Tag: Agus Prayitno

  • Pantau Uji Coba CFD Ponorogo di Lokasi Baru, Kang Giri: Perlu Ada Pembenahan 

    Pantau Uji Coba CFD Ponorogo di Lokasi Baru, Kang Giri: Perlu Ada Pembenahan 

    Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

    TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO – Lokasi Car Free Day (CFD) Ponorogo Jatim berpindah, Minggu (9/2/2025). Sebelumnya CFD berlokasi di Jalan Suromenggolo atau biasa dikenal Jalan Baru, Ponorogo Jatim.

    Kemudian berpindah ke Jalan Hos Cokroaminoto dan Jalan Jendral Sudirman Ponorogo Jatim. Uji coba CFD di Jalan Hos Cokroaminoto dan Jalan Jendral Sudirman per Minggu, 9 Februari 2025.

    Pantauan di lokasi, lokasi CFD dipenuhi warga yang ingin berolahraga. Mulai lari, jalan, senam, sepatu roda hingga bersepeda.

    Pun tidak ada pedagang yang berjualan jajan ataupun makanan. Mereka pedagang berjualan di jalan-jalan penghubung.

    Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo dan Dandim 0802 Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono terlihat ikut berolahraga di lokasi CFD Ponorogo.

    “Uji coba CFD saya pandang saya nilai berhasil,” ungkap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Minggu (9/2/2025) di lokasi CFD Ponorogo Jatim.

    Kang Giri—sapaan akrab—Sugiri Sancoko mengaku perlu pembenahan sedikit untuk CFD di Jalan Hos Cokroaminoto dan Jendral Sudirman.

    “Butuh pembenahan sedikit-sedikit, sambil menggendok kesabaran tetap menjaga kebersihan sampah dibuang tempatnya,” terangnya.

    Kang Giri mengaku bahwa perpindahan lokasi CFD bukan tanpa sebab. Dia mengklaim perpindahan CFD merupakan upaya bersama stakeholder terkait menjawab keinginan warga untuk ruang olahraga.

    “Ini upaya kami dengan Kapolres dandim ketua dewan semua menjawab keinginan masyarakat ruang publik olahraga pagi healing pagi refresh bersama keluarga. Mudah-mudahan menjadi bagus senang dan ekonomi tumbuh,” tegasnya.

    Salah satu warga, Putra Pratama mengaku senang perpindahan CFD. Lantaran CFD di lokasi sebelumnya tidak bebas untuk berolahraga.

    “Kalau yang sekarang kan benar-benar steril dari pedagang. Kita bisa jajan di jalan penghubung. Jadi gak takut kalau mau lari. Biasanya takut nyenggol wajan milik pedagang,” pungkasnya sambil berkelakar

  • Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, Polisi Trenggalek Ramp Check Bus di Tempat Wisata, ini Hasilnya

    Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, Polisi Trenggalek Ramp Check Bus di Tempat Wisata, ini Hasilnya

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sofyan Arif Candra

    TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Satlantas Polres Trenggalek menggelar ramp check kendaraan di destinasi wisata Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Minggu (26/1/2025).

    Kendaraan yang menjadi prioritas pemeriksaan adalah bus dari luar kota yang terparkir di Pantai Karanggongso dan Simbaronce.

    Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno menuturkan ramp check ini dilaksanakan dalam menjamin keselamatan penumpang dan meminimalisasi kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

    “Bertepatan dengan libur panjang akhir pekan, isra Miraj, dan tahun baru Imlek kita lakukan ramp check di destinasi wisata. Dari pantauan kami ada peningkatan arus lalu lintas terutama yang menuju pantai,” kata Agus, Minggu (26/1/2025).

    Dalam ramp check tersebut, Satlantas Polres Trenggalek menggandeng Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek serta pengelola destinasi pariwisata setempat yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

    Kendaraan dilakukan pemeriksaan surat-surat administrasi, mulai dari STNK, hingga SIM sopir. Selain itu petugas juga melakukan pemeriksaan rem, klakson, lampu, wiper atau kipas kaca, ban, dan bagian kendaraan lainnya.

    “Dari puluhan kendaraan yang diperiksa Alhamdulillah semuanya dalam kondisi baik dan laik jalan,” lanjutnya.

    Dalam kesempatan itu, Agus juga mensosialisasikan kepada para penumpang atau wisawatan agar tak segan menegur sopir jika ugal-ugalan selama berkendara.

    “Jika tidak menghiraukan minta berhenti di Polsek terdekat agar ditegur dan ditindak oleh petugas kepolisian di Polsek tersebut,” pungkasnya.

  • Tekan PMK, Pasar Hewan di Ponorogo Ditutup Sementara

    Tekan PMK, Pasar Hewan di Ponorogo Ditutup Sementara

    Ponorogo (beritajatim.com) – Untuk menekan penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya menutup sementara pasar hewan di Bumi Reog. Keputusan penutupan sementara pasar hewan itu tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkum) Ponorogo, Ringga Dwi Heri Irawan.

    Dalam keterangannya, penutupan sementara operasional pasar hewan di Ponorogo itu, selama 14 hari. Dimulai tanggal 8 hingga 21 Januari 2025. Permintaan penutupan sementara pasar hewan itu, sebelumnya juga datang dari DPRD Ponorogo. Kalangan legislatif menilai merekomendasikan penutupan sementara pasar hewan guna meminimalkan penyebaran virus.

    “Kami sudah mempertimbangkan opsi tersebut, tapi karena berdampak pada banyak pihak, kami perlu kajian lebih lanjut agar tidak ada yang dirugikan,” kata Bupati Sugiri Sancoko, Rabu (08/01/2025).

    Selain melakukan penutupan operasional pasar hewan sementara, Pemkab Ponorogo juga serius untuk menyediakan vaksin untuk PMK. Kang Giri menyebutkan bahwa Pemkab telah mengalokasikan anggaran dari APBD untuk mempercepat pengadaan vaksin. Langkah ini dilakukan sambil menunggu distribusi vaksin dari pemerintah pusat.

    “Ada keterlambatan distribusi vaksin beberapa waktu ini. Namun, kami sudah instruksikan untuk segera membeli dari penyedia yang ada,” katanya.

    Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mendesak Pemkab Ponorogo segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk menangani wabah PMK. Kalangan dewan pun membuka opsi untuk menutup sementara Pasar Hewan di Kecamatan Jetis.

    “Lebih baik pasar hewan ditutup sementara, seperti yang dilakukan oleh Pemkab Wonogiri,” kata Kang Wi, sapaan Dwi Agus Prayitno.

    Opsi penutupan sementara Pasar Hewan di Kecamatan Jetis, kata Dwi juga bukan tanpa sebab. Menurutnya, penyebaran PMK yang cepat, ditambah laporan kematian hewan ternak, mengharuskan tindakan drastis untuk mencegah eskalasi. Apalagi, keberadaan pasar sebagai lalu lintas ternak, juga menjadi salah satu pemicu untuk penularan PMK.

    “Kami meminta Pemkab untuk mengeluarkan kebijakan penutupan sementara pasar hewan,” katanya.

    Dwi Agus juga mengingatkan dampak ekonomi yang bisa terjadi jika wabah ini dibiarkan. Selain risiko meluasnya penyebaran, harga hewan ternak bisa anjlok, membuat peternak semakin terpukul. Masalah ketersediaan vaksin PMK yang belum jelas juga menjadi perhatian.

    “Kami mendorong Pemkab segera berkoordinasi dengan Kementerian untuk memastikan vaksin PMK dapat segera tersedia. Ini harus ditanggulangi secepatnya,” tutupnya. [end/beq]

  • Atasi PMK, DPRD Ponorogo Dorong Tutup Sementara Pasar Hewan

    Atasi PMK, DPRD Ponorogo Dorong Tutup Sementara Pasar Hewan

    Ponorogo (beritajatim.com) – Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mendesak penutupan segera pasar hewan di Kecamatan Jetis. Langkah ini dinilai perlu sesegera mungkin dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Ponorogo, menyerang sejumlah hewan ternak.

    “Lebih baik pasar hewan ditutup sementara, seperti yang dilakukan oleh Pemkab Wonogiri,” kata Kang Wi, sapaan Dwi Agus Prayitno, Senin (6/1/2025).

    Opsi penutupan sementara Pasar Hewan di Kecamatan Jetis, kata Dwi, juga bukan tanpa sebab. Menurutnya, penyebaran PMK yang cepat, ditambah laporan kematian hewan ternak, mengharuskan tindakan drastis untuk mencegah eskalasi. Apalagi, keberadaan pasar sebagai lalu lintas ternak, juga menjadi salah satu pemicu untuk penularan PMK.

    “Kami meminta Pemkab untuk mengeluarkan kebijakan penutupan sementara pasar hewan,” katanya.

    Dwi Agus juga mengingatkan dampak ekonomi yang bisa terjadi jika wabah ini dibiarkan. Selain risiko meluasnya penyebaran, harga hewan ternak bisa anjlok, membuat peternak semakin terpukul. Masalah ketersediaan vaksin PMK yang belum jelas juga menjadi perhatian.

    “Kami mendorong Pemkab segera berkoordinasi dengan Kementerian untuk memastikan vaksin PMK dapat segera tersedia. Ini harus ditanggulangi secepatnya,” katanya.

    Ia menambahkan bahwa dengan adanya kasus yang ada, saat ini bukan lagi fase pencegahan. Sekarang yang dibutuhkan ialah penanganan yang cepat, terutama dari dinas terkait. Kang Wi juga mengingatkan bahwa wabah PMK ini pernah terjadi di Ponorogo pada tahun 2022 lalu. Waktu itu, ribuan sapi perah di Kecamatan Pudak mati gara-gara virus PMK tersebut.

    “Sekarang yang dibutuhkan adalah penanganan cepat dari dinas terkait. Ini bukan lagi fase pencegahan, sebab sudah terlambat,” tutupnya. [end/beq]

  • UMK Ponorogo 2025 Naik Rp 167.648, DPRD Sebut Jangan Sekedar Angka

    UMK Ponorogo 2025 Naik Rp 167.648, DPRD Sebut Jangan Sekedar Angka

    Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

    TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Ponorogo 2025 telah diputuskan lebih tinggi dari usulan. Keputusan Pj Gubernur Jawa Timur nomor 100.3.3.1/775/KPTS/013/2024. Tentang upah minimum kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2025.

    Dimana kenaikan UMK Ponorogo 2025 dibanding UMK Ponorogo 2024 sebesar Rp 167.648. Dewan pengupahan juga telah melakukan sosialisasi.

    Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno menjelaskan bahwa kenaikan jangan hanya sekedar angka. Namun bisa diterapkan. “Jangan sekedar angka saja. Namun juga diterapkan,”  ungkapnya, Jumat (27/12/2024) 

    Kang Wie—sapaan akrab—Dwi Agus Prayitno menyampaikan selamat terhadap pekerja. Dimana kenaikan UMK Ponorogo 2025 lebih tinggi dibanding usulan.

    “Yang pertama kami sampaikan terimakasih dan selamat pekerja. Dari usulan naik 6,5 persen. Ternyata dari provinsi naik lebih tinggi, jika dinominalkan Rp 167.648,” katanya.

    Artinya, jelas Kang Wie, kebanggan bagi pekerja. Namun, dia mewanti-wanti agar keputusan benar-benar bisa diterapkansesuai dengan angka ditetapkan

    “Pengusaha memenuhi angka yg telah disepakati. Tidak sekedar angka tetapi direalisakan saat  pelaksanaan pengupahan pada 2025,” tambahnya.

    Disini lain, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengaku senang jika naiknya UMK tersebut akan berpengaruh terhadap kesejahteraan rakyat.

    “Kalau sudah ditetapkan berarti semua sudah setujuu apalagi sebelum keputusan tersebut ada kajiannya, jadi saya manut saja,” pungkas Kang Giri—sapaan akrab—Sugiri Sancoko.

    Sekedar informasi, Pemkab Ponorogo mengusulkan kenaikan UMK sebesar 6,5 persen atau Rp 147.069 dari UMK 2024. Namun, dalam keputusan Pj Gubernur Jawa Timur kenaikan UMK Ponorogo menjadi 7,5 persen atau lebih tinggi

  • Pemotor Trenggalek Tewas Tertimpa Pohon Asam saat Hujan dan Angin Kencang

    Pemotor Trenggalek Tewas Tertimpa Pohon Asam saat Hujan dan Angin Kencang

    Jakarta

    Seorang pengendara motor meninggal tertimpa pohon tumbang di ruas jalan nasional Trenggalek-Tulungagung. Saat kejadian kondisi cuaca hujan deras disertai angin kencang.

    Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.10 WIB, Senin (11/11), di depan gudang Bulog, Desa Karangsoko, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

    “Korban atas nama Rizka Lutfiana Dewi (26) warga Desa Karangsoko. Yang bersangkutan mengendarai sepeda motor Honda BeAT nopol AG 2544 YAI,” kata Agus dilansir detikJatim, Selasa (12/11/2024).

    Menurut Agus, kejadian itu bermula saat wilayah Trenggalek diguyur hujan deras disertai angin kencang. Saat itu korban mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju Trenggalek kota untuk menjemput keponakannya pulang les.

    “Ketika di lokasi ada pohon asam Belanda berukuran yang tumbang ke jalan, sehingga menimpa korban dan sepeda motornya,” ujarnya.

    Akibat kejadian itu korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan sepeda motor korban rusak parah.

    (rfs/rfs)

  • Antisipasi Laka, Polres Pasuruan Gelar Rampchek di PO Bus Bugul Kidul

    Antisipasi Laka, Polres Pasuruan Gelar Rampchek di PO Bus Bugul Kidul

    Pasuruan (beritajatim.com) – Untuk mengantisipasi kecelakaan yang melibatkan kendaraan bus, Satlantas Polres Pasuruan Kota melakukan rampchek di PO bus yang berada di Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.

    Menurut Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Agus Prayitno mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin. Pastinya dengan memenuhi standart keamanan dan kelengkapan teknis sesuai dengan SOP yang berlaku.

    “Kami melakukan pemeriksaan dari berbagai aspek dari kendaraan bus tersebut. Diantaranya yakni kelengkapan surat-surat, kondisi fisik kendaraan, hingga sistem keselamatan seperti lampu, rem, dan juga ban,” jelas Agus, Rabu (15/5/2024).

    Selain mencegah terjadinya kecelakaan, rampchek ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada seluruh pengemudi bus. Agar selalu menjaga dan memelihara kendaraan selama masih beroperasi di jalanan.

    Tak hanya di wilayah Kota Pasuruan, Rampchek juga dilakukan pada wilayah hukum Polres Pasuruan. Pengecekan ini dilakukan di tiga titik seperti halny Terminal tipe A Pandaan, PO Bus Duta Bangsa Sukorejo, dan tempat wisata Masjid Merah.

    Menurut Kanit Gakkum Polres Pasuruan, IPTU A Kunaefi mengatakan bahwa rampchek ini dilakukan untuk menghimbau para pengusaha bus pariwisata agar memenuhi dua aspek. Diantaranya yakni menyediakan dua pengemudi dan tempat istirahat yang layak.

    “Selain itu Buku KIR dan Kartu Pengawasan wajib berlaku karena sebagai tolak ukur kelaikan kendaraan dan termasuk izin di SPIONAM harus ada. SPIONAM merupakan layanan untuk memberikan kemudahan operator dalam mengajukan perizinan di bidang Angkutan dan Multimoda,” jelas Kunaefi.

    Dirinya juga menegaskan bahwa pihaknya akan menindak secara tegas pengemudi dan pengusaha bus yang tidak taat pada aturan yang berlaku. Tindakan yang dimaksudkan untuk meminimalisir adanya kecelakaan lalu lintas. (ada/kun)

  • PKB Ponorogo Buka Penjaringan Bacabup dan Bacawabup, Eksternal Boleh Daftar

    PKB Ponorogo Buka Penjaringan Bacabup dan Bacawabup, Eksternal Boleh Daftar

    Ponorogo (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo membuka pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon bupati (bacawabup).

    Pendaftaran itu juga sebagai penjaringan dari partai berlambang jagad dan hewan lebah itu, untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Ponorogo tahun 2024. Pendaftaran terbuka untuk kader maupun non-kader PKB. Sehingga masyarakat yang ingin memajukan dan memakmurkan bumi reog, boleh mendaftarkan diri.

    “Pendaftaran bacabup dan bacawabup ini sudah kita buka sejak tanggal 20 April 2024,” kata Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, Sabtu (27/4/2024).

    Pendaftaran ini, kata Dwi bisa dilakukan secara online dan offline. Namun, untuk pendaftaran secara online, tetap harus ke kantor DPC PKB Ponorogo di Jalan Wonopringgo untuk mengisi formulir secara manual.

    Dalam pengisian formulir itu, nanti juga ada beberapa informasi penting yang harus diisi. “Pendaftaran secara online bisa, tetapi juga tetap ke kantor DPC untuk mengisi formulir,” katanya.

    Pembukaan pendaftaran bacabup dan bacabup di Kabupaten Ponorogo ini, kata Dwi, merupakan intruksi dari PKB tingkat pusat. Partai yang diketuai oleh Muhaimin Iskandar itu, melakukan hal serupa secara serentak tingkat nasional. “Pembukaan pendaftaran ini merupakan intruksi dari PKB Pusat,” katanya.

    Dengan pembukaan pendaftaran dan penjaringan itu, diharapkan memunculkan para tokoh pemimpin yang berpotensi dan siap mengemban amanah untuk memajukan Ponorogo. Tentu, nantinya akan bisa memimpin di pemerintahan pada 5 tahun ke depan.

    “Kita akan menjadi wadah untuk menyiapkan tokoh, yang bisa menjawab tantangan untuk Ponorogo lebih baik,” pungkasnya. [end/suf]

  • Anggota DPRD Ponorogo Meninggal, KPU Wait and See

    Anggota DPRD Ponorogo Meninggal, KPU Wait and See

    Ponorogo (beritajatim.com) – Beberapa hari lalu, ada anggota DPRD Ponorogo meninggal dunia. Anggota tersebut yakni Moh Erkamni dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo pun wait and see terkait dengan Pergantian Antar Waktu (PAW). Salah satu Komisioner KPU Ponorogo, Arwan Hamidi mengungkapkan bahwa pihaknya  masih menunggu surat PAW dari DPRD Ponorogo.

    “Kita sifatnya pasif untuk memproses PAW ini,” ungkap Arwan, Rabu (20/3/2024).

    Hingga saat ini, kata Arwan pihaknya belum menerima surat dari partai politik (parpol) melalui pimpinan DPRD Ponorogo. Namun, jika surat itu masuk, pihaknya akan melakukan kajian dulu. Sebab, secara aturan PAW dapat dilakukan sebelum 6 bulan berakhirnya masa jabatan. Yakni sesuai dengan Pasal 112 ayat 3 PP 12/2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Kabupaten/Kota.

    “Saat ini masa jabatan DPRD  periode 2019-2024 tinggal 5,5 bulan,” katanya.

    Atas aturan itu, potensi adanya PAW pun relatif kecil. Arwan pun kembali menegaskan bahwa  pihaknya sifat hanya menunggu surat dari pimpinan DPRD dan melakukan kajian sesuai dengan aturan yang ada.

    Diberitakan sebelumnya, PKB Ponorogo kehilangan kader terbaiknya. Ya, Moh. Erkamni, calon legislatif (caleg) petahana dari daerah pemilihan (dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Bungkal, Ngrayun, Slahung, dan Sambit itu, meninggal dunia. Kader yang menjabat sebagai wakil ketua DPC PKB Ponorogo itu, dikabarkan menghembuskan nafas terakhir di RSUD dr. Harjono pada Senin (18/3/2024) dini hari.

    Berdasarkan informasi yang diterima oleh Sekretaris DPC PKB Ponorogo Dwi Agus Prayitno, almarhum Erkamni diindikasikan meninggal disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Diperkirakan, yang bersangkutan sudah menjalani opname di RSUD dr. Harjono Ponorogo sekitar 2-3 hari.

    “Masuk IGD RSUD dr. Harjono Ponorogo pada Sabtu (16/3/2024) lalu, dan meninggal dunia hari Senin (18/3/2024) dini hari,” katanya.

    Dwi mengaku kaget mendapatkan kabar meninggalnya koleganya di partai yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar itu. Ia mengingat ketemu dengan Erkamni pada akhir Februari lalu. Saat itu dirinya sempat salaman dan bertukar kabar.

    “Ya ketemu terakhir pada akhir Februari lalu, kita bersalaman dan saling bertukar kabar. DPC PKB Ponorogo kehilangan kader terbaiknya,” pungkasnya. [end/beq]

  • PKB Ponorogo Kehilangan Kader Terbaiknya, Moh. Erkamni Meninggal Dunia

    PKB Ponorogo Kehilangan Kader Terbaiknya, Moh. Erkamni Meninggal Dunia

    Ponorogo (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo kehilangan kader terbaiknya. Ya, Moh. Erkamni, calon legislatif (caleg) petahana dari daerah pemilihan (dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Bungkal, Ngrayun, Slahung, dan Sambit itu, meninggal dunia.

    Kader yang menjabat sebagai wakil ketua DPC PKB Ponorogo itu, dikabarkan menghembuskan nafas terakhir di RSUD dr. Harjono pada Senin (18/3) dini hari.

    “Almarhum meninggal sebelum pukul 03.00 WIB di RSUD dr. Harjono Ponorogo,” kata Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, Senin (18/03/2024).

    Berdasarkan informasi yang diterima oleh Dwi, almarhum Erkamni diindikasikan meninggal disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Diperkirakan, yang bersangkutan sudah menjalani opname di RSUD dr. Harjono Ponorogo sekitar 2-3 hari.

    “Masuk IGD RSUD dr. Harjono Ponorogo pada hari Sabtu (16/3) lalu, dan meninggal dunia hari Senin dini hari,” katanya.

    Dwi mengaku kaget mendapatkan kabar meninggalnya koleganya di partai yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar itu. Ia mengingat ketemu dengan Erkamni pada akhir Februari lalu. Saat itu dirinya sempat salaman dan bertukar kabar.

    “Ya ketemu terakhir pada akhir Februari lalu, kita bersalaman dan saling bertukar kabar. DPC PKB Ponorogo kehilangan kader terbaiknya,” pungkasnya.

    Untuk diketahui, Moh. Erkamni menjadi anggota DPRD Ponorogo sejak tahun 2010. Dengan kendaraan partai PKB, Ia selalu terpilih untuk menjadi wakil rakyat di dapil 4 hingga pemilihan legislatif (Pileg) 2024 ini. Pada pileg 2024 ini, Ia berhasil masuk ke DPRD Ponorogo lagi setelah mendapatkan 7.998 suara. Jumlah itu yang terbanyak diantara caleg PKB lainnya dari dapil 4.(end/ted)