Tag: Agus Harimurti Yudhoyono

  • Menko AHY tekankan pentingnya infrastruktur untuk mendukung ekonomi

    Menko AHY tekankan pentingnya infrastruktur untuk mendukung ekonomi

    kami berupaya agar infrastruktur dapat terus mendukung berbagai prioritas Bapak Presiden, terutama dalam menciptakan swasembada pangan, swasembada energi, dan program-program hilirisasi

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya infrastruktur sebagai pendukung pertumbuhan dan menciptakan ketahanan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

    Saat pertemuan dengan sejumlah pimpinan media seusai meninjau arus mudik di Stasiun Pasar Senen Jakarta, Jumat, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pentingnya pembangunan infrastruktur.

    AHY menjelaskan bahwa pihaknya terus mengupayakan pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran agar dapat mendukung berbagai program prioritas yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Di sektor infrastruktur, AHY menuturkan bahwa pemerintah terus mendukung berbagai prioritas nasional seperti swasembada pangan, energi, dan program hilirisasi yang dapat memperkuat ekonomi Indonesia.

    “Di bidang infrastruktur, kami berupaya agar infrastruktur dapat terus mendukung berbagai prioritas Bapak Presiden, terutama dalam menciptakan swasembada pangan, swasembada energi, dan program-program hilirisasi,” kata AHY.

    Menurutnya, infrastruktur yang baik akan menjadi pendorong penting dalam menciptakan ketahanan ekonomi yang berkelanjutan dan memastikan Indonesia bisa bersaing di tingkat global.

    “Sehingga itu juga bisa menjadi daya ungkit ekonomi yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau arus mudik di Stasiun Pasar Senen Jakarta, Jumat (28/3/2025). ANTARA/Harianto

    Selain itu, pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran itu akan berperan penting dalam mempercepat pencapaian target-target ekonomi dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

    Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan daya beli yang terjaga meskipun tantangan global terus muncul.

    Baginya, ekonomi akan terus dinamis dan tantangan global tidak akan berhenti, tetapi pemerintah tetap harus membangun optimisme untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    “Namanya ekonomi akan terus dinamis, tetapi kita juga tetap harus membangun optimisme Indonesia di tengah-tengah situasi global yang saat ini juga tidak mudah secara ekonomi,” tuturnya.

    AHY menyebutkan bahwa meskipun negara-negara lain juga menghadapi kesulitan, Indonesia harus memanfaatkan peluang yang ada untuk mengoptimalkan potensi ekonomi di tengah kondisi global yang tidak mudah.

    “Negara-negara lain juga mengalami tantangan-tantangan yang juga tidak sederhana, tetapi mudah-mudahan kita bisa tetap menjaga pertumbuhan kita, sekaligus kita terus mencari peluang,” ucap AHY.

    Ia menambahkan, pemerintah juga membuka ruang untuk berdiskusi dengan berbagai pihak guna mendapatkan masukan-masukan berharga yang dapat memperbaiki kebijakan ekonomi yang ada.

    “Pemerintah membuka ruang untuk berdiskusi, mendapatkan masukan-masukan yang berharga, karena pada akhirnya tujuannya sama, tujuan kita adalah untuk masyarakat juga,” kata AHY.

    Turut hadir dalam pertemuan itu Wakil Menteri (Wamen) BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Risal Wasal, hingga sejumlah pimpinan/perwakilan pimpinan media di antaranya Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Irfan Junaidi.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Faisal Yunianto
    Copyright © ANTARA 2025

  • H-3 Lebaran: KAI Telah Jual 3,19 Juta Tiket Kereta Api

    H-3 Lebaran: KAI Telah Jual 3,19 Juta Tiket Kereta Api

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengumumkan realisasi penjualan tiket kereta api (KA) periode mudik Lebaran 2025.

    Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo mengatakan, hingga Jumat (28/3/2025) atau H-3 Lebaran, tiket kereta api sudah terjual sebanyak 3,19 juta, baik tiket KA jarak jauh maupun KA lokal.

    “Untuk kereta jarak jauh, sudah terjual sebanyak 2,89 juta tiket, atau 83,95% dari jumlah kapasitas tempat duduk sebanyak 3,44 juta,” ujar Didiek di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/3).

    Sementara itu, lanjutnya, untuk kereta lokal sudah terjual sebanyak 302.352 tiket, atau hanya 26,34% dari total kapasitas tempat duduk sebanyak 1,14 juta.

    Adapun, stasiun kereta api dengan keberangkatan terpadat per Jumat (28/3) yakni Stasiun Pasar Senen sebanyak 323.917 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 212.858 penumpang.

    Selanjutnya, Stasiun Yogyakarta melayani 132.858 penumpang, disusul Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 108.615 penumpang, dan Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 106.349 penumpang.

    Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut meninjau pergerakan pemudik yang menggunakan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Jumat (28/3/2025).

    Berdasarkan pantauan Bisnis, AHY tiba di Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 10.45 WIB. Dalam kunjungannya, AHY menyambut beberapa pemudik di Stasiun Senen yang hendak pulang ke kampung halaman pada H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.

    Adapun, AHY juga menggelar rapat koordinasi bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, jajaran direksi PT KAI, dan beberapa pemimpin redaksi dari media untuk memastikan kelancaran puncak arus mudik di Stasiun Pasar Senen.

    “Kami juga melepas pemudik di KA Gaya Baru, Malang. Kami ingin melihat sektor perhubungan, transportasi, selama masa arus mudik ini bisa kami kawal dengan baik. Ini merupakan arahan dari Pak Presiden Prabowo Subianto untuk membuat kebijakan agar arus mudik berjalan dengan aman, dan lancar,” ujar AHY pada Jumat (28/3).

    Lebih lanjut dia mengatakan, Stasiun Pasar Senen merupakan stasiun yang paling sibuk dan paling padat, dengan ratusan kereta diberangkatkan. Namun, menurutnya fasilitasnya sudah cukup baik, sehingga AHY turut mengapresiasi para stakeholder terkait.

  • AHY: Kebijakan WFA Efektif Mengurai Kemacetan – Page 3

    AHY: Kebijakan WFA Efektif Mengurai Kemacetan – Page 3

    Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas atau Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengapresiasi kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada masa mudik Lebaran 2025.

    Hal itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat menerima kedatangan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Gedung NTMC Polri, Jakarta.

    Dia meniai, kebijakan WFA ASN tersebut sangat berpengaruh pada pengendalian arus lalu lintas.

    “Hari ini hari ketiga Operasi Ketupat 2025. Jadi, kebijakan pemerintah yang WFA ini sangat membantu sekali kaitannya dengan arus mudik,” ujar Agus dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, melansir Antara, Rabu (26/3/2025).

    Dia mengatakan, hal itu terlihat pada situasi arus lalu lintas H-10 yang sudah cukup terurai. Berdasarkan data yang dihimpun, kata Agus, terjadi kenaikan sebesar 30 persen arus lalu lintas menuju Trans Jawa dan Sumatera selama tiga hari pelaksanaan Operasi Ketupat, terhitung sejak 23 Maret 2025 lalu, apabila dibandingkan dengan tahun lalu.

    “Ada kenaikan 35 persen di H-10 dibandingkan dari tahun lalu. Ini cukup bagus. Artinya lalu lintas betul terurai. Hari kedua itu (kenaikan) 22 persen, tetapi keseluruhannya, saya ambil tiga hari ini dulu, menuju ke Jawa dan Sumatera itu sudah 30 persen. Artinya ini sangat terurai sekali,” jelas Agus.

     

  • AHY Buka Peluang China Masuk di Proyek Giant Sea Wall

    AHY Buka Peluang China Masuk di Proyek Giant Sea Wall

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap potensi kerja sama dengan China untuk turut serta menggarap proyek Giant Sea Wall (GSW).

    Hal itu disampaikannya dalam pertemuan bilateral bersama Wakil Perdana Menteri China (26/3/2025).

    “Pertemuan bilateral bersama Wakil Perdana Menteri RRT [China] merupakan mitra dagang penting, dengan nilai kerja sama hingga 133 miliar dolar AS pada 2023. Selain itu, kerja sama selama ini sejalan dengan Asta Cita Presiden serta akan mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ucap AHY dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (28/3/2025).

    AHY menjelaskan, kerja sama China untuk menggarap proyek Giant Sea Wall itu bukan tidak mungkin, lantaran RI – China telah berhasil menjalin kerja sama salah satu pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung yang telah diresmikan pada 2023.

    Pasalnya, saat ini proyek duet RI – China membangun Kereta Cepat Jakarta – Bandung telah berhasil mengurangi waktu tempuh yang sangat signifikan.

    Di samping itu, AHY menyebut China juga telah berpengalaman melakukan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir seperti Tianjin Coastal Management.

    “Pengalaman Tiongkok pada sejumlah proyek rekayasa skala besar, seperti Sistem Pengendalian Banjir di Shanghai dan Tianjin Coastal Management Initiative, dapat membuka pemahaman kami lebih baik lagi. Kami harapkan bantuan teknis serta dukungan pendanaan dari RRT untuk merancang dan mengimplementasikan proyek tersebut,” tambahnya.

    Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyebut konstruksi proyek Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall (GSW) yang membentang dari Tangerang hingga Gresik memang bakal menggandeng investor swasta. 

    Wakil Menteri (Wamen) PU Diana Kusumastuti menjelaskan bahwa rencananya GSW yang bakal terbentang dari Banten hingga Gresik bakal memiliki total panjang mencapai 946 kilometer (Km).

    “Ini seharusnya membentang dari Banten sampai ke Jawa Timur, dari Tangerang sampai ke Gresik. Mungkin total panjangnya 946 km dan ini perkiraan investasinya cukup gede banget,” kata Diana.

    Terkait progres terbarunya, Diana menyebut saat ini pelaksanaan pembangunan Giant Sea Wall masih dalam tahap pengkajian. Di mana, dalam perjalanan terbaru pemerintah telah membentuk satuan tugas (Satgas) yang bakal mengeksekusi proyek tersebut. 

    Apabila proses kajian telah rampung, nantinya pemerintah melalui Satgas Penanganan Pesisir Pantai Utara Jawa itu bakal menggaet swasta untuk mendukung pembangunan megaproyek tersebut. 

    “Nanti tidak hanya dengan APBN, diharapkannya juga malah justru swasta. Ya, swasta ini bisa menjadi mitra strategis untuk pengembangan Giant Sea Wall Jabodetabek,” pungkasnya.

  • Menko AHY optimistis ekonomi RI tumbuh meski tantangan global

    Menko AHY optimistis ekonomi RI tumbuh meski tantangan global

    Kami berharap tentunya ekonomi juga tumbuh dengan baik, daya beli terjaga, sehingga kalaupun ada sedikit penurunan ya tidak terlalu signifikan

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) optimistis ekonomi Indonesia tumbuh dengan baik, meski ada sedikit penurunan yang tidak signifikan bagi daya beli masyarakat.

    “Kami berharap tentunya ekonomi juga tumbuh dengan baik, daya beli terjaga, sehingga kalaupun ada sedikit penurunan ya tidak terlalu signifikan,” kata AHY di sela pertemuan dengan sejumlah pimpinan media seusai meninjau arus mudik di Stasiun Pasar Senen Jakarta, Jumat.

    Menurut AHY, dinamika ekonomi global yang saat ini penuh tantangan memerlukan optimisme agar Indonesia tetap bisa menjaga pertumbuhan meskipun kondisi ekonomi global tidak mudah.

    “Dan kita tahu namanya ekonomi akan terus dinamis ya, tetapi kita juga tetap harus membangun optimisme, Indonesia di tengah-tengah situasi global yang saat ini juga tidak mudah secara ekonomi,” ujar Menko AHY.

    AHY menyatakan bahwa meskipun negara-negara lain juga menghadapi tantangan besar, Indonesia harus tetap berfokus pada peluang-peluang yang dapat meningkatkan perekonomian di tengah situasi tersebut.

    “Negara-negara lain juga mengalami tantangan-tantangan yang juga tidak sederhana, tetapi mudah-mudahan kita bisa tetap menjaga pertumbuhan kita, sekaligus kita terus mencari peluang,” tuturnya.

    Dia juga menegaskan pentingnya sektor infrastruktur dalam mendukung berbagai prioritas yang telah dicanangkan Presiden Indonesia, seperti menciptakan swasembada pangan dan energi.

    “Kami di bidang infrastruktur berupaya agar infrastruktur bisa terus mendukung berbagai prioritas Bapak Presiden (Prabowo Subianto) terutama menciptakan swasembada pangan, swasembada energi, program-program hilirisasi dan lain sebagainya,” jelas AHY.

    Pemerintah juga berupaya agar program hilirisasi bisa berjalan lancar, yang dapat mendongkrak daya ungkit ekonomi yang lebih berkelanjutan dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia.

    “Sehingga itu juga bisa menjadi daya ungkit ekonomi yang lebih berkelanjutan. Tetapi memang kita harus terus mengawal ekonomi kita,” imbuh AHY.

    Meskipun banyak tantangan, AHY menekankan perlunya mengawal perekonomian secara cermat, dengan langkah-langkah yang tepat dan responsif terhadap dinamika yang ada.

    Ia juga menegaskan bahwa tujuan bersama adalah untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, yang menjadi fokus utama dari semua kebijakan yang dijalankan pemerintah.

    Turut hadir dalam pertemuan itu Wakil Menteri (Wamen) BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Risal Wasal, hingga sejumlah pimpinan media di antaranya Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Irfan Junaidi.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono menyapa pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (28/3/2025). ANTARA/Harianto

    Diketahui, Menko AHY bersama Wamen BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Dirut KAI Didiek Hartantyo meninjau dan menyapa pemudik di Stasiun Pasar Senen.

    AHY tiba di Stasiun Pasar Senen pada Jumat pagi sekitar pukul 10.40 WIB dan langsung disambut oleh Wamen BUMN, Dirut KAI, serta Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Risal Wasal.

    Setibanya di stasiun, AHY langsung menuju Posko Pelayanan Operasi Ketupat untuk meninjau kesiapan pelayanan kepada pemudik yang ada di Stasiun Pasar Senen. Lalu meninjau ruang tunggu penumpang hingga menyapa para pemudik dengan ramah.

    Tak hanya menyapa, AHY juga berinteraksi dengan beberapa pemudik yang meminta untuk berswafoto bersama dirinya. AHY pun memenuhi permintaan mereka dengan senyum.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Faisal Yunianto
    Copyright © ANTARA 2025

  • AHY Sebut Kebijakan WFA Berdampak Positif, Keberangkatan Pemudik Tersebar

    AHY Sebut Kebijakan WFA Berdampak Positif, Keberangkatan Pemudik Tersebar

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kebijakan work from anywhere (WFA) yang berlaku sejak Senin (24/3/2025) berdampak positif terhadap arus mudik Lebaran 2025.

    Menurutnya, kebijakan WFA menjelang Lebaran 2025 atau Hari Raya Idulfitri 1446 H sangat membantu untuk mengurai kemacetan, karena keberangkatan pemudik sudah tersebar.

    “Artinya, sejak hari Senin [24/3] hingga Jumat [28/3], sebagian sudah bekerja dari berbagai tempat, dan saya mendapatkan laporan bahwa kebijakan seperti ini sangat membantu mengurai kemacetan,” ujar AHY saat meninjau Stasiun Pasar Senen, Jumat (28/3/2025).

    Lebih lanjut dia mengatakan, kemacetan pada periode arus mudik memang tak bisa dihindari, karena memang ada lonjakan mobilitas setiap Lebaran. Namun setidaknya, menurutnya tingkat kemacetan tidak terlalu parah karena ada kebijakan WFA ini.

    AHY menyebut bahwa pihaknya juga memastikan kondisi jalan pada arus mudik Lebaran 2025 tetap dalam kondisi yang baik sehingga perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.

    “Kementerian Pekerjaan Umum, yang berada dalam koordinasi Kemenko Infrastruktur juga mempersiapkan segala sarana dan prasarana, termasuk jalan dalam kondisi yang baik. Kalaupun ada kerusakan, bisa segera diperbaiki,” jelasnya.

    Sementara itu, lanjutnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama dengan Kementerian/Lembaga lainnya, berupaya untuk mempersiapkan berbagai fasilitas transportasi, baik darat, laut, dan udara siap beroperasional dengan baik.

    “Tentu kita harapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat, termasuk mempersiapkan rest area, buffer zone [zona penyangga], kita ingatkan juga kepada para pengemudi, agar jangan memaksakan diri,” katanya.

    Berdasarkan pantauan Bisnis, AHY tiba di Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 10.45 WIB. Dalam kunjungannya, AHY menyambut beberapa pemudik di Stasiun Senen yang hendak pulang ke kampung halaman pada H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.

    Adapun, AHY juga menggelar rapat koordinasi bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, jajaran direksi PT KAI, dan beberapa pemimpin redaksi dari media untuk memastikan kelancaran puncak arus mudik di Stasiun Pasar Senen.

    “Kami juga melepas pemudik di KA Gaya Baru, Malang. Kami ingin melihat sektor perhubungan, transportasi, selama masa arus mudik ini bisa kami kawal dengan baik. Ini merupakan arahan dari Pak Presiden Prabowo Subianto untuk membuat kebijakan agar arus mudik berjalan dengan aman, dan lancar,” ujar AHY.

    Menurut AHY, Stasiun Pasar Senen merupakan stasiun yang paling sibuk dan paling padat, dengan ratusan kereta diberangkatkan. Namun, menurutnya fasilitasnya sudah cukup baik, sehingga AHY turut mengapresiasi para stakeholder terkait.

  • AHY, Wamen BUMN dan Dirut KAI sapa pemudik di Stasiun Pasar Senen

    AHY, Wamen BUMN dan Dirut KAI sapa pemudik di Stasiun Pasar Senen

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Wakil Menteri (Wamen) BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyapa pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

    AHY tiba di Stasiun Pasar Senen pada Jumat pagi sekitar pukul 10.40 WIB dan langsung disambut oleh Wamen BUMN, Dirut KAI, serta Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Risal Wasal.

    Setibanya di stasiun, AHY langsung menuju Posko Pelayanan Operasi Ketupat untuk meninjau kesiapan pelayanan kepada pemudik yang ada di Stasiun Pasar Senen.

    Selanjutnya, AHY melanjutkan peninjauan ke ruang tunggu penumpang yang cukup ramai menjelang keberangkatan kereta api. Dia menyapa para pemudik dengan ramah.

    Di ruang tunggu, AHY tak hanya menyapa, tetapi juga berinteraksi dengan beberapa pemudik yang meminta untuk berswafoto bersama dirinya. AHY pun memenuhi permintaan mereka dengan senyum.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Wamen BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyaksikan keberangkatan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (28/3/2025). ANTARA/Harianto

    Selain itu, AHY juga menanyakan tujuan mudik para penumpang dan memberi pesan agar berhati-hati selama perjalanan.

    Usai berada di ruang tunggu, AHY bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke kawasan peron dan memasuki gerbong kereta untuk kembali menyapa pemudik yang akan berangkat ke kampung halaman.

    Ia juga menanyakan kepada para pemudik terkait sudah berapa lama mereka tidak melaksanakan mudik ke kampung halaman.

    “Hati-hati ya, salam sama keluarga,” ucap AHY ke salah seorang pemudik.

    Di gerbong kereta, AHY memberikan ucapan selamat berangkat dan meminta para pemudik untuk mengirimkan salam kepada keluarga mereka. Kemudian, AHY melepas keberangkatan salah satu kereta api yang mengangkut pemudik.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
    Copyright © ANTARA 2025

  • AHY Kaji Penurunan Jumlah Pemudik Tahun Ini

    AHY Kaji Penurunan Jumlah Pemudik Tahun Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan mengkaji penurunan jumlah pemudik pada tahun ini.

    Ia menyebut salah satu penyebab utama adalah kondisi ekonomi, meskipun ada faktor lain yang masih perlu dikaji lebih lanjut.

    “Iya, nanti tentunya kita akan pelajari lebih lanjut secara lebih pasti ya. Ada berbagai faktor biasanya, ya mungkin ada alasan ekonomi, tapi juga mungkin ada alasan-alasan yang lain,” ujar AHY di kantornya, Jumat (28/3/2025).

    Meski demikian, AHY menegaskan pemerintah telah mengambil berbagai langkah untuk tetap mempermudah masyarakat melakukan mudik, seperti diskon tarif tol dan tiket pesawat.

    “Pemerintah berupaya menghadirkan kebijakan yang semakin baik, bukan hanya mengurai kemacetan, tetapi juga memastikan infrastruktur dan fasilitas pendukung arus mudik dapat digunakan dengan optimal. Selain itu, pemerintah juga berupaya membuat harga tiket lebih terjangkau,” jelasnya.

    Langkah ini diambil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, yang ingin masyarakat lebih nyaman dan terbantu dalam biaya transportasi, terutama bagi mereka yang mudik bersama keluarga.

    “Dengan penurunan 14-15% harga tiket pesawat ekonomi domestik, diskon tarif tol sebesar 20% di berbagai ruas, serta berbagai insentif lain seperti program mudik gratis bekerja sama dengan BUMN dan lembaga terkait, kami berharap masyarakat tetap dapat menikmati mudik,” tambah AHY.

    Sementara itu, data Survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memproyeksikan jumlah pemudik Lebaran 2025 hanya 146,48 juta orang, turun dari 193,6 juta orang pada tahun sebelumnya.

    “Benar, besaran potensi pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Budi Rahardjo, Sabtu (22/3/2025).

  • Lebih dari 1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Via Tol Hingga Malam Ini

    Lebih dari 1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Via Tol Hingga Malam Ini

    Lebih dari 1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Via Tol Hingga Malam Ini
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Tak kurang sudah lebih dari satu juta kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta dan sekitarnya melalui jalan tol yang dikelola PT
    Jasa Marga
    (Persero), hingga Kamis (27/3/2025) malam.
    “Tercatat sudah hampir berapa? Satu juta lebih kendaraan yang sudah meninggalkan Jakarta,” ucap Ketua Komisi VI DPR Anggia Ermarini usai melakukan kunjungan ke Kantor Pusat Jasa Marga di Bekasi, Jawa Barat.
    “Itu belum puncaknya, diperkirakan besok. Mulai malam ini dan besok itu puncak arus
    mudik
    ,” imbuh dia.
    Menurut dia, mayoritas kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju ke wilayah timur seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.
    “Sebagian besar Jawa Timur, Jawa Tengah. Kemudian Jogjakarta ya,” singkat Anggia.
    Sementara itu, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menjelaskan, jumlah kendaraan disampaikan merupakan akumulasi dari pemantauan Jasa Marga sejak 21 Maret 2025.
    “Dari tanggal 21 Maret sampai dengan 27 Maret ini memang sudah mencapai 1 juta ya, kendaraan yang keluar Jakarta. Memang ini dinominasi 49 persen itu ke arah timur,” kata Lisye.
    “Lalu diikuti 21 persen lebih itu ke arah Selatan melewati Gerbang tol Ciawi ke arah Bogor. Dan 29 persennya itu ke arah barat atau Merak,” sambungnya.
    Untuk kendaraan yang melaju ke arah timur, lanjut Lisye, mayoritas kendaraan terpantau menuju Tol Trans Jawa melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama.
    “Itu terbagi memang dari 49 persennya itu didominasi 60 persennya ke arah Trans Jawa melewati Gerbang Tol Cikampek Utama,” jelas Lisye.
    Lisye menambahkan bahwa jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dan sekitarnya masih akan terus meningkatkan hingga beberapa hari ke depan.
    “Memang dari prediksi kami ini puncak tertingginya akan jatuh pada besok di hari Jumat, 28 Maret 2025. Dan nanti mungkin masih akan diikuti di hari Sabtunya 29 Maret 2025 juga masih dalam periode puncak mudik,” pungkasnya.
    Sebagai informasi, pemerintah memprediksi puncak
    arus mudik

    Lebaran 2025
    akan terjadi pada 26-28 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6-7 April 2025.
    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kepadatan selama periode tersebut.
    “Diperkirakan akan mulai memasuki masa padatnya mobilitas ke kampung halaman dan diprediksi pada tanggal 26-28 (Maret), itu akan terjadi puncak arus mudik. Dan sebaliknya arus balik diperkirakan di tanggal-tanggal 6-7 bulan April,” kata AHY di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Infrastruktur Harus Terintegrasi dan Berpihak pada Masyarakat

    Infrastruktur Harus Terintegrasi dan Berpihak pada Masyarakat

    Haikou, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan, pembangunan infrastruktur di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto harus dilakukan secara terintegrasi dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. 

    Hal ini disampaikannya dalam sesi High-Level Dialogue: Achieving Sustainable Development in a Transforming World pada Boao Forum for Asia Annual Conference 2025, sebuah forum ekonomi berpengaruh di Asia yang diadakan di Haikou, Hainan, China.