Tag: Agus Jabo Priyono

  • Mensesneg: Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Diperkirakan Rp60 Triliun

    Mensesneg: Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Diperkirakan Rp60 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran pemulihan pascabanjir Sumatra berada di kisaran Rp60 triliun. Angka tersebut mencakup pembiayaan rehabilitasi dan rekonstruksi, namun masih bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

    Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat memaparkan laporan dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana di Sumatra Jelang Akhir Tahun di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

    Menanggapi pertanyaan terkait anggaran bantuan bencana Kementerian Sosial yang telah melampaui Rp100 miliar, Prasetyo menegaskan pemerintah tidak hanya melihat besaran angka, melainkan fokus pada kebutuhan riil di lapangan.

    “Yang pertama tentang Kemensos, kita tidak melihat angkanya, tetapi kita melihat item-nya. Karena angka itu pasti akan variatif, tergantung kondisi data per hari ini. Yang direalisasikan itu memang belum semuanya,” ujar Prasetyo.

    Dia menjelaskan untuk kebutuhan pemulihan secara keseluruhan, pemerintah telah melakukan perhitungan awal terkait besaran anggaran yang dibutuhkan.

    “Kalau berkenaan dengan angka pemerintah, secara umum kemarin sudah kita hitung ada kurang lebih di kisaran Rp60 triliun untuk pemulihan pascabencana, baik rehabilitasi maupun rekonstruksi,” katanya.

    Kendati demikian, Prasetyo menekankan angka tersebut bukanlah nilai final. Menurutnya, besaran anggaran masih berpotensi mengalami perubahan seiring pembaruan data dan dinamika kondisi di wilayah terdampak.

    “Itu bukan angka yang kemudian jumlahnya pasti sejumlah itu, karena dalam perkembangannya tentu bisa jadi terdapat perubahan-perubahan dan penyesuaian data bergantung kondisi di lapangan,” pungkas Prasetyo.

    Sebelumnya, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono memaparkan total nilai bantuan tanggap darurat bencana Sumatra yang telah disalurkan oleh Kementerian Sosial mencapai Rp100.484.346.880.

    Bantuan tersebut berupa lauk pauk, family kit, kidsware, serta bahan makanan untuk mendukung operasional 42 dapur umum.

    Adapun, rincian penyaluran bantuan tersebut meliputi Provinsi Aceh sebesar Rp43.606.958.300, Provinsi Sumatra Barat Rp19.418.596.580, dan Provinsi Sumatra Utara sebesar Rp37.458.792.000.

  • Refleksi Akhir Tahun, PRIMA Nilai Liberalisme Rusak Jati Diri Bangsa

    Refleksi Akhir Tahun, PRIMA Nilai Liberalisme Rusak Jati Diri Bangsa

    Jakarta

    Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) menilai pengaruh liberalisme kian menguat dan berdampak buruk terhadap jati diri bangsa Indonesia.

    DPP PRIMA menggelar diskusi Refleksi Akhir Tahun dengan menyoroti semakin kuatnya pengaruh liberalisme yang dinilai telah merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

    Ketua Umum Partai PRIMA, Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa liberalisme telah menggerus nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

    Menurut Agus Jabo, sistem tersebut tidak membawa keadilan dan kemakmuran bagi rakyat, melainkan justru memperlebar kesenjangan sosial serta memicu konflik dan kerusakan lingkungan.

    “Liberalisme telah menjauhkan bangsa ini dari nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Indonesia. Gotong royong sebagai jati diri bangsa tergerus, sementara yang diuntungkan hanya segelintir elite,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/12/2025).

    Agus Jabo menambahkan, praktik liberalisme yang terus berlangsung membuat Indonesia seolah dikuasai oleh kepentingan kelompok tertentu, bukan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

    Dalam refleksi tersebut, PRIMA menilai liberalisme telah menjauhkan arah pembangunan nasional dari amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. Untuk itu, PRIMA memandang perlu langkah-langkah strategis guna mengembalikan pembangunan nasional agar berpihak pada rakyat.

    Salah satu poin utama yang disoroti adalah pentingnya menjadikan kembali Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) sebagai landasan konstitusional bangsa. PRIMA mengusulkan sejumlah jalan konstitusional yang dapat ditempuh, antara lain melalui amendemen oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, penerbitan Dekrit Presiden, hingga referendum nasional sebagai perwujudan kedaulatan rakyat.

    Selain itu, PRIMA juga mengusulkan perubahan dalam sistem politik nasional, khususnya terkait mekanisme pemilihan kepala daerah. Dalam diskusi tersebut disampaikan pandangan agar pemilihan gubernur hingga kepala desa tidak lagi dilakukan secara langsung, melainkan melalui mekanisme yang dinilai lebih sesuai dengan prinsip demokrasi kerakyatan dan musyawarah mufakat.

    “Demokrasi bukan sekadar soal memilih langsung, tetapi bagaimana keputusan politik benar-benar mencerminkan kepentingan rakyat melalui musyawarah dan kebijaksanaan,” ujarnya.

    Melalui refleksi akhir tahun ini, PRIMA menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sekaligus membuka ruang diskusi yang luas dan inklusif bagi berbagai elemen gerakan rakyat dalam menentukan arah masa depan bangsa.

    Kegiatan Refleksi Akhir Tahun ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPP PRIMA, pimpinan dan anggota Majelis Rakyat Adil Makmur, Mahkamah Partai, serta sejumlah organisasi progresif. Hadir pula Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Muh. Isnain Mukadar, Sekretaris Jenderal Federasi Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Supriadi, SH, dan Sekretaris Jenderal Serikat Tani Nelayan (STN) Ansar Manrulu.

    (prf/ega)

  • Wamensos Agus Jabo Apresiasi Donasi Filantropi untuk Korban Bencana Sumatera

    Wamensos Agus Jabo Apresiasi Donasi Filantropi untuk Korban Bencana Sumatera

    Liputan6.com, Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengapresiasi peran filantropi dan dunia usaha yang melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir dan longsor di Sumatera melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

    Apresiasi tersebut disampaikan Agus Jabo saat hadir dalam puncak rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (21/12/2025).

    “Saya atas nama Kemensos mengucapkan terima kasih dan hormat yang setinggi-tingginya kepada filantropi, kepada CSR dunia usaha, dan kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan peringatan HKSN di tahun 2025,” ujar Wamensos Agus Jabo, Minggu (21/12/2025).

    Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan HKSN 2025 ini memang difokuskan untuk menunjukkan solidaritas kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

    “Rangkaian kegiatan HKSN di tahun ini adalah untuk solidaritas kita kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah bencana banjir dan longsor di Sumatra,” papar Agus Jabo.

    Melalui kegiatan tersebut, bantuan dari berbagai pihak telah berhasil dihimpun dan disalurkan melalui Kemensos. Rinciannya, ada platform filantropi Kitabisa yang menyalurkan donasi sebesar Rp 400 juta.

    Selain itu, ada pula donasi yang dikumpulkan melalui penggalangan dana lewat kode batang atau QR Code peserta Maraton Solidaritas untuk Sumatra dengan total dana Rp376 juta di laman kitabisa.com/bersamabantusumatrabangkit.

    Sedangkan, lanjut Agus Jabo, bantuan dari dunia usaha datang dari Uniqlo Indonesia yang menyalurkan 15.500 potong pakaian untuk korban bencana Sumatra melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

     

    Rekaman drone memperlihatkan kerusakan besar akibat banjir bandang di Batang Toru, Sumatera Utara. Rumah rusak, jalan dan jembatan putus, serta tim penyelamat kesulitan menjangkau wilayah terisolasi. Pemerintah menyelidiki dugaan penebangan liar yang…

  • Run For Solidarity, Ribuan Peserta Doa Bersama-Galang Dana untuk Sumatera

    Run For Solidarity, Ribuan Peserta Doa Bersama-Galang Dana untuk Sumatera

    Jakarta

    Ribuan peserta menyemarakkan Run For Solidarity yang berlangsung di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hari ini. Kegiatan ini digelar dalam rangka aksi solidaritas sekaligus penggalangan dana bagi korban bencana di Sumatera.

    Acara diawali doa bersama lintas iman dipimpin oleh lima pemuka agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Budha, dan Hindu. Terlihat para peserta memanjatkan doa untuk saudara-saudara yang terkena musibah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    “Ya Allah ya Tuhan kami, jadikanlah musibah ini sebagai penghapus dosa-dosa kami, menguji keimanan dan membuka pintu rahmat. Mudahkanlah proses evakuasi dan pemulihan, berikan pertolongan-Mu ya Allah, agar Sumatera bangkit dan kembali kuat,” ujar pemuka agama Islam Khalid dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).

    Selanjutnya, doa secara berturut-turut dipimpin pemuka agama Kristen Agung Riyanto, pemuka agama Katolik Sigit B.S. Kemudian, pemuka agama Budha Sutrisno, dan pemuka agama Hindu Jero Gede I Wayan Kadek.

    Usai pembacaan doa, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Penasihat I DWP Kemensos Fatma Saifullah Yusuf melepas peserta mengikuti lari 10K, 5K, dan 3K.

    “Terima kasih atas partisipasinya, dan hari ini adalah maraton untuk solidaritas saudara-saudara kita yang ada di Sumatera, semoga mereka segera bangkit dan hidup normal kembali seperti sedia kala,” kata Agus Jabo.

    Atribut tersebut memuat berbagai pesan solidaritas di antaranya, Hati Kami Bersama Sumatera, Jangan Menangis Kami Ada, Cepat Pulih Sumateraku Kami Bersamamu, Bersama Untuk Sumatera Lebih Kuat, Setiap Kilometer Adalah Kepedulian, Aksi Lari untuk Penggalangan Dana Korban Bencana Sumatera, dan Demi Sumatera Introvert Ikut Lari. Kemudian, Demi Solidaritas Untuk Sumatera Aku Rela Trabas Panasnya Jogja, Meski Jauh di Mata Sumatera Dekat di Hati , Pelari Enggak Lihat Jarak, Cepat Pulih Sumateraku, Bersama Untuk Sumatera Lebih Kuat, serta Langkah Kecil Doa Besar Untuk Sumatera.

    Tak hanya itu, para relawan juga membawa banner-banner berisi barcode mobile untuk mengajak masyarakat memberikan donasi. Sementara ratusan anak-anak sekolah dasar memberikan semangat kepada para pelari dengan yel-yel dan bendera merah putih.

    “Kita harus ikut mendoakan dan berdonasi terhadap teman-teman atau saudara-saudara kita di Sumatera,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, kegiatan Run For Solidarity ini digelar Kementerian Sosial (Kemensos) bersama para mitra dari filantropi, BUMN dan dunia usaha. Seluruh pembiayaan gerakan solidaritas ini tidak mengurangi alokasi bantuan bencana. Bantuan justru sudah disalurkan dan terus mengalir, sebelum gerakan solidaritas ini berlangsung

    Total 10 ribu orang peserta dari berbagai latar belakang berpartisipasi dalam lari solidaritas ini. Melalui aksi solidaritas ini, penggalangan donasi dilakukan sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan bersama, di mana dana yang terkumpul akan memperkuat upaya bantuan sosial, pemberdayaan sosial, dan pemulihan masyarakat di wilayah terdampak di Sumatera.

    Untuk melengkapi kegiatan, juga hadir expo pemberdayaan/pasar rakyat yang melibatkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), produk makanan dan minuman Sentra Kreasi Atensi (SKA) dan layanan fisioterapis.

    (akd/ega)

  • HKSN 2025, Wamensos Agus Jabo Ajak Peserta Maraton di Magelang Bantu Korban Bencana Sumatra

    HKSN 2025, Wamensos Agus Jabo Ajak Peserta Maraton di Magelang Bantu Korban Bencana Sumatra

    Liputan6.com, Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono secara resmi membuka Event Maraton Solidaritas untuk Sumatra yang digelar Kementerian Sosial (Kemensos) di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (21/12/2025).

    Kegiatan yang diikuti sekitar 7.000 pelari dari berbagai daerah ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025.

    Maraton bertajuk Desemberun itu mengambil titik start di halaman Candi Borobudur, salah satu ikon wisata dunia. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan lari yang tidak hanya mengusung semangat olahraga, tetapi juga solidaritas sosial.

    “Ini adalah kegiatan maraton untuk solidaritas saudara-saudara kita yang ada di Sumatra,” kata Agus Jabo.

    Dia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama, khususnya bagi korban bencana di tiga provinsi di Sumatra. Dukungan dari masyarakat di Magelang diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para korban.

    “Semoga mereka segera bangkit, semoga mereka bisa hidup normal kembali seperti sedia kala. Selamat berlari, semangat,” ucap Agus Jabo.

    Pada kesempatan ini, kegiatan maraton diawali dengan doa bersama lintas agama dari Islam hingga Hindu. Doa berisi permohonan dan permintaan kepada Tuhan agar korban terdampak Sumatra dapat segera pulih.

    Sebagai bentuk dukungan konkret, Kemensos juga menyediakan kode batang atau QR code yang dapat diakses para peserta maraton untuk menyalurkan donasi. Donasi tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumatra.

    Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari para peserta yang menilai kegiatan tersebut mampu menggabungkan olahraga, wisata, dan aksi sosial dalam satu momentum yang bermakna.

    Salah satunya diungkapkan oleh Peserta Maraton asal Jakarta, Adi. Dia mengikuti maraton 5K atau 5 kilometer.

    “Walaupun ini kegiatan lari, saya biasanya juga hobi tapi ini ada nilai solidaritasnya bisa bantu korban dan saudara-saudara kita di Sumatra,” ucap Adi.

  • Cak Imin dan Gus Ipul Graduasi 133 Keluarga Penerima Bansos di Jakarta

    Cak Imin dan Gus Ipul Graduasi 133 Keluarga Penerima Bansos di Jakarta

    Jakarta

    Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI (Menko PM) Muhaimin Iskandar bersama Menteri Sosial RI (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menggraduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako.

    Kegiatan yang turut dilakukan bersama Wamensos Agus Jabo Priyono ini digelar di Aula Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kemensos RI, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menjelaskan kegiatan ini sebagai bagian mewujudkan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

    “Tugas kami para Menteri ini adalah membantu Presiden untuk mengeksekusi Asta Cita Bapak Presiden. Untuk memahami gaya kebijakan Presiden inilah kira-kira sederhananya jadi yang atas dijaga, yang tengah difasilitasi, yang bawah dibela,” kata Gus Ipul, dalam keterangan tertulis, Senin (8/12/2025).

    Gus Ipul hadir di lokasi pukul 13.37 WIB, disambut oleh penampilan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan. Para siswa silih bergantian menampilkan tarian nusantara, pencak silat, paduan suara, hingga pidato dalam tiga bahasa yaitu Bahasa Arab, Inggris, dan Mandarin.

    Dalam acara bertajuk ‘Berani Graduasi: Siap Mewujudkan Generasi Indonesia Emas’ ini, Gus Ipul menyampaikan Presiden ingin KPM mempunyai semangat graduasi, untuk naik kelas meningkatkan kesejahteraannya dan tidak tergantung pada bantuan sosial.

    Ia mengatakan Prabowo sampai membentuk Kemenko PM, yang secara khusus bertugas mengoordinasikan, menyinkronkan, dan merumuskan kebijakan di bidang pemberdayaan masyarakat.

    Gus Ipul menambahkan penerima bansos mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). DTSEN Merupakan basis data nasional berbasis digital yang berisi informasi sosial, ekonomi, dan demografi seluruh penduduk Indonesia yang telah diurutkan mulai dari desil 1 sampai desil 10.

    “Data itu sudah memberikan perangkingan, yang mengelola BPS, dari desil 1 sampai desil 10. Yang diberi bantuan itu adalah desil 1 sampai 4, setelah desil 4 naik jadi graduasi,” jelas Gus Ipul.

    Pada kesempatan ini, Gus Ipul secara langsung mengraduasi 133 KPM yang hadir memakai toga. Satu persatu KPM di panggil dan menuju ke atas panggung, Gus Ipul secara simbolis memindahkan tali toga dari kiri ke kanan sebagai simbol KPM telah digraduasi.

    Di tempat yang sama, Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyampaikan bahwa Prabowo telah memberikan amanat dan membuktikan berbagai terobosan dalam percepatan pengentasan kemiskinan, salah satunya melalui perubahan paradigma ke pemberdayaan.

    “Terobosan-terobosan itu banyak sekali, mulai dari Sekolah Rakyat, Koperasi Desa (kopdes), program-program bantuan langsung tunai sementara. Juga perubahan-perubahan cara membangun sebuah bangsa, perubahan-perubahan ini adalah bagian dari percepatan sekaligus arah baru, strategi baru di dalam membangun bangsa kita,” kata Cak Imin.

    Lebih lanjut, Cak Imin menuturkan pembangunan harus tepat sasaran sehingga berdampak. Pembangunan nasional bertujuan menciptakan keadilan dan kesejahteraan, yang wujudnya adalah kemandirian dan keberdayaan.

    “Sehingga menjadi individu-individu yang terus meningkatkan produktivitasnya menjadi warga bangsa yang kuat dan mandiri. Karena itu saya sangat senang dengan slogan ‘Bansos Sementara, Berdaya Selamanya,” kata Cak Imin.

    Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Anggota Komisi VIII DPR RI Erwin Aksa, Anggota Komisi VI DPR RI Ida Fauziyah, Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris, serta stakeholder lainnya.

    (akn/ega)

  • Akses Mulai Terbuka, Kemensos Kirim Bantuan ke Bener Meriah dan Aceh Tengah
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        7 Desember 2025

    Akses Mulai Terbuka, Kemensos Kirim Bantuan ke Bener Meriah dan Aceh Tengah Nasional 7 Desember 2025

    Akses Mulai Terbuka, Kemensos Kirim Bantuan ke Bener Meriah dan Aceh Tengah
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mengirimkan bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah serta Aceh Tengah pada Minggu (7/12/2025) ini.
    Pengiriman bantuan baru dapat dilakukan karena dua wilayah tidak bisa diakses. 
    “Pada hari ini, karena kemarin di Bener Meriah dan Aceh Tengah susah untuk diakses,
    Kemensos
    Insya Allah jam 11.00 WIB nanti sudah bisa memasukkan barang ya, baik itu permakanan maupun buffer stock,” ungkap Wakil Menteri Sosial (Wamensos), 
    Agus Jabo Priyono
    di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu.
    Setelah pendistribusian rampung di dua kabupaten tersebut, Agus juga memastikan, Kementerian Sosial akan mendirikan dapur umum. 
    Hingga saat ini, Kemensos telah mengeluarkan anggaran senilai Rp 66 miliar untuk bantuan korban bencana di Sumatera.
    “Kita akan masuk ke seluruh kota, ke seluruh daerah yang benar dampak bencana itu ya, dan pada hari ini yang kemarin-kemarin kita belum masuk di Aceh Tengah dan Bener Meriah, Insya Allah kita hari ini sudah bisa masuk,” tambah dia.
    Diberitakan sebelumnya, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 6 Desember 2025 hari ini mencatat jumlah
    korban tewas
    akibat banjir di Sumatera bertambah menjadi 914 orang.
    Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan data ini diperoleh berdasarkan rekapitulasi hasil pencarian dan pertolongan yang dilakukan pada Sabtu (6/12/2025) sore.
    “Di hari ini, Sabtu, 6 Desember 2025, jumlah korban meninggal secara total itu 914 jiwa,” ucap Abdul Muhari, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB, Sabtu (6/12/2025).
    Angka ini bertambah 47 orang dari data Jumat (5/12/2025) kemarin.
    Rinciannya, jumlah korban meninggal di Aceh sebanyak 359 jiwa, di Sumatera Utara 329 jiwa, dan di Sumatera Barat 226 jiwa.
    “Untuk detail per provinsi, untuk Provinsi Aceh per hari ini itu berjumlah 359 jiwa, bertambah 14. Kemudian, Sumatera Utara itu 329 jiwa dan Sumatera Barat 226 jiwa,” ujar dia.
    Abdul menegaskan, BNPB akan terus mengoptimalkan dan melakukan percepatan operasi pencarian dan pertolongan untuk para korban yang masih hilang.
    “Sekali lagi inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Tentu saja simpati yang sangat mendalam kepada para korban,” imbuh dia.
    Selain itu, ia juga memaparkan ada 389 korban hilang dari tiga provinsi di Sumatera akibat bencana banjir dan longsor.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sepekan di Lokasi Bencana Sumatera, Wamensos: Listrik Mati, Air Bersih Minim, BBM Menipis
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        7 Desember 2025

    Sepekan di Lokasi Bencana Sumatera, Wamensos: Listrik Mati, Air Bersih Minim, BBM Menipis Nasional 7 Desember 2025

    Sepekan di Lokasi Bencana Sumatera, Wamensos: Listrik Mati, Air Bersih Minim, BBM Menipis
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menceritakan pengalaman kunjungan kerja (kunker) selama satu pekan ke sejumlah wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera.
    “Memang kondisinya masih cukup parah, belum ada listrik, kemudian stok air bersih juga berkurang, BBM juga, apa namanya, terbatas,” ungkap Agus di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/12/2025).
    Agus mengatakan kelangkaan BBM di
    Aceh Tamiang
    terjadi karena hanya satu SPBU yang beroperasi. Ia pun mengaku sempat kehabisan BBM saat kunjungan kerja di sana.
    Saat itu, dia tengah dalam perjalanan dari Kota Medan, Sumatera Utara, ke Kutacane, Aceh Tenggara, untuk menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto.
    “Di Kutacane sampai ke Medan itu antrian BBM luar biasa. Itu pada waktu itu memang stoknya mungkin terbatas dan saya sendiri juga bersama rombongan kehabisan bensin,” ujar Agus saat ditemui di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/12/2025).
    Agus pun tidak ada pilihan lain untuk menepikan kendaraan. Dia bersama rombongan turut antre bersama warga yang lain.
    “Tetapi kemudian sekitar 4 jam (atau) 5 jam akhirnya kita mendapatkan BBM,” jelasnya.
    Setelah mendapatkan BBM ini, Agus dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan ke daerah di Provinsi Aceh lain yang turut terdampak akibat bencana ini.
    Di sisi lain, Agus memastikan berbagai kendala yang ia hadapi selama sepekan di lokasi bencana kini sudah banyak membaik.
    “Tapi sepertinya sekarang ini, ya, untuk kendala BBM mungkin sudah mulai terantisipasi karena akses, ya, akses untuk distribusi BBM ke daerah-daerah yang terkena dampak bencana untuk jalur daratnya sudah mulai kondusif,” katanya.
    Dalam kunkernya itu, Agus juga memastikan bahwa bantuan oleh pemerintah sudah sangat masif ke sejumlah daerah.
    “Memang karena aksesnya terbatas, kemudian bantuan-bantuan itu disalurkan lewat jalur udara, baik menggunakan helikopter maupun menggunakan pesawat-pesawat Hercules,” kata dia.
    “Tetapi terhitung sejak tanggal 2 Desember atau 3 Desember setelah jalur darat bisa terakses, ya, oleh kendaraan logistik, itu bantuan-bantuan sudah hampir merata masuk ke daerah-daerah yang terdampak bencana,” tambahnya.
    Menurut dia, ini merupakan sinergisitas kementerian dan lembaga terkait untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
    “Untuk urusan logistik ini aman, cuman proses distribusinya memang harus bersabar, ya,” ucapnya.
    Dalam hal ini, Agus menekankan bahwa kebutuhan tanggap darurat untuk korban bencana Sumatera terbilang aman.
    Sebab,
    Kementerian Sosial
    telah memberikan bantuan dan membuka dapur umum, salah satunya adalah Aceh Tamiang, daerah yang sebelumnya dinyatakan terisolasi.
    Pada Minggu (7/12/2025) pukul 11.00 WIB, Kementerian Sosial menjadwalkan pengiriman bantuan ke Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
    Kedua wilayah itu masih sulit dijangkau karena akses darat terputus saat Agus melakukan kunjungan kerja.
    Sejauh ini, Kementerian Sosial telah mengeluarkan uang senilai Rp 66 miliar untuk korban bencana di Sumatera.
    “Jadi untuk saat ini yang sudah dikeluarkan oleh Kemensos untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak
    bencana banjir
    itu kurang lebih Rp 66 miliar,” kata dia.
    “Kita akan masuk ke seluruh kota, ke seluruh daerah yang benar-benar terdampak bencana itu, ya, dan pada hari ini yang kemarin-kemarin kita belum masuk di Aceh Tengah dan Bener Meriah, Insya Allah kita hari ini sudah bisa masuk,” tambahnya.
    Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 6 Desember 2025 mencatat jumlah korban tewas akibat banjir di Sumatera bertambah menjadi 914 orang.
    Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan data ini diperoleh berdasarkan rekapitulasi hasil pencarian dan pertolongan yang dilakukan pada Sabtu (6/12/2025) sore.
    “Di hari ini, Sabtu, 6 Desember 2025, jumlah korban meninggal secara total itu 914 jiwa,” ucap Abdul Muhari, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB, Sabtu (6/12/2025).
    Angka ini bertambah 47 orang dari data Jumat (5/12/2025) kemarin.
    Rinciannya, jumlah korban meninggal di Aceh sebanyak 359 jiwa, di Sumatera Utara 329 jiwa, dan di Sumatera Barat 226 jiwa.
    “Untuk detail per provinsi, untuk Provinsi Aceh per hari ini itu berjumlah 359 jiwa, bertambah 14. Kemudian, Sumatera Utara itu 329 jiwa dan Sumatera Barat 226 jiwa,” ujar dia.
    Abdul menegaskan, BNPB akan terus mengoptimalkan dan melakukan percepatan operasi pencarian dan pertolongan untuk para korban yang masih hilang.
    “Sekali lagi inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Tentu saja simpati yang sangat mendalam kepada para korban,” imbuhnya.
    Selain itu, ia juga memaparkan ada 389 korban hilang dari tiga provinsi di Sumatera akibat bencana banjir dan longsor.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kemensos Gelar Funwalk HDI 2025 Sambil Galang Bantuan Korban Bencana Sumatera

    Kemensos Gelar Funwalk HDI 2025 Sambil Galang Bantuan Korban Bencana Sumatera

    Jakarta

    Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar kegiatan funwalk sebagai acara puncak rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025. Agenda ini sekaligus penyerahan bantuan dari penyandang disabilitas untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Pantauan detikcom di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (7/12/2025), flag off acara dimulai pukul 07.01 WIB. Agenda ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono.

    Peserta funwalk merupakan penyandang disabilitas dari berbagai kategori. Mereka ada yang datang berkelompok, ada juga yang bersama keluarga dan pendamping.

    Para penyandang disabilitas yang mengikuti funwalk itu berjalan dari titik awal di Jalan Imam Bonjol mengitari Bundaran HI menuju ke arah Sarinah. Titik akhir funwalk itu kembali ke Jalan Imam Bonjol.

    Dalam sambutannya, Wamensos Agus mengatakan peringatan Hari Disabilitas Internasional ini sebagai tanda bahwa penyadang disabilitas punya daya. Dia juga berharap terciptanya masyarakat yang inklusif.

    Sebelum flag off, perwakilan penyandang disabilitas menyerahkan bantuan secara simbolis untuk korban bencana Sumatera. Bantuan itu berupa uang tunai sebesar Rp 200 juta.

    “Mari bersolidaritas bagi saudara kita yang terdampak banjir. Hari ini bentuk dari solidaritas kita sudah dapat sumbangan, sampai pagi ini sudah Rp 200 juta lebih, mudah-mudahan ini bisa meringankan saudara kita yang terkena bencana,” imbuhnya.

    (fas/fas)

  • Wamensos Pimpin Penyaluran Bantuan Logistik ke Korban Banjir Aceh Tamiang

    Wamensos Pimpin Penyaluran Bantuan Logistik ke Korban Banjir Aceh Tamiang

    Jakarta

    Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, memimpin langsung penyaluran bantuan logistik bagi korban banjir di Aceh Tamiang, kemarin. Hingga malam hari, Agus masih berada di Posko Induk Kuala Simpang, Aceh Tamiang, untuk memantau proses penurunan bantuan logistik bagi operasional dapur umum.

    Agus berharap kedatangan bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat. “Semoga semua kebutuhan untuk makan, tempat tinggal, dan pakaian dalam tanggap darurat ini bisa diatasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/12/2025).

    Agus mengatakan telah berada di Aceh dan Sumatera Utara sejak Senin untuk memastikan bantuan kemanusiaan tiba secepat mungkin. Ia juga mengajak para sukarelawan untuk tetap bersemangat membantu para pengungsi agar segera pulih.

    “Mari kita bergotong royong untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam,” tambahnya.

    Ia menegaskan kemanusiaan adalah hukum tertinggi,sehingga seluruh elemen bangsa perlu saling mencintai dan menyayangi.

    “Kemanusiaan adalah hukum paling tinggi. Mari kita cintai Tanah Air kita, kita sayangi saudara-saudara kita sebangsa dan se-Tanah Air,” ungkapnya.

    Adapun bantuan yang dikirim mencakup berbagai kebutuhan dasar seperti beras, pakaian, makanan cepat saji, family kit, kidswear, selimut, kasur, genset, tenda, kompor, dan perlengkapan penting lainnya.

    Saat ini, baik bantuan yang dikirim melalui jalur udara maupun darat telah tiba di Aceh Tamiang dan segera disalurkan kepada warga melalui koordinasi intensif dengan BNPB.

    Sementara bantuan yang dikirim melalui jalur udara terdiri dari 10 jenis, di antaranya makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk siap saji, kidswear, family kit, sandang anak, sandang dewasa, selimut, mi instan, dan beras.

    (ega/ega)