Tag: Anindya Novyan Bakrie

  • Anindya Bakrie: Indonesia Ingin Jadi Acuan Standar Pengolahan Material Baterai Kendaraan Listrik – Halaman all

    Anindya Bakrie: Indonesia Ingin Jadi Acuan Standar Pengolahan Material Baterai Kendaraan Listrik – Halaman all

    Laporan wartawan Tribunnews.com, Muhammad Zulfikar

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan ambisi Indonesia untuk menjadi negara acuan standar pengolahan material baterai kendaraan listrik di dunia. 

    Menurut Anin, sapaan akrabnya, kepatuhan pada standar internasional ini sejalan dengan konstitusi Indonesia dan tentunya menguntungkan dari sisi bisnis.

    “Dalam konteks rantai pasok global, ambisi kami tidak hanya sebatas memproduksi material baterai untuk kendaraan listrik, tapi juga bagaimana cara memproduksinya. Indonesia memiliki potensi unik. Bayangkan, kami bisa memproduksi material baterai menggunakan energi hijau dengan tetap memperhatikan emisi karbon,” kata Anin, saat menjadi salah satu panelis diskusi di Forum Ekonomi Dunia yang diselenggarakan di Davos, Swiss, Selasa (21/1/2025).

    “Dan ini bukan sekadar wacana. Indonesia sudah membuktikannya. Banyak perusahaan Indonesia yang sudah memasok tidak hanya ke China dengan teknologi canggihnya, tapi juga ke Eropa melalui Eramet dan Volkswagen, serta ke Amerika Serikat melalui Ford. Kami optimis pada September nanti Indonesia secara keseluruhan bisa memenuhi standar besar seperti EMA (Exponential Moving Average) 50,” jelas Anin.

    Menurut Anin, Indonesia terbuka untuk bekerja sama bisnis dengan semua pihak. “Kami memosisikan diri sebagai mitra yang memberikan kesempatan setara bagi semua,” tuturnya.

    Saat ditanya kemungkinan arah kerja sama akan lebih banyak ke China, Anin menegaskan bahwa Indonesia saat ini sedang berusaha menciptakan keseimbangan kerja sama dengan negara-negara Barat.

    Anin mencontohkan, perusahaan miliknya PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk memiliki Indo-pacific Net-zero Battery-materials Corsortium (INBC) yang fokus pada kerja sama dengan negara-negara Barat.

    “Kami memahami bahwa Eropa (termasuk) Inggris, dan Amerika Serikat (AS) membutuhkan material baterai berbasis nikel,“ ucap Anin.

    Berbicara mengenai AS yang sedang berinvestasi dalam industri EV, Anin menilai hal itu bisa menjadi peluang baik khususnya bagi Indonesia. Menurutnya, Indonesia bisa menjadi pemasok perangkat keras untuk industri EV di AS yang tentu memerlukan rantai pasokan yang berkelanjutan, tangguh, dan juga terjangkau serta efisien.

    “Kita belum tahu bagaimana bentuknya nanti, apakah akan lebih mengarah ke kesepakatan bilateral, tetapi bagi Indonesia yang memulai dari posisi yang lebih rendah dan mengingat kita belum memiliki perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan AS, saya rasa ini bisa menjadi suatu potensi keuntungan dan kerja sama yang saling menguntungkan,“ tutur Anin.

    Sejumlah pengunjung mengamati mobil listrik yang dipamerkan dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/2/2024). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

    Anin menjelaskan, Indonesia memang sangat berkeinginan dan membutuhkan peran dalam ekosistem rantai pasokan kendaraan listrik. Indonesia memiliki tekad kuat dan sumber daya yang diperlukan untuk berkontribusi pada dunia.

    Menurut Anin, Dari sisi sumber daya alam, Indonesia memiliki cadangan mineral strategis yaitu 22 persen cadangan nikel dunia ada di Indonesia. Belum lagi ditambah dengan timah, tembaga, dan bauksit yang masuk dalam lima besar dunia. Dari sisi energi, kami memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa, mulai dari panas bumi, hidro, tenaga surya, hingga angin.

    “Pemerintah bahkan menargetkan pembangunan pembangkit listrik sebesar 100 gigawatt dalam 15 tahun ke depan, dengan 75 persen di antaranya dari energi terbarukan. Angka 75 gigawatt ini setara dengan total kapasitas pembangkit yang sudah terpasang di Indonesia saat ini,” kata Anin.

    Tak hanya itu, Anin menuturkan bahwa Indonesia juga dianugerahi kekayaan biodiversitas yang luar biasa, mulai dari hutan, lahan gambut, mangrove, hingga terumbu karang, dengan potensi penyerapan karbon mencapai 500 gigaton.

    “Potensi ini bisa menjadi sumber pendanaan untuk berbagai inisiatif hilirisasi kami. Selain itu, dengan populasi 285 juta jiwa, dan jika melihat Asia Tenggara secara keseluruhan yang mencapai 800 juta jiwa, kami memiliki pasar yang sangat menjanjikan,“ kata Anin.

    Selain Anin, dalam Sesi Diskusi “Industri di Era Cerdas“ yang bertema “Mendapatkan Rantai Pasokan EV yang Tepat” itu juga hadir sebagai panelis Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi, Departemen Sains, Teknologi, dan Inovasi Afrika Selatan Bonginkosi Emmanuel Nzimande, Co-Chairman Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Pan Jian, Presiden Federasi Buruh AS dan Kongres Organisasi Industri Elizabeth Shuler, Pemimpin Eksekutif Rio Tinto Jakob Stausholm, dan dimoderatori oleh Pemimpin Redaksi Business Insider Jamie Heller. (*)

     

  • Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Pemerintah Diminta Berikan Peran Lebih Besar kepada Swasta – Halaman all

    Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Pemerintah Diminta Berikan Peran Lebih Besar kepada Swasta – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dinamika yang terjadi di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonsia telah selesai secara damai dan tuntas. 

    Acara “Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia” telah berjalan dengan baik. 

    Diharapkan, pemerintah memberikan peran lebih besar kepada Kadin untuk bersinergi dengan pemerintah mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen.

    “Dinamika yang terjadi di Kadin telah selesai secara damai dan secara tuntas. Dihadiri oleh seluruh Ketua Kadin Provinsi yang berjumlah 35 dan juga 60 asosiasi usaha yang mewakili 240 asosiasi. Terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah bekenan hadir dan memberikan dukungan,” kata Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia Rosan P Roeslani, yang juga Ketua Penyelenggara acara “Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia yang digelar,.di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    Pada acara ini, Anindya Novyan Bakrie dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia dan M. Arsjad Rasjid P.M dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia.

    Kadin Indonesia, kata Rosan, selalu mengutamakan persatuan, persaudaraan, sesuai dengan yang disampaikan Bapak Presiden.

    Filosofi Presiden tentang pentingnya persatuan selalu menjadi patokan dan acuan Kadin dalam berorganisasi, bahwa semua elemen di Kadin harus bersinergi, berkolaborasi agar mencapai hasil yang maksimal. 

    Rosan menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah berkenan hadir di acara konsolidasi dan memberikan motivasi. Ia juga berterima kasih kepada Arsjad Rasjid, Anindya Bakrie, dan seluruh para peserta Munas KadinKonsolidasi yang sudah menunjukkan semangat yang sangat luar biasa.

    “Dengan hasil yang dicapai hari ini, kiranya Kadin diberikan peran yang lebih besar dalam bersinergi dengan pemerintah, menjalankan program-program pemerintah dan tentunya mencapai target 8% pertumbuhan ekonomi,” tutur Rosan.

    Sesuai Amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987, kata Rosan, Kadin bisa memainkan peran optimal dalam pengembangan dunia usaha dan memberikan asas manfaat yang besar, tidak hanya kepada dunia usaha, tapi juga UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan kepada seluruh rakyat Indonesia.

     

  • Demi Kepastian Dunia Usaha, Arsjad Rasjid Nilai Kadin Harus Tetap Solid – Halaman all

    Demi Kepastian Dunia Usaha, Arsjad Rasjid Nilai Kadin Harus Tetap Solid – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menyatakan, Kadin Indonesia harus tetap satu dan harus tetap solid sebagai mitra strategis pemerintah demi menjaga kestabilan dan kepastian dari dunia usaha dalam mendukung kesuksesan Asta Cita pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melalui program-program pembangunan ekonomi. 

    Hal itu disampaikan Arsjad dalam pidatonya di acara “Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia” yang dilangsungkan di Ballroom Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    “Insya Allah Kadin sebagai mitra strategis, sehingga kepercayaan investor dan dunia internasional terus meningkat, dunia usaha semakin maju dan berdaya saing, sehingga target ekonomi yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto pertumbuhan ekonomi 8 persen dapat tercapai,” kata Arsjad.

    Dalam sambutannya, Arsjad menyampaikan pertanggunjawabannya sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode sebelumnya. Di masa kepemimpinannya, Arsjad menjelaskan peran Kadin Indonesia yang menghadirkan program Vaksinasi Gotong Royong dan Rumah Oksigen Gotong Royong saat pandemi tahun 2021.

    Arsjad menambahkan, di tahun 2022, Kadin Indonesia menjadi tuan rumah G20 Indonesia, lalu Kadin Indonesia memegang Keketuaan ASEAN Business Advisory Council pada 2023, serta menyusun peta jalan Indonesia Emas 2045 dan telah diserahkan kepada pemerintah.

    Dan di tahun 2024, Kadin Indonesia mengadakan Dialog Calon Presiden (Capres), lalu kemudian menyambut pemerintahan baru dengan menyusun White Paper Arah Kebijakan Pembangunan Bidang Ekonomi 2024-2029.

    “Kadin juga membentuk Indonesia Center for International Cooperation dan arbitrase pertanahan Internasional. Tentunya masih banyak lagi hasil konkret dan kolaborasi inklusif Kadin Indonesia bersama Kadin Provinsi, Kadin Kabupaten/Kota juga dengan Anggota Luar Biasa (ALB), pemerintah, dunia usaha organisasi internasional selama tahun 2021-2024,” jelas Arsjad.

    Arsjad berharap, hal-hal baik yang sudah dilakukan di masa kepemimpinannya dapat menjadi awal dari Kadin Indonesia yang lebih baik lagi ke depan. Arsjad juga mengapresiasi jajaran pengurus Kadin Indonesia, jajaran Kadin Provinsi, Kadin Kabupaten/Kota dan juga ALB serta seluruh anggota biasa Kadin Indonesia yang telah berjuang mengutamakan keutuhan Kadin Indonesia.

    “Saya juga terharu dengan solidaritas dan dedikasi yang telah ditunjukkan untuk mempertahankan satu Kadin yang solid. Dari hati yang terdalam, saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat bangga (kepada) Ibu Bapak semua, keluarga besar Kadin Indonesia,” ucap Arsjad.

    Arsjad juga menyampaikan permintaan maaf apabila ada program dan kegiatan yang belum sempurna di masa kepemimpinannya. Arsjad berharap di kepemimpinan Ketua Umum Kadin Indonesia yang baru, Anindya Novyan Bakrie, Kadin Indonesia semakin solid dan dapat terusbersama-sama bergotong royong, berkontribusi bagi seluruh rakyat, dan perekonomian nasional, dan dunia usaha.

    “Saya juga mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh anggota Kadin Indonesia dan pengurus (Kadin Indonesia),” ucap Arsjad.

     

  • Apa itu Indonesia Incorporated yang Disinggung Prabowo di Munas Kadin?

    Apa itu Indonesia Incorporated yang Disinggung Prabowo di Munas Kadin?

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyinggung istilah ‘Indonesia Incorporated’ ketika memberi sambutan di musyawarah nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Lalu, apa arti terminologi yang sudah jarang digunakan tersebut?

    Prabowo memakai istilah tersebut ketika menekankan persatuan di internal para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

    Dalam musyawarah nasional (Munas) Kadin beberapa waktu lalu tersebut, Anindya Novyan Bakrie dikukuhkan sebagai ketua umum dan M. Arsjad Rasjid sebagai ketua dewan pertimbangan usai sebelumnya sempat terjadi dualisme.

    “Kita membutuhkan Kadin yang dinamis, pengusaha berani, inovatif, bekerja sama dalam semangat Indonesia Incorporated,” kata Presiden dalam Munas Konsolidasi Persatuan Kadin di Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2025).

    Orang nomor satu di Indonesia itu menjelaskan, dalam konsep Indonesia Incorporated, pemerintah dan pelaku bisnis harus berjalan seiringan untuk mencapai tujuan yang sama di bawah satu komando presiden. Tujuan tersebut, sambungnya, adalah menjadikan Indonesia bangsa yang sejahtera dan bermartabat.

    Oleh sebab itu, Prabowo juga mengaku ingin memberikan peran yang lebih besar kepada swasta. Dia mencontohkan berbagai proyek infrastruktur, yang 10 tahun terakhir sebagian besar ditangani BUMN, akan diserahkan kepada swasta.

    “Swasta lebih efisien, swasta lebih inovatif, swasta lebih berpengalaman. Pembangunan jalan tol, pelabuhan, bandara, saya serahkan kepada swasta. Silakan bergerak semuanya,“ ujarnya. 

    Sementara pemerintah, tambahnya, akan menangani bidang yang menyangkut perlindungan masyarakat dan yang belum bisa ditangani swasta. Prabowo mencontohkan salah satu target utama pemerintah yaitu swasembada pangan.

    “Kita rencanakan 4 tahun swasembada pangan. Orang mungkin akan kaget. Jauh sebelum 4 tahun, kita sudah swasembada pangan,” kata Presiden.

    Demikian juga dengan swasembada energi. Kepala negara itu berjanji untuk menarik investasi besar-besaran ke industri energi terbarukan selama 2025.

    Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengakui pihaknya merupakan mitra strategis pemerintah seperti amanat UU No. 1/1987 tentang Kamar Dagang dan Industri. Oleh sebab itu, Anin menekankan Kadin akan bekerja sama dengan pemerintah membangun perekonomian di tengah berbagai macam peluang dan tantangan.

    “Kadin harus membantu pemerintah dengan membuka lapangan pekerjaan, menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan,” jelas Anin pada kesempatan yang sama.

    Apalagi, dia melihat kondisi ekonomi global sedang sedang tidak baik-baik saja seperti perlambatan laju pertumbuhan ekonomi, rantai pasok yang belum pulih, konflik geopolitik yang belum mereda, hingga perebutan dana investasi.

    Anin mengeklaim Kadin akan membantu sejumlah program pemerintah seperti program makanan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan.

    Untuk MBG, ada kurang lebih 11.000 dapur umum yang harus mengepul untuk menyediakan makanan bagi para siswa-siswi se-Indonesia. Menurutnya, para pelaku usaha bisa berpartisipasi lewat pendanaan, penyediaan bahan makanan, hingga transportasi.

    Kadin, sambungnya, juga akan mendukung program pembangunan 3 juta rumah murah tiap tahun. Anin menggarisbawahi bahwa program tersebut membutuhkan tenaga kerja dan tenaga material yang tidak sedikit.

    “Kami yakin anggota Kadin di 35 provinsi, yang sebentar lagi menjadi 38 provinsi, akan berpartisipasi,” kata Anin.

  • Prabowo Guyur Swasta Proyek Infrastruktur, Pengusaha Gembira

    Prabowo Guyur Swasta Proyek Infrastruktur, Pengusaha Gembira

    Jakarta

    Pengusaha menyambut positif rencana Presiden Prabowo Subianto lebih banyak melibatkan swasta menggarap proyek infrastruktur. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menyebut hal itu sebagai kabar gembira.

    Menurut Anindya, hal itu diharapkan berdampak positif bagi pengusaha hingga ke level daerah. Ia lalu menegaskan bahwa Kadin siap membantu Prabowo mengejar target pertumbuhan ekonomi 8%.

    “Beliau juga membawa kabar gembira bahkan akan lebih banyak memberi peran swasta atau dunia usaha dalam proyek atau program pemerintah. Beliau yakin dunia usaha lebih efisien dan inovatif,” ujar Anindya dikutip dari akun Instagram @anindyabakrie, Sabtu (18/1/2025).

    “Semoga ini bisa memberi peluang para pengusaha terutama yang di daerah, juga yang kecil dan menengah untuk naik kelas bersama. Kadin sebagai mitra strategi pemerintah siap bersama mendorong pertumbuhan ekonomi 8 persen dan menekan angka kemiskinan,” tambah dia.

    Prabowo juga mendorong Kadin untuk dinamis, berani, dan inovatif. Menurut Anindya, Prabowo juga memberi nasihat soal persatuan dan gotong-royong untuk menghadapi tantangan ke depan.

    “Beliau juga menasihatkan akan pentingnya persatuan dan gotong-royong, apalagi dalam menghadapi tantangan dunia ke depan yang tidak bisa dibilang mudah,” jelasnya.

    “Namun beliau juga menanamkan optimisme bahwa dengan potensi yang ada, ke depan Indonesia bisa maju dan perekonomian bisa bertumbuh 8 persen bahkan lebih,” tambah dia.

    Sebelumnya, Prabowo menyatakan akan menyerahkan sebagian besar proyek pembangunan infrastruktur kepada pihak swasta. Menurut Prabowo, swasta bisa lebih efisien menggarap proyek terkait didukung pengalaman yang lebih mumpuni.

    Dengan demikian, ke depan proyek-proyek pembangunan akan banyak yang mengandalkan swasta, salah satunya dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

    “Infrastruktur akan sebagian besar diserahkan ke swasta untuk membangun. Swasta lebih efisien, swasta lebih inovatif, swasta lebih pengalaman saudara-saudara sekalian!,” kata Prabowo di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    Dengan demikian, ke depannya proyek-proyek seperti jalan tol, pelabuhan, hingga bandara, akan ia serahkan kepada pihak swasta untuk menggarapnya. Hal ini berarti, nantinya pembangunan tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    (ily/hns)

  • Di Munas Kadin, Presiden Prabowo Serukan ‘Indonesia Incorporated’, Apa Maksudnya? – Halaman all

    Di Munas Kadin, Presiden Prabowo Serukan ‘Indonesia Incorporated’, Apa Maksudnya? – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di depan para pengusaha yang tergabung dalam organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Presiden Prabowo Subianto menyerukan sebuah terminologi yang sudah lama tidak terdengar, yakni “Indonesia Incorporated”. 

    Di mata Presiden ke-8 RI itu, Kadin harus dinamis, berani, inovatif, dan bekerja sama dalam semangat Indonesia Incorporated.

    “Pemimpin harus kompak. Siapa nomor satu, dua, atau tiga. Tidak masalah. Nanti gantian saja, iya kan. Gantian saja…,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    Pada acara tersebut, Anindya Novyan Bakrie dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia dan M Arsjad Rasjid dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia. 

    Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia Rosan P Roeslani yang juga Ketua Penyelenggara acara “Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia” menegaskan, proses pengukuhan Anin, sapaan akrab Anindya Bakrie, dan Arsjad berjalan lancar sebagai ungkapan semangat anggota Kadin Indonesia yang mengedepankan persatuan.

    Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Rosan, Arsjad, dan Anin yang telah mengusahakan dan menjaga persatuan di Kadin Indonesia. Kepala Negara juga mengucapkan selamat bekerja kepada Anin dan Arsjad.

    “Dalam sebuah kelompok, bersaing itu bagus. Perbedaan itu biasa, tapi pada saatnya harus bersatu. Sekarang, negara membutuhkan persatuan dan kesatuan,” kata Presiden.

    “Kita membutuhkan Kadin yang dinamis, pengusaha berani, inovatif, bekerja sama dalam semangat Indonesia Incorporated,” ujar Presiden.

    “Persaingan itu bagus, tapi bukan persaingan yang saling mematikan. Ayo, bersama-sama bersaing menuju kemakmuran bersama. Kita harus makmur.”

    “Rakyat butuh kemakmuran, dan kemakmuran itu (datang dari perusahaan) yang dipimpin oleh para pengusaha, yakni Saudara-saudara sekalian,” jelas Presiden.

    Dalam konsep Indonesia Incorporated, pemerintah dan pelaku bisnis berjalan seiring, saling menopang, dan bahu-membahu mencapai tujuan yang sama.

    Tidak ada kepentingan lain yang lebih besar selain mewujudkan Indonesia sebagai bangsa sejahtera dan bermartabat.

    Dalam konsep incorporated (Inc), negara Indonesia dikelola seperti sebuah perusahaan yang berbadan usaha, yang di dalamnya semua elemen harus bekerja sama, bergotong royong, dan bersinergi mewujudkan visi perusahaan di bawah komando Chief Executive Officer (CEO).

    Di bawah pimpinan Presiden Prabowo, semua elemen —pemerintah, pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia, profesional, para akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan seluruh lapisan masyarakat— bersatu padu, bekerja sama, bergotong royong, dan bersinergi mewujudkan tujuan bersama, yakni Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur. 

    Semua kebijakan yang digulirkan pemerintah, lanjut Presiden, adalah kebijakan yang semata-mata untuk kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

    “Tidak ada kepentingan lain. Tidak ada orientasi lain. Itu semua untuk kepentingan bangsa, kepentingan negara, dan kepentingan rakyat. Kita tidak akan ragu-ragu, kita akan laksanakan dengan segenap kekuatan dan daya yang ada di kita,”  tutur Presiden.

    Presiden mengaku gembira karena bisa berjumpa dengan para pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia.

    “Saya sangat gembira dan saya ucapkan selamat kepada tokoh-tokoh Kadin. Saudara-saudara memegang peran penting dalam menggerakkan ekonomi indonesia,” kata Presiden.

    Pemerintah Beri Peran Lebih Besar ke Swasta

    “Saudara-saudara, saya ingin memberikan peran yang lebih besar kepada swasta. Ada yang mengatakan, saya menghentikan proyek-proyek infrastruktur. Tidak bener! Saya tidak menghentikan,” tegas Presiden.

    Presiden menjelaskan, yang benar, pihaknya hanya melakukan perubahan.

    Berbagai proyek infrastruktur yang dalam sepuluh tahun terakhir sebagian besar ditangani BUMN, ke depan akan diserahkan kepada swasta untuk membangun.

    “Swasta lebih efisien, swasta lebih inovatif, swasta lebih berpengalaman. Pembangunan jalan tol, pelabuhan, bandara, saya serahkan kepada swata. Silakan bergerak semuanya,“ papar Presiden. 

    Ke depan, kata Presiden, pemerintah akan menangani bidang yang penting, yang menyangkut perlindungan kepada rakyat, dan yang belum bisa ditangani swasta.

    Tapi, proyek yang bisa dikerjakan swasta harus diserahkan kerpada swasta agar dunia usaha berkembang.

    Target pemerintah, demikian Prabowo, semakin jelas, yakni swasembada pangan.

    “Kita rencanakan empat tahun swasembada pangan. Orang mungkin akan kaget. Jauh sebelum empat tahun, kita sudah swasembada pangan,” kata Presiden.

    Demikian juga dengan swasembada energi. Mungkin tidak banyak negara di dunia yang memiliki green energy.

    Sedangkan Indonesia memiliki energi terbarukan yang utuh dan yang substansial. Presiden berjanji untuk menarik investasi besar-besaran tahun ini.

    “Ini (Kabinet Merah Putih) baru tiga bulan. Tunggu, sabar sedikit. Mungkin bulan kelima atau keenam, baru kita merasakan.”

    “Kita mau bukan business as usual. There is no business as usual. Kita sekarang mau lari. Kita akan cepat, kita akan bergerak secepatcepatnya,” ujar Presiden.

    Masalahnya yang dihadapi saat ini, demikian Presiden, adalah kualitas sumber daya manusia (SDM).

    “Kita harus siapkan SDM, kita siapkan awaknya. Kita harus siapkan manajer-manajer muda, anak-anak muda yang otaknya pintar, tapi hatinya bersih.”

    “Jangan yang pintar otaknya, tapi hatinya ngga bersih. Kita mau anak-anak muda yang pintar, tapi hatinya merah putih,” kata Presiden.

    Semakin Optimistis

    Dunia kini tengah mengalami dinamika geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi. Presiden Prabowo menjelaskan, persaingan global semakin keras antara blok-blok ekonomi, antara kekuatan-kekuatan besar. Dalam persaingan yang keras itu diperlukan kehati-hatian oleh semua pihak.

    “Saya mungkin baru menginjak bulan ketiga memimpin pemerintahan Republik Indonesia. Semakin saya mempelajari keadaan perekonomian Indonesia, semakin saya merasa percaya diri.”

    “Saya merasa optimis, saya percaya, saya yakin, kita akan mencapai, bahkan mungkin melebihi 8 persen laju pertumbuhan ekonomi,” papar Presiden.

    Presiden menyadari, mungkin banyak pihak yang nyinyir dengan target laju pertumbuhan ekonomi 8 persen.

    “Salah satu kelemahan elite Indonesia adalah tidak percaya diri, suka melihat kawan susah, susah melihat kawan senang. Ini sifat kita.”

    “Saya mengoreksi diri mungkin terlalu lama kita dijajah, sehinga kita merasa rendah diri. Kita punya rasa kurang berani,” tukas Presiden.

    “Saya positif, kita akan bikin kejutan-kejutan besar di minggu-minggu dan bulan-bulan yang akan datang.”

    “Ternyata, yang terjadi sesuai dengan apa yang saya bicara, sesuai dengan angkaangka, karena saudara-saudara,saya percaya dengan ilmu pasti alam, saya percaya dengan ilmu matematika dan ilmu fisika,” ungkap Presiden yang mengaku cukup dibantu oleh para menteri.

    Angka itu, kata Presiden, ilmiah, susah untuk berbohong. Asal kita melakukan kalkulasi yang masuk akal, 2+2 itu sama dengan empat.

    “Hanya kadang-kadang dalam politik Indonesia, 2+2 bisa sama dengan 4, 5, atau 5, atau juga 3. Manakala kita tinggalkan akal sehat, manakala kita tinggalkan hitungan berdasarkan logika, yang terjadi adalah distorsi dan disfungsi,” tegas Presiden.

  • Anindya Bakrie: Kadin Harus Lebih Kompak, Bantu Pemerintah Buka Lapangan Kerja – Halaman all

    Anindya Bakrie: Kadin Harus Lebih Kompak, Bantu Pemerintah Buka Lapangan Kerja – Halaman all

    Anindya Bakrie: Kadin Harus Lebih Kompak, Bantu Pemerintah Buka Lapangan Kerja

     

    Muhammad Zulfikar/Tribunnews.com

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Harapan pemerintah dan rakyat terhadap para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sangat besar.

    Untuk memenuhi harapan ini, Kadin Indonesia ke depan harus lebih kompak, inklusif, mengedapankan semangat gotong royong dan kolaboratif.

    Dengan semangat ini, Kadin Indonesia, sebagai mitra strategis pemerintah, mendukung penuh dan berpartisipasi aktif dalam seluruh program pemerintah.

    “Kadin adalah payung semua pengusaha. Semua pengusaha harus bersama dan bersatu di bawah Kadin Indonesia. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh adalah filosofi yang kita pegang bersama,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, acara “Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia”, di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/01/2025).

    Acara ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto, para menteri anggota Kabinet Merah-Putih, para mantan ketua umum Kadin Indonesia, para pengurus dan anggota Kadin Indonesia, 35 Ketua Umum Kadin Provinsi dan 60 wakil dari 238 Asosiasi/Himpunan Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Indonesia. 

    Sebelumnya, Anin, sapaan akrabnya, dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia dan M Arsjad Rasjid dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia.

    Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia Rosan P Roeslani yang juga Ketua Penyelenggara acara “Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia” ini mengatakan, dinamika Kadin Indonesia sudah lewat dan kini saatnya semua kekuatan di Kadin Indonesia bersatu untuk mendukung dan bekerja sama dengan pemerintah menyukseskan semua program untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

    Sedang Arsjad menyatakan, Kadin harus satu dan solid demi kestabilan dan kepastian dunia usaha.

    “Sesuatu yang kita pegang teguh bersama Pak Arsjad, bahwa Kadin memang harus kompak. Karena dengan Kadin yang kompak, kita bisa lari lebih cepat ke depan,” ungkap Anin.

    Mengutip pesan Presiden Prabowo, Anin menambahkan, bahwa ‘One thousand friends are too few, one enemy is too many’ (Seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak).

    Presiden Prabowo Subianto pada kesempatan yang sama mengucapkan selamat kepada Rosan, Arsjad, dan Anin, serta jajaran Kadin Indonesia yang telah sukses menggelar Munas Konsolidasi.

    Ia meminta Kadin Indonesia kompak, dinamis, berani, inovatif, berkerja sama, dan mewujudkan “Indonesia incorporated”.

    “Pemimpin harus kompak, siapa nomor satu, dua, tiga, gak masalah. Nanti gantian saja, iya kan. Gantian saja, jangan semuanya,” kata Kepala Negara.

    Mitra Strategis Pemerintah

    Ada dua esensi Kadin Indonesia menurut UU No 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri. Pertama, demikian Anin, Kadin Indonesia adalah mitra strategis pemerintah. Kadin Indonesia bekerja sama dengan pemerintah, membangun perekonomian di tengah berbagai macam peluang dan tantangan.

    “Kadin harus membantu pemerintah dengan membuka lapangan pekerjaan, menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan,” jelas Anin.

    Kedua, Kadin Indonesia adalah wadah dunia usaha, payung semua pelaku usaha, baik perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

    “Pengukuhan ini (Anin sebagai ketua umum Kadin Indonesia—Red) merupakan suatu amanah yang semoga bisa dijalankan dengan baik,” ujar Anin.

    Sebagai organisasi yang memayungi semua pelaku usaha dan inklusif, kata Anin. Kadin Indonesia harus mengedepankan kerja sama, gotong royong, dan berkolaborasi. Kondisi ekonomi global sedang mengalami kontraksi, ditandai oleh penurunan laju pertumbuhan ekonomi. Di saat rantai pasok belum pulih, konflik geopolitik tidak mereda. Perebutan dana investasi semakin sengit. Dalam situasi global yang kian sulit, Kadin Indonesia harus bersatu.

    “Peristiwa saat ini luar biasa. Kadin sudah menunjukkan semangat persatuan. Terima kasih kepada sahabat saya Arsjad yang selalu menyerukan persatuan, gotong royong, dan kolaborasi,” papar Anin.

    Anin mengimbau seluruh anggota Kadin Indonesia untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah dengan cara ikut berpartisipasi dalam setiap program pemerintah. Anin yakin, laju pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen bisa tercapai jika semua pihak bersatu dan bekerja bersama dengan pemerintah. 

    Program pemerintah, kata Anin, antara lain, pertama, program makanan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan. Untuk MBG, ada kurang lebih 11.000 dapur umum yang harus mengepul untuk menyediakan makanan bagi para siswa-siswi se-Indonesia.

    “Kami yakin anggota Kadin di 35 provinsi —yang sebentar lagi menjadi 38 provinsi – akan berpartisipasi,” jelas Anin.

    Para pelaku usaha bisa berpartisipasi di berbagai aspek, mulai dari pendanaan, penyediaan bahan makanan, hingga transportasi. Selain MBG, program ketahanan pangan memberikan kesempatan sangat luas kepada anggota Kadin Indonesia. Para anggota Kadin Indonesia di daerah memiliki peluang untuk berpartisipasi dalam program MBG dan di bidang pangan.

    Kedua, program pembangunan tiga juta rumah murah tiap tahun, satu juta di perkotaan dan dua juta di perdesaan. Pembangunan sebuah rumah murah membutuhkan tenaga kerja dan bahan bangunan, mulai dari tiang, lantai, dinding hingga atap.

    “Sebuah rumah murah tipe 36 membutuhkan sekitar 4.500 batu bata merah. Belum lagi ada 150-an vendor yang terkait untuk setiap proyek rumah murah ini,” papar Anin.

    “Saya berterima kasih kepada Pak Presiden Prabowo atas kehadiran beliau di tengah kesibukan. Terima kasih saya kepada Pak Arsjad yang sekarang menjadi Ketua Dewan Pertimbangan (Kadin Indonesia). Dan tentu saja, saya berterima kasih kepada Pak Rosan yang menjadi Ketua Panitia acara hari ini sebagai Ketua Dewan Kehormatan (Kadin Indonesia). Saya juga berterima kasih kepada para mantan Ketua Umum Kadin dan para pengurus Kadin Pusat. Terima kasih saya yang sebesar-besarnya kepada para pemegang saham Kadin (Indonesia), yakni para ketua Kadin Daerah(Provinsi) dan pimpinan asosiasi (ALB),” pungkas Anin.

     

     

  • Rosan pastikan tak ada perpecahan di Kadin usai munas konsolidasi

    Rosan pastikan tak ada perpecahan di Kadin usai munas konsolidasi

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Rosan pastikan tak ada perpecahan di Kadin usai munas konsolidasi
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 16 Januari 2025 – 14:56 WIB

    Elshinta.com – Ketua Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani memastikan tak ada perpecahan atau dualisme di internal Kadin usai terselenggaranya Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan.

    “Insya Allah semua Kadin akan rujuk lagi jadi satu dan bisa menjalankan semua program-programnya,” kata dia saat ditemui di Jakarta, Kamis.

    Rosan, yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu menyatakan, setelah acara munas konsolidasi yang akan digelar pada Kamis ini di Jakarta, Kadin siap secara menyeluruh bersinergi untuk menyukseskan program Astacita Presiden Prabowo Subianto.

    “Dengan demikian, program Astacita Pak Presiden bisa berjalan lebih baik dan lebih cepat,” katanya.

    Selain itu, Rosan mengatakan baik Anindya Bakrie maupun Arsjad Rasjid memiliki semangat yang sama dalam menjunjung persatuan Kadin.

    “Ini kan juga sudah kesepakatan, kita bicarakan dan Alhamdulillah semua spiritnya sama untuk menjadikan Kadin satu kembali,” ujar Rosan.

    Anindya Bakrie akan dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia masa bakti 2024-2029 pada acara Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia, yang akan diselenggarakan di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis ini.

    Undangan resmi Munas Konsolidasi yang ditandatangani Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia Rosan P Roeslani telah dikirim kepada 35 ketua Kadin provinsi se-Indonesia.

    Rosan menerangkan acara dengan agenda tunggal ini akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

    Sementara, Arsjad Rasjid dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia periode 2024-2029.

    Sumber : Antara

  • Profil & Gurita Bisnis Anindya Bakrie yang Resmi Jadi Ketum Kadin

    Profil & Gurita Bisnis Anindya Bakrie yang Resmi Jadi Ketum Kadin

    Bisnis.com, JAKARTA – Anindya Novyan Bakrie resmi dikukuhkan sebagai ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk periode 2024–2029. 

    Penetapan ini disahkan melalui Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    Itu artinya, pengangkatan Anindya Bakrie sekaligus menandakan posisi Arsjad Rasjid resmi lengser dari posisi kursi ketua umum Kadin Indonesia. Kini Arsjad menjabat sebagai ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia 2024–2029.

    Anindya Bakrie dalam sambutannya juga menekan bahwa didapuknya dirinya sebagai ketua umum Kadin Indonesia sejalan dengan amanah dari para pemegang saham.

    “Saya mohon doa supaya menjadi pemimpin yang amanah. Saya melakukan ini tentu karena para pemegang saham, yaitu Kadin provinsi dan anggota luar biasa mengamanahkan, jadi saya hanya menjalankan bersama perahu besar ini,” ujar Anindya pada Kamis (16/1/2025).

    Menilik profilnya, Anindya Bakrie lahir di Jakarta, 10 November 1974. Dia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, dari pasangan konglomerat Aburizal Bakrie dan Tatty Bakrie. 

    Anindya Bakrie meraih gelar Sarjana Teknik Industri di Northwestern University, Illinois, Amerika Serikat (AS) pada 1996. Selanjutnya, dia meraih gelar MBA, Global Management Program (GMP) di Stanford Graduate School of Business, California, AS pada 2001.

    Adapun, Anindya memulai karier sebagai analis keuangan di bank investasi Salomon Brothers Inc, yang berbasis di New York, AS pada 1996-1997. Setelahnya, dia menakhodai beberapa gurita bisnis milik Bakrie Group.

    Pada 1997-1999, dia menjabat sebagai Deputi COO dan Direktur Pelaksana PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR). Selain itu, dia juga pernah menjadi Chief Operating Officer (COO) Capital Managers Asia Pte. Ltd, Singapura pada 2001.

    Kemudian, Anindya menjabat sebagai Presiden Direktur di PT Bakrie Telecom Tbk. (BTEL) pada 2004. Dia juga menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT Lativi Mediakarya (tvOne) sejak 2007.

    Anindya Bakrie juga menjabat Presiden Direktur di PT Visi Media Asia Tbk.(VIVA) sejak 2008, serta Presiden Komisaris di PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) sejak 2009. Dia juga mengemban jabatan CEO di PT Bakrie Global sejak 2012.

    Selanjutnya, Presiden Komisaris di PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP) sejak 2012. Presiden Komisaris di PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) pada 2014.

    Tak ketinggalan, Anindya Bakrie juga menjabat sebagai CEO dan Presiden Direktur BNBR sejak 2019, serta di perusahaan kendaraan listrik, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) sejak 2022.

  • Profil Arsjad Rasjid, Eks Ketum Kadin yang Kini Jabat Ketua Dewan Pertimbangan

    Profil Arsjad Rasjid, Eks Ketum Kadin yang Kini Jabat Ketua Dewan Pertimbangan

    Bisnis.com, JAKARTA – Arsjad Rasjid resmi lengser dari posisi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Posisinya kini digantikan oleh Anindya Bakrie.

    Penetapan ini disahkan melalui Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

    Usai lengser, kini Arsjad dipercaya sebagai ketua dewan pertimbangan Kadin 2024-2029.

    Arsjad pun mengatakan bahwa Kadin harus tetap satu dan tetap solid sebagai mitra strategis pemerintah, demi kestabilan dan kepastian dunia usaha. 

    “Insya Allah Kadin semakin strategis, sehingga kepercayaan investor dan dunia internasional terus meningkat, dunia usaha semakin maju dan berdaya saing, sehingga target ekonomi yang disenangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto 8% dapat tercapai,” kata Arsjad.

    Profil Arsjad Rasjid

    Berdasarkan catatan Bisnis, Arsjad sebelumnya menjabat ketua umum Kadin periode 2021-2026. Saat maju menjadi ketua umum, dia mengusung pilar-pilar yang bisa memaksimalkan peran Kadin bagi para pengusaha dan perekonomian Indonesia.

    Beberapa pilar yang dimaksud adalah fokus penguatan industri kesehatan, pemberdayaan ekonomi daerah untuk memajukan ekonomi nasional, pengembangan kewirausahaan dengan cara mewujudkannya melalui Warung Inovasi dan pendidikan vokasi untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) khususnya wirausaha muda dan wirausaha sosial dan menyempurnakan fungsi internal organisasi dan regulasi Kadin.

    Selain di dunia Bisnis, Rasjid juga aktif dalam bidang olahraga, khususnya panahan. Pada periode 2023-2027, dia menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani).

    Mengutip Arsjadrasjid.com, Arsjad lahir di Jakarta pada 16 Maret 1970. Dia merupakan anak dari pasangan purnawirawan TNI AD H.M.N. Rasjid dan Suniawati. Ayahnya berdarah Palembang, sedangkan ibunya berdarah Sunda-Tionghoa. 

    Dia menimba ilmu di University of Southern California di bidang Computer Engineeringpada 1990. Kemudian, melanjutkan Pendidikan pada 1993 di bidang Administrasi Bisnis di Pepperdine University, California, Amerika Serikat (AS) dan memperoleh gelar Bachelor of Science.

    Arsjad juga menyelesaikan program Executive Education on Leadership and Decision Making in the 21st Century di Jackson Institute for Global Affairs, Yale University AS. 

    Pada 2012, dia menyelesaikan program Executive Education Global Leadership and Public Policy for the 21st Century di Harvard Kennedy School AS. Setahun setelahnya, Arsjad menyelesaikan Executive Education on Impacting Investing di Said Business School, University of Oxford, Inggris. 

    Tak berhenti di situ, dia juga menyelesaikan program Insights Into Politics and Public Policy in Asia untuk Para Pemimpin Global di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura.

    Di antara program pendidikannya tersebut, dia menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan PT Indika Energy sejak 2005. Di bawah kepemimpinannya, PT Indika Energy berhasil mengembangkan berbagai proyek strategis dan ekspansi bisnis, serta mengoptimalkan pengelolaan sumber daya perusahaan. 

    Arsjad berhasil membesarkan aset PT Indika Energy Tbk sekitar 7x lipat dari Rp2,78 triliun menjadi Rp18,28 triliun dalam jangka waktu 6 tahun yaitu pada periode tahun 2005–2011 melalui strategi akuisisi. Untuk 2022 Indika Energy, melaporkan laba bersih sebesar US$452,7 juta dan laba inti US$521,2 juta berkat meningkatnya permintaan dan harga batu bara. 

    Kemudian, Arsjad melalui Indika Energy bertujuan meningkatkan pendapatan dari sektor non-batubara menjadi setidaknya 50 persen pada tahun 2025 dan mencapai netral karbon pada tahun 2050.