Tag: Ahmad Dhani

  • Kenapa Pengacara Elza Syarief Terkenal? Ini Deretan Kasus Besar yang Pernah Ditangani

    Kenapa Pengacara Elza Syarief Terkenal? Ini Deretan Kasus Besar yang Pernah Ditangani

    Jakarta, Beritasatu.com – Elza Syarief merupakan salah satu pengacara terkemuka di Indonesia, dikenal luas karena kemampuannya menangani berbagai kasus besar, baik dari kalangan korporat maupun selebritas.

    Ketenarannya tidak hanya berasal dari keahlian hukum yang mumpuni, tetapi juga dari reputasinya dalam membela klien-klien terkenal, termasuk anggota keluarga Soeharto.

    Namun, saat ini, Elza menghadapi tantangan serius setelah dilaporkan mengalami serangan jantung pada Jumat (13/12/2024). Sebelum insiden ini terjadi, dia terlihat dalam kondisi sehat dan aktif saat menghadiri acara kongres hukum. Namun, beberapa hari setelah itu, kondisinya tiba-tiba menurun dan ia harus dirawat di ruang ICCU Rumah Sakit Siloam, Jakarta Barat.

    Berikut ini deretan kasus yang pernah ditangani Elza Syarief.

    Profil Elza Syarief
    Elza Syarief lahir pada 29 Juli 1957 di Jakarta. Ia menempuh pendidikan hukum di Universitas Jayabaya dan melanjutkan studi magister hukum di Universitas Padjadjaran.

    Ia mengawali kariernya sebagai pengacara di Ikatan Warga Satya. Setelah itu, Elza Syarief bergabung dengan beberapa kantor pengacara terkemuka, termasuk OC Kaligis, di mana ia menimba banyak ilmu. Pada 1991, Elza mendirikan firma hukumnya sendiri, Elza Syarief & Partners, yang kini menjadi salah satu firma hukum paling dikenal di Indonesia.

    Elza tidak hanya aktif sebagai praktisi hukum tetapi juga sebagai akademisi. Ia mengajar di Universitas Internasional Batam dan baru-baru ini dikukuhkan sebagai guru besar ilmu hukum. Selain itu, dia juga menjadi presenter acara edukasi hukum di TVRI, menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pemahaman hukum di masyarakat.

    Kasus-kasus Terkenal yang Ditangani Elza Syarief
    1. Kasus Tommy Soeharto
    Salah satu momen paling menentukan dalam karier Elza adalah saat dia menjadi kuasa hukum Tommy Soeharto dalam kasus tukar guling antara Bulog dan Goro. Keberhasilannya dalam kasus ini memperkuat reputasinya di dunia hukum.

    2. Kasus korupsi Nazaruddin
    Elza Syarief juga dikenal karena keterlibatannya dalam kasus korupsi yang melibatkan Muhammad Nazaruddin, mantan bendahara umum Partai Demokrat. Kasus ini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang kasus besar yang ditangani oleh Elza.

    3. Kasus selebritas
    Selain kasus korporat, Elza Syarief juga menangani berbagai kasus selebritas, seperti perceraian Maia Estianty dari Ahmad Dhani dan sengketa antara Cinta Laura dengan MD Entertainment. Keterlibatannya dalam dunia hiburan membuatnya semakin dikenal oleh masyarakat luas.

    4. Kasus kontroversial
    Elza Syarief juga terlibat dalam beberapa kasus kontroversial lainnya yang menantang reputasinya, seperti tergabung dalam Tim Merah Putih yang menggugat hasil Pemilihan Presiden 2014 ke Mahkamah Konstitusi. Namun, dedikasi dan keahlian hukum yang dimilikinya tetap membuatnya dihormati di kalangan rekan-rekannya.

    Dengan pengalaman yang luas menangani kasus-kasus besar, Elza Syarief telah membangun nama besarnya di dunia hukum Indonesia. Meskipun kini dia menghadapi tantangan kesehatan serius, warisan dan kontribusinya pada dunia hukum tetap menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya.

  • Tingkah Anak Mulan Jameela Nangis Seketika Diam usai Diberi Gepokan Uang, Istri Ahmad Dhani: Hiburan

    Tingkah Anak Mulan Jameela Nangis Seketika Diam usai Diberi Gepokan Uang, Istri Ahmad Dhani: Hiburan

    TRIBUNJATIM.COM – Penyanyi sekaligus anggota DPR RI, Mulan Jameela membagikan momen putra bungsunya, Muhammad Ali.

    Tingkah anak bungsu Mulan dan Ahmad Dhani itu menuai sorotan.

    Bagaimana tidak, Ali yang menangis seketika diam usai diberikan segepok uang oleh ayahnya.

    Mulan tak menjelaskan kapan tepatnya video tersebut diambil.

    Hanya saja Ali terlihat masih sangat kecil.

    Video tersebut menjadi hiburan bagi keluarga kecil Ahmad Dhani dan Mulan Jameela saat ini.

    Dimana putra bungsu Ahmad Dhani tersebut kini sudah berusia 8 tahun, ia lahir pada 4 Juni 2016 lalu.

    Dalam video yang dibagikan Mulan lewat media sosial pribadinya itu, ia mengaku lucu melihat bagaimana putranya menangis kemudian langsung diam setelah dibujuk sang ayah.

    Ahmad Dhani menggendong serta memberikan gepokan uang lembaran ratusan ribu kepada putra bungsunya.

    Lucunya, Muhammad Ali pun langsung terdiam setelah menerima uang tersebut.

    “Ali.. kamu lucu bangetttt”, tulis Mulan Jameela, dikutip dari Tribun Batam pada Minggu (15/12/2024).

    Selanjutnya, Mulan menjelaskan jika tidak ada maksud lain dirinya mengunggah video lama tersebut di sosial media.

    “Maaf ya gaess,, tidak ada niatan apapun, posting ini hanya mengenang kejadian lucu dan sekedar hiburan untuk keluargaku”, sambung mantan rekan duet Maia Estianty ini.

    Kebiasaan Ahmad Dhani tersebut rupanya malah berimbas baik terhadap Ali.

    Tingkat anak bungsu Mulan Jameela disoroti. (Instagram)

    Putra bungsu Dhani dan Mulan itu disebut menjadi sosok yang pintar menabung.

    Hal itu disampaikan Mulan Jameela dalam caption dengan mengaitkan kebiasaan Ahmad Dhani ketika membujuk Ali menangis dengan uang.

    “Ayah @ahmaddhaniofficial selalu ada cara biar anak2 berhenti nangis…

    Dan lucunya sampai sekarang Ali ini paling pinter nabing tp dia ga pelit.

    MashaaAllah,” tutup Mulan Jameela.

    Di sisi lain, Ahmad Dhani melarang Shafeea Ahmad pacaran disorot. 

    Diketahui, Shafeea merupakan anak Ahmad Dhani dan Mulan Jameela. 

    Adik perempuan Al, El, dan Dul ini kini berusia 13 tahun. 

    Menurut Mulan Jameela, kini Shafeea sudah mulai punya crush atau sosok laki-laki yang ditaksir. 

    Namun Shafeea ternyata dilarang ayahnya, Ahmad Dhani pacaran, karena usianya masih 13 tahun. 

    Ahmad Dhani meminta putrinya untuk tak memikirkan soal asmara di usianya yang sekarang.

    “Wah belumlah gila,” kata Dhani.

    Sebelumnya, Mulan Jameela pun sempat meminta putrinya itu untuk tidak berpacaran.

    Walaupun, Mulan mengetahui jika Shafeea memiliki crush atau lelaki yang disuka.

    Dikatakan Mulan, ia memperbolehkan anaknya pacaran saat usia 19 tahun.

    “Masih kecil anaknya. Nanti saja diobrolinnya kalau sudah 19 tahun,” katanya.

    Istri Ahmad Dhani ini berharap Shafeea bisa mengembangkan kariernya.

    Bukan tanpa alasan, Mulan melihat Shafeea memiliki jiwa seni music yang tinggi.

    “Dia bakatnya gede banget cuma belum mau ya. Mudah-mudahan ya mau, tapi aku orangnya nggak maksa,” pungkasnya.

    Sikap Ahmad Dhani dan Mulan Jameela saat putrinya remaja dan mulai punya crush disorot. Tegas melarang pacaran. (Instagram)

    Pernah curhat punya sifat sama-sama cemburuan, Mulan Jameela mendadak ungkap pergulatan daalam rumah tangganya dengan Ahmad Dhani. 

    Ada apa dengan pasangan selebriti ini? 

    Ahmad Dhani dan Mulan Jameela merupakan salah satu pasangan selebriti yang kerap terlihat adem ayem. 

    Meskipun bukan tanpa cobaan, rumah tangga Ahmad Dhani dan Mulan Jameela terbukti tetap kokoh selama lebih dari satu dekade.

    Terlebih lagi, pernikahan mereka telah dikaruniai dua anak, Safeea dan Ali.

    Kerap terlihat kompak, Mulan Jameela baru-baru ini curhat perdebatannya dengan Ahmad Dhani. 

    Menurut Mulan, hal ini dipicu oleh kesibukan mereka dalam mempersiapkan lagu baru.

    Tak disangka, Mulan dan Dhani sempat berselisih soal lirik lagu yang sedang mereka garap bersama.

    “Capek banget abis gulat sama paksu gara2 lirik lagu baru

    Siap2 ya BalaDewa BalaDewi Bakal ada lagu baru,” tulis Mulan.

    Dalam foto yang diunggahnya, terlihat Ahmad Dhani fokus menatap layar komputer besar, sementara Mulan duduk di belakangnya.

    Melansir dari Kompas.com, Jarang membahas secara terbuka mengenai kehidupan rumah tangganya dengan musisi Ahmad Dhani, penyanyi Mulan Jameela kini berbagi cerita tentang bagaimana mereka menjaga komunikasi.

    Menurut Mulan, ia dan Ahmad Dhani selalu memberi kabar dan saling bertanya satu sama lain saat menjalani kegiatan sehari-hari.

    “Kami dua-duanya sama-sama cemburuan,” ucap Mulan Jameela, ditemui di daerah Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2023).

    Mereka mengatasi rasa cemburu dengan bertemu secara langsung.

    Sementara itu, untuk mengatasi rasa rindu saat terpisah oleh jarak dan waktu, keduanya memanfaatkan teknologi.

    “Ya ketemu lah, kalau lagi di luar kota video call kadang-kadang.

    Teknologi sudah canggih, kalau lagi kangen lihat wajahnya ya video call aja,” ujar Mulan Jameela.

    Mulan juga sering menemani Ahmadi Dhani dalam kegiatannya bersama Partai Gerindra.

    Infomasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

  • Mulan Jameela Ngaku Siap Jadi Nenek jika Al Ghazali dan Alyssa Daguise Menikah

    Mulan Jameela Ngaku Siap Jadi Nenek jika Al Ghazali dan Alyssa Daguise Menikah

    Jakarta, Beritasatu.com – Artis sekaligus politisi Mulan Jameela mengaku siap menjadi nenek bila putra tirinya, Al Ghazali dan Alyssa Daguise menikah dan punya anak. 

    “Kalau memang  Al nantinya menikah sama Allysa, pastinya sudah siap lah jadi nenek,” ungkap istri Ahmad Dhani itu dalam channel YouTube, Minggu (15/12/2024).

    Mulan juga mengaku siap bila nantinya Al Ghazali menitipkan anak hasil pernikahannya. “Ya kalau memang Al sama Alyssa mau nitipin ya siap, karena aku memang suka anak kecil dan intinya sudah siap diribetin,” tambahnya.

    Mulan Jameela memang sudah cukup akrab dengan kekasih Al Ghazali itu. Lantaran sejak awal mereka berpacaran, dirinya sering ngobrol dan berdiskusi dengan Alyssa. “Mereka sudah pacaran lama, jadi sudah berasa bagian dari keluarga,” tandasnya.

    Sebelumnya, Al Ghazali dan Alyssa Daguise menyatakan akan menikah pada 25 Mei 2025 setelah Al Ghazali melamar Alyssa Daguise di Lake Como, Italia pada Sabtu (21/9/2024).

  • Profil Elza Syarief yang Kritis di ICCU dan Kasus Besar yang Pernah Ditangani

    Profil Elza Syarief yang Kritis di ICCU dan Kasus Besar yang Pernah Ditangani

    Jakarta, Beritasatu.com – Elza Syarief adalah salah satu advokat senior di Indonesia yang dikenal karena keterlibatannya dalam sejumlah kasus besar dan kontroversial. 

    Elza Syarief yang kini dirawat di ICCU akibat serangan jantung di Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pernah menangani kasus tukar guling Bulog-Goro hingga korupsi mantan Bendahara umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

    Lahir pada 24 Juli 1957 di Jakarta, Elza Syarief meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Jayabaya pada 1987. Ia melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktor di bidang hukum bisnis di Universitas Padjadjaran (Unpad). Kedua gelarnya diperoleh dengan predikat cum laude. Ia dikenal sebagai sosok yang tekun dan berdedikasi dalam memperdalam ilmu hukum.

    Disarikan dari berbagai sumber, Minggu (15/12/2024), Elza memulai karier di bidang hukum dengan bergabung pada Ikatan Warga Satya, komunitas mantan anggota CPM dan POM AD. Ia juga sempat bekerja di firma hukum milik OC Kaligis, salah satu pengacara terkenal di Indonesia, sebelum mendirikan firma hukumnya sendiri, Elza Syarief & Partners, pada 1991.

    Elza dikenal sebagai advokat yang memiliki kepribadian simpatik, tenang, dan sabar. Keahlian serta dedikasinya membuatnya dipercaya menangani banyak kasus besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Kasus-kasus besar yang ditangani Elza Syarief: 
    1. Kasus tukar guling Bulog-Goro
    Salah satu momen yang melambungkan nama Elza Syarief adalah keterlibatannya sebagai kuasa hukum Tommy Soeharto dalam kasus tukar guling antara Bulog dan Goro. Berkat kemampuannya, Tommy berhasil bebas dari jerat hukum.

    2. Kasus korupsi Nazaruddin
    Elza juga terlibat dalam pembelaan terhadap Nazaruddin dalam kasus korupsi wisma atlet dan sejumlah kasus lainnya.

    3. Kasus selebriti
    Elza juga kerap menangani berbagai kasus selebriti, seperti perceraian Maia Estianty dengan Ahmad Dhani, sengketa hukum antara Cinta Laura dan MD Entertainment, perceraian Kristina dengan Al Amin Nasution, masalah hukum yang melibatkan Tamara Bleszynski, Nikita Willy, Jessica Iskandar, dan banyak lainnya.

    4. Kasus politik dan HAM
    Elza menjadi kuasa hukum untuk sejumlah jenderal yang dituduh melakukan pelanggaran HAM. Ia juga tergabung dalam Tim Merah Putih, tim hukum yang menggugat hasil Pilpres 2014 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

    Kiprah di dunia pendidikan dan politik
    Selain sebagai advokat, Elza Syarief juga aktif sebagai akademisi. Ia mengajar di berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Jayabaya, Universitas Tarumanagara, dan Universitas 17 Agustus. Elza juga dikenal sebagai politisi karenapernah menjadi anggota Partai Hanura, Gerindra, dan Partai Berkarya. Di sejumlah parpol itu Elza menjabat posisi strategis, seperti ketua perempuan dan ketua Mahkamah Partai.

    Pengakuan internasional
    Elza Syarief juga sering menjadi pembicara dalam konferensi internasional dan telah menerima penghargaan dari berbagai universitas dunia, seperti Harvard University, University of Cambridge, dan Oxford University. Ia juga pernah diundang sebagai duta perdamaian oleh Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL)), organisasi perdamaian internasional yang bertujuan mewujudkan perdamaian dunia dan mengakhiri perang.

    Rekan sesama pengacara, Farhat Abbas mengatakan Elza Syarief memang memiliki riwayat penyakit jantung. Hanya saja kondisi itu semakin diperburuk oleh upaya pengembalian dana senilai Rp 55 miliar oleh kelompok UMKM yang dimotori Andi Muhammad Rifaldy. Farhat Abbas mengeklaim upaya tersebut merupakan bentuk teror atau rongrongan terhadap Elza Syarief hingga akhirnya membuat pengacara tersebut mengalami serangan jantung.

  • Perkuat Potensi Kolaborasi Global dan Inovasi Marketing untuk Masa Depan

    Perkuat Potensi Kolaborasi Global dan Inovasi Marketing untuk Masa Depan

    Jakarta: MarkPlus Conference (MPC) 2025 telah rampung digelar. Dengan mengusung tema ‘Reimagining Marketing: Technology, People, and Impact’, ajang konferensi pemasaran terbesar di Asia tersebut mengajak para pemasar untuk terus berinovasi dalam menyusun strategi pemasaran mereka dan memperkuat kolaborasi secara global.
     
    MarkPlus Conference (MPC) 2025 berlangsung di Grand Ballroom, The Ritz-Carlton Jakarta, pada 4-5 Desember 2024. Sejumlah agenda penting digelar dalam acara ini. Termasuk The 10th ASEAN Marketing Summit pada hari pertama hingga The 3rd Indonesia Marketing Convention pada hari kedua.
     
    Acara diawali dengan sesi Indonesia Marketing Outlook 2025. Sesi ini dibuka oleh Founder & Chair MCorp Hermawan Kartajaya.
    “Marketing adalah inti dari model bisnis, terutama jika kita berbicara tentang strategic marketing. Oleh karena itu, kita perlu secara rutin meninjau ulang model pemasaran strategis kita, bahkan lebih sering daripada hanya sekali setahun, mengingat pasar yang terus berubah. Marketing is not a noun; but marketing is a present continuous of market. Jika pasar terus berubah, maka model bisnis kita juga harus terus berkembang agar tetap relevan dan kompetitif,” ujar Hermawan Kartajaya.
     
    Acara dilanjutkan sesi Partnership Launch dari KMG China x Phoenix Media x MCorp & Marketeers. Dalam sambutannya, Executive Vice President and Chief Financial Officer Phoenix TV Yeung Ka Keung, menyampaikan bahwa kolaborasi ini tidak hanya mencerminkan semangat gotong royong lintas negara, tetapi juga komitmen bersama untuk mendorong inovasi, memperluas akses pasar, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi komunitas global.
     
    “Kami percaya, dengan menggabungkan keahlian KMG dalam strategi bisnis, jaringan global Phoenix Media, kapabilitas MCorp dalam marketing dan pemahamannya terhadap market Indonesia, serta peran Marketeers sebagai platform media bisnis generasi baru di Indonesia, kita akan mampu membuka potensi besar di berbagai industri. Lebih dari sekadar kolaborasi bisnis, kemitraan ini adalah langkah nyata untuk membangun masa depan yang lebih inklusif dan berorientasi pada pertumbuhan,” ujar Yeung Ka Keung.
     
    Pada The 3rd Indonesia Marketing Convention, turut dilaksanakan beberapa penghargaan. Salah satunya adalah Marketeer of The Year (MOTY). Penghargaan ini diberikan kepada salah satu dari 10 individu terbaik yang sebelumnya menerima penghargaan The Best Industry Marketing Champion 2024. 
     
     

     
    Tahun ini, Didiek Hartantyo terpilih sebagai penerima MOTY berkat transformasi besar yang ia pimpin di PT Kereta Api Indonesia (Persero). Sesi berikutnya dilanjutkan dengan penganugerahaan Immortal Marketeer Award 2024 yang ditujukan kepada almarhum Dr. H. Tanri Abeng, MBA dan almarhum Dr. Hj. B.R.A. Mooryati Soedibyo, S.S., M.Hum. Penghormatan ini diterima oleh perwakilan keluarga dan diserahkan langsung oleh Founder & Chair MCorp Hermawan Kartajaya.
     
    Acara dilanjutkan dengan pembagian panel ke dalam beberapa breakout room. Setiap sesi pada breakout session ini akan diisi oleh materi dari sejumlah brand ternama, termasuk Dentsu, Dentsu Creative, InJourney, Sleekflow, Benings, Mayora, Tada, KAI, dan lainnya. Breakout Session pertama memiliki tema What Is Next?, yaitu membahas tren marketing yang akan datang di 2025 sebagaimana adanya perkembangan pesat teknologi, diiring tuntutan kebutuhan human touch yang lebih tinggi.
     
    Para peserta diberikan kebebasan untuk memilih panel sesuai dengan tema yang diminati. Di tema AI Driven for Future Marketing menghadirkan President Director Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir, serta perwakilan dari Telkom dan tvOne AI, yang membahas peran kecerdasan buatan dalam mendukung pemasaran masa depan.
     
    Sementara itu, pada tema Robotic: Marketing to Gen Alpha menghadirkan pembicara dari Playtopia, BPK Penabur, serta Ricky Afrianto, Global Marketing Director Mayora Indah Tbk., yang berbagi wawasan mengenai strategi pemasaran untuk generasi Alpha.
     
    “KAI berhasil bertahan di era pandemi karena melakukan transformasi dengan fokus pada sektor logistik. Meski mobilitas masyarakat terbatas selama pandemi, logistik tetap berjalan. Ke depan, KAI berencana untuk menghitung jejak karbon sebagai langkah mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Keberhasilan ini juga didukung oleh penerapan teknologi yang terintegrasi,” ujar Didiek Hartantyo dalam sesi Leveraging Human Insight in a Tech-Driven World.
     
    Untuk breakout room selanjutnya dengan tema The Next Creative Revolution: Seizing the Moment & Audience yang menghadirkan Head of Innovation Dentsu Creative Indonesia Angga Bangun Subur, President Director PT Blue Bird Tbk Ir. Adrianto (Andre) Djokosoetono, MBA, dan CEO SR Land Properties Vonny Tresno Santoso. Para pembicara memberikan wawasan mengenai mengasah pola pikir kreatif untuk tetap relevan di tengah dinamika perubahan konsumen dan tren.
     
    Setelah berlangsungnya Morning Breakout Session, dilanjutkan dengan Afternoon Breakout Session: How to Do It?, dengan membawakan materi terkait strategi marketing. Topik ini memberikan gagasan seputar marketing dan bisnis. Tema-tema yang diangkat pada sesi sore ini adalah AI and The Art of Storytelling yang menghadirkan Indonesia Wira Gumay General Manager Creative Dentsu Indonesia, Google Cloud dan Alternative Media Group. Lalu, berlangsung juga sesi From Fear to Fortune yang dibawakan oleh XL Axiata dan PT BYD Motor Indonesia. 
     
     

     
    Dalam sesi berikutnya, Social Impact Through Inclusive Marketing dibawakan oleh Komisaris Utama Klinik CITO dr. Dyah Anggraeni, M.Kes, Sp.PK, Retna Asmoro selaku Marketing Group Head InJourney, dan Brodo Ganesha. Terdapat pula sesi ESG Insights for Indonesia’s Mining Industry yang dibawakan oleh Tubagus Nugraha, Standard Nikel Indonesia PERHAPI, serta Nickel Industries Limited. Sesi yang terdapat lainnya Sustainable Partnership for Impact yang dibawakan oleh Edric Chandra selaku Program Initiator DSC (Diplomat Success Challenge), Irma Yunita selaku Program Initiator DSC, dan Diah Ayu Nofitasari selaku Senior Officer III Marketing Program PT Pertamina Patra Niaga.
     
    Pada hari ini juga berlangsung Digital For Impact: Global Development Forum for Enterprises menjadi forum untuk berdiskusi mengenai market ASEAN dan Indonesia yang membuka serta memperkuat potensi kerjasama antara investor China dengan mitra bisnis di Indonesia. Forum ini merupakan kolaborasi MarkPlus, Kotler Marketing Group (KMG), serta Phoenix Satellite TV.
     
    Sesi terakhir Indonesia Industry Outlook 2025: The Associations Panel dibawakan oleh Hermawan Kartajaya, Founder & Chair MCorp. Forum ini mendiskusikan bagaimana berbagai sektor industri menghadapi tantangan dan peluang di tengah perubahan global, teknologi, serta tren pasar. Untuk memberikan wawasan perspektif dari berbagai sektor, sesi ini menghadirkan tokoh-tokoh utama dari asosiasi industri terkemuka, di antaranya:
     

    Aviliani – Ketua Bidang Pengembangan Kajian Ekonomi Perbankan Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
    Adhi Lukman – Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI)
    Solihin – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO)
    Alphonzus Widjaja – Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI)
    Ir. Mahendra Rianto, CSLP, ESLog – Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI)
    Ilona Juwita – Sekretaris Jenderal Indonesian Digital Association (IDA)
    Johannes Loman – Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI)
    Jongkie D. Sugiarto – Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO)
    Hery Kurniawan – Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi Publik dan Kehumasan Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS)

    Sebagai penutup rangkaian acara, MarkPlus Conference dimeriahkan oleh The 16th Annual WOW Night. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia Irene Umar. 
     
    “Melalui konsep reimagining marketing yang digagas Bapak Hermawan Kartajaya, kita melihat bagaimana musik dapat menjadi kekuatan besar dalam ekonomi kreatif. Musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga alat strategis untuk membangun identitas merek dan mendorong pertumbuhan Indonesia menuju orange economy,” kata Irene.
     
    Sambutan tersebut menjadi pembuka pemberiaan dua penghargaan para penggiat musik membanggakan di Tanah Air.
     
    Penghargaan pertama, Special Accolade: Icon of Indonesian Ethnic Music diberikan kepada Saung Angklung Udjo karena menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melestarikan dan mengembangkan musik berbasis etnik Indonesia ke panggung dunia. Lalu dilanjutkan dengan penghargaan Marketeers Music Icon 2024 yang ditujukan kepada musisi-musisi terbaik, baik individu maupun kelompok yang karya dan kiprahnya melampaui batasan genre serta melintasi zaman.
     
    Penghargaan ini diberikan kepada Yovie Widianto, Ahmad Dhani, Erwin Gutawa, Dewa Budjana, dan Slank. Setelah pengumuman penghargaan, acara ini ditutup dengan penampilan spesial dari Maliq & D’Essentials. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi laman markplusconference.id atau Instagram @markplusevents.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • Ketua KPK terpilih Setyo Budiyanto dan wakilnya ikuti rapat paripurna DPR

    Ketua KPK terpilih Setyo Budiyanto dan wakilnya ikuti rapat paripurna DPR

    Kamis, 5 Desember 2024 13:49 WIB

    Ketua KPK terpilih Setyo Budiyanto (kanan) bersama Wakil Ketua KPK terpilih Fitroh Rohcahyanto (kedua kanan), Agus Joko Pramono (kedua kiri), dan Ibnu Basuki Widodo (kiri) usai mengikuti rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2024). Rapat paripurna tersebut berisi laporan Komisi III DPR atas hasil uji kelayakan (Fit and Proper test) terhadap calon pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK masa jabatan 2024-2029 serta pengambilan keputusan dan pidato Ketua DPR pada penutupan masa persidangan I tahun sidang 2024-2025. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/Spt.

    Ketua KPK terpilih Setyo Budiyanto (kiri) bersama Wakil Ketua KPK terpilih Fitroh Rohcahyanto (kedua kiri), Agus Joko Pramono (kedua kanan), dan Ibnu Basuki Widodo (kanan) mengikuti rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2024). Rapat paripurna tersebut berisi laporan Komisi III DPR atas hasil uji kelayakan (Fit and Proper test) terhadap calon pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK masa jabatan 2024-2029 serta pengambilan keputusan dan pidato Ketua DPR pada penutupan masa persidangan I tahun sidang 2024-2025. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/Spt.

    Ketua DPR Puan Maharani (ketiga kanan) menerima laporan dari Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (kedua kiri) disaksikan Wakil ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan), Sufmi Dasco Ahmad (kedua kanan), Adies Kadir (ketiga kiri), dan Saan Mustopa (kiri) saat rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2024). Rapat paripurna tersebut berisi laporan Komisi III DPR atas hasil uji kelayakan (Fit and Proper test) terhadap calon pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK masa jabatan 2024-2029 serta pengambilan keputusan dan pidato Ketua DPR pada penutupan masa persidangan I tahun sidang 2024-2025. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/Spt.

    Anggota DPR fraksi Gerindra Ahmad Dhani mengikuti rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2024). Rapat paripurna tersebut berisi laporan Komisi III DPR atas hasil uji kelayakan (Fit and Proper test) terhadap calon pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK masa jabatan 2024-2029 serta pengambilan keputusan dan pidato Ketua DPR pada penutupan masa persidangan I tahun sidang 2024-2025. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/Spt.

  • Maia Estianty Beri Pesan untuk Irwan Mussry: Terima Kasih Ya Allah, Kau Sudah Hadirkan Dia Untukku

    Maia Estianty Beri Pesan untuk Irwan Mussry: Terima Kasih Ya Allah, Kau Sudah Hadirkan Dia Untukku

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Maia Estianty sudah mempersiapkan diri, apabila suaminya, Irwan Mussry dipanggil Sang pencipta untuk selamanya.

    “Lo, kalau ditinggal Mas Irwan Mussry gimana?” tanya Deddy Corbuzier kepada Maia Estianty yang diunggah ulang akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, Selasa (3/12/2024).

    “Gue sudah mempersiapkan semua itu. Begini ya, dalam arti bukan berarti gue menginginkan dia meninggal,” jelas Maia Estianty.

    Maia Estianty menyebut, perbedaan usia terpaut 14 tahun membuatnya sudah mempersiapkan secara matang apabila suaminya harus menghadap Sang Pencipta.

    “Gue tahu usia gue sama dia beda jauh sekali, 14 tahun. Secara logika kan dia duluan, tetapi kita tidak pernah tahu kapan kita meninggal secara Tuhan mungkin gue akan lebih dahulu,” lanjutnya.

    “Namun, secara mental gue harus mempersiapkan semuanya. Bahwa, gue akan siap kehilangan dia kapan pun,” ungkapnya lagi.

    Mantan istri Ahmad Dhani itu mengaku, selalu berdoa kepada Allah untuk mengucapkan terima kasih karena sudah menghadirkan pria yang baik untuknya.

    “Makanya kalau tidur sama dia setiap malam, gue selalu melihat wajah dia. Gue bilang ke Allah ‘ya Allah, terima kasih ya Engkau sudah minjemin dia, menghadirkan dia untuk membahagiakan aku. Terima kasih sudah meminjamkan dia buat aku’,” ucapnya.

    “Mudah-mudahan aku bisa mengisi waktu ini benar-benar bermanfaat sama dia,” tandas Maia Estianty.

  • Lama-lama Makin Mirip, Apa Bedanya GIIAS dan GJAW?

    Lama-lama Makin Mirip, Apa Bedanya GIIAS dan GJAW?

    Jakarta

    Pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) lama-lama makin menyerupai Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Selain lokasi yang sama-sama di ICE BSD Tangerang Selatan, skala acara dan jumlah pesertanya juga tak berbeda jauh.

    Bukan hanya itu, pameran GJAW yang semula hanya menjadi ‘pelengkap’ GIIAS diprediksi akan makin besar tahun depan. Bahkan, bukan tak mungkin, jumlah hall yang semula hanya enam bisa bertambah lebih banyak!

    Kondisi tersebut mungkin membuat sebagian pihak bertanya-tanya, apa yang membuat GJAW berbeda dari GIIAS? Nah, Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo, Rizwan Alamsjah punya jawabannya.

    “Jadi GIIAS itu tempat untuk memperkenalkan teknologi atau kemajuan dari industri otomotif kepada pengunjung. Sementara kalau GJAW kan betul-betul untuk penjualan dan makanya diadakan di ujung tahun,” ujar Rizwan saat ditemui di ICE BSD, Tangerang Selatan.

    Rizwan Alamsjah selaku Ketua Penyelenggara GIIAS dan GJAW. Foto: Doc. Septian Farhan Nurhuda

    Sebagai pengingat, pameran GJAW tahun sebelumnya digelar di Jakarta Convention Center atau JCC, Jakarta Pusat. Ketika itu, acara tersebut mengusung konsep lifestyle yang memadukan tema otomotif dengan fashion dan musik.

    Bahkan, kami ingat betul, GJAW tahun lalu mengundang musisi-musisi besar untuk meramaikan pameran, mulai dari Ahmad Dhani Project (Ahmad Band), Noah, hingga musisi dunia seperti Johnny Stimson.

    Jakarta Auto Runaway. Foto: Doc. Gaikindo

    Bukan hanya itu, pameran tersebut juga kian semarak berkat kehadiran program Jakarta Auto Runaway yang menampilkan sejumlah fashion designer terkenal dari Indonesia. Namun, semua hiburan ekstra tersebut tak terlihat di GJAW 2024.

    “Tapi tetap saja ada (hiburan ekstra), kita kan ada gimmick semacam balapan ini dan itu. Hanya saja kita ganti-ganti terus agar pengunjung tak bosan, tahun lalu iya ada pertunjukan (musik) kalau kali ini beda lagi. Mungkin tahun depan begitu, tetapi tetap fokus kita itu penjualan,” kata dia.

    (sfn/rgr)

  • Seusai Gunakan Hak Suara, El Rumi Soroti Masalah Kabel Listrik Semrawut di Jakarta

    Seusai Gunakan Hak Suara, El Rumi Soroti Masalah Kabel Listrik Semrawut di Jakarta

    Jakarta, Beritasatu.com – Ahmad Jalaluddin Rumi atau El Rumi menyoroti masalah kabel listrik yang semrawut di Jakarta dan berbahaya jika tidak ditangani segera. Putra kedua dari musisi Ahmad Dhani ini berharap pemimpin Jakarta ke depan yang terpilih pada Pilkada 2024 bisa membereskan masalah itu.

    “Aku jujur concern (perhatian)-ku nomor satu itu. Aku paling enggak suka lihat banyak kabel-kabel listrik di atas, menurutku itu berantakan banget,” kata El Rumi kepada wartawan seusai mencoblos di TPS 025, Jalan Pinang Emas, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024).

    El Rumi menyarankan kepada pemerintah agar kabel-kabel listrik yang semrawut dipindahkan dari atas tiang ke bawah tanah guna mengurangi risiko buruk yang dapat terjadi saat masyarakat beraktivitas di luar ruangan.

  • Cucu Soekarno Didi Mahardika Bertemu Prabowo di Istana

    Cucu Soekarno Didi Mahardika Bertemu Prabowo di Istana

    Bisnis.com, JAKARTA — Cucu presiden pertama RI Soekarno Didi Mahardika menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/11/2024).

    Menurut pantauan Bisnis, Didi tiba di lingkungan kompleks Istana Kepresidenan pada pukul 16.53 WIB dengan mengenakan kemeja hitam.

    Saat ditanyakan oleh wartawan, terkait dengan maksud tujuan kehadirannya Didi hanya mengatakan ingin bertemu sapa dengan Kepala Negara.

    “Saya silahturahmi saja. Sudah lama enggak ketemu [Prabowo],” ujar Didi kepada wartawan, Senin (25/11/2024).

    Sosok Didi Mahardika yang erat dengan identitas cucu mantan presiden pertama RI Ir. Soekarno. Didi merupakan anak dari Rachmawati Soekarnoputri. 

    Karir politik Didi Mahardika cukup moncer, terbukti saat dia terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

    Tak hanya berkarir di bidang politik, pria yang disebut Ahmad Dhani sebagai cucu asli Soekarno ini juga pernah menjadi Disc Jockey atau DJ.