Tag: Anies Baswedan

  • Dulu Tarung Sengit di Pilkada Jakarta, Kata Foke dan Ahok Saat Kompak Hadiri Kampanye Pramono-Rano

    Dulu Tarung Sengit di Pilkada Jakarta, Kata Foke dan Ahok Saat Kompak Hadiri Kampanye Pramono-Rano

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pernah bertarung sengit pada Pilkada Jakarta 2012 silam, kini dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sama-sama hadir di kampanye akbar untu mendukung paslon yang sama.

    Keduanya, hadir di acara kampanye akbar paslon Pramono Anung-Rano Karno di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024).

    Bahkan, Fauzi Bowo dan Ahok sama-sama yang ditugaskan mencoblos nomor 3 di replika surat suara saat simulasi pencoblosan dalam kampanye akbar itu.

    Fauzi Bowo mengatakan alasannya sampai mau ikut kampanye akbar dari pasangan yang diusung PDIP ini.

    “Mengapa kita menjadi bagian di sini karena kita yakin bahwa Jakarta memerlukan pimpinan yang punya kualitas tertentu,” ujar Fauzi Bowo.

    Pria yang akrab disapa Foke ini menegaskan tak rela jika Jakarta dipimpin oleh orang yang tak tepat.

    “Kami sebagai mantan pimpinan di sini tidak ikhlas membiarkan kota Jakarta ini dipimpin oleh katakanlah mereka-mereka yang tidak cocok dengan keyakinan kami,” tuturnya.

    Mantan Dubes Jerman ini kemudian mengungkapkan harapannya mengenai masa depan Jakarta kepada Pram dan Rano.

    “Apa harapan kami. Kota jakarta ini harus berakhlak mulia. Harus lebih dari yang lain. Yang kedua kita kepengen Jakarta juga menjadi kota yang bermartabat berakhlak dari itu perlu juga dipimpin oleh, kalau kepengen maju, dipimpin oleh mereka yang profesional,” ujar Foke.

    “Calon-calonnya memang profesional tapi kita pilih yang lebih profesional daripada yang lain. Berakhlak dan profesional ini adalah kombinasi yang gak gampang. Jadi jangan cuman berakhlak tidak profesional itu juga salah. Profesional tapi kurang akhlaknya gak bagus juga,” lanjutnya.

    Sementara itu, Ahok mengatakan sebagai mantan Gubernur, tentunya ia ingin pemimpin Jakarta selanjutnya menuntaskan apa yang belum diselesaikan para pendahulunya.

    “Ya saya kira semua mantan gubernur banyak PR yang belum selesai kan. Makanya kita menaruh harapan Mas Pram ini sama Bang Rano bisa menuntaskan apa yang mantan gubernur belum sempat selesaikan, gitu aja sih,” kata Ahok.

    Selain Foke dan Ahok, sebenarnya pasangan Pram-Rano juga didukung oleh Anies Baswedan selaku mantan Gubernur yang berada di kubunya.

    Namun Anies tak hadir dalam kampanye akbar pasangan ini. Hanya saja, keluarga dari Anies turut hadir di acara kampanye akbar sebagaimana yang disampaikan Pram dalam sambutannya.

    Pram pun hanya menjawab singkat terkait ketidakhadiran Anies dalam kampanye akbarnya.

    Padahal, Pram sempat mengutarakan harapannya agar bisa melihat Anies dan Ahok hadir bersama di kampanye akbarnya ini.

    “Saya besok nonton sama Pak Anies, rahasia tempatnya,” kata Pram saat ditanya mengenai ketidakhadiran Anies.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • Megawati Berdzikir di Rumah, Tak Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        23 November 2024

    Megawati Berdzikir di Rumah, Tak Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano Megapolitan 23 November 2024

    Megawati Berdzikir di Rumah, Tak Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Ketua Umum PDI Perjuangan
    Megawati Soekarnoputri
    tidak hadir dalam kampanye akbar cagub cawagub nomor  urut 3
    Pramono Anung-Rano Karno
    di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024). 
    Sekjen PDI Perjuangan
    Hasto Kristiyanto
    yang ditanya wartawan soal ketidakhadiran Megawati itu menegaskan bahwa Megawati tetap memberikan dukungan secara spiritual kepada Pramono-Rano. 
    “Ibu Mega hari ini tidak datang, tetapi memberikan dukungan spiritual,” ujar Hasto di kawasan GBK, Sabtu. 
    Hasto mengungkapkan, putri proklamator Ir Soekarno tersebut memilih berdzikir di rumahnya mendoakan Pramono-Rano. 
    “Beliau (Megawati) berkontemplasi, kemudian berdzikir menggunakan tasbih berwarna hijau,” ujar Hasto.
    Hal tersebut, kata Hasto, sebagai upaya Megawati melawan adanya dugaan berbagai intimidasi yang menyerang Pramono-Rano.
    Tapi, Hasto tak menjelaskan, intimidasi apa yang diterima oleh Pramono-Rano selama masa Pilkada Jakarta 2024.
    “Itulah yang dilakukan oleh Ibu Mega, mohon doa restunya,” ucap Hasto.
    Di sisi lain, Hasto mengucapkan terima kasih kepada para mantan gubernur DKI Jakarta yang telah memberikan dukungannya untuk Pramono-Rano.
    “Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Bang Foke, Bang Yos, Anies Baswedan, Mas Ahok,” pungkas dia. 
    Untuk diketahui, kampanye akbar kedua Pramono-Rano mengangkat tema ‘Hajatan Jakarta Menyala’.
    Selain berbagai hiburan musik, Pramono-Rano juga menyediakan kuliner gratis yang bisa dinikmati para warga.
    Ini merupakan kesempatan terakhir Pramono-Rano berkampanye dan menyapa warga.
    Mulai besok, Minggu (24/11/2024) hingga Selasa (26/11/2024) Pilkada Jakarta 2024 memasuki masa tenang. Para paslon tinggal menunggu hasil pencoblosan pada Rabu, (27/11/2024).
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jokowi, SBY, Ketum Parpol KIM Plus Tak Hadiri Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono di Jakarta Pusat

    Jokowi, SBY, Ketum Parpol KIM Plus Tak Hadiri Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono di Jakarta Pusat

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR – Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan batal menghadiri kampanye akbar pamungkas Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) yang digelar di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11/2024).

    Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan RIDO Ahmad Riza Patria di lokasi kampanye akbar.

    Politikus senior Gerindra ini bilang, Jokowi batal datang lantaran hari ini turut menghadiri kampanye akbar pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Jawa Tengah.

    “Pak Jokowi hari ini kebetulan juga ada kegiatan kampanye di Jawa Tengah,” kata Ariza.

    Sedangkan SBY berhalangan hadir lantaran saat ini tengah berada di luar negeri dalam rangka untuk berobat.

    “Pak SBY kebetulan hari ini juga berada di luar negeri dalam kegiatan berobat. Semoga pak SBY bisa lekas sembuh dan kembali ke tanah air,” ucapnya.

    Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga menyebut, para ketua umum partai pengusung RIDO juga berhalangan hadir dalam kampanye akbar yang digelar sore ini.

    “Hampir semua ketua partai berada di daerah, keliling semua, karena hari ini kampanye serentak terakhir. Tapi Insyaallah ada perwakilan partai, sekjen, atau wakil ketua umum,” tuturnya.

    KLIK SELENGKAPNYA: Anies Baswedan Dianggap Jadi Pemain Naturalisasi PDI Perjuangan Demi Pramono Anung. Pengamat Adi Prayitno Melihat Megawati Tidak Terlampau Tampil.

    Meski tak dihadiri Jokowi dan SBY, Ariza menyebut, puluhan ribu orang bakal tumpah ruah di Lapangan Banteng mengikuti acara kampanye akbar pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

    “Alhamdulillah nanti hadir tidak kurang dari 35 ribu warga Jakarta yang terdiri dari perwakilan dari 697 relawan dari lebih dari 112 ormas. Kemudian juga ada dari perwakilan 16 partai pendukung yang juga akan hadir,” tuturnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • Ahok, Foke, Keluarga Anies & Sutiyoso Hadiri Kampanye Pramono Anung-Rano Karno

    Ahok, Foke, Keluarga Anies & Sutiyoso Hadiri Kampanye Pramono Anung-Rano Karno

    Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Fauzi Bowo (Foke) turut hadir di kampanye akbar terakhir calon gubernur dan calon wakil gubernur Pramono Anung-Rano Karno di Stadion Madya GBK Senayan Jakarta, Sabtu (23/11/2024).

    “Kampanye akbar ini juga dihadiri Pak Ahok, Bang Foke, keluarga Mas Anies [Anies Baswedan], keluarga Bang Yos [Sutiyoso],” kata Pramono saat membuka kata sambutan kampanye akbarnya.

    Pramono dan Rano Karno (Bang Doel) terpantau masuk ke area Kampanye Akbar di Lapangan Stadion Madya Senayan pada pukul 09.50 WIB.

    Kedatangan Pramono dan Bang Doel diiringi dengan barisan marching band yang membawakan instrumental lagu Si Doel Anak Sekolahan. Pramono dan Bang Doel berjalan menuju panggung utama disambut sorak sorai massa de depan panggung.

    Ketua Tim Pemenangan Mas Pram-Bang Doel, Cak Lontong (Lies Hartono), saat membuka acara kampanye mengatakan, dirinya memang pelawak tetapi dia menerima tugas sebagai ketua tim pemenangan bukan untuk bercanda.

    “Tapi saya menyampaikan pesan dengan ceria gembira riang gembira dan bahagia itulah tugas saya tidak ada sedikitpun niat untuk bercanda karena ini menyangkut nasib seluruh warga Jakarta,” ucapnya.

    Cak Lontong mengatakan, insyaallah Mas Pram dan Bang Doel akan memimpin Jakarta 5 tahun ke depan.

    “Saya selama ini membawa pesan dari beliau dengan program-program beliau yang semuanya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menyelesaikan seluruh masalah dari bawah warga Jakarta. Mas Pram ingin warga Jakarta bahagia,” kata Cak Lontong.

  • Ganjarist dukung Pramono-Rano untuk menang satu putaran di Pilkada DKI

    Ganjarist dukung Pramono-Rano untuk menang satu putaran di Pilkada DKI

    Jakarta (ANTARA) – Pendukung Ganjar Pranowo saat Pilpres 2024 (Ganjarist) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Pramono Anung-Rano Karno untuk menang satu putaran di Pilkada Jakarta 2024.

    “Siap satu putaran? Kita menangkan satu putaran untuk pasangan Mas Pram dan Bang Doel,” kata Ketua Ganjarist Krist Tjandra di Jakarta, Sabtu.

    Krist memastikan, pendukung Ganjar Pranowo yang berada di Jakarta akan solid mendukung Pramono-Rano saat pemungutan suara 27 November 2024.

    “Meski mungkin teman-teman tidak tahu kalau Mas Ganjar ini masih bantu saya di pemenangan. Saya tahu itu karena saya juga kenal Ganjar sudah lama sekali,” ungkap Krist.

    Sebelumnya, Gerakan Kolaborasi Jakarta (GKJ) yang terdiri atas relawan pendukung Fauzi Bowo (Foke) maupun Anies Baswedan menyambangi warga untuk memilih pasangan Pramono-Rano.

    Ketua Presidium Gerakan Kolaborasi Jakarta, Adjie Rimbawan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/11), mengaku optimistis GKJ yang terdiri atas beragam unsur, mulai dari pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok pecinta alam, etnis, seniman hingga emak-emak akan mampu membawa kemenangan bagi Pram-Rano di Pilkada Jakarta 2024.

    “Pak Fauzi Bowo dan Pak Anies Baswedan ini pernah kami antarkan menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sehingga, kepercayaan masyarakat kepada GKJ yang konkret turun langsung bersama warga memastikan kemenangan Pram-Rano,” kata Adjie.

    “Mudah-mudahan keberlanjutan program-program di Jakarta akan bisa berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Mas Pram,” kata Anies dalam Apel Siaga Warga Kota di Lapangan Blok S Jakarta Selatan.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut satu (1) , Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut dua (2) serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut tiga (3).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pramono janji tepati amanah selesaikan masalah Jakarta dalam 100 hari

    Pramono janji tepati amanah selesaikan masalah Jakarta dalam 100 hari

    dalam 100 hari saya akan selesaikan

    Jakarta (ANTARA) – Calon gubernur nomor urut tiga (3), Pramono Anung berjanji menepati amanah untuk menyelesaikan masalah DKI Jakarta dalam 100 hari jika dirinya dan wakilnya, Rano Karno terpilih memenangkan Pilkada DKI 2024.

    “Saudara-saudara sekalian, saya dan Bang Doel, kalau diberikan amanah untuk menjadi Gubernur Jakarta, dalam 100 hari saya akan selesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat,” kata Pramono dalam kampanye akbar di Stadion Madya GBK Jakarta, Sabtu.

    Pramono berjanji akan menyelesaikan permasalahan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Sehat, lansia, jumantik, difabel dan sebagainya.

    Dia mengaku semakin optimis memenangkan Pilkada DKI dengan kehadiran mantan gubernur Jakarta seperti Sutiyoso (Bang Yos), Fauzi Bowo (Foke), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Anies Baswedan dalam kampanye.

    Kemudian, hadir juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto beserta partai Hanura, Ummat dan relawan yang memberikan dukungan.

    Tak lupa kehadiran pendukung sepakbola Jakmania yang turut memeriahkan dan menggembirakan panggung kampanye akbar Pramono Anung dan Rano Karno.

    “Selain suara saya habis, tetapi saya akan bekerja keras dengan Bang Doel untuk melayani Bapak Ibu sekalian,” ujarnya.

    Sekitar 20.000 orang siap mendukung kampanye akbar calon gubernur dan wakil gubernur DKI nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat mulai pukul 10.00 WIB.

    Kampanye akbar ini terbuka untuk umum, siapa saja boleh hadir tanpa kecuali. Bahkan bakal ada kejutan soal siapa saja tokoh-tokoh yang akan hadir di kampanye akbar ini.

    Sejumlah penyanyi maupun grup musik yang hadir dalam kampanye akbar yakni Slank, HIVI!, Ardhito Pramono, Sandhy Sondoro, Lalahuta dan masih banyak lagi.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Ahok Ungkap Alasan Anies Tak Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano

    Ahok Ungkap Alasan Anies Tak Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano

    Bisnis.com, JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut bahwa mantan gubernur Jakarta Anies Baswedan terdapat agenda mendesak sehingga absen dalam kampanye akbar Pramono Anung-Rano Karno.

    Ahok melanjutkan bahwa dirinya dan Anies pun belum bertemu pada Rapat Akbar Kawal TPS di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan. Dia mengaku bahwa saat Anies hadir di agenda tersebut dirinya mempunyai kegiatan lain di Buton

    “Dia [Anies] katanya beliau ada kegiatan lain, karena kayak kemarin dia datang saya masih di Buton. Saya pun tadi pagi baru sampai jam 3 dari Buton,” katanya ditemui di Hajatan Jakarta Menyala atau Kampanye Akbar pasangan calon (paslon) nomor urut 03 Pramono Anung dan Rano Karno di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Sabtu (23/11/2024).

    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun juga menjelaskan alasan para mantan gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang memberikan dukungan kepada pasangan nomor urut 3 itu. Dia berharap Pramono-Rano dapat menyelesaikan permasalahan para gubernur sebelumnya.

    “Ya saya kira semua mantan gubernur banyak PR yang belum selesai kan makanya kita menaruh harapan Mas Pram ini sama Bang Rano bisa menuntaskan apa yang mantan gubernur belum sempat selesaikan, gitu aja sih,” pungkas Ahok.

    Adapun, kampanye akbar ini merupakan agenda politik terakhir dari masing-masing paslon dalam Pilkada Jakarta 2024. Selepas kampanye akbar, masa tenang akan diberlakukan pada tanggal 24 hingga 26 November. Baru pada 27 November 2024 adalah waktu pencoblosan Pilkada.

  • 8
                    
                        Anies Baswedan Tak Hadir di Kampanye Akbar Pramono-Rano, Diwakilkan Keluarga
                        Megapolitan

    8 Anies Baswedan Tak Hadir di Kampanye Akbar Pramono-Rano, Diwakilkan Keluarga Megapolitan

    Anies Baswedan Tak Hadir di Kampanye Akbar Pramono-Rano, Diwakilkan Keluarga
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Mantan Gubernur Jakarta
    Anies Baswedan
    tak tampak dalam kampanye akbar kedua calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta,
    Pramono Anung
    -Rano Karno (Bang Doel), yang bertema ‘Hajatan Jakarta Menyala’ yang berlangsung di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Sabtu (23/11/2024).
    Meskipun Anies tidak hadir, Pramono Anung memastikan bahwa keluarga besar Anies hadir untuk mewakilinya.
    “Bersama kita hadir Bang Foke (Fauzi Bowo), Gubernur Jakarta yang pada waktu itu banyak membangun Jakarta. Hadir juga Pak Ahok (Basuki Tjahaja Purnama), hadir juga keluarga besar Mas Anies Baswedan,” ungkap Pramono di lokasi acara.
    Selain keluarga Anies, mantan gubernur Jakarta Sutiyoso atau akrab disapa Bang Yos, juga tampak hadir dalam kampanye ini.
    Pramono tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada partai-partai pendukung yang hadir di Stadion Madya.
    “Pada kesempatan ini, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada partai-partai pendukung. Hadir Mas Hasto (Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto) sebagai partai pendukung utama. Hadir juga dari Hanura dan partai Ummaat, serta relawan-relawan yang memberikan dukungan,” tambahnya.
    Acara ini juga dihadiri oleh para petinggi Jakmania, yang memberikan dukungan untuk pasangan Pramono-Rano dalam Pilkada Jakarta 2024.
    “Hadir juga secara khusus Jakmania. Bang Diki, Bang Ferry yang memberikan dukungan luar biasa bagi saya dan Bang Doel. Hari ini acara kita riang gembira, tidak ada pidato yang berkepanjangan,” tutup Pramono.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Keluarga Besar Anies Baswedan hingga Ahok Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano – Page 3

    Keluarga Besar Anies Baswedan hingga Ahok Hadiri Kampanye Akbar Pramono-Rano – Page 3

    Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa pilihannya untuk mendukung Pramono Anung sebagai Gubernur Jakarta bukan coba-coba. Ia mendukung Pramono karena kenal dengan sosok pria asal Kediri itu dan telah bekerja bersama selama 30 tahun.

    “Kita paham Jakarta membutuhkan gubernur yang tegas tapi stabil, tenang. Dan itu kombinasi yang dibutuhkan. Gubernur yang ungkapannya mempersatukan. Bisa berkomunikasi dengan semua, seluruh kalangan sehingga dia mengayomi semua. Nah itulah yang saya lihat ada di Mas Pram,” tutur Anies usai blusukan bareng Pramono di Kapuk, Jakarta, Jumat (22/11/2024).

    Anies juga bersyukur karena dalam program 100 hari pertamanya, Pramono Anung akan menyelesaikan permasalahan-permasalahan mendasar yang dialami warga Jakarta. Dengan begitu masyarakat kelas bawah Jakarta akan kembali lagi merasakan menjadi perhatian dan prioritas utama.

    “Saya senang Mas Pram sudah mengindentifikasi hal-hal yang urgent, hal-hal yang penting yang harus diprioritaskan dan itu yang membuat saya bersyukur,” tutur Anies.

    Menurut Anies, untuk membangun Jakarta dibutuhkan kolaborasi dengan sejumlah pihak. Ia pun menyambut baik komitmen Pramono Anung untuk berkolaborasi dengan Jakarta Plus.

    “Jakarta kota kolaborasi dan Jakarta Plus kembali dikembalikan Insyaallah itu menjadi simbol bahwa ini kota yang modern, yang maju,” kata dia.

    Ia pun berharap, Pramono dapat terpilih sebagai Gubernur Jakarta pada 27 November nanti.

    “Mudah-mudahan tanggal 27 nanti kita akan melihat hasil Mas Pram menjadi gubernur terpilih. Insyaallah,” pungkas Anies.

  • Top 3 News: Kapolda Sumbar Sebut Kabag Ops Tembak Mati Kasat Reskrim Solok Selatan dari Jarak Dekat – Page 3

    Top 3 News: Kapolda Sumbar Sebut Kabag Ops Tembak Mati Kasat Reskrim Solok Selatan dari Jarak Dekat – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Suharyono menyampaikan kasus penembakan yang dilakukan Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar hingga menewaskan rekan sejawatnya Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Riyanto Anshari. Itulah top 3 news hari ini.

    Kapolda Sumbar menyebut, AKP Dadang melepaskan tembakan ke arah AKP Ulil dari jarak dekat. Salah satu peluru diketahui mendarat di kepala korban.

    Sebelumnya, AKP Ulil Riyanto Anshari ditembak mati di parkiran Polres Solok Selatan pada Jumat dini hari 22 November 2024. Pada Kamis malam 21 November 2024, petugas Satreskrim sendiri baru saja menangkap seseorang terkait kasus dugaan tambang ilegal dan tengah melakukan pemeriksaan.

    Sementara itu, Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan menghadiri Apel Siaga & Rapat Akbar Warga Kawal TPS yang digelar di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Kamis 21 November 2024.

    Dalam kesempatan itu, Anies Baswedan mengajak pendukung dan simpatisan mencoblos pasangan Calon (paslon) Gubernur dan Calon Wakil Gubenur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno.

    Kemudian, Anies meyakini simpatisan dan pendukung Pramono-Rano akan meneruskan program-programnya. Selain itu, Anies memberikan tiga tugas khusus kepada Warga Kota yang berkecimpung di dalam Warga kawal TPS.

    Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyiapkan langkah mitigasi menghadapi berbagai tantangan selama musim hujan di Jakarta. Khususnya, potensi bencana hidrometeorologi.

    Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi dalam upacara apel kesiapsiagaan mengantisipasi musim penghujan di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat 22 November 2024.

    Pasalnya, kata Teguh berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim hujan di Jakarta diprediksi berlangsung sejak awal November 2024 dan puncaknya akan terjadi pada Februari 2025. Curah hujan di Jakarta juga diprakirakan meningkat signifikan.

    Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Jumat 22 November 2024:

    Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka DPO sebuah situs judi online di Filipina. Tak tanggung-tanggung selama 3 bulan beroperasi, situs judi online tersebut menghasilkan perputaran uang hingga Rp1 triliun.