Tag: Anies Baswedan

  • Dukung Pramono-Rano, Anies Kisahkan saat Putra Pertama Pram Lahir, Sekarang Jadi Bupati

    Dukung Pramono-Rano, Anies Kisahkan saat Putra Pertama Pram Lahir, Sekarang Jadi Bupati

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, telah mantap mendukung pasangan nomor urut 3 di Pilgub Jakarta yakni Pramono Anung dan Rano Karno.

    Masih terkait dengan dukungannya itu, Anies Baswedan mengisahkan tentang kedekatannya dengan Pramono Anung sejak mahasiswa.

    Dia pun memulai ceritanya saat di Yogyakarta, pada bulan Juli 1992. Seorang senior di pergerakan mahasiswa menelepon ke rumahnya, “Istri saya akan melahirkan, temani saya, ya,” tulis Anies menirukan ucapan seniornya dikutip dari unggahannya di media sosial X, Kamis (21/11/2024).

    “Saya langsung berangkat dan menemani dia menunggu istrinya melahirkan anak pertama mereka. Senior tersebut adalah mantan Ketua FKHJ-Dewan Mahasiswa ITB yang saat itu sedang menempuh studi S2 di MM-UGM, sementara saya sedang bertugas sebagai Ketua Senat Mahasiswa UGM,” sambung Anies.

    Mereka rutin berinteraksi dalam berbagai aktivitas pergerakan mahasiswa di Yogja. Walaupun lebih senior, ia tetap sering meluangkan waktu untuk mengikuti rapat dengan para aktivis mahasiswa yang masih kuliah.

    Bulan Oktober 2024 lalu, dalam resepsi pernikahan putrinya Ning Eva Munif di Pondok Pesantren DNE, Ploso, Kediri, Anies mengaku duduk berdampingan dengan seorang anak muda bernama Dhito, yang menjabat sebagai Bupati Kediri periode 2020-2024.

    “Saat itu saya baru menyadari. Dhito ini adalah bayi yang dulu saya temani saat kelahirannya. Tak terbayangkan, saya menyaksikan ketika lahirnya dan sekarang duduk berdampingan saat bayi itu sudah jadi Bupati,” kisahnya.

  • 9
                    
                        Anies Baswedan Resmi Dukung Pramono-Rano di Pilkada Jakarta
                        Megapolitan

    9 Anies Baswedan Resmi Dukung Pramono-Rano di Pilkada Jakarta Megapolitan

    Anies Baswedan Resmi Dukung Pramono-Rano di Pilkada Jakarta
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com

    Anies Baswedan
    resmi mendeklarasikan dukungannya untuk calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024).
    “Itu jelas lah (mendukung
    Pramono-Rano
    di
    Pilkada Jakarta
    ),” ujar Anies saat ditanya oleh awak media di lokasi, Kamis.
    Anies mengaku bersyukur karena melihat Pramono-Rano semakin hari makin baik.
    Ia berharap Pramono-Rano bisa melanjutkan program-program yang belum terselesaikan di Jakarta.
    “Sekarang saya bersyukur Mas Pram dan Bang Doel makin hari makin baik mudah-mudahan keberlanjutan program-program di Jakarta akan bisa berjalan dengan baik di bawah kepemimpinannya Mas Pram besok,” kata Anies.
    Selain itu, Anies juga menyampaikan tiga amanat untuk para relawannya.
    Pertama, Anies meminta relawannya mengajak warga lain untuk menyoblos ke TPS, Rabu, (27/11/2024).
    Kedua, Anies meminta relawannya tidak berubah pilihan hanya karena adanya politik uang.
    “Pilihan jangan pernah berubah gara-gara pembagian apa pun juga. Hati-hati jangan sampai masa depan suram karena kebahagiaan sejenak,” tegas Anies.
    Lalu, Anies juga meminta agar relawannya mengawal TPS saat hari pencoblosan untuk perolehan suara Pramono-Rano di Pilkada Jakarta 2024.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pakai Baret Oranye, Anies Hadir di Apel Siaga Pramono-Rano

    Pakai Baret Oranye, Anies Hadir di Apel Siaga Pramono-Rano

    Jakarta

    Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, hadir dalam kampanye cagub Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, di Blok S, Jakarta Selatan. Agenda tersebut adalah Apel Siaga: Warga Kota Kawal TPS dan Rapat Akbar Warga Kota.

    Pantauan detikcom di Blok S, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024), Anies terlihat mengenakan kemeja putih celana hitam dan baret oranye. Anies datang lebih dulu dan menyambut Pramono Anung-Rano Karno.

    Dalam agenda ini, para relawan tampak ramai memadati lapangan Blok S. Mereka kompak mengenakan baju hitam dan topi warna oranye.

    Mereka menyambut Pramono-Rano dan Anies Baswedan. Para relawan tak segan mengabadikan momen ketiga tokoh itu.

    Pertemuan antara Pramono-Rano dengan Anies Baswedan ini jadi pertemuan ketiga kalinya yang terungkap ke publik. Dua pertemuan sebelumnya Pramono-Rano sowan ke rumah Anies di Lebak Bulus.

    (rfs/rfs)

  • Pengamat Politik: Pilgub Jakarta & Jateng 2024 Sengit – Espos.id

    Pengamat Politik: Pilgub Jakarta & Jateng 2024 Sengit – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Ilustrasi pilkada. (Freepik)

    Esposin, JAKARTA — Dosen Politik FISIP Universitas Indonesia (UI), Aditya Perdana, mengatakan Pilgub di Jakarta dan Jawa Tengah (Jateng) adalah kompetisi yang akan berlangsung sangat ketat, sehingga membutuhkan endorsement tokoh yang diharapkan akan menguntungkan calon yang didukung.

    “Namun, tentu kemenangan dalam Pilkada sepenuhnya ada di kandidat dan partai politik pendukung untuk bergerak secara intensif dan simultan dalam sisa masa kampanye ini,” kata Aditya Perdana di Depok, Rabu (20/11/2024). 

    Promosi
    Berkat BRI, Petani Mangga Bondowoso Mampu Perluas Lahan & Tingkatkan Taraf Hidup

    Hal ini katanya jauh lebih penting untuk terus bergerak naik elektabilitas calon daripada bergerak mencari restu dan sowan para tokoh semata.

    “Pilkada mengedepankan figur dan ketokohan sehingga salah satu kunci kemenangannya memang ada di figur yang berupaya memenangkan hati pemilih,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara. 

    Dikatakannya, Pilgub Jakarta 2024 menarik karena figur Anies Baswedan sebagai kepala daerah yang dianggap berhasil memang dominan dan kuat di mata pemilih Jakarta, sehingga ketika Anies ternyata tidak mendapat perahu dalam pencalonan, ternyata menjadikan “anak abah” sebutan pendukung Anies di Jakarta kecewa berat.

    Bayangkan saja sebelum pilkada resmi dimulai, elektabilitas Anies memang tinggi yaitu 45% lebih, sehingga ketika Anies tidak mencalonkan diri suara anak abah ini memang terbelah di kandidat Ridwan dan lawannya Pramono.

    Maka menjelang pencoblosan, suara anak abah ini menjadi rebutan penting bagi Ridwan Kamil dan Pramono. Dan tentu seperti yang sudah kita ketahui, Anies mendukung Pramono.

    “Apakah secara otomatis akan semakin menguatkan suara pendukung Pramono, kita lihat saja nanti,” ujar Direktur Eksekutif ALGORITMA Research and Consulting itu. 

    Sebaliknya, Ridwan Kamil berharap penuh dukungan dari Jokowi sebagai bagian dari kubu koalisi pemerintahan Prabowo yang utuh, dimana koalisi berharap penuh ada satu garis pendukung di pusat hingga ke daerah.

    Karena seperti yang juga diketahui pengaruh endorsement Jokowi terhadap Prabowo dalam Pilpres lalu memang terasa kuat sekali dan berharap ada efek yang sama di Pilkada.

    Bayangkan saja sebelum pilkada resmi dimulai, elektabilitas Anies memang tinggi yaitu 45% lebih, sehingga ketika Anies tidak mencalonkan diri suara anak abah ini memang terbelah di kandidat Ridwan dan lawannya Pramono.

    Namun soal ini tentu berbeda, karena Jokowi bukanlah seorang presiden lagi yang pengaruhnya tidak sebesar pada Februari 2024.

    Hal yang sama juga dilakukan oleh Luthfi di Jateng yang berharap mendapat efek dari Jokowi. Ditambah secara eksplisit Prabowo melakukan hal tersebut sehingga diproses oleh Bawaslu untuk dicek pelanggaran atau bukan.

    Terkait hal ini maka tentu akan berbeda, menurut pandangan saya. Pengaruh Jokowi akan terasa mungkin lebih kuat di Jawa Tengah ketimbang Jakarta.

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Hadir Praperadilan via Zoom, Tom Lembong: Bingung, Tidak Pernah Jelas Bagi Saya

    Hadir Praperadilan via Zoom, Tom Lembong: Bingung, Tidak Pernah Jelas Bagi Saya

    Bisnis.com, JAKARTA — Eks Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas “Tom” Lembong hadir dalam sidang gugatan praperadilannya melawan Kejaksaan Agung (Kejagung) di PN Jakarta Selatan.

    Dalam pantauan Bisnis di lokasi, Tom hadir secara daring atau online melalui Zoom. Dia didampingi dua orang saat menyampaikan pernyataannya di sidang gugatan praperadilan tersebut.

    Awalnya, Hakim Tunggal Tumpanuli Marbun mempersilakan Tom untuk menyampaikan kesaksiannya dalam kasus importasi gula.

    “Jadi kalau mendengar dari penasihat hukum saudara memerlukan atau menganggap ada yang ingin saudara terangkan dalam persidangan ini,” ujar Tumpanuli di PN Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024).

    Setelah menjelaskan kesaksian eks Mendag itu, kuasa Hukum Tom, Ari Yusuf Amir kemudian menanyakan terkait pokok permasalahan yang dipahami Tom Lembong saat diperiksa penyidik.

    “Saya mau tanya dalam pemeriksaan pak Tom sebagai saksi maupun tersangka, pada waktu itu pak Tom memahami tidak permasalahan oleh penyidik, dijelaskan tidak apa permasalahannya?” tanya Ari.

    Kemudian, Tom menegaskan bahwa dirinya kala itu masih kebingungan karena persangkaan soal tindakannya melawan hukum di kasus dugaan korupsi importasi gula tidak dijelaskan oleh penyidik.

    “Saya masih bingung, persisnya apa, tidak pernah jelas bagi saya,” ujar Tom.

    Dengan demikian, Mantan Co-captain Tim Pemenangan Anies-Cak Imin di Pilpres 2024 itu merasa shock saat ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejagung.

    “Sudah pasti [shock],” pungkas Tom.

    Sebagai informasi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Tom Lembong kasus dugaan korupsi izin persetujuan impor gula 2015-2016. Kasus itu diduga menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp400 miliar. 

    Berdasarkan perannya, Tom diduga memberikan penugasan kepada perusahaan swasta untuk mengimpor gula kristal mentah yang kemudian menjadi gula kristal putih pada 2015. 

    Kala itu Indonesia tengah mengalami surplus gula sehingga tidak memerlukan impor.

    Pada 2016, izin impor gula juga dikeluarkan Tom ditujukan untuk menstabilkan harga gula yang melambung tinggi karena kelangkaan saat itu. Namun, Tom diduga menyalahi sejumlah aturan atas pemberian izin tersebut.

  • Dukungan Terbuka Anies untuk Pram-Doel, Jakarta Semakin Menyala!

    Dukungan Terbuka Anies untuk Pram-Doel, Jakarta Semakin Menyala!

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali menarik perhatian publik melalui unggahan di media sosialnya.

    Dalam sebuah postingan, Anies membagikan momen kebersamaannya dengan Forum Ulama Habaib (FUHAB), Mas Pramono Anung, dan Bang Doel di pendopo Lebak Bulus, Rabu (20/11/2024).

    “Membersamai terbitnya matahari, berlangsung silaturahmi Forum Ulama Habaib (FUHAB) bersama Mas Pramono Anung dan Bang Doel di pendopo Lebak Bulus,” ujar Anies dalam keterangannya di aplikasi X @aniesbaswedan (20/11/2024).

    Silaturahmi tersebut dipimpin oleh Ketua DPP FUHAB, K.H. Luthfi Zawawi.

    Anies menyebut acara itu diisi dengan diskusi santai untuk menyamakan visi perjuangan demi warga Jakarta.

    “Dipimpin Ketua DPP FUHAB, K.H. Luthfi Zawawi, berdiskusi santai dan menyamakan derap langkah berjuang untuk warga Jakarta,” sebutnya.

    Anies bilang, pertemuan tersebut ditutup dengan doa bersama dan sarapan khas Betawi, seperti nasi uduk dan soto Betawi.

    “Diakhiri dengan doa dan sarapan nasi uduk Betawi, plus soto Betawi,” tandasnya.

    Unggahan Anies tersebut memancing berbagai tanggapan dari pendukungnya.

    Salah satunya adalah Eko Widodo, loyalis Anies yang aktif bersuara di media sosial.

    “Menyala Abahku,” kata Eko.

    Ia menyebut pertemuan itu sebagai bentuk dukungan terang-terangan dari Anies kepada pasangan Pramono Anung dan Doel.

    “Dukungan terbuka Anies untuk Pram-Doel dengan salam tiga jari,” imbuhnya.

    Tambah Eko, dengan adanya dukungan dari Anies untuk pasangan calon (Paslon) Pramono Anung-Rano Karno maka mereka yang tergabung dalam ‘Anak Abah’ akan tegak lurus.

  • PKS Dikritik Geisz: Udah Membegal, Masih Minta Semua-Semuanya

    PKS Dikritik Geisz: Udah Membegal, Masih Minta Semua-Semuanya

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah, melontarkan sindiran tajam kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dinilai tidak konsisten mendukung mantan Gubernur Jakarta tersebut.

    Geisz menyebut PKS meninggalkan Anies demi kepentingan politik tertentu, namun tetap meminta dukungan dari Anies untuk berbagai calon kepala daerah.

    “Anies ditinggal, demi iming-iming,” ujar Geisz dalam keterangannya di aplikasi X @GeiszChalifah (21/11/2024).

    Dibeberkan Geisz, ketika Anies diminta memberikan dukungan pada pasangan calon (Paslon) usungan PKS di Jawa Barat (Jabar), Anies memberikan dukungan.

    “Tapi minta dukung Cagubnya di Jabar. Anies dukung. Diminta dukungan untuk calon di Bogor juga di Sumatera Barat dll, Anies tetap beri dukungan,” sebutnya.

    Ia juga menyinggung bahwa meski Anies mendukung kandidat lain yang diusung oleh PKS di berbagai daerah, partai tersebut justru menunjukkan reaksi emosional saat Anies memberikan dukungan kepada kandidat lain di Jakarta.

    “Anies dukung calon lain di Jakarta. Lah ko ngamuk?,” cetus mantan Komisaris Ancol ini.

    Geisz bilang, tindakan PKS mencerminkan sikap tidak tahu diri karena setelah “ikut membegal” Anies, mereka masih meminta berbagai bentuk dukungan.

    “Udah ikut membegal, masih minta semua-semua. Tau diri napah,” kuncinya.

    Sebelumnya, Analis politik Rocky Gerung memberikan pandangannya terkait arah politik Anies Baswedan menjelang Pilkada serentak.

    Dikatakan Rocky, Pramono Anung dan Rano Karno lebih diminati oleh Anies ketimbang PKS, yang selama ini dipandang sebagai salah satu partai pengusungnya.

  • Mesranya Pramono-Rano dan Anies, Tertawa Lepas dan Pose Tiga Jari Saat Bertemu
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        21 November 2024

    Mesranya Pramono-Rano dan Anies, Tertawa Lepas dan Pose Tiga Jari Saat Bertemu Megapolitan 21 November 2024

    Mesranya Pramono-Rano dan Anies, Tertawa Lepas dan Pose Tiga Jari Saat Bertemu
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, terlihat semakin mesra dengan Gubernur Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan. 
    Dalam waktu kurang dari seminggu, ketiganya sudah menggelar pertemuan sebanyak dua kali. 
    Pramono-Rano sejak lama memang menggembar-gemborkan rencana bertemu Anies. Namun, baru mendekati akhir masa kampanye ini, pertemuan ketiganya terealisasi. 
    Pada pertemuan pertama, Jumat (15/11/2024), Pramono-Rano bertandang ke Rumah Pendopo Anies di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
    Momen pertemuan tersebut diunggah di akun Instagram Pramono, Rano, dan Anies. Dalam foto yang diunggah ketiganya, tampak Pramono, Rano, dan Anies tertawa lepas.
    Tampak pula istri Anies, Fery Farhati, mendampingi sang suami. 
    Dalam unggahannya, Anies menjelaskan bahwa pertemuannya dengan cagub-cawagub yang diusung PDI Perjuangan tersebut untuk membicarakan masa depan Jakarta.

    Pagi ini, menyongsong terbitnya matahari, ngobrol soal kota Jakarta dan masa depannya dengan Mas @pramonoanungw dan Bang @si.rano di rumah. Ditemani lontong sayur dan kopi buatan @fery.farhati, bikin percakapan makin hangat dan menyenangkan
    ,” tulis Anies di akun Instagram miliknya. 
    Pramono, Rano, dan Anies bertemu untuk kedua kalinya di tempat yang sama pada Rabu (19/11/2024).
    Pada pertemuan kedua ini, hadir pula Forum Ulama Habaib (Fuhab), yang dipimpin Ketua DPP Fuhab, KH Luthfi Zawawi.
    Momen pertemuan tersebut lagi-lagi diunggah di akun Instagram ketiga elite politik. 
    Pramono mengunggah foto dirinya bersama Rano, Anies, dan para ulama yang berpose tiga jari, menunjukkan identitas nomor urutnya pada Pilkada Jakarta 2024.
    Usai pertemuan, Rano Karno mengungkapkan, salah satu pesan yang disampaikan Anies kepada dirinya dan Pramono yakni melanjutkan
    contract farming, 
    program kerja Anies semasa menjabat gubernur.
    “Untuk itu, hari ini, kami jumpa lagi dengan Bang Anies. Bang Anies mengingatkan kepada kita, ‘Doel jangan sampai
    contract farming
    dibatalkan’. Saya bilang, ‘enggak’,” ucap Rano saat ditemui di acara Hanura Festival di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu.
    Rano mengaku paham program
    contract farming
    ini digagas Anies bersama para petani sejak lama.
    Jika program ini dilanjutkan, pasokan kebutuhan pokok seperti beras, daging, telur, ayam, hingga sayuran untuk bulan Ramadan tahun 2025 dapat dipersiapkan jauh hari sebelumnya. 
    “Bang Anies menggagas
    contract farming
    bersama para petani. Artinya, beras, daging, telur, ayam, sayuran, untuk Ramadan sudah disediakan,” ucap dia.
    Meski sudah bertemu dua kali, Anies belum mendeklarasikan secara lugas dukungan untuk Pramono-Rano.
    Terkait hal itu, Pramono mengungkapkan bahwa tinggal menunggu waktu saja untuk Anies mendeklarasikan dukungannya.
    “Tinggal aja ditunggu satu hari atau dua hari ini,” ujar Pramono saat ditemui di acara Hanura Festival di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu.
    Pramono bahkan memberikan kode, akan ada hal besar yang ia lakukan bersama Anies dalam waktu dekat. Namun, politikus PDI-P itu belum mau membocorkan apa yang sebenarnya akan ia lakukan bersama Anies.
    “Bukan hanya kejutan, tetapi sesuatu hal yang ditunggu oleh banyak orang,” kata dia.
    Pramono, Rano, dan Anies pun dijadwalkan kembali bertemu pada Kamis (21/11/2024) sore ini. Ketiganya akan menghadiri rapat akbar Warga Kawal TPS di Lapangan Blok S, Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
    “Rapat akbar Warga Kawal TPS. Acara ini akan dihadiri langsung oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 03 Pramono Anung dan Rano Karno serta Anies Baswedan,” tulis undangan peliputan yang dibagikan tim Anies kepada
    Kompas.com,
    Rabu (20/11/2024) malam.
    Juru bicara (jubir) Pramono, Aris, mengatakan, dalam acara tersebut relawan Anies akan deklarasi mengawal tempat pemungutan suara (TPS) saat hari pencoblosan, 27 November 2024.
    “Deklarasi relawan Anies atau Anak Abah untuk kawal TPS untuk pemenangan Mas Pram-Bang Doel,” ujar Aris.
    Saat ditanya apakah Anies akan mengumumkan deklarasi dukungan untuk Pramono-Rano pada acara tersebut, Aris tak menjawab.
    Dia hanya menyebutkan, sejumlah juru bicara dan tangan kanan Anies juga hadir dalam acara itu.
    “Di sana yang jelas pentolan-pentolan relawan Anies, seperti Bang Sahrin, Bang Iwan, Ibu Tatak Ujiyati hadir,” terang Aris.
    Aris menambahkan, akan ada 15.000 “Anak Abah” yang ikut serta mengawal TPS di seluruh Jakarta. Pengawalan dilakukan untuk mencegah terjadinya kecurangan.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dua Kali Pramono Bertemu Anies dalam Hitungan Hari

    Dua Kali Pramono Bertemu Anies dalam Hitungan Hari

    Anies tampak didampingi oleh istrinya, Fery Farhati, dan jubirnya, Sahrin Hamid. Anies, Pramono, Rano, dan lainnya tampak berbincang di pendopo kediaman Anies ditemani kudapan di atas meja.

    Anies juga tampak berfoto bersama Pramono dan Rano dengan latar belakang gambar Pangeran Diponegoro. Terlihat pula Anies mengantar Pramono dan Rano hingga ke mobil saat hendak pulang.

    Pramono dan Rano menuliskan komentar di unggahan Anies yang berisi foto-foto pertemuan mereka. Pramono dan Rano berterima kasih sudah diterima berkunjung dan disuguhkan sarapan.

    “Matur nuwun sanget Mas Anies dan Bu Fery untuk obrolan dan suguhan yang menghangatkan pagi kami,” tulis Pramono.

    “Terimakasih Mas Anies Dan Bu Fery,” tambah Rano.

    Pramono bercerita pertemuan dengan Anies bersama Rano diisi dengan perbincangan yang bermutu.

    Dalam kunjungannya di Pulogadung, Jakarta Timur, Pramono bercerita hidangan yang disajikan saat bertemu Anies terasa enak. Dia dijamu dengan kopi, lontong sayur, dan buah-buahan.

    “Alhamdulillah pertemuan dengan Mas Anies 1 jam lebih. Pertemuannya di tadi pagi, kopinya enak, makannya lontong sayur juga enak, buah-buahnya manis sekali,” kata Pramono di Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (15/11).

    “Jadi pertemuannya dari hati ke hati, kalau lihat wajah saya kan ketawanya ngakak gitu,” ucapnya.

    (eva/eva)

  • Pramono-Rano Akan Kembali Bertemu Anies Sore Ini, Deklarasi Dukungan?
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        21 November 2024

    Pramono-Rano Akan Kembali Bertemu Anies Sore Ini, Deklarasi Dukungan? Megapolitan 21 November 2024

    Pramono-Rano Akan Kembali Bertemu Anies Sore Ini, Deklarasi Dukungan?
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno akan kembali bertemu dengan Gubernur Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan pada Kamis (21/11/2024) sore ini. 
    Ketiganya akan menghadiri rapat akbar Warga Kawal TPS di Lapangan Blok S, Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
    “Rapat akbar Warga Kawal TPS. Acara ini akan dihadiri langsung oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 03 Pramono Anung dan Rano Karno serta Anies Baswedan,” tulis undangan peliputan yang dibagikan tim Anies kepada 
    Kompas.com,
    Rabu (20/11/2024) malam. 
    Juru bicara (jubir) Pramono, Aris, mengatakan, dalam acara tersebut relawan Anies akan deklarasi mengawal tempat pemungutan suara (TPS) saat hari pencoblosan, 27 November 2024. 
    “Deklarasi relawan Anies atau Anak Abah untuk kawal TPS untuk pemenangan Mas Pram-Bang Doel,” ujar Aris.
    Saat ditanya apakah Anies akan mengumumkan deklarasi dukungan untuk Pramono-Rano pada acara tersebut, Aris tak menjawab.
    Dia hanya menyebut, sejumlah juru bicara dan tangan kanan Anies juga hadir dalam acara itu.
    “Di sana yang jelas pentolan-pentolan relawan Anies, seperti Bang Sahrin, Bang Iwan, Ibu Tatak Ujiyati hadir,” terang Aris.
    Aris menambahkan, akan ada 15.000 “Anak Abah” yang ikut serta mengawal TPS di seluruh Jakarta. Pengawalan dilakukan untuk mencegah terjadinya kecurangan. 
    Adapun Pramono-Rano sudah melakukan pertemuan dengan Anies sebanyak dua kali. Kedua pertemuan itu dilakukan di rumah Anies di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
    Pertemuan pertama digelar pada Jumat (15/11/2024). Sementara, perjumpaan kedua berlangsung pada Rabu (20/11/2024).
    Baik Anies, Pramono, maupun Rano mengunggah momen pertemuan itu ke akun Instagram pribadi masing-masing.
    Bahkan, salah satu foto menunjukkan Anis berpose tiga jari, identitas nomor urut Pramono-Rano pada Pilkada Jakarta.
    Usai bertemu, Pramono juga mengungkapkan, akan ada hal yang besar ia lakukan bersama Anies.
    “Tinggal tunggu aja, satu dua hari. Bukan hanya kejutan, tapi sesuatu yang ditunggu oleh banyak orang,” ucap Pramono.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.