Tag: Agus Gumiwang Kartasasmita

  • Ingatkan Apple, Menperin Singgung Samsung dan Xiaomi

    Ingatkan Apple, Menperin Singgung Samsung dan Xiaomi

    Jakarta

    Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu dengan perwakilan Apple di kantornya, Selasa (7/1/2025). Lagi, 4 aspek berkeadilan disampaikan disampaikan agar iPhone 16 bisa dijual di Indonesia.

    “Masyarakat mendukung kami agar bisa menjaga regulasi yang kami tetapkan berkaitan dengan TKDN. Dan oleh sebab itu yang tetap kami jaga prinsipnya adalah prinsip keadilan. Ini mungkin sudah kesekian kalinya saya sampaikan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenperin, Jakarta.

    Prinsip pertama berapa besar investasi Apple di negara lain, seperti di India dan Vietnam. Lalu seberapa besar investasi dari produsen handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT).

    “Sebut saja perusahaan Samsung di Indonesia berapa sudah (investasi). Huawei berapa, Xiaomi berapa,” kata Agus.

    Prinsip berkeadilan ketiga adalah berapa besar nilai tambah yang diciptakan. Selain itu berapa pemasukan yang bakal diterima negara dari investasi tersebut.

    “Keempat dan menjadi paling penting, penciptaan lapangan kerja di Indonesia,” kata Agus.

    Menperin mengaku pertemuan dengan perwakilan Apple hanya berlangsung selama 30 menit. Ada empat orang perwakilan dari Apple, salah satunya Nick Amman, Vice President of Global Policy.

    Saat ini perwakilan Apple masih bernegoisasi proposal investasi yang disodorkan kemarin bersama tim tim teknis yang dipimpin oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Setia Diarta. Sayangnya Agus tidak mengungkap nilai investasi yang diajukan Apple, begitu pula substansi yang dinegoisasikan.

    “Bagian dari substansi negosiasi kan nggak bisa kita sampaikan ke publik. Nggak etis ya kalau bagian yang jadi substansi negosiasi bisa saya sampaikan ke publik sekarang, sementara mereka lagi negosiasi,” papar Agus.

    Menperin pun menegaskan kendati saat ini sedang berlangsung pembahasan proposal antara Kemenperin dan Apple belum tentu akan langsung terjadi kesepakatan. Artinya belum tentu iPhone 16 dapat langsung mendapatkan sertifikat TKDN.

    “Tidak ada time frame yang kita tetapkan. Bisa done deal hari ini, bisa done deal malam ini, bisa done deal besok, bisa done deal next week, bisa next month. Jadi waktu kami tidak tetapkan target,” kata Agus.

    “Yang kami tetapkan target itu adalah substansinya. Substansinya,” pungkas Agus

    (afr/fyk)

  • Bahas Nasib iPhone 16 di RI, Menperin Tegaskan Ini ke Bos Apple

    Bahas Nasib iPhone 16 di RI, Menperin Tegaskan Ini ke Bos Apple

    Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang menitipkan pesan kepada Apple dalam proses negosiasi yang berlangsung pada hari ini, Selasa (7/1/2025), di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

    Agus mengatakan perwakilan Apple bertemu dengan dirinya selama 30 menit. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa isu Apple di Indonesia menjadi perhatian masyarakat luas.

    Hingga kini, seri iPhone 16 belum bisa dibeli secara resmi karena belum ada kesepakatan bersama antara pemerintah dan Apple terkait proposal investasi raksasa Cupertino tersebut dalam memenuhi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia.

    Sikap tegas pemerintah yang masih melarang iPhone 16 hingga Apple memenuhi TKDN yang berkeadilan, menurut Agus, mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

    “Jadi pihak Apple harus tahu. Kami di Kemenperin itu melakukan negosiasi dengan Apple sebagai tugas kami. Kami diawasi oleh masyarakat. Kami tahu betul perasaan masyarakat. Perasaan itu yang harus kami jaga, pandangan masyarakat ya,” kata Agus, ditemui usai pertemuan dengan Apple.

    Agus mengatakan pada dasarnya masyarakat sangat mendukung pemerintah untuk mendorong agar Apple bisa bisa menciptakan lapangan pekerja melalui pembangunan fasilitas produksi Apple.

    “Yang ingin kami jaga adalah prinsip keadilan yang kami dasarkan dari 4 hal. Yang pertama, yaitu kami mau melihat berapa besar investasi Apple di negara lain, sebut saja Vietnam dan India. Kemudian berapa besar investasi dari produsen HKT lain di luar Apple di Indonesia, sebut saja perusahaan Samsung di Indonesia berapa sudah investasi, Huawei berapa, Xiaomi sudah berapa dan lain sebagainya,” Agus menjelaskan.

    Hingga berita ini dirilis, proses negosiasi Apple dengan pemerintah Indonesia masih terus berlangsung. Setelah bertemu Menperin, Apple saat ini bertemu dengan tim teknis.

    Lebih lanjut, Agus mengatakan pihaknya tidak menetapkan time frame untuk kesepakatan dengan Apple.

    “Bisa deal hari ini, malam ini, besok, minggu depan, atau bulan depan. Jadi waktu, kami tidak tetapkan target, yang kami tetapkan target itu adalah substansinya,” ia menjelaskan.

    (fab/fab)

  • Pejabat Apple Hadap Menperin Bahas Nasib iPhone 16, Ini Hasilnya

    Pejabat Apple Hadap Menperin Bahas Nasib iPhone 16, Ini Hasilnya

    Jakarta

    Perwakilan Apple bertemu Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita pada Selasa petang (7/1/2025). Kedua pihak membahas proposal investasi yang diajukan raksasa teknologi asal Cupertino untuk memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) iPhone 16.

    Rombongan Apple yang dipimpin Nick Amman selaku Vice President of Global Policy tiba di Kantor Kemenperin pukul 14.30 WIB. Pertemuan berlangsung selama tiga puluh menit.

    Menperin mengungkap pihaknya sudah menerima proposal dari Apple. Namun dia tidak bisa mengungkap berapa besar investasi yang disodorkan.

    “Proposal resmi sudah kami terima kemarin. Kemarin, 6 Januari. Pokoknya saya gak bisa bicara soal angka,” kata Agus saat ditemui di Kantor Kemenperin.

    Saat ini proposal tengah dinegosiasikan oleh Apple dengan tim teknis yang dipimpin oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Setia Diarta.

    Terkait pertemuannya dengan Nick, Menperin mengatakan dirinya menyampaikan kepada pihak Apple apa yang menjadi perhatian pemerintah. Selain itu, isu investasi Apple sudah menjadi perhatian masyarakat Indonesia.

    “Berdasarkan survey-survey yang ada di masyarakat, publik itu mendukung kami. Jadi pihak Apple harus tahu itu. Jadi kami di Kemenperin itu melakukan negosiasi dengan Apple sebagai tugas kami.” kata Agus

    “Kami diawasi oleh masyarakat. Kami tahu betul perasaan masyarakat. Itu perasaan itu harus kami jaga. Perasaan masyarakat, pandangan masyarakat,” lanjutnya.

    Agus berkata masyarakat sangat mendukung pemerintah untuk mendorong agar Apple bisa menciptakan lapangan kerja,melalui pembangunan fasilitas produksi atau pabrik. Selain itu mendukung Kemenperin agar bisa menjaga regulasi yang ditetapkan berkaitan dengan TKDN.

    “Itu yang kami tangkap dari masyarakat,” tegas Agus.

    (afr/fyk)

  • Petinggi Apple Sambangi Kemenperin, Negosiasi Investasi di RI Dimulai

    Petinggi Apple Sambangi Kemenperin, Negosiasi Investasi di RI Dimulai

    Bisnis.com, JAKARTA — Tim Apple Inc. dari kantor pusat Amerika Serikat (AS) menyambangi kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam rangka negosiasi proposal investasi Apple yang diwacanakan sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp16 triliun di Indonesia.

    Berdasarkan pantauan Bisnis, Selasa (7/1/2025), Vice President of Global Policy Apple Nick Amman yang mengenakan setelan jas berwarna abu-abu, bersama timnya hadir di Kemenperin pada pukul 14.30 WIB.

    Saat ditanya media, tim Apple yang hadir tidak memberikan pernyataan dan hanya melambaikan tangan ke arah kamera sebelum masuk ke lift untuk bertemu Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Setia Diarta.

    Pertemuan ini merupakan yang pertama kali antara Apple dari kantor pusat dengan Kemenperin setelah kabar pemblokiran penjualan produk Apple terbaru, termasuk iPhone 16.

    Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, negosiasi antara pihaknya dengan Apple berlangsung pada 7-8 Januari 2025.

    “Negosiasi tidak akan mudah, Apple akan menempatkan kepentingan atau interest mereka, yang kita bisa belajar secara letterless adalah untungnya berapa, cuannya berapa, sementara kami pemerintah juga punya prinsip-prinsip yang harus kita pegang, yang tidak mungkin kita kesampingkan,” kata Agus di Kantor Kemenperin, Jumat (3/1/2025). 

    Menurut Agus, Apple akan berupaya mengutamakan kepentingan usahanya, sementara pemerintah akan tetap bertekad untuk mementingkan keadilan berusaha serta menciptakan nilai tambah dalam negeri. 

    Dalam hal ini, pemerintah melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga akan melakukan negosiasi agar Apple membangun fasilitas produksi di Indonesia dan menciptakan lapangan kerja. 

    “Bagaimana akan cari titik temu, win-win solusi anta pemerintah dan Apple itu merupakan sebuah seni tersendiri dari negosiasi. Tapi kami Kemenperin akan menempatkan kepentingan bangsa dan negara,” jelasnya.

  • Petinggi Apple Merapat ke Kemenperin

    Petinggi Apple Merapat ke Kemenperin

    Jakarta

    Perwakilan Apple tiba di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk negosiasi soal investasi di Indonesia. Pantauan detikcom di lokasi, salah satu yang hadir adalah Nick Amman, Vice President of Global Policy Apple.

    Nick dan rombongan tiba sekitar pukul 14.35 dan langsung masuk ke gedung Kemenperin. Sayangnya ia belum mau memberikan statemen soal kedatangan kali ini.

    Apple memang dijadwalkan bertemu dengan pemerintah, termasuk Kemneterian Perindustrian serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM hari ini. Pertemuan itu membahas kelanjutan investasi Apple di Indonesia.

    Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan negosiasi dengan pihak Apple yang akan berlangsung pada 7-8 Januari tidak akan berjalan dengan mudah.

    Menurutnya, pihak Apple sebagai perusahaan pasti menginginkan keuntungan yang besar. Sementara Kemenperin mempunyai prinsip yang harus dipegang. Hal ini kata Agus ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara.

    “Negosiasi dengan Apple tidak akan mudah dan Apple akan menerapkan kepentingan atau interest mereka yang kita bisa baca adalah untungnya berapa, cuannya berapa,” kata Agus di Kantornya, Jumat (3/1).

    Adapun prinsip-prinsip yang dipegang Kemenperin ialah pertama, memperhatikan investasi Apple di negara lain, kedua memperhatikan investasi produsen handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) lain di Indonesia.

    Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, dirinya sudah mendapatkan surat tidak resmi. Apple juga sudah mengirimkan surat serupa ke Kementerian Perindustrian.

    “Kemudian ke Kemenperin untuk yang ininya ya hal yang terkait perindustrian, tapi investasi ini juga berjalan dengan kami. Saya bilang ke mereka ini di dua hal berjalan beriringan saya,” ungkap Rosan.

    Ketika ditanya apakah proposal yang diajukan berisi investasi US$ 1 miliar atau Rp 16 triliun, Rosan enggan menjawab. “Ya nanti kita lihat aja,” sebutnya.

    (acd/acd)

  • Lobi Apple ke RI Berlanjut saat Penjualan iPhone di China Meredup

    Lobi Apple ke RI Berlanjut saat Penjualan iPhone di China Meredup

    Bisnis.com, JAKARTA – Apple bakal mengirim perwakilannya untuk bernegosiasi dengan Kementerian Perindustrian hari ini, Selasa (7/1/2025). Pemerintah menagih komitmen Tim Cook untuk menggelontorkan investasinya di Indonesia, pasar terbesar di Asia Tenggara.  

    Pada 2 Januari 2025, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya sudah mengundang petinggi dari kantor pusat perusahaan Amerika Serikat (AS) tersebut sejak 2 bulan yang lalu untuk datang ke Indonesia dan bernegosiasi dengan Kemenperin. 

    “Alhamdulillah, Apple akan mengirim high level official langsung dari Amerika untuk bernegosiasi dengan Kemenperin 7-8 Januari,” kata Agus.

    Kendati demikian, Agus menegaskan bahwa hingga saat ini Kemenperin belum menerima proposal resmi Apple tentang rencana investasi US$1 miliar atau setara Rp16 triliun untuk pembangunan fasilitas produksi di Indonesia. 

    Menurut dia, wacana tersebut diutarakan Apple melalui pihak lain sehingga Kemenperin tidak bisa menganggap komitmen tersebut sebagai proposal resmi. Kendati dia tak memungkiri rencana investasi Apple itu telah dipelajari pemerintah dan terdapat banyak catatan yang mesti disampaikan secara langsung dengan raksasa teknologi tersebut. 

    “Apple juga sudah sampaikan ke Kemenperin bahwa sesuai keinginan Kemenperin untuk bernegosiasi langsung dengan pihak headquarter, mereka akan kirim Nick Aikman untuk datang ke Kemenperin untuk bernegosiasi,” ujarnya. 

    Dalam hal ini, Agus menegaskan kembali untuk memenuhi syarat penjualan produk handphone, komputer, dan tablet (HKT) yang diimpor maka perusahaan harus memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang ditentukan pemerintah yakni sebesar 35%. 

    CEO Apple Tim CookPerbesar

    Apple sejak awal memilih untuk menggunakan skema inovasi dengan membangun Apple Academy di empat lokasi dalam memenuhi persyaratan TKDN. Namun, perusahaan tersebut diketahui memiliki komitmen utang yang harus dibayarkan sebesar US$10 juta dalam periode 2020-2023. 

    “Walaupun mereka sudah menyampaikan proposal komitmen, Kemenperin menunggu implementasinya,” imbuhnya. 

    Ke depannya, Agus menerangkan, Apple memiliki dua opsi yaitu mengikuti skema pertama dengan perhitungan TKDN melalui pembangunan fasilitas produksi atau pabrik di Indonesia. Negosiasi investasi ini akan dilakukan melalui Kementerian Investasi/BKPM. 

    Opsi kedua yaitu mengikut skema III, yaitu skema inovasi dengan catatan harus menyerahkan proposal setiap 3 tahun (siklus 3 tahun), negosiasi melalui Kemenperin. 

    “Kalau kantor Meninves bernegosiasi apabila Apple memutuskan untuk menggunakan skema I dalam perhitungan nilai TKDN, sedangkan kalau dengan Kemenperin bernegosiasi apabila Apple memutuskan tetap menggunakan skema III dalam perhitungan nilai TKDN nya,” jelasnya.

    Apple Anjlok 

    Sementara itu, Apple mencatatkan penurunan penjualan di pasar global, termasuk di China. 

    Data China Academy of Information and Communications Technology (CAICT) mengungkapkan pengapalan smartphone merek asing, termasuk iPhone, turun menjadi 3,04 juta pada November 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 5,76  juta. Penurunan tersebut setara dengan 47,4% secara tahunan. 

    Tampilan iPhone 15Perbesar

    Apple menyiasati rencana tersebut dengan melakukan diskon besar-besaran. Namun langkah itu sia-sia. Apple tidak mampu menarik masyarakat China membeli perangkat mereka. 

    Apple bersaing dengan ketat dengan Huawei untuk menjual perangkat premium mereka pasar. 

    Sementara itu Data Indonesia mengutip laporan IDC, melaporkan bahwa pengiriman ponsel pintar atau smartphone di dunia pada kuartal III/2024 mencapai 314,7 juta unit. Angka tersebut meningkat sebesar 3,59% dibandingkan kuartal III/2023 yang sebanyak 303,8 juta unit. 

    Samsung menjadi smartphone dengan jumlah pengiriman terbanyak di dunia pada kuartal III/2024. Jumlahnya mencapai 57,7 juta unit. Jumlah tersebut turun 3,03% dari kuartal ketiga tahun lalu sebanyak 59,5 juta unit. Pada kuartal ketiga tahun ini pangsa pasar Samsung tercatat 18,4%.

    Di posisi kedua ada Apple. Smartphone dengan pangsa pasar 18,1% itu diperkirakan melakukan pengiriman sebanyak 57 juta unit. Xiaomi menempati urutan ketiga dengan jumlah pengiriman sebanyak 42,8 juta unit di dunia. 

    Pada kuartal ketiga tahun ini, Xiaomi mencatatkan pangsa pasar 13,6%. Jumlah pengiriman ponsel pintar Xiaomi pada kuartal ketiga tahun ini lebih tinggi 3,13% dari kuartal ketiga tahun lalu

  • Pakar dorong Apple bangun pabrik di RI guna pacu serapan tenaga kerja

    Pakar dorong Apple bangun pabrik di RI guna pacu serapan tenaga kerja

    Sumber foto: Antara/elshinta.com

    Pakar dorong Apple bangun pabrik di RI guna pacu serapan tenaga kerja
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Senin, 06 Januari 2025 – 22:54 WIB

    Elshinta.com – Ekonom sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty mendorong supaya Apple untuk membangun fasilitas produksi di Tanah Air, sehingga meningkatkan serapan tenaga kerja sekaligus mendorong pertukaran teknologi.

    Dirinya di Jakarta, Senin mengatakan pembukaan lapangan kerja tersebut bisa dimulai untuk aktivitas perakitan perangkat keras (hardware), lalu berlanjut ke level yang lebih tinggi sambil mempersiapkan kesiapan sumber daya manusia (SDM).

    “Misalnya, fase satu untuk hardware, fase dua untuk software, dan fase tiga baru yang high-tech digital atau sudah full-fledged. Karenanya, minimal untuk fase satu ini jangan 1 miliar dolar AS, tapi bisa tiga kali lipatnya,” katanya.

    Ia berpendapat bahwa untuk mendukung hal ini, pemerintah perlu menyiapkan jalan tengah bagi upaya mendorong tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan hal lainnya yang dibutuhkan oleh Apple di Indonesia.

    Ia menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan investasi manufaktur berteknologi tinggi seperti Apple, perlu kolaborasi antarkementerian dan lembaga, mengingat upaya peningkatan investasi perlu didukung oleh kepastian hukum, SDM dan talenta digital, serta keamanan siber yang kuat.

    Hal ini juga berkaitan dengan rencana Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk menaikkan nilai minimum TKDN ponsel dari 35 persen menjadi 40 persen.

    Menurutnya, dengan melihat kondisi perekonomian dunia yang juga cenderung proteksionis di era Presiden AS terpilih Donald Trump, strategi meningkatkan nilai TKDN dapat membuka lebih banyak lapangan kerja.

    “Angka TKDN tersebut masih realistis untuk dicapai oleh dunia usaha. Di era Trump sekarang yang proteksionis, menurut saya kebijakan ini relatif lebih bisa diterima,” kata dia.

    Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, pihaknya mendorong Apple untuk menggunakan skema investasi yang pertama atau pembangunan fasilitas produksi/pabrik. Sebelumnya, hingga tahun 2023, Apple mengambil opsi skema investasi ketiga, yaitu skema inovasi dengan mendirikan Apple Academy.

    “Pertimbangan kami dalam mendorong Apple untuk mengambil opsi skema pembangunan pabrik adalah agar tercipta lapangan kerja dari investasi tersebut,” ujar Menperin di Jakarta, Senin (6/1/2025).

    Kemenperin memandang bahwa wacana investasi Apple yang disebutkan sebesar 1 miliar dolar AS masih belum memenuhi prinsip berkeadilan, dilihat dari empat aspek, yaitu investasi Apple di negara lain, investasi produsen handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) selain Apple di Indonesia, nilai tambah dan pemasukan bagi Indonesia, serta penyerapan tenaga kerja dalam ekosistem.

    Sumber : Antara

  • Sambut rencana investasi Apple, ekonom sarankan perkuat empat hal

    Sambut rencana investasi Apple, ekonom sarankan perkuat empat hal

    Arsip foto- Ekonom sekaligus Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyampaikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Selasa (18/7/2023). ANTARA/Aji Cakti

    Sambut rencana investasi Apple, ekonom sarankan perkuat empat hal
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Senin, 06 Januari 2025 – 13:50 WIB

    Elshinta.com – Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyarankan pemerintah untuk memperkuat empat hal, yakni soal regulasi impor, kepastian penyediaan energi, penguatan sumber daya manusia, serta infrastruktur pendukung menjelang negosiasi dengan Apple yang diselenggarakan pada 7–8 Januari.

    Bhima dihubungi di Jakarta, Senin menjelaskan untuk kepastian regulasi impor perlu dilakukan mengingat perusahaan teknologi besar seperti Apple sangat membutuhkan kepastian hukum yang kondusif.

    “Pemerintah dalam lima bulan mengganti regulasi impor sebanyak tiga kali, terakhir Permendag 8/2024, sehingga menciptakan ketidakpastian hukum bagi pelaku usaha. Diharapkan regulasi soal kepastian impor beserta pengawasannya harus lebih clear,” katanya.

    Selanjutnya, Bhima mengatakan perusahaan sekelas Apple harus berkomitmen untuk melakukan proses produksi yang rendah karbon, sebelum menentukan lokasi pabrik.

    Oleh karena itu dalam proses negosiasi, diharapkan pemerintah melibatkan PLN untuk membantu menyediakan energi terbarukan di kawasan industri.

    Lebih lanjut ia mengatakan, untuk memperkuat sumber daya manusia dalam menyambut investasi Apple, pemerintah perlu melakukan penyelarasan materi pelatihan kerja di sekolah-sekolah vokasi yang ada.

    Sedangkan memperkuat infrastruktur pendukung bisa dilakukan melalui koordinasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan revitalisasi di kawasan industri.

    “Infrastruktur pendukung di kawasan industri belum sepenuhnya memadai. Biaya logistik juga mahal. Di sini tugas pemerintah pusat untuk bekerja sama dengan pemda bisa lebih dioptimalkan terutama revitalisasi fasilitas di kawasan industri existing,” katanya.

    Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan proses negosiasi dengan Apple tidak mudah, mengingat perusahaan besar tersebut akan mengedepankan keuntungan besar yang diperoleh dari Indonesia.

    “Negosiasi tidak akan mudah. Apple akan menempatkan kepentingan atau interest mereka, yang kita bisa baca adalah untungnya berapa, cuannya berapa,” kata Menperin, di Jakarta, Jumat (3/1).

    Meski demikian, Menperin memastikan pemerintah tetap teguh memegang prinsip untuk kepentingan nasional dalam proses negosiasi.

    “Sementara kami, pemerintah, juga punya prinsip-prinsip yang harus kita pegang, yang tidak mungkin kita kesampingkan,” katanya pula.

    Adapun prinsip tersebut terdiri dari empat poin teknokratis yang sudah dikaji pihaknya, yakni perbandingan investasi Apple di negara lain, investasi produsen handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) selain Apple di Indonesia, nilai tambah dan pendapatan bagi Indonesia, serta penyerapan tenaga kerja dalam ekosistem.

    Sumber : Antara

  • Kemendag Buka Opsi Revisi Permendag 8/2024, Menperin Respons Begini

    Kemendag Buka Opsi Revisi Permendag 8/2024, Menperin Respons Begini

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menanggapi rencana Kementerian Perdagangan untuk meninjau kembali opsi revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8/2024 yang mengatur tata niaga impor. 

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya berterima kasih atas upaya dari Kemendag untuk mengevaluasi kembali kebijakan tersebut untuk kepentingan industri dalam negeri. 

    “Alhamdullilah, terimakasih kepada Kemendag atas niat merevisi Permendag 8/2024, ini sesuatu yang positif di awal 2025,” kata Agus dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (6/1/2025). 

    Dalam hal ini, Kemenperin juga telah diajak untuk duduk bersama dan berdiskusi terkait dengan urgensi perbaikan kebijakan relaksasi impor yang dinilai menekan industri dalam negeri lantaran diserbu produk impor. 

    “Kami memang sudah pernah diajak diskusi dan kami siap untuk membantu memberikan masukan terhadap substansi yang dibutuhkan oleh manufaktur. Ini merupakan bukti bahwa koordinasi didalam Kabinet Merah Putih berjalan dengan baik,” jelasnya. 

    Perlu diketahui, Permendag 8/2024 mengatur tentang kebijakan dan pengaturan impor. Permendag 8/2024 ditetapkan pada 17 Mei 2024 yang ditandatangani oleh Zulkifli Hasan (Zulhas) yang merupakan Menteri Perdagangan (Mendag) pada masa itu.

    Adapun, peraturan ini mengubah ketentuan dalam Permendag Nomor 36 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir.

    Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan bahwa setiap kebijakan yang menyangkut industri dan pelaku usaha, baik hulu maupun hilir akan dikaji dengan mengundang para pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk terkait Permendag 8/2024.

    “Jadi semua Permendag, semua kebijakan itu pasti dievaluasi, kita Permendag 8 juga sering ngundang stakeholders untuk diskusi. Jadi review itu selalu, tidak hanya Permendag 8,” kata Budi saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (6/1/2025).

    Budi juga mengeklaim pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan industri untuk mengevaluasi dan diskusi terhadap setiap peraturan apakah harus diubah.

  • Akademisi Dukung Apple Bangun Fasilitas Produksi di Indonesia agar Ada Serapan Tenaga Kerja – Halaman all

    Akademisi Dukung Apple Bangun Fasilitas Produksi di Indonesia agar Ada Serapan Tenaga Kerja – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Indonesia akan melakukan negosiasi dengan Apple dalam rangka kelanjutan investasi produsen ponsel tersebut di Indonesia. 

    Kelanjutan investasi tersebut akan menentukan keluarnya sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk produk-produk Apple dan izin penjualannya di Indonesia.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, pihaknya mendorong Apple untuk menggunakan skema investasi 1 atau pembangunan fasilitas produksi/pabrik. Sebelumnya, hingga tahun 2023, Apple mengambil opsi skema investasi 3, yaitu skema inovasi dengan mendirikan Apple Academy di Indonesia. 

    “Pertimbangan kami dalam mendorong Apple untuk mengambil opsi skema pembangunan pabrik adalah agar tercipta lapangan kerja dari investasi tersebut,” ujar Menperin di Jakarta, Senin (6/1/2025).

    Kemenperin memandang bahwa wacana investasi Apple yang disebutkan sebesar USD 1 Miliar masih belum memenuhi prinsip berkeadilan, dilihat dari empat aspek, yaitu investasi Apple di negara lain, investasi produsen handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) selain Apple di Indonesia, nilai tambah dan pemasukan bagi Indonesia, serta penyerapan tenaga kerja dalam ekosistem.

    Sejalan dengan Kemenperin, ekonom sekaligus Guru Besar Tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Profesor Telisa Aulia Falianty menyampaikan, investasi di sektor manufaktur dalam bentuk pembangunan pabrik berdampak besar bagi perekonomian. 

    Menurutnya, dalam neraca perdagangan, smartphone merupakan salah satu komponen yang paling sering menyebabkan defisit. 

    “Saya mendukung sekali langkah dari Kemenperin. Salah satu share terbesar impor smartphone adalah iPhone. Makanya untuk mengurangi impor, perlu dibuka FDI dan harapannya ada transfer teknologi,” ujarnya.

    Prof. Telisa mengatakan, pembukaan lapangan kerja bisa dimulai untuk aktivitas perakitan hardware. Dari situ, bisa berlanjut ke level yang lebih tinggi sambil mempersiapkan kesiapan SDM. Karenanya, ia berpendapat bahwa pemerintah perlu menyiapkan jalan tengah bagi upaya mendorong TKDN dan apa yang dibutuhkan oleh Apple di sini.

    Ia menilai, wacana investasi Apple sebesar USD1 Miliar masih kurang. Melihat dari penjualan Apple di Indonesia yang sudah mencapai beberapa triliun Rupiah, angka tersebut masih jauh dari ideal. Telisa menjelaskan pendapatnya bahwa investasi ini bisa dilakukan secara bertahap. 

    “Misalnya, fase 1 untuk hardware, fase 2 untuk software, dan fase 3 baru yang high-tech digital atau sudah full-fledged. Karenanya, minimal untuk fase 1 ini jangan USD1 Miliar, tapi bisa tiga kali lipatnya,” katanya.

    Telisa menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan investasi manufaktur berteknologi tinggi seperti Apple, Kemenperin tidak bisa melangkah sendiri. Upaya peningkatan investasi perlu didukung oleh kepastian hukum, SDM dan talenta digital, serta cybersecurity yang kuat. 

    Hal ini juga berkaitan dengan rencana Kemenperin untuk menaikkan nilai minimum TKDN ponsel dari 35 persen menjadi 40%. Dengan melihat kondisi perekonomian dunia yang juga cenderung proteksionis di era Presiden AS terpilih Donald Trump, langkah meningkatkan nilai TKDN dapat membuka lebih banyak lapangan kerja. Telisa menyampaikan, agar industri HKT dapat mencapai TKDN sebesar 40%, perlu dukungan dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas talenta digital juga menyiapkan infrastruktur digital. 

    “Angka TKDN tersebut masih realistis untuk dicapai oleh dunia usaha. Di era Trump sekarang yang proteksionis, menurut saya kebijakan ini relatif lebih bisa diterima,” pungkas Telisa.