Tag: Andika Perkasa

  • Megawati Hadiri Rakernas PDI Perjuangan di Ancol

    Megawati Hadiri Rakernas PDI Perjuangan di Ancol

    JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional sekaligus HUT ke-53 PDIP di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu.

    Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi, Megawati terlihat hadir pukul 14.07 WIB. Kedatangannya disambut para kader dan jajaran petinggi PDI Perjuangan yang sudah menunggu di depan lobi gedung.

    Mega yang terlihat memakai pakaian berwarna merah bercorak hitam ini menyempatkan diri menyalami beberapa petinggi PDI Perjuangan.

    Setelah itu, Megawati dan jajaran petinggi PDI Perjuangan langsung masuk ke dalam gedung untuk mengikuti jalannya rakernas. Dia tidak sempat memberikan keterangan kepada awak media yang sudah menunggu di lobi utama gedung.

    Hingga saat ini, proses rangkaian kegiatan rakernas masih berlangsung secara tertutup.

    Sebelumnya, beberapa tokoh partai dan non partai mulai dari Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo hingga Rocky Gerung datang ke Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara.

    Dari pantauan ANTARA di lokasi, beberapa tokoh datang sekitar pukul 13.00 WIB bersama dengan rombongan kader.

    Ganjar terlihat datang lebih dahulu dan sempat dimintai keterangan oleh awak media yang sudah menunggu di depan gedung.

    Setelah itu, Rocky Gerung terlihat hadir. Namun tidak seperti Ganjar, Rocky tidak sempat memberikan keterangan kepada awak media.

    Beberapa menit kemudian, beberapa tokoh pun hadir dari mulai dari Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), Hasto Kristianto dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.

    Mereka masuk ke gedung sambil melambaikan tangan menyapa sapaan awak media.

  • 17 Jembatan Bailey Rampung Dibangun pascabanjir Sumatera

    17 Jembatan Bailey Rampung Dibangun pascabanjir Sumatera

    JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut TNI Angkatan Darat telah merampungkan pembangunan 17 jembatan bailey di berbagai titik pascabanjir bandang di wilayah utara Sumatera pada akhir November 2025.

    “Hingga saat ini, TNI AD telah membangun 17 jembatan bailey dengan target 40 unit. Sementara itu, jembatan aramco yang telah siap berjumlah 13 unit dan akan terus bertambah hingga mencapai 50 titik,” KSAD menyampaikan dalam keterangan tertulis dilansir ANTARA, Sabtu, 10 Januari. Menurut dia, seluruh pembangunan dilakukan dengan perencanaan matang dan konstruksi yang kokoh agar mampu menopang kendaraan berat serta mendukung pemulihan fasilitas publik lainnya, termasuk sekolah dan sarana umum.

    Guna memastikan percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana, KSAD pada Jumat (9/1) meninjau langsung pembangunan jembatan aramco di Kelurahan Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

    Ia menyebut jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai akses vital untuk memulihkan mobilitas warga, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung percepatan bantuan kemanusiaan dan aktivitas masyarakat.

    Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga mengerahkan 35 unit alat berat, termasuk 10 dump truk, guna mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah.

    Jenderal Maruli menegaskan percepatan pemulihan membutuhkan kerja keras, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan aktif masyarakat agar hasil pembangunan benar-benar tepat sasaran.

    Selain itu, KSAD juga menyampaikan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap percepatan rehabilitasi pascabencana.

    Menurut dia, fokus pemulihan tidak hanya pada pembangunan jembatan, tetapi juga perumahan, sarana dasar, dan penyediaan air bersih di sekolah guna mendukung masyarakat kembali beraktivitas secara normal dan berkelanjutan.

    Seluruh program pemulihan tersebut, tegas KSAD, diarahkan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan mampu memperkuat ketahanan wilayah pascabencana.

  • 17 Jembatan Bailey Rampung Dibangun pascabanjir Sumatera

    17 Jembatan Bailey Rampung Dibangun pascabanjir Sumatera

    JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut TNI Angkatan Darat telah merampungkan pembangunan 17 jembatan bailey di berbagai titik pascabanjir bandang di wilayah utara Sumatera pada akhir November 2025.

    “Hingga saat ini, TNI AD telah membangun 17 jembatan bailey dengan target 40 unit. Sementara itu, jembatan aramco yang telah siap berjumlah 13 unit dan akan terus bertambah hingga mencapai 50 titik,” KSAD menyampaikan dalam keterangan tertulis dilansir ANTARA, Sabtu, 10 Januari. Menurut dia, seluruh pembangunan dilakukan dengan perencanaan matang dan konstruksi yang kokoh agar mampu menopang kendaraan berat serta mendukung pemulihan fasilitas publik lainnya, termasuk sekolah dan sarana umum.

    Guna memastikan percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana, KSAD pada Jumat (9/1) meninjau langsung pembangunan jembatan aramco di Kelurahan Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

    Ia menyebut jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai akses vital untuk memulihkan mobilitas warga, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung percepatan bantuan kemanusiaan dan aktivitas masyarakat.

    Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga mengerahkan 35 unit alat berat, termasuk 10 dump truk, guna mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah.

    Jenderal Maruli menegaskan percepatan pemulihan membutuhkan kerja keras, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan aktif masyarakat agar hasil pembangunan benar-benar tepat sasaran.

    Selain itu, KSAD juga menyampaikan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap percepatan rehabilitasi pascabencana.

    Menurut dia, fokus pemulihan tidak hanya pada pembangunan jembatan, tetapi juga perumahan, sarana dasar, dan penyediaan air bersih di sekolah guna mendukung masyarakat kembali beraktivitas secara normal dan berkelanjutan.

    Seluruh program pemulihan tersebut, tegas KSAD, diarahkan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan mampu memperkuat ketahanan wilayah pascabencana.

  • PDIP Luncurkan Maskot Baru “Barata” di Rakernas ke-1 2026

    PDIP Luncurkan Maskot Baru “Barata” di Rakernas ke-1 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — PDI-Perjuangan (PDIP) telah meluncurkan maskot terbaru partai berbentuk banteng dengan nama Barata.

    Maskot baru itu diperkenalkan saat rapat kerja nasional sekaligus puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Sabtu (10/1/2026).

    Adapun, Barata sempat diperkenalkan ke publik tanpa nama. Kemudian, PDIP membuka sayembara nasional untuk pemberian nama terhadap maskot teranyar ini. Singkatnya, Barata terpilih menjadi nama maskot PDIP.

    Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Prananda Prabowo, menyatakan Barata bukan sekadar identitas visual, melainkan sebuah komitmen ideologis yang telah melalui proses kurasi panjang.

    “Banteng Barata melambangkan kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa,” kata Prananda.

    Adapun, Barata terlihat dengan mengenakan jaket hoodie berwarna merah dan diberi logo PDIP. Berita juga nampak celana hitam dan sepatu putih bergaris merah.

    Sekadar informasi, rakernas hari ini telah dihadiri oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Megawati nampak ditemani anaknya, Prananda Prabowo.

    Kemudian, nama beken dari partai berlogo banteng itu terlihat dalam acara ini seperti Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Hasto Kristiyanto hingga Andika Perkasa.

    Selain itu, terlihat juga Pengamat Politik sekaligus akademisi Rocky Gerung dan influencer DJ Donny dalam rakernas kali ini.

  • PDIP Gelar Rakernas di Ancol 10-12 Januari, Ini Sederet Isu yang Dibahas

    PDIP Gelar Rakernas di Ancol 10-12 Januari, Ini Sederet Isu yang Dibahas

    Bisnis.com, JAKARTA — PDI Perjuangan (PDIP) menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) selama tiga hari mulai dari hari ini 10 Januari hingga 12 Januari 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara.

    Agenda utama rakernas ini akan membahas langkah strategis partai sebagai penyeimbang pemerintahan serta penguatan konsolidasi organisasi menyongsong agenda politik ke depan. Di samping itu, agenda ini juga tertutup.

    Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo menyampaikan sejumlah isu yang disorot dalam rakernas ini yaitu berkaitan dengan nilai-nilai demokrasi di Tanah Air.

    “Kalau hari ini banyak orang mengeluhkan, kita dengarkan suara masyarakat, mereka mengeluhkan kok saya tidak merasa bebas lagi berbicara, media tidak bisa lagi bebas berbicara, rasanya itu perlu kita perjuangkan,” ujar Ganjar di sela Rakernas, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

    Dia menambahkan, rakernas ini bakal membahas geopolitik RI saat menyikapi isu internasional yang sedang ramai diperbincangkan hingga isu lingkungan seperti bencana yang terjadi di Sumatra.

    Kemudian, isu politis terkini seperti pemilihan kepala daerah melalui DPRD juga bakal dibahas dalam rakernas kali ini.

    “Lalu tentu saja isu yang menarik di kawan-kawan media kemarin soal apakah pilkadanya dipilih di di DPRD maksud saya atau kemudian dipilih langsung oleh masyarakat dan ini nanti akan ada pembicaraan,” pungkasnya.

    Sekadar informasi, rakernas hari ini telah dihadiri oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Megawati nampak ditemani anaknya, Prananda Prabowo.

    Selain itu, nama beken dari partai berlogo banteng itu juga dihadiri oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Hasto Kristiyanto, Andika Perkasa, dan lain sebagainya.

    Adapun, terlihat juga Pengamat Politik sekaligus akademisi Rocky Gerung dan influencer DJ Donny dalam rakernas kali ini.

  • 5
                    
                        Rocky Gerung hingga Eks Wakapolri Hadiri Rakernas PDI-P di Ancol
                        Nasional

    5 Rocky Gerung hingga Eks Wakapolri Hadiri Rakernas PDI-P di Ancol Nasional

    Rocky Gerung hingga Eks Wakapolri Hadiri Rakernas PDI-P di Ancol
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pengamat politik dan aktivis, Rocky Gerung menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) 2026, pada Sabtu (10/1/2026) di Beach City International Stadium Ancol (BCIA), Jakarta.
    Pengamatan
    Kompas.com
    , Rocky datang ke Beach City International Stadium mengenakan baju putih dan celana panjang krem.
    Ia langsung dikerumuni awak media dan hendak menanyakan kehadirannya di Rakernas
    PDI-P
    .
    Namun, Rocky tak banyak bicara dan hanya mengacungkan jari telunjuk dan jempol ke arah awak media. Ia kemudian masuk ke dalam arena gedung Rakernas.
    Rocky tampak mencolok di tengah ratusan kader PDI-P yang berbaju merah di sekelilingnya. Dia juga dikawal oleh beberapa Satgas Cakra Buana.
    Selain Rocky, tokoh luar PDI-P yang hadir di Rakernas antara lain eks Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah dan
    eks Wakapolri
    Komjen Pol (Purn) Oegroseno.
    Adapun kader PDI-P yang terlihat hadir antara lain, Ketua DPP PDI-P Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Ketua DPP PDI-P Ganjar Pranowo, politikus PDI-P Andika Perkasa.
    Kemudian, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta asal PDI-P, Pramono Anung dan Rano Karno juga hadir di pembukaan Rakernas I PDI-P.
    Diketahui, Rakernas I PDI Perjuangan 2026 mengusung tema “Satyam Eva Jayate” dengan subtema “Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya”.
    Rakernas tersebut digelar selama tiga hari, yakni pada 10-12 Januari 2026.
    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa Rakernas dihadiri oleh pengurus partai dari tingkat pusat hingga daerah.
    Kepengurusan daerah diwakili oleh ketua, sekretaris, dan bendahara.
    “Rakernas ini akan dibahas sikap politik, termasuk jawaban partai atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakkan hukum, hingga program internal partai dan tanggung jawab kerakyatan partai,” kata dia melalui keterangan persnya, Jumat (9/1/2026).
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Megawati Hadiri Rakernas 2026 & HUT ke-53 PDIP di Ancol Hari Ini

    Megawati Hadiri Rakernas 2026 & HUT ke-53 PDIP di Ancol Hari Ini

    Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus HUT ke-53 PDIP di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).

    Megawati terlihat hadir pukul 14.07 WIB. Kedatangannya disambut para kader dan jajaran petinggi PDI Perjuangan yang sudah menunggu di depan lobi gedung.

    Mega yang terlihat memakai pakaian berwarna merah bercorak hitam ini menyempatkan diri menyalami beberapa petinggi PDI Perjuangan.

    Setelah itu, Megawati dan jajaran petinggi PDI Perjuangan langsung masuk ke dalam gedung untuk mengikuti jalannya rakernas. Dia tidak sempat memberikan keterangan kepada awak media yang sudah menunggu di lobi utama gedung.

    Hingga saat ini, proses rangkaian kegiatan rakernas masih berlangsung secara tertutup.

    Sebelumnya, beberapa tokoh partai dan non partai mulai dari Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo hingga Rocky Gerung datang ke Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara. Beberapa tokoh datang sekitar pukul 13.00 WIB bersama dengan rombongan kader.

    Ganjar terlihat datang lebih dahulu dan sempat dimintai keterangan oleh awak media yang sudah menunggu di depan gedung.

    Setelah itu, Rocky Gerung terlihat hadir. Namun tidak seperti Ganjar, Rocky tidak sempat memberikan keterangan kepada awak media.

    Beberapa menit kemudian, beberapa tokoh pun hadir dari mulai dari Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), Hasto Kristianto dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.

    Mereka masuk ke gedung sambil melambaikan tangan menyapa sapaan awak media.

  • Purbaya mengupayakan dana bencana bisa cair lewat Satgas Jembatan

    Purbaya mengupayakan dana bencana bisa cair lewat Satgas Jembatan

    Tadinya kan hanya BNPB yang bisa minta anggaran terencana, kami sudah ubah sekarang bisa ke Satgas Jembatan yang diketuai oleh KSAD, jadi ke Angkatan Darat ini.

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengupayakan agar pencairan dana bencana ke depan tidak hanya dapat diajukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tetapi juga melalui Satuan Tugas Darurat Jembatan (Satgas Jembatan).

    Satgas Jembatan berada di bawah koordinasi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan dibentuk atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun jembatan darurat, khususnya di wilayah terpencil dan terdampak bencana.

    “Tadinya kan hanya BNPB yang bisa minta anggaran terencana, kami sudah ubah sekarang bisa ke Satgas Jembatan yang diketuai oleh KSAD, jadi ke Angkatan Darat ini,” kata Purbaya, di Jakarta, Rabu.

    Sebagaimana diketahui, hingga akhir 2025 BNPB masih memiliki sisa anggaran bencana sekitar Rp1,5 triliun.

    Sebelumnya, BNPB juga telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,4 triliun pada 18 Desember, termasuk Rp650 miliar untuk penanganan bencana di Sumatera. Saat ini, dana siap pakai yang tersedia tercatat sebesar Rp1,51 triliun.

    Dana tersebut tengah diupayakan untuk dapat dialihkan kepada Satgas Jembatan, terutama untuk membangun kembali akses infrastruktur di wilayah Sumatera yang terdampak banjir dan longsor.

    Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang menyebut pembangunan jembatan di sejumlah wilayah bencana di Sumatera dilakukan secara swadaya, bahkan hingga berutang.

    Merespons hal ini, Menkeu menyatakan tidak keberatan apabila Satgas Jembatan mengajukan pencairan dana hingga Rp1 triliun dari sisa anggaran bencana BNPB.

    Dana itu dapat dimanfaatkan untuk melunasi utang serta mengganti biaya pembangunan jembatan dan pengadaan alat berat.

    “Mereka perlu ganti jembatan-jembatan yang mereka beli, utang-utang yang mereka sudah keluarkan untuk membeli jembatan itu, dan alat-alat berat yang diperlukan oleh mereka. Anggarannya ada, jadi kalau bisa dimasukkan hari ini, hari ini langsung cair,” ujar Menkeu.

    Lebih lanjut, Purbaya membuka peluang agar pengajuan dana bencana juga mencakup dukungan kebutuhan personel TNI dan pihak lain yang terlibat dalam Satgas Jembatan, termasuk untuk konsumsi dan operasional di lapangan.

    Menurutnya, pengajuan tersebut masih masuk akal, mengingat beratnya kondisi kerja di daerah bencana. Purbaya menilai para personel di lapangan perlu mendapatkan perlakuan yang lebih layak.

    Sebelumnya, Purbaya menghadiri Rapat Koordinasi dengan Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan kepala daerah terdampak bencana.

    Rapat tersebut membahas percepatan penanganan dan pemulihan wilayah pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Dalam kesempatan itu, Purbaya menegaskan kesiapan pemerintah dalam mempercepat penyaluran anggaran negara sesuai arahan Presiden. Hingga kini, pemerintah telah mencairkan dana darurat sebesar Rp268 miliar kepada tiga provinsi dan 52 kabupaten/kota (K/L) terdampak bencana.

    Pewarta: Bayu Saputra
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

    Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

    GELORA.CO – Pengamat militer Connie Rahakundini menilai penggunaan istilah sabotase oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam konteks bencana perlu disikapi dengan sangat hati-hati. 

    Menurut Connie, diksi tersebut tidak netral dan berpotensi membentuk framing ancaman yang keliru di tengah krisis kemanusiaan.

    Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sabotase dimaknai sebagai perusakan yang disengaja terhadap kepentingan negara. Sementara dalam konteks politik, istilah tersebut kerap diasosiasikan dengan aksi musuh atau pemberontakan.

    “Maka ketika kata ini diucapkan oleh pejabat militer aktif di ruang publik, ia tidak lagi netral, melainkan membentuk framing ancaman,” kata Connie kepada RMOL, Rabu, 31 Desember 2025.

    Connie mengingatkan bahwa bencana alam bukan ruang untuk framing keamanan yang berlebihan. Menurutnya, situasi darurat justru menuntut pendekatan kemanusiaan yang cepat, presisi, dan empatik. 

    “Jika bencana adalah perang sesungguhnya, maka perang itu bukan melawan “penyabot”, melainkan melawan waktu, alam, dan penderitaan rakyat. Kerusakan, kegagalan teknis, atau keterlambatan dalam kondisi darurat adalah hal yang bisa terjadi di lapangan yang ekstrem,” ujarnya.

    Ia juga menyinggung kekhawatiran bahwa penggunaan istilah sabotase dapat memperkuat narasi lama yang sensitif, termasuk simbol-simbol seperti bendera bulan bintang yang selama ini masih dilihat sebagian kalangan sebagai bendera pemberontak. 

    “Karena itu, bahasa pejabat negara setingkat Jendral harus dikelola dengan kecermatan tinggi,” tegas Connie.

    Lebih jauh, Connie membandingkan kepemimpinan dalam situasi krisis dengan teladan Panglima Besar Jenderal Sudirman. Menurutnya, kepemimpinan sejati diukur dari keberpihakan total kepada rakyat. 

    “Bagi Jendral seperti Panglima Sudirman, perang dimenangkan oleh kepemimpinan moral dan keberpihakan total pada rakyat, bukan oleh narasi tudingan di tengah krisis kemanusiaan,” ucapnya.

    Connie menegaskan bahwa dalam bencana, bahasa negara seharusnya menenangkan, menyatukan, dan menggerakkan kerja lintas institusi. 

    “Harusnya KASAD paham ketegasan negara dalam bencana diukur dari kerja, bukan dari kata-kata. Rakyat tidak membutuhkan istilah yang keras, tetapi kehadiran negara yang nyata, cepat, dan berpihak,” jelasnya. 

    Dalam konferensi pers di Lapangan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025, KSAD mengecam keras tindakan sabotase pembongkaran baut-baut pada jembatan bailey Sumatera oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

    “Dalam kondisi kompak pun, ini masih ada orang yang berusaha mensabotase jembatan bailey kita. Dua hari yang lalu baut-bautnya dibongkar. Kami juga tidak menyangka ada orang sebiadab ini,” ujarnya KSAD.

    KSAD juga mengaku sangat prihatin dan memikirkan dampak dari tindakan tersebut terhadap keselamatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa bukti-bukti sabotase telah didokumentasikan.

  • Banggar DPR Dukung Prabowo Borong Jembatan Bailey untuk Buka Akses Sumatera
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        31 Desember 2025

    Banggar DPR Dukung Prabowo Borong Jembatan Bailey untuk Buka Akses Sumatera Nasional 31 Desember 2025

    Banggar DPR Dukung Prabowo Borong Jembatan Bailey untuk Buka Akses Sumatera
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto untuk membeli jembatan bailey dalam jumlah besar guna membuka akses wilayah terdampak bencana di Sumatera.
    Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan, keberadaan
    jembatan bailey
    sangat krusial untuk mempercepat pemulihan daerah yang terisolasi akibat bencana.
    “Kita mendukung upaya Presiden Prabowo untuk membeli jembatan bailey lebih banyak guna kebutuhan membuka akses daerah-daerah terisolasi di Sumatera,” kata Said, Rabu (31/12/2025).
    Said menegaskan, kecepatan menjadi faktor kunci dalam
    penanganan bencana
    , sehingga pemerintah tidak boleh terjebak dalam prosedur birokrasi yang berbelit.
    Menurut dia, keselamatan masyarakat harus menjadi acuan utama seluruh pemangku kepentingan dalam merespons bencana.
    “Sekali lagi, kecepatan penanganan bencana menjadi kunci penting dalam penanganan bencana, kita jangan terjebak prosedur birokrasi yang berbelit. Kunci penting penanganan bencana adalah keselamatan rakyat,” ujar Said.
    “Cara pandang itu yang harus menjadi acuan kita dalam penanganan bencana,” sambungnya.
    Said mengingatkan bahwa pemerintah sebenarnya masih memiliki ruang fiskal untuk mendukung penanganan bencana di Sumatera.
    Anggaran tersebut, kata Said, dapat dimanfaatkan apabila Presiden menetapkan Peraturan Presiden untuk penggunaannya.
    “Pada APBN 2025 yang sebentar lagi tutup buku sebenarnya juga ada alokasi anggaran yang berada di BA BUN. Jika dibutuhkan, anggaran di BA BUN bisa digunakan oleh pemerintah,” jelas Said.
    Selain itu, Banggar DPR juga mendukung upaya TNI Angkatan Darat memobilisasi seluruh sumber daya untuk membantu penanganan bencana.
    “Kita juga mendukung upaya
    TNI AD
    memobilisasi seluruh sumber daya yang ada. Jembatan bailey adalah jembatan darurat, alat itu dimiliki oleh Zeni Tempur TNI AD, dan sangat membantu untuk membuka akses di kawasan bencana yang terisolasi,” tutur Said.
    Politikus PDI-P itu menilai, kebutuhan anggaran mobilisasi dan pemasangan jembatan bailey relatif tidak besar dan dapat direalisasikan dengan cepat apabila koordinasi lintas sektor berjalan baik.
    “Saya kira kebutuhan anggaran untuk mobilisasi dan pemasangan jembatan bailey juga tidak terlalu besar, dan sangat mungkin hal itu bisa dilakukan cepat jika koordinasi lintas sektor berjalan dengan baik,” kata Said.
    Said pun menyinggung kondisi TNI AD yang harus bekerja secara swadaya, bahkan hingga berutang, dalam pembangunan jembatan darurat pascabencana.
    “Harusnya apa yang dialami oleh TNI tidak terjadi, jika BNPB sebagai
    lead sector
    penanganan bencana di Sumatera bisa lebih cepat dalam pengajuan anggaran ke Kemenkeu,” jelas Said.
    Dia menegaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar koordinasi lintas sektor ke depan berjalan lebih efektif.
    Said berpandangan, persoalan utama bukan terletak pada ketersediaan anggaran, melainkan pada kecepatan koordinasi dan pengorganisasian di lapangan.
    “Poinnya, anggaran penanganan bencana di Sumatera ada alokasinya, yang dibutuhkan adalah koordinasi yang cepat, dan pengorganisasian yang baik di lapangan,” pungkasnya.
    Diberitakan sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa pemerintah akan membeli 100 jembatan bailey dari luar negeri atas perintah Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan.
    “Dan juga dari Presiden langsung melalui Kemenhan akan dicari 100 bailey dari luar, untuk mendukung di bencana ini,” kata Maruli dalam konferensi pers penanganan bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).
    Maruli mengatakan, jembatan tersebut akan dipasang di berbagai wilayah Indonesia yang membutuhkan, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
    Dalam keterangan terbarunya, Maruli menyebutkan bahwa TNI AD telah mengerahkan 22 jembatan bailey di wilayah terdampak bencana.
    Selain itu, sebanyak 39 jembatan Armco telah disiapkan di Aceh, serta 14 jembatan bailey tambahan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum.
    Maruli menerangkan bahwa hingga saat ini Satgas Darurat Pembangunan Jembatan masih bekerja secara swadaya.
    “Sampai dengan saat ini kami belum mengerti sistem keuangannya, Pak. Kita swadaya semua ini, Pak,” ucap Maruli dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana yang digelar DPR RI di Aceh, Selasa (30/12/2025).
    Maruli bahkan mengakui bahwa pengadaan jembatan Armco dilakukan dengan cara berutang demi mempercepat proses pembangunan.
    “Untuk Armco sampai pabrik-pabriknya itu kita borong semua, Pak, habis. Udah tiga tahap kita sudah kerjakan. Itupun ya saya nanti bisik-bisik Bapak aja Pak itu masih utang Pak,” ujar Maruli.
    Meski demikian, Maruli menegaskan bahwa Satgas tetap melanjutkan pekerjaan pemulihan infrastruktur penghubung di wilayah terdampak bencana.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.