PPP Jakbar Ingatkan Rommy Tak Cawe-cawe soal Ketum Jelang Muktamar
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com
– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (
PPP
) Jakarta Barat mengingatkan
Romahurmuziy
atau Rommy tidak cawe-cawe jelang Muktamar yang rencananya digelar pada September mendatang.
Sekretaris DPC PPP Jakarta Barat, S.Syswanto menegaskan, Muktamar merupakan forum penting bagi partai berlambang Ka’bah itu untuk memilih ketua umum dan menghadapi pemilihan umum (Pemilu) 2029.
“Sebagai kader dan fungsionaris partai, saya mengatakan agar mantan ketua umum PPP Mas Rommy, untuk bisa menahan diri bercawe-cawe ria dan mem-framing media,” ujar Syswanto lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (31/5/2025).
“Apapun yang dinarasikan Mas Rommy di media online tentang dinamika dan perubahan untuk PPP ke depan tetap tidak didengar oleh sebagian besar warga PPP, karena rekam jejak 2019 masih melekat dalam ingatan warga PPP,” sambungnya.
Ia mengatakan, pemilihan ketua umum merupakan dinamika yang penting bagi PPP, karena sosok yang terpilih akan menentukan arah kebijakan dan strategi partai.
Dinamika yang terjadi jelang Muktamar ini juga dapat mencakup konflik internal, seperti perselisihan kepentingan.
“Muktamar adalah gerbang PPP untuk mencerahkan dan menjalankan programnya menghadapi pemilu 2029 nanti, biar bisa merebut kursi-kursi yang yang hilang di 2024,” tegas Syswanto.
Syswanto tak ingin ada pihak-pihak yang merasa bahwa mereka adalah sosok yang paling berjasa bagi PPP.
Oleh sebab itu, ia mengingatkan Rommy untuk tidak cawe-cawe dengan meramaikan sosok eksternal untuk menjadi ketua umum PPP.
“Biarkan semua jajaran pengurus harian DPP-DPW dan DPC menentukan pimpinan yang terbaik untuk pemantapan strategi 2029 di arena Muktamar,” ujar Syswanto.
Sementara itu, nama mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mencuat dalam bursa calon ketua umum PPP menjelang Muktamar yang bakal terlaksana sekitar Agustus-September 2025.
Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Belly Bilalusalam mengungkapkan, dua nama itu sering menjadi perbincangan positif dari kader partai berlambang Ka’bah itu.
“Nama
caketum PPP
dari eksternal yang sering menjadi perbincangan positif oleh kader PPP Jakarta adalah Amran Sulaiman dan Anies Baswedan,” kata Belly Bilalusalam dalam siaran pers, Sabtu (31/5/2025).
Belly menuturkan, sosok ketua umum mendatang harus mampu menimbulkan efek kejut positif di mata masyarakat Indonesia.
PPP membutuhkan sosok ketua umum paket komplit, yakni religius yang dekat dengan ulama dan santri, serta diterima oleh semua kalangan termasuk kaum muda.
Kemudian, kreatif merangkul dan membuka diri kepada seluruh komponen internal maupun eksternal PPP.
“Dan tentu harus kuat plus loyal secara finansial untuk mendukung program-program perjuangan yang bermanfaat di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Amran Sulaiman
-
/data/photo/2024/12/15/675ea2f5b0644.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
PPP Jakbar Ingatkan Rommy Tak Cawe-cawe soal Ketum Jelang Muktamar Nasional 31 Mei 2025
-

Prabowo cetak sejarah, beras cadangan nasional 4 juta ton
Arsip Foto – Presiden Prabowo Subianto didampingi Mentan Amran saat kunjungan ke Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Minggu (3/11/2024). ANTARA/Handout/am.
Prabowo cetak sejarah, beras cadangan nasional 4 juta ton
Dalam Negeri
Editor: Calista Aziza
Sabtu, 31 Mei 2025 – 13:17 WIBElshinta.com – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencetak sejarah baru dalam tata kelola pangan nasional dengan menghasilkan 4 juta ton beras cadangan sebagai capaian tertinggi sejak Perum Bulog berdiri pada 1969.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dalam keterangannya melalui Tim Media Presiden, di Jakarta, Sabtu, mengatakan, capaian ini dirayakan sebagai tonggak penting menuju kemandirian pangan Indonesia.
“Alhamdulillah, hari ini sejarah baru ditorehkan. Untuk pertama kalinya sejak Bulog berdiri pada 1969, cadangan beras pemerintah resmi menembus angka 4 juta ton,” katanya.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan prestasi ini sebagai keberhasilan dari kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Capaian ini tak lepas dari perhatian dan arahan luar biasa Presiden Prabowo yang secara konsisten mendorong terobosan di sektor pertanian,” katanya.
Menurut Amran, stok beras yang melimpah ini bukan hanya pencapaian statistik, melainkan hasil konkret dari kebijakan pertanian yang berpihak pada petani.
Di bawah arahan Presiden Prabowo, kata Amran, strategi penguatan produksi nasional dan optimalisasi serapan lokal terbukti efektif menjaga stabilitas pangan dan mendongkrak kesejahteraan petani.
“Kini, petani tidak hanya panen lebih banyak, tetapi juga menikmati harga jual gabah yang menguntungkan,” ujar Amran.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak mulai dari petani, Komisi IV DPR RI, TNI, Polri, Kejaksaan, kepala daerah, penyuluh, penggilingan, hingga akademisi dan media yang turut berkontribusi.
“Ini adalah langkah nyata menuju kemandirian pangan dan kemakmuran bangsa,” kata Amran.
Bulog mencatat bahwa pada Kamis (29/5) malam, total stok beras nasional telah mencapai 4.001.059 ton, dengan serapan beras lokal sebesar 2.407.257 ton.
Dikatakan Amran, angka ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam mengamankan pasokan pangan nasional di tengah ketidakpastian global.
Dengan pencapaian ini, kata Amran, Indonesia menempatkan diri pada jalur yang kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Kebijakan yang digagas Presiden Prabowo di sektor pertanian pun mulai menunjukkan hasil nyata, tidak hanya memperkuat cadangan nasional, tapi juga memulihkan kepercayaan petani terhadap negara,” katanya.
Sumber : Antara
-

Kalau Petani Bahagia, Jangan Diganggu
Jakarta –
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merespons tingginya harga kelapa yang terjadi belakangan. Amran menilai yang terpenting dari situasi tersebut adalah kesejahteraan para petani kelapa.
“Aku ingin petani kelapa bahagia, beri ruang dia sejahtera. Dan bapak Presiden (Prabowo Subianto) menginginkan rakyat Indonesia khususnya petani sejahtera. Aku tanya, kalau harga kelapa tinggi, petani senang nggak?” ujar Amran saat ditemui di kediaman pribadinya di Jakarta, Jumat (30/5/2025).
Ia juga menyebut tanah Indonesia diberkahi karena bisa menumbuhkan pohon kelapa. Amran lalu meminta agar kebahagiaan petani kelapa saat ini tidak diganggu.
“Intinya, kalau petani kelapa lagi bahagia jangan diganggu kebahagiaannya. Presiden minta, kawal petani, agar mereka bisa sejahtera,” kata Amran.
Amran mengakui harga kelapa memang naik dari semula Rp 1.000 per butir menjadi Rp 5.000-6.000. Tapi di balik itu ada para petani yang mulai merasakan kesejahteraan.
“Ya seperti petani padi sekarang dengan jagung, senang kan mereka. Merek betul-betul pesta. Ada lapor tadi di medsos, pak istrinya beli emas. Ada yang naik haji, ada yang umroh. Tau nggak harga kelapa dari Rp 1.000 menjadi Rp 8.000-10.000 per kilo. Kalau per biji dari Rp 1.000 menjadi Rp 5.000-6000.” ujar Amran.
Terkait regulasi pemenuhan stok di dalam negeri, Amran menegaskan pemerintah tetap berupaya menjaga kedaulatan pangan dalam negeri. Kalau stok kelapa sudah berlebih barulah Indonesia melakukan ekspor.
(ily/fdl)
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4735348/original/084537700_1707126869-image__2_.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Indonesia Siap Ekspor 27 Ribu Ton Jagung pada Juni 2025 – Page 3
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan bahwa Indonesia siap memperluas ekspor beras ke negara-negara anggota ASEAN lainnya, setelah sebelumnya membuka kerja sama ekspor beras ke Malaysia.
Hal ini disampaikan Amran dalam acara syukuran cadangan beras pemerintah (CBP) yang telah mencapai 4 juta ton, di Jakarta, Jumat (30/5/2025).
“Arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), kalau negara sahabat, negara tetangga apalagi, butuh beras, akan kami siapkan,” ujarnya, dikutip dari Antara, Jumat (30/5/2025).
Namun, Mentan menegaskan bahwa ekspor hanya akan dilakukan jika kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi sepenuhnya.
-

Mentan Ungkap Ramalan dari AS, Bawa Kabar Baik buat Beras RI
Jakarta –
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimis produksi beras tahun ini bisa mencapai 34 juta ton, lebih tinggi dari target yang sebesar 32 juta ton. Hal ini berdasarkan ramalan yang disampaikan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (United States Department of Agriculture).
“Kemudian yang lebih menarik adalah data USDA, Kementerian Pertanian Amerika, United States Department of Agriculture. Itu merilis bahwasannya diprediksi estimasi tahun ini mencapai produksi kita 34,4 juta ton, dari target yang diberikan pada kami adalah 32 juta ton,” ujar Amran dalam acara syukuran 4 juta ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di kediaman pribadinya, Jumat (30/5/2025).
Apalagi saat ini cadangan beras Indonesia berhasil mencapai 4 juta ton atau yang paling tinggi dalam 57 tahun terakhir. Tercatat cadangan beras tertinggi Indonesia sebelumnya adalah sebesar 3 juta ton yang terjadi pada tahun 1984.
“Tetapi tanda-tandanya hari ini sudah ada. Stok kita 4 juta ton itu tertinggi selama 57 tahun dan yang tertinggi selama ini adalah 3 juta ton yaitu tahun 1984. Di mana Pak Harto (Presiden ke-2 Soeharto) waktu itu mendapatkan penghargaan dari FAO,” tutur Amran.
Bahkan tahun 2026 cadangan beras Indonesia diharapkan bisa lebih tinggi dari 4 juta ton. Syaratnya pembangunan irigasi 2 juta hektare yang digarap oleh Kementerian PU berjalan baik, disertai dengan iklim yang mendukung untuk sektor pertanian.
Menurut Amran, pemerintah terus bekerja mendukung sektor pertanian Indonesia bergerak maju. Beberapa hal yang dilakukan adalah membenahi tata kelola pupuk, penyediaan alat mesin pertanian, optimalisasi lahan, cetak sawah, hingga membangun irigasi.
Adapun dari 4 juta ton cadangan beras saat ini, 2,4 juta ton di antaranya berasal dari dalam negeri selama 5 bulan terakhir. Padahal pada capaian sebelumnya, pengadaan beras dalam negeri hanya mencapai 1,7 juta ton dalam waktu 12 juta.
“Yang terpenting adalah perlu kami jelaskan bahwasannya 5 bulan ini pengadaan kita 2,4 juta ton itu dalam negeri. Saya ulangi, pengadaan kita itu 2,4 juta ton dalam negeri selama 5 bulan. Dulunya itu hanya 1,2 juta selama 12 bulan. Artinya apa? Ini adalah kemajuan signifikan,” imbuh Amran.
Adapun serapan 2,4 juta ton ini setara dengan 80% target yang dipasang oleh Perum Bulog. Atas capaian ini, Amran juga menggelar syukuran di kediaman pribadinya dengan mengundang yatim piatu dan para penghafal Alquran.
“Kita syukuran kecil-kecilan bersama anak yatim piatu, bersama anak-anak kita yang hafal Alquran. Kita bersyukur, kita berdoa bersama semoga ke depan lebih baik daripada kemarin,” tutupnya.
(ily/fdl)
/data/photo/2024/03/21/65fc322b0be6f.png?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)



