026 pada 31 Desember 2025-1 Januari 2026. 

    Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkap khusus MRT, LRT dan Transjakarta bakal beroperasi hingga 02.00 WIB. Perpanjangan operasional ini dilakukan agar masyarakat bisa lebih nyaman menikmati acara pergantian malam tahun baru di Jakarta.

    “Untuk MRT dan Transjakarta, LRT juga pada hari itu akan kami operasikan sampai jam 02.00 pagi,” kata Pramono di Jakarta, dikutip Rabu (30/12/2025).

    Oleh sebab itu, masyarakat yang ingin merayakan tahun baru di Jakarta agar bisa menggunakan transportasi umum agar menghindari kepadatan arus lalulintas.

    Terlebih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menggratiskan layanan transportasi di Jakarta seperti MRT, LRT dan Transjakarta pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Namun penumpang tetap harus melakukan tap in dengan harga Rp1 untuk pendataan.

    Operasional KRL Diperpanjang 

    Kemudian, Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI juga memberlakukan perpanjangan jam operasional untuk KAI Commuter (KRL) dan LRT Jabodebek pada malam Tahun Baru 2026. 

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, hal tersebut dalam rangka mendukung aktivitas masyarakat pada malam pergantian tahun, khususnya di wilayah Jabodetabek. 

    “KAI Commuter mengoperasikan 45 perjalanan tambahan pada 31 Desember 2025 hingga dini hari 1 Januari 2026, dengan jam layanan berlangsung hingga pukul 03.00 WIB,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (30/12/2025). 

    Tambahan perjalanan ini tersebar di lintas Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, Tanjung Priok, dan Tangerang. Pengaturan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi publik yang aman dan terjangkau setelah kegiatan perayaan, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya.

    Sementara itu, LRT Jabodebek memperpanjang jam operasional pada 31 Desember 2025 hingga pukul 01.44 WIB dini hari, 1 Januari 2026. 

    Berikut Jadwal Operasional MRT, Transjakarta, LRT, KRL saat Malam Tahun Baru

    Jadwal Operasional Transportasi Umum saat Tahun Baru 2026

    Moda Transportasi
    Jam Operasional (1/1/2026)

    MRT Jakarta

    s/d 02.00 WIB 

    TransJakarta

    s/d 02.00 WIB

    LRT Jakarta 

    s/d 02.00 WIB

    KRL

    s/d 03.00 WIB

    LRT Jabodebek

    s/d 01.44 WIB

    Sumber: Pemprov DKI, KAI, diolah

  • Sambut Tahun Baru 2026, Jam Operasional Layanan Kereta Diperpanjang

    Sambut Tahun Baru 2026, Jam Operasional Layanan Kereta Diperpanjang

    Liputan6.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bersama seluruh entitas KAI Group memastikan kesiapan penuh layanan transportasi publik dalam menyambut Tahun Baru 2026. Kesiapan ini difokuskan pada penguatan aspek keselamatan, keandalan operasional, serta peningkatan kebermanfaatan layanan bagi masyarakat melalui penambahan kapasitas angkut, penyesuaian frekuensi perjalanan, dan pengaturan layanan khusus pada malam pergantian tahun.

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menuturkan, seluruh langkah kesiapan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 disusun secara terintegrasi dengan mengedepankan keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama.

    “KAI Group memastikan seluruh sarana, prasarana, serta sumber daya manusia berada dalam kondisi siap operasi melalui rangkaian pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan berlapis untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di penghujung tahun,” ujar Anne, seperti dikutip dari keterangan resmi, Selasa, (30/12/2025).

    Sejalan dengan kesiapan tersebut, KAI Group meningkatkan kapasitas di hampir seluruh layanan. Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal yang dikelola KAI menyiapkan 3.506.104 tempat duduk, meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode sebelumnya.

    KAI Commuter menyediakan 40.599.672 tempat duduk atau meningkat 10 persen, KAI Bandara menyiapkan 487.728 tempat duduk, dan KAI Wisata mencatat peningkatan signifikan menjadi 20.736 tempat duduk atau naik 179 persen.

    Pada layanan perkotaan, LRT Sumsel menyiapkan 585.648 tempat duduk, sementara LRT Jabodebek menyediakan 4.435.560 tempat duduk atau meningkat 7,7 persen. Secara keseluruhan, kapasitas angkut KAI Group, di luar layanan Whoosh dan KA Makassar–Parepare, mencapai 49.635.448 tempat duduk atau meningkat 8,9 persen dibandingkan Angkutan Nataru tahun sebelumnya.

    Peningkatan kapasitas tersebut diikuti dengan penyesuaian frekuensi perjalanan untuk memastikan distribusi penumpang tetap terkendali dan perjalanan berlangsung aman. Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal KAI mengoperasikan 7.982 perjalanan atau meningkat 8,6 persen.

    KAI Commuter menjalankan 23.061 perjalanan, KAI Bandara 1.692 perjalanan, LRT Sumsel 1.764 perjalanan, serta LRT Jabodebek 5.994 perjalanan atau meningkat 7,1 persen. Secara total, frekuensi perjalanan KAI Group mencapai 40.493 perjalanan, bertambah 2,6 persen dibandingkan Nataru tahun lalu, belum termasuk layanan Whoosh dan Makassar–Parepare.

  • KRL dan LRT Beroperasi Lebih Lama saat Malam Tahun Baru, Cek Jadwalnya!

    KRL dan LRT Beroperasi Lebih Lama saat Malam Tahun Baru, Cek Jadwalnya!

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberlakukan perpanjangan jam operasional untuk KAI Commuter (KRL) dan LRT Jabodebek pada malam Tahun Baru 2026. 

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, hal tersebut dalam rangka mendukung aktivitas masyarakat pada malam pergantian tahun, khususnya di wilayah Jabodetabek. 

    “KAI Commuter mengoperasikan 45 perjalanan tambahan pada 31 Desember 2025 hingga dini hari 1 Januari 2026, dengan jam layanan berlangsung hingga pukul 03.00 WIB,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (30/12/2025). 

    Tambahan perjalanan ini tersebar di lintas Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, Tanjung Priok, dan Tangerang. Pengaturan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi publik yang aman dan terjangkau setelah kegiatan perayaan, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya.

    Sementara itu, LRT Jabodebek memperpanjang jam operasional pada 31 Desember 2025 hingga pukul 01.44 WIB dini hari, 1 Januari 2026. 

    Perpanjangan layanan ini disiapkan untuk mengakomodasi arus balik penumpang setelah perayaan malam tahun baru, dengan dukungan puluhan rangkaian kereta dan 1.419 petugas dari unsur operasional, keamanan, serta pelayanan. 

    KAI juga menerapkan tarif off peak untuk LRT Jabodebek mulai 31 Desember 2025 pukul 20.00 WIB hingga selesainya jam operasional dini hari 1 Januari 2026. Pada 1 Januari 2026, tarif off peak juga berlaku sepanjang jam operasional. 

    Dengan skema ini, penumpang dikenakan ⁠Rp5.000 pada saat tap in, kemudian ⁠Rp700 per kilometer dengan ⁠tarif maksimal Rp10.000 per perjalanan.

    “Bersama seluruh entitas, KAI Group memastikan kesiapan penuh layanan transportasi publik dalam menyambut Tahun Baru 2026,” tambah Anne. 

    Kesiapan ini difokuskan pada penguatan aspek keselamatan, keandalan operasional, serta peningkatan kebermanfaatan layanan bagi masyarakat melalui penambahan kapasitas angkut, penyesuaian frekuensi perjalanan, dan pengaturan layanan khusus pada malam pergantian tahun.

    Sejalan dengan kesiapan tersebut, KAI Group meningkatkan kapasitas di hampir seluruh layanan. 

    Kereta api jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI menyiapkan 3.506.104 tempat duduk, meningkat sekitar 3% dibandingkan periode sebelumnya. 

    KAI Commuter menyediakan 40.599.672 tempat duduk atau meningkat 10%, KAI Bandara menyiapkan 487.728 tempat duduk, dan KAI Wisata mencatat peningkatan signifikan menjadi 20.736 tempat duduk atau naik 179%. 

    Pada layanan perkotaan, LRT Sumsel menyiapkan 585.648 tempat duduk, sementara LRT Jabodebek menyediakan 4.435.560 tempat duduk atau meningkat 7,7%. 

    Secara keseluruhan, kapasitas angkut KAI Group, di luar layanan Whoosh dan KA Makassar–Parepare, mencapai 49.635.448 tempat duduk atau meningkat 8,9% dibandingkan Angkutan Nataru tahun sebelumnya.

    Peningkatan kapasitas tersebut diikuti dengan penyesuaian frekuensi perjalanan untuk memastikan distribusi penumpang tetap terkendali dan perjalanan berlangsung aman. 

    “KAI Group akan terus memantau dinamika pergerakan penumpang hingga puncak libur Tahun Baru 2026,” tutup Anne. 

    Jadwal Keberangkatan LRT Jabodebek Malam Tahun Baru 2026

    Periode 31 Desember 2025 malam – 1 Januari 2026 dini hari

    Keberangkatan Stasiun Dukuh Atas – Jatimulya

    31 Desember : 22.07 | 22.19 | 22.32 | 22.44 | 22.57 | 23.09 | 23.22 | 23.34 | 23.47 | 23.59

    1 Januari : 00.12 | 00.24 | 00.37 | 00.49

    Keberangkatan Stasiun Dukuh Atas – Harjamukti

    31 Desember : 22.01 | 22.13 | 22.26 | 22.38 | 22.51 | 23.03 | 23.16 | 23.28 | 23.41 | 23.53

    1 Januari : 00.06 | 00.18 | 00.31 | 00.43 | 00.56

    Keberangkatan Stasiun Harjamukti – Dukuh Atas

    31 Desember : 22.11 | 22.24 | 22.36 | 22.49 | 23.01 | 23.14 | 23.26 | 23.39 | 23.51

    1 Januari : 00.04 | 00.16

    Keberangkatan Stasiun Jatimulya – Dukuh Atas

    31 Desember : 22.02 | 22.15 | 22.27 | 22.40 | 22.52 | 23.05 | 23.17 | 23.30 | 23.42 | 23.55

    1 Januari : 00.07

    Setelah layanan dini hari selesai, operasional akan kembali berjalan normal pada pagi hari sesuai jadwal yang berlaku. 

  • Diskon Tiket Kereta 30 Persen Dongkrak Minat Mudik Nataru, Penjualan Tembus 3,5 Juta

    Diskon Tiket Kereta 30 Persen Dongkrak Minat Mudik Nataru, Penjualan Tembus 3,5 Juta

    Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama Nataru, KAI mengoperasikan 54 perjalanan kereta api tambahan, termasuk KA Argo Anjasmoro, KA Sancaka, KA Parahyangan Fakultatif, KA Lodaya Tambahan, hingga KA tambahan relasi Gambir–Yogyakarta.

    Selain layanan penumpang, KAI juga mengoperasikan Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis) melalui KA Motis Nataru Utara dan Tengah guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

    “Kebijakan tarif ini memberi kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan akhir tahun, baik untuk liburan keluarga, silaturahmi antarkota, aktivitas ekonomi, maupun mobilitas generasi muda,” ungkap Anne Purba.

    Anne menegaskan bahwa kebijakan diskon dan pengoperasian KA tambahan merupakan bagian dari dukungan pemerintah dalam menjaga kelancaran transportasi selama Nataru.

    “Kereta api menjadi pilihan perjalanan banyak masyarakat pada masa libur akhir tahun. Pemerintah melalui KAI memastikan masyarakat tetap memiliki akses perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendukung pergerakan ekonomi di berbagai daerah,” ujar Anne.

    “Masyarakat dapat mengecek jadwal dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI,” tutup Anne.

  • KAI Pastikan Kesiapan Stasiun Jatake, Target Beroperasi Januari 2026

    KAI Pastikan Kesiapan Stasiun Jatake, Target Beroperasi Januari 2026

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan kesiapan pengoperasian Stasiun Jatake yang berlokasi di Kelurahan Jatake–Kadusirung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. 

    Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan stasiun baru di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2026, seiring rampungnya tahapan finalisasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

    Menurutnya, pembangunan Stasiun Jatake merupakan bagian dari strategi penguatan layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta. Perseroan mencatat jumlah pengguna Commuter Line lintas Rangkasbitung terus tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

    Pada 2022, jumlah pengguna tercatat sebanyak 43,31 juta orang, lalu meningkat menjadi 62,08 juta pengguna pada 2023. Tren kenaikan berlanjut pada 2024 dengan 69,99 juta pengguna, serta mencapai 70,49 juta pengguna sepanjang Januari–November 2025.

    “Stasiun Jatake dihadirkan untuk mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat di kawasan yang berkembang pesat. Kehadirannya diharapkan memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung mobilitas harian yang lebih tertata dan efisien,” ujar Bobby dalam keterangannya, Minggu (28/12/2025).

    Adapun, Stasiun Jatake dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan fungsi transportasi dengan aktivitas kawasan. Stasiun ini dibangun di atas lahan seluas 2.435 meter persegi dengan bangunan tiga lantai seluas sekitar 3.000 meter persegi.

    Berlokasi di KM 37+045 lintas Tanah Abang–Rangkasbitung, Stasiun Jatake dilengkapi peron sepanjang 250 meter dengan lebar masing-masing 6 meter. Stasiun tersebut diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari.

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menambahkan fasilitas Stasiun Jatake dirancang untuk menunjang kebutuhan pengguna Commuter Line secara menyeluruh. Di dalam area stasiun tersedia ruang aktivitas penumpang, zona komersial, serta perkantoran KAI.

    Sementara itu, area luar stasiun dilengkapi fasilitas parkir kendaraan roda dua, roda empat, dan sepeda, serta lahan pengembangan lanjutan seluas sekitar 4.000 meter persegi. Anne menyebut Stasiun Jatake diproyeksikan menjadi simpul layanan baru sekaligus penggerak aktivitas ekonomi kawasan sekitar.

    Dari sisi layanan, Stasiun Jatake akan melayani Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung. Penambahan stasiun ini diharapkan memperkuat distribusi penumpang dan meningkatkan kelancaran perjalanan masyarakat.

    Hingga akhir November 2025, progres pembangunan Stasiun Jatake telah mencapai 98,56%, mencakup prasarana dan fasilitas pendukung. Saat ini, KAI bersama DJKA Kemenhub tengah melakukan berbagai uji prasarana dan kesiapan operasional guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan sebelum stasiun resmi melayani pengguna.

  • KAI Catat 13,26 Juta Penumpang Kereta Selama Libur Nataru 2025/2026

    KAI Catat 13,26 Juta Penumpang Kereta Selama Libur Nataru 2025/2026

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau  KAI mencatat tingginya pergerakan penumpang kereta api selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, selama periode 18–26 Desember 2025, KAI Group secara kumulatif melayani 13,26 juta penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola KAI sebanyak 1,99 juta penumpang, diikuti KAI Commuter 9,9 juta penumpang. 

    Selanjutnya, Whoosh yang dikelola KCIC mencatat 187.368 pelanggan, KA Makassar–Parepare 10.767 pelanggan, LRT Sumsel 137.407 pelanggan, LRT Jabodebek 716.598 pelanggan, KAI Bandara 205.912 pelanggan, serta KAI Wisata 12.255 pelanggan.

    “Pergerakan setelah Natal menunjukkan masyarakat masih melanjutkan perjalanan liburan maupun aktivitas lainnya. Kereta api berperan menjaga kelancaran mobilitas serta mendukung pergerakan wisata dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujar Anne dalam keterangannya, dikutip Minggu (28/12/2025).

    Adapun, pada 26 Desember 2025, layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan kereta api lokal yang dikelola KAI melayani 234.600 pelanggan. Angka tersebut relatif stabil dibandingkan puncak arus keberangkatan Natal dan libur sekolah pada 24 Desember 2025 yang mencapai 259.333 pelanggan.

    Berdasarkan data penjualan sementara, jumlah pelanggan pada 27 Desember 2025 diperkirakan mencapai 202.357 pelanggan, sementara pada 28 Desember 2025 diproyeksikan sebanyak 201.669 pelanggan. 

    Angka tersebut bersifat dinamis dan berpotensi meningkat seiring penjualan tiket yang masih berlangsung hingga waktu keberangkatan.

    Memasuki periode menuju Tahun Baru, penjualan tiket kereta api dinilai masih bergerak stabil. Kondisi ini dipengaruhi oleh karakteristik perjalanan KA Jarak Jauh yang umumnya dibeli oleh pelanggan yang belum melakukan perjalanan pada periode Natal. 

    Data sementara menunjukkan proyeksi pergerakan pelanggan pada 29 Desember 2025 sebanyak 159.536 pelanggan, 30 Desember 2025 sebanyak 141.704 pelanggan, 31 Desember 2025 sebanyak 120.102 pelanggan, dan 1 Januari 2026 sebanyak 115.349 pelanggan, dengan potensi peningkatan seiring mendekatnya tanggal keberangkatan.

    “Konsistensi layanan seluruh entitas KAI Group selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru menjaga kesinambungan mobilitas nasional, memperkuat pergerakan wisata domestik, serta mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah hingga pergantian tahun,” kata Anne.

  • Ini Daftar 10 Stasiun Kereta Api Terpadat selama Libur Nataru 2025/2026

    Ini Daftar 10 Stasiun Kereta Api Terpadat selama Libur Nataru 2025/2026

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat tingginya penumpang yang melakukan perjalanan dengan kereta api jarak jauh sepanjang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pergerakan pelanggan kereta api setelah Natal hingga menjelang Tahun Baru masih berada pada level tinggi.

    “Konsistensi layanan seluruh entitas KAI Group selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru menjaga kesinambungan mobilitas nasional, memperkuat pergerakan wisata domestik, serta mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah hingga pergantian tahun,” ujar Anne dalam keterangannya dikutip Minggu (28/12/2025).

    Adapun, sejumlah stasiun dengan volume pelanggan tertinggi per 27 Desember 2025 antara lain Stasiun Pasar Senen dengan 230.640 pelanggan, Stasiun Yogyakarta 182.916 pelanggan, Stasiun Gambir 178.258 pelanggan, serta Stasiun Bandung 101.629 pelanggan.

    Totalnya, KAI mencatatkan sebanyak 3,38 juta tiket telah terjual pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

    Secara terperinci, penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 2,83 tiket 102,8% dari kapasitas 2,7 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 548.932 tiket atau setara 73,7% dari total 745.056 tempat duduk.

    Okupansi kereta api jarak jauh yang melebihi angka 100%. Sebab, terdapat penumpang dinamis yaitu penumpang yang turun-naik antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.

    Selama masa Angkutan Nataru, KAI menyediakan total 3,5 juta tempat duduk pada layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

    Secara kumulatif selama periode 18–26 Desember 2025, KAI Group secara kumulatif melayani 13,26 juta penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola KAI sebanyak 1,99 juta penumpang, diikuti KAI Commuter 9,9 juta penumpang. 

    Selanjutnya, Whoosh yang dikelola KCIC mencatat 187.368 pelanggan, KA Makassar–Parepare 10.767 pelanggan, LRT Sumsel 137.407 pelanggan, LRT Jabodebek 716.598 pelanggan, KAI Bandara 205.912 pelanggan, serta KAI Wisata 12.255 pelanggan.

    Berikut Daftar 10 Stasiun dengan Volume Pelanggan Tertinggi selama Nataru:

    1. Stasiun Pasar Senen: 230.640 pelanggan

    2. Stasiun Yogyakarta: 182.916 pelanggan

    3. Stasiun Gambir: 178.258 pelanggan

    4. Stasiun Bandung: 101.629 pelanggan

    5. Stasiun Surabaya Pasar Turi: 94.875 pelanggan

    6. Stasiun Lempuyangan: 93.970 pelanggan

    7. Stasiun Semarang Tawang: 93.189 pelanggan

    8. Stasiun Bekasi: 92.129 pelanggan

    9. Stasiun Surabaya Gubeng: 89.686 pelanggan

    10. Stasiun Purwokerto: 88.583 pelanggan