Tag: Alex Marquez

  • Jadwal MotoGP Jerman 2025, Sprint Race Digelar Nanti Malam

    Jadwal MotoGP Jerman 2025, Sprint Race Digelar Nanti Malam

    Jakarta

    Seri ke-11 MotoGP 2025 akan digelar di Sirkut Sachsenring, Jerman, akhir pekan ini. Bagi detikers yang mau menyaksikan serunya kualifikasi, sprint race dan balapan inti, berikut kami rangkum jadwal MotoGP Jerman 2025!

    Rangkaian jadwal MotoGP Jerman 2025 telah dimulai sejak Jumat (11/7) melalui sesi latihan bebas pertama yang dipimpin pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez. Perlombaan dilanjutkan ke sesi kualifikasi dan Sprint Race pada Sabtu (12/7), kemudian race atau balapan inti pada Minggu (13/7).

    Musim lalu, race atau balapan inti MotoGP Jerman dimenangkan Francesco Bagnaia setelah melalui pertarungan sengit menghadapi Marc Marquez dan Alex Marquez. Ketika itu, penantang utama Bagnaia, Jorge Martin mengalami crash ketika balapan mau berakhir.

    Jadwal MotoGP Jerman 2025, Sprint Race digelar malam ini. Foto: REUTERS/Yves Herman

    Sementara di sesi sprint race atau balapan pendek, nasib Martin lebih mujur. The Martinator yang kala itu masih membela Pramac Racing Ducati menjadi pemenang dengan mengalahkan Oliveira dan Bagnaia.

    Musim ini, perlombaan masih didominasi dua Marquez yang hampir selalu memenangkan perlombaan dan naik podium. Sedangkan Bagnaia masih kesulitan dengan tertahan di peringkat ketiga.

    Lantas, akankah Bagnaia mampu mengulang kesuksesan di MotoGP Jerman 2025? Atau justru Marquez bersaudara yang kembali menguasai jalannya perlombaan? Biar tak kelewatan, berikut kami rangkum jadwal lengkapnya!

    Jadwal MotoGP Jerman 2025

    Sabtu, 12 Juli 2025

    13:40-14:10 WIB: Moto3 – Free Practice 214:25-14:55 WIB: Moto2 – Free Practice 215:10-15:40 WIB: MotoGP – Free Practice 215:50-16:05 WIB: MotoGP – Qualifying 116:15-16:30 WIB: MotoGP – Qualifying 217:50-18:05 WIB: Moto3 – Qualifying 118:15-18:30 WIB: Moto3 – Qualifying 218:45-19:00 WIB: Moto2 – Qualifying 119:10-19:25 WIB: Moto2 – Qualifying 220:00 WIB: MotoGP – Sprint (15 lap)21:10 WIB: Red Bull Rookies Cup – Race 1

    Minggu,13 Juli 2025

    13:45 WIB: Red Bull Rookies Cup – Race 214:40-14:50 WIB: MotoGP – Warm Up15:00-15:40 WIB: MotoGP – Rider Parade16:00 WIB: Moto3 – Grand Prix Race (23 lap)17:15 WIB: Moto2 – Grand Prix Race (25 lap)19:00 WIB: MotoGP – Grand Prix Race (30 lap)

    (sfn/lth)

  • Marc Marquez Cuma Bisa Dilawan Pakai Ducati

    Marc Marquez Cuma Bisa Dilawan Pakai Ducati

    Jakarta

    Pebalap KTM, Pedro Acosta sadar betul dengan kemampuan motornya, yang belum bisa menyaingi kombinasi Marc Marquez dan Ducati di MotoGP 2025.

    Performa Acosta melempem bersama tim pabrikan KTM, di mana posisi terbaik yang pernah dicapai Acosta dari 10 seri MotoGP 2025 hanya posisi keempat di Prancis dan Aragon. Padahal musim lalu dia mengakhiri kompetisi dengan status rookie terbaik.

    Acosta belum bisa tembus 5 besar klasemen sementara MotoGP 2025 yang didominasi Ducati. Secara berturut-turut posisi teratas kini ditempati: Marc Marquez, Alex Marquez, Francesco Bagnaia, Franco Morbidelli, dan Fabio Di Giannantonio.

    KTM sedang mengalami krisis finansial, di sisi lain Acosta menginginkan motor yang lebih baik. Secara tidak langsung, Acosta memberi sinyal kepada KTM, kalau masih ingin memakai jasanya.

    Acosta tahu jalan pintas untuk mencapai tujuannya ialah bergabung dengan Ducati. Tim yang sedang superior ini akan meningkatkan performa Acosta.

    “Satu-satunya motor yang tersedia saat ini untuk melawan Marc, yaitu mengendarai motor yang sama dengannya atau motor Ducati,” ceplos Acosta.

    “Yang jelas, ada empat merek yang sangat berimbang dan ada satu yang jauh di depan yang lain,” kata Acosta.

    Performa Acosta belum keluar semua, Sebagai catatan, Pedro Acosta tampil kesetanan di dua seri pertama MotoGP musim lalu. Bahkan, pada perlombaan di Portimao, Portugal, dia sukses meraih podium dan mengasapi pebalap-pebalap kenamaan seperti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.

    Acosta ditanya soal masa depannya di balap MotoGP. Pria yang saat ini membalap buat tim pabrikan KTM itu secara tersirat melontarkan pernyataan ingin motor terbaik.

    “Saya memiliki kontrak dengan KTM, saya ingin melakukan balapan yang bagus. Sejak saya menjalani operasi lengan setelah Jerez, hasilnya telah datang: Le Mans bagus, Aragón juga tidak buruk…Kami harus melanjutkan rencana, sampai akhir dan sejauh yang kami bisa,” ujar Acosta.

    “Pertama-tama saya harus memiliki motor yang lebih baik dan mulai tampil baik tahun ini dan kemudian kita lihat. Saya tidak berpikir kita harus berpikir lebih jauh dari 2026. Saat ini saya membutuhkan motor yang lebih baik sekarang dan melakukannya dengan baik sekarang, bukan dua tahun dari sekarang,” kata Acosta

    (riar/din)

  • ‘Mustahil Marc Marquez Tak Jadi Juara Dunia MotoGP, Apalagi Dikawal Adiknya’

    ‘Mustahil Marc Marquez Tak Jadi Juara Dunia MotoGP, Apalagi Dikawal Adiknya’

    Jakarta

    Marc Marquez rasanya tak terbendung lagi. Bahkan ada yang meyakini kalau The Baby Aliens bisa juara dunia MotoGP musim ini.

    Chicho Lorenzo, ayah dari Jorge Lorenzo yang punya sekolah balap itu, yakin benar Marquez jadi juara dunia. Menurutnya pola kemenangan Marquez sudah seperti ia mendominasi balapan MotoGP saat bersama Honda dari 2011-2019, yang mana merupakan masa keemasan si pebalap.

    Saat ini Marquez memimpin klasemen dengan 307 poin. Posisi kedua ditempati Alex Marquez dengan angka berjarak 68 poin, dan Bagnaia makin tertinggal jauh, berjarak 126 poin.

    “Marquez praktis telah mencapai 82% dari poin yang mungkin. Itu luar biasa. Ini menarik karena ini adalah angka-angka seperti saat ia mendominasi. Ketika ia sudah mencapai lebih dari 80%, ia mendominasi,” jelasnya.

    Marc Marquez ketika menjuarai MotoGP Belanda (REUTERS/Yves Herman) Foto: REUTERS/Yves Herman

    Dari 10 balapan yang sudah digelar, Marc Marquez sudah enam kali menyapiu bersih kemenangan sprint dan main race, ini daftarnya:

    – Thailand: 37 poin
    – Argentina: 37 poin
    – Qatar: 37 poin
    – Italia: 37 poin
    – Aragon: 37 poin
    – Belanda: 37 poin

    Kompetitor terdekat Marquez ialah adiknya sendiri, Alex Marquez. Namun Chicho menilai Alex pasti ingin melihat kakaknya juara dunia lagi, besar kemungkinan bisa ‘mengawal’ Marquez guna memuluskan langkah Marc Marquez.

    “Dengan keunggulan poin ini, hampir mustahil untuk kehilangan kejuaraan ini. Dan terlebih lagi dengan saudaranya di sana sebagai pengawal yang setia,”ceplos Chicho.

    Pernyataan Chicho bukan tanpa alasan. Marc Marquez nampaknya kembali dalam performa terbaik.

    Kemenangan bakal diraihnya dalam seri berikutnya di Sirkuit Sachsenring, MotoGP Jerman 2025, yang menjadi seri berikutnya.

    Alex Marquez dan Marc Marquez menguasai posisi teratas klasemen MotoGP 2025 (Photo by Tiziana FABI / AFP) Foto: AFP/TIZIANA FABI

    Dari statistik kemenangan MotoGP, Marc Marquez merupakan rider kedua peraih kemenangan terbanyak, dia cuma kalah dari Giacomo Agostini.

    Kalau sampai Marquez menang lagi minggu ini, artinya Marquez sedang mengulang rekor kemenangan empat kali beruntun.

    (riar/din)

  • Jorge Martin Sudah Ngebut Lagi, Marc Marquez Harus Waspada?

    Jorge Martin Sudah Ngebut Lagi, Marc Marquez Harus Waspada?

    Jakarta

    Jorge Martin akhirnya kembali menunggangi motor balap di sirkuit setelah absen panjang karena cedera. Juara dunia MotoGP 2024 itu menjalani sesi latihan pribadi di Barcelona. Apakah ini jadi sinyal ancaman untuk Marquez?

    Martin terlihat menunggangi Aprilia RSV4 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Kamis (3/7/2025). Itu jadi pertama kalinya ia kembali mengaspal sejak mengalami kecelakaan hebat di MotoGP Qatar, April lalu.

    “Sudah mulai. Sangat senang dengan sensasi pertama, masih ada pekerjaan dan sedikit rasa tidak nyaman di beberapa bagian tubuh, kami bekerja keras untuk kembali secepat mungkin. Terima kasih banyak kepada @circuitdebcncat karena telah mengizinkan saya menyiapkan pangkuan saya!,” tulis Martin dalam unggahan Instagram pribadinya.

    [Gambas:Instagram]

    Seperti diketahui, pebalap asal Spanyol itu absen sejak GP Qatar, 13 April lalu. Saat itu, ia mengalami kecelakaan parah usai terjatuh dan tertabrak Fabio Di Giannantonio. Hasil diagnosis menyebutkan Martin mengalami retak di 11 tulang rusuk dan cedera paru-paru ringan.

    Sebelum itu, Martin bahkan sudah lebih dulu menepi karena dua insiden di pramusim. Yang pertama terjadi saat tes di Sepang, dan yang kedua saat sesi latihan supermoto. Ia mengalami cedera pergelangan tangan dan pergelangan kaki.

    Meski sudah kembali mengaspal, Martin belum bisa tampil dalam waktu dekat. Dokter MotoGP, Angel Charte, mengatakan proses pemulihan berjalan baik, tapi masih ada beberapa tulang rusuk yang belum sepenuhnya menyatu.

    “Perkembangannya sangat positif. Namun, dibutuhkan dua minggu lagi untuk pemulihan total,” kata Charte, dikutip dari Crash.net.

    Dengan situasi tersebut, Martin dipastikan absen di GP Jerman di Sachsenring pekan depan. Target realistisnya adalah GP Ceko di Brno pada 18-20 Juli. Balapan tersebut juga menjadi seri terakhir sebelum jeda musim panas.

    Marc dan Alex Marquez Foto: dok. Ducati

    Siap Jadi Ancaman Buat Marquez Bersaudara?

    Comeback Martin bisa jadi kabar buruk untuk rival-rivalnya, termasuk Marc dan Alex Marquez. Saat ini, Marquez bersaudara tengah menikmati puncak klasemen.

    Namun jika Martin bisa kembali tampil di Brno dengan kondisi prima, bukan tak mungkin ia akan langsung kompetitif.

    Statusnya sebagai juara bertahan dan rekam jejak kecepatan yang impresif membuat banyak pihak memprediksi ia bakal jadi ancaman serius di paruh kedua musim.

    Namun perjuangan Martin tentu tak mudah. Pebalap asal Spanyol ini belum mengantongi satu poin pun sejak awal musim. Sementara Marc duduk di posisi tertinggi klasemen sementara MotoGP 2025 dengan raihan 307 poin dan adiknya, Alex, sudah punya 239 poin.

    (mhg/din)

  • Pebalap Muda Meninggal Dunia Usai Kecelakaan, Rider MotoGP Berduka

    Pebalap Muda Meninggal Dunia Usai Kecelakaan, Rider MotoGP Berduka

    Jakarta

    Pebalap muda Borja Gomez (20) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Sirkuit Magny Cours, Prancis, Kamis (3/7/2025). Ucapan duka mengalir dari para rider MotoGP.

    Eks pebalap Moto2 ini mengalami kecelakaan saat melakoni sesi tes pramusim JuniorGP Kejuaraan Eropa Stock 600. Borja diketahui sedang menggeber Honda CBR600RR.

    Dikutip dari Crash, Borja Gomez dilaporkan terjatuh, lalu ditabrak pebalap di belakangnya. Gomez dinyatakan meninggal dunia.

    Ucapan belasungkawa dan doa mengalir dari para pebalap MotoGP melalui akun instagram pribadinya.

    “Hari yang menyedihkan untuk olahraga. Semua dukungan saya untuk keluarga dan teman-teman. Beristirahatlah dengan tenang Borja,” tulis Marc Marquez.

    “Borja, beristirahatlah dengan tenang… Teruslah melakukan apa yang Anda sukai di mana pun Anda berada,” ungkap Jorge Martin.

    “RIP Borja. Semua kekuatan dan cinta saya untuk keluarga dan teman-temannya,” tulis Alex Marquez.

    Gomez tahun ini berkompetisi di Kejuaraan Superstock Eropa dengan mengendarai Honda CBR600RR. Gomez sedang memimpin klasemen setelah meraih posisi kedua di Estoril dan kemenangan di Jerez.

    Pebalap asal Spanyol ini juga telah menjalani peran sebagai penguji dalam proyek HRC World Superbike tahun ini dan ikut serta dalam tes pramusim Eropa bersama Tetsuta Nagashima sebagai bagian dari tim penguji resmi Honda.

    Gomez pernah tampil di ajang Moto2 pada musim 2022 dan 2023. Hasil terbaik Gomez adalah berada di posisi ke-16 di Australia.

    Dia juga mengendarai di empat putaran WorldSSP di musim 2021 dan 2024, mencetak poin untuk tempat ke-12 di Cremona dan Aragon tahun lalu dengan Kawasaki ZX-6R.

    (riar/din)

  • Memimpin di Awal Balapan, Kenapa Bagnaia Melorot Lagi?

    Memimpin di Awal Balapan, Kenapa Bagnaia Melorot Lagi?

    Jakarta

    Francesco ‘Pecco’ Bagnaia lagi-lagi harus kehilangan takhta di sirkuit favoritnya. Bagnaia harus puas di posisi ketiga di MotoGP Belanda 2025. Padahal, rider Italia itu sempat memimpin balapan.

    Sirkuit Assen sebenarnya menjadi sirkuit favorit Bagnaia. Di sana tempat Bagnaia meraih kemenangan grand prix pertamanya di kelas Moto3 dan menang di kelas MotoGP sejak 2022. Bagnaia pun mencetak tato sirkuit Assen di lengannya. Namun tahun ini sirkuit Assen bukan lagi miliknya.

    Pada lap pertama, Francesco Bagnaia bisa memimpin di depan, diikuti Marc Marquez, Alex Marquez, dan Marco Bezzecchi. Namun, seperti di MotoGP Italia sepekan sebelumnya, begitu cengkeraman depan mulai menurun, Bagnaia tidak dapat menahan Marc Marquez. Pecco sempat tergeser ke posisi empat. Pada akhirnya, Pecco lagi-lagi harus puas finis di tempat ketiga.

    “Saya merasa bahwa untuk pertama kalinya musim ini, kecepatan saya adalah salah satu yang terkuat sepanjang akhir pekan. Tetapi kemudian dalam balapan saya finis di tempat yang sama seperti biasanya!” kata Bagnaia seperti dikutip Crash.

    “Saya berjuang kurang lebih dengan cara yang sama. Saya bisa bertarung dan menyerang di lap pertama, tetapi kemudian saya merasa seperti sedikit penurunan (pada cengkeraman depan) yang merugikan saya sedikit di tengah balapan, dan kemudian saya mampu menjadi cepat lagi,” ujarnya.

    “Tetapi bagaimanapun juga, Marc melakukan pekerjaan yang fantastis dengan motor (GP25) ini. Saya lebih berjuang untuk menemukan keseimbangan saya pada motor ini, mengetahui dengan tepat seperti apa motor tahun lalu…”

    Bagnaia 9,524 detik lebih lambat selama 26 lap dibandingkan dengan yang ia catat di MotoGP Assen tahun lalu dengan motor GP24, meskipun suhu trek dan udaranya sama.

    “Kami hanya perlu mengambil sisi positifnya. Untuk minggu kedua berturut-turut saya cukup cepat untuk bertarung dan menyerang di lap pertama. Saya cukup yakin bahwa kami tidak terlalu jauh dan kami semakin dekat,” sebut Bagnaia.

    Bagnaia mengatakan, masalah stabilitas pada motor Ducati Desmosedici GP25 telah mengganggunya. Dia merasa kesulitan dalam hal pengereman dan masuk tikungan dengan motor tunggangannya itu.

    “Saya tidak bisa menghentikan motor kapan dan di mana saya mau. Saya melaju agak melebar, lalu saya tidak berada di tempat yang tepat untuk berakselerasi. Memang benar bahwa kami meningkatkannya dari sesi ke sesi. Namun setelah 10 balapan (masalah itu) selalu ada. Jadi kami perlu melakukan langkah lain selama balapan,” katanya.

    (rgr/din)

  • Sebab Alex Marquez Jatuh Hingga Patah Tulang: Tuas Rem Kepencet

    Sebab Alex Marquez Jatuh Hingga Patah Tulang: Tuas Rem Kepencet

    Jakarta

    Nasib kurang baik menimpa Alex Marquez. Dia terjatuh di MotoGP Belanda 2025. Tulang tangan kiri Alex dilaporkan patah. Apa sebab Alex Marquez tiba-tiba terjatuh?

    Petaka itu menimpa Alex Marquez pada lap keenam. Dia sedang berebut posisi ketiga dengan Pedro Acosta.

    Alex terlibat kontak dengan Pedro Acosta. Ban motor Alex sempat mengeluarkan asap, pertanda ada pengurangan kecepatan.

    Dalam tayangan video ulang, area stang kanan motor Alex terlihat sempat menempel Pedro Acosta. Tuas rem motor Alex itu terdorong ke dalam.

    “Seperti yang dapat Anda lihat dari TV, Alex menyentuh Pedro dan dia kehilangan setang kanan, tetapi juga menyentuh rem depan. Kami melihat dari data bahwa rem depan terdorong ke dalam sehingga dia terjatuh,” jelas Kepala Tim Gresini, Michele Masini, dikutip dari Crash, Senin (30/6/2025).

    Masini melaporkan Alex akan menjalani operasi tangan di Spanyol. Seberapa parah cedera Alex Marquez?

    “Dia akan jalani operasi di Madrid,” jawab Masini.

    “Ini benar-benar buruk bagi kami. Saya berharap ia pulih pada waktu yang tepat, juga Fermin Aldeguer mengalami kecelakaan yang parah, tetapi setidaknya dia baik-baik saja,” sambungnya.

    “Satu-satunya yang bisa kami katakan adalah saya akan meminta Alex untuk meluangkan waktu agar pulih dengan baik. Saya tidak tahu bagaimana kondisinya dalam 10 hari ke depan, pekan-pekan ini akan krusial,” tutupnya.

    Marc baru tahu kondisi adiknya, ketika menuntaskan balapan.

    “Saya kasihan kepada Alex. Tadi kata ayah saya, dia mengalami cedera di jarinya,” ungkap Marc.

    “Saya iba kepadanya, tapi inilah balapan,” tutup rider Ducati itu.

    Alex Marquez gagal rapatkan jarak dengan Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2025 sementara. Marc masih di pucuk dengan 307 poin, Alex di bawahnya minus 68 poin.

    (riar/rgr)

  • Klasemen Pebalap Usai MotoGP Belanda 2025, Rider Thailand Dapat Poin Pertama!

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Belanda 2025, Rider Thailand Dapat Poin Pertama!

    Jakarta

    MotoGP Belanda 2025 telah digelar akhir pekan kemarin. Hasilnya Marc Marquez juara dan semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen sementara dengan koleksi 307 poin. Di sisi lain, rookie asal Thailand, Somkiat Chantra, mendapatkan poin pertamanya di kelas premier.

    Seri kesepuluh MotoGP 2025 dilaksanakan di Sirkuit Assen, Belanda, 27-29 Juni. Marc Marquez berhasil menjuarai balapan seri ini, disusul Marco Bezzechi di tempat kedua, kemudian Francesco ‘Pecco’ Bagnaia di tempat ketiga. Sebelumnya Marquez juga menjuarai balap sprint MotoGP Belanda 2025 yang digelar Sabtu malam WIB.

    Hasil sempurna di Assen membuat Marquez kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2025 dengan raihan 307 poin. Sementara Alex Marquez yang crash di Assen, tak mendapatkan poin sama sekali dan gap poin dengan sang kakak semakin lebar, yakni 68 poin. Alex baru mengoleksi 239 poin.

    Selanjutnya dari posisi ketiga hingga kesembilan, urutannya tak berubah alias masih tetap, yakni Pecco, Franco Morbidelli, Fabio di Giannantonio, Marco Bezzecchi, Johann Zarco, Pedro Acosta, dan Fermin Aldeguer.

    Sementara itu Maverick Vinales yang finis kelima di MotoGP Belanda 2025 sukses mengerek posisinya naik satu tingkat. Vinales naik ke peringkat kesepuluh (69 poin) dan menggeser posisi Fabio Quartararo (67 poin) yang turun ke urutan kesebelas.

    Hasil positif ditunjukkan rider asal Asia Tenggara, Somkiat Chantra. Pebalap berkebangsaan Thailand itu akhirnya mendapatkan poin pertamanya di MotoGP setelah finis di posisi kelima belas MotoGP Belanda 2025. Raihan 1 poin di MotoGP tentunya tak bisa mengangkat posisi Chantra di klasemen. Rider LCR Honda itu masih tertahan di posisi paling bawah klasemen sementara MotoGP 2025.

    Chantra cukup beruntung lantaran banyak pebalap di depannya yang mengalami crash, sehingga posisi dia terkerek otomatis saat balapan berlangsung. Sisi positifnya, dia bisa finis di depan pebalap senior yang sekarang jadi test rider di Honda, Aleix Espargaro.

    Klasemen Pebalap Usai MotoGP Belanda 2025

    1. = Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) 307
    2. = Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24) 239 (-68)
    3. = Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) 181 (-126)
    4. = Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24) 139 (-168)
    5. = Fabio di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) 136 (-171)
    6. = Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) 121 (-186)
    7. = Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V) 101 (-206)
    8. = Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) 98 (-209)
    9. = Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)* 81 (-226)
    10. ^1 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 69 (-238)
    11. ˅1 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 67 (-240)
    12. = Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* 49 (-258)
    13. = Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 47 (-260)
    14. ^1 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25) 44 (-263)
    15. ^1 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) 42 (-265)
    16. ˅2 Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) 38 (-269)
    17. ^1 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 35 (-272)
    18. ^1 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) 33 (-274)
    19. ˅2 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) 32 (-275)
    20. = Takaaki Nakagami JPN Honda HRC Castrol (RC213V) 10 (-297)
    21. = Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25) 8 (-299)
    22. ^1 Augusto Fernandez SPA Pramac Yamaha (YZR-M1) 6 (-301)
    23. ˅1 Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) 6 (-301)
    24. NA Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)* 1 (-306)

    (lua/rgr)

  • ‘Mustahil Marc Marquez Tak Jadi Juara Dunia MotoGP, Apalagi Dikawal Adiknya’

    Marquez Geram Adik Disebut Ngalah dan Ogah Nyalip saat Duel Lawan Dirinya

    Jakarta

    Marc Marquez geram sang adik dituding sering mengalah dan ogah menyalip saat berhadapan dengan dirinya. Ini pembelaan Marquez untuk Alex.

    Alex Marquez dihujani kritik yang menyebut dirinya enggan melawan Marc Marquez saat keduanya terlibat duel di lintasan. Alex dituding lebih sering mengalah saat harus berhadapan dengan kakaknya. Situasinya berbeda saat Alex berhadapan dengan rider lain, pebalap Gresini Racing itu justru disebut lebih ngotot.

    Marc Marquez tak terima adiknya dituding demikian. Marquez menyebut pebalap yang berada di depan memang sulit untuk disalip. Menurutnya, kondisi demikian juga dialami Marco Bezzecchi saat kesulitan menyalip dirinya di MotoGP Belanda. Padahal catatan waktu keduanya terpaut jauh.

    “Itu sangat sulit. Saya mau bilang ke orang-orang bahwa mereka harus menghormati semua pebalap karena kemarin di konferensi pers media, mereka mulai mengatakan ‘ah, saudaramu tidak menyerangmu seperti pebalap lain’, dan bahkan beberapa mekanik memberitahu saya di media sosial bahwa orang-orang mulai membicarakan hal tersebut,” ungkap Marquez dilansir Crash.

    “Dan hari ini (MotoGP Belanda), kenapa Marco tidak menyerang saya? Pada akhirnya, jika pebalap di depan berada di level yang sangat seimbang, di lintasan balap yang sangat sempit ini, kamu tidak bisa menyalip pebalap di depan,” ujarnya.

    Marquez meminta semua orang menghormati para pebalap. Sebab, naluri pebalap inginnya menang. Menurut juara dunia delapan kali itu, setiap pebalap pasti mati-matian membela timnya, negaranya, dan juga dirinya sendiri. Tapi hal itu belum tentu bisa diwujudkan dengan mulus.

    “Masalahnya, hanya satu yang bisa menang. Saya marah, setiap orang harus menghormati pebalap lainnya,” tutur dia.

    Sebelumnya, Alex Marquez juga sudah lebih dulu membela dirinya. Alex menuturkan kakaknya itu memang sulit untuk dilawan, terlebih ketika berada di depan.

    “Orang-orang mengatakan ‘kamu tidak menyerangnya dengan cara yang sama’ tapi ketika dia yang tercepat, kamu tidak bisa. Kamu menyerang pebalap di depan ketika mereka lebih lambat, tapi ketika mereka lebih cepat, kamu tidak bisa menyalip mereka,” beber Alex.

    (dry/rgr)

  • Marquez Juara, Bezz Kedua, Pecco Ketiga

    Marquez Juara, Bezz Kedua, Pecco Ketiga

    Jakarta

    Hasil MotoGP Belanda 2025 bisa Anda simak di sini. Marc Marquez sukses keluar sebagai juaranya, diikuti Marco Bezzecchi, dan Francesco Bagnaia di tempat ketiga. Seperti apa jalannya balapan di negeri kincir angin?

    Seri kesepuluh MotoGP 2025 berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda. Balap utama kelas Moto3, Moto2, dan MotoGP diselenggarakan Minggu (29/6/2025). Balap kelas MotoGP diselenggarakan sebanyak 26 lap dengan kondisi cuaca yang cerah.

    Pada lap pertama, Francesco Bagnaia langsung memimpin di depan, diikuti Marc Marquez, Alex Marquez, dan Marco Bezzecchi. Sementara Fabio Quartararo yang mulai dari pole position justru tercecer ke urutan ketujuh. Rider asal Prancis itu melakukan start yang kurang bagus dan sempat kontak dengan Marquez dan Franco Morbidelli.

    Alex yang awalnya diprediksi berada di barisan depan bersama Marquez malah tercecer ke urutan kelima. Alex disalip Bezzecchi serta Pedro Acosta. Puncaknya, Alex justru terjatuh di lap keenam setelah melakukan kontak dengan Acosta di tikungan kelima.

    Marc Marquez Foto: Dok. Ducati

    Memasuki lap kesepuluh, formasi di barisan depan berganti. Marquez kini memimpin lomba, diikuti Bezzecchi dan Acosta yang tampil menggila di balapan ini. Sedang Pecco Bagnaia yang awalnya tampil menjanjikan, melorot ke urutan empat.

    Namun Bagnaia rupanya tidak menyerah. Anak didik Valentino Rossi itu kemudian menyalip Acosta di lap kelima belas. Bagnaia juga mencatatkan fastest lap di lap keenam belas.

    Balapan terus berjalan sangat menarik hingga lap kedua puluh dua. Bezzecchi terus membuat Marquez merasa tak nyaman di posisi paling depan. Jarak mereka berdua pun amat tipis, hanya selisih 0,2 detik bahkan 0,1 detik.

    Akan tetapi perlawanan Bezzecchi harus berakhir di lap terakhir. Marquez sukses memperlebar jarak dengan Bezzecchi hingga tercipta gap 0,7 detik. Marquez pun berhasil menginjak garis paling pertama, disusul Bezzecchi, dan Bagnaia.

    Dengan kemenangan ini Marquez berhasil sapu bersih kemenangan di balap sprint dan balap utama MotoGP Belanda 2025. Marquez juga bisa meraih tiga kali kemenangan berturut-turut, di mana sebelumnya dia juga menang di Aragon (Spanyol) dan Mugello (Italia). Hasil ini juga semakin mengukuhkan posisi Marquez di puncak klasemen sementara MotoGP 2025 usai berjalan 10 seri.

    Sejumlah pebalap juga mengalami crash di MotoGP Belanda 2025. Selain Alex Marquez, ada Ai Ogura yang jatuh di lap pertama, Joan Mir dan Fermin Aldeguer yang saling bertabrakan, Lorenzo Salvadori, hingga Miguel Oliveira.

    Hasil MotoGP Belanda 2025

    1. Marc Marquez (Ducati Lenovo)

    2. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing)

    3. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo)

    4. Pedro Acosta (Red Bull KTM)

    5. Maverick Vinales (KTM Tech3)

    6. Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46)

    7. Franco Morbidelli (Pertamina VR46)

    8. Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia)

    9. Enea Bastianini (KTM Tech3)

    10. Fabio Quartararo (Monster Yamaha)

    11. Brad Binder (Red Bull KTM)

    12. Johann Zarco (LCR Honda)

    13. Alex Rins (Monster Yamaha)

    14. Jack Miller (Pramac Yamaha)

    15. Somkiat Chantra (LCR Honda)

    16. Aleix Espargaro (test rider Honda)

    (lua/rgr)