Tag: Agus Harimurti Yudhoyono

  • AHY soal Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans: Investigasi Sampai Tuntas!

    AHY soal Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans: Investigasi Sampai Tuntas!

    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan melakukan evaluasi besar menyusul tragedi kecelakaan Bus PO Cahaya Trans yang terguling di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang. Tragedi ini menewaskan sebanyak 16 orang penumpang.

    AHY mengingatkan agar para operator transportasi massal, termasuk bus taat aturan dan melakukan pengecekan ulang terhadap armada yang akan beroperasi. Evaluasi besar akan dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

    “Tentu kita akan evaluasi,” kata AHY di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025).

    Ia juga telah meminta jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Korlantas Polri untuk segera melakukan investigasi mendalam. Hal ini khususnya untuk mencari tahu penyebab dari kecelakaan tersebut.

    “Investigasi sampai tuntas semuanya. Intinya kita tidak ingin ada kecelakaan-kecelakaan maut yang terjadi lagi, berulang, dan semua benar-benar harus taat. Harus sesuai dengan aturan,” ujar AHY.

    “Kendarannya dicek dengan benar, pengemudi juga harus fit dan sesuai dengan ketentuan. Sehingga, ya, sekali lagi kita mencegah terjadinya korban di jalan raya,” sambungnya.

    Sebagai informasi, Bus PO Cahaya Trans terguling di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 00.45 WIB dini hari. Dari total 34 orang di dalam bus, sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia.

    “(Korban) Sebagian besar luka di sisi kiri. Sesuai dengan jatuhnya bus,” kata Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Ribut Hari Wibowo, melansir detikJateng.

    Dalam kesempatan terpisah, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, proses identifikasi mendalam masih terus dilakukan. Ia juga memberi peringatan kepada para operator bus untuk menjaga armadanya laik operasi selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

    “Kita akan lihat lagi apakah ini memang karena kendaraannya, atau karena pengemudinya. Jadi kita coba kita lihat dulu. Tapi saya sangat menyesal, turut prihatin dengan apa yang terjadi,” kata Dudy ditemui di Kantor Jasa Marga Tollroad Command Center Jatiasih, Bekasi, Senin (22/12).

    Kejadian ini juga akan ditindaklanjuti bersama dengan evaluasi menyeluruh dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Hal ini apalagi mengingat, jumlah korban jiwa dari kecelakaan ini cukup banyak, mencapai 16 orang korban.

    Selain itu, ia juga telah meminta Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan untuk kembali mengumpulkan seluruh stakeholder yang berkaitan dengan transportasi darat, khususnya bus, dan memastikan kesiapan operasi selama Nataru.

    “Kami mengingatkan kembali bahwa selain kita menyiapkan kendaraan yang laik jalan, kita juga harus memastikan bahwa pengemudinya juga laik untuk mengemudikan kendaraan,” ujarnya.

    Lihat juga Video: Sederet Fakta Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Tol Semarang

    (acd/acd)

  • Rel Kereta Sepanjang 600 Km Dibangun 2026, Prioritas Wilayah Ini

    Rel Kereta Sepanjang 600 Km Dibangun 2026, Prioritas Wilayah Ini

    Jakarta

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengejar reaktivasi dan pembangunan rel kereta sepanjang hingga 600 kilometer (km) pada tahun 2026. Hal ini selaras dengan target pengoperasian jalur kereta sepanjang 12.100 km.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, target tersebut sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.

    “Hari ini kurang lebih KAI beroperasi di atas 7.000 kilometer panjang rel kereta, dan targetnya sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita ingin mereaktivasi hingga 12.000 kilometer rel kereta di seluruh wilayah,” kata AHY di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025).

    Tidak hanya angkutan penumpang, AHY juga menekankan, kereta barang juga menjadi salah satu prioritas pengembangan. Sebab, biaya transportasi logistik sangat bergantung pada ketersediaan rel dan kereta barang.

    Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, reaktivasi maupun pembangunan rel kereta baru akan dilakukan secara bertahap. Diharapkan target keseluruhannya rampung setidaknya di 2029.

    “Kita kejar (di tahun depan) sekitar 500-600 km. Kita harus mulai dong (segera). Diperintahkan sama Pak Prabowo kan sampai 12.000. Ya, berarti ya itu (sampai 2029),” ujar Bobby.

    Area Jawa Barat Jadi Prioritas

    Bobby menjelaskan, pihaknya memiliki titik-titik prioritas untuk reaktivasi jalur kereta. Hal ini khususnya pada jalur-jalur yang padat kendaraan bermotor.

    Beberapa di antaranya yang menjadi prioritas utama ialah jalur Cianjur-Bandung. Kemudian juga jalur Bandung ke arah selatan, melewati Soreang ke Ciwidey.

    “Itu prioritas pertama kita dulu. Itu yang akan kita reaktivasi dulu. Trasenya itu adalah trasenya, groundkaart-nya adalah groundkaart (lahan negara yang dikelola) KAI,” kata dia.

    Sebagai informasi, target pengoperasian jalur kereta sepanjang 12.100 km tercantum dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNas) Tahun 2030. Pembangunan rel kereta ini akan tersebar di lima pulau Indonesia.

    Dikutip dari unggahan akun resmi @danantara.indonesia, Selasa (18/11/2025) berdasarkan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional, lima pulau tersebut yakni, Jawa-Bali sepanjang 6.800 km, Sumatera 2.900 km, Kalimantan 1.400 km, Sulawesi 500 km, dan Papua 500 km.

    Lihat juga Video: Kedua Jalur Rel 2 Arah Bandung Sudah Bersih dari Longsoran

    (acd/acd)

  • AHY Turun Gunung Cek Layanan Nataru Stasiun Gambir

    AHY Turun Gunung Cek Layanan Nataru Stasiun Gambir

    Jakarta

    PT Kereta Api (Persero) atau KAI mencatatkan lonjakan jumlah penumpang hingga 8,5% selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kondisi ini didukung dengan adanya kebijakan diskon tiket 30%.

    Informasi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau kondisi Stasiun Gambir. Dalam kesempatan itu, ia juga sempat menyapa para pengunjung dan melepas perjalanan kereta Cakra Buana relasi Jakarta-Cirebon.

    “Tadi juga saya mendengarkan penjelasan dari Pak Dirut bahwa dibandingkan dengan tahun lalu, ini juga ada peningkatan kurang lebih 8,5% frekuensi kereta api,” kata AHY di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025).

    AHY mengatakan, pemerintah mendorong peningkatan layanan selama periode Nataru kali ini. Hal tersebut diwujudkan salah satunya melalui pemberian diskon tiket 30% untuk kurang lebih 1,5 juta penumpang.

    Selain itu, KAi sendiri juga telah menambah kapasitas tempat duduk kurang lebih sekitar 3,5 juta. Langkah ini diharapkan dapat mengakomodasi peningkatan jumlah perjalanan masyarakat selama Nataru.

    Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pihaknya memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 Desember 2025, sedangkan arus balik di tanggal 3 dan 4 Januari.

    “Kami melaporkan juga ke Pak Menko dalam kesempatan pertama tadi bahwa pada saat ini, okupansinya kereta-kereta KAI itu sudah mencapai 83%,” ujar Bobby.

    Bobby juga menekankan komitmen untuk berfokus pada tiga hal pokok antara lain keselamatan, keprimaan pengoperasian, serta pelayanan pelanggan, khususnya dalam memastikan kelancaran periode Nataru kali ini.

    (acd/acd)

  • Sindir Pedas Demokrat Soal Isu Ijazah Palsu, Bestari Barus Sebut Jokowi dan SBY Setara

    Sindir Pedas Demokrat Soal Isu Ijazah Palsu, Bestari Barus Sebut Jokowi dan SBY Setara

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Politik, Bestari Barus, keberatan dengan sikap sejumlah elite Partai Demokrat yang menyinggung isu dugaan ijazah palsu Jokowi.

    Ia menegaskan langkah tersebut tidak pantas disampaikan ke ruang publik, terlebih karena Demokrat dan PSI berada dalam barisan koalisi yang sama.

    Bestari mengungkapkan kekecewaannya atas pernyataan yang disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Benny Harman, dalam forum resmi parlemen.

    Baginya, sindiran yang disampaikan justru memancing tafsir negatif dan bergulir luas di ruang publik.

    “Bahkan sampai dengan anggota DPR RI membicarakan hal-hal yang menurut kami sebagai sesama koalisi itu kurang pantas untuk disampaikan ke depan publik,” ujar Bestari dikutip pada Senin (22/12/2025).

    Ia menekankan bahwa pernyataan Benny Harman dalam rapat resmi DPR kemudian dipelintir dan ditayangkan berulang kali oleh media, sehingga menimbulkan kesan tudingan terhadap Jokowi.

    “Benny Harman memberi sindiran-sindiran di rapat resmi yang teragenda dengan resmi di instansi resmi DPR, itu melakukan sindiran-sindiran yang kemudian justru ini ditayang berulang,” katanya.

    “Ya itu per stasiun TV tapi kemudian ditanggapi agak menuduh,” lanjut Bestari.

    Bestari menegaskan, sikap tersebut tidak elok, mengingat Jokowi merupakan sosok yang juga berjasa dalam perjalanan politik Demokrat.

    Termasuk ketika menunjuk Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai menteri ATR/BPN.

    “Pada patron kami Pak Jokowi yang sesama koalisi ini ya yang pernah juga menetapkan Bung AHY (Ketum Demokrat) pada posisi yang terhormat sebagai menteri,” ucapnya.

  • Menko AHY Tegaskan Komitmen Pulihkan Infrastruktur Rusak Pascabencana

    Menko AHY Tegaskan Komitmen Pulihkan Infrastruktur Rusak Pascabencana

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menegaskan komitmennya untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dasar yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya ini dilakukan seiring dengan proses tanggap darurat serta pemulihan wilayah terdampak yang masih berlangsung di sejumlah kabupaten dan kota.

    “Hari ini Kami kembali membuka ruang kolaborasi dalam semangat peduli dan berbagi untuk bisa membantu masyarakat saudara-saudara kita yang sampai dengan hari ini terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/12/2025).

    Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

    AHY menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga mulai masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

    “Selain pemerintah terus fokus menyelesaikan tanggap darurat bencana dan sambil masuk pada proses recovery tentu fokus pada upaya perbaikan infrastruktur dasar yang rusak, hancur, hilang akibat banjir bandang dan juga longsor, yang kita ketahui telah melumpuhkan aktivitas masyarakat, aktivitas ekonomi di cukup banyak kabupaten kota di tiga provinsi tersebut,” jelasnya.

     

    Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat,menyebabkan sungai di kawasan itu meluap dan menahan laju puluhan warga serta relawan medis bencana Sumatra.

  • Negeri Sedang Berduka, Kita Bersatu Bantu Pemerintah

    Negeri Sedang Berduka, Kita Bersatu Bantu Pemerintah

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan bersama sejumlah pengusaha mengirimkan bantuan untuk korban bencana Pulau Sumatera melalui Komando Lintas Laut militer (Kolinlamil) TNI Angkatan Laut, Senin (22/12/2025).

    Bantuan yang dikirim dengan KRI Semarang 594 dari Tanjung Priok ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan. Salah satunya datang dari PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP).

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengapresiasi bantuan dari seluruh masyarakat dan para filantropi yang digerakkan pengusaha jalan tol Jusuf Hamka. AHY menantikan kebaikan hati para pengusaha untuk ikut membantu masyarakat yang ada di daerah bencana. 

    “Terima kasih pada para tokoh yang sudah hadir, tentunya juga menjadi bagian dari kepedulian termasuk filantropi, Pak Jusuf Hamka. Selalu kita nantikan kebaikan hati Bapak untuk bisa memberikan atau turut membantu masyarakat kita yang ada di daerah bencana,” tutur AHY saat sambutan pelepasan bantuan, di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/12/2025). 

    Menurut AHY, bantuan dalam bentuk apapun sangat diharapkan para korban terdampak bencana. Sebab, kondisi para korban sangat sulit yang bahkan tidak bisa dibayangkan oleh orang-orang yang tidak ada di wilayah itu. Ia juga mengingatkan agar seluruh masyarakat Indonesia bersatu saling membantu untuk meringankan beban para korban.

    Dari data yang diterimanya, saat ini jumlah korban terdampak yang masih tinggal di shelter pengungsian sebanyak 300-400 ribu orang.

    “Jangan pernah menyerah untuk terus memberikan yang terbaik untuk saudara-saudara kita yang ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” tegas AHY. 

    Di tempat yang sama, pengusaha Jusuf Hamka mengatakan, bantuan yang dikirim berupa bahan makanan pokok, kebutuhan bayi dan ibu, serta kebutuhan harian dan kesehatan bagi para korban terdampak di tiga provinsi di Sumatera.

    Sosok yang karib disapa Babah Alun ini mengaku sudah menganggarkan program CSR selama setahun ke depan untuk membantu para korban bencana. Bantuan diterima langsung Komando Kolinlamil Laksda TNI Rudhi Aviantara untuk dikirim ke Pulau Sumatera. 

    “Hari ini kami mengirimkan bantuan via Kolinlamil yang dibawa KRI Semarang 594, dan kami menganggarkan untuk CSR tahun depan kami tarik kemari (untuk bantuan korban bencana), ya ada ratusan miliar kami anggarkan,” tutur Jusuf Hamka usai pelepasan bantuan. 

    Babah Alun menambahkan, selain dikirimkan melalui kapal milik TNI AL, bantuan untuk korban bencana Pulau Sumatera juga dikirim melalui sejumlah pihak. Antara lain, melalui Lembaga Matahari Pagi, Organisasi KNPI, dan juga langsung melalui Kantor Staf Presiden (KSP).

  • Tinjau Pelabuhan Merak, Menko AHY Minta ASDP Waspadai Cuaca Buruk Selama Nataru
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        21 Desember 2025

    Tinjau Pelabuhan Merak, Menko AHY Minta ASDP Waspadai Cuaca Buruk Selama Nataru Regional 21 Desember 2025

    Tinjau Pelabuhan Merak, Menko AHY Minta ASDP Waspadai Cuaca Buruk Selama Nataru
    Tim Redaksi
    CILEGON, KOMPAS.com
    – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (20/11/2025). 
    Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas pelabuhan, pengaturan arus kendaraan, serta sistem pengendalian kepadatan yang diterapkan PT
    ASDP
    Indonesia Ferry disaat
    cuaca buruk
    .
    “Dihadapkan dengan dinamika cuaca akhir-akhir ini yang juga harus kita antisipasi. Kita harus ikuti dengan cermat prakiraan cuaca yang di update setiap saat oleh jajaran BMKG sehingga kita bisa mengantisipasi,” kata
    AHY
    kepada wartawan di Merak, Sabtu (20/12/2025). 
    Adapun langkah antisipasi yang harus dengan menyiapkan strategi operasi dan pelayanan oleh ASDP dan stakeholder lainnya seperti Kementrian Perhubungan dan kepolisian.
    Sebagai bagian dari strategi pengendalian arus, ASDP telah menyiapkan buffer zone di wilayah Merak, antara lain di Rest Area KM 43 dan KM 68. 
    Area tersebut difungsikan sebagai titik penampungan sementara sekaligus pengendali pergerakan kendaraan, sehingga kepadatan tidak terkonsentrasi di dalam kawasan pelabuhan.
    “Langkah ini menjadi elemen krusial untuk menjaga kelancaran, keteraturan, dan keselamatan layanan penyeberangan, terutama pada periode puncak seperti Nataru,” ujar AHY.
    Selain itu, AHY juga pengaturan operasi kapal-kapal besar disaat puncak arus mudik dan wisata Nataru.
    Pada rute penyeberangan Merak-Bakauheni ada sebanyak 68 kapal ro-ro yang siap beroperasi untuk mengangkut dari Jawa ke Sumatera maupun sebaliknya.
    “Ada 7 dermaga yang beroperasi 24 jam dengan armada kapal di Merak ini  sebetulnya ready ada 68 kapal. itu yang ada di
    pelabuhan Merak
    , docking maupun di Ciwandan,” ujar dia.
    Menurut AHY butuh peningkatan fasilitas dan layanan pelabuhan baik itu instrukturnya, listrik, telekomunikasi, toilet juga harus dipersiapkan, termasuk
    port operation control center
    (POCC) bisa bertugas dengan baik. 
    “Ketepatan jadwal atau
    on time performance
    dari kapal-kapal kita diharapkan juga bisa ditepati walaupun sekali lagi ada hal yang tidak bisa kita kontrol 100% tentunya terkait dengan cuaca,” kata dia.
    AHY juga meminta otoritas pelabuhan untuk menyiapkan
    contigency plan
    atau rencana cadangan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pada saat cuaca buruk melanda.
    Ia menyebut, kesiapan tim teknis dan armada tugbout harus disiapkan termasuk pelabuhan alternatif selain Merak.
    “Apa yang terjadi, apa yang harus dilakukan jika ada sesuatu yang tidak kita harapkan lagi-lagi apabila mungkin terkait dengan cuaca maupun kendala-kendala teknis lainnya,” tandas dia.
    Direktur Layanan SDM dan Korporasi ASDP, Capt. Rudi Sunarko mengatakan, telah memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, mulai dari pengaturan jadwal dan kapasitas kapal.
    Kemudian peningkatan fasilitas layanan pelabuhan, kesiapan sumber daya manusia, hingga penyediaan
    tugboat
    sebagai bagian dari
    contingency plan
    .
    “Selain itu, pemantauan kesesuaian data tiket dan manifest terus kami lakukan untuk menjamin kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa,” jelas Rudi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • AHY Tinjau Pelabuhan Merak Jelang Libur Nataru, Minta Antisipasi Cuaca Buruk

    AHY Tinjau Pelabuhan Merak Jelang Libur Nataru, Minta Antisipasi Cuaca Buruk

    Cilegon

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono meninjau persiapan arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Pelabuhan Merak. AHY meminta semua jajaran waspada cuaca buruk.

    AHY menyebut libur Nataru tahun ini diprediksi masih dibarengi dengan cuaca ekstrem di wilayah Jawa dan Sumatera. AHY meminta semua pihak menyiapkan rencana kedaruratan jika suatu saat cuaca ekstrem melanda Pelabuhan Merak.

    “Yang menjadi perhatian kita semua kontigensi plan, apa yang terjadi apa yang harus dilakukan jika ada sesuatu yang tidak kita harapkan apabila kendala dengan cuaca maupun kendala-kendala teknis lainnya,,” kata AHY di Pelabuhan Merak, Sabtu (20/12/2025).

    Hasil rapat bersama beberapa instansi terkait, AHY mengungkapkan ada beberapa skema yang diberlakukan jika terjadi cuaca buruk di Pelabuhan Merak. Salah satunya adalah kapal tunda dan pelabuhan alternatif selain Merak.

    “Tadi saya tanya, ada 8 tugboat yang ready operational kemudian juga tentunya terkait dengan teknisi yang dipersiapkan dan tentunya penyiapan pelabuhan-pelabuhan alternatif,” jelasnya.

    “Terkait ketepatan jadwal atau on time performance dari kapal-kapal kita diharapkan juga bisa ditepati walaupun ada hal yang tidak bisa kontrol 100 persen terkait dengan cuaca,” imbuhnya.

    (bal/wnv)

  • AHY Turun Tangan Usut Pelanggaran Tata Ruang di Sumatera

    AHY Turun Tangan Usut Pelanggaran Tata Ruang di Sumatera

    Jakarta

    Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap tata ruang di sejumlah wilayah Sumatera. Hal ini menyusul bencana banjir bandang yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat.

    Menteri Koordinator (Menko) IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pihaknya tengah dalam proses evaluasi tata ruang di ketiga provinsi terdampak dalam rangka mengusut penyebab dari banjir bandang yang terjadi akhir November 2025 itu.

    “Ini sudah sesuatu yang sangat buruk bencana ini. Oleh karena itu jika memang hasil investigasi, kita tidak bisa mengeneralisir semuanya harus benar-benar spesifik setiap daerah apakah ada tata ruang yang memang diabaikan atau dilanggar,” kata AHY ditemui usai acara Big Alpha Business Summit 2025 di Hotel Raffles Jakarta, Jumat (19/12/2025).

    Apabila ditemukan adanya pelanggaran tata ruang, AHY mengatakan, pihaknya tidak akan segan-segan mengambil langkah tegas berupa tindakan hukum berat. Tidak hanya bangunan, hal ini juga termasuk dengan tata ruang wilayah hutan.

    AHY menegaskan, pihaknya akan mengembalikan fungsi tata ruang tersebut kepada yang seharusnya. Ia juga memastikan, ke depannya penyalahgunaan tata ruang tidak boleh terjadi lagi.

    “Kita harus pastikan itu ditertibkan, jangan sampai ini berulang begitu. Tetapi sekali lagi saat ini fokus kami benar-benar untuk menyelamatkan warga dulu dan pastikan proses rebuilding ini benar-benar bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

    Secara keseluruhan, pemerintah memproyeksikan kebutuhan anggaran untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap daerah terdampak bencana mencaapi Rp 51 triliun. Kebutuhan tersebut akan dialokasikan sebesar Rp 26 triliun untuk Aceh yang memiliki kerusakan paling berat, serta Sumatera Utara dan Sumatera Barat masing-masing Rp 13 triliun.

    Sebagai informasi, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah melakukan evaluasi tata ruang di Sumatera. Hal ini menyusul musibah banjir dan tanah longsor yang merenggut ratusan korban jiwa.

    Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengatakan, tata ruang dan fungsinya bersifat sangat dinamis setiap tahunnya. Namun perlu dipastikan seperti apa fungsi atau pola ruangnya, serta implementasinya di lapangan sesuai atau tidak.

    “Jadi secara perencanaan bener apa nggak. Kalau bisa jadi perencanaannya bener, implementasinya nggak bener. Berarti kan mengalami disfungsi. Bisa jadi perencanaannya sudah salah. Nah kita mau lihat dulu ini satu persatu,” kata Nusron, usai acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pindana Pertanahan di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/12).

    Nusron mengatakan, pihaknya harus melakuakn pendalaman terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di masing-masing kabupaten/kota.

    Ia juga akan melakukan pendalaman menyangkut alihfungsi yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam hal ini, terkhusus alihfungsi hutan menjadi perkebunan sawit.

    Namun Nusron memastikan, selama periode Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak ada pemberian izin Hak Guna Usaha (HGU) baru maupun perpanjangan HGU untuk perkebunan sawit.

    (acd/acd)

  • AHY Turun Tangan Usut Pelanggaran Tata Ruang di Sumatera

    140 Ribu Rumah di Sumatera Hancur Diterjang Banjir-Longsor!

    Jakarta

    Sebanyak lebih dari 140 ribu rumah mengalami kerusakan hingga hancur akibat bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera beberapa waktu lalu. Pemerintah pun memprioritaskan percepatan relokasi warga ke lokasi yang lebih aman.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, perbaikan dari sisi sektor perumahan membutuhkan perhitungan yang lebih teknis dibandingkan dengan infrastruktur lainnya.

    “Terdata 140 ribu lebih rumah itu rusak atau hancur. Tapi ada kategorinya, rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, ada juga yang hilang, hanyut, betul-betul hanyut. Itu beda-beda,” kata AHY ditemui usai acara Big Alpha Business Summit 2025 di Hotel Raffles Jakarta, Jumat (19/12/2025).

    AHY menjelaskan, perlakuan untuk perbaikan rumah rusak ringan tentu berbeda dengan rumah rusak berat, terlebih bagi rumah yang hancur total dan harus dibangun kembali. Karena itu, proses identifikasi dan perhitungan anggaran hingga kini masih terus dilakukan.

    Meski demikian, AHY menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah percepatan relokasi rumah warga, khususnya bagi rumah yang berada di zona rawan bencana.

    “Jangan sampai kita hanya membangun kembali padahal lokasi itu tetap rawan dan rentan. Sehingga tugas pertama kami semua adalah memastikan ada lahan-lahan yang bisa dijadikan sebagai hunian sementara. Kemudian hunian tetapnya direlokasi ke tempat yang jauh lebih aman,” jelasnya.

    Menurutnya, keberhasilan relokasi sangat bergantung pada kerja sama dan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.

    “Ingat, pemerintah daerah juga dalam kondisi yang masih terus berusaha untuk bangkit juga disana-sini, tetapi perlu dan terus kita dukung agar semakin kokoh untuk bisa, jernih memetakan setelah ini, apa yang terjadi, setelah tanggap darurat, apa yang dilakukan,” ujar AHY.

    “Tanahnya harus siap, tata ruangnya harus dipastikan, baru kita bangun dengan lebih baik lagi. Kita berharap tidak hanya membangun kembali tetapi membangun lebih baik dan lebih punya daya tahan terhadap bencana,” sambungnya.

    (acd/acd)