Tag: Agus Gumiwang Kartasasmita

  • Gubernur Jateng-Menperin lepas ekspor mainan anak Rp23,5 miliar

    Gubernur Jateng-Menperin lepas ekspor mainan anak Rp23,5 miliar

    Semarang (ANTARA) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melepas ekspor mainan anak-anak sebanyak enam kontainer senilai Rp23,5 miliar ke Amerika.

    Pelepasan ekspor tersebut digelar oleh perusahaan manufaktur PT Royal Regent Indonesia yang berada di Kawasan Industri Kendal (KIK), Kamis.

    “Hari ini kami mendampingi Menteri Perindustrian, melepas ekspor ke Amerika. Ini hebatnya Jateng, di saat kita dengan Amerika terkait dengan kebijakan Donald Trump, Jateng mampu melakukan ekspor,” katanay, usai kegiatan pelepasan ekspor.

    Ia menjelaskan setidaknya ada enam kontainer dengan nilai hampir Rp23,5 miliar dalam sekali pemberangkatan, dan ekspor mainan ke AS itu dilakukan hampir tiap bulan oleh PT Royal Regent Indonesia.

    “Artinya, ini tidak terpengaruh (kebijakan impor AS, red.),” kata mantan Kapolda Jateng itu.

    Selama ini, Pemprov Jateng dan perusahaan-perusahaan di Jateng terus berupaya menjaga hubungan dagang dengan pasar AS, terutama setelah adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh Donald Trump beberapa waktu lalu.

    “Ini dalam rangka menjaga ekspor-impor, baik itu dari Amerika maupun dari Indonesia. Jadi, ini sama-sama baik untuk kita lakukan. Ini terobosan yang sangat baik, bahwa kita masih dipercaya untuk melakukan ekspor ke Amerika,” katanya.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bisnis manufaktur memang diharapkan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

    Kkhususnya, dalam hal penciptaan lapangan kerja, seiring kinerja ekspor nasional juga hampir 75 persen berasal dari sektor manufaktur.

    Pada kesempatan itu, Gubernur Jateng dan Menperin juga sempat berkeliling ke pabrik PT Royal Regent Indonesia untuk melihat aktivitas kerja para karyawan dan sesekali berdialog dengan para karyawan.

    PT Royal Regent Indonesia adalah perusahaan manufaktur mainan yang didirikan pada tahun 1987, dengan hasil produksi adalah mainan elektronik, mainan radio kontrol, mainan kosmetik, mainan genggam, MP3, mainan bayi, mainan boneka, model kit, dan alat tulis.

    Selain ke AS, produk-produk PT Royal Regent Indonesia juga dijual ke berbagai negara dan wilayah, seperti Eropa, Kanada, Jepang, dan Korea.

    Pewarta: Zuhdiar Laeis
    Editor: Adi Lazuardi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Wamen ESDM buka kemungkinan impor gas untuk pelaku industri

    Wamen ESDM buka kemungkinan impor gas untuk pelaku industri

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan tidak menutup kemungkinan Indonesia bisa mengimpor gas untuk kebutuhan industri.

    “Kalau ini secara kebijakan, ini akan dimungkinkan untuk impor gas untuk kebutuhan industri. Kemudian, kebutuhan industri itu adalah bagaimana kontinuitas terhadap pasokan,” ujar Yuliot usai menghadiri Musyawarah Nasional Himpunan Kawasan Industri Indonesia di Jakarta, Kamis.

    Namun demikian, pemerintah perlu melihat terlebih dahulu ketersediaan gas di dalam negeri, berdasarkan jaringan, serta produksi tanah air.

    Ia juga menekankan, sampai saat ini impor gas khusus untuk kebutuhan industri masih sekadar wacana. Menurutnya, pemerintah akan selalu berupaya yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan industri di dalam negeri.

    “Jadi dengan melihat kondisi yang sama, sepanjang untuk peningkatan kepastian berusaha, dan juga dalam rangka operasional, ya kenapa ini tidak kita lakukan (impor gas),” imbuh Yuliot.

    Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membuka opsi impor gas industri dari luar negeri bagi para pelaku dan kawasan industri menyusul harga gas industri yang cukup tinggi di Indonesia.

    “Beberapa waktu lalu sudah disampaikan catatan keputusan, apabila suplai gas nasional dianggap tidak mencukupi, baik kualitas dan harga tidak sesuai dengan regulasi, maka seharusnya HKI (Himpunan Kawasan Industri Indonesia) atau industri itu bisa diberikan fleksibilitas untuk mendapatkan gas dari sumber-sumber lain termasuk dari luar negeri,” kata Menperin Agus saat ditemui di Jakarta, Rabu (18/6).

    “Tapi dengan catatan suplai gas nasional terbatas,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa proses impor tersebut masih memerlukan diskusi dan koordinasi bersama beberapa kementerian/lembaga (K/L) terkait lainnya.

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Video: Agus Gumiwang Apresiasi Munaslub HKI

    Video: Agus Gumiwang Apresiasi Munaslub HKI

    HOME

    MARKET

    MY MONEY

    NEWS

    TECH

    LIFESTYLE

    SHARIA

    ENTREPRENEUR

    CUAP CUAP CUAN

    CNBC TV

    Loading…

    `

    $(‘#loaderAuth’).remove()
    const dcUrl=”https://connect.detik.com/dashboard/”;

    if (data.is_login) {
    $(‘#connectDetikAvatar’).html(`

    `);
    $(‘#UserMenu’).append(`
    ${prefix}

    My Profile

    Logout

    ${suffix}
    `);

    $(“#alloCardIframe”).iFrameResize();

    } else {
    prefix = “

    $(‘#connectDetikAvatar’).html(`

    `);
    $(‘#UserMenu’).append(`
    ${prefix}

    REGISTER

    LOGIN
    ${suffix}
    `);
    }
    }

  • Menperin buka opsi impor gas bagi pelaku dan kawasan industri

    Menperin buka opsi impor gas bagi pelaku dan kawasan industri

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membuka opsi impor gas industri dari luar negeri bagi para pelaku dan kawasan industri menyusul harga gas industri yang cukup tinggi di Indonesia.

    “Beberapa waktu lalu sudah disampaikan catatan keputusan, apabila suplai gas nasional dianggap tidak mencukupi, baik kualitas dan harga tidak sesuai dengan regulasi, maka seharusnya HKI (Himpunan Kawasan Industri Indonesia) atau industri itu bisa diberikan fleksibilitas untuk mendapatkan gas dari sumber-sumber lain termasuk dari luar negeri,” kata Menperin Agus saat ditemui di Jakarta, Rabu.

    “Tapi dengan catatan suplai gas nasional terbatas,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa proses impor tersebut masih memerlukan diskusi dan koordinasi bersama beberapa kementerian/lembaga (K/L) terkait lainnya.

    Selain itu, Menperin mengatakan pembahasan mengenai harga gas bumi tertentu (HGBT) telah berjalan dan sudah mencapai kesepakatan dengan Presiden Prabowo Subianto.

    “Saya laporkan bahwa bulan-bulan pertama pemerintahan Presiden Prabowo, sudah ditegaskan melalui Perpres bahwa HGBT dilanjutkan sehingga lebih kuat dan kesepakatan itu diambil, tidak ada dispute antara Menteri Koordinator Ekonomi, Menperin, Menteri ESDM, dan Menteri Keuangan,” kata Agus.

    Ia juga tak menampik bahwa tingginya harga gas industri masih menjadi “masalah klasik” yang harus dicari solusi komprehensif bersama para pelaku dan kawasan industri.

    “Masalah gas ini menjadi masalah klasik yang terus menerus ada dan penyelesaiannya tidak pernah tuntas,” ujar Menperin.

    Ia pun berharap dengan ditetapkannya kelanjutan HGBT oleh Presiden Prabowo Subianto, proses pelaksanaannya dapat segera diterapkan dengan lebih baik dan menyeluruh oleh industri. Hal ini, lanjut Menperin, adalah upaya agar persoalan gas tidak berlarut dan tidak menjadi momok bagi industri.

    “Saat HKI selalu ditanya bagaimana bisa memastikan bahwa gas itu tersedia, saya akan perjuangkan itu,” kata Agus.

    Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo Cabut Aturan Satgas Saber Pungli, Pengelola Kawasan Industri Buka Suara

    Prabowo Cabut Aturan Satgas Saber Pungli, Pengelola Kawasan Industri Buka Suara

    Jakarta

    Himpunan Kawasan Industri (HKI) buka suara terkait dicabutnya aturan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar atau Satgas Saber Pungli yang diteken Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pada periode pertamanya menjabat di medio 2016.

    Kebijakan itu ditandai dengan ditekennya Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pencabutan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar. Aturan itu diteken Prabowo pada 6 Mei 2025.

    Ketua Umum Himpunan kawasan Industri (HKI) Akhmad Ma’ruf Maulana tak banyak komentar terkait pencabutan aturan tersebut. Meski begitu, ia mendukung langkah pemerintah dalam memberantas pungli yang selama ini menjadi salah satu penghambat investor masuk ke Indonesia.

    “Intinya kita mendorong lah, di mana ada pungli, kita pengusaha susah itu aja,” katanya saat ditemui usai acara Musyawarah Nasional Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

    Akhmad menjelaskan bahwa saat ini isu pungli sudah bukan lagi menjadi persoalan utama di sektor kawasan industri. Isu utama saat ini yang didorong oleh HKI adalah Undang-Undang Kawasan Industri yang dapat meningkatkan investasi.

    “Kalau isu pungli sudahlah, itu sudah lewat. Kita kemarin sudah membahas itu, kita angkat premanisme sudah selesai. Kita isunya bagaimana percepatan investasi dengan mendorong UU kawasan industri. Kita akan mengawal itu,” katanya.

    Respons Menteri Perindustrian

    Di tempat yang sama, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan meskipun Satgas Saber Pungli resmi dibubarkan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen akan tegas dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dengan memberantas praktik-praktik ilegal.

    “Oh saya kira di bawah pemerintahan pak Prabowo justru lebih tegas untuk memberantas hal-hal apapun itu yang menjadikan iklim investasi kita tidak baik. Iklim tidak baik artinya investor tidak akan masuk,” kata Agus.

    Ia menambahkan jika iklim investasi yang buruk akan membuat investor enggan masuk. Oleh karena itu, Agus bilang pemerintah fokus pembenahan dalam berbagai indikator penting, seperti bebas pungli, keamanan dari premanisme, ketersediaan bahan baku, serta insentif fiskal bagi investor.

    “Saya kira komitmen dari pemerintahan pak Prabowo dan kami semua dalam memberantas tindakan-tindakan atau praktik-praktik yang sebut saja melanggar hukum semkain tegas,” katanya.

    Berdasarkan catatan detikcom, Satgas Saber Pungli dibentuk pada 2016. Kala itu, Jokowi membuat gebrakan baru lewat peluncuran paket reformasi hukum.

    Reformasi hukum ini difokuskan pada pemberantasan pungli dan menjadi prioritas di tahun ketiga pemerintahan Jokowi-JK. Reformasi hukum itu bahkan masuk dalam poin ke-4 nawacita yang berbunyi: “Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.”

    Saat Satgas Pemberantasan Pungli terbentuk rencananya waktu itu akan disebar ke seluruh Indonesia dengan tujuan membersihkan praktik pungli sekecil apapun.

    “Jangankan puluhan atau ratusan juta, urusan Rp 10 ribu juga akan saya urus. Ini kan kecil-kecil tapi menjengkelkan, kecil-kecil meresahkan. Kecil-kecil tapi dari Sabang sampai Merauke. Ada di kantor-kantor, pelabuhan-pelabuhan, jalan-jalan dan lain-lain, ini kan bisa triliunan jadinya,” tegas Jokowi (16/10/2016) silam.

    Di tahun pertama Satgas itu terbentuk, Satgas Saber Pungli sejak awal 2017 sudah melakukan 1.201 operasi tangkap tangan (OTT) di berbagai wilayah di Indonesia dengan jumlah tersangka 2.426 orang. Barang bukti yang diamankan yaitu total Rp 315,6 miliar.

    Dari 1.201 kasus, ada 33 yang sudah divonis, 107 yang berkasnya sudah lengkap, 123 berstatus P19, 502 proses sidik atau lidik, 8 penuntutan, 12 sidang, 6 keluar surat penghentian penyidikan, dan 410 diserahkan ke instansi terkait.

    (ara/ara)

  • Menperin ingatkan mitigasi dampak perang Iran-Israel ke industri

    Menperin ingatkan mitigasi dampak perang Iran-Israel ke industri

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (ANTARA/HO-Kemenperin)

    Menperin ingatkan mitigasi dampak perang Iran-Israel ke industri
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Rabu, 18 Juni 2025 – 09:07 WIB

    Elshinta.com – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan pentingnya memitigasi risiko dampak perang Iran-Israel pada industri, terutama ketergantungan industri dalam negeri pada energi impor sebagai bahan baku maupun komponen input produksi.

    Ia dalam pernyataan di Jakarta, Rabu menyampaikan, mitigasi juga dibutuhkan mengantisipasi gangguan pada rantai pasok global terutama pada rantai pasok bahan baku industri karena jalur logistik dan produk ekspor melewati Timur Tengah yang sedang dilanda konflik terbuka saat ini.

    Tidak hanya itu, Menperin mengingatkan industri manufaktur juga memitigasi dampak perang Iran-Israel terhadap gejolak nilai tukar mata uang yang berakibat terhadap inflasi harga input produksi dan penurunan daya saing ekspor produk. Menurut Menperin, energi bagi industri adalah sesuatu yang vital, tidak hanya sebagai sumber energi produksi, tetapi juga sebagai bahan baku dalam proses produksi.

    “Karena itu, industri dalam negeri diminta lebih efisien dalam penggunaan energi dalam proses produksi. Penggunaan energi lebih efisien dari berbagai sumber dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing produk industri. Hal ini juga sekaligus mendukung kedaulatan energi nasional sebagaimana telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo,” kata dia.

    Lebih lanjut, Kemenperin mendorong pelaku industri untuk tidak hanya menggunakan energi secara efisien, tetapi juga mendiversifikasi sumber energi yang digunakan dalam produksi. Hal ini menjadi krusial mengingat ketergantungan pada energi fosil impor, terutama yang berasal dari kawasan Timur Tengah, semakin berisiko di tengah konflik geopolitik yang berkepanjangan.

    Bahkan, Kemenperin terus mendorong agar sektor manufaktur dapat menghasilkan produk-produk yang mendukung program ketahanan energi nasional, seperti mesin pembangkit, infrastruktur energi, dan komponen pendukung energi terbarukan.

    Di sektor pangan, Agus juga menyoroti urgensi hilirisasi produk agro sebagai respons strategis terhadap dampak tidak langsung perang Iran–Israel terhadap ekonomi global. Konflik tersebut telah menyebabkan lonjakan biaya logistik internasional, mendorong inflasi global, dan memicu gejolak nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

    “Ketiga faktor ini — logistik, inflasi, dan nilai tukar — secara langsung meningkatkan harga bahan baku dan produk pangan impor. Maka jawabannya adalah hilirisasi produk pangan dalam negeri. Industri kita harus mengambil peran dalam memproses hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan kehutanan domestik agar tidak terus bergantung pada bahan baku pangan impor,” jelas Menperin.

    Agus menegaskan, industri manufaktur nasional tidak hanya akan difokuskan hilirisasi sektor agro untuk menghasilkan produk pangan, tetapi juga diarahkan untuk berperan aktif berinovasi menemukan teknologi produksi pangan lebih efisien sehingga menciptakan nilai tambah lebih tinggi di dalam negeri.

    Hilirisasi produk agro guna mencapai ketahanan dan kedaulatan pangan juga menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan industri manufaktur harus berkontribusi untuk mencapai tujuan tersebut. Menperin juga mengimbau industri dalam negeri untuk memanfaatkan fasilitas Local Currency Settlement (LCS) guna menghadapi inflasi dalam input produksi.

    Industri dapat memanfaatkan fasilitas Bank Indonesia (BI) guna mengantisipasi dampak perang Iran-Israel terhadap gejolak nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing terutama pada negara-negara yang telah menandatangani LCS dengan Indonesia.  

    Sumber : Antara

  • Investor Industri Logam Getol Investasi di RI, Kemenperin Siapkan Ini

    Investor Industri Logam Getol Investasi di RI, Kemenperin Siapkan Ini

    Jakarta

    Sejumlah daerah di Indonesia tumbuh menjadi pusat industri, salah satunya adalah Kabupaten Morowali dengan potensi kawasan industri logam. Dalam hal ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan industri tersebut.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dukungan itu diberikan bukan hanya untuk industri besar, tapi juga sektor industri kecil dan menengah (IKM) sehingga upaya pembangunannya menjadi inklusif dan berkelanjutan.

    Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi, industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebagai subsektor yang paling banyak menjadi target realisasi investasi sepanjang kuartal I tahun 2025 dengan total nilai sebesar Rp 67,3 triliun.

    “Dengan mengembangkan potensi besar yang dimiliki, Morowali dapat menjadi daerah dengan industri logam yang maju dan berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Selasa (17/6/2025).

    Oleh karena itu, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDMI), unit kerja yang memiliki tugas mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten sesuai kebutuhan dunia industri, tengah menyelenggarakan Pelatihan Proses Manufaktur Logam Berbasis Kompetensi.

    Pelatihan itu dibiayai oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemerintah Kabupaten Morowali (Disperindag Pemkab Morowali) serta didukung secara administratif oleh Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kimia, Farmasi, dan Kemasan (BBSPJIKFK).

    Pelatihan yang bertujuan menyiapkan tenaga kerja terampil di sektor industri logam ini melibatkan Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta sebagai unit pelaksana teknis di bawah BPSDMI serta BBSPJIKFK selaku Badan Layanan Umum (BLU) di bawah unit kerja Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI).

    Kepala BPSDMI Masrokhan menyatakan, kerja sama yang melibatkan beberapa pihak terutama Pemkab Morowali ini merupakan salah satu wujud komitmen Kemenperin untuk terus membangun komunikasi dan jejaring hingga menjangkau ke seluruh daerah di Indonesia guna menciptakan ekosistem industri serta transformasi industri yang kuat dan merata.

    “Morowali adalah daerah yang memiliki potensial besar khususnya di bidang logam, dan kami sangat ingin memajukan industri logam serta meningkatkan kompetensi SDM lokal agar dapat bersaing. Tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” ujar Masrokah.

    Pelatihan yang diselenggarakan pada 13-23 Juni 2025 ini diikuti oleh lima peserta yang berasal dari Kabupaten Morowali. Fokus pelatihan adalah pengoperasian mesin CNC, Bending, dan Shearing dengan materi yang dirancang sesuai kebutuhan riil di dunia industri wilayah Morowali.

    Berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN), Kemenperin menargetkan Indonesia menjadi negara industri tangguh pada tahun 2035. Untuk mencapai target tersebut, salah satunya diperlukan upaya bersama yang konsisten dan terstruktur dalam membangun SDM industri yang terampil, adaptif terhadap teknologi, dan mampu menjawab tantangan global.

    (ily/rrd)

  • Al Ghazali Menikah, Ari Lasso: Ahmad Dhani Nangis sampai Guling-guling

    Al Ghazali Menikah, Ari Lasso: Ahmad Dhani Nangis sampai Guling-guling

    Jakarta, Beritasatu.com – Al Ghazali resmi menikah dengan Alyssa Daguise di Hotel St Regis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Melihat putranya menikah, Ahmad Dhani pun menangis.

    Kebahagiaan menyelimuti keluarga besar Ahmad Dhani dan Maia Estianty. Putra sulung mereka, Al Ghazali resmi menikah dengan Alyssa Daguise di Hotel St Regis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (16/6/2025).

    Dalam momen sakral tersebut, hadir sejumlah tokoh penting dan sahabat dekat keluarga. Salah satunya adalah Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, yang didapuk menjadi salah satu saksi pernikahan.

    Musisi Ari Lasso yang hadir dalam acara tersebut, membenarkan kehadiran Agus Gumiwang sebagai saksi. Ia menyebut saksi lainnya berasal dari pihak keluarga.

    “Saksi pernikahannya itu tadi Pak Agus Gumiwang dan satunya dari pihak keluarga, mungkin ya,” ungkap Ari Lasso kepada wartawan di Hotel St Regis, Senin (16/6/2025).

    Ari Lasso menuturkan suasana penuh haru dalam akad nikah tersebut, termasuk reaksi emosional dari Ahmad Dhani yang tidak kuasa menahan air mata.

    “Ahmad Dhani nangis sampai guling-guling,” ucapnya sembari tertawa.

    Ari Lasso memastikan seluruh rangkaian pernikahan berlangsung lancar dan sesuai rencana.

    “Tadi pernikahannya berjalan lancar dan khidmat sesuai rencana,” ujarnya.

    Ia memuji sikap dewasa dan kebesaran hati dari kedua orang tua Al, Ahmad Dhani dan Maia Estianty, yang terlihat kompak mendampingi sang anak di hari bahagianya.

    “Ya mereka cukup berjiwa besar, kan mereka juga sudah berteman baik,” pungkasnya.

  • Bukan sang Ayah, Ini Sosok Wali Nikah Alyssa Daguise

    Bukan sang Ayah, Ini Sosok Wali Nikah Alyssa Daguise

    Jakarta, Beritasatu.com – Pasangan Al Ghazali dan Alyssa Daguise resmi menjadi pasangan suami istri dengan menggelar akad nikah di Hotel St. Regis, Setiabudi, Jakarta, pada Senin (16/6/2025). Salah satu hal yang menjadi sorotan publik dalam pernikahan tersebut adalah Alyssa Daguise tidak diwalikan oleh ayah kandungnya, Richard Vincent Daguise. Sebagai gantinya, adik Alyssa, Andhika Daguise yang bertindak sebagai wali nikah.

    “Saya Andhika Daguise yang menjadi wali nikah menggantikan ayahnya, mengucapkan ijab kabul dengan menyebutkan mahar berupa logam mulia seberat 16,6 gram dan uang tunai sebesar 2025 Euro,” ucap adik kandung Alyssa Daguise tersebut sebagai ijab.

    Richard tidak menjadi wali nikah karena perbedaan keyakinan dengan Alyssa. Richard Vincent Daguise diketahui masih memeluk agama Kristen, sementara dalam ajaran Islam, wali nikah harus beragama Islam. Meskipun demikian, Richard tetap di sisi sang putri, tepatnya duduk mendampingi Andhika saat prosesi ijab kabul berlangsung.

    Selain itu, ada momen menarik lainnya dalam pernikahan tersebut adalah kehadiran kedua orang tua Al Ghazali, Ahmad Dhani dan Maia Estianty, yang terlihat kompak, akur ketika mendampingi dan mengantar Al Ghazali menuju meja akad.

    Prosesi akad nikah Al Ghazali dan Alyssa Daguise turut disaksikan oleh sejumlah tokoh dan pejabat, antara lain Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan CEO Media Group Mohamad Mirdal Akib sebagai saksi nikah. Adapun yang bertindak sebagai penceramah dalam prosesi akad tersebut adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid.

  • Subsidi Motor Listrik, Agus Gumiwang: Masih Dibahas di Lapangan Banteng

    Subsidi Motor Listrik, Agus Gumiwang: Masih Dibahas di Lapangan Banteng

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA —  Program subsidi motor listrik tampaknya masih akan dilanjutkan pemerintah pada 2025. itu artinya masyarakat bisa menikmati potongan harga jika ingin membeli motor listrik.

    Terkait program subsidi tersebut, pemerintah kini tengah mematangkan kelanjutan program insentif pembelian sepeda motor listrik senilai Rp 7 juta per unit.

    Kabar baik ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang tengah mempertimbangkan beralih ke kendaraan ramah lingkungan, di tengah tren elektrifikasi transportasi yang kian menguat di Indonesia.

    Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa pembahasan insentif masih berlangsung intensif di internal pemerintah. “Masih dibahas di kantor, di Lapangan Banteng (Kemenko Perekonomian),” ujarnya usai meresmikan pabrik DVCI di Cikarang, Selasa (10/6).

    Saat ditanya apakah skema baru insentif ini akan direalisasikan pada kuartal kedua tahun ini, Agus hanya menjawab singkat, “Dibahas di Lapangan Banteng,” tanpa merinci lebih lanjut.

    Sementara itu, sinyal positif datang dari Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza yang memastikan bahwa program insentif tetap akan berlanjut pada tahun 2025. 

    “Insentif motor listrik lanjut,” kata Faisol beberapa waktu lalu. Ia juga menyebut bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyetujui kelanjutan program ini.

    “Bu Menkeu sudah setuju,” tegasnya, menambahkan bahwa besaran kuota insentif kemungkinan tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.