Tag: Anies Baswedan

  • BAKORSI gerakkan tim kelurahan menangkan Pramono-Rano di Jakarta

    BAKORSI gerakkan tim kelurahan menangkan Pramono-Rano di Jakarta

    kita bisa melihat bahwa calon Gubernur nomor 3 punya kepedulian pada nasib rakyat banyak

    Jakarta (ANTARA) – Badan Koordinasi Saksi (BAKORSI) Relawan Anies akan menggerakkan tim kelurahan untuk memenangkan pasangan Pramono-Rano Karno usai mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 3 di Pilkada Jakarta 2024.

    “BAKORSI ikuti sinyal Anies Baswedan dengan mendukung pasangan Pramono Anung – Rano Karno di Pilkada Jakarta,” kata Pembina Bakorsi Nasional Tatak Ujiyati di Jakarta, Jumat.

    Ia mengatakan awalnya BAKORSI mendukung Gerakan Coblos Semua (Gercos) tapi setelah sinyal Anies mendukung Pramono – Rano Karno, BAKORSI berbalik haluan.

    Ia mengatakan kepercayaan pada pilihan Anies Basweda karena Pramono Anung telah dikenal lama sebagai pribadi yang baik semenjak sama-sama menjadi aktivis di UGM lebih dari 30 tahun lalu.

    Selain itu, lanjutnya Anies Baswedan dan Pramono Anung sama-sama menjadi aktivis reformasi yang melawan sikap otoriter Orde Baru pada awal tahun 1990-an, dan semenjak itu terus berhubungan secara dekat.

    “Sebagai aktivis, kita bisa melihat bahwa calon Gubernur nomor 3 punya kepedulian pada nasib rakyat banyak”, kata dia.

    Ia menambahkan BAKORSI juga melihat Pramono Anung – Rano Karno amat responsif untuk melanjutkan program-program Anies Baswedan, terutama yang bertujuan memberikan kesempatan dan keadilan bagi warga miskin Jakarta.

    “Bagi kami ini hal penting karena perjuangan relawan Anies memang untuk memberi jalan bagi warga miskin Jakarta memperbaiki hidupnya”, kata dia.

    Sementara Koordinator BAKORSI Jakarta Marlina Idha mengaku sudah mulai merapikan barisan dan mengaktifkan jaringan Tim 100 BAKORSI di tingkat Kelurahan se Jakarta.

    “Kami harapkan pencoblosan yang akan berlangsung sebentar lagi ini dapat berjalan lancar, dan pasangan Pramono Anung – Rano Karno menang satu putaran,” katanya.

    Ia menjelaskan BAKORSI merupakan organ relawan Anies Baswedan yang sengaja dibuat untuk menjadi saksi luar atau saksi warga, demi mengamankan suara Anies-Muhaimin di TPS pada perhelatan Pilpres 2024 lalu.

    BAKORSI dibentuk di seluruh Indonesia dengan memiliki struktur jaringan di tiap Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan desa/ kelurahan di seluruh Indonesia.

    Pada Pilpres 2024, BAKORSI mengkoordinir sekitar 60.000 relawan saksi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

    “Dengan deklarasi dukungan di Pilkada Jakarta, BAKORSI langsung menggerakkan jaringan Tim 100 yang telah mereka miliki di tingkat Kelurahan wilayah Jakarta,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Sukarelawan Anies Baswedan Mantap Dukung Pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilgub Jakarta

    Sukarelawan Anies Baswedan Mantap Dukung Pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilgub Jakarta

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dukungan terhadap pasangan cagun dan cawagub Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno terus mengalir beberapa hari menjelang pemungutan suara.

    Terbaru, para sukarelawan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di pilpres 2024 lalu, menyatakan mendukung pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.

    Kelompok sukarelawan yang menamakan diri Badan Koordinasi Saksi (Bakorsi) menyatakan mendukung cagub-cawagub nomor urut tiga Pramono Anung (Pram) dan Rano Karno (Doel).

    Bakorsi mendukung Pram-Doel setelah eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyatakan secara terbuka memberikan sinyal dukungan kepada paslon yang diusung PDI Perjuangan itu.

    “Bakorsi mengikuti sinyal Anies Baswedan dengan mendukung pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024,” kata pembina Bakorsi Nasional Tatak Ujiyati saat mendeklarasikan dukungan di Jakarta, Jumat (22/11).

    Menurut Tatak, Bakorsi awalnya mengupayakan Gerakan Coblos Semua. Namun, berubah haluan setelah Anies memberi sinyal mendukung Pram-Doel. “Awalnya Bakorsi mendukung Gerakan Coblos Semua (Gercos), tetapi setelah sinyal Anies mendukung Pramono-Rano, Bakorsi berbalik haluan,” lanjutnya.

    Tatak menyatakan wajar Anies memberikan kepercayaan kepada Pram, karena keduanya telah kenal lama sebagai pribadi dan aktivis.

    Menurutnya, Anies dan Pram sama-sama menjadi aktivis ketika berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) lebih dari 30 tahun lalu. Diketahui, setelah lulus Teknik Pertambangan ITB, Pramono melanjutkan studi Magister Manajemen di UGM.

  • Ikuti Anies Baswedan, Relawan Lihat Pramono Anung-Rano Karno Peduli Warga Miskin Jakarta

    Ikuti Anies Baswedan, Relawan Lihat Pramono Anung-Rano Karno Peduli Warga Miskin Jakarta

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Badan Koordinasi Saksi (BAKORSI) Relawan Anies melihat pasangan Pramono Anung-Rano Karno responsif melanjutkan program Anies Baswedan.

    BAKORSI pun mengikuti sinyal Anies Baswedan yang mendukung pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024.

    “Awalnya BAKORSI mendukung gerakan coblos semua, tetapi setelah sinyal Anies mendukung Pramono-Rano Karno maka BAKORSI berbalik haluan,” kata
    Pembina Bakorsi Nasional Tatak Ujiyati, Jumat (22/11/2024).

    Deklarasi dukungan ini dilakukan merespon sikap politik Anies Baswedan yang memberikan sinyal dukungan untuk pasangan calon nomor urut 3 itu di Jakarta.

    BAKORSI merupakan organ relawan Anies Baswedan yang sengaja dibuat untuk menjadi saksi luar atau saksi warga, demi mengamankan suara Anies-Muhaimin di TPS pada perhelatan Pilpres 2024 lalu. 

    Bakorsi dibentuk di seluruh Indonesia dengan memiliki struktur jaringan di tiap Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan desa/ kelurahan di seluruh Indonesia. Pada Pilpres 2024, BAKORSI mengkoordinir sekitar 60.000 relawan saksi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. 

    Dengan deklarasi dukungan di Pilkada Jakarta, BAKORSI langsung menggerakan jaringan Tim 100 yang telah mereka miliki di tingkat Kelurahan wilayah Jakarta.

    Selain itu, Tatak Ujiyati menyatakan kepercayaan pada pilihan Anies karena Pramono Anung telah dikenal lama sebagai pribadi yang baik semenjak sama-sama menjadi aktivis di UGM lebih dari 30 tahun lalu. 

    “Anies Baswedan dan Pramono Anung sama-sama menjadi aktivis reformasi yang melawan sikap otoriter Orde Baru pada awal tahun 1990-an, dan semenjak itu terus berhubungan secara dekat. Sebagai aktivis, kita bisa melihat bahwa calon Gubernur nomor 3 punya kepedulian pada nasib rakyat banyak”, tuturnya.

    Tatak juga menuturkan Pramono Anung-Rano Karno responsif untuk melanjutkan program-program Anies Baswedan, terutama yang bertujuan memberikan kesempatan dan keadilan bagi warga miskin Jakarta. 

    “Bagi kami ini hal penting karena perjuangan relawan Anies memang untuk memberi jalan bagi warga miskin Jakarta memperbaiki hidupnya,” lanjut Tatak.

    Sementara itu, Koordinator BAKORSI Jakarta, Marlina Idha mengatakan pihaknua sudah mulai merapikan barisan dan mengaktivasi jaringan Tim 100 BAKORSI di tingkat Kelurahan se Jakarta. 

    “Kita harapkan Pencoblosan yang akan berlangsung sebentar lagi ini dapat berjalan lancar, dan pasangan Pramono Anung – Rano Karno menang satu putaran,” katanya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Dukungan Anies sumbang tambahan suara buat Pramono Anung-Rano Karno

    Dukungan Anies sumbang tambahan suara buat Pramono Anung-Rano Karno

    dukungan mantan Gubernur DKI Jakarta itu bagaikan “durian runtuh”

    Jakarta (ANTARA) – Pengamat Politik dari Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai dukungan Anies Baswedan akan meningkatkan elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) DKI Jakarta nomor urut 1 Pramono Anung-Rano Karno.

    “Dukungan terbuka Anies Baswedan ke Pramono memang cukup memberi dampak positif pada elektabilitas Pramono, mengingat pemilih Anies merupakan kelompok berbeda, ini bisa membuat Pramono mendapatkan tambahan suara signifikan,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

    Baca juga: Jakarta bakal berwajah Betawi di tangan Pram-Doel

    Ia bahkan menyebut dukungan mantan Gubernur DKI Jakarta itu bagaikan “durian runtuh” bagi pasangan yang populer dikenal sebagai Mas Pram dan Bang Doel.

    Selain Anies, pasangan yang diusung PDIP itu juga sudah disokong mantan Gubernur DKI Jakarta Basuka Tjahaja Purnama atau Ahok dan kelompok pendukungnya.

    “Situasi ini membuat Pramono seolah mendapat gabungan suara dari banyak kelompok, ini membuat peluang kemenangan Pramono lebih besar dibanding kandidat lain,” kata Dedi.

    Di sisi lain, dukungan mantan Presiden Jokowi kepada pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dinilai tidak sebanding dengan dukungan dari Anies.

    Dedi menilai dukungan Jokowi lemah karena Presiden RI ke-7 itu tidak turun langsung berkampanye. Walaupun demikian, ia menilai pemilih Jokowi memang sudah ada di Ridwan sejak awal.

    Sementara itu, Ketua Umum Jaringan Pramono (Jakpram) Wisnu Permadi mengatakan pihaknya telah mempersiapkan langkah strategis untuk mengamankan dukungan “Anak Abah” kepada Pramono-Rano di Pilgub Jakarta 2024.

    Wisnu meyakini dukungan mayoritas pendukung Anies dapat memperkuat tingkat keterpilihan paslon nomor urut 3.

    “Jakpram hadir untuk menjadi rumah baru bagi para pendukung Anies yang kini melihat masa depan Jakarta ada pada kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno. Saya optimis, 90 persen suara anak Abah akan memilih pasangan ini,” ujar Wisnu.

    Jakpram sendiri merupakan wadah yang menghimpun berbagai elemen masyarakat yang sebelumnya mendukung Anies Baswedan.

    Dalam struktur organisasi ini, terdapat organisasi kemasyarakatan, organisasi keumatan, hingga kelompok adat Betawi yang semuanya bekerja sama untuk memastikan kemenangan pasangan Pram dan Rano.

    Pewarta: Ade irma Junida
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Anies Dianggap Jadi Pemain Naturalisasi PDIP Demi Pramono, Pengamat: Megawati Tak Terlampau Tampil

    Anies Dianggap Jadi Pemain Naturalisasi PDIP Demi Pramono, Pengamat: Megawati Tak Terlampau Tampil

    TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA  – Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan kini terang-terangan mendukung Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024. 

    Pengamat politik Adi Prayitno menganggap Anies Baswedan kini menjadi pemain naturalisasi PDI Perjuangan demi kemenangan Pramono Anung di Jakarta.

    Pasalnya, Anies Baswedan berseberangan secara politik dengan PDIP semenjak Pilkada Jakarta 2017.

    “Bagaimana dukungan politik Anies Baswedan ini semacam pemain naturalisasi pinjaman,” kata Adi dikutip TribunJakarta.com dari Youtube tvOne, Jumat (22/11/2024).

    Namun, kata Adi, hal itu berbeda pada Pilkada Jakarta 2024. Dimana, iman politik Anies Baswedan yang dulu berstatus pemain lawan PDI Perjuangan tiba-tiba dinaturalisasi saat ini.

    “Kemudian sangat kelihatan sekali diandalkan untuk melipat gandakan dukungan politik memenangkan pertarungan di Jakarta,” kata Adi.

    Tak hanya itu, Adi juga mempertanyakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang tidak terlampau tampil nyata di Jakarta.

    Ia menduga hal itu bagian dari komunikasi politik untuk menghindari resistensi terkait isu-isu yang bersifat negatif.

    Meskipun Megawati belum tampak hadir di Pilkada Jakarta, namun Adi menilai pengaruh Presiden ke-5 RI itu masih terlihat.

    Pasalnya, Megawati Soekarnoputri bukan hanya sebatas Ketua Umum PDI Perjuangan.

    “Basis-basis loyalisnya bukan hanya di PDIP di luar itu di kalangan-kalangan misalnya nasionalis yang lain kelompok-kelompok minoritas itu kan tetap kuat dan solid sejak awal,” katanya.

    KLIK SELENGKAPNYA: Pengamat Adi Prayitno Menilai Dukungan Terbuka Presiden ke-7 RI Jokowi ke Ridwan Kamil Agar Tidak Ditarik-tarik ke Kubu Pramono Anung-Rano Karno.

    “Bahkan kalau kita tracking satu persatu satu dan khususnya itu kan sangat tidak kelihatan warna partainya,” katanya

    Adi mengungkapkan pentingnya dukungan terbuka dari para tokoh kunci semisal Joko Widodo dan Anies Baswedan.

     “Jokowi begitupun sekalipun bukan ketua umum partai bukan kader partai tapi kan Jokowi punya Gibran sebagai wakil presiden kemudian Jokowi itu kan sangat identik pemilihnya dengan PSI sebagian yang lain dulu pemilih Jokowi itu adalah pemilih Golkar pemilih partai-partai yang lain jadi dalam konteks inilah bagi saya endorsement itu tetap penting,” ungkapnya.

    Selain itu, ia mengharapkan tokoh-tokoh kunci itu bersama paslon terjun langsung ke basis konstituen.

    Sehingga dukungan yang diberikan tidak hanya sebatas foto atau pernyataan secara terbuka.

    “Agak kurang efeknya karena di Jakarta secara umum pemilihnya itu adalah sangat independen dan tidak terlampau bisa didikte oleh para elit,” katanya.

    “Oleh karena itu model kampanye politik yang para hari ini masih disukai adalah kampanye yang bertemu tatap muka door to door,” katanya.

    Sementara itu, Politisi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengungkapkan Megawati Soekarniputri sudah turun ke sejumlah daerah. Tetapi, konidisi kesehatan serta usia Megawati yang membuat tidak turun di seluruh Indonesia.

    “Kalau dulu kan biasa ke hampir seluruh Indonesia kan. Dari satu kota ke kota yang lain  tapi sekarang ya beliau tentu datang ke tempat-tempat tertentu. Lebih banyak lebih ke konsolidasi internal,” katanya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Ikut Blusukan Temani Pramono di Kapuk, Anies Baswedan Jadi Sasaran Warga Salaman dan Minta Foto

    Ikut Blusukan Temani Pramono di Kapuk, Anies Baswedan Jadi Sasaran Warga Salaman dan Minta Foto

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Sepanjang Jalan Kapuk Dalam atau yang berada di belakang kantor Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat mendadak penuh warga pada Jumat (22/11/2024) siang.

    Mereka tak menyangka tempat tinggalnya didatangi oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang tengah menemani Cagub Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung blusukan di wilayah tersebut.

    Ini adalah kali pertama bagi Anies ikut blusukan bersama Pramono. Sebab, pada Kamis (21/11/2024), Anies baru sekadar menghadiri apel siaga dari relawan Warga Kawal TPS yang memberikan dukungan kepada Pramono-Rano Karno.

    Menyusuri jalan yang berada di pinggiran kali dan permukiman padat penduduk, langkah Anies dan Pramono banyak terhenti karena dicegat warga yang ingin bersalaman dengannya. 

    “Seneng banget akhirnya bisa ketemu Pak Anies. Tadi salaman juga sama Pak Anies dan Pak Pram yang cagub, beliau nanya kabar,” kata Maryati (70) warga RT 03 RW 03, Kapuk usai bersalaman dengan Anies dan Pramono.

    Tak hanya para orang tua, banyak juga warga yang masih muda ikut berebut bersalaman dengan Anies dan Pramono. 

    Bagi para warga muda ini, tentu mereka juga sambil merekam melalui ponselnya dan meminta foto bareng bersama mantan dan Calon Gubernur di Jakarta.

    Sebagian warga yang ada di sana memang semuanya mengenali sosok Anies namun tak semua kenal dengan Pramono.

    “Saya tahunya Anies-nya aja, yang calon gubernurnya lupa namanya tapi mukanya mah tahu,” kata Wati yang juga turut bersalaman dengan Anies.

    lihat foto
    Adu Kuat Ridwan Kamil dan Pramono Anung, 3 Presiden dan 1 Ibu Negara Turun Gunung di Pilkada Jakarta

    Dalam blusukannya, Anies dan Pramono sempat pula berbincang berdua di atas jembatan yang berada di permukiman itu.

    Lebih dari dua menit keduanya berbincang serius di atas jembatan sambil sesekali memandang ke arah kali yang airnya keruh.

    Setelah blusukan, Anies bersama Pram kemudian berkampanye di salah satu lahan kosong yang ada di wilayah tersebut.

    Tiga Pesan Anies untuk Anak Abah

    Saat menghadiri apel siaga relawan Warga Kawal TPS pada Kamis kemarin, Anies menitipkan tiga pesan untuk para pendukungnya alias anak abah yang tergabung dalam relawan Warga Kawal TPS.

    “Pertama ajak tetangga, keluarga, untuk mencoblos pada tanggal 27 November besok. Yang kedua pastikan monitoring pengawasan agar pilkada besok itu bersih dari segala jenis intervensi-intervensi.

    Yang ketiga adalah memastikan proses pencoblosan di hari H-nya itu berlangsung dengan jurdil,” kata Anies kepada wartawan usai apel siaga di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024). 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Sandiaga Uno instruksikan relawannya menangkan RIDO 

    Sandiaga Uno instruksikan relawannya menangkan RIDO 

    Jakarta (ANTARA) – Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menginstruksikan relawan Rumah SandiUno Indonesia (RSI) untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) di Pilkada Jakarta 2024.

    “Perintah Pak Sandi adalah kami mendukung dan memenangkan pasangan RIDO. Karena itu, dalam waktu yang singkat ini, dengan pengalaman kami di Pilgub 2016-2017, akan terulang kembali,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) RSI, Denny H. Suryo Prabowo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    RSI adalah salah satu relawan yang turut mengantarkan pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno menjadi gubernur dan wakil gubernur Jakarta 2017-2022.

    “Kalau kami sudah hadir, Pak Sandi Uno juga pasti hadir. Karena beliau adalah ketua dewan pembina kami. Secara konkret itu nanti Pak Sandi sendiri yang akan terjun. Tentu kami dari simpul beliau akan turun langsung dan besok juga akan mulai bergerak,” ujarnya.

    Sementara itu, cagub DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil mengatakan bahwa saat ini pasangan RIDO memiliki dua tokoh yang berpengalaman sebagai wakil gubernur di era Anies, yakni Sandiaga Uno dan Ahmad Riza Patria atau Ariza.

    Keduanya, merupakan sosok yang sudah terbukti mampu menjalankan tugas sebagai pemimpin di Jakarta.

    Ariza menyertai pasangan Ridwan Kamil-Suswono sejak awal. Dia kini menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan RIDO .

    Sementara Sandi Uno dan relawan RSI secara tegas menyatakan bergerak dan bekerja keras memenangkan RIDO pada hari pemilihan 27 November 2024.

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan paslon Ridwan Kamil-Suswono nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut 2 dan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut 3 pada Pilkada DKI Jakarta.

    Pewarta: Syaiful Hakim
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Geisz Chalifah Sebut Ada Atau Tidak Ada Bukti Tom Lembong Ditarget

    Geisz Chalifah Sebut Ada Atau Tidak Ada Bukti Tom Lembong Ditarget

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah, mengungkapkan keprihatinannya terhadap penanganan kasus yang menjerat mantan Menteri Perdagangan, Tom Lembong.

    “Jaksa tak mau memberikan bukti perkara Tom Lembong,” ujar Geisz dalam keterangannya di aplikasi X @GeizsChalifah (21/11/2024).

    Ia menuding bahwa kasus ini lebih bernuansa target politik daripada berdasarkan bukti hukum yang kuat.

    “Bagaimana mau berikan bukti-bukti. Tom Lembong memang ditarget ada atau tidak ada bukti,” cetus Geisz.

    Menurut Geisz, jaksa dalam kasus ini diduga enggan memberikan bukti yang kuat, sementara tim pengacara Tom Lembong telah menyajikan semua pembuktian yang relevan.

    “Sementara itu Tim pengacara Tom Lembong memberikan semua pembuktian,” tukasnya.

    Mantan Komisaris Ancol ini bilang, meskipun penegak hukum pada posisi saat ini terkesan membangun citra, namun faktanya tetap seperti yang dia jelaskan.

    “Yang penting tangkap dulu. Itulah fakta yang sesungguhnya,” tandasnya.

    Sebelumnya, sikap Kejagung yang menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka korupsi impor gula periode 2015-2016 dinilai sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

    Hal ini mengacu pada sejumlah ketentuan yang menyatakan bahwa penetapan tersangka harus berdasarkan bukti.

    Ada pun, pada sidang praperadilan terkait kasus Tom Lembong, Kejagung sama sekali tidak memperlihatkan bukti yang dimiliki.

    Sementara, Kuasa Hukum Tom Lembong, telah memberikan bukti lengkap dari audit BPK.

    (Muhsin/fajar)

  • M Qodari Bocorkan Ini yang Akan Terjadi Jika Kader PDIP Menang Pilkada Jakarta dan Jateng

    M Qodari Bocorkan Ini yang Akan Terjadi Jika Kader PDIP Menang Pilkada Jakarta dan Jateng

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik Muhammad Qodari menyebut bahwa Pilkada 2024, khususnya di Jakarta dan Jawa Tengah (Jateng), memiliki peran strategis sebagai batu loncatan menuju Pilpres 2029.

    Menurutnya, siapa pun yang menang di dua wilayah ini berpotensi besar menjadi calon Presiden mendatang.

    “Kalau mas Pram menang, maka calon lawannya Prabowo dan Gibran 2029 itu sudah ada. Namanya Pramono dan Anies atau Anies dan Pramono,” ujar Qodari dikutip dari unggahan akun Instagram @totalpolitikcom (22/11/2024).

    Di sisi lain, kata Qodari, saat ini Megawati dan PDIP sedang mencari sosok yang bisa dijadikan jagoan pada Pilpres 2029 mendatang.

    “Bagi PDIP, bagi ibu Mega, beliau mengatakan sedang mencari jago untuk 2029 dan jago untuk mendongkrak suaranya,” sebutnya.

    Qodari menilai, jagoan yang diincar PDIP sejatinya ada di Jakarta dan Jawa Tengah (Jateng).

    “Dan itu jagonya ada dua, pertama ini di Jakarta yang kedua di Jateng,” Qodari menuturkan.

    Dengan posisi Jakarta sebagai pusat perhatian nasional dan Jateng sebagai basis kuat PDIP, hasil Pilkada 2024 diyakini akan memberi gambaran awal tentang peta politik menuju Pilpres 2029.

    “Jakarta karena memang pusat perhatian masyarakat, pusat perhatian media di Jateng, track recordnya sudah terjadi, sudah ada polanya,” tambahnya.

    Ia kemudian menarik contoh, Jokowi sebelumnya menjadi Gubernur DKI Jakarta lalu naik ke level Presiden. Begitupun Anies Baswedan berasal dari Jakarta meskipun pada akhirnya kalah.

    “Saya gak ngomong menang kalah yah di Pilpres, tetapi siapapun yang jadi Gubernur Jakarta potensial menjadi calon Presiden 2029 yang akan datang,” Qodari menerangkan.

  • Tokoh NU Sebut Pendukung Pram Pernah Hina Anies Kadrun dan Firaun

    Tokoh NU Sebut Pendukung Pram Pernah Hina Anies Kadrun dan Firaun

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno. 

    Merespon hal itu, Tokoh NU Umar Hasibuan atau disapa Gus Umar memberikan komentar menohok.

    “Apa pendapat kalian ges dengan terang-terangannya @aniesbaswedan mendukung paslon cagub DKI Pramono dan Rano?,” kata Gus Umar dalam akun X, Jumat, (22/11/2024).

    Kader PKB ini mengaku kecewa dengan langkah Anies dalam memberikan dukungannya kepada pihak yang pernah menghinanya sebagai kadrun, Firaun, dan lain-lain 

    “Sebagai pendukung Anies di pilpres, saya sedih sikap Anies yang gabung dengan pendukung pramono yang dulu hina dia sebagai kadrun, firaun, dll. Dulu kita melawan yang menghina, dia sekarang malah gabung,” tandasnya. 

    Sebelumnya, Anies mendeklarasikan dukungannya untuk calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024).

    Anies mengaku bersyukur kampanye Pramono-Rano berjalan lancar hingga hari ini. 

    Dia berharap paslon nomor urut 3 itu dapat melanjutkan program DKI Jakarta yang telah berlangsung selama ini.

    “Mudah-mudahan keberlanjutan program program di Jakarta akan bisa berjalan dengan baik dibawah kepemimpinannya Mas Pram besok,” kata Anies. (selfi/fajar)