Tag: Anggun

  • Jadi Mualaf, Celine Evangelista Jalani Umrah pada Bulan Ramadan

    Jadi Mualaf, Celine Evangelista Jalani Umrah pada Bulan Ramadan

    Jakarta, Beritasatu.com – Artis Celine Evangelista akhirnya terbuka mengenai keputusannya menjadi mualaf. Wanita kelahiran Roma, Italia, 2 April 1992 ini kini menjalani ibadah umrah pertamanya setelah memeluk Islam.

    Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Celine Evangelista membagikan momen spiritualnya saat umrah. Ia tampil anggun dengan hijab dan cadar putih, serta mengunggah kalimat syahadat sebagai bentuk keteguhan hatinya.

    “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah,” tulis Celine Evangelista.

    Dalam video yang ia bagikan, terlihat betapa khusyuknya Celine Evangelista menjalani ibadah di Tanah Suci. Salah satu momen yang menyentuh adalah ketika ia mencium Ka’bah, sebuah pengalaman yang begitu berarti dalam perjalanannya sebagai seorang mualaf.

    Celine Evangelista juga mengungkapkan kebahagiaannya dalam menjalani kehidupan barunya. Ia berharap publik dapat menghargai perubahannya dan tidak lagi mengungkit masa lalunya.

    “Seburuk apa pun aku di masa lalu, tolong jangan diungkit lagi, karena aku sudah jauh meninggalkan itu dan tidak lagi hidup di sana,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Celine Evangelista mengungkapkan bahwa perjalanannya menuju titik ini bukanlah hal yang mudah. Ia telah berusaha keras untuk menjadi versi terbaik dari dirinya.

    “Aku telah berusaha keras untuk menjadi lebih baik. Aku sempat merasa sesak ketika memori yang menyakitkan datang kembali. Tapi aku sadar, ini adalah proses. Kamu tidak akan tahu bagaimana rasanya manis sebelum mencicipi yang pahit,” tambahnya.

    Celine Evangelista juga mengakui bahwa perjalanan hidupnya penuh dengan luka, pembelajaran, dan perubahan. Namun kini, ia berusaha menerima dan memaafkan dirinya sendiri agar bisa menjalani kehidupan yang lebih damai. “Aku ingin fokus pada hari ini dan masa depan, karena itulah yang paling penting bagiku saat ini,” tutupnya.

  • Sosok Rara Tereliminasi di Babak Spektakuler Show 7 Indonesian Idol 2025, Adik Rafi Sudirman

    Sosok Rara Tereliminasi di Babak Spektakuler Show 7 Indonesian Idol 2025, Adik Rafi Sudirman

    Sosok Rara Tereliminasi di Babak Spektakuler Show 7 Indonesian Idol 2025, Adik Rafi Sudirman

    TRIBUNJATENG.COM – Inilah sosok Rara Sudirman tereliminasi di babak Spektakuler Show 7 Indonesian Idol 2025.

    Babak Spektakuler Show 7 Indonesian Idol 2025, yang digelar pada Senin, 10 Maret 2025, menjadi malam terakhir bagi Rara Sudirman di panggung spektakuler.

    Membawakan lagu Salah milik Potret, Rara berhasil memukau penonton dengan vokalnya yang khas dan aransemen spesial dari Eka Gustiwana.

    Penampilannya mendapat 6 standing ovation, termasuk dari bintang tamu spesial malam itu, Jackson Wang.

    Namun, meski menuai banyak pujian, perjalanannya harus terhenti setelah berada di bottom 2 bersama Vanessa Simonangkir.

    Sosok Rara Sudirman: Adik Musisi Rafi Sudirman

    Rara Sudirman, yang memiliki nama lengkap Queenara Khairunnisa Sudirman, lahir di Jakarta pada 14 Januari 2008.

    Di usianya yang masih 17 tahun, ia telah mengukir banyak prestasi di dunia musik dan seni pertunjukan.

    Bakat musiknya bukanlah hal yang datang tiba-tiba, ia tumbuh di lingkungan yang penuh dengan nuansa seni, dan tak lain ia adalah adik dari Rafi Sudirman.

    Rafi Sudirman musisi berbakat yang pernah bergabung dengan Di Atas Rata-Rata, proyek musik asuhan Erwin Gutawa dan Gita Gutawa.

    Sejak kecil, Rara telah menunjukkan ketertarikan pada dunia musik dan teater musikal.

    Pada tahun 2022, ia mencuri perhatian ketika memerankan Sherina kecil dalam Musikal Petualangan Sherina.

    Tak hanya itu, suaranya juga telah terdengar di industri hiburan, seperti saat ia menyanyikan Hadirnya Kamu, lagu yang menjadi soundtrack film animasi Nussa.

    Rara dan kakaknya, Rafi, juga sempat berkolaborasi dalam lagu Nice to Know yang dirilis pada 2023, memperlihatkan chemistry musikal yang kuat di antara mereka.

    Perjalanan Rara di Indonesian Idol 2025

    Keikutsertaan Rara di Indonesian Idol Season 13 menjadi salah satu langkah besar dalam kariernya.

    Sejak awal audisi, ia telah mencuri perhatian dengan karakter vokalnya yang khas, suara lembut yang sering dikaitkan dengan penyanyi-penyanyi Disney Princess.

    Tak hanya itu, kemampuannya dalam bermain flute juga menjadi nilai tambah yang membuatnya berbeda dari kontestan lainnya.

    Sebelum mencapai babak spektakuler, Rara telah melewati berbagai tahap seleksi yang ketat dan berhasil masuk ke Top 15.

    Sepanjang perjalanannya, ia dikenal dengan pembawaan yang anggun dan kemampuan vokal yang stabil, menjadikannya salah satu kontestan yang diperhitungkan.

    Namun, sayangnya, di Spektakuler Show 7, meskipun tampil apik dengan lagu Salah, hasil voting tidak berpihak padanya.

    Rara akhirnya harus menghentikan perjuangannya dan menjadi peserta yang tereliminasi di babak Top 8.

    Meski langkahnya di Indonesian Idol 2025 harus terhenti, bukan berarti perjalanan musik Rara juga selesai.

    Dengan bakat, pengalaman di panggung musikal, dan dukungan dari keluarga serta para penggemar, Rara memiliki potensi besar untuk melanjutkan kariernya di industri musik Indonesia.

    Suaranya yang unik, kemampuan bermain alat musik, serta latar belakangnya sebagai seorang aktris musikal bisa menjadi bekal besar bagi Rara untuk terus berkembang.

    Banyak penggemar yang berharap ia segera merilis karya-karya baru dan melanjutkan perjalanannya sebagai penyanyi profesional.

    Dengan eliminasi ini, panggung Indonesian Idol 2025 kini menyisakan Top 7 yang akan kembali bersaing di babak berikutnya. (*)

  • Sejarah Masjid Rahmat Kembang Kuning Surabaya, Masjid Tertua Berusia Lebih dari 600 Tahun
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        7 Maret 2025

    Sejarah Masjid Rahmat Kembang Kuning Surabaya, Masjid Tertua Berusia Lebih dari 600 Tahun Surabaya 7 Maret 2025

    Sejarah Masjid Rahmat Kembang Kuning Surabaya, Masjid Tertua Berusia Lebih dari 600 Tahun
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Jika mendengar masjid kuno paling ikonik di
    Surabaya
    , biasanya orang akan menyebut
    Masjid Agung Sunan Ampel
    .
    Namun, sebenarnya
    masjid tertua
    di Surabaya bernama
    Masjid Rahmat Kembang Kuning
     yang didirikannya sekitar abad ke-14.
    Takmir masjid, Rahmat Mustar Bakhri, menceritakan bagaimana cikal bakal pendirian masjid yang terletak di Jalan Kembang Kuning, Surabaya itu.
    Bermula saat Sunan Ampel melakukan perjalanan dari istana Majapahit ke Ampel Denta.
    Kemudian, Sunan Ampel sempat singgah di desa sekitar Kembang Kuning yang kala itu masih berupa hutan lebat. 
    Dirinya juga melakukan dakwah kepada penduduk sekitar sehingga banyak tertarik pada agama Islam, terutamanya Ki Wiroseryo atau biasa dikenal Mbah Karimah.
    Lalu, mereka berdua bersama-sama mendirikan sebuah langgar yang dinamakan Langgar Tiban, yang mana kata “tiban” dalam bahasa Indonesia berarti “tiba-tiba”. Nama ini dipilih karena pendiriannya dilakukan secara tiba-tiba.
    “Saat itu masih berupa langgar kecil sederhana, atapnya berbentuk cungkup yang terbuat dari alang-alang dan lantainya hanya tersusun dari batu bata,” ujar Mustar kepada Kompas.com, Kamis (6/3/2025).
    Dia mengatakan pemugaran Langgar Tiban menjadi Masjid Rahmat pertama kali terjadi sekitar tahun 1950-an yang dilakukan secara bertahap dan diresmikan pada tahun 1967.
    Penamaan Masjid “Rahmat” diambil dari nama asli Sunan Ampel, yaitu Raden Sayyid Ali Rahmatullah.
    “Karena masjid ini dianggap sebagai peninggalannya Sunan Ampel,” tuturnya.
    Kini, masjid seluas 1.500 meter persegi itu berdiri kokoh nan anggun dengan warnanya yang serba putih.
    Pilar-pilar yang menopang bangunan tampak gagah dengan corak lantai keramik teraso antik dan berhiaskan lima lengkungan yang berbentuk bak daun semanggi pada tiap serambinya.
    “Makna lima lengkungan itu berartikan rukun Islam ada lima yang menjadi landasan dari berdirinya masjid ini,” kata Mustar.
    Meski sudah berdiri sekitar 625 tahun, masjid ini masih menyimpan beberapa relief dan prasasti untuk tetap mengenang sejarah pembangunannya.
    Salah satunya relief yang berlukiskan langgar tiban yang terletak di samping ruang khatib, yang dulunya digunakan sebagai ruangan saat Sunan Ampel berkhalwat.
    Selain itu, juga terdapat sumur tua di belakang masjid yang airnya tidak pernah kering meski sudah ratusan tahun. Sumur itu masih digunakan sampai saat ini.
    Mustar juga menyampaikan bahwa masjid tersebut juga menjadi patokan waktu sholat bagi masjid-masjid lain di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
    “Jadi kita kan juga punya media radio, nah radio ini menjadi patokan waktu mulai sebelum sholat, saat masih zikiran, baca Al-Quran, sampai adzan bagi masjid lain di wilayah Surabaya, bahkan sampai ke luar kota seperti Bangkalan, Lamongan, Tuba, dan Pasuruan,” pungkasnya.
    Selama bulan Ramadhan ini, Masjid Rahmat Kembang Kuning juga mengadakan sejumlah kegiatan seperti mengaji bersama, serta berbagi takjil dan buka puasa.
    “Kita juga ada kegiatan qiyamul malam dan sahur bersama yang akan diadakan pada malam ganjil di seminggu terakhir Ramadhan,” ujarnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dongeng Anak Sebelum Tidur, Kisah Burung Bangau di Tepi Sungai di Dalam Hutan

    Dongeng Anak Sebelum Tidur, Kisah Burung Bangau di Tepi Sungai di Dalam Hutan

    Dongeng Anak Sebelum Tidur, Kisah Burung Bangau di Tepi Sungai di Dalam Hutan

    TRIBUNJATENG.COM- Seekor bangau berjalan dengan langkah yang anggun di sepanjang sebuah sungai kecil, matanya menatap air sungai yang jernih, leher dan paruhnya yang panjang siap untuk menangkap mangsa di air sebagai sarapan paginya.

    Saat itu, sungai dipenuhi dengan ikan-ikan yang berenang, tetapi sang Bangau merasa sedikit angkuh di pagi hari itu.

    “Saya tak mau makan ikan-ikan yang kecil,” katanya kepada diri sendiri.

    “Ikan yang kecil tidak pantas dimakan oleh bangau yang anggun seperti saya.”

    Sekarang, seekor ikan yang sedikit lebih besar dari ikan lain, lewat di dekatnya.

    “Tidak,” kata sang Bangau.

    “Saya tidak akan merepotkan diri saya untuk membuka paruh dan memakan ikan sebesar itu!”

    Saat matahari mulai meninggi, ikan-ikan yang berada pada air yang dangkal dekat pinggiran sungai, akhirnya berenang pindah ke tengah sungai yang lebih dalam dan dingin.

    Sang Bangau yang tidak melihat ikan lagi, terpaksa harus puas dengan memakan siput kecil di pinggiran sungai.

    Pesan moral: Cerita ini mengajarkan anak untuk tidak bersikap angkuh, Bunda. Karena sifat ini hanya akan merugikan, baik orang lain maupun pada diri sendiri.

    (*)

  • Simpel dan Elegan Jadi Pilihan Busana Muslim Ramadan dan Lebaran 2025

    Simpel dan Elegan Jadi Pilihan Busana Muslim Ramadan dan Lebaran 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Momen Ramadan dan Lebaran sering dimanfaatkan oleh industri fashion untuk memperkenalkan koleksi busana muslim terbaru. Apalagi, dengan berkembangnya teknologi tekstil di Indonesia, para pelaku industri fashion kini semakin mudah menciptakan motif dan desain busana yang sesuai dengan selera pasar.

    Saat ini, teknologi printing dengan motif floral dan motif samar tengah populer di masyarakat. Motif floral dianggap dapat memberikan kesan anggun dan cocok untuk berbagai suasana, baik acara formal maupun kasual.

    Sementara itu kemajuan teknologi printing terbaru, seperti printing sublimasi, turut memengaruhi tren busana Ramadan dan Lebaran 2025. Desain busana muslim yang dihasilkan cenderung sederhana dan elegan, mengikuti perkembangan selera pasar yang semakin mengutamakan kesederhanaan dan kemewahan dalam desain.

    “Teknologi ini tetap mampu menonjolkan desain yang lembut dan feminin pada busana muslim, yang sangat digemari masyarakat, terutama para pecinta fashion saat ini,” ujar Yenny Hartono dari EO Genka kepada media di kawasan Bekasi, beberapa waktu lalu.

    Selain itu, busana muslim yang diperkenalkan tidak hanya cocok untuk digunakan pada momen tertentu, seperti Ramadan dan Lebaran, tetapi juga dapat dikenakan sepanjang 2025 sehingga para penggemar busana muslim dapat terus mengikuti tren yang ada.

    Yenny juga menambahkan bahwa dalam setiap koleksi yang diperkenalkan, ia berusaha menghadirkan busana muslim untuk pria. Koleksi pria ini terbuat dari bahan katun dengan desain yang lebih sederhana dan kasual, serta model busana yang slim-friendly.

    Untuk memperkenalkan tren fashion terbaiknya, Genka x Lesha menggelar pameran fashion bertajuk “Majestic Ramadan”. Pameran ini menghadirkan koleksi busana Ramadan dan Lebaran yang tidak hanya ditujukan untuk kaum wanita, tetapi juga untuk keluarga. Diharapkan, pameran ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat dalam memilih busana muslim untuk Ramadan dan Lebaran mereka.

  • Parade senja retret kepala daerah di hadiri tiga presiden

    Parade senja retret kepala daerah di hadiri tiga presiden

    Foto: Kurniawati/Radio Elshinta

    Parade senja retret kepala daerah di hadiri tiga presiden
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 27 Februari 2025 – 21:19 WIB

    Elshinta.com – Di bawah guyuran hujan yang deras, upacara parade senja yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto berlangsung dengan khidmat. Parade senja ini merupakan bagian dari kegiatan retret Kepala daerah yang di gelar sejak tanggal 21 Februari lalu dan akan berakhir 28 Februari. Parade senja berlangsung di lapangan Pancasila komplek Akademi Militer Magelang Jateng.

    Cukup istimewa lantaran parade senja ini dihadiri tiga presiden, yakni presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Joko Widodo dan Presiden ke-8 Prabowo Subianto. 

    Parade senja dimulai pukul 17.38  WIB dengan jumlah peserta upacara sebanyak 1.919 taruna dan taruni. Mereka merupakan taruna Akademi Militer, Akpol dan dari Universitas Pertahanan (Unhan), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati.

    Pasukan berkuda dari Akademi Militer nampak menjadi perhatian pata tamu, karena kuda yang ditunggangi merupakan kuda-kuda terpilih. Ada satu taruni yang nampak anggun menaiki kuda itu, sedang penunggang lain merupakan taruna laki-laki. Ada sebanyak 30 taruna/taruni penunggang kuda.

    Penampilan drum band Genderang Seruling Canka Lokananta (GSCL) sangat menarik perhatian. Para taruna nampak gagah dan taruni yang anggun namun tegas. 

    Usai parade senja, dilanjutkan dengan farewell dinner di ruang makan Hasan. Suasana nampak cukup santai, para kepala daerah dan wakil kepala daerah berbaur menajdi satu. para taruna taruni juga nampakikut dinner bersama mereka. 

    Sumber : Radio Elshinta

  • Kunjungi Solo, Mahathir Mohamad Dijamu Jokowi di Kediamannya

    Kunjungi Solo, Mahathir Mohamad Dijamu Jokowi di Kediamannya

    Solo, Beritasatu.com– Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad dijamu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Jalan Kutai Nomor 1 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2025).

    Pantauan Beritasatu.com di lapangan, rombongan Mahathir Mohamad tiba di kediaman Jokowi sekitar pukul 11.50 WIB. Politikus senior Malaysia itu tampak satu mobil dengan Jokowi yang memang menjemputnya di Bandara Adi Soemarmo. Setiba di kediaman tampak rombongan disambut Iriana Jokowi yang tampil anggun mengenakan kebaya berwarna coklat dipadu dengan bawahan jarik. 

    Mahathir bersama rombongan langsung masuk ke kediaman Jokowi. Mereka sempat berbincang-bincang sebentar di ruang tamu sebelum akhirnya Jokowi, Iriana, Mahathir dan putri sulungnya, Marina Mahathir berpindah ke ruang makan untuk menyantap hidangan makan siang. 

    Keempatnya tampak akrab berbicara sembari menyantap sejumlah hidangan yang disajikan satu per satu, di antaranya makanan pembuka berupa onde-onde dan sosis solo. 

    Pertemuan kenegaraan terakhir Mahathir dengan Jokowi diketahui terjadi pada 2019 lalu saat keduanya masih menjadi perdana menteri dan presiden. Pertemuan tersebut merupakan kunjungan balasan yang dilakukan Mahathir pada 2018. 

  • Elegan hingga Sporty, Ini Rekomendasi Busana untuk Lebaran dengan Sentuhan Khas Indonesia

    Elegan hingga Sporty, Ini Rekomendasi Busana untuk Lebaran dengan Sentuhan Khas Indonesia

    JAKARTA – Tak terasa dalam beberapa hari ke depan akan memasuki bulan Ramadan. Ketika bulan Ramadan, banyak hal yang dipersiapkan umat Muslim, salah satunya adalah busana di momen Lebaran nanti.

    Namun, tak jarang seseorang kebingungan untuk menentukan busana yang akan dipakai saat Lebaran. Meski demikian, tak perlu khawatir karena terdapat banyak rekomendasi busana untuk momen Lebaran, salah satunya koleksi timeless grace oleh Lia Soraya.

    Koleksi busana ini menunjukkan keanggunan wanita modern yang mempunyai keberanian atau mimpu untuk selalu berinovasi. Koleksi ini juga memadukan keindahan mutiara, salah satu sumber kakayaan alam di Indonesia, dengan beads dan kristal swarovksi.

    Terdapat daerah penghasil mutiara di Indonesia, yakni Raja Ampat, yang juga menjadi inspirasi koleksi tersebut. Setiap mutiara memiliki bentuk dan ukuran berbeda, yang dirangkai menjadi kesatuan motif indah dan memiliki makna filosofi tersendiri, yang memberikan kesan mewah pada tiap koleksinya.

    Keseluruhan koleksi tersebut terdiri dari enam seri, yang memperlihatkan keragaan style busana. Mulai dari kasual elegan, romantic feminin, sporty, hingga chic.

    1. Seri Jahwar

    Seri ini menampilkan perpaduan siluet A-line dna princess dress yang terinspirasi dari bebatuan indah, dengan cutting yang unik dan modern.

    “Jahwar, ibarat perhiasan, terinspirasi dari bebatuan yang kaya di Indonesia, baik di laut atau alam hutan ya. Ada zambrud, oval, dan lainnya,” kata sang desainer, Lia Soraya, di kawasan SCBD, Jakarta, pada Senin, 24 Februari 2025.

    2. Seri Sumayyah

    Koleksi ini memadukan inspirasi dari keindahan flora Indonesia yang beraneka ragam dan elemen etnik dari bentuk geometrik, sehingga menciptakan harmoni yang memikat antara unsur alam dan budaya. Seri Sumayyah mencerminkan keberanian yang terlihat dari motif geometrik yang terkesan tegas dan tangguh, namun tetap memiliki sisi feminin dan elegan melalui siluet busananya.

    Koleksi busana lebaran Lia Soraya (VOI/Yessica)

    3. Seri Aisyah

    Terinspirasi dari istri Rasulullah, Siti Aisyah yang merupakan wanita muda, energik, dan cerdas, koleksi Aisyah turut menyampaikan pesan-pesan sederhana untuk muslimah melalui tulisan dalam bentuk bordir yang terdapat pada setiap busananya.

    “Aisyah series ini looknya sporty, usia 20an ke atas biasanya yang pakai ini,” tuturnya.

    4. Seri Yasmin

    Terinspirasi dari bunga melati yang tumbuh di halaman rumah yang indah, koleksi ini menampilkan keanggunan wanita bangsawan yang elegan.

    “Jasmine, yang menggambarkan sebuah baju yang manis gitu. Dari bordirnya itu bordir tangan ya, banyak detailnya. Ini bisa untuk pesta, semiformal, arisan, masuk semua,” ujar Lia Soraya.

    Koleksi busana lebaran Lia Soraya (VOI/Yessica)

    5. Seri Fatimah

    Seri ini menerapkan konsep busana muslim syar’i modern sesuai dengan kaidah Islam, namun tidak menghilangkan nilai fungsi dan estetika serta mengadaptasi perkembangan tren fashion. Koleksi Fatimah memberikan kesan anggun dan elegan dengan cutting yang relatif simple dan unik.

    6. Seri Mumtazzah

    Melalui koleksi Mumtazzah ini, Lia Soraya ingin wanita muslimah menjadi istimewa dengan kehebatan yang dimiliki. Terinspirasi dari gelombang air laut yang memiliki irama yang indah dan dinamis, serta menciptakan memori yang istimewa, seri ini menerapkan desain modern dan chic, tetapi tetap menampilkan kesan elegan.

    “Mumtazzah ini menampilkan kesan seorang wanita yang anggun. Ini untuk office woman, metropolitan woman ya. Office di sini juga lebih artistik ya,” pungkas Lia Soraya.

  • 450 Skater Ramaikan Kejuaraan Indonesia Ice Skating Open 2025 di BX Rink – Halaman all

    450 Skater Ramaikan Kejuaraan Indonesia Ice Skating Open 2025 di BX Rink – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia Ice Skating Open (IISO) 2025 kategori Seluncur Indah (Figure Skating) kembali digelar selama tiga hari berturut-turut pada Kamis-Sabtu, 20-22 Februari 2025 di Bintaro Xchange Rink (BX Rink), Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

    Ini merupakan turnamen IISO yang digelar untuk yang ke-10 kalinya, sehingga cukup memicu antusiasme atlet untuk terlibat dalam acara tahunan ini.

    Kompetisi ini diselenggarakan BX Rink sejak 2014 dan terbuka untuk diikuti atlet nasional dan Asia Tenggara. Dari tahun ke tahun, jumlah peserta terus meningkat.

    Sebanyak 450 skater kelas figure dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina akan bersaing di IISO 2025. Mereka berasal dari 10 ice rink, di antaranya BX Rink, Sky Rink, Oasis Center Arena, Gardenice, MSquare Ice Skating, SCH Ice Skating Arena, OCA ISASurabaya, Tetrem On Ice, Icescape Ice Rink, dan SM International Skating Rink MOA.

    Kategori yang dipertandingkan mulai dari usia dini dengan atlet termuda berusia 3 tahun, hingga level senior berusia 54 tahun.

    Direktur Pelaksana Indonesia Ice Skating Open 2024, Wiwin Salim Darmawan, mengatakan, BX Rink memposisikan IISO sebagai agenda penting tahunan yang sudah masuk dalam kalender nasional Federasi Ice Skating Indonesia (FISI).

    Digagas sejak tahun 2012, kejuaraan nasional ini selalu mendapat respons positif dari masyarakat.

    “Tahun ini menjadi IISO pertama dengan peserta terbanyak, yaitu 450 peserta, naik signifikan dari IISO tahun sebelumnya yang sekitar 371 peserta. Turnamen IISO menjadi ajang pembuktian bagi para atlet muda untuk meraih prestasi di cabang olahraga figure skating.”

    “Kami berharap, kejuaraan IISO dapat mengakselerasi kemampuan dan jam tanding para atlet sekaligus melahirkan bibit-bibit baru. Melalui kompetisi ini juga, diharapkan menjadi tolok ukur bagi para atlet untuk menuju kompetisi yang lebih besar,” ujar Wiwin dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa (25/2/2025).

    Nomor-nomor yang dipertandingkan dibagi dalam sejumlah gerakan seperti Artistic Solo, Rhythmic Ribbon, Stroking (Alpha), Artistic, Drama (Spot Delta), Similar Couples, Freestyle (Synchro), Ensemble, Rhythmic Skating, Pattern, Solo Surprise, Compulsories, Synchronized Team, dan lainnya.

    “Penilaian dari berbagai aspek dan pada sisi teknis sesuai dengan guidelines dari Ice Skating Institute (Asia),” terang Wiwin.

    Khusus untuk kategori tema spotlight, peserta ditantang meluncur anggun, cepat, berputar, dan berpilin di atas landasan es menggunakan alunan Folk Music.
    Tema ini diadopsi untuk merayakan kekayaan dan keragaman warisan budaya yang diekspresikan melalui genre musik seperti Country Music, Dangdut, dan banyak lagi.

    “Peserta didorong untuk mewujudkan semangat musik tradisional dalam kostum, koreografi, dan penampilan mereka, menciptakan pertunjukan seni dan budaya yang meriah dan tak terlupakan,” ungkapnya.

    Tren Olahraga Ice Skating Meningkat

    Figure skating atau seluncur indah merupakan olahraga yang menilai gerakan pemain atau skater mulai dari gerakan freestyle, lompatan, putaran, lifts, sikap anggun, hingga gerakan kaki atau footwork yang dilakukan di atas es.

    Biasanya dimainkan secara tunggal maupun berpasangan. Variasinya beragam, mulai dari freestyle, tarian es, dan juga tim (synchronized team skating). Olahraga ini bermanfaat untuk keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan otot.

    Bicara sensasi berjalan di atas es memang seru. Apalagi jika sudah pro dan paham tekniknya, bisa meluncur lalu meliuk-liuk di atas es bakal menyenangkan.

    Kendati lambat laun makin populer seiring dengan makin banyaknya penempatan ice rink di pusat-pusat perbelanjaan yang mempermudah akses masyarakat terhadap portable ice rink itu, namun jumlah fasilitas ice rink yang memenuhi standar olimpiade di negara tropis seperti Indonesia masih minim.

    “Daya juang atlet sangat tinggi. Sebab itu, dibutuhkan sarana prasarana yang lebih mumpuni dan dukungan dari pemerintah untuk dapat menghasilkan atlet yang bisa bersaing mewakili Indonesia di kompetisi besar ke depannya.”

    “Di luar negeri, kegiatan latihan ice time para atlet tidak berbagi dengan publik. Di Indonesia masih harus berbagi karena belum ada ice rink khusus untuk latihan atlet,” tandas Wiwin.

    Area skating BX Rink yang dibuka secara permanen sejak Desember 2013 terus berupaya melengkapi fasilitasnya. Terbaru adalah fasilitas ruang khusus untuk member figure skating dan hockey, serta multifunction room yang lebih besar untuk office training member.

    Teknologi pelapisan esnya juga berkualitas dunia karena diboyong langsung dari Italia. Gloria Putri Angelina, Marketing Manager BX Rink, menyebut arena BX Rink menjadi salah satu fasilitas favorit di Mal Bintaro Jaya XChange, terutama bagi anak-anak dan keluarga.

    Sepanjang 2024, BX Rink telah dikunjungi sebanyak 74 ribu pengunjung, dengan mencatatkan kenaikan pengunjung 120 persen dibandingkan tahun 2023. “Setelah pandemi, tren gaya hidup sehat di masyarakat meningkat.

    Hal itu terlihat juga dari peningkatan jumlah visitor umum dan peningkatan jumlah member di BX Rink. Komunitas juga berkembang dua kali lipat dibanding masa pandemi.

    Saat ini ada komunitas orang dewasa yaitu asosiasi AFSI yang rutin latihan di BX Rink,” terang Gloria.

    Beroperasinya Hotel DoubleTree by Hilton di Mal Bintaro Xchange juga turut melengkapi fasilitas kompetisi IISO karena kerap mendatangkan peserta dari luar kota dan luar negeri.

    “Adanya akses langsung menuju hotel sangat memudahkan kami ketika menggelar kompetisi ice skating tingkat internasional.”

    “Para peserta baik dari wilayah luar Jakarta maupun negara-negara lain bisa menginap di Hotel DoubleTree tanpa harus keluar jauh, tinggal jalan kaki sampai. Sangat praktis dan membantu para atlet menyimpan energinya untuk bertanding,” ujar Gloria. (tribunnews/fin)

     
    Caption:

    IISO 2025 – Indonesia Ice Skating Open (IISO) 2025 kategori Seluncur Indah (Figure Skating) kembali digelar selama tiga hari berturut-turut pada Kamis-Sabtu, 20-22 Februari 2025 di Bintaro Xchange Rink (BX Rink), Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. Sebanyak 450 skater kelas figure dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

  • Ulang Tahun ke-41, Ini Rekomendasi Film yang Dibintangi Nicholas Saputra

    Ulang Tahun ke-41, Ini Rekomendasi Film yang Dibintangi Nicholas Saputra

    5. What They Don’t Talk About When They Talk About Love (2013)

    Film What They Don’t Talk About When They Talk About Love adalqh film drama Indonesia yang disutradarai oleh Mouly Surya. Dalam film ini, Nicholas Saputra beradu akting dengan Ayushita, Karina Salim, Anggun Priambodo, dan Lupita Jenifer.

    6. Ada Apa dengan Cinta? 2 (2016)

    Setelah 14 tahun, film Ada Apa dengan Cinta? yang dirilis pada 2002 akhirnya dibuat sekuelnya. Adalah Ada Apa dengan Cinta? 2 yang mengisahkan kelanjutan romansa Rangga dan Cinta yang bukan lagi anak SMA.

    7. Aruna & Lidahnya (2018)

    Film Aruna & Lidahnya merupakan adaptasi lepas dari buku berjudul sama karya Laksmi Pamuntjak. Film ini kembali menduetkan Nicholas Saputra dengan Dian Sastrowardoyo.

    Selain dibintangi dua pemain film populer tersebut, film ini juga dibintangi oleh Hannah Al Rashid dan Oka Antara. Film ini mengangkat tema khazanah kuliner Indonesia yang dituangkan ke dalam alur cerita menarik.

    8. Sayap-Sayap Patah (2022)

    Sayap-Sayap Patah adalah film laga karya Rudi Soedjarwo. Kisahnya diangkat dari peristiwa kerusuhan di Mako Brimob pada 2018 lalu. Dalam film ini, Nicholas Saputra beradu akting dengan Ariel Tatum.

    9. The Architecture of Love (2024)

    The Architecture of Love adalah film drama romantis yang dirilis pada 30 April 2024. Film ini dibintangi oleh Nicholas Saputra, Putri Marino, dan masih banyak lagi.

    10. Siapa Dia.. (2025)

    Terbaru, Nicholas Saputra bakal berperan dalam film musikal berjudul Siapa Dia.. karya Garin Nugroho. Sejumlah aktor, aktris, dan penyanyi Tanah Air juga bakal meramaikan film ini. Film ini dijadwalkan tayang pada 2025.

    Penulis: Resla