Tag: Agus Gumiwang Kartasasmita

  • Bocoran Proposal Investasi Apple Rp 1,5 T, Salah Satunya Bangun Pabrik

    Bocoran Proposal Investasi Apple Rp 1,5 T, Salah Satunya Bangun Pabrik

    Jakarta

    Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan isi proposal investasi baru Apple sebesar USD 100 juta atau sekitar (Rp 1,58 triliun) di Indonesia. Suntikan dana segar dari raksasa teknologi AS itu untuk jangka waktu dua tahun.

    Kemenperin menyebutkan proposal investasi baru Apple itu diterimanya pada 19 November 2024. Setelah itu, Kemenperin langsung mengkaji rencana investasi Apple tersebut di Indonesia.

    Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif memaparkan isi proposal yang disampaikan oleh Apple meliputi rencana investasi selama dua tahun dengan nilai USD100 juta, termasuk di dalamnya Pembangunan development center, Pembangunan Apple Academy di Bali dan Jakarta, serta pembangunan pabrik komponen mesh Airpod Max.

    Indonesia belum mengamini investasi Apple ini. Sebab, Febri menjelaskan, Kemenperin mempertimbangkan apakah nilai investasi Apple sebesar USD 100 juta ini berkeadilan bagi Indonesia jika dibandingkan nilai investasi Apple di negara-negara lain seperti Vietnam dan Thailand.

    “Kami berpendapat bahwa tidak fair juga disebut-sebut menaikkan investasi hingga 10 kali lipat. Seharusnya kita melihat apakah nilai USD100 juta tersebut berkeadilan atau tidak bagi Indonesia, dibandingkan dengan negara tujuan investasi Apple lainnya seperti India, Vietnam, dan Thailand,” tegasnya.

    Kemenperin juga menimbang apakah nominal rencana investasi tersebut berkeadilan terhadap investasi para produsen produk handphone, komputer, dan tablet (HKT) lain di Indonesia.

    “Seperti yang kita tahu, bukan hanya Apple yang berinvestasi memanfaatkan pasar domestik. Kita sedang menilai apakah nilai tersebut berkeadilan dan sesuai dengan target pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% dengan banyak menyerap tenaga kerja. Begitu juga harapan Kemenperin untuk investasi ini,” jelas Jubir Kemenperin.

    Ia menambahkan bahwa Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menghendaki Apple untuk mulai bekerja sama dengan industri dalam negeri untuk mengintegrasikannya dengan Global Value Chain (GVC) Apple. Hal ini juga akan memberikan dampak positif bagi sektor industri manufaktur di tanah air, termasuk menyerap tenaga kerja pada industri yang masuk dalam GVC Apple.

    Febri menekankan bahwa Kemenperin mencatat masih ada komitmen investasi Apple pada proposal periode 2020-2023 sebesar Rp271 Miliar yang belum direalisasikan. Hal tersebut yang membuat Kemenperin belum mengeluarkan sertifikasi TKDN dan izin impor untuk iPhone 16 series.

    “Sehingga kami berharap Apple menaati regulasi di Indonesia dengan tetap merealisasikan sisa investasi tersebut,” ucapnya.

    Selanjutnya, Febri menyampaikan Kemenperin berencana mengubah Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet, terutama pada skema investasi. Perubahan ini berdasarkan pertimbangan Kemenperin tentang perubahan struktur industri HKT di Indonesia dibandingkan dengan beberapa tahun lalu.

    (agt/fyk)

  • Industri Otomotif Tertekan, Pemerintah Minta Jangan Ada PHK Karyawan

    Industri Otomotif Tertekan, Pemerintah Minta Jangan Ada PHK Karyawan

    Jakarta Beritasatu.com – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta jangan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawan di tengah tekanan besar industri otomotif.

    “Covid-19 yang jauh lebih berat saja tidak ada PHK. Sekarang dengan tekanan-tekanan yang luar biasa juga tidak boleh ada PHK walaupun ada tekanan besar,” ujar Agus dikutip dari Antara, Jumat (22/11/2024).

    Agus meminta kepada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) agar industri otomotif tidak melakukan PHK di tengah kondisi lesu saat ini.

    Agus optimistis hal tersebut bisa dilakukan, mengingat dirinya juga pernah meminta hal serupa kepada Gaikindo saat pandemi Covid-19.

    “Ketika itu, walaupun saya juga menganggap, wah ini mungkin atau enggak? Namun rupanya mungkin. Saya minta kepada Gaikindo jangan ada PHK pada sektor otomotif ketika Covid-19, maka ketika itu tidak terjadi PHK,” ucap dia.

    Menperin mengatakan, saat ini industri otomotif sedang dalam tekanan besar imbas lesunya pasar.

    Dampak dari tekanan ini terlihat jelas pada revisi target penjualan tahunan yang dilakukan oleh Gaikindo. Target awal penjualan sebanyak 1,1 juta unit pada tahun ini terpaksa diturunkan menjadi 850.000 unit.

    Meski demikian, pemerintah tetap memandang sektor otomotif sebagai pilar penting dalam perekonomian.

    Agus mengatakan, penyelenggaraan pameran-pameran otomotif berskala besar di dalam negeri, termasuk GJAW yang diadakan oleh Gaikindo merupakan salah satu pendorong peningkatan penjualan kendaraan bermotor.

    “Di dalam kelesuan market yang dihadapi oleh industri otomotif kita, maka gelaran ini insyaallah dapat membantu kembali menggeliatnya atau rebound-nya dari sales industri otomotif yang ada di Indonesia,” kata Agus.

    Menteri Perindustrian pada Jumat membuka GJAW 2024, yang dilaksanakan dari 22 November hingga 1 Desember di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

    GJAW 2024 menghadirkan lebih dari 80 peserta pameran, termasuk 27 merek kendaraan penumpang, 12 merek sepeda motor, serta lebih dari 40 pelaku industri pendukung.

    Dengan pameran ini, diharapkan industri otomotif kembali rebound sehingga PHK karyawan tidak terjadi.

  • Menperin Yakin Produksi Mobil Indonesia Tidak Sulit Dilakukan – Espos.id

    Menperin Yakin Produksi Mobil Indonesia Tidak Sulit Dilakukan – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (kominfo.go.id)

    Esposin, JAKARTA — Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menilai tidak sulit untuk memproduksi mobil Indonesia. Hal ini didasari industri otomotif nasional memiliki kemampuan untuk merealisasikan hal tersebut.

    Agus mengatakan, berdasarkan laporan dari Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, saat ini mobil-mobil di Indonesia sudah banyak yang memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 70% bahkan lebih.

    Promosi
    Mantap! AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan untuk Warga Rejang Bengkulu

    “Dengan kemampuan industri otomotif yang tadi disampaikan atau dilaporkan oleh Pak Nangoi bahwa rata-rata TKDN sudah di atas 70%, bahkan ada yang 80%, sehingga seharusnya tidak sulit untuk kita duduk bersama-sama untuk mendesain mobil Indonesia yang menjadi harapan dari bapak Presiden,” kata Agus pada pembukaan Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 di ICE BSD, Tangerang Banten, Jumat (22/11/2024). 

    Agus mengatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memiliki impian besar agar Indonesia bisa memproduksi mobil buatan dalam negeri.

    Presiden Prabowo, kata dia, selalu menyampaikan bahwa Indonesia memiliki banyak orang pintar dan pasar otomotif yang besar, sehingga impian tersebut sangat mungkin untuk diwujudkan.

    Dia berharap Gaikindo dalam waktu dekat bisa mewujudkan impian Presiden Prabowo untuk memproduksi mobil Indonesia.

    “Saya harapkan dalam waktu yang tidak lama lagi Gaikindo akan bisa mewujudkan apa yang menjadi impian dari bapak presiden, bahwa ada mobil Indonesia yang mulai dari ujungnya, dari desainnya, proses produksinya, dan lain sebagainya, materialnya itu sepenuhnya adalah produksi dari anak-anak bangsa kita,” kata Agus sebagaimana dilansir Antara. 

    Sementara itu, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan saat ini lebih dari 15 kendaraan telah mengantongi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) di atas 70%. 

    “Harus kami laporkan bahwa saat ini telah banyak model kendaraan bermotor yang dilahirkan di Indonesia. Bahkan lebih dr 15 model memiliki TKDN di atas 70%,” ujar Nangoi dalam pembukaan pameran Gaikindo Jakarta Auto Show (GJAW) 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten.

    Nangoi menilai bahwa hal ini sejalan dengan visi Pemerintah untuk menghadirkan “Mobil Indonesia” sebagai kebanggaan nasional.

    Kehadiran kendaraan bermotor yang dirancang dan diproduksi di dalam negeri, kata dia, tidak hanya akan memperkuat posisi Indonesia di pasar domestik, tetapi juga menjadi modal penting untuk bersaing di kancah global.

    “Gaikindo dan seluruh anggotanya melihat tantangan tersebut dan berkomitmen untuk mewujudkan hadirnya mobil Indonesia, yang ke depannya akan menjadi kebanggaan Indonesia,” ucap Nangoi.

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Biang Kerok Sebenarnya Penjualan Mobil 2024 Anjlok Diungkap Menperin

    Biang Kerok Sebenarnya Penjualan Mobil 2024 Anjlok Diungkap Menperin

    Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengakui penurunan penjualan mobil di tahun ini akibat melemahnya daya beli masyarakat. Daya beli juga menjadi faktor besar yang membuat industri otomotif nasional menjadi lesu belakangan ini.

    Data Gaikindo menunjukkan, total akumulasi penjualan mobil nasional periode Januari-Oktober 2024 sudah mencapai 710.406 unit. Angka ini lebih rendah 125.722 unit atau 15,05% dibandingkan akumulasi penjualan mobil Januari-Oktober 2023 yang mencapai 836.128 unit.

    Memang, penjualan di bulan Oktober 2024 berhasil cetak level tertinggi sejak awal tahun, mencapai 77.191 unit. Pencapaian ini melesat 4.525 unit atau 6,22% dibandingkan bulan September 2024 yang tercatat sebanyak 72.666 unit. Namun, masih lebih rendah 3.159 unit atau 3,93% dibandingkan Oktober 2023.

    “Ada yang mengatakan karena masalah politik, menunggu pilpres, menunggu pileg, saya kira itu tidak menjadi penyebab utama. Penyebab utamanya adalah kelesuan pasar yang artinya adalah daya beli dari masyarakat melemah,” sebut Agus di GJAW, Jumat (22/11/2024).

    Lebih lanjut ia menilai tekanan untuk sektor otomotif seringkali datang dari diri sendiri, misalnya nilai pajak besar dari pemerintah daerah, dimana dalam undang-undang nomor 1 tahun 2022 misalnya berkaitan dengan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

    “Itu tentu akan memberi dampak bagi penjualan otomotif di Indonesia khususnya roda empat dan ini menjadi tekanan tambahan bagi sektor otomotif, bukan hanya pasar sedang lesu tapi BBNKB yang diatur dalam undang-undang 1 tahun 2022 ini juga akan berdampak negatif terhadap penjualan otomotif di Indonesia,” kata Agus.

    Sektor otomotif khususnya Roda 4 sedang mendapat tekanan. Agus menilai tidak perlu menutup-nutupi tekanan yang ada. Ia pun mencontohkan bagaimana Presiden Prabowo Subianto juga mengakui bahwa tekanan itu ada.

    “Presiden selalu menyampaikan kepada kami bahkan di sambutan atau pidato beliau di MPR bahwa kita harus berani mengatakan bahwa kita ada masalah, berani mengatakan bahwa kita ada dalam tekanan. dari situ kita bisa mencoba mencari penyebabnya dan kemudian solusinya. Faktanya sekarang industri otomotif sedang dalam tekanan, kita harus akui itu,” sebut Agus.

    Foto: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Gaikindo Jakarta Auto Week, Jumat (22/11/2024). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Gaikindo Jakarta Auto Week, Jumat (22/11/2024). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

    (dce)

  • Resmikan GJAW 2024, Menperin Agus Gumiwang Jajal Mobil Baru

    Resmikan GJAW 2024, Menperin Agus Gumiwang Jajal Mobil Baru

    Foto Oto

    Rifkianto Nugroho – detikOto

    Jumat, 22 Nov 2024 12:03 WIB

    Tangerang – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang resmi membuka Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024. Setelah meresmikan acara, Agus Gumiwang sempat menjajal sebuah mobil.

  • Industri Otomotif Babak Belur, Pemerintah Siapkan Insentif

    Industri Otomotif Babak Belur, Pemerintah Siapkan Insentif

    Jakarta

    Industri otomotif Indonesia tahun ini mengalami momen berat. Penjualan kendaraan bermotor khususnya roda empat turun. Target penjualan pun direvisi.

    Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan, industri otomotif Indonesia mengalami masa-masa yang berat di tahun 2024. Penjualan turun, target penjualan mobil tahunan pun direvisi.

    “Kami sadari bahwa tahun 2024 adalah tahun yang sangat berat untuk industri otomotif. Sehingga Gaikindo terpaksa untuk mengubah target tahunannya dari 1,1 juta kendaraan menjadi 850 ribu di akhir 2024,” kata Nangoi dalam sambutannya di opening ceremony Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) di ICE, BSD, Tangerang, Jumat (22/11/2024).

    Nangoi memprediksi masa-masa berat ini akan berlanjut di tahun depan. Apalagi, ada rencana kenaikan pajak-pajak seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

    “Walaupun terjadi geliat sedikit perbaikan ekonomi yang berimbas pada ekonomi Indonesia pula, namun beberapa faktor masih menghambat pertumbuhan industri otomotif Indonesia. Seperti tingginya suku bunga serta adanya informasi mengenai rencana pertambahan pajak-pajak. Misalnya pajak pertambahan nilai dan kemungkinan kenaikan bea balik nama kendaraan bermotor. Hal ini tentu akan mempengaruhi pertumbuhan industri otomotif yang sangat rentan mengalami perubahan harga,” ujar Nangoi di hadapan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

    “Kelangsungan industri otomotif Indonesia sangat signifikan dan harus terus dijaga. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah khususnya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk memberikan kemungkinan adanya stimulus untuk menjaga pasar kendaraan Indonesia,” sambungnya.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun menanggapi harapan dari Gaikindo tersebut. Menurut Agus, pemerintah sedang menyiapkan insentif untuk industri otomotif mengingat pentingnya sektor otomotif bagi perekonomian Indonesia.

    “Tekanan juga kadang-kadang datang dari diri kita sendiri. Misalnya kalau kita bicara soal Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 yang tadi juga menjadi keluhan dari Bapak Ketua Umum (Gaikindo Yohannes Nangoi) yang dikaitkan dengan BBNKB, itu tentu akan memberikan dampak bagi penjualan otomotif Indonesia khususnya roda empat. Dan ini menjadi tekanan tambahan bagi sektor otomotif. Bukan hanya pasar sedang lesu, tapi BBNKB yang diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 juga berdampak negatif terhadap penjualan otomotif di Indonesia,” katanya.

    “Oleh sebab itu, salah satu prioritas dari program yang sekarang sedang dirumuskan itu adalah menyiapkan program-program insentif dan stimulus bagi industri otomotif,” sambung Agus.

    Kata Agus, pemerintah pernah memberikan insentif kepada industri otomotif pada saat pandemi COVID-19 berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP). Terbukti, stimulus itu bisa mendongkrak penjualan kendaraan di tengah pandemi.

    “Nah ini yang sekarang yang sedang kita bahas dan Insyaaalah dalam waktu dekat akan diputuskan oleh pemerintah terhadap program insentif dan stimulus untuk sektor otomotif. Saya belum bisa mengatakan bagaimana bentuk programnya, seberapa besar insentifnya, ini sedang dibahas. Tapi, pasti insentif dan stimulus itu Insyaallah akan kita terbitkan mengingat pentingnya sektor otomotif bagi perekonomian nasional,” ucap Agus.

    (rgr/din)

  • Pameran Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 Resmi Dibuka

    Pameran Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 Resmi Dibuka

    Jakarta

    Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kembali menggelar pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024. Kali ini, GJAW digelar di lokasi baru dibanding tahun sebelumnya.

    GJAW 2024 kali ini digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. Pameran ini diadakan pada 22 November 2024 sampai dengan 1 Desember 2024.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita resmi membuka pameran otomotif GJAW 2024. Menurutnya, pameran yang digelar akhir tahun ini menjadi salah satu stimulus untuk meningkatkan penjualan otomotif 2024.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita resmi membuka pameran otomotif GJAW 2024. Menurutnya, pameran yang digelar akhir tahun ini menjadi salah satu stimulus untuk meningkatkan penjualan otomotif 2024.

    “Saya sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Gaikindo yang boleh saya sampaikan di dalam kelesuan market yang dihadapi oleh industri otomotif kita, Gaikindo menggelar Jakarta Auto Week dan saya yakin bahwa gelaran Jakarta Auto Week ini Insyaallah akan membantu rebound dari sales industri otomotif yang ada di Indonesia. Saya juga di-brief beberapa saat yang lalu oleh Bapak Ketua Umum (Gaikindo Yohannes Nangoi) bahwa dalam tekanan yang luar biasa dari industri otomotif kita, tapi kita melihat ada sedikit rebound. Salah satu dari penyebab dari rebound tersebut adalah diadakan pameran-pameran besar di Indonesia,” kata Agus dalam sambutannya di upacara pembukaan GJAW 2024 di ICE, BSD, Tangerang, Jumat (22/11/2024).

    “Dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim, maka kegiatan pameran Gaikindo Jakarta Auto Week 2024 ini saya nyatakan resmi dibuka,” ujarnya membuka pameran otomotif ini.

    Pameran otomotif tahunan yang diprakarsai Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ini didukung penuh oleh Kementerian Perindustrian. Fokusnya, mendorong penjualan kendaraan di akhir tahun.

    “Kami harap GJAW 2024 akan menjadi faktor pendorong penjualan dan mendongkrak pasar otomotif Indonesia,” kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di kesempatan yang sama.

    GJAW 2024 mengusung tema Home of 1.000 Cars and Excitement GJAW 2024 akan fokus memberikan pengalaman luar biasa bagi para pengunjung. Tidak hanya akan disuguhkan jajaran mobil terkini dari berbagai merek ternama dunia, GJAW 2024 juga menghadirkan kegiatan olahraga otomotif interaktif yang dirancang menghibur dan mendekatkan pengunjung dengan dunia otomotif.

    GJAW 2024 ini akan diikuti lebih dari 80 merek otomotif yang terdiri dari 27 merek kendaraan penumpang, termasuk Aletra, BAIC, BMW, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, Ford, GAC Aion, Honda, KIA, Lexus, Mazda, Maxus, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Neta, Nissan, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Wuling, dan Zeekr. Dari segmen kendaraan roda dua, sebanyak 12 merek, seperti Alva, Aprilia, Harley-Davidson, Motoguzzi, Piaggio, Royal Alloy, Royal Enfield, Scomadi, Vespa, V Move, Yamaha dan ZPT, turut serta untuk menambah ragam pilihan pengunjung. Lebih dari 40 merek industri pendukung juga siap meramaikan GJAW 2024.

    Luasan lahan yang meningkat 2 kali lipat juga memaksimalkan program GJAW 2024 yang memberikan pengalaman dan menawarkan keseruan untuk para pengunjung. Tak hanya menjadi ajang pameran kendaraan, GJAW 2024 juga akan menghadirkan beragam program interaktif yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari penggemar otomotif, komunitas, hingga keluarga. Program-program tersebut terbagi menjadi tiga kategori utama: Motorsport Program, Community Program, dan Family Program, yang semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap pengunjung.

    Dengan program-program tersebut, GJAW 2024 berkomitmen untuk memberikan pengalaman pameran yang lengkap, interaktif, dan menghibur bagi seluruh pengunjung dari berbagai kalangan. Tak hanya menjadi tempat untuk menemukan kendaraan impian, GJAW juga menghadirkan suasana perayaan otomotif yang menarik dan penuh keseruan.

    (rgr/din)

  • Kemenperin tekankan asas adil dalam tindaklanjuti proposal Apple

    Kemenperin tekankan asas adil dalam tindaklanjuti proposal Apple

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menekankan asas berkeadilan dalam mendalami proposal investasi sebesar 100 juta dolar AS atau Rp1,58 triliun dari perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple.

    Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arief dikonfirmasi di Jakarta, Jumat mengatakan pihaknya mempertimbangkan nilai investasi Apple sebesar 100 juta dolar AS tersebut kurang berkeadilan bagi Indonesia jika dibandingkan nilai investasi Apple di negara-negara lain seperti Vietnam dan Thailand.

    “Kami berpendapat bahwa tidak fair juga disebut-sebut menaikkan investasi hingga 10 kali lipat. Seharusnya kita melihat apakah nilai 100 juta dolar AS tersebut berkeadilan atau tidak bagi Indonesia, dibandingkan dengan negara tujuan investasi Apple lainnya seperti India, Vietnam, dan Thailand,” kata Febri.

    Ia menyatakan, pihaknya juga menimbang apakah nominal rencana investasi tersebut berkeadilan terhadap investasi para produsen produk handphone, komputer, dan tablet (HKT) lain di Indonesia.

    “Seperti yang kita tahu, bukan hanya Apple yang berinvestasi memanfaatkan pasar domestik. Kita sedang menilai apakah nilai tersebut berkeadilan dan sesuai dengan target pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen dengan banyak menyerap tenaga kerja. Begitu juga harapan Kemenperin untuk investasi ini,” kata dia.

    Ia menambahkan bahwa Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menghendaki Apple untuk mulai bekerja sama dengan industri dalam negeri untuk mengintegrasikannya dengan Global Value Chain (GVC) Apple.

    Sehingga akan memberikan dampak positif bagi sektor industri manufaktur di tanah air, termasuk menyerap tenaga kerja pada industri yang masuk dalam GVC Apple.

    Lebih lanjut, disampaikannya masih ada komitmen investasi Apple pada proposal periode 2020-2023 sebesar Rp271 miliar yang belum direalisasikan. Hal tersebut yang membuat Kemenperin belum mengeluarkan sertifikasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan izin impor untuk iPhone 16.

    “Sehingga kami berharap Apple menaati regulasi di Indonesia dengan tetap merealisasikan sisa investasi tersebut,” ujarnya.

    Febri turut menyampaikan, Kemenperin berencana mengubah Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet, terutama pada skema investasi.

    Perubahan ini berdasarkan pertimbangan Kemenperin tentang perubahan struktur industri HKT di Indonesia dibandingkan dengan beberapa tahun lalu.

    Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
    Editor: Evi Ratnawati
    Copyright © ANTARA 2024

  • Penjualan iPhone 16 Terganjal Utang Investasi Apple Rp 271 Miliar ke Indonesia – Page 3

    Penjualan iPhone 16 Terganjal Utang Investasi Apple Rp 271 Miliar ke Indonesia – Page 3

    Sebelumnya, Kementerian Perindustrian telah membahas proposal investasi Apple ke Indonesia senilai USD 100 juta atau setara Rp 1,58 triliun (kurs Rp 15.800). Ada sejumlah proyek yang ditawarkan Apple untuk jangka waktu 2 tahun kedepan.

    Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif mengatakan pihaknya sudah membahas mengenai isi proposal investasi produsen iPhone 16 tersebut. Pembahasan dilakukan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bersama para pimpinan.

    “Apple sudah mengirimkan proposal kepada Kementerian Perindustrian sampai pada kami pada 19 November 2024. Kemudian Pak Menterisudah melakukan rapat pimpinan internal di Kemenperin membahas proposal Apple tersebut,” kata Febri, di Kantor Kemenperin, Jakarta, Kamis (21/11/2024).

    Dia merinci beberapa janji Apple dalam rencana investasi sebssar Rp 1,58 triliun untuk 2 tahun tersebut. Diantaranya terkait pembangunan fasilitas pengembangan produk dan pengembangan kompetensi.

    “Di proposal tersebut, Apple menyampaikan USD 100 juta itu untuk pembangunan produk development center maupun professional developer academy,” katanya.

     

  • Kemenperin Bahas Proposal Investasi Apple Rp 1,58 Triliun, Bakal Produksi Apa Saja? – Page 3

    Kemenperin Bahas Proposal Investasi Apple Rp 1,58 Triliun, Bakal Produksi Apa Saja? – Page 3

    Febri menegaskan, ini telah menjadi perhatian Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Ada rencana untuk menonaktifkan IMEI ponsel iPhone 16 tersebut jika kedapatan diperjualbelikan kepada pihak lain.

    “Ini juga jadi subjek perhatian Pak Menteri untuk mempertimbangkan, ya seperti yang kami sampaikan untuk mempertimbangkan untuk menonaktifkan IMEI iPhone 16 series yang diperjualbelikan di Indonesia. Termasuk iPhone yang masuk ke Indonesia dan diperjualbelikan lewat jalur bawaan penumpang,” tegas dia.

    Namun, hingga saat ini belum ada langkah pemblokiran IMEI tersebut. Pihaknya akan lebih dahulu menelusuri penggunaan dari ponsel teranyar Apple tersebut.

    “Belum (ada yang dinonaktifkan). Karena kan kami belum terima bukti bahwa itu diperjualbelikan. Kalau ada bukti diperjualbelikan, kami akan siap menonaktifkan. Kami punya cara lah nanti bagaimana supaya memastikan barang-barang iPhone 16 series yang masuk lewat barang bawaan itu di-screening ulang,” urainya.

    “Dan tentu kita sekali lagi tetap minta agar marketplace untuk tidak menayangkan iPhone 16 series untuk diperjualbelikan,” tegas Febri.