Tag: Alex Marquez

  • Panas-panasan, Pebalap MotoGP Sapa Penggemar MotoGP Mandalika 2025

    Panas-panasan, Pebalap MotoGP Sapa Penggemar MotoGP Mandalika 2025

    Lombok Tengah

    Cuaca terik tidak mengurangi antusiasme ribuan penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Di bawah sengatan sinar matahari, mereka setia memadati area Hero Walk di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (5/10/2025) demi menunggu pebalap favorit masing-masing.

    Agenda Hero Walk MotoGP Mandalika 2025 diselenggarakan pada Minggu (5/10/2025) pukul 11.29 WITA. Hero Walk merupakan sebuah ruang untuk interaksi para pebalap MotoGP dengan penggemarnya.

    Para pebalap MotoGP sapa penggemar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (5/10/2025) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Para pebalap MotoGP menggunakan kendaraan bak terbuka dari paddock menuju area Hero Walk. Pantauan detikOto ada beberapa rider yang mengikuti agenda ini, seperti Fermin Aldeguer, Alex Marquez, Raul Fernandez, Joan Mir, Johann Zarco, Pedro Acosta, dan Brad Binder.

    Juga ada Miguel Oliveira, Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, Marc Marquez, Alex Rins, Luca Marini, Enea Bastianini, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, Jack Miller, termasuk Fabio Quartararo.

    Menariknya, begitu turun dari kendaraan bak terbuka, Quartararo langsung menuju ke lokasi parkiran motor dan mengambil kemudian mengendarai motor Yamaha Nmax. Quartararo langsung kembali ke paddock, sepertinya karena tidak tahan dengan cuaca panas yang menyentuh 31 derajat Celcius.

    Para pebalap MotoGP sapa penggemar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (5/10/2025) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Momen Hero Walk sendiri menjadi kesempatan langka bagi penonton untuk melihat lebih dekat para bintang MotoGP tanpa deru mesin dan kebisingan lintasan. Para pebalap berjalan di depan area Hero Walk, berinteraksi dengan fans, menandatangani atribut, hingga berfoto dari kejauhan.

    Sesi Hero Walk memang menjadi bagian dari tradisi MotoGP untuk menghadirkan kedekatan antara pebalap dan penggemar di setiap seri. Di Mandalika, momen ini terasa istimewa karena atmosfernya begitu hidup dan penuh semangat khas Indonesia. Apalagi suporter Indonesia dikenal antusiasmenya oleh para pebalap MotoGP.

    (lua/riar)

  • Fermin Ngacir Terdepan, Marc Marquez Out

    Fermin Ngacir Terdepan, Marc Marquez Out

    Jakarta

    Fermin Aldeguer menjadi pebalap tercepat dalam balapan utama MotoGP Mandalika 2025. Rider Gresini itu mengungguli Pedro Acosta sebagai runner up dan Alex Marquez mengisi pos ketiga.

    Tiga pebalap terdepan yang memulai start di Sirkuit Mandalika, Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB); Marco Bezzecchi, Fermin Aldeguer, dan Raul Fernandez.

    Begitu lampu start dimulai, Pedro Acosta langsung memimpin, dia diikuti Luca Marini dan Fermin Aldeguer.

    Aldeguer melakukan manuver perlawanan saat melawan Marini di tikungan 12 untuk merebut posisi kedua. Rider muda ini terlihat sangat mengincar kemenangan.

    Petaka datang bagi Marc Marquez. Bezzecchi mencoba menyalip Marquez di Tikungan 7 dan malah menabrak motor Ducati.

    Marquez terjatuh keluar dari lintasan. Dia sempat bergulingan. Dia terlihat memegang bahu kanannya.

    Lima lap sudah berlalu. Acosta masih memimpin di depan Aldeguer. Marini berada di posisi ketiga, diikuti oleh Fernandez, Rins, Quartararo, Binder, Miller, dan Oliveira.

    Masuk lap ketujuh, Aldeguer memimpin balapan. Dia menyalip Acosta pada lap kesepuluh.

    Terjadi kontak antara Fernandez dan Marini di tikungan terakhir, yang memberi kesempatan Alex Rins naik ke posisi ketiga! Marini melebar di tikungan 1 dan kini turun ke posisi kedelapan. Alex Márquez berada di posisi keempat, di depan Fernandez.

    Empat lap tersisa, Brad Binder dan Raul Fernandez menyalip Alex Rins. Walhasil pebalap pabrikan Yamah merosot ke posisi enam.

    Aldeguer memimpin balapan dengan jarak 6,3 detik dari pembalap di belakangnya – selisih yang cukup besar. Pebalap berusia 20 tahun itu adem ayem tanpa perlawanan di depan.

    Saat memasuki lap ke-21, Aldeguer unggul jauh, sekitar 8 detik dari pebalap di belakangnya.

    Alex Marquez perlahan tapi pasti, dia naik ke posisi tiga. Rider Gresini Ducati itu berhasil menyalip Rins saat keluar dari tikungan terakhir.

    Fermin Aldeguer menjadi pemenang balapan MotoGP! Ia mendominasi Grand Prix Indonesia yang dramatis untuk meraih kemenangan perdana sebagai pebalap rookie (debutan).

    Pedro Acosta finis di posisi kedua setelah pertarungan sengit, sementara Alex Marquez melengkapi podium di posisi ketiga.

    Binder finis keempat, disusul oleh Marini, Fernandez, Quartararo, Morbidelli, Di Giannantonio, Rins, Oliveira, Zarco, Chantra, dan Miller.

    (riar/lua)

  • Bukan Motor Sport Fairing, Ini Tunggangan Harian Alex Marquez

    Bukan Motor Sport Fairing, Ini Tunggangan Harian Alex Marquez

    Jakarta

    Alex Marquez menjadi salah satu pebalap MotoGP yang bersinar musim ini. Rider Gresini Racing itu berpeluang besar mengunci posisi runner-up MotoGP 2025. Jika di arena balap adik Marc Marquez itu menggunakan motor sport fairing Ducati Desmosedici, maka untuk kendaraan harian Alex lebih memilih motor sport yang nyaman.

    “Di luar trek, saya mempunyai motor lain untuk latihan. Di jalan raya saya menggunakan Ducati Scrambler, motor bagus yang bisa menembus lalu lintas di Madrid (Spanyol), yang macet seperti Jakarta. Dengan motor anda bisa menembus kemacetan itu,” ungkap Alex dalam acar Meet & Greet di Jakarta, Rabu (1/10/2025).

    Ducati Scrambler Foto: Dok. Ducati

    Ducati Scrambler memang menjadi motor sport yang nyaman digunakan buat aktivitas harian. Soalnya motor ini menggunakan setang lebar yang posisinya tinggi, sehingga membuat posisi berkendara alias riding position menjadi rileks.

    Ducati Scrambler terbaru mengusung mesin L-Twin, Desmodromic distribution, 2 valves per cylinder, 803 cc, dengan diameter 88 mm dan langkah 66 mm. Mesin ini memiliki tenaga 73 dk (53,6 kW) pada 8.250 rpm dan torsi 48.1 lb-ft (65,2 Nm) pada 7.000 rpm. Tenaga tersebut disalurkan menggunakan sistem transmisi manual 6 percepatan.

    Untuk fiturnya, motor ini dilengkapi panel 4,3 inci TFT color display, ride by wire, full LED lighting system, LED turn indicators, USB socket under the seat, variable section flat handlebar, Ducati Performance LED turn indicatos, sporty front mudguard, side number plates, sporty tail, dedicated seat, dedicated livery, Multimedia System, hingga Ducati Quick Shift.

    Alex sendiri mengaku cukup senang dengan antusiasme penonton MotoGP di Indonesia. Pebalap berusia 29 tahun itu menilai Indonesia mempunyai potensi besar dalam dunia balap MotoGP. Dengan basis penggemar yang begitu banyak, Alex bahkan berharap jumlah seri MotoGP di Tanah Air bisa bertambah di masa mendatang.

    “Sangat menyenangkan bisa merasakan lagi atmosfer MotoGP di Indonesia yang diciptakan oleh para penggemar di (Sirkuit Mandalika) Lombok. Saya akan mencoba menikmati akhir pekan ini di sana,” bilang Alex.

    “Saya pikir lebih dari perlu untuk mengadakan setidaknya satu acara (balap MotoGP) di Indonesia, semoga ini bisa menjadi dua atau bahkan tiga di masa depan. Karena saya pikir ini pasar yang sangat besar bagi MotoGP dan bagi para pebalapnya,” terang Alex.

    (lua/lth)

  • Pertamina Enduro VR46 Targetkan Finis Lima Besar di MotoGP 2025

    Pertamina Enduro VR46 Targetkan Finis Lima Besar di MotoGP 2025

    Lombok Tengah

    Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team menargetkan bisa masuk posisi lima besar di klasemen akhir MotoGP 2025. Target itu cukup realistis mengingat salah satu pebalap mereka, Franco Morbidelli, saat ini menempati urutan kelima klasemen sementara MotoGP 2025 dengan raihan 196 poin.

    “Bagi kami, ini akhir pekan yang sangat penting. Karena ini adalah GP kandang kami, jadi sangat penting bagi kami untuk berusaha meraih hasil yang sangat baik. Di latihan pertama tak terlalu buruk. Tapi di sini selalu sangat sulit karena di sini cuacanya sangat panas. Tapi bagaimanapun, kami kurang lebih berada di jalur yang tepat buat meraih hasil terbaik,” ungkap Manajer VR46 Racing Team Pablo Nieto kepada wartawan di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025).

    Pablo menambahkan, saat ini posisi pertama sudah dipastikan, dan kemungkinan besar posisi runner-up juga sudah dikunci Alex Marquez. Sementara posisi ketiga dan empat selisih poinnya terlalu lebar. Maka target realistisnya adalah posisi lima besar.

    “Marquez telah menjadi juara musim ini dan dia menang di Jepang. Bagaimanapun, kami berjuang untuk posisi lima besar. Jadi, penting bagi kami berusaha meraih hasil yang terbaik. Kami akan fokus pada balapan akhir pekan ini,” sambung Pablo.

    “Sangat penting bagi kami untuk meraih akhir pekan yang baik. Karena pada akhirnya ini sangat penting bagi kami, bagi Pertamina, dan bagi semua penggemar dari Indonesia. Jadi, kami fokus pada akhir pekan ini untuk mencoba menyelesaikan pekerjaan dengan cara dan hasil yang baik,” bilangnya lagi.

    Selain Morbidelli, Fabio Di Giannantonio juga sedang dalam tren yang positif. Pebalap Italia itu menghuni posisi ketujuh klasemen sementara MotoGP 2025 dengan 182 poin.

    (lua/dry)

  • Bezzecchi Terdepan, Marc Marquez ke-11

    Bezzecchi Terdepan, Marc Marquez ke-11

    Jakarta

    Hasil practice MotoGP Mandalika 2025 sudah diketahui. Marco Bezzecchi menjadi pebalap terdepan dengan torehan waktu 1 menit 29,240 detik!

    Para pebalap melakoni sesi practice di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025) pukul 14.00 – 15.00 WIB.

    Dalam sesi tersebut, Marco Bezzecchi melesat jadi yang terdepan. Rider Aprilia ini menorehkan waktu 1 menit 29,240 detik.

    Bezzecchi unggul dari Fermin Aldeguer yang menempati urutan kedua. Fermin hanya selisih 0,4 detik, jaraknya lumayan tipis!

    Pedro Acosta sebagai pebalap KTM menguntit ketiga. Beberapa pebalap yang tembus 10 besar antara lain: Luca Marini, Raul Fernandez, Joan Mir (Honda), Fabio Quartararo, Alex Rins, Miguel Oliveira, dan Alex Marquez.

    Artinya dari posisi 10 besar itu hanya ada dua rider Ducati. Marc Marquez yang biasanya tak pernah absen di posisi 10 besar saat Practice, justru untuk pertama kalinya tak bisa menembus catatan waktu 10 besar tercepat. Itu artinya, dia tidak lolos langsung ke Q2 (kualifikasi 2).

    Marquez juga terjatuh dua kali dalam sesi practice kali ini. Hal ini menambah daftar rentetan kesialan yang dialami Marc Marquez di Sirkuit Mandalika, yang belum pernah finis sama sekali.

    Putaran tercepat Francesco Bagnaia lebih jauh lagi. Dia menempati urutan ke-17 dengan torehan waktu 1 menit 30,496 detik. Walhasil Bagnaia akan bertarung dengan Marquez untuk berebut posisi terbaik di Q1. Latihan bebas kedua dan kualifikasi tiga kelas ini akan digelar Sabtu, bersama sprint race MotoGP.

    Berikut ini hasil practice MotoGP Mandalika 2025:

    1. Marco Bezzecchi: 1 menit 29,240 detik
    2. Fermin Aldeguer: +0,408 detik
    3. Pedro Acosta: +0,424 detik
    4. Luca Marini: +0,490 detik
    5. Raul Fernandez: +0,493 detik
    6. Joan Mir: +0,528 detik
    7. Fabio Quartararo: +0,597 detik
    8. Alex Rins: +0,628 detik
    9. Miguel Oliveira: +0,690 detik
    10. Alex Marquez: +0,745 detik
    11. Marc Marquez: +0,813 detik
    12. Franco Morbidelli: +0,868 detik
    13. Brad Binder: +0,916 detik
    14. Johann Zarco: +0,990 detik
    15. Enea Bastianini: +1,145 detik
    16. Jack Miller: +1,165 detik
    17. Francesco Bagnaia: +1,256 detik
    18. Fabio Di Giannantonio: +1,256 detik
    19. Maverick Vinales: +1,289 detik
    20. Somkiat Chantra: +2,194 detik

    (riar/dry)

  • Free Practice 1 MotoGP Mandalika 2025: Luca Marini Tercepat

    Free Practice 1 MotoGP Mandalika 2025: Luca Marini Tercepat

    Jakarta

    Luca Marini menjadi pebalap tercepat dalam sesi free practice (FP) pertama di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/10/2025). Ini awal yang bagus bagi pebalap Honda tersebut.

    Rangkaian MotoGP Mandalika sudah dimulai. Para pebalap memanaskan aspal sedari pukul 09.45 hingga 10.30 WIB. Rider dan tim mencari setelan awal motor yang tepat lewat agenda FP 1.

    Luca Marini menjadi pebalap yang tercepat. Adik tiri Valentino Rossi itu mencatatkan putaran waktu terbaik 1 menit 30,809 detik. Marini menggunakan ban medium depan dan belakang.

    Pedro Acosta menempati posisi dua. Rider KTM itu memasang ban dengan komposisi yang sama dengan Luca Marini dengan selisih waktu 0,136 detik.

    Marco Bezzecchi melengkapi tiga besar. Dia mencatatkan waktu terbaik 0,237 detik lebih lama dari Marini.

    Alex Rins, rider Monstar Yamaha itu berada di posisi empat. Sementara itu, juara dunia 2025, Marc Marquez berada di tempat kelima.

    Melihat data waktu tercepat pada 2024, pole position dipegang oleh Jorge Martin dengan torehan 1 menit 29,088 detik.

    Ini baru permulaan rangkaian MotoGP Mandalika 2025. Pada siang hari nanti, para pebalap akan menjalani sesi latihan resmi. Catatan waktu dari sesi ini akan menjadi acuan untuk menentukan siapa yang berhak langsung lolos ke kualifikasi Q2, serta siapa yang harus lebih dulu melalui Q1 pada hari berikutnya.

    Hasil FP1 MotoGP Mandalika 2025:

    1. Luca Marini: 1 menit 30,809 detik
    2. Pedro Acosta: +0,136 detik
    3. Marco Bezzecchi: +0,237 detik
    4. Alex Rins: +0,426 detik
    5. Marc Marquez: +0,462 detik
    6. Jack Miller: +0,499 detik
    7. Fabio Quartararo: +0,533 detik
    8. Fabio Di Giannantonio: +0,607 detik
    9. Joan Mir: +0,643 detik
    10. Alex Marquez: +0,678 detik
    11. Raul Fernandez: +0,718 detik
    12. Franco Morbidelli: +0,809 detik
    13. Johann Zarco: +0,811 detik
    14. Brad Binder: +0,897 detik
    15. Maverick Vinales: +0,931 detik
    16. Fermin Aldeguer: +1,001 detik
    17. Francesco Bagnaia: +1,091 detik
    18. Enea Bastianini: +1,304 detik
    19. Miguel Oliveira: +1,416 detik
    20. Somkiat Chantra: +1,422 detik

    (riar/din)

  • Pebalap Gunung Kidul Lagi Dipantau Mantan Tim MotoGP Marc Marquez

    Pebalap Gunung Kidul Lagi Dipantau Mantan Tim MotoGP Marc Marquez

    Jakarta

    Tim MotoGP yang pernah dibela Marc Marquez, Ducati Gresini Racing, mengaku sedang memantau pebalap kelahiran Wonosari, Gunung Kidul, yakni Veda Ega Pratama. Menurut mereka, rider muda tersebut sangat kuat dan potensinal.

    Veda Pratama turun di Red Bull MotoGP Rookies Cup tahun ini. Dia tampil bagus dengan finis kedua di klasemen akhir dan mengoleksi 181 poin.

    Dalam 14 balapan pada tujuh seri, Veda Pratama mampu menang tiga kali. Pebalap berusia 16 tahun itu juga mampu mendapat sekali podium ketiga dan dua kali podium kedua.

    Gresini Racing dalam acara meet and great di Jakarta. Foto: dok.detikcom/Lucas Aditya

    Kondisi itu yang akhirnya membuat Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini terpikat. Bukan mustahil, di kemudian hari, mereka merekrut pebalap kebanggaan Indonesia tersebut.

    “Dalam kejuaraan ini Anda melakukan pekerjaan di region ini untuk memandu dan mengembangkan rider Asia. Di Asian Talent Cup, Anda tahu ada banyak balapan, sponsor mungkin penting untuk rider Asia,” kata Carlo di Jakarta, dikutip dari detikSport, Kamis (2/10).

    “Saya sedang mengamati para rider, ada rider Indonesia yang sangat kuat. Dia membalap di Red Bull Rookie Cup, dia Veda Pratama. Ya, olahraga kita memang membutuhkan rider Asia,” kata dia menambahkan.

    Sebagai catatan, Gresini Racing saat ini dibela dua pebalap gacoan asal Spanyol, yakni Alex Marquez dan Fermin Aldeguer. Musim lalu, sebelum hijrah ke tim pabrikan Ducati, Marc Marquez sempat semusim membela tim bernuansa abu-abu tersebut.

    Sebagai tim satelit, Gresini Racing sangat kental nuansa Indonesia. Karuan saja, tim tersebut dipenuhi sponsor dari dalam negeri.

    (sfn/din)

  • Dapat Posisi Runner Up Sudah Seperti Juara

    Dapat Posisi Runner Up Sudah Seperti Juara

    Jakarta

    Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini, sudah merasa cukup puas jika musim ini pebalapnya menjadi runner-up MotoGP 2025. Soalnya, Marc Marquez yang baru saja mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 terlalu sempurna dan sulit dikalahkan pebalap manapun.

    “Saat ini kami berada di posisi kedua dalam klasemen pebalap dan tim, tepat di belakang Marc. Kami bisa bilang bahwa kami sudah mendapatkan emas (gelar juara). Jadi, ini sudah seperti gelar juara tahun ini. Ya, karena Marc adalah Marc, dan siapa pun yang berada di posisi kedua sudah merupakan pencapaian besar,” ungkap Carlo dalam acara Meet & Greet dengan Alex Marquez bersama Aspira di Jakarta (30/9/2025).

    Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini (kanan) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Saat ini pebalap Gresini Racing Alex Marquez yang notabene adik kandung Marc Marquez, sedang nyaman di posisi kedua dengan torehan sementara 340 poin. Alex berselisih 66 poin dari Francesco Bagnaia di posisi ketiga yang mengemas 274 poin. Dengan lima seri tersisa, Alex berpeluang mempertahankan posisi runner-up jika bisa selalu finis di rombongan depan.

    Carlo menambahkan, jika timnya bisa mengakhiri musim di tiga besar, itu sudah hasil terbaik yang didapatkan. Soalnya, MotoGP adalah ajang balapan yang sangat kompetitif.

    “Jadi, apakah kami finis pertama, kedua, ketiga, itu tidak terlalu penting. Selama Anda berdiri di posisi teratas kelas MotoGP, yang seperti yang Anda tahu, merupakan arena yang sangat kompetitif, itu sudah merupakan pencapaian yang baik bagi tim, bagi para pebalap, dan bagi para sponsor kami. Dan sekali lagi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Aspira karena telah berbagi tantangan dengan tim Gresini,” ungkap Carlo.

    (lua/dry)

  • Jadi Sponsor Tim MotoGP, Apa Untungnya Buat Merek-merek Indonesia?

    Jadi Sponsor Tim MotoGP, Apa Untungnya Buat Merek-merek Indonesia?

    Jakarta

    Brand-brand asal Indonesia ramai menjadi sponsor di tim balap MotoGP. Contohnya seperti perusahaan suku cadang motor PT Astra Otoparts yang sudah menjadi sponsor tim Gresini Racing melalui brand Aspira sejak tahun 2013. Seperti apa keuntungan yang didapat dari kerja sama itu?

    Wakil Presiden Direktur PT Astra Otoparts Yusak Kristian Solaeman mengatakan, kerja sama dengan tim MotoGP terbukti memberi keuntungan bagi perusahaan berupa brand awareness yang semakin meningkat. Singkatnya, brand Aspira semakin dikenal di dunia ketika menjadi sponsor tim MotoGP.

    Aspira memperpanjang kontrak kerja sama dengan Gresini Racing hingga 2027 Foto: dok.Istimewa/Gresini Racing

    “Sampai hari ini kita bisa bilang bahwa brand awareness Aspira itu terus meningkat. Tak hanya di domestik, tetapi juga di market internasional. Terbukti dari beberapa negara tujuan ekspor yang juga tetap bertumbuh dan jumlah negara tujuan ekspor bertambah,” kata Yusak kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

    “Kami berharap kerja sama dengan Gresini, karena MotoGP juga skalanya adalah global, jadi tidak hanya domestik, tetapi global. Kami berharap ini juga akan terus membuat brand awareness Aspira meningkat, sehingga itu juga akan baik untuk keberadaan atau kehadiran Aspira di negara-negara lain,” sambung Yusak.

    Sebagai informasi, kerja sama Aspira dan Gresini telah terjalin sejak lama, bahkan saat Gresini masih membalap di ajang Moto2. “Kerja sama kami terjalin sejak 2013 ketika Gresini belum seterkenal sekarang,” bilang Direktur PT Astra Otoparts Martogi Siahaan dalam kesempatan yang sama.

    “Aspira telah bersama-sama dengan Gresini melewati up and down sampai hari ini. Gresini sebagaimana kita lihat menjadi salah satu yang terbaik di MotoGP, dengan pebalap-pebalap yang terbaik juga. Kita berharap ke depan Aspira dan Gresini ini juga memberikan satu prestasi bersama,” sambung Martogi.

    Dalam acara Meet & Greet dengan Alex Marquez bersama Aspira yang berlangsung di Jakarta kemarin (30/9/2025), PT Astra Otoparts juga mengumumkan akan men-support Gresini Racing hingga tahun 2027 mendatang.

    (lua/dry)

  • Musim Depan Pakai Ducati Spek Pabrikan, Alex Marquez Targetkan Juara Dunia?

    Musim Depan Pakai Ducati Spek Pabrikan, Alex Marquez Targetkan Juara Dunia?

    Jakarta

    Pebalap Gresini Racing Alex Marquez bakal semakin kuat musim depan. Soalnya rider asal Spanyol itu diberi motor Ducati Desmosedici spek pabrikan. Apakah target Alex di musim depan bakal meningkat menjadi juara dunia?

    Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini Racing Carlo Merlini tak mau muluk-muluk menargetkan gelar juara dunia. Bagi tim satelit Ducati asal Italia itu, finis di tiga besar sudah cukup bagus, mengingat musim depan kemungkinan Marc Marquez kembali dijagokan meraih gelar juara dunia.

    “Dengan (masih adanya) Marc tahun depan, dan di tim kami ada Alex juga Fermin, kami berusaha keras untuk tetap meraih posisi yang sama (seperti tahun ini). Barangkali kami akan menantang Marc beberapa kali lagi dalam memenangkan balapan, atau Pecco, atau siapapun yang akan menjadi pesaing di tahun 2026. Jadi target keseluruhan selalu untuk berada di puncak,” ungkap Carlo dalam acara Meet & Greet dengan Alex Marquez bersama Aspira di Jakarta (30/9/2025).

    Bagi Carlo, tim Gresini Racing menuntaskan balapan di posisi pertama, kedua, atau ketiga, itu tidak terlalu penting. Yang terpenting, Gresini Racing bisa tetap kompetitif di papan atas.

    “Selama Anda berada di posisi teratas kelas MotoGP, yang seperti yang Anda tahu, merupakan arena yang sangat kompetitif, itu sudah merupakan pencapaian yang baik bagi tim, bagi para pebalap, dan juga bagi sponsor kami,” sambung Carlo.

    Sebagai informasi, saat ini Gresini Racing dan Alex Marquez berada di posisi kedua klasemen pebalap dan tim. Jika sampai akhir musim posisi itu tidak berubah, maka Gresini akan mengunci posisi runner-up, sekaligus menjadi tim satelit terbaik Ducati.

    (lua/dry)