Tag: Alex Marquez

  • Marquez Untung Banget, Bisa Start Ulang Meski Sudah Jatuh

    Marquez Untung Banget, Bisa Start Ulang Meski Sudah Jatuh

    Jakarta

    Marc Marquez dan Alex Marquez memiliki nasib bagus dalam MotoGP Inggris 2025. Keduanya sempat jatuh, namun bisa start ulang. Keberuntungan berada di pihaknya.

    Marc Marquez nyaris tidak meraih poin dalam balapan utama di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu (25/5/2025). Petaka menghampiri Marquez, dia terjatuh di tikungan 11 saat putaran kedua.

    Sementara adiknya, Alex Marquez jatuh lebih cepat. Alex baru saja memimpin balapan selepas start. Namun dia terjatuh pada tikungan pertama.

    Race director memutuskan red flag berkibar. Balapan dihentikan, dan dinyatakan tidak aman lantaran sirkuit terdapat oli dari motor Morbidelli.

    Marquez bersaudara menjadi pebalap yang paling beruntung. Keduanya bisa menjalani balapan dengan start ulang. Para pebalap menjalani start dari awal lantaran balapan belum mencapai tiga lap penuh.

    “Saya adalah pebalap yang paling beruntung hari ini karena bendera merah memberi saya kesempatan kedua,” kata Marc Marquez dikutip dari Crash, Senin (26/5/2025).

    Marquez mengakui meski berhasil finis di podium, perasaannya dalam balapan yang dimulai ulang itu adalah sebuah “bencana”.

    “Saya tidak tahu mengapa, tapi kami mengganti ban pada balapan kedua,” katanya.

    “Perasaan saya pada balapan kedua adalah sebuah bencana,” tambah dia.

    Dalam prosesnya, Marquez bisa finis ketiga.

    Dia mengaku punya perasaan tidak enak pada bagian depan motornya.

    “Ini adalah hari yang beruntung bagi kami, setelah kesalahan di balapan pertama. Kecelakaan itu disebabkan oleh hembusan angin yang tiba-tiba – ketika saya melepaskan rem, angin itu langsung mendorong saya,” kata Marquez.

    “Saya cukup tegang saat restart karena dengan hembusan angin yang tak terduga ini, risiko jatuh selalu ada di depan mata. Perasaan pada balapan pertama luar biasa, tetapi pada balapan kedua saya tidak memiliki kepercayaan diri yang sama dengan bagian depan. Meskipun ada beberapa masalah hari ini, kami masih bisa finis di podium dan memperpanjang keunggulan kami di kejuaraan, jadi secara keseluruhan, saya senang,” jelas Marquez.

    Atas hasil ini, Marc Márquez memperpanjang keunggulannya di klasemen kejuaraan dengan 196 poin, 24 poin di depan saudaranya, Alex. Bagnaia tetap berada di urutan ketiga, 72 poin di belakang sang pemimpin klasemen

    (riar/din)

  • Jadwal MotoGP Prancis 2025 Akhir Pekan Ini

    Jadwal MotoGP Prancis 2025 Akhir Pekan Ini

    Jakarta

    Jadwal MotoGP Prancis 2025 bisa Anda simak di sini. Rangkaian balap MotoGP Prancis 2025 bisa dilihat di stasiun televisi Trans7 atau sejumlah aplikasi berbayar seperti SPOTV dan Vision+.

    Seri keenam MotoGP 2025 bakal diselenggarakan di Sirkuit Le Mans, Prancis, akhir pekan ini. Le Mans merupakan salah satu sirkuit tradisional dan legendaris di MotoGP, yang sudah menyelenggarakan balap Grand Prix sepeda motor sejak tahun 1969.

    MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans sebelumnya didominasi oleh merek-merek Jepang seperti Honda dan Yamaha. Tetapi sejak lima musim terakhir, sirkuit dengan panjang 4,19 km tersebut didominasi oleh pebalap-pebalap Ducati. Terakhir pada 2024 lalu, Jorge Martin juara di Le Mans bersama tim Pramac Ducati.

    Pada MotoGP Prancis 2025, rider-rider pabrikan Borgo Panigale masih menjadi yang difavoritkan juara di Le Mans. Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez adalah tiga rider top Ducati yang tampil cukup konsisten di tiga besar dalam lima seri awal MotoGP 2025.

    Meski begitu, jangan lupakan pebalap tuan rumah seperti Fabio Quartararo. Pebalap Monster Energy Yamaha tersebut sedang dalam rasa percaya diri tinggi usai meraih podium kedua di MotoGP Spanyol 2025. Selain Quartararo, ada juga Johann Zarco yang belakangan ini penampilannya cukup nyetel bersama Honda RC213V.

    Rangkaian MotoGP Prancis 2025 dimulai hari Jumat (9/5) dengan sesi latihan dan latihan bebas, kemudian hari Sabtu (10/5) diselenggarakan sesi kualifikasi dan balapan sprint untuk kelas MotoGP. Pada hari Minggu (11/5) diselenggarakan balap utama untuk semua kelas.

    Jadwal MotoGP Prancis 2025

    Jumat (9/5/2025)

    1. 14:00-14:35 WIB: Moto3 Free Practice Nr. 1
    2. 14:50-15:30 WIB: Moto2 Free Practice Nr. 1
    3. 15:45-16:30 WIB: MotoGP Free Practice Nr. 1
    4. 18:15-18:50 WIB: Moto3 Practice
    5. 19:05-19:45 WIB: Moto2 Practice
    6. 20:00-21:00 WIB: MotoGP Practice

    Sabtu (10/5/2025)

    1. 13:40-14:10 WIB: Moto3 Free Practice Nr. 2
    2. 14:25-14:55 WIB: Moto2 Free Practice Nr. 2
    3. 15:10-15:40 WIB: MotoGP Free Practice Nr. 2
    4. 15:50-16:05 WIB: MotoGP Qualifying Nr. 1
    5. 16:15-16:30 WIB: MotoGP Qualifying Nr. 2
    6. 17:50-18:05 WIB: Moto3 Qualifying Nr. 1
    7. 18:15-18:30 WIB: Moto3 Qualifying Nr. 2
    8. 18:45-19:00 WIB: Moto2 Qualifying Nr. 1
    9. 19:10-19:25 WIB: Moto2 Qualifying Nr. 2
    10. 20:00 WIB: MotoGP 13 Laps Sprint Race

    Minggu (11/5/2025)

    1. 16:00 WIB: Moto3 20 Laps Race
    2. 17:15 WIB: Moto2 22 Laps Race
    3. 19:00 WIB: MotoGP 27 Laps Grand Prix

    (lua/din)

  • Tampil Bagus di Awal Musim, Alex Dinilai Bisa Gantikan Pecco di Tim Pabrikan Ducati

    Tampil Bagus di Awal Musim, Alex Dinilai Bisa Gantikan Pecco di Tim Pabrikan Ducati

    Jakarta

    Alex Marquez tampil gemilang di awal musim 2025. Pebalap Ducati Gresini Racing itu mengoleksi 1 kemenangan dan 4 podium yang membuatnya kini bertengger di puncak klasemen sementara MotoGP 2025. Alex pun dinilai layak menggantikan posisi Francesco ‘Pecco’ Bagnaia di tim pabrikan Ducati Lenovo, sekaligus menemani kakaknya, Marc Marquez.

    “Situasi paddock Ducati sangat liar, orang-orang mulai berkata: mungkin Alex seharusnya berada di tim pabrikan menemani saudaranya Marc?,” tanya Suzi Perry dari website TNT Sports. Pengamat MotoGP Michael Laverty pun menjawab pertanyaan itu. Kata Laverty, Alex memiliki paket motor dan bakat yang bagus. Sementara Pecco harus berjuang untuk menemukan performa terbaiknya kembali seperti saat dia menjuarai MotoGP musim 2022 dan 2023.

    Francesco ‘Pecco’ Bagnaia Foto: Anadolu via Getty Images/Anadolu

    “Alex punya paket yang bagus. Pecco butuh sesuatu untuk bisa bertarung. Dia (Pecco) mungkin bisa menerima Marc, sebagai juara delapan kali, datang dan mencuri perhatian. Tapi bagaimana dengan Alex? Itu pukulan yang lebih berat bagi karier Pecco,” bilang Laverty.

    Jika melihat tangga klasemen, Pecco memang kalah dari dua bersaudara, Alex dan Marc. Pecco saat ini menempati peringkat ketiga dan berjarak 20 poin dari Alex. Selisih poin itu memang tidak jauh dan masih sangat bisa dikejar. Namun mengingat status Pecco sebagai pebalap tim pabrikan Ducati Lenovo membuat posisi tersebut tak dapat diterima.

    Laverty menambahkan, saat ini Alex telah keluar dari bayang-bayang sang kakak. Ketika masih menjadi rekan satu tim di Ducati Gresini Racing, sinar Alex tertutup sinar Marc.

    “Alex telah keluar dari bayang-bayang Marc tahun ini. Saat mereka menjadi rekan satu tim, Marc lebih kuat, gaya Alex tidak cocok dengan GP23,” Laverty menganalisis. “Tahun ini, bintang-bintang MotoGP telah sejajar. Dia telah mendapatkan status pemimpin di timnya bersama Fermi Aldeguer, seorang pemula, di sampingnya,” tambahnya.

    “Dia masih sangat rendah hati dalam ekspektasinya. Dia masih belum cukup agresif dengan saudaranya. Namun dengan orang lain, dia sangat agresif. Dia seperti seorang iblis yang sedang menahan diri,” kata Laverty lagi.

    Jika Alex terus menampilkan performa konsisten sepanjang MotoGP 2025, dan Pecco tak kunjung menemukan performa terbaiknya, bukan tidak mungkin Alex akan direkrut ke tim pabrikan Ducati Lenovo musim depan.

    (lua/mhg)

  • Motor ‘Lemot’ Yamaha Bisa Taklukan Ducati, Bagnaia Bilang Begini

    Motor ‘Lemot’ Yamaha Bisa Taklukan Ducati, Bagnaia Bilang Begini

    Jakarta

    Pebalap Ducati Francesco Bagnaia harus mengakui keunggulan motor Yamaha yang dibesut Fabio Quartararo pada balap utama MotoGP Spanyol 2025. Bagnaia kalah bersaing merebutkan posisi kedua dari Quartararo, sehingga harus puas finis ketiga. Bagnaia pun mengungkapkan alasan kenapa motor Ducati bisa kalah dari motor Yamaha.

    Quartararo tampil fantastis di MotoGP Spanyol 2025. Pebalap Prancis itu mempertahankan keunggulan 0,5 hingga 1 detik di atas Bagnaia, sejak disalip Alex Marquez di lap 11 dari total 25 lap.

    Francesco Bagnaia Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha

    Bagnaia pun mengaku terkesan dengan performa Quartararo di atas Yamaha M1. Pecco mengaku kesulitan mendekati sang rival lantaran ada masalah di bagian depan Ducati tunggangannya. Di sisi lain, Pecco mengakui bahwa Yamaha M1 milik Quartararo sebenarnya lebih lambat dibanding Desmosedici GP25 miliknya.

    “Dia membalap dengan motor yang lebih lambat dari milikku, motor yang biasanya memungkinkanku menang atau menyalip dengan mudah, tapi Fabio melakukan pekerjaan yang luar biasa,” ujar Bagnaia dikutip dari Crash, Kamis (1/5/2025).

    Fabio Quartararo Foto: REUTERS/Jon Nazca

    “Aku tidak bisa mendekatinya,” lanjutnya. “Dia sangat kuat di tikungan cepat, pengeremannya solid, memaksimalkan setiap detail motornya, dan sangat cepat. Bahkan andai aku berhasil mendekat, aku yakin bisa menyalipnya di straight (lintasan lurus), tapi ternyata tidak. Dia selalu keluar tikungan dengan mulus dan secara cepat, sungguh hal mengesankan,” sambung anak didik Valentino Rossi tersebut.

    Sekadar informasi, sebelum MotoGP Spanyol 2025, kali terakhir Quartararo naik podium adalah di MotoGP Indonesia 2023. Butuh waktu hampir dua tahun bagi El Diablo buat naik podium lagi di MotoGP.

    Sementara bagi Bagnaia, kegagalannya menyalip pembalap Monster Energy Yamaha itu membuatnya harus puas ada di posisi ketiga untuk ketiga kalinya dalam lima balapan terakhir.

    (lua/dry)

  • Alex Marquez Tampil Gemilang di MotoGP Spanyol, Aspira Beri Apresiasi

    Alex Marquez Tampil Gemilang di MotoGP Spanyol, Aspira Beri Apresiasi

    Jakarta

    Alex Marquez menampilkan performa luar biasa dan mempersembahkan kemenangan perdana di Sirkuit Jerez, Spanyol. Ia pun membuktikan diri sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara dunia musim ini.

    Start dari posisi keempat, Alex secara konsisten mampu menjaga kecepatan dan menunjukkan strategi balap yang cerdas. Pada lap ke-11, Ia berhasil menyalip pembalap terdepan dan mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis.

    “Jika mereka bertanya di mana saya ingin memenangkan balapan MotoGP pertama saya, jawabannya adalah Jerez. Kami berhasil melakukannya dan kami menyadari bahwa itu mungkin sejak Jumat. Saya percaya pada tim dan ketika saya melihat Marc terjatuh, saya pikir itu adalah peluang terbaik saya musim ini” ujar Alex dalam keterangannya, Rabu (30/4/2025).

    Melihat capaian tersebut, Direktur PT Astra Otoparts Tbk Tujuh Martogi Siahaan, turut menyampaikan apresiasinya.

    “Selamat untuk Alex dan seluruh tim Gresini Racing atas pencapaian luar biasa ini. Dengan dukungan Aspira, kami berharap Alex dapat mempertahankan konsistensi performa di setiap balapan dan bersaing di papan teratas kejuaraan dunia MotoGP,” ungkapnya.

    Dengan tambahan 25 poin penuh, Alex kini mengoleksi 140 poin, unggul satu poin dari rival terdekat yang tak lain adalah kakaknya sendiri, Marc Marquez. Kemenangan ini mengukuhkan Alex di puncak klasemen sementara Kejuaraan Dunia MotoGP 2025.

    Momen manis ini juga menjadi hadiah ulang tahun terbaik untuk Alex yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-29 pada 23 April lalu.

    Sebagai informasi, Aspira, sebagai merek andalan PT Astra Otoparts Tbk, terus berkomitmen mendukung performa optimal kendaraan melalui rangkaian produk berkualitas, mulai dari ban, aki, oli, filter oli dan udara, kampas rem, shock absorber, vanbelt, hingga berbagai suku cadang lainnya. Temukan produk Aspira di www.astraotoshop.com atau di marketplace resmi Astra Otoparts Official Store.

    (anl/ega)

  • Motor ‘Lemot’ Yamaha Bisa Taklukan Ducati, Bagnaia Bilang Begini

    Bahagianya Quartararo Bisa Podium Lagi, Padahal Motor Tidak Berubah

    Jakarta

    Fabio Quartararo tampil oke pada MotoGP Spanyol 2025. El Diablo jadi pole sitter, lalu finis kedua. Padahal pebalap Prancis itu mengaku motornya tidak diutak-atik sejak MotoGP Amerika Serikat.

    Quartararo memimpin jalannya balapan selama 11 putaran di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (27/4/2025), sebelum akhirnya disalip Alex Marquez, dan Quartararo jadi runner up.

    Quartararo jadi satu-satunya pebalap Yamaha yang tembus tiga besar, Alex Rins menyelesaikan balapan pada posisi 13, dan Augusto Fernandez finis ke-17. Sementara itu, Jack Miller mengalami masalah pada motornya.

    YZR-M1 yang dibawa Quartararo terlihat begitu ngebut dibandingkan seri sebelumnya. Quartararo bilang tidak ada ubahan pada motornya sejak MotoGP Amerika Serikat, – saat itu Quartararo finis ke-10 pada balapan utama.

    “Motornya sama seperti di Austin (MotoGP AS). Kami cuma berhenti melakukan ubahan pada akhir pekan, mencoba pakai motor yang sama, alih-alih mengubah semuanya, dan membuat saya terbatas,” ucap Quartararo dikutip dari GPone, Senin (28/4/2025).

    Quartararo blak-blakan saat ini Yamaha tidak punya hal baru untuk dikembangkan saat balapan. Jadi alasan bertahan dengan setelan terbaik dipilih oleh pabrikan Iwata.

    “Kami nggak punya apa pun untuk bikin langkah maju, sementara besok (pengujian motor) kami harap untuk punya sesuatu,” kata Quartararo.

    Quartararo senang bukan main bisa podium lagi. Ini jadi podium perdana sejak kali terakhir melakukannya di Mandalika pada 2023, Quartararo finis ketiga.

    Balapan selanjutnya akan digelar di Le Mans, Prancis, pada 9-11 Mei 2025, sirkuit favorit bagi Quartararo. Namun dia belum begitu percaya diri bisa podium lagi, sadar motornya tidak banyak mendapat sentuhan baru.

    “Menurutku Le Mans adalah sirkuit yang bagus, soalnya ada banyak titik pengereman yang agresif dan itu adalah trek yang tidak banyak degradasi ban,” ujar Quartararo.

    “Le Mans mirip-mirip dengan ini (MotoGP Jerez). Tapi aku tidak mau terlalu antusias, karena kalau sudah berharap, ingin naik podium tapi finis kelima, aku pasti tidak senang. Tapi yang pasti aku akan memberikan yang terbaik, seperti yang dilakukan pada akhir pekan ini,” tambah dia.

    Quartararo kini menempati posisi keenam klasemen MotoGP 2025. Rider 26 tahun itu mencatatkan 50 poin, tertinggal 90 angka dari Alex Marquez di posisi teratas.

    (riar/rgr)

  • Marc Marquez Terheran-heran Bisa Jatuh dan Gagal Finis di MotoGP Spanyol

    Marc Marquez Terheran-heran Bisa Jatuh dan Gagal Finis di MotoGP Spanyol

    Jakarta

    Marc Marquez gagal finis di MotoGP Spanyol. Dia terheran-heran kok bisa dirinya terjatuh padahal sedang tidak menyerang rivalnya.

    Rider Ducati Marc Marquez gagal menyempurnakan penampilannya di MotoGP Spanyol setelah menang Sprint Race. Dia harus puas pulang tanpa membawa poin dari balapan utama lantaran gagal menyentuh garis finis di Sirkuit Jerez pada hari Minggu. Marquez mengakui dia melakukan kesalahan hingga tersungkur ke gravel. Namun dia masih tak mengerti mengapa bisa tiba-tiba terjatuh.

    Ini merupakan kali kedua Marquez terjatuh saat memperebutkan posisi terdepan. Tapi ini berbeda dengan jatuh yang dialami saat MotoGP Amerika.

    “Ini sebuah kesalahan dan kami harus memahaminya dan juga mencegah agar tak terjadi di masa depan kalau ingin bertarung memperbutkan gelar juara,” katanya dilansir Crash.

    “Kami cepat, tapi sekali lagi, di Austin saya paham kenapa saya terjatuh, tapi hari ini saya tidak mengerti. Saya harus menganalisa karena saya tidak sedang menyerang, saya sedang berjalan biasa seperti di balapan pertama di belakang mereka, karena saya tahu paruh kedua balapan adalah kekuatan saya. Tapi ya seperti ini, kami harus menerimanya,” beber juara dunia delapan kali itu.

    Dia menyebut belum mengecek data keseluruhan. Mungkin saja insiden tersebut dialaminya karena berada di posisi yang lebih miring.

    “Saya berada di belakang dua pebalap dan itu mungkin pertama kalinya di akhir pekan saya berada di belakang pebalap dan mungkin motornya sedikit berubah, saya belum terpikirkan. Jadi karena alasan itulah saya melakukan kesalahan. Terpenting kecepatannya ada, tapi harus menghindari kesalahan,” lanjutnya lagi.

    Meski begitu, Marquez tetap dibikin girang dengan kemenangan perdana Alex Marquez di kelas MotoGP. Setelah balapan usai, dai datang ke parc ferme untuk merayakan bersama. Ini kata Marquez menjadi satu-satunya hal positif yang dia rasakan dari balapan di hari Minggu.

    “Saya sangat senang dan bangga kepada dia, karena dia bekerja sangat keras untuk bisa menang balapan di MotoGP. Ini merupakan salah satu target karirnya. Dia menang balapan dan unggul di klasemen sementara, dia membalap dengan luar biasa, saya bangga kepadanya,” tutur Marquez.

    Atas hasil itu, Marquez kini bertengger di posisi kedua klasemen sementara. Dia hanya terpaut satu poin dari sang adik Alex Marquez. Mantan rider Repsol Honda itu kini sudah mengantongi 139 poin, unggul 19 poin dari rekan setimnya Francesco Bagnaia yang duduk di posisi ketiga klasemen.

    (dry/din)

  • Alex Marquez Pecah Telor, Kakaknya Malah Kendor

    Alex Marquez Pecah Telor, Kakaknya Malah Kendor

    Jakarta

    Seri kelima MotoGP 2025 penuh drama panas! Marc Marquez jatuh di awal, Fabio Quartararo tampil dominan, dan duel seru antara Alex Marquez vs Pecco Bagnaia mewarnai jalannya balapan.

    Seperti apa keseruannya? Simak ulasan serta hasil lengkap MotoGP Spanyol 2025 berikut ini!

    Di atas aspal Sirkuit Jerez yang membara dengan suhu mencapai 45,5 derajat Celsius, pertarungan sengit langsung terjadi. Quartararo, yang start dari pole position, memanfaatkan momentumnya meski masih dihantui bayang-bayang crash di Sprint Race kemarin.

    Di belakangnya, Marc Marquez, Pecco Bagnaia, dan Alex Marquez mengintai ketat, siap merebut posisi terdepan demi memperkuat peluang di klasemen MotoGP 2025.

    Begitu lampu merah padam, deru knalpot langsung membelah udara. Quartararo melesat mengamankan hole shot, sementara Pecco Bagnaia memulai balapan dengan ciamik. Marc Marquez, meski start-nya kurang sempurna, masih mampu menempel di posisi ketiga.

    Beberapa tikungan pertama, formasi lima besar langsung terbentuk. Quartararo melesat di depan, dibuntuti Pecco, Marc, Alex, dan pebalap muda Fermin Aldeguer yang tampil menggigit.

    Ketegangan meledak di lap pertama. Marc tampil agresif, mencoba mencuri posisi Pecco. Aksi senggol-senggolan dan salip-menyalip pun tak terhindarkan. Di akhir lap, Marc sukses merebut posisi kedua.

    Tapi keunggulan itu tak bertahan lama. Saat jaraknya sudah 2,5 detik dari Pecco, Marc kehilangan grip saat menikung kiri dan terjatuh! Sejak itu, sorotan dan benang merah drama berpindah ke pertarungan sengit antara Quartararo, Pecco, dan Alex Marquez.

    Tak lama setelah crash Marc, Alex Marquez langsung menggila. Dengan manuver agresif, ia mencuri posisi kedua dari Pecco Bagnaia yang terlihat bermain aman dengan kombinasi ban medium-medium.

    Sempat juga ada kejutan dari Fermin Aldeguer. Pebalap muda ini tampil berani di awal lomba, tapi sayang hanya bertahan enam lap. Di tikungan keenam Jerez yang terkenal angker, Aldeguer kehilangan kendali dan terjatuh.

    Memasuki lap ke-11, drama kembali pecah. Tepat di depan Grand Stand Marc Marquez, Alex sukses menyalip Quartararo dan langsung melejit di posisi terdepan, bahkan membangun gap lebih dari satu detik.

    Di pertengahan balapan, susunan lima besar berubah drastis. Alex Marquez memimpin, diikuti Quartararo, Pecco Bagnaia, dan Maverick Vinales yang secara diam-diam merangsek ke posisi empat. Sementara di urutan kelima, ada Fabio Di Giannantonio yang juga tampil konsisten.

    Posisi ternyata tak banyak berubah di akhir balap. MotoGP Spanyol menjadi saksi akan banyak hal. Utamanya soal Alex Marquez yang berhasil pecah telor dan berdiri di podium satu sepanjang MotoGP musim ini.

    Di sisi lain, cerita perjuangan Quartararo juga patut diapresiasi. Dengan Yamaha M1, Yamaha berhasil kembali naik podium setelah lama puasa.

    Menarik juga melihat perjuangan Pecco Bagnaia yang mencari posisi terbaiknya, meski sempat diunggulkan di awal lomba. Ah iya, meski sempat crash, Marc nyatanya berhasil menyelesaikan balap di urutan ke-12.

    Hasil MotoGP Spanyol 2025

    1. Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    2. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1)
    3. Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)
    4. Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    5. Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25)
    6. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)
    7. Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)
    8. Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    9. Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
    10. Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V)
    11. Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)
    12. Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25)
    13. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)
    14. Aleix Espargaro SPA Honda Test Team (RC213V)
    15. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25)
    16. Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
    17. Augusto Fernandez SPA Pramac Yamaha (YZR-M1)
    18. Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25)
    19. Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)

    DNF
    Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
    Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24)
    Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
    Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)

    (mhg/rgr)

  • Link Live Streaming MotoGP Spanyol 2025

    Link Live Streaming MotoGP Spanyol 2025

    Jakarta

    Seri kelima MotoGP 2025 akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Minggu (27/4/25). Dengan persaingan sengit antara Marc Marquez, Pecco Bagnaia, dan Fabio Quartararo, aksi balap kali ini jadi yang wajib ditonton!

    Penasaran siapa yang akan merebut posisi teratas? Cari tahu semua cara menonton MotoGP Spanyol 2025 lewat streaming langsung di sini!

    Sebelum kami bagikan link live streaming MotoGP Spanyol 2025, mari kita analisa peta pertarungan di Jerez serta mengetahui jadwal MotoGP malam ini.

    MotoGP Spanyol 2025 jadi anomali bagi Yamaha. Buktinya, Fabio Quartararo dengan M1-nya bisa menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi dan akan start dari posisi terdepan nanti.

    Di belakang Quartararo, ada Marc Marquez dan Pecco Bagnaia duo pebalap tim Ducati Lenovo yang sejak lama saling ngotot untuk dapat poin penuh. Sementara di urutan keempat dan lima starting grid akan ada Alex Marquez dan Franco Morbidelli dari ‘timnas’ Pertamina Enduro VR46.

    Maverick Vinales dengan motor KTM-nya siap memulai MotoGP Spanyol nanti dari urutan keenam. Di belakangnya ada Fermin Aldeguer, Fabio Di Giannantonio, Joan Mir, hingga Johann Zarco.

    Pertarungan balap utama MotoGP Spanyol 2025 akan panas. Sebab Quartararo akan mencoba menunjukkan tajinya usai tak berhasil finis di sesi Sprint Race kemarin. Di sisi lain, Marquez juga akan tampil ngotot dan kembali membuktikan kemampuannya untuk rutin mendapat poin maksimal di tiap seri.

    Di sisi lain, Pecco Bagnaia terkenal sebagai monster di hari Minggu juga akan unjuk kemampuan untuk meredam dominasi rekan setimnya, Marc Marquez. Lantas ada juga Alex Marquez yang belum berhasil lolos dari bayang-bayang kakaknya di musim ini.

    Semua keseruan itu dapat disaksikan via live streaming MotoGP Spanyol 2025 yang tersedia di berbagai platform. Berikut kami beberkan beberapa penyedia link live streaming MotoGP yang dapat detikers gunakan.

    Race MotoGP Spanyol 2025 ditayangkan secara streaming melalui sejumlah platform online, mulai dari laman resmi MotoGP hingga Vidio.com. Kalian tinggal membuka salah satu laman berikut untuk menyaksikannya.

    Link Live Streaming MotoGP Spanyol 2025

    MotoGP Spanyol 2025 disiarkan secara langsung melalui saluran Trans7. Namun, jika tak sempat menyaksikannya di televisi, kalian bisa menontonnya melalui layanan streaming:

    Streaming MotoGP.com
    Streaming Vision+
    Streaming Trans7
    Streaming Vidio

    Jadwal MotoGP Spanyol 2025

    14:40 WIB MotoGP Warm Up
    15:00 WIB MotoGP Rider Fan Parade
    16:00 WIB Moto3
    17:15 WIB Moto2
    19:00 WIB MotoGP

    (mhg/rgr)

  • Marc Marquez Terheran-heran Bisa Jatuh dan Gagal Finis di MotoGP Spanyol

    Marquez Benci Sprint Race, Bikin MotoGP Jadi Nanggung!

    Jakarta

    Marc Marquez mengaku benci dengan sprint race. Menurutnya, format baru ini justru membuat balapan terasa setengah-setengah. Tapi, apa alasan sebenarnya di balik ketidaksukaannya?

    Pernyataan kontroversial ini dilontarkan Marquez setelah ia memenangkan Sprint Race MotoGP Spanyol 2025 yang berlangsung pada Sabtu (26/4/25) di Sirkuit Jerez. Menurutnya, sprint race terasa nanggung.

    “Saya selalu mengatakan yang sama di hari Sabtu (hari gelaran Sprint), yakni saya membenci Sprint race karena di hari ini saya merasa sangat senang, tapi saya harus mengontrol perasaan ini karena masih ada (Minggu yang jadi) hari terpenting,” ujar Marquez dikutip dari Crash.

    Baginya, meskipun sprint race memberikan tontonan lebih banyak, rasanya tetap tidak lengkap. Kemenangan terasa setengah-setengah, dan kegagalan pun tidak terlalu mengganggu karena masih ada kesempatan di balapan utama.

    “Tapi, di depan kerumunan ini, kamu mendapatkan kekuatan ekstra,” lanjutnya.

    Dalam Sprint Race MotoGP Spanyol kemarin, Marquez mengklaim ia mencoba untuk memaksimalkan performa di awal, kemudian mengontrol jarak di bagian kedua race.

    “Seperti yang saya lakukan di sprint race lainnya, saya mencoba untuk mendorong di awal dan kemudian mengontrol di bagian kedua balapan,” tuturnya.

    Ia menjelaskan bahwa ketika ia berhasil menciptakan jarak sekitar satu atau satu setengah detik, itu sudah cukup untuk mengendalikan posisi.

    Marc Marquez di MotoGP Spanyol 2025 Foto: dok. Ducati

    Marquez juga mengomentari performa lawan-lawannya, seperti Francesco Bagnaia yang dikenal kuat di balapan hari Minggu.

    “Pasti, terlihat bahwa Pecco pada hari Minggu sedikit lebih kuat, jadi mari kita lihat,” katanya.

    Marquez juga menyoroti bahwa bukan hanya Bagnaia, tetapi juga Alex Marquez dan Fabio Quartararo, yang menurutnya akan sangat kuat di hari Minggu.

    Meski meraih kemenangan di sprint race, Marquez tetap menekankan bahwa balapan utama adalah yang paling diutamakan. Sprint race memang menambah intensitas dan keseruan bagi penggemar, tetapi bagi pebalap, momen hari Minggu tetap menjadi penentu sejati dalam setiap akhir pekan balapan.

    (mhg/rgr)