Tag: Agus Andrianto

  • Menteri Imipas Agus Andrianto Resmikan 30 Unit Autogate di Bandara Kualanamu – Page 3

    Menteri Imipas Agus Andrianto Resmikan 30 Unit Autogate di Bandara Kualanamu – Page 3

    Rata-rata angka perlintasan keberangkatan dan kedatangan di Bandara Kualanamu mencapai sekitar 6.700 perlintasan per hari atau 194.000 perlintasan per bulan. Sementara itu, jumlah penerbangan di Bandara Kualanamu dalam periode Januari-Mei 2025 mencapai 6.750 penerbangan.

    Dengan demikian, rata-rata penerbangan setiap bulan mencapai 1.350 atau sekitar 45 penerbangan per hari. Saat ini, Bandara Kualanamu melayani penerbangan internasional ke Malaysia, Singapura, Thailand serta Arab Saudi pada musim haji.

    “Autogate akan sangat membantu proses pemeriksaan imigrasi sehingga lebih efektif dan efisien, hanya butuh 10-15 detik per per orang. Meskipun prosesnya sangat cepat, pemeriksaan dengan autogate ini tetap aman karena sudah menggunakan teknologi termutakhir yang terintegrasi dengan sistem cekal bahkan Interpol. Dan tak hanya WNI, autogate juga dapat digunakan oleh orang asing yang memiliki paspor elektronik dan eVisa Indonesia,” jelas Menteri Agus.

     

  • Imigrasi Hapus “Overstay” Bagi WNA Terimbas Erupsi Gunung Lewotobi

    Imigrasi Hapus “Overstay” Bagi WNA Terimbas Erupsi Gunung Lewotobi

    JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Imigrasi menghapus biaya lewat masa izin tinggal (overstay) bagi warga negara asing yang terimbas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

    Selain itu, Imigrasi juga memfasilitasi izin tinggal keadaan terpaksa bagi WNA yang terdampak pembatalan penerbangan akibat erupsi tersebut. Kebijakan ini diatur dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-568.GR.01.01 Tahun 2025.

    “Langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum terkait status keimigrasian WNA akibat bencana alam atau kondisi force majeure,” kata Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Sabtu.

    Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman telah memerintahkan kepala kantor imigrasi di wilayah sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki untuk mengenakan tarif biaya Rp0 secara selektif bagi WNA yang izin tinggalnya melebihi jangka waktu akibat erupsi.

    Yuldi menjelaskan, penghapusan biaya overstay dapat diberikan berdasarkan permohonan orang asing atau penjamin, dengan melampirkan surat keterangan dari instansi pemerintah atau kepolisian.

    Hal itu, imbuh dia, sesuai dengan Pasal 52 Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 9 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pengenaan Tarif Nol Rupiah dan Nol Dollar Amerika Terhadap Pelayanan Keimigrasian.

    Sementara itu, pemberian izin tinggal keadaan terpaksa dilakukan melalui gugus tugas yang siaga di bandara terdampak, seperti Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali serta Bandara Internasional Komodo dan Bandara Internasional El Tari di NTT.

    “Kami instruksikan kepada kepala kantor imigrasi di Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT, Nusa Tenggara Barat, dan Bali untuk memfasilitasi permohonan izin tinggal keadaan terpaksa bagi orang asing yang terdampak,” tutur Yuldi.

    Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi pada Selasa (17/6) menyebabkan gangguan signifikan pada penerbangan, baik domestik maupun internasional.

    Hingga Rabu (18/6) pukul pukul 16.00 WITA, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat 87 penerbangan dibatalkan dalam satu hari, dengan 66 di antaranya merupakan rute internasional yang didominasi rute menuju dan dari Australia dan Singapura.

    Tidak hanya itu, sebanyak 2.166 penumpang di Bandara Internasional Komodo juga terdampak pembatalan penerbangan dalam periode yang sama.

    “Kondisi ini berpotensi menyebabkan permasalahan keimigrasian, termasuk status visa atau izin tinggal dan overstay bagi WNA,” kata Yuldi.

  • Terdampak Erupsi Gunung Lewitobi, WNA Dapat Layanan Izin Tinggal Terpaksa

    Terdampak Erupsi Gunung Lewitobi, WNA Dapat Layanan Izin Tinggal Terpaksa

    Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Imigrasi memberikan izin tinggal terpaksa terhadap WNA yang penerbangannya kini terdampak akibat erupsi Gunung Lewotobi.

    Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman memerintahkan para kepala kantor untuk memberikan layanan gratis terhadap WNA yang izin tinggalnya melebihi jangka waktu akibat dampak erupsi Gunung Lewotobi.

    Menurutnya, penghapusan biaya overstay dapat diberikan berdasarkan permohonan orang asing itu sendiri atau pihak penjamin, dengan melampirkan surat keterangan dari instansi pemerintah atau Polri

    “Hal ini sesuai dengan Pasal 52 Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Syarat dan Tata Cara Pengenaan Tarif Nol Rupiah dan Nol Dollar Amerika Terhadap Pelayanan Keimigrasian,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/6/2025).

    Selain itu, menurutnya, kebijakan tersebut juga telah diatur di dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi dengan Nomor IMI-568.GR.01.01 Tahun 2025.

    Dia mengemukakan bahwa pemberian izin tinggal keadaan terpaksa dilakukan melalui gugus tugas yang siaga di bandara yang terdampak, seperti Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Komodo serta Bandara Internasional El Tari di Nusa Tenggara Timur.

    “Kami instruksikan ke Kepala Kantor Imigrasi di Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Bali untuk memfasilitasi permohonan izin tinggal keadaan terpaksa bagi orang asing yang terdampak,” katanya.

    Dia membeberkan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah mencatat ada sebanyak 87 penerbangan yang dibatalkan dalam satu hari, 66 penerbangan di antaranya adalah rute internasional yang didominasi oleh rute menuju dan dari negara Australia dan Singapura. 

    “Sementara itu, ada 2.166 penumpang di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, juga terdampak pembatalan penerbangan dalam periode yang sama,” ujarnya.

    Senada juga disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto yang menyebut bahwa upaya tersebut adalah bentuk kepastian hukum terhadap WNA yang terdampak akibat bencana alam di Indonesia.

    “Langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum terkait status keimigrasian WNA akibat bencana alam atau kondisi force majeure. Direktorat Jenderal Imigrasi berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan kemudahan bagi WNA, bahkan dalam kondisi darurat,” tutur Agus.

  • Putin Ngaku Dengar Rencana Pembunuhan Khamenei, tapi Ogah Beri Tanggapan

    Putin Ngaku Dengar Rencana Pembunuhan Khamenei, tapi Ogah Beri Tanggapan

    Jakarta

    Kabar rencana pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei mencuat seiring perang Iran dan Israel. Informasi itu juga telah sampai ke telinga Presiden Rusia Vladimir Putin.

    Dilansir Al Jazeera, Kamis (19/6/2025), Putin mengaku telah mendengar kabar tersebut. Namun, ia menolak memberikan tanggapan lebih lanjut.

    “Saya bahkan tidak ingin membahas kemungkinan ini. Saya tidak mau,” katanya.

    “Saya mendengar semua ini, tetapi saya bahkan tidak ingin membahasnya,” tegas Putin.

    Putin mengatakan solusi damai bisa ditemukan untuk mengakhiri konflik Iran dan Israel. Dia meminta para pihak untuk memastikan kepentingan Iran dalam mengejar “kegiatan nuklir damai”, serta memastikan “keamanan tanpa syarat negara Yahudi”.

    Isu rencana pembunuhan Khamenei oleh Israel pernah diungkap Presiden Amerika Donald Trump awal pekan ini. Trump mengaku menolak keras rencana tersebut.

    “Kami mengetahui bahwa Israel punya rencana untuk menyerang pemimpin tertinggi Iran. Presiden Trump menentangnya dan kami memberi tahu Israel untuk tidak melakukannya,” kata pejabat AS yang enggan disebutkan namanya, dilansir AFP, Senin (16/6).

    “Saya tidak akan membahas itu,” kata Netanyahu kepada Fox News.

    “Tetapi saya dapat memberi tahu Anda,… kami akan melakukan apa yang perlu kami lakukan, dan saya pikir Amerika Serikat tahu apa yang baik untuk Amerika Serikat,” tambahnya.

    Saksikan juga Blak-blakan: Agus Andrianto ‘Bersih-bersih’ Lapas dari HP dan Narkoba

    (ygs/zap)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Rudal Balistik Iran Rontokkan Iron Dome, Ini Penjelasan Pakar

    Rudal Balistik Iran Rontokkan Iron Dome, Ini Penjelasan Pakar

    Jakarta

    Iran diyakini memilik stok rudal balistik yang paling beragam dan paling banyak di Timur Tengah. Kemampuan itu mereka tunjukkan dalam serangan balasan ke Israel yang berhasil menembus Iron Dome dan sistem pertahanan lainnya.

    Serbuan rudal dan drone Iran meramaikan langit di Israel. Dikutip detikINET dari ABC, sebagian dari senjata itu mampu lolos dari pertahanan canggih Israel, membunuh setidaknya 13 orang dan melukai ratusan lainnya.

    Iran telah mengembangkan rudal jarak jauh selama beberapa dekade dan semakin canggih, sebagian besar diproduksi domestik. Menurut perkiraan AS, Iran memiliki sekitar 3.000 rudal balistik sebelum serangan ke Israel.

    Kepala Komando Pusat AS Kenneth McKenzie memperingatkan soal semakin besar dan canggihnya kekuatan rudal Iran. “Rudal Teheran, dikombinasikan dengan potensi nuklirnya, menimbulkan tantangan pencegahan yang kompleks,” katanya.

    Rudal balistik seperti yang diluncurkan Iran jauh lebih sulit dicegat dan gelombang rudal yang diluncurkan secara bersamaan dapat membanjiri pertahanan udara. Rudal itu meluncur ke langit dan menghujam target dengan cepat.

    Beberapa versi lebih baru telah ditingkatkan akurasi dan teknologinya, memungkinkan rudal mengubah jalur selama penerbangan. Rudal Kheibar Shekan misalnya, dilengkapi dengan sirip kontrol dan navigasi satelit, yang meningkatkan presisi dan memungkinkannya bermanuver.

    Bulan lalu, menteri pertahanan Iran juga meluncurkan rudal balistik Qassem Basir, mengklaim rudal itu dirancang untuk menghindari sistem pertahanan udara seperti Patriot buatan AS. Selain rudal, Iran juga menggunakan drone serang Shahed untuk membantu mengalahkan pencegat rudal Israel.

    Israel mengklaim telah mencegat sebagian besar senjata yang diluncurkan Iran. Tetapi sebagian rudal berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis-lapis negara itu.

    Rudal Iran menghantam pusat kota Tel Aviv dan kota-kota di utara negara itu. Israel mengatakan sedikitnya 13 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.

    Pertahanan udara Israel termasuk Iron Dome, yang ditujukan untuk ancaman jarak pendek. Iron Dome adalah salah satu sistem pertahanan udara paling efektif. Ada David’s Sling, Arrow 2, dan Arrow 3 untuk pertahanan rudal jarak menengah dan jauh. Israel juga memiliki sistem Patriot AS yang jangkauannya sekitar 160 km.

    Profesor Stephan Fruehling dari ANU’s Strategic and Defence Studies Centre mengatakan tidak ada sistem yang sepenuhnya anti gagal, termasuk milik Israel yang berhasil ditembus Iran.

    “Sebagian (rudal) akan selalu berhasil menembus. Dan bahkan jika Anda menghancurkan rudal balistik, hulu ledaknya masih dapat jatuh dan meledak,” kata Profesor Fruehling.

    Untuk menghentikan rudal balistik, Israel mengandalkan sistem Arrow 2 dan Arrow I3. Jika sistem tersebut gagal mencegat, Iron Dome dapat berfungsi sebagai cadangan. Jadi mengapa rudal bisa menembusnya?

    “Ini merupakan kegagalan seluruh sistem pertahanan udara terpadu Israel, Namun sangat sulit untuk mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi atau 100% sempurna ketika mereka menembakkan salvo 50 hingga 100 rudal balistik sekaligus,” sebut Travis Hawley, seorang analis keamanan.

    Saksikan juga Blak-blakan: Agus Andrianto ‘Bersih-bersih’ Lapas dari HP dan Narkoba

    (fyk/afr)

  • Korut Kecam Serangan Israel ke Iran, Wanti-wanti AS Tak Kobarkan Api Perang

    Korut Kecam Serangan Israel ke Iran, Wanti-wanti AS Tak Kobarkan Api Perang

    Jakarta

    Korea Utara (Korut) mengecam serangan Israel yang memicu konflik dengan Iran. Juru bicara kementerian luar negeri Korut memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa agar tidak “menyulut api perang”.

    Dilansir AFP, Kamis (19/6/2025), Korea Utara menyatakan “kekhawatiran serius” atas “serangan militer Israel dan dengan tegas mengecamnya,” kata juru bicara itu, seraya menambahkan bahwa pembunuhan warga sipil oleh Israel adalah “kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak dapat dimaafkan.”

    “Tindakan ilegal terorisme yang disponsori negara oleh Israel (sedang) meningkatkan bahaya perang habis-habisan baru di kawasan Timur Tengah,” kata pernyataan itu, yang diterbitkan oleh kantor berita milik pemerintah Korut KCNA.

    Israel pada Jumat (13/6) lalu melancarkan serangan yang menurut mereka menargetkan program nuklir Iran, memicu enam hari serangan terus-menerus yang membuat kedua belah pihak saling menembakkan rudal.

    Iran mengatakan pada Minggu (15/6) bahwa serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 224 orang, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil. Iran belum mengeluarkan informasi terbaru sejak saat itu.

    Sejak Jumat (13/6), sedikitnya 24 orang telah tewas di Israel dan ratusan lainnya terluka, menurut pemerintah Israel. Korban tersebut juga dilaporkan termasuk warga sipil.

    Korea Utara dalam beberapa tahun terakhir semakin dekat dengan Rusia, mendukung operasi militernya melawan Ukraina dalam perang Moskow dengan negara itu.

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memicu spekulasi tentang kemungkinan AS bergabung dengan sekutu utamanya Israel dalam aksi militer melawan Iran, dengan mengatakan pada Rabu (18/6) bahwa kesabarannya telah “habis” dengan Teheran, tetapi masih belum terlambat untuk melakukan pembicaraan.

    Ia kemudian mengatakan bahwa ia belum membuat keputusan apakah akan bergabung dengan Israel dalam mengebom Iran dan memperingatkan bahwa kepemimpinan negara saat ini dapat jatuh sebagai akibat dari perang tersebut.

    Pyongyang memperingatkan Trump dan pihak lain agar tidak ikut serta dalam perang Israel.

    “Situasi gawat yang disaksikan dunia saat ini dengan jelas membuktikan bahwa Israel, yang didukung dan dilindungi oleh AS dan Barat, adalah entitas yang seperti kanker bagi perdamaian di Timur Tengah dan penyebab utama hancurnya perdamaian dan keamanan global,” kata juru bicara kementerian luar negeri Korut.

    “Masyarakat internasional mengawasi ketat pasukan AS dan Barat yang mengobarkan api perang, mempersoalkan hak kedaulatan yang sah dan pelaksanaan hak untuk membela diri Iran, korban,” mereka menambahkan.

    Juru bicara tersebut mengatakan tindakan oleh Amerika Serikat dan kekuatan Eropa “mendorong situasi di Timur Tengah ke fase bencana yang tak terkendali”.

    Saksikan juga Blak-blakan: Agus Andrianto ‘Bersih-bersih’ Lapas dari HP dan Narkoba

    (rfs/rfs)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Menteri Imipas Cek BLK Lapas Semarang, Ingatkan soal Peningkatan Kompetensi Napi

    Menteri Imipas Cek BLK Lapas Semarang, Ingatkan soal Peningkatan Kompetensi Napi

    Jakarta

    Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas I Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Dia berkeliling ke area balai latihan kerja (BLK) di dalam lapas.

    Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (18/6/2025), Agus meninjau lapas bersama Direktur Jenderal Permasyarakatan Mashudi, Plt Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman dan pejabat Kementerian Imipas Kanwil Jateng. Pertama, Menteri Agus melihat pelatihan anyaman rotan dan sabut kelapa yang sudah punya pasar ekspor.

    Lapas Kelas I Semarang menggandeng CV Chewy Louis dalam mengembangkan kemampuan warga binaan di bidang kerajinan sabut kelapa. CV Chewy Louis merupakan perusahaan di bidang kerajinan yang menyulap sabut kelapa dan kayu kopi jadi mainan untuk menstimulus motorik anjing.

    Selanjutnya dia juga mengecek kegiatan pelatihan membuat kain batik, sablon baju, pembuatan roti hingga donat. Menteri Agus menekankan kepada pihak lapas soal optimalisasi fasilitas pelatihan kerja untuk para narapidana.

    “Kita mau memastikan program-program yang kita jalankan selaras arah kebijakan Bapak Presiden. Syukur alhamdulillah tadi melihat suasana komunikasi yang baik antara petugas dengan warga binaan,” ujar Menteri Agus kepada wartawan di lokasi, Rabu (18/6/2025).

    Menteri Imipas Agus Andrianto melakukan kunker ke Lapas Kelas I Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: Audrey Santoso/detikcom)

    “Tentunya ini ke depan menjadi modal yang sangat baik untuk bisa mereka dimanfaatkan untuk kepentingan yang bukan hanya menguntungkan lapas, tapi warga binaan juga dapat manfaat,” imbuh dia.

    (aud/yld)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Menteri Imipas Cek Budidaya Ikan di Lapas Terbuka Kendal, Tebar Bibit-Beri Pakan

    Menteri Imipas Cek Budidaya Ikan di Lapas Terbuka Kendal, Tebar Bibit-Beri Pakan

    Jakarta

    Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengunjungi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Semar Budal 1 dan 2 Lapas Terbuka Kelas II B Kendal, Jawa Tengah, untuk mengecek kolam-kolam budidaya ikan terkait program ketahanan pangan. Program ini melibatkan para warga binaan yang telah menjalani dua pertiga masa binaan dan sedang mengikuti proses asimilasi.

    Pantauan detikcom di kolam budidaya ikan SAE Lapas Terbuka Kendal, Selasa (17/6/2025), Menteri Agus terlebih dulu meninjau perkembangan kolam budidaya ikan nila. Dia tampak didampingi Direktur Jenderal Permasyarakatan Mashudi dan Plt Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman.

    Menteri Imipas (Audrey/detikcom) Foto: Menteri Imipas (Audrey/detikcom)

    Dia berjalan menyusuri pinggir-pinggir kolam nila sambil memantau kegiatan para narapidana di area tersebut. Menteri Agus dan rombongan lalu berhenti sejenak untuk ikut memberi pakan ikan.

    Di kolam nila, Agus juga menebar benih ikan nila jenis salin. Diketahui ikan nila salin yang memiliki keunggulan dalam pertumbuhan yang cepat. Ikan nila salin juga mampu beradaptasi yang baik terhadap lingkungan perairan payau.

    Dari kolam nila, Menteri Agus bergeser menuju kolam budidaya ikan bandeng dan patin yang jaraknya berdekatan dengan kolam nila.

    Sebelumnya Menteri Agus dan rombongan memimpin panen jagung di SAE Semar Budal 1. Ia menanyakan langsung kepada para warga binaan alias narapidana soal kemanfaatan ikut program Ketahanan Pangan Lapas.

    Menteri Agus kemudian memastikan ulang soal bagi hasil penjualan jagung. Dia ingin para warga binaan yang membantu memiliki bekal tabungan uang yang bisa dimanfaatkan saat mereka bebas nanti.

    “Ah yang benar? Masuk tabungan nggak?” tanya Menteri Agus kepada narapidana tersebut.

    Menteri Agus menyapa satu persatu narapidana yang sedang memanen jagung. “Kamu punya tabungan, dik?” tanya Menteri Agus kepada seorang narapidana lainnya.

    Narapidana tersebut menjawab dia mendapat keuntungan Rp 300 ribu dari penjualan jagung. Ada juga narapidana yang mendapat Rp 500 ribu.

    Ketahanan pangan menjadi salah satu program strategis dari 13 program akselerasi Menteri Agus Andrianto. Pada poin tiga, Menteri Agus menekankan soal penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM.

    Menteri Agus menangkap semangat Swasembada Pangan yang menjadi misi Pemerintah. Sehingga Kementerian Imipas turut berpartisipasi mewujudkan misi tersebut dengan memanfaatkan lahan-lahan di lapas untuk pertanian, perikanan, peternakan.

    Selain soal kemandirian pangan di lapas, Menteri Agus berharap hasil panen dari tiga kegiatan tersebut dapat digunakan untuk mensejahterakan petugas lapas serta narapidana melalui skema bagi hasil penjualan.

    Ia pun meminta vendor bahan makanan di lapas mengutamakan pembelian bahan makanan dari hasil kegiatan Ketahanan Pangan di masing-masing lapas.

    (aud/fas)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • 10
                    
                        Siapa Wakapolri Pengganti Komjen Ahmad Dofiri? Pengamat Ungkap Kriterianya
                        Nasional

    10 Siapa Wakapolri Pengganti Komjen Ahmad Dofiri? Pengamat Ungkap Kriterianya Nasional

    Siapa Wakapolri Pengganti Komjen Ahmad Dofiri? Pengamat Ungkap Kriterianya
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Posisi
    Wakapolri
    akan segera kosong mengingat
    Komjen Ahmad Dofiri
    memasuki masa pensiun pada Juni 2025.
    Indonesia Police Watch (
    IPW
    ) mengungkap sejumlah kriteria yang harus dimiliki oleh
    Wakapolri baru
    pengganti Ahmad Dofiri.
    Pertama, sosok tersebut harus mampu mendampingi dan sejalan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
    “Kriteria pertama, Wakapolri adalah jenderal bintang tiga yang seiring dan sejalan dengan Pak Kapolri,” ujar Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (14/6/2025).
    Selain itu, sosok Wakapolri yang baru juga harus mendukung program-program yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
    Ia mencontohkan andil Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, lewat penanaman jagung di berbagai daerah yang diprediksi akan menghasilkan panen antara 1,7 juta hingga 2,54 juta ton pada kuartal kedua.
    “Ini program strategis pemerintah yang harus terus didukung oleh kepemimpinan Polri, termasuk Wakapolri,” ujar Sugeng.
    Kriteria berikutnya, sosok Wakapolri yang baru harus memiliki komitmen terhadap penegakan hukum yang adil kepada masyarakat.
    Menurutnya, Wakapolri yang ideal adalah figur yang dapat mengawal penegakan hukum secara berkeadilan dan menjadi jembatan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
    Sementara itu, pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto menilai, Wakapolri yang baru haruslah sosok yang dapat menerjemahkan visi dari Listyo Sigit.
    “Perannya (Wakapolri) adalah menerjemahkan visi misi Kapolri menjadi kebijakan harian. Jadi, kalau ada kebijakan Kapolri yang tidak tepat, itu terjadi karena Wakapolrinya juga lemah,” ujar Bambang saat dihubungi, Jumat (13/6/2025).
    Bambang menilai, posisi Wakapolri krusial untuk menentukan arah Polri sebagai suatu organisasi. Ia menyinggung sejumlah nama yang pernah mengisi posisi tersebut, seperti Adang Daradjatun, Jusuf Manggabarani, Makbul Padmanegara, hingga Oegroseno.
    Lanjutnya, pengganti Ahmad Dofiri haruslah seorang personel senior di Polri yang diharapkan dapat melakukan konsolidasi internal dengan cepat.
    “Dibutuhkan sosok senior dan bijak sehingga bisa melakukan konsolidasi dengan cepat,” ujar Bambang.
    Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengungkapkan, Polri tengah menyiapkan sejumlah nama yang sudah berbintang tiga untuk mengisi posisi Wakapolri yang akan ditinggalkan Komjen Ahmad Dofiri.
    “Wakapolri bulan ini memang memasuki masa pensiun dan saat ini sedang dipersiapkan calon-calon terbaik yang sudah berpangkat bintang 3 atau yang memenuhi syarat untuk menggantikan Wakapolri,” ujar Sandi di Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis (12/6/2025).
    Sandi sendiri belum bisa mengungkap nama-nama polisi bintang 3 yang akan mengisi posisi Wakapolri.
    “Saat ini sedang dalam proses. Nama yang disusun nanti Pak Kapolri akan menyampaikan,” ujar Sandi.
    Sebagai informasi, Komjen Ahmad Dofiri merupakan Wakapolri ke-3 pada era Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menjabat sebagai Wakapolri sejak 11 November 2024.
    Sebelum Ahmad Dofiri, terdapat dua nama yang pernah mengisi posisi Wakapolri pada era Listyo Sigit, yakni Agus Andrianto dan Gatot Eddy Pramono.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 1.000 Napi Risiko Tinggi Sudah Dipindahkan ke Nusakambangan

    1.000 Napi Risiko Tinggi Sudah Dipindahkan ke Nusakambangan

    1.000 Napi Risiko Tinggi Sudah Dipindahkan ke Nusakambangan
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com-
    Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah memindahkan sekitar 1.000 orang narapidana berisiko tinggi ke Pulau
    Nusakambangan
    .
    Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Rika Aprianti menyebutkan, pada Sabtu (14/6/2025), ada 100 orang narapidana berisiko tinggi asal wilayah Sumatera Utara yang dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) dengan keamanan super maksimum di Nusakambangan
    “Total sudah sekitar 1.000 warga binaan telah dipindahkan ke lapas
    super maximum
    dan
    maximum security
    dalam kurun kepemimpinan Menteri Imipas Agus Andrianto yang dilaksanakan Dirjen Pemasyarakatan Mashudi,” kata Rika, Minggu (15/6/2025), dikutip dari
    Antara
    .
    Menurut Rika, pemindahan narapidana risiko tinggi ini merupakan bentuk implementasi program akselerasi Menteri Imipas, yakni memberantas narkoba di lapas dan rumah tahanan (rutan).
    Pihaknya ingin mencapai nihil peredaran narkoba di dalam lapas dan rutan yang dikhawatirkan berdampak ke masyarakat.
    Selain itu, pemindahan lokasi tahanan ke Nusakambangan juga diharapakan dapat membuat para warga binaan atau napi dapat berbenah.
    “Warga binaan yang dipindahkan ini diharapkan dapat berubah perilakunya menjadi lebih baik setelah diterapkan pengamanan yang tepat dan pembinaan di
    Lapas Nusakambangan
    ,” ucap Rika.
    Dia juga menyebut pemindahan narapidana risiko tinggi ke lapas dengan keamanan super merupakan bagian dari implementasi tujuan sistem pemasyarakatan, yakni narapidana dapat menyadari kesalahannya dan tidak mengulanginya di kemudian hari.
    “Apalagi sampai berpengaruh negatif terhadap lingkungan lapas di mana mereka tinggal. Tidak ada ampun untuk itu. Berkali-kali Menteri Imipas menyampaikan seperti itu,
    zero
    (nihil) narkoba dan HP (telepon genggam) adalah harga mati,” kata Rika.
    Pemindahan 100 narapidana asal wilayah Sumut itu dilakukan dengan pengawalan 200 personel oleh Direktur Pengamanan Intelijen dan Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas, kantor wilayah Ditjenpas dan lapas di Sumut, serta bekerja sama dengan Satuan Brimob Polda Sumut.
    “Warga binaan yang dipindahkan ke Nusambangan tersebut sudah sesuai SOP, telah melalui penyelidikan, penyidikan, dan asesmen,” kata Rika.
    Sebelumnya,
    Ditjen Pemasyarakatan
    telah memindahkan 100 narapidana risiko tinggi asal wilayah Riau ke Nusakambangan pada Jumat 30 Mei 2025 lalu karena permasalahan yang sama, yakni narkoba dan HP di dalam lapas maupun rutan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.