Tag: Alwi

  • Alwi Farhan Siap Tempur di German Open 2025 Meski Sempat Alami Kendala

    Alwi Farhan Siap Tempur di German Open 2025 Meski Sempat Alami Kendala

    JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, siap bertarung di German Open 2025 yang akan berlangsung di Westenergie Sporthalle, Mulheim, Jerman, pada 25 Februari – 2 Maret 2025. Meski sempat mengalami kendala dalam persiapan, Alwi tetap optimistis dapat memberikan performa terbaiknya.

    Pebulu tangkis berusia 19 tahun ini mengakui sempat mengalami masalah pada engkel saat berlaga di Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025. Namun, ia memastikan bahwa kondisinya kini semakin membaik dan siap berlaga.

    “Sejauh ini saya sehat. Memang ada sedikit masalah di engkel, tapi saya berharap sebelum German Open semuanya sudah siap,” ujar Alwi di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, belum lama ini.

    Juara dunia junior 2023 itu mengungkapkan bahwa cedera engkel kanan mulai terasa saat ia tampil di semifinal BAMTC 2025. Meski begitu, dengan bantuan tim medis dan penggunaan pain killer, ia tetap mampu berkontribusi bagi tim Indonesia, terutama di partai final melawan China.

    “Saat semifinal BAMTC, saya mulai merasakan sedikit nyeri di engkel kanan. Bersyukur, proses pemulihan berjalan baik. Memang masih terasa saat final, tapi dengan bantuan pain killer, akhirnya bisa bermain tanpa terlalu terganggu,” jelasnya.

    German Open 2025 akan menjadi turnamen ketiga Alwi di ajang BWF World Tour musim ini setelah sebelumnya tampil di Super 500 Indonesia Masters (21-26 Januari), Super 300 Thailand Masters (28 Januari – 2 Februari), serta BAMTC 2025 (11-16 Februari). Berkat penampilan apiknya di BAMTC, peringkat dunia Alwi kini berhasil menembus 40 besar.

    “Saya banyak belajar dari Indonesia Masters dan Thailand Masters. Pengalaman dari dua turnamen itu menjadi modal utama dalam menghadapi situasi saat unggul, tertinggal, maupun saat berhadapan dengan pemain senior,” tambahnya.

    Berikut daftar wakil Indonesia yang akan berlaga di German Open 2025:

    Tunggal Putra:

    Alwi Farhan

    Yohanes Saut Marcellyno (Kualifikasi)

    Tunggal Putri:

    Komang Ayu Cahya Dewi

    Ganda Putri:

    Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose

    Ganda Campuran:

    Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja

    Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu

    Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil

    Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata

    Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah

    Dengan persiapan yang semakin matang, para wakil Indonesia diharapkan mampu tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di German Open 2025.

  • Bocah 10 Tahun Tertembak Senapan Angin di Padang Pariaman, Peluru Bersarang di Kepala – Halaman all

    Bocah 10 Tahun Tertembak Senapan Angin di Padang Pariaman, Peluru Bersarang di Kepala – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, PADANG PARIAMAN – GMR, bocah berusia 10 tahun tertembak peluru yang melesat dari senapan angin di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (14/2/2025).

    Korban tertembak di bagian kepala oleh temannya berinisial FPA (13) saat sedang bermain di Rumah Dinas Kepala Puskesmas Kampung Dalam.

    Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Rinto Alwi, mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan atas kejadian tersebut pada Jumat (14/2/2025).

    Berdasarkan keterangan dari para saksi saat kejadian korban dan temannya sedang bermain senapan angin.

    “Keduanya ini sedang bermain dan menggunakan senapan angin yang ada di rumahnya,” ujarnya, Sabtu (15/2/2025). 

    Senapan angin itu diketahui merupakan milik ayah FPA yang ada di rumahnya, digunakan atas ketidaktahuan pelaku.

    Pelaku diketahui melakukan penembakan saat orang tua perempuannya yang sedang membuka praktek, mendengar jeritan anak.

    Ketika dilihat orang tua pelaku, ternyata korban sudah berlumuran darah, darah keluar dari bagian kepalanya.

    Melihat kondisi itu korban langsung dibawa ke UGD Puskesmas Kampung Dalam untuk mendapat pertolongan pertama.

    “Sekarang korban sudah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” ujar Kasat.

    Kondisi terakhir korban peluru bersarang pada bagian kepalanya, sehingga peluru perlu dikeluarkan dengan tindakan lebih lanjut.

    Kejadian ini menurut Kasat akibat kelalaian dalam penggunaan senapan angin.

    Setelah kejadian ini Kasat mengaku akan melakukan pemeriksaan pada pelaku yang berstatus Anak Berhadapan Hukum (ABH) pekan depan.

    Sementara kepolisian sudah mengamankan barang bukti senapan angin sharf inova warna hitam dengan nomor batang A4315665.

    Penulis: Panji Rahmat

  • Makna Lirik Lagu Marhaban Ya Ramadhan – Hadad Alwi, Lagu Religi Populer di Bulan Puasa

    Makna Lirik Lagu Marhaban Ya Ramadhan – Hadad Alwi, Lagu Religi Populer di Bulan Puasa

    TRIBUNJATIM.COM – Inilah lirik lagu Marhaban Ya Ramadhan yang dipopulerkan Hadad Alwi. 

    Lagu ini pertama kali dirilis pada 2009 silam. 

    Lirik lagu Marhaban Ya Ramadhan menggambarkan kegembiraan menyambut bulan puasa.

    Dalam lagu ini, lirik ‘Marhaban ya syahro Ramadhan ya syahro syiam’ dinyanyikan berulang-ulang yang artinya selamat datang bulan Ramadan. 

    Menyambut Ramadan 1446 Hijriah/2025, berikut selengkapnya lirik lagu religi populer ini. 

    Yuk simak selengkapnya!

    Lirik lagu Marhaban Ya Ramadhan – Hadad Alwi

    MARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAMMARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAM

    MARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAMMARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAM

    SELAMAT DATANG RAMADHANBULAN PENUH AMPUNANSELAMAT DATANG RAMADHANBULAN PENUH GANJARAN

    MARI KITA MENYAMBUT DENGAN HATI GEMBIRAMARI KITA MENYAMBUT DENGAN HATI BAHAGIA

    MARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAMMARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAM

    ALLAH JADIKAN RAMADHAN BULAN PENUH BERKAHALLAH JADIKAN RAMADHAN BULAN PENUH RAHMAHPERBANYAKLAH IBADAH, JANGAN LUPA SEDEKAHPERBANYAKLAH TADARUS, JANGAN LUPA SHALAWAT

    MARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAMMARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAM

    SELAMAT DATANG BULAN YANG SIANG HARI MULIASELAMAT DATANG BULAN YANG MALAMNYA PUN MULIA

    NAFAS DAN TIDUR KITAPUN MENDAPAT PAHALADOSAPUN DIAMPUNI DOAPUN DITERIMA

    MARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAMMARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAM

    MARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAMMARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAM

    MARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAMMARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAMMARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAMMARHABAN YA SYAHRO RAMADHANYA SYAHRO SYIAM”

  • Cetak Sejarah, Indonesia ke Final BAMTC 2025 usai Tumbangkan Thailand 3-1

    Cetak Sejarah, Indonesia ke Final BAMTC 2025 usai Tumbangkan Thailand 3-1

    JAKARTA – Tim bulu tangkis Indonesia berhasil melangkah ke final Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025 setelah menumbangkan Thailand 3-1 pada semifinal di Conson Gymnasium, China, Sabtu, 15 Februari 2025.

    Menariknya, empat laga yang dimainkan semua berakhir dengan dua gim.

    Tim Merah-Putih gagal mengamankan poin pertama setelah ganda campuran Dejan Ferdiansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti takluk dua gim langsung melawan Supak Jomkoh/Sapsiree Taerattanachai, 13-21 dan 20-22.

    Indonesia kemudian bangkit di tiga gim setelahnya. Alwi Farhan yang turun di partai kedua mengawali comeback Merah-Putih.

    Dia berhasil menghajar Panitchaphon Teeraratsakul dua gim langsung, 21-13 dan 21-18.

    Tunggal Putri Kusuma Wardani melanjutkan perjalanan apik Alwi Farhan. Dia menuntaskan partai ketiga dengan permainan mudah dua gim melawan Busanan Ongbamrungphan, 21-10, dan 21-8.

    Tiket Indonesia ke final kemudian ditentukan oleh ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin.

    Lagi-lagi, Indonesia bisa memenangi laga dua gim langsung. Fikri/Daniel mengamankan tempat Indonesia di final usai menekuk Peeratchai SukphunPakkapon Teeraratsakul dengan skor 21-13 dan 21-16.

    Skor 3-1 itu membuat partai terakhir atau kelima ganda putri antara Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard tak perlu dimainkan.

    Berikutnya Indonesia akan menghadapi pemenang antara China vs Jepang yang baru akan dimainkan siang ini.

    Langkah Indonesia ke final BAMTC merupakan sejarah tersendiri. Sejak pertama kali dihelat pada 2017, Merah-Putih belum pernah menginjakkan kaki di partai puncak.

    Pada tiga edisi sebelumnya, perjalanan paling bagus Indonesia ialah mencapai semifinal yang terjadi pada 2019.

  • Susunan Pemain Indonesia Lawan Thailand di Semifinal BAMTC 2025

    Susunan Pemain Indonesia Lawan Thailand di Semifinal BAMTC 2025

    JAKARTA – Tim bulu tangkis Indonesia tidak merombak susunan pemain ketika melawan Thailand di semifinal Badminton Asia Mixed Team Championship (BAMTC) 2025.

    Bentrok antara Indonesia dan Thailand akan berlangsung di Conson Gymnasium, Qingdao, China, pada Sabtu, 15 Februari 2025. Laga dimulai pada pukul 09.30 waktu China atau pukul 08.30 WIB.

    Pemain-pemain yang masuk di dalam daftar untuk pertandingan itu sama persis dengan susunan yang diturunkan melawan China Taipei di perempat final pada Jumat, 14 Februari 2025.

    Sektor ganda campuran bakal menurunkan pasangan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Mereka akan bersua dengan pasangan Supak Jomkoh/Sapsiree Taerattanachai.

    Kemudian, di sektor tunggal putra ada nama juara dunia junior 2023 Alwi Farhan, yang akan turun berhadapan dengan Panitchapon Teeraratsakul. Ini merupakan laga ketiga Alwi di turnamen ini.

    Kepercayaan di sektor tunggal putri kembali diberikan lagi kepada Putri Kusuma Wardani. Pebulu tangkis berusia 22 tahun tersebut akan berjumpa dengan Busanan Ongbamrungphan.

    Ketiga wakil di atas sebelumnya menyumbang kemenangan untuk Indonesia saat bersua dengan China Taipei. Kemenangan mereka membuat partai ganda putri dan putra tidak dimainkan.

    Pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin yang tidak jadi bermain melawan China Taipei akan turun di partai keempat. Mereka akan ditantang oleh Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.

    Terakhir adalah pasangan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti di sektor ganda putri. Pasangan juara Thailand Master 2025 itu bakal bersua Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard.

    Lanny/Fadia punya catatan bagus melawan pasangan itu. Dalam satu-satunya bentrok kompetitif sebelumnya di semifinal Thailand Masters 2025, Lanny/Fadia menang dua gim langsung.

    Jadwal Semifinal BAMTC 2025

    08.30 WIB: Indonesia vs Thailand

    16.00 WIB: China vs Jepang

    Line-up Indonesia vs Thailand

    XD: Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Supak Jomkoh/Sapsiree Taerattanachai

    MS: Alwi Farhan vs Panitchapon Teeraratsakul

    WS: Putri Kusuma Wardani vs Busanan Ongbamrungphan

    MD: Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul

    WD: Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard

  • Atap Gedung SDN Jungcangcang 3 Pamekasan Ambruk

    Atap Gedung SDN Jungcangcang 3 Pamekasan Ambruk

    Pamekasan (beritajatim.com) – Salah satu atap gedung SD Negeri Jungcangcang 3 Pamekasan, ambruk dan mengagetkan warga sekitar maupun pengguna jalan di Jl Segera Pamekasan, Kamis (13/2/2025).

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13:00 WIB, ketika para siswa maupun guru sudah pulang dari sekolah, sehingga peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.

    “Gedung (SD Negeri Jungcangcang 3) yang ambruk memang sudah tidak dipakai, karena kerusakannya cukup parah seiring dengan usia bangunan yang relatif sudah lama,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Mohammad Alwi.

    Selain itu pihaknya menyampaikan jika gedung tersebut memang direncakan dibongkar karena kondisi bangunan yang sudah lama. “Rencana awal, atap gedung sekolah itu memang mau diturunkan, tapi sudah keburu ambruk,” ungkapnya.

    “Sejauh ini memang ada beberapa skolah yang kondisi bangunan sudah memprihatinkan, bahkan beberapa di antaranya sudah mengajukan perbaikan dengan pengajuan anggaran ke Timgar Pemda (Pemerintah Daerah) Pamekasan,” sambung Alwi.

    Hanya saja pengajuan tersebut belum terealisasi seiring dengan keterbatasan anggaran keuangan. “Karena anggaran keuangan Pemda tidak memadai, kami hanya bisa mengimbau kepala sekolah agar tidak menempati gedung sekolah yang kondisinya sudah rusak parah,” jelasnya.

    “Sehingga untuk kegiatan belajar mengajar dialihkan ke gedung lain yang layak ditempati untuk proses belajar mengajar, apalagi saat ini musim hujan dan angin kencang yang sangat beresiko terhadap bangunan yang sudah tidak layak,” pungkasnya. [pin/kun]

  • Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP Bukti Ketidakpastian Hukum di Indonesia

    Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP Bukti Ketidakpastian Hukum di Indonesia

    loading…

    Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP dinilai sebagai bukti ketidakpastian hukum di Indonesia. Foto/istimewa

    JAKARTA – Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP dinilai sebagai bukti ketidakpastian hukum di Indonesia. Hal itu dikhawatirkan membuat penegakan hukum semakin kacau.

    “Kasus pagar laut Tangerang dan kasus timah adalah dua contoh ketidakpastian hukum yang disebabkan oleh kewenangan berlebih jaksa,” kata Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi, Kamis (13/2/2025).

    Haidar menjelaskan, kasus pagar laut Tangerang setidaknya ditangani oleh tiga lembaga penegak hukum. Mulai dari Polri, KPK, hingga Kejaksaan. Polri mengusut dugaan pidana umumnya, sedangkan KPK dan Kejaksaan sama-sama mengusut dugaan pidana korupsinya.

    “Antara KPK dan Kejaksaan dua lembaga penegak hukum menangani satu kasus korupsi jelas tidak efisien dan menyebabkan ketidakpastian hukum,” ucapnya.

    Untuk menghindari hal-hal seperti itulah mengapa KUHAP yang berlaku saat ini mengatur pemisahan fungsi kewenangan lembaga penegak hukum. Polri dan PPNS sebagai penyidik, jaksa sebagai penuntut umum dan hakim sebagai pengadil.

    Sedangkan KPK sebagai lembaga ad-hoc yang diberi tugas khusus dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dengan gabungan fungsi penyidikan sekaligus penuntutan.

    “Namun kewenangan jaksa sebagai penyidik tindak pidana tertentu dalam UU Kejaksaan telah mengganggu keteraturan penegakan hukum tersebut. Padahal tindak pidana tertentu bukan hanya korupsi. Kini jaksa terkesan lebih daripada KPK hingga menutupi fungsi utamanya sebagai penuntut umum,” jelasnya.

    Selain itu, ketidakpastian hukum akibat kewenangan berlebih jaksa juga tercermin dari kasus timah. Kasus timah disebut-sebut sebagai kasus korupsi terbesar di Indonesia bertolak-belakang dengan vonis hakim.

  • Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP: 2 Contoh Kasus Ketidakpastian Hukum Akibat Kewenangan Berlebih Jaksa – Halaman all

    Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP: 2 Contoh Kasus Ketidakpastian Hukum Akibat Kewenangan Berlebih Jaksa – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi, mengungkapkan contoh ketidakpastian hukum yang disebabkan oleh kewenangan berlebih jaksa atas nama asas dominus litis yang berpotensi dilegalisasi melalui revisi UU Kejaksaan dan KUHAP.

    “Kasus pagar laut Tangerang dan kasus timah adalah dua contoh ketidakpastian hukum yang disebabkan oleh kewenangan berlebih jaksa,” kata R Haidar Alwi, Rabu (12/2/2025).

    Ia menjelaskan, kasus pagar laut Tangerang setidaknya ditangani oleh tiga lembaga penegak hukum, yaitu Polri, KPK, dan Kejaksaan.

    Polri mengusut dugaan pidana umum, sedangkan KPK dan Kejaksaan sama-sama mengusut dugaan pidana korupsinya.

    “Antara KPK dan Kejaksaan yang menangani satu kasus korupsi jelas tidak efisien dan menyebabkan ketidakpastian hukum,” tutur R Haidar Alwi.

    Untuk menghindari hal-hal seperti itulah, KUHAP yang berlaku saat ini mengatur pemisahan fungsi kewenangan lembaga penegak hukum. Polri dan PPNS sebagai penyidik, jaksa sebagai penuntut umum, dan hakim sebagai pengadil.

    Sementara itu, KPK sebagai lembaga ad-hoc yang diberi tugas khusus dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dengan gabungan fungsi penyidikan sekaligus penuntutan.

    “Namun kewenangan jaksa sebagai penyidik tindak pidana tertentu dalam UU Kejaksaan telah mengganggu keteraturan penegakan hukum tersebut. Padahal tindak pidana tertentu bukan hanya korupsi. Kini jaksa terkesan lebih mirip KPK daripada KPK, hingga menutupi fungsi utamanya sebagai penuntut umum,” jelas R Haidar Alwi.

    Selain itu, ketidakpastian hukum akibat kewenangan berlebih jaksa juga tercermin dari kasus timah. Gembar-gembor kasus timah sebagai kasus korupsi terbesar di Indonesia bertolak-belakang dengan vonis hakim.

    “Dampaknya bukan hanya merugikan pelaku dan keluarga karena terlanjur mendapatkan predikat koruptor terbesar, tapi juga merugikan hakim karena dicap pro koruptor. Padahal itu terjadi karena kegagalan jaksa membuktikan tuntutan dan dakwaannya di pengadilan,” ujar R Haidar Alwi.

    Awalnya Kejaksaan Agung mengumumkan kerugian negara sebesar Rp271 triliun. Kemudian diralat menjadi Rp300 triliun. Angka itu diperoleh Kejaksaan Agung dari hasil audit BPKP dan perhitungan ahli.

    Sebanyak Rp271 triliun di antaranya diklaim sebagai kerugian ekologis. Sisanya Rp29 triliun sebagai kerugian keuangan. Namun, berdasarkan vonis hakim soal uang penggantinya, uang korupsi kasus timah yang diterima 17 terdakwa tidak sampai Rp15 triliun. Artinya, terdapat selisih sekitar Rp285 triliun dari dakwaan Jaksa.

    “Harusnya kan audit kerugian negara itu dihitung dan diumumkan oleh BPK, bukan BPKP. Lalu, dilampirkan sebagai alat bukti. Tapi ini tidak. Alias Goib. Korupsi itu kerugian negaranya harus actual loss (nyata), bukan potential loss (perkiraan),” papar R Haidar Alwi.

    Menurutnya, hal itu terjadi karena jaksa bertindak sebelum jelas dan nyata kerugian negara berdasarkan hasil audit BPK. Jaksa lidik sendiri, sidik sendiri, tentukan auditor sendiri ternyata keliru dan mereka tuntut sendiri.

    Berbeda jika lidik dan sidik dilakukan kepolisian, karena jaksa dapat mengoreksinya. Atau jika sidik, lidik, dan tuntut dilakukan oleh KPK, karena penyidiknya terdiri dari gabungan polisi, jaksa, dan PPNS.

    “Jadi, kewenangan berlebih jaksa telah terbukti mengabaikan checks and balances, menimbulkan ketidakpastian hukum, menyebabkan kegaduhan, dan caruk-maruk penegakan hukum,” sambung R Haidar Alwi.

    Kalau kewenangan berlebih jaksa atas nama asas dominus litis pada akhirnya dilegalisasi melalui Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP, dirinya khawatir akan terjadi kekacauan hukum yang lebih kusut lagi.

    “Sudah semrawut masih mau diawut-awut jadinya makin kusut. Dan ini tidak sesuai dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto mengenai transformasi hukum,” tutup R Haidar Alwi.

     

  • Indonesia Hajar Hong Kong 5-0

    Indonesia Hajar Hong Kong 5-0

    JAKARTA – Indonesia berhasil menang telak 5-0 atas Hong Kong dalam pertandingan pertama penyisihan Grup B Badminton Asia Mixed Team Championship (BAMTC) 2025.

    Kemenangan besar tersebut ditutup oleh Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin yang mengalahkan Law Cheuk Him/Yeung Shing Choi tiga gim 21-19, 21-23, dan 21-8 pada Selasa, 11 Februari 2025.

    “Pertama mengucapkan syukur alhamdulillah hari ini tim Indonesia menang dan semua diberikan kelancaran,” ujar Fikri dalam keterangan resmi yang diterima dari Humas PBSI.

    Indonesia mempersiapkan pertandingan ini dengan catatan mengantisipasi pemain senior Hong Kong, Tang Chun Man. Dia diperkirakan akan bermain rangkap di ganda campuran dan putra.

    Prediksi tersebut ternyata meleset. Sang pemain malah tidak diturunkan oleh Hong Kong dalam skuad mereka hari ini.

    “Cukup kaget dengan line-up yang diturunkan lawan. Kami sudah menonton dan mempelajari permainan Tang Chun Man sebenarnya, tetapi yang diturunkan berbeda,” ujar Fikri.

    Empat kemenangan sebelum Fikri/Daniel berurut-turut diamankan oleh Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati, Putri Kusuma Wardani, Alwi Farhan, dan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

    Indonesia memiliki jeda satu hari sebelum bersua dengan Malaysia pada Kamis, 13 Februari 2025. Itu merupakan bentrok kedua antara kedua negara di ajang ini.

    Sebelumnya, Indonesia dan Malaysia pernah bertemu di babak grup edisi pertama 2017. Ketika itu, Indonesia menang 3-2 dan lolos ke babak gugur dengan status juara grup.

  • Motor Listrik Mau Dijual Lagi, Bagaimana Harga dan Pasarannya?

    Motor Listrik Mau Dijual Lagi, Bagaimana Harga dan Pasarannya?

    Jakarta

    Salah satu pertimbangan dalam membeli kendaraan adalah harga purna jual alias harga ketika kendaraan tersebut dijual kembali dengan status bekas. Begitu juga dengan motor listrik, harga purna jual sering dipertanyakan konsumen.

    Sebenarnya laku nggak sih jika motor listrik dijual kembali? Ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi penjualan motor listrik bekas, antara lain merek dan kondisi motor listrik, serta ketersediaan dealer motor listrik bekas.

    Faktor Pengaruh Penjualan Motor Listrik Bekas

    Berdasarkan penjelasan Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) yang dikutip detikoto, berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi penjualan motor listrik bekas.

    1. Merek Motor Listrik Bekas

    Hal pertama yang bisa mempengaruhi penjualan motor listrik bekas adalah merek dan modelnya. Abdullah Alwi selaku Sekretaris AISMOLI menjelaskan ada tipe low-end dan high-end.

    “Jadi kembali lagi ke motornya, ada motor yang low end dan high end. Kalau yang high end, orang pasti mau beli, apalagi kalau aftersales-nya masih bagus. Orang kan yang penting aftersales-nya terjamin, sparepart-nya terjamin, orang beli seken pun mau, yang penting bisa dibenerin,” kata Alwi kepada detikOto beberapa waktu lalu.

    2. Kondisi Motor Listrik Bekas

    Kondisi mesin dan bodi motor listrik bekas tentunya berdampak pada harga serta pasaran kendaraan. Mesin dan bodi motor yang masih baik tentu akan diminati serta memberi harga lebih mahal.

    “Kalau kualitas motornya bagus dan ada layanan purnajualnya, pasti harga second-nya masih terjamin lah. Terlepas jatuh atau nggaknya tergantung hukum ekonomi lah,” ujar alwi.

    3. Baterai Motor Listrik Bekas

    Baterai merupakan komponen penting pada motor listrik. Semakin lama dipakai, tentu kualitas baterai motor listrik semakin menurun. Hal ini menjadi risiko konsumen jika membeli motor listrik bekas.

    Namun perlu dicatat bahwa pergantian meterai motor listrik tidak membutuhkan biaya besar untuk melakukan penggantian baterai. Beberapa motor listrik menggunakan sistem swap baterai.

    4. Ketersediaan Dealer Motor Listrik Bekas

    Yang terakhir adalah faktor ketersediaan dealer motor listrik bekas. Tidak dipungkiri keberadaan dealer motor listrik memang belum banyak, namun jumlahnya terus bertambah.

    Menurut Alwi, jumlah dealer motor listrik bekas yang minim ini termasuk wajar, mengingat populasi motor listrik yang masih sedikit. Bahkan jika dibandingkan dengan motor konvensional, perbandingannya sangat jauh.

    “Motor bensin ada 130 juta unit, beda jauh dari motor listrik (yang hanya 75 ribu unit). Kalau dicari di marketplace ada, orang jual perorangan juga ada. Tapi kalau kita ngomongin yang baru 75 ribu itu ya tertutup sama jumlah motor bensin lah,” ungkapnya.

    Alwi juga menyebut saat ini motor listrik masih dianggap baru, sehingga masih sedikit pengguna yang berniat menjualnya. Seiring waktu, dia yakin jual beli motor listrik bekas akan semakin ramai.

    “Jadi, orang biasanya jual-beli motor listrik secara personal. Lagipula masih baru lah, anggap aja baru 2020 populernya. Jadi masih pada senang (pakai motor listrik),” katanya.

    Demikian gambaran mengenai pasar motor listrik bekas yang cenderung masih sepi peminat. Seiring populasinya yang semakin tinggi, tentu pasar motor listrik bekas juga semakin luas dengan harga makin baik. Tentunya jika didukung layanan purna jual memadai bagi motor listrik.

    (bai/row)