Tag: Agus Harimurti Yudhoyono

  • Kondisi SBY Membaik, Mungkin Tinggalkan RSPAD dalam Hitungan Hari

    Kondisi SBY Membaik, Mungkin Tinggalkan RSPAD dalam Hitungan Hari

    Jakarta

    Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyebut kondisi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berangsur membaik setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Herzaky mengatakan SBY tak betah untuk berlama-lama berada di rumah sakit.

    “Alhamdulillah, Pak SBY semakin hari menunjukkan progres yang semakin baik. Kini sudah memasuki tahap pemulihan. Menurut tim dokter, kemungkinan beliau bisa keluar rumah sakit beberapa hari lagi,” kata Herzaky kepada wartawan, Minggu (20/7/2025).

    Ia menyebut SBY meluangkan waktu untuk menjalani hobinya selama perawatan. Herzaky menilai semangat SBY untuk menghadirkan sebuah karya tak pernah surut.

    “Beliau pun tidak betah berlama-lama berdiam di rumah sakit. Kemarin sudah meminta alat lukis dan mulai melukis di tengah istirahatnya. Karena tangan kanan masih diinfus, beliaupun melukis dengan tangan kirinya. Semangat untuk berkarya beliau memang tak pernah surut. Momen yang menghangatkan hati kita semua,” tambahnya.

    Herzaky mengatakan SBY memiliki waktu yang produktif sebelum masuk ke rumah sakit. Dikatakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu sempat memenuhi undangan PM Malaysia Anwar Ibrahim hingga meluncurkan video musik berjudul Save Our World 1 Juli 2025.

    “Maklum, beliau memang sangat produktif dan tak bisa berhenti berkarya. Minggu lalu beliau baru memenuhi undangan PM Malaysia dan menjadi keynote speaker serta menghadiri beberapa diskusi di Malaysia. Kita juga tahu beliau beberapa waktu sebelumnya meluncurkan video musik Save Our World. Bentuk kepedulian beliau terhadap lingkungan hidup dan perubahan iklim,” ujarnya.

    Pak Menko AHY sendiri yang memantau langsung kemajuan Bapak SBY. Ketika hari kerja, sebelum ke kantor, beliau ke RS dulu. Mengecek kondisi Bapak dan berkonsultasi dengan tim dokter. Sedangkan malamnya sepulang dari menjalankan tugas-tugas negara, beliau menemani Bapak di RS. Sangat perhatian betul Pak Menko, meskipun kesibukannya sebagai Menko sangatlah luar biasa,” kata Herzaky

    “Terima kasih pula untuk dukungan dan doa dari para sahabat. Mohon doanya dari kita semua untuk Pak SBY agar lekas pulih dan bisa beraktivitas seperti biasanya,” imbuhnya.

    (dwr/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • AHY Besuk SBY di RSPAD Gatot Soebroto

    AHY Besuk SBY di RSPAD Gatot Soebroto

    AHY Besuk SBY di RSPAD Gatot Soebroto
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Ketua Umum Partai Demokrat,
    Agus Harimurti Yudhoyono
    (
    AHY
    ) membesuk sang ayah, Presiden Ke-6 RI
    Susilo Bambang Yudhoyono
    (
    SBY
    ) yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Minggu (20/7/2025).
    Pantauan
    Kompas.com
    , AHY tiba menggunakan mobil Mercedes-Bennz G-Class. Dia dikawal petugas patroli dan Pengawalan (Patwal) serta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
    Iring-iringan kendaraan AHY terpantau tiba sekitar pukul 15.27 WIB melalui pintu masuk VIP Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto.
    Rencana kedatangan AHY sebelumnya disampaikan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya yang menjenguk SBY siang hari sebelum dzuhur.
    “Nanti sore Mas AHY akan kembali ke sini,” ujar Riefky saat ditemui di lokasi.
    Riefky kemudian menjelaskan mengenai kondisi SBY yang harus menjalani perawatan kesehatan karena diduga mengalami dehidrasi setelah mengikuti kegiatan yang cukup padat sejak awal bulan Juli.
    Kegiatan itu meliputi launching video musik di Jakarta Theater, retreat kader Partai Demokrat di Pacitan, dan memenuhi undangan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
    “Kalau dibilang sih mungkin katanya dehidrasi,” ujar Riefky.
    Meski demikian, menurut Riefky, kondisi SBY terpantau sudah membaik. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu disebut tampak cerah dan bahagia saat dikunjungi siang ini.
    “Beliau kelihatan cerah dan
    happy
    juga dan menyampaikan insyaallah dalam satu dua hari ke depan Insya Allah sudah boleh keluar,” kata Riefky.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Menteri Ekonomi Kreatif Riefky Harsya Jenguk SBY di RSPAD

    Menteri Ekonomi Kreatif Riefky Harsya Jenguk SBY di RSPAD

    Menteri Ekonomi Kreatif Riefky Harsya Jenguk SBY di RSPAD
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menteri Ekonomi Kreatif,
    Teuku Riefky Harsya
    , menjenguk Presiden Ke-6 RIm
    Susilo Bambang Yudhoyono
    (SBY) yang sedang dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
    Pantauan Kompas.com, Riefky tiba di RSPAD menggunakan mobil Alphard warna putih sekitar pukul 11.18 WIB. Ia dikawal petugas Patroli dan Pengawalan (Patwal) serta satu mobil polisi.
    Begitu turun di lobi Pavilun Kartika, Riefky langsung beranjak masuk ke dalam rumah sakit. Ia hanya menyapa sebentar awak media dan melambaikan tangan.
    Adapun Riefky merupakan salah satu orang dekat Ketua Umum
    Partai Demokrat
    Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
    Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) periode 2020-2025. Pada Maret 2025 lalu, Riefky dipercaya menjadi Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat.
    SBY, sebagai sosok yang mendirikan Partai Demokrat dan pernah menjabat ketua umum, duduk sebagai Ketua Majelis Tinggi.
    Sebelumnya,
    SBY sakit
    dan menjalani perawatan di
    RSPAD Gatot Soebroto
    . Meski sakit dan tangan diinfus, SBY tetap melakukan hobinya untuk melukis.
    Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Syahrial Nastuion, menyebut SBY mungkin kelelahan setelah menjalani rangkaian acara di Kuala Lumpur, Malaysia.
    Di negara sahabat itu, SBY menemui Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim, menghadiri National Resilience College (NRC) Malaysia, dan menemui Wakil PM Ahmad Zahid bin Hamidi.
    Kegiatan dilakukan pada 9 hingga 12 Juli didampingi delegasi dari Indonesia.
    “Kembali ke tanah air tanggal 12/7/2025 dilanjutkan ada agenda juga di Jakarta keesokan harinya, ada beberapa hal terlupakan yaitu, istirahat untuk memulihkan stamina,” ujar Syahrial.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • SBY Sempatkan Melukis Saat Jalani Perawatan di RSPAD Gatot Soebroto

    SBY Sempatkan Melukis Saat Jalani Perawatan di RSPAD Gatot Soebroto

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

    Informasi itu diungkapkan langsung melalui Instagram mendiang istrinya @aniyudhoyono. Hanya saja, postingan yang dikelola admin itu tidak menjelaskan secara detail terkait penyakit yang kini diderita SBY.

    “Saat ini Bapak SBY sedang menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto,” dalam akun @aniyudhoyono pada Sabtu (19/7/2025).

    Meskipun begitu, unggahan tersebut telah mengemukakan bahwa kondisi SBY saat ini dinyatakan terus menunjukkan pemulihan.

    “Alhamdulillah, kondisi beliau terus menunjukkan progres yang baik dan penanganan medis berjalan lancar,” tambahnya.

    Di samping itu, postingan itu juga memuat momen SBY tengah melakukan hobi melukisnya. Nampak, ayah dari Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah menatap lukisannya dengan tangan kanan diinfus.

    Masih dalam postingan yang sama, admin @aniyudhoyono juga membagikan hasil sementara dari lukisan SBY di tengah perawatannya. Secara sekilas, nampak SBY tengah melukis pemandangan.

    “Dengan tangan kiri, beliau kembali memegang kuas dan larut dalam warna-warna. Sungguh menjadi momen yang menghangatkan hati,” tulis Admin.

  • Pungli Masih Marak, Satu Truk Bisa Kena Palak Rp 100-150 Juta Setahun

    Pungli Masih Marak, Satu Truk Bisa Kena Palak Rp 100-150 Juta Setahun

    Jakarta

    Praktik pungutan liar (pungli) terkait dengan angkutan barang masih marak. Bahkan, dalam setahun ratusan juta harus melayang karena membayar pungli.

    Truk over dimension over load (ODOL) masih beredar di jalan raya. Pemerintah menanggapi serius praktik truk ODOL ini. Berbagai persoalan mengenai truk ODOL akan diatasi. Ditargetkan tahun depan tidak ada lagi truk ODOL di jalan raya.

    Salah satu penyebab maraknya truk ODOL adalah karena masih banyak praktik pungli di lapangan. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, dalam setahun satu truk harus keluar duit ratusan juta untuk pungli.

    AHY menegaskan praktik pungli harus segera diberantas lantaran menjadi salah satu penyebab biaya logistik membengkak. Ia menilai jika pungli berhasil dihentikan, maka biaya perjalanan logistik akan turun secara signifikan, sehingga tidak ada lagi alasan untuk mengoperasikan angkutan over dimension over load demi efisiensi biaya.

    “Kita harus menghapus praktik pungli. Sudah ada data bahwa satu truk bisa mengeluarkan Rp 100 juta hingga Rp 150 juta setiap tahun hanya untuk pungli. Kalau biaya perjalanan bisa efisien tanpa pungli maka tidak perlu lagi mengoperasikan kendaraan over dimension over load, tidak ada alasan lagi untuk melanggar, karena sistem kita sudah lebih adil dan efisien,” kata AHY dikutip dari siaran pers Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

    Sebagai tindak lanjut, AHY meminta seluruh kementerian/lembaga terkait termasuk aparat penegak hukum untuk memperkuat pengawasan hingga penegakan hukum terhadap praktik pungli.

    Sebelumnya, pengamat transportasi yang menjabat sebagai Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengatakan, banyak keluhan dari sopir truk terkait masalah pungli di lapangan.

    “Pemalakan oknum preman dari Tol Cikampek hingga Kramat Jati, sopir truk bawa besar harus bayar pungli Rp 200 ribu. Jika istirahat di bahu jalan (setelah gerbang tol), mereka juga kena pungli petugas tol. Katanya, sudah pernah disampaikan ke direksi, tetapi sampai sekarang masih ada pungli,” kata Djoko.

    “Sementara menurut komunitas sopir truk, jika di bahu jalan dipungli sama oknum PJR, di rest area dipungli sama satpam rest area. Pengakuan pengusaha angkutan barang, di sekitar Tanjung Priok ada kampung, jalur menuju gudang yang masuk portal harus bayar Rp 100 ribu dengan stempel RT setempat. Mengangkut sayuran dari Garut ke Pasar Kramatjati (Jakarta), harus menyisihkan paling tidak Rp 175 ribu melewati 5-6 titik pungutan liar,” sambungnya.

    Menurut Djoko, pemilik barang dan pengusaha juga menjadi korban pungli yang jumlahnya lebih besar. Hal itu membuat ongkos logistik lebih tinggi.

    “Diperkirakan praktik pungli di sektor logistik telah membebani 15-20 persen ongkos angkut logistik di Indonesia. Punglinya dilakukan mulai baju seragam hingga tidak memakai baju. Penuturan pengusaha truk, ongkos logistik di Indonesia sudah lebih tinggi dari Thailand. Pungli di angkutan logistik Indonesia harus dihilangkan dan harus dimasukkan dalam program Zero ODOL yang sedang ditangani Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah,” tegas Djoko.

    (rgr/dry)

  • Menko AHY: Tiap truk keluarkan Rp150 juta per tahun karena pungli

    Menko AHY: Tiap truk keluarkan Rp150 juta per tahun karena pungli

    Tindakan harus tegas. Jelas melawan hukum itu. Siapa pun harus kita tindak dengan tegas

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan tiap truk mengeluarkan Rp100 juta–150 juta per tahun karena harus membayar pungutan liar (pungli).

    “Ada datanya. Setiap truk harus mengeluarkan Rp100–150 juta per tahun. Jadi, kenapa biaya logistiknya besar? Menjadi mahal? Karena banyak pungli di sana-sini,” ucap AHY setelah menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Penanganan Kendaraan Lebih Dimensi dan Lebih Muatan/Over Dimension-Overload (ODOL) di Jakarta, Kamis.

    Oleh karena itu, AHY menegaskan pentingnya menindak tegas pungli yang merugikan pengemudi truk dengan dimensi dan muatan melampaui ketentuan (Over Dimension and Over Loading/ODOL).

    Ia mengungkapkan pemerintah telah mengidentifikasi di mana saja daerah-daerah yang sering menjadi lokasi pungli.

    AHY meyakini apabila pungli bisa dihentikan dan ditindak dengan tegas maka biaya transportasi logistik akan berkurang.

    Atas dasar tersebutlah, AHY mengadakan rapat koordinasi dengan aparat penegak hukum, seperti Kejaksaan RI, Korlantas Polri dan lain-lain.

    “Tindakan harus tegas. Jelas melawan hukum itu. Siapa pun harus kita tindak dengan tegas,” kata AHY.

    Dengan biaya yang lebih efisien, AHY meyakini tidak ada alasan bagi siapa pun untuk mengatakan truk ODOL lebih murah.

    Dalam kesempatan tersebut, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal menyampaikan kepolisian sudah melakukan pengawasan dan penindakan terhadap anggotanya yang kedapatan atau dilaporkan melakukan pungli.

    “Kami dari kepolisian sudah melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya terstruktur, baik dari pusat sampai ke bawah, dan tentunya pengawasan dan penindakan terhadap anggota yang kedapatan melakukan pungli,” ucap Faizal.

    Langkah tersebut merupakan salah satu upaya mengimplementasikan Indonesia Zero ODOL.

    Sebelumnya Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan implementasi kebijakan zero ODOL telah dicanangkan sejak 2017. Namun, belum berjalan optimal akibat berbagai penundaan dan keberatan dari sejumlah pihak.

    Meski sudah disepakati oleh pemangku kepentingan untuk diterapkan pada tahun 2023, kebijakan zero ODOL terus ditunda sejak 2017 akibat permintaan relaksasi dari kalangan pengemudi dan pelaku usaha logistik nasional.

    Padahal, lanjut dia, regulasi mengenai larangan kelebihan dimensi dan beban pada kendaraan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, atau sejak 16 tahun lalu.

    Dudy menegaskan kebijakan kendaraan zero ODOL perlu dipercepat sebelum 2027 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

    Pewarta: Putu Indah Savitri
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menko AHY Sebut Target Zero ODOL Masih Sesuai Rencana – Page 3

    Menko AHY Sebut Target Zero ODOL Masih Sesuai Rencana – Page 3

    Ia menyebutkan, kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan angkutan barang menyumbang sekitar 10,5 persen dari total kecelakaan, di bawah sepeda motor.

    “Bahwa kendaraan dengan beban yang berlebihan, berbahaya, sudah diketahui berbahaya, tapi tidak ada pilihan. Karena bagi mereka ini adalah nafkah yang halal. Jadi kita harus berpihak pada para pengemudi,” tuturnya.

    Dalam pembukaannya, AHY juga menyinggung kerugian ekonomi yang timbul akibat jalan rusak yang disebabkan ODOL, yang setiap tahunnya menghabiskan anggaran hingga Rp41 triliun. Padahal, dana sebesar itu dapat dialokasikan untuk program pro rakyat lainnya.

    “Jangan sampai bukan hanya tidak bisa ditahan tapi terus meningkat jumlahnya setiap tahun dan sekali lagi berdampak pada keselamatan manusia dan juga kerugian ekonomi,” pungkasnya.

    Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum memberlakukan sanksi tilang terhadap truk-truk yang masuk kategori Over Dimension and Over Load (ODOL).Menurut Wadir Lantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Wiyono, sejauh ini sanksi masih sebatas teguran dan diberikan imbauan.

    “Jadi kalau pelanggaran terkait ODOL sementara kita berikan imbauan, teguran,” kata Argo saat dihubungi, Selasa (15/7/2025).

    Menurut dia, beda ceritanya jika ditemukan truk kategori ODOL yang berpotensi membahayakan pengendara lain.

     

  • Di Tengah Polemik Truk ODOL, Apa Kabar Kesejahteraan Pengemudi? – Page 3

    Di Tengah Polemik Truk ODOL, Apa Kabar Kesejahteraan Pengemudi? – Page 3

    Sebelumnya, pemerintah menegaskan kembali komitmennya untuk menuntaskan permasalahan kendaraan Over Dimension Overload (ODOL) yang selama ini menjadi sumber kerusakan infrastruktur dan kecelakaan di jalan. 

    Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan hal tersebut dalam pembukaan Rapat Koordinasi Penanganan ODOL yang digelar Kamis (17/7/2025).

    AHY menyebutkan penanganan ODOL bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat serta kesejahteraan para pengemudi angkutan barang. Dia menilai, persoalan ODOL sudah berlangsung bertahun-tahun dan membutuhkan pendekatan yang tegas serta terkoordinasi antar pemangku kepentingan.

    “Ini pembahasan yang juga menyita perhatian berbagai kalangan, masyarakat luas. Dan semua yang ingin selamat di jalan. Kita tahu ODOL ini adalah permasalahan yang sudah berlarut-larut. Sekian belas tahun up and down. Untuk bisa menangani, menertibkan, sekaligus juga menghadirkan polisi, kebijakan yang memang bisa menjawab tantangan-tantangan yang kita hadapi,” ujarnya. 

     

     

  • Miris, Satu Truk Bayar Pungli Rp 150 Juta per Tahun – Page 3

    Miris, Satu Truk Bayar Pungli Rp 150 Juta per Tahun – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memberantas pungutan liar (pungli) yang selama ini membebani biaya logistik nasional, terutama di sektor angkutan barang. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Penanganan Over Dimension Overload (ODOL), Kamis (17/7/2025).

    Menurut AHY, praktik pungli yang marak di berbagai titik jalur distribusi logistik menyebabkan mahalnya biaya transportasi. Ia mengungkapkan satu truk angkutan barang bahkan bisa menghabiskan hingga Rp150 juta per tahun hanya untuk membayar pungli.

    “Ada datanya, setiap tahun harus mengeluarkan berapa banyak untuk pungli. Setiap truk, Rp100-150 juta setahun, kenapa biaya logistiknya besar, menjadi mahal? Karena banyak pungli di sana-sini. Ini yang harus kita cegah dan harus kita tertibkan. Jelas melawan hukum itu,” ujarnya.

    Menko AHY menambahkan, yang pertama adalah harus melakukan konsolidasi tenaga untuk bisa menghapus praktik-praktik pungli yang sudah bisa diidentifikasi mana-mana saja, daerah-daerah mana, atau lokasi-lokasi apa yang melintas menjadi lokasi pungli. 

    “Nah, kalau pungli bisa kita tangani, berhentikan, maka biaya transportasi perjalanan dari satu titik ke titik lain itu akan berkurang, sudah pasti,” ujar AHY.

     

  • Menko AHY Rakor Soal ODOL Hari Ini, Bahas Apa Saja? – Page 3

    Menko AHY Rakor Soal ODOL Hari Ini, Bahas Apa Saja? – Page 3

    Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum memberlakukan sanksi tilang terhadap truk-truk yang masuk kategori Over Dimension and Over Load (ODOL).Menurut Wadir Lantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Wiyono, sejauh ini sanksi masih sebatas teguran dan diberikan imbauan.

    “Jadi kalau pelanggaran terkait ODOL sementara kita berikan imbauan, teguran,” kata Argo saat dihubungi, Selasa (15/7/2025).

    Menurut dia, beda ceritanya jika ditemukan truk kategori ODOL yang berpotensi membahayakan pengendara lain.

    “Misalnya over load sampai tinggi sampai miring-miring mau jatuh kita hentikan,” ucap dia.

    Argo beralasan, jika tindakan tegas langsung diberlakukan ke truk kategori ODOL, menurut dia, berpotensi menganggu perekonomian.

    Karena itu, kebijakan ini pendekatan awalnya harus ke pengusahanya untuk mengimbau mereka menyediakan truk yang sesuai spek.

    “Rata-rata sopir ini kan punya pengusaha, nah pengusahanya diimbau untuk membuat truk dengan kondisi yang seperti sesuai dengan spek, ini kan butuh waktu bukan langsung serta merta artinya sosialisasi selama 3 bulan pertama,” ucap dia.