Tag: Ahmad Yani

  • Susi Air mulai layani penerbangan Semarang

    Susi Air mulai layani penerbangan Semarang

    Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

    Susi Air mulai layani penerbangan Semarang – Karimunjawa 
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 04 Juli 2025 – 18:34 WIB

    Elshinta.com – Penerbangan perdana rute Kota Semarang – Karimunjawa Kabupaten Jepara pada Jumat, 4 Juli 2025 disambut oleh antusiasme warga.   

    Banyak yang menilai,  momentum ini bukan sekadar penerbangan biasa, melainkan awal dari kemudahan akses menuju salah satu destinasi wisata unggulan Jateng.

    Salah seorang Kota Salatiga, Elia Tri Retnaningsih mengaku, senang bisa turut serta dalam penerbangan perdana tersebut.

    “Sungguh luar biasa, bisa menikmati dan bisa merasakan penerbangan ini,” katanya saat ditemui di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. 

    Elia mengaku beruntung, sebab penerbangan pertama dilaksanakan bertepatan dengan momentum libur anak sekolah.

    “Belum pernah ke Karimunjawa, mumpung ini liburan kami bersama keluarga ke sana. Saya seneng sekali. Semoga dengan penerbangan ini, semakin ramai, semakin lancar, dan semakin baik,” ujarnya.  

    Setali tiga uang, warga Kabupaten Wonosobo, Widi Yulianto mengaku,  merasakan kebahagiaan yang sama. Bersama anggota keluarganya, ia rela berangkat sejak pukul 4 pagi, demi bisa terbang ke Karimunjawa.

    “Tujuan Karimunjawa sampai hari Minggu, satu keluarga delapan orang. Baru pertama kali ke Karimunjawa naik pesawat,” katanya.

    Widi mengaku melihat info penerbangan perdana ini saat sedang berselancar di mesin pencarian internet. Begitu melihatnya, ia langsung memesan tiket terbang bersama Susi Air itu.

    “Saya lihat berita di YouTube dan di Google ada penerbangan dari Susi Air tanggal 4 Juli. Pingin cari sensasi terbaru. Kalau naik kapal takut ombaknya,” ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Jumat (4/7). 

    Sebagai informasi, penerbangan ini secara resmi dilepas dari Bandara Ahmad Yani oleh pendiri Susi Air, Susi Pudjiastuti, bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Keduanya hadir langsung menyapa penumpang dan menyampaikan harapan besar terhadap masa depan konektivitas udara di wilayah ini.

    “Ini menjadi momentum menumbuhkembangkan ekonomi, baik itu tourism, investasi maupun kegiatan masyarakat lainnya,” ujar Ahmad  Luthfi.

    Sementara itu, Pendiri Susi Air, Susi Pudjiastuti menyatakan siap mendukung konektivitas pulau-pulau terluar yang ada di Jawa Tengah. Tak hanya itu, Susi juga siap mendukung penerbangan di bandara-bandara perintis yang ada di wilayah Jateng.

    “Semoga Susi Air bisa terus membuka isolasi wilayah-wilayah terluar. Bukan hanya di luar pulau, tetapi di dalam pulau juga. Apalagi akses ke Karimunjawa sebelumnya hanya kapal laut,” kata dia.  

    Dengan waktu tempuh kurang dari satu jam menggunakan pesawat perintis Susi Air, jalur udara ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses menuju Karimunjawa, yang selama ini lebih banyak bergantung pada jalur laut dengan waktu tempuh 4–5 jam.

    Hadirnya jalur ini bukan hanya memudahkan wisatawan, tapi juga membuka peluang baru bagi geliat ekonomi dan promosi Pulau Karimunjawa, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Tengah. 

    Sumber : Radio Elshinta

  • Susi Air Ingin Tambah Penerbangan ke Karimunjawa, Susi Pudjiastuti: Kalau Butuh 5 Kali Sehari Kami Siap
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        4 Juli 2025

    Susi Air Ingin Tambah Penerbangan ke Karimunjawa, Susi Pudjiastuti: Kalau Butuh 5 Kali Sehari Kami Siap Regional 4 Juli 2025

    Susi Air Ingin Tambah Penerbangan ke Karimunjawa, Susi Pudjiastuti: Kalau Butuh 5 Kali Sehari Kami Siap
    Tim Redaksi
     

    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Pemilik maskapai
    Susi Air
    ,
    Susi Pudjiastuti
    , menyatakan kesiapan maskapainya untuk terus membuka akses wilayah-wilayah terisolasi, baik di luar Pulau Jawa maupun dalam Pulau Jawa.
    Pernyataan ini disampaikan Susi usai penerbangan perdana (inaugural flight) Susi Air rute Semarang–
    Karimunjawa
    , yang dilepas dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jumat (4/7/2025).
    “Adany
    a breakthrough transportation
    ini mempercepat konektivitas. Semarang–Karimunjawa hanya 1 jam lewat udara, sedangkan kapal laut bisa delapan jam. Kalau ombak besar, kapal bahkan tidak bisa berangkat,” ujar Susi dalam keterangan tertulis.
    Susi mengatakan Susi Air siap menambah jadwal penerbangan langsung ke Karimunjawa bila animo wisatawan meningkat, bahkan hingga 4–5 kali penerbangan per hari.
    “Kalau butuh 4–5 penerbangan per hari dari dan ke Karimunjawa, kami siap. Termasuk rute lain seperti Semarang–Cilacap atau Semarang–Jogja, kami juga siap,” ujarnya.
    Ia menegaskan, penerbangan singkat akan sangat mendukung efisiensi waktu bagi para pelaku bisnis, wisatawan, hingga investor yang ingin mengembangkan sektor ekonomi di daerah.
    “Orang-orang penting biasanya tidak kekurangan uang, tapi kekurangan waktu. Penerbangan langsung bisa mendorong investasi dan pariwisata,” tambah Susi.
    Susi juga menyoroti pentingnya menjadikan Bandara Internasional Ahmad Yani sebagai feeder hub bagi penerbangan ke kota-kota kecil.
    Menurutnya, infrastruktur udara seperti bandara perintis di berbagai wilayah bisa menjadi solusi konektivitas antarwilayah.
    “Ahmad Yani layak jadi bandara internasional kalau punya banyak feeder. Dengan dukungan Pemprov Jateng dan pengelola bandara, kami siap membantu,” tegasnya.
    Sementara itu, Gubernur
    Jawa Tengah
    Ahmad Luthfi menyambut baik langkah Susi Air membuka jalur perintis ke Karimunjawa. Menurutnya, hal ini menjadi momentum menumbuhkan perekonomian wilayah, terutama daerah-daerah terluar.
    “Ini bentuk komitmen pemerataan pembangunan ekonomi. Penerbangan bisa menghubungkan pulau-pulau terluar dan mendukung pertumbuhan wilayah,” kata Luthfi.
    Ia menambahkan, pihaknya akan mengkaji pembukaan rute-rute baru, memanfaatkan sejumlah bandara kecil yang sudah tersedia di provinsi seperti di Blora, Purbalingga, dan Cilacap.
    Luthfi juga menyebut penerbangan ini dapat mendukung status Bandara Ahmad Yani sebagai bandara logistik dan penumpang, serta Bandara Adi Soemarmo yang telah mendapatkan izin sebagai bandara internasional khusus haji.
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Rute Baru Semarang–Karimunjawa Resmi Terbang, Warga Sambut Penuh Harapan – Page 3

    Rute Baru Semarang–Karimunjawa Resmi Terbang, Warga Sambut Penuh Harapan – Page 3

    Sebagai informasi, penerbangan ini secara resmi dilepas dari Bandara Ahmad Yani oleh pendiri Susi Air, Susi Pudjiastuti, bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Keduanya hadir langsung menyapa penumpang dan menyampaikan harapan besar terhadap masa depan konektivitas udara di wilayah ini.

    “Ini menjadi momentum menumbuhkembangkan ekonomi, baik itu tourism, investasi maupun kegiatan masyarakat lainnya,” ujar Ahmad  Luthfi.

    Sementara itu, Pendiri Susi Air, Susi Pudjiastuti menyatakan siap mendukung konektivitas pulau-pulau terluar yang ada di Jawa Tengah. Tak hanya itu, Susi juga siap mendukung penerbangan di bandara-bandara perintis yang ada di wilayah Jateng.

    “Semoga Susi Air bisa terus membuka isolasi wilayah-wilayah terluar. Bukan hanya di luar pulau, tetapi di dalam pulau juga. Apalagi akses ke Karimunjawa sebelumnya hanya kapal laut,” kata dia.  

    Waktu Tempuh Kurang dari 1 Jam

    Dengan waktu tempuh kurang dari satu jam menggunakan pesawat perintis Susi Air, jalur udara ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses menuju Karimunjawa, yang selama ini lebih banyak bergantung pada jalur laut dengan waktu tempuh 4–5 jam.

    Hadirnya jalur ini bukan hanya memudahkan wisatawan, tapi juga membuka peluang baru bagi geliat ekonomi dan promosi Pulau Karimunjawa, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Tengah.

     

    (*)

  • DPRD Penajam dan Kukar berharap kompensasi penyerahan aset ke IKN

    DPRD Penajam dan Kukar berharap kompensasi penyerahan aset ke IKN

    Suasana IKN yang dibangun di sebagian wilayah Kabupeten Penajam Paser Utara dan Kabupeten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan

    DPRD Penajam dan Kukar berharap kompensasi penyerahan aset ke IKN
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Jumat, 27 Juni 2025 – 07:45 WIB

    Elshinta.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berharap penyerahan aset di sebagian wilayah kedua kabupaten itu yang masuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) ada kompensasi dari pemerintah pusat.

    “Kami sepakat perjuangkan aset darah yang masuk wilayah IKN,” ujar Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Muhammad Yusuf ketika ditanya mengenai aset darah yang masuk wilayah IKN di Penajam, Kamis (26/6).

    Regulasi memang menyatakan aset yang masuk wilayah IKN secara otomatis diambil Otorita IKN, lanjut dia, tetapi diharapkan ada kebijakan khusus agar aset tidak semua diambil dan ada aset perwakilan kabupaten.

    Otorita IKN bisa mengusulkan perubahan status terhadap lahan pemerintahan, permukiman, dan kawasan kehutanan menjadi areal penggunaan lain (APL), menurut Andi, agar masyarakat kabupaten bisa memilikinya untuk meningkatkan roda perekonomian daerah.

    “Aset milik Kukar yang diambil alih capai triliunan rupiah yang terdiri atas bangunan, tanah, dan lainnya. Jadi, kami harapkan ada kompensasi,” kata Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara Ahmad Yani.

    Kompensasi atau perhatian maupun bantuan khusus dari pemerintah pusat atau Otorita IKN diharapkan oleh Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai daerah asal yang sebagian wilayahnya masuk kawasan IKN.

    Salah satu aset berharga dan vital milik Kabupaten Kutai Kartanegara yang masuk dalam kawasan IKN, yakni sektor migas. Kabupaten Kukar mendapatkan dana bagi hasil sektor migas menunjang pembangunan dan pengembangan daerah.

    “Akan tetapi, penghasilan dana bagi hasil minyak dan gas (migas) itu terancam hilang,” ujarnya.

    Sinergi antara Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara mewujudkan harapan kedua daerah itu, menurut Ahmad Yani, sangat penting.

    DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara dan DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara sepakat untuk berjuang bersama mendapatkan kompensasi atau perhatian khusus dari pemerintah pusat maupun Otorita IKN terkait dengan aset kabupaten yang diambil alih karena masuk delineasi IKN.

    Kedua lembaga legislatif itu melakukan pembahasan mengenai IKN ketika DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara.

    Sumber : Antara

  • Bandara Ahmad Yani buka penerbangan Semarang-Kuala Lumpur, tiket Rp760 ribu

    Bandara Ahmad Yani buka penerbangan Semarang-Kuala Lumpur, tiket Rp760 ribu

    Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

    Bandara Ahmad Yani buka penerbangan Semarang-Kuala Lumpur, tiket Rp760 ribu
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 19 Juni 2025 – 16:36 WIB

    Elshinta.com – Maskapai AirAsia membuka rute penerbangan Semarang -Kuala Lumpur Malaysia mulai 5 September 2025. Bahkan, tiket penerbangan rute tersebut sudah mulai dijual pada Rabu, 18 Juni 2025.

    Rencananya, jadwal penerbangan akan dibuka setiap hari. Berangkat dari Kota Semarang pukul 11.15 WIB dan tiba di Kuala Lumpur 14.40.  Sedangkan jadwal penerbangan dari Kuala Lumpur pukul 9.25 dan tiba di Semarang pukul 10.40 WIB.

    “Penerbangannya mulai 5 September 2025. Tapi hari ini tiket sudah bisa dibeli, mulai Rp760 ribu,” kata Gubernur Jawa Tengah,  Ahmad Luthfi usai menerima kunjungan dari pimpinan AirAsia dan pimpinan Bandara Ahmad Yani di ruang kerjanya pada Rabu (18/6/2025).

    Hadir di acara tersebut, Head Network and Airport Authority AirAsia, Edwin, GM Bandara A Yani Fajar Purwawidada,  dan didampingi jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jateng.

    Selain AirAsia, lanjut Luthfi, maskapai Scoot juga akan membuka rute penerbangan Kota Semarang – Singapura. Saat ini sedang dilakukan percepatan persiapan. Diperkirakan penerbangan pertama akan dibuka pada rentang waktu September-Desember 2025.

    “Saya kira banyak yang sudah menunggu penerbangan internasional ini. Apalagi ini sebagai salah satu langkah mengembangkan pariwisata dan investasi,” ujar   Luthfi.

    Head Network and Airport Authority AirAsia, Edwin mengatakan,  pihaknya menjadi maskapai pertama setelah Bandara Ahmad Yani dibuka untuk penerbangan internasional lagi. Kebijakan ini sudah didasarkan pada potensi industri yang tinggi dan daya beli masyarakat Kota Semarang yang tinggi.

    Ia mengungkapkan, penerbangan internasional bisa jadi buka hanya rute Semarang-Kuala Lumpur,  sebab saat ini juga sedang dilakukan studi untuk membuka rute Semarang ke Vietnam dan Thailand. 

    “Penang (Malaysia) juga menarik, Bangkok juga. Karena orang indonesia suka ke Thailand.  Apalagi Thailand ke Borobudur juga punya koneksi. Tapi ini masih kita pelajari,” kata Edwin.

    Sementara itu,  General Manager Bandara Ahmad  Yani,  Fajar Purwawidada mengatakan,  pihaknya juga fokus untuk membantu membuka rute-rute internasional yang baru. Selain Malaysia dan Singapura, potensi menuju Vietnam dan Thailand juga besar.

    Dengan banyaknya kawasan industri di Jateng, lanjut dia,  penerbangan lainya yang potensial dibuka adalah adalah Semarang-China. Lantaran hal ini pernah dilakukan pada 2019 saat sebelum pandemi.

    “Selain Air Asia, yang sudah pasti Scoot Airlines antara September-Desember 2025,” kata dia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Kamis (19/6). 

    Sumber : Radio Elshinta

  • Demo Tolak Aturan ODOL, Sopir Truk di Trenggalek Sempat Tutup Jalan Utama
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        19 Juni 2025

    Demo Tolak Aturan ODOL, Sopir Truk di Trenggalek Sempat Tutup Jalan Utama Surabaya 19 Juni 2025

    Demo Tolak Aturan ODOL, Sopir Truk di Trenggalek Sempat Tutup Jalan Utama
    Tim Redaksi
    TRENGGALEK, KOMPAS.com
    – Massa
    sopir truk
    di Kabupaten
    Trenggalek
    , Jawa Timur melakukan aksi solidaritas untuk menolak aturan
    over dimension over load
    (ODOL) dan memberantas tindakan premanisme di jalan.
    Mereka juga melakukan penutupan jalur utama antar-kota dengan cara memarkir truk-truk di tengah jalan, Kamis (19/06/2025).
    “Aksi yang diikuti oleh lebih dari 287 armada truk berikut sopir ini berpusat di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
    Trenggalek
    ,” kata salah satu sopir truk peserta aksi, Soetrisno, di kawasan Simpang Tiga Jarakan, Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (19/06/2025).
    Menurut dia, aksi ini merupakan bentuk solidaritas dari para sopir truk muatan di seluruh wilayah Trenggalek.
    Selain menuntut
    aturan ODOL
    , mereka menuntut penyelesaian masalah premanisme yang kerap terjadi di jalan.
    “Kami sopir menuntut agar tidak ada premanisme di jalan. Kemudian, ongkos logistik itu harus disesuaikan, dan menuntut revisi Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Nomor 22 Tahun 2009,” kata Sutrisno.
    Setelah menyampaikan aspirasi di kantor dewan, para pengemudi truk beserta armada menuju Simpang Tiga Jarakan, Kelurahan Karangsoko, Trenggalek, untuk bergabung bersama sopir truk lain. 
    Sebelumnya, truk-truk berkumpul di Simpang Tiga Jarakan untuk memblokade jalan utama.
    Akibatnya, jalanan di area tersebut dipenuhi truk yang diparkir dari tiga sisi, baik selatan, barat, maupun utara.
    Dari sisi selatan, sepanjang satu kilometer, truk berjajar memenuhi jalur.
    Dari arah Karangan juga dipadati truk pada satu sisi hingga simpang empat Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Trenggalek.
    Aksi penutupan jalan tersebut sebelumnya tidak direncanakan.
    Namun, karena banyaknya sopir yang hadir dan tidak tertampung di area gedung dewan, mereka akhirnya memarkirkan truk di sepanjang jalan hingga Simpang Tiga Jarakan.
    Selain itu, blokade juga sempat terjadi di simpang empat Jalan Ahmad Yani, Trenggalek.
    Agar tetap bisa melintas, masyarakat harus memilih sejumlah jalur alternatif yang ada.
    Aksi solidaritas di Simpang Tiga Jarakan, Trenggalek, tersebut berakhir sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (19/06/2025), setelah adanya imbauan dari pihak kepolisian.
    Polisi menyampaikan bahwa jalan tersebut merupakan jalan umum yang harus dapat dilalui masyarakat.
    Para sopir pun membubarkan diri dengan tertib dan arus lalu lintas kembali normal.
    “Kami berharap Bapak-bapak yang ada di dewan bisa mendukung aspirasi kami,” ujar Sutrisno.
    Aksi ini menunjukkan solidnya persatuan sopir truk dalam memperjuangkan hak-hak mereka dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
    “Aksi
    demo sopir truk
    ini terjadi serentak di Provinsi Jawa Timur,” kata Sutrisno.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Fakta-Fakta Terbongkarnya Judi Kasino Berkedok Arena Futsal dan Karaoke di Bandung

    Fakta-Fakta Terbongkarnya Judi Kasino Berkedok Arena Futsal dan Karaoke di Bandung

     

    Liputan6.com, Bandung – Praktik judi kasino berkedok arena futsal dan tempat karaoke di New Ballroom Billiard, Karaoke, and Live Music yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No 126, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, berhasil dibongkar aparat kepolisian. 

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, lokasi tempat kasino itu sangat terkamuflase di tengah kota.

    “Alhamdulillah polisi bisa mengendus dan menyelidikinya dan kita lakukan penggrebekan,” kata Hendra, saat merilis kasus, Selasa (17/6/2025).

    Hendra menjelaskan penggerebekan dilakukan tim gabungan dari Subdit Siber Polda Jabar dan Satreskrim Polrestabes Bandung pada Selasa dini hari (17/6/2025).

    Berikut fakta-falta terkait terbongkarnya praktik judi kasino di Banddung:

    1. Lokasi Tersamarkan dengan Minimal Taruhan Rp300 Ribu

    Menurut Hendra, permainan mesin kasino dilakukan secara tertutup dan tersamarkan dengan arena futsal dan karaoke di tengah Kota Bandung. Minimal taruhan dalam permainan antara Rp300 ribu hingga jutaan rupiah. Berbeda dari tempat biasa, meja di ruang VIP lebih bagus dan eksklusif, dengan minimal taruhan Rp3 juta hingga tak terhingga.

    2. Sebanyak 44 Orang Jadi Tersangka

    Saat melakukan penggerebekan, aparat Polda Jabar mengamankan 63 orang, dans 44 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Termasuk pria berinisial HP dan CW, yang merupakan pemilik dan pemodal tempat judi kasino tersebut. Selain itu diamankan juga 18 orang pemain, dan sisanya merupakan kelompok yang terlibat dalam penyelenggaraan judi (operator), antara lain seperti kasir dan pemain kartu.

    3. Baru 3 Hari Beroperasi

    Menurut keterangan kepolisian, arena judi kasino berkedok tempat futsal dan karaoke itu baru beroperasi selama toga hari sebelum akhirnya digerebek tim gabungan dari Subdit Siber Polda Jabar yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Jabar.

     

     

     

     

     

     

  • Terbongkarnya Kasino Berkedok Tempat Futsal di Bandung, 44 Orang Jadi Tersangka

    Terbongkarnya Kasino Berkedok Tempat Futsal di Bandung, 44 Orang Jadi Tersangka

    Polda Jabar juga telah menetapkan 44 orang sebagai tersangka dalam kasus perjudian konvensional yang digerebek di kawasan Kosambi, Kota Bandung.

    Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengatakan penetapan ini dilakukan setelah polisi mengamankan 63 orang saat penggerebekan yang dilakukan pada Selasa (17/6/2025) dini hari.

    “Sudah ada tersangka berinisial AP dan CW, pemain kurang lebih ada 18 orang, dan satu kelompok lagi adalah yang terlibat perjudian sebagai penyelenggara atau operator, seperti kasir, pemain kartu. Itu klaster-klaster yang kami lakukan, jumlah tersangkanya 44 orang,” kata Rudi di Bandung, Rabu.

    Penggerebekan dilakukan di tempat hiburan  New Ballroom Billiard, Karaoke, and Live Music di Jalan Ahmad Yani No.126, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.

    Rudi menyatakan lokasi perjudian tersebut berkedok tempat hiburan karaoke dan futsal, dan baru beroperasi selama tiga hari sebelum akhirnya digerebek oleh tim gabungan dari Subdit Siber Polda Jabar yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Jabar.

    “Yang menarik, tempat ini baru beroperasi tiga hari. Tapi sudah melakukan kegiatan yang jelas melanggar hukum. Maka kami, Polda Jabar bersama Forkopimda, bertekad meniadakan seluruh bentuk kegiatan yang meresahkan masyarakat dan melanggar hukum di wilayah Jawa Barat,” kata Rudi.

    Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai lebih dari Rp350 juta, alat perjudian, dan sejumlah rekening bank. Polisi juga tengah menelusuri aliran dana dari praktik perjudian tersebut.

    “Dari ATM dan rekening yang berhasil kami sita, ada Rp2,7 miliar di rekening, dan masih kami dalami itu omset perjudian atau bukan. Kita akan terus kembangkan dan aliran uangnya akan kami ikuti,” katanya.

    Rudi menegaskan bahwa kasus ini akan terus dikembangkan guna mengungkap jaringan dan pelaku lain yang terlibat dalam aktivitas perjudian di wilayah Jawa Barat.

    “Untuk jajaran kita semua sepakat terutama Polri kita sama sekali tidak pernah mendukung atau membiarkan ada satu bentuk kegiatan ilegal di Jabar,” katanya.

  • 7
                    
                        Ormas Dilarang Pakai Baju Mirip TNI/Polri, Pemuda Pancasila Kalteng: Kami Semi Militer
                        Regional

    7 Ormas Dilarang Pakai Baju Mirip TNI/Polri, Pemuda Pancasila Kalteng: Kami Semi Militer Regional

    Ormas Dilarang Pakai Baju Mirip TNI/Polri, Pemuda Pancasila Kalteng: Kami Semi Militer
    Tim Redaksi
    PALANGKA RAYA, KOMPAS.com
    – Organisasi masyarakat
    Pemuda Pancasila
    (PP)
    Kalimantan Tengah
    (
    Kalteng
    ) merespons larangan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap ormas yang mengenakan seragam mirip TNI, Polri, maupun aparat pemerintahan lainnya.
    Bendahara Majelis Pimpinan Wilayah (MPW)
    PP Kalteng
    , Adhie Abdian, menjelaskan bahwa Pemuda Pancasila memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan dunia militer. 
    Sebab, organisasi itu diklaim didirikan oleh Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) yang terdiri dari tokoh-tokoh militer seperti Jenderal Abdul Haris Nasution, Jenderal Ahmad Yani, dan Gatot Soebroto.
    “Jadi sejarah kemiliteran melekat di PP, makanya PP disebut organisasi semi militer, sampai sekarang, kami itu organisasi komando,” ucap Adhie kepada Kompas.com di sela pertemuan sejumlah ormas di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Kamis (19/6/2025).
    Adhie menyatakan bahwa sah-sah saja Kemendagri mengeluarkan larangan tersebut, karena banyak ormas yang menyalahgunakan seragam bergaya militer untuk kepentingan pribadi.
    “Karena selama ini banyak ormas yang menggunakan seragam ala militer itu, dalam tanda kutip dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” katanya.
    Meski demikian, terkait sikap resmi organisasi, PP Kalteng masih menunggu keputusan dari pengurus pusat.
    “Karena kebijakan ini sifatnya nasional, tentunya akan ada keputusan nasional bagaimana, kalau daerah ini kan mengikuti kebijakan pusat,” ujarnya.
    Ia menambahkan bahwa kader PP selalu melalui proses pendidikan dan pelatihan (diklat), termasuk pelatihan dasar (latsar) militer yang sering kali melibatkan anggota TNI sebagai pemateri maupun instruktur.
    “Memang (ormas) yang pertama kali bergaya militer itu PP, kami sudah 97 tahun, kalau dulu PP itu berwarna merah, kenapa kami pakai (seragam) loreng? Kami membedakan warna, walaupun motifnya sama,” tuturnya.
    Hingga saat ini, baik PP Pusat maupun PP Kalteng belum pernah menerima teguran resmi dari pemerintah terkait penggunaan seragam tersebut.
    “Beberapa bulan ke depan kami akan musyawarah besar (mubes) anggota PP, mungkin di situ nanti salah satunya dibahas aturan Menteri Dalam Negeri, saat ini secara organisasi kami masih belum mengambil sikap,” pungkasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 5
                    
                        Terbongkarnya Kasino Mewah di Bandung: Ruang VIP, 44 Tersangka, dan Temuan Rp 2,7 Miliar
                        Bandung

    5 Terbongkarnya Kasino Mewah di Bandung: Ruang VIP, 44 Tersangka, dan Temuan Rp 2,7 Miliar Bandung

    Terbongkarnya Kasino Mewah di Bandung: Ruang VIP, 44 Tersangka, dan Temuan Rp 2,7 Miliar
    Editor
    KOMPAS.com
    – Sebuah tempat perjudian bergaya
    kasino
    yang baru beroperasi selama tiga hari di kawasan Kosambi, Jalan
    Ahmad Yani
    , Kota
    Bandung
    , digerebek Polda Jawa Barat pada Selasa (17/6/2025) dini hari.
    “Ini baru saja kurang lebih tiga hari yang lalu beroperasi,” ujar
    Kapolda Jabar
    Irjen Pol Rudi Setiawan saat konferensi pers di lokasi, Rabu (18/6/2025).
    Informasi awal mengenai keberadaan kasino itu diterima polisi pada Minggu (15/6/2025) malam.
    Kapolda Jabar langsung memerintahkan Wakapolda untuk mengecek lokasi dan memastikan kebenarannya. Hasil verifikasi membuat
    Polda Jabar
    segera bergerak cepat.
    “Ini sesuatu yang mengagetkan saya sebagai Kapolda, penegak hukum di Jabar,” ucap Rudi.
    Penggerebekan kasino, yang beroperasi di balik kedok tempat biliar dan lapangan futsal, itu dilakukan langsung tim gabungan dipimpin Wakapolda Jabar dan melibatkan unsur Forkopimda.
    Lokasi yang digunakan adalah bekas tempat karaoke yang kini diubah menjadi arena judi bernama “Ada
    Kasino
    “.
    Saat penggerebekan, polisi menemukan dua ruangan yang difungsikan untuk aktivitas perjudian. Ada ruang untuk pemain umum dan satu ruang eksklusif bagi kalangan VIP.
    “Perjudian di sini dibagi dalam dua ruangan, ruang biasa untuk member-member biasa dan satu ruang VIP,” jelas Rudi.
    Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, ruang VIP tersebut memiliki standar eksklusif dengan nilai taruhan tinggi.
    “Taruhan minimal Rp 3 juta sampai tidak terhitung,” kata Hendra.
    Selain meja-meja judi dan kursi, ruangan itu dilengkapi bar dan berbagai minuman beralkohol.
    Lokasinya disamarkan di balik
    sliding door
    sebuah bangunan yang tampak seperti pertokoan biasa, lengkap dengan area parkir dan lapangan futsal di depannya.
    Sebanyak 63 orang diamankan dalam penggerebekan tersebut. Setelah pemeriksaan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, 44 orang ditetapkan sebagai tersangka.
    “Jumlahnya semuanya 44 orang (tersangka),” kata Rudi.
    Di antara mereka terdapat dua penyelenggara utama berinisial HP dan CW, 18 pemain, serta operator-operator seperti kasir dan pemain kartu.
    “Ada dua penyelenggara yang sudah kami tetapkan sebagai tersangka, itu dengan inisial HP dan CW,” tegas Rudi.
    Polda Jabar menyita sejumlah barang bukti termasuk meja judi, uang tunai ratusan juta rupiah, dan empat rekening bank.
    Salah satu temuan penting dalam penggerebekan ini adalah empat rekening bank yang setelah dicek berisi dana mencapai miliaran rupiah.
    “Ada empat buah rekening di bank swasta, setelah kami lakukan pengecekan, berjumlah Rp 2,7 miliar,” ujar Rudi.
    Saat ini, Polda Jabar sedang menelusuri asal-usul aliran dana tersebut dan tidak menutup kemungkinan mengusutnya melalui UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
    “Ini kami lagi dalami, apakah ini termasuk omzet selama tiga hari ini dan sebagainya. Kami akan mengikuti aliran uangnya ini ke mana, berasal dari mana, sehingga ada modal untuk membuka ini,” tuturnya.
    “Termasuk nanti kalau perlu kami tersangkakan dengan TPPU dan sebagainya, kami mempunyai kewenangan untuk mengikuti uangnya,
    follow the money
    ,” tutur Rudi.
    (Penulis Kontributor Bandung: Agie Permadi)
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.