Tag: Andra Soni

  • Ada 796 Titik Pelanggaran Tata Ruang Jadi Biang Kerok Banjir Jabodetabek

    Ada 796 Titik Pelanggaran Tata Ruang Jadi Biang Kerok Banjir Jabodetabek

    Jakarta

    Pemerintah menemukan ada sebanyak 796 titik pelanggaran tata ruang di kawasan Jabodetabek, serta Puncak dan Cianjur (Punjur). Hal ini diduga menjadi penyebab bencana banjir bandang yang melanda beberapa waktu lalu.

    Temuan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, serta Gubernur Banten Andra Soni.

    Usai Rakor, Nusron mengatakan, pihaknya mencoba mencocokkan antara data Peraturan Presiden (Perpres) No. 60 tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabek-Punjur) dengan implementasi di lapangan.

    “Ternyata setelah kita cek di kawasan Jabodetabek-Punjur, Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Puncak-Cianjur, ternyata ada, dalam petik, pelanggaran tata ruang jumlahnya banyak sekali, sekitar 796 titik, yang ini secara tidak langsung menjadi penyebab adanya banjir,” kata Nusron, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (21/3/2025).

    Nusron menjelaskan, salah satu pelanggaran utama yang ditemukan ialah berupa perubahan tata guna lahan atau penggunaan lahan. Dulunya lahan tersebut merupakan hutan, lahan perkebunan, dan lahan pertanian, lalu akhirnya dipakai untuk kepentingan pemukiman, perumahan, maupun industri.

    “Ini yang menjadi pemicu, menjadi hulunya, problem hulunya (banjir),” ujarnya.

    Selain pembahasan tentang tata ruang yang ada di Banten, Nusron menambahkan, bahasa kedua terkait dengan pendataan ulang sempadan sungai, batang sungai, serta situ di kawasan Tangerang. Dari hasil identifikasi, didapatkan ada sekitar 39 situ sudah hampir punah.

    “Teridentifikasi di kawasan Tangerang Raya tadi dan di kawasan Banten ada setidaknya berdasarkan pemantauan sementara 39 situ yang sudah hampir punah dan diokupasi masyarakat, ada yang direklamasi dan sebagainya. Dan ada beberapa situ yang luasnya berkurang. Ini yang secara tidak langsung juga menjadi pemicu dan dampak terjadinya banjir di kawasan Banten,” kata dia.

    (shc/rrd)

  • Operasi Ketupat Maung, Polda Banten Kerahkan 1.974 Personel Amankan Mudik

    Operasi Ketupat Maung, Polda Banten Kerahkan 1.974 Personel Amankan Mudik

    Serang

    Polda Banten mengerahkan 1.974 personel mengamankan arus mudik 2025 di seluruh Banten. Operasi Ketupat Maung ini digelar selama 17 hari mulai dari 23 Maret hingga 8 April 2025.

    Gelar pasukan dilakukan di Mapolda Banten yang dipimpin oleh Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto. Gubernur Banten Andra Soni hadir dan ikut melakukan pemeriksaan pasukan yang akan mengamankan operasi selama arus mudik dan balik di Provinsi Banten.

    Irjen Suyudi meminta jajarannya memberikan pelayanan mudik yang ramah dan responsif. Dia meminta jajarannya mengedepankan sikap humanis dan mengutamakan edukasi mudik aman.

    “Lakukan pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu dan lampu penerangan, serta siagakan personel pada titik-titik rawan kecelakaan,” kata Suyudi membacakan amanat Operasi Maung 2025, Kamis (20/3/2025).

    Karo Ops Polda Banten Kombes Yofie Girianto Putro mengatakan Polda mengerahkan 1.974 personel yang mengamankan arus mudik mulai dari Tangerang hingga ke Merak. Tujuan dari operasi ini ialah mewujudkan ketertiban dan kelancaran mudik.

    “Menjamin rasa aman masyarakat dan menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas serta fatalitas korban laka lantas,” kata Yofie kepada wartawan.

    Selain itu, Pemprov Banten juga mengerahkan 2.800 personel dari Damkar dan Dishub. Seluruh anggota yang dilibatkan akan bekerja selama Operasi Ketupat Maung di 38 lokasi pos pelayanan, 9 lokasi terpadu, dan 4 lokasi posko SAR.

    “Tujuan operasi kita ini menjamin rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa maupun merayakan Idul Fitri,” ujarnya.

    (bri/haf)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Dukung pemberdayaan masyarakat, Kapolri resmikan Balai `Poliran`

    Dukung pemberdayaan masyarakat, Kapolri resmikan Balai `Poliran`

    Sumber foto: Franky Pangkey/elshinta.com.

    Dukung pemberdayaan masyarakat, Kapolri resmikan Balai `Poliran`
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Rabu, 19 Maret 2025 – 16:58 WIB

    Elshinta.com – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meresmikan Balai Latihan Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) Polda Banten, sebuah inisiatif strategis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan mengatasi masalah pengangguran di wilayah hukum Polda Banten. Peresmian dilaksanakan pada Selasa (18/3/2025).

    Kapolri menyatakan, Balai Poliran merupakan tempat yang sangat bermanfaat untuk mempersiapkan tenaga kerja produktif yang siap disalurkan ke perusahaan-perusahaan mitra. 

    “Balai Poliran adalah tempat yang sangat bermanfaat karena bisa mempersiapkan tenaga kerja produktif yang dapat disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang telah menandatangani kerja sama. Di sini, tenaga kerja akan diberikan pelatihan, sertifikasi, dan keterampilan yang siap pakai,” ujar Kapolri, Selasa (18/3/2025). 

    “Selain itu, ada juga pendidikan kewirausahaan, termasuk pelatihan pengolahan limbah menjadi produk ekspor, peternakan ikan dan ayam, serta pembuatan pupuk dan tanaman hidroponik. Saya mendapat laporan bahwa pada gelombang pertama akan dilatih 96 peserta, dan progresnya ditargetkan mencapai 3.000 peserta dalam tahun ini,” lanjut Kapolri. 

    Adapun tiga sektor utama yang menjadi fokus pelatihan di Balai Latihan Poliran:

    1.    Sektor Industri – Melatih keterampilan khusus dan soft skill bagi tenaga kerja.
    2.    Sektor Ketahanan Pangan – Memberikan pelatihan pertanian, peternakan, dan perikanan.
    3.    Sektor Lingkungan Hidup – Mendidik peserta tentang pengolahan sampah dan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

    Dalam acara peresmian ini, juga dilaksanakan Gerakan Penanaman Serentak 2 Juta Bibit Cabai, sebagai bagian dari Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

    “Bahwa saya mendukung penuh kegiatan Poliran diharapkan Poliran dapat melatih masyarakat menjadi tenaga kerja yang profesional yang dibutuhkan oleh dunia industri sehingga Balai Poliran dapat menjembatani masyarakat dengan perusahaan yang ada,” tutur Kapolri dalam keterangan tertulis yang diterima Kontributor Elshinta, Franky Pangkey, Kamis (19/3). 

    Dalam peresmian ini, Kapolri didampingi oleh PJU Mabes Polri, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki, serta dihadiri oleh Gubernur Banten Andra Soni, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen Tni Andrian Susanto, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Kajati Banten Siswanto dan Pejabat Utama Polda Banten.

    Sumber : Radio Elshinta

  • Mensos Gus Ipul Dorong Sekolah Rakyat di Banten, Upaya Bangkitkan Wong Cilik
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        20 Maret 2025

    Mensos Gus Ipul Dorong Sekolah Rakyat di Banten, Upaya Bangkitkan Wong Cilik Regional 20 Maret 2025

    Mensos Gus Ipul Dorong Sekolah Rakyat di Banten, Upaya Bangkitkan Wong Cilik
    Tim Redaksi
    SERANG, KOMPAS.com

    Menteri Sosial
    Saifullah Yusuf atau
    Gus Ipul
    mendorong
    Sekolah Rakyat
    yang menjadi gagasan Presiden
    Prabowo Subianto
    hadir di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
    Hal itu disampaikan Gus Ipul saat menghadiri acara Dialog Pilar-pilar Sosial di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (19/3/2025).
    “Kami harapkan kabupaten kota minimal memiliki satu Sekolah Rakyat. Nanti Pak Gubernur (Andra Soni) juga memiliki Sekolah Rakyat juga,” kata Gus Ipul.
    Gus Ipul berharap ada Sekolah Rakyat di Provinsi Banten yang dapat memulai kegiatan belajar mengajar secara bertahap pada tahun ajaran 2025-2026.
    “Kalau bisa tahun ini atau tahap kedua tahun depan, kita lihat saja mana yang paling mungkin. Sekarang ini kan kalau kurang tiga bulan sudah pendek waktunya, tetapi di Banten ini akan ada 1 atau 1 yang mulai,” ujar dia.
    Gus Ipul menjelaskan, Sekolah Rakyat didirikan dengan tujuan menyediakan, membuka seluas-luasnya akses
    pendidikan gratis
    berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
    “Ini adalah ide, gagasan dari Pak Presiden Prabowo sebagai usaha untuk memuliakan keluarga miskin dan memfasilitasi kebangkitan wong cilik,” kata dia.
    Gus Ipul menambahkan, syarat siswa bisa belajar di Sekolah Rakyat adalah memiliki keinginan besar untuk berprestasi dan mendapatkan izin tinggal di asrama.
    Adapun fokus pendidikan yang akan diberikan ialah pendidikan formal dan pendidikan karakter.
    “Lulusannya kami harapkan cerdas intelektual, bermental tangguh, berkarakter kuat, dan lahirnya agen-agen perubahan setiap keluarga miskin serta memutuskan rantai kemiskinan,” harap dia.
    “Negara hadir untuk memuliakan orang miskin,” tutur Gus Ipul.
    Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik Sekolah Rakyat dengan menyiapkan enam titik lahan untuk mendukung gagasan Presiden Prabowo.
    “Saya sudah mengajukan lima titik provinsi, ditambah tadi Lebak 1 hektar,” kata Andra.
    Andra menjelaskan, ada dua pola yang dipersiapkan, yakni membangun unit sekolah baru yang dibantu oleh Kemensos, PUPR, atau pihak yang lainnya.
    Pola kedua adalah memaksimalkan sekolah yang memiliki lahan yang luas.
    “Yang kedua, memaksimalkan sekolah-sekolah kami yang
    existing
    . Ada sekolah kami yang luasnya 7 hektar, tetapi menampung sedikit karena bangunan,” ujar Andra.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sekolah Rakyat, Pemprov Banten Ajukan 6 Lokasi ke Kemensos
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        20 Maret 2025

    Sekolah Rakyat, Pemprov Banten Ajukan 6 Lokasi ke Kemensos Regional 20 Maret 2025

    Sekolah Rakyat, Pemprov Banten Ajukan 6 Lokasi ke Kemensos
    Tim Redaksi
    SERANG, KOMPAS.com
    – Gubernur Banten
    Andra Soni
    telah mengusulkan enam lokasi yang akan dijadikan
    Sekolah Rakyat
    .
    Nantinya, anak-anak yang berasal dari keluarga miskin ekstrem dapat menempuh pendidikan secara gratis.
    “Saya sudah mengajukan lima titik lokasi Sekolah Rakyat, ditambah tadi Lebak 1 hektar,” kata Andra kepada wartawan di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (18/4/2025).
    Namun, Andra tidak menyebutkan di mana saja lima lokasi yang akan dibangun Sekolah Rakyat.
    Andra menjelaskan, ada dua konsep yang dipersiapkan Pemprov Banten untuk merealisasikan gagasan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
    Pertama, membangun unit sekolah baru yang anggarannya dari Kemensos, Kementerian PUPR, atau pihak lainnya.
    Adapun konsep kedua ialah memaksimalkan sekolah-sekolah yang memiliki lahan yang luas.
    “Yang kedua memaksimalkan sekolah-sekolah kami yang
    existing
    , ada sekolah kami yang luasnya 7 hektar, tetapi menampung sedikit karena bangunan,” ujar Andra.
    Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau
    Gus Ipul
    mengatakan, Sekolah Rakyat yang menjadi gagasan Presiden Prabowo Subianto hadir di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
    “Kami harapkan kabupaten kota minimal memiliki satu Sekolah Rakyat. Nanti Pak Gubernur (Andra Soni) juga memiliki Sekolah Rakyat juga,” kata Gus Ipul.
    Gus Ipul berharap, Sekolah Rakyat di tanah para jawara dapat memulai kegiatan belajar mengajar secara bertahap dimulai pada tahun ajaran 2025-2026.
    “Kalau bisa tahun ini atau tahap kedua tahun depan, nanti kita lihat saja mana yang paling mungkin. Sekarang ini kan kalau kurang tiga bulan sudah pendek waktunya, tetapi di Banten ini akan ada satu atau dua yang mulai,” ujar dia.
    Gus Ipul menjelaskan, Sekolah Rakyat didirikan dengan tujuan menyediakan, membuka seluas-luasnya akses
    pendidikan gratis
    berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
    “Ini adalah ide, gagasan dari Pak Presiden Prabowo sebagai usaha untuk memuliakan keluarga miskin dan memfasilitasi kebangkitan wong cilik,” kata dia.
    Gus Ipul menambahkan, syarat siswa bisa belajar di Sekolah Rakyat adalah memiliki keinginan besar untuk berprestasi dan mendapatkan izin tinggal di asrama.
    Adapun fokus pendidikan yang akan diberikan ialah pendidikan formal dan pendidikan karakter.
    “Lulusannya kami harapkan cerdas intelektual, bermental tangguh, berkarakter kuat, dan lahirnya agen-agen perubahan setiap keluarga miskin dan memutuskan rantai kemiskinan,” harap dia.
    “Negara hadir untuk memuliakan orang miskin,” ucap Gus Ipul.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Andra Soni Terima Investor dari China, Sebut Banten Tempat Menarik Berinvestasi

    Andra Soni Terima Investor dari China, Sebut Banten Tempat Menarik Berinvestasi

    Jakarta

    Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan komitmennya agar investor berinvestasi dalam pembangunan di Banten. Hal ini katanya penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

    Hal ini ia ungkapkan saat menerima perwakilan dari investor China yang ingin berinvestasi di Banten. Mereka berasal dari daerah sebuah provinsi kawasan industri di Zhejiang.

    “Hari ini menerima investor dari Provinsi Zhejiang dari Republik Rakyat Tiongkok, salah satu provinsi kaya dengan daerah industrinya,” kata Andra, Rabu (19/3/2025).

    Salah satu perusahaan yang datang adalah dari PT Jaya Dinasti Indonesia (JDI) yang tertarik berinvestasi. Melihat kondisi global khususnya terkait perang dagang, perusahaan itu mencari alternatif-alternatif pertumbuhan ekonomi salah satunya di Banten.

    “Salah satunya memilih Indonesia. Provinsi Banten dengan potensi yang ada, menjadi tempat yang menarik untuk berinvestasi, mereka membutuhkan dukungan ekosistem, perizinan. Bersedia mematuhi semua peraturan,” paparnya.

    Pemprov sendiri ia tegaskan mendukung dan berkomitmen pada pengembangan investasi. Ini juga bentuk tindak lanjut dari arahan presiden bahwa daerah harus inovatif dalam menggali potensi daerahnya.

    (bri/maa)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Gubernur Banten Akan Ubah Kantor Penghubung di DKI Jadi Rumah Singgah Pasien

    Gubernur Banten Akan Ubah Kantor Penghubung di DKI Jadi Rumah Singgah Pasien

    Jakarta

    Gubernur Banten Andra Soni berencana mengubah bangunan di kantor penghubung di Jakarta sebagai rumah singgah pasien. Rumah singgah tersebut bisa dimanfaatkan oleh pasien yang berasal dari Banten saat berobat di Jakarta.

    “Saya meminta mengubah fungsi kantor penghubung yang di Jakarta menjadi rumah singgah buat keluarga Banten. Dan saya meminta kepada DPRD Banten untuk ikhlas menyerahkan ambulans-nya untuk ditaruh di sana. Kemudian nanti kita akan menambah lagi untuk ambulans di sana,” kata Andara Soni dalam sambutan HUT ke-15 relawan Fesbuk Banten News, Kota Serang, Minggu (16/3/2025).

    Andra Soni meminta Pemprov Banten untuk belajar kepada FBN dalam pengelolaan rumah singgah. Diketahui, FBN mengelola rumah singgah di Kota Serang sebagai tempat transit warga Banten yang berobat ke Jakarta, Tangerang, atau Kota Serang.

    “Terus bagaimana cara kerjanya. Belajar kepada FBN. Kalau perlu kita patroli ke rumah sakit-rumah sakit, yang ada di sana,” ujarnya.

    Ide tersebut berasal dari cerita relawan FBN yang sering membantu pasien warga Banten berobat di Jakarta. Mereka tidak dirawat namun harus kembali lagi ke rumah sakit esok harinya.

    “Saya dengar cerita dari teman-teman FBN. Banyak pasien kita, sudah miskin, uang nggak terbatas, kendaraan nggak ada, kena kanker, periksa ke sana, baru periksa disuruh balik lagi besok. Kalau disuruh balik lagi besok, masa disuruh pulang ke Pandeglang dan sebagainya. Dari situlah fungsi rumah singgah, mohon doa, dan diawasi,” ujarnya.

    “Hari ini, kantor penghubung kita justru dapat beban penghasilan dengan target Rp 50 juta. Tercapai nggak? Nggak juga. Malah disewakan buat RedDoorz, kalau digunakan buat nggak-nggak gimana. Kita yang apes,” katanya.

    (aik/rfs)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Pemprov Banten Keruk Pendangkalan Sungai Cibanten Serang Gegara Longsor

    Pemprov Banten Keruk Pendangkalan Sungai Cibanten Serang Gegara Longsor

    Jakarta

    Gubernur Banten Andra Soni mengunjungi lokasi Sungai Cibanten yang alami pendangkalan karena banjir bandang dan longsor. Pemprov Banten pun berupaya untuk mengeruk agar muka air sungai tidak mudah meluap dan banjir.

    Kunjungan Andra Soni dilaksanakan pada Minggu (16/3/2025), di Kampung Begog, Desa Citasuk, Padarincang, Kabupaten Serang. Andra didampingi istri Tinawati dan Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan.

    “Saya dapat laporan dari warga bahwa ada pendangkalan anak Sungai Cibanten di wilayah Padarincang, dikarenakan longsor, sebelumnya longsor menutupi jalan di wilayah sini, sudah diselesaikan oleh PUPR dengan dibantu TNI, Polri dan masyarakat, relawan, alhamdulillah jalannya sudah selesai beberapa hari yang lalu,” ujar Andra dalam keterangannya.

    “Kemudian ada pendangkalan sungai karena longsoran batu, yang mengakibatkan beberapa rumah sekitaran situ rusak dan kebanjiran. Jadi, hari ini alhamdulillah, respons cepat dari kepala dinas PUPR, saat saya hanya meneruskan video dari masyarakat dan beliau langsung berkoordinasi dengan Balai Besar C3 (Cidanau, Ciujung, Cidurian) yang memang punya kewenangan untuk mengurusi sungai, dan anak sungai, kita tangani terlebih dahulu sambil berkoordinasi,” tambahnya.

    Pemprov Banten menurunkan dua alat berat, dan 60 personel untuk penanganan sementara. Selain itu, BBWSC3 menurunkan satu alat berat.

    “Karena ini agak panjang, dan volume material yang menutupi sungainya sangat banyak. Ini juga mengakibatkan, terganggu aliran irigasi ke pertanian dan Insyaallah ini kita tangani langsung,” katanya.

    “Berikutnya saya akan minta dinas-dinas terkait untuk mendata warga terdampak, karena tadi saya lihat, ada rumah yang hampir rubuh dan sebagainya, mudah-mudahan pemerintah hadir dan kita harus cepat respons, ya karena tugas kita lagi-lagi adalah melayani,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan mengatakan berdasarkan kewenangan, penanganan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun, karena arahan Gubernur Banten, pemprov siap membantu dan berkoordinasi dengan BBWSC3.

    “Pemprov melalui dinas PUPR juga menerjunkan 2 alat berat dan 60 personel untuk melakukan normalisasi sungai dan pembersihan rumah warga dari material longsoran. Dari BBWSC3 juga telah menurunkan alat berat untuk percepatan penanganan,” tambahnya.

    (aik/rfs)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Sidak gudang Bulog, Pemprov Banten pastikan stok pangan Ramadhan aman

    Sidak gudang Bulog, Pemprov Banten pastikan stok pangan Ramadhan aman

    ANTARA – Gubernur Banten Andra Soni bersama Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, melaksanakan inspeksi mendadak ke gudang Bulog, yang berada di Jalan Legok, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Rabu (12/3). Dari sidak itu, diketahui jumlah pasokan beras mencapai 13.700 ton, dan dipastikan jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Banten hingga Lebaran 2025. (Susmiatun Hayati/Rizky Bagus Dhermawan/Roy Rosa Bachtiar)

  • Pantau harga pangan, Gubernur dan Kapolda Banten blusukan

    Pantau harga pangan, Gubernur dan Kapolda Banten blusukan

    ANTARA – Gubernur Banten, Andra Soni bersama Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Rabu (12/3), blusukan ke Pasar Rau, Kota Serang, Banten. Selain untuk memantau harga dan memastikan keamanan ketersediaan bahan pangan di Bulan Ramadhan, kegiatan ini guna mencegah aksi curang oknum pedagang nakal yang melakukan permainan harga hingga aksi penimbunan yang dapat memicu tingginya harga barang di pasaran.
    (Susmiatun Hayati/Andi Bagasela/I Gusti Agung Ayu N)