Tag: Aditya Halindra

  • Datang ke TPS Bersama Keluarga, Mas Lindra Optimis Menang Pilkada Tuban 2024

    Datang ke TPS Bersama Keluarga, Mas Lindra Optimis Menang Pilkada Tuban 2024

    Tuban (beritajatim.com) – Datang bersama keluarga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) Calon Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky optimis menang dan menjabat sebagai Bupati Tuban 2 periode. Selain datang untuk mencoblos, Mas Lindra sapaan akrabnya ini juga menyapa warga atau tetangga yang sama-sama datang ke TPS untuk memenuhi hak suaranya.

    Diketahui, Lindra merupakan paslon nomor urut 02 bersama Joko Sarwono Calon Wakil Bupati Tuban telah sama-sama melakukan pencoblosan di TPS masing-masing, adapun Mas Lindra di TPS 010 kelurahan Perbon dan Joko Sarwono di TPS 001 kelurahan Ronggomulyo.

    “Alhamdulilah hari ini bersama keluarga melakukan pencoblosan sesuai amanat Undang-Undang untuk kabupaten dan provinsi mudah-mudahan berjalan lancar,” ujar Mas Lindra.

    Didampingi oleh ibunda dan kakak perempuannya, mas Lindra mengaku optimis namun tidak pernah menargetkan presentase kemenangan. “Insya Allah semuanya berjalan sesuai target, yang penting mas Lindra dan Pak Joko terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tuban,” bebernya.

    Ia juga berpesan kepada seluruh pendukung maupun masyarakat Kabupaten Tuban perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Namun, diharapkan masyarakat tetap mengikuti Pilkada ini dengan riang gembira dan kondusif.

    “Kami saling mendoakan saja, mudah-mudahan masyarakat Tuban dapat memilih pemimpin yang baik untuk 5 tahun kedepan baik di Kabupaten Tuban maupun Provinsi Jawa Timur,” terang Mas Lindra.

    Sementara itu, Munarni (60) asal Perbon juga merupakan tetangga Mas Lindra mengaku mengenal sosok calon Bupati Tuban memiliki sopan santun yang baik dan ramah. “Mas Lindra ini orangnya sopan dan humble mbak, apalagi dulu almarhum ayahnya itu kalau sama tetangga dermawan sekali, anak-anaknya semua baik itu,” kata Munarni.

    Selain itu, Munarni juga berpesan apabila mas Lindra menjabat kembali sebagai Bupati Tuban, para atlet agar lebih diperhatikan. “Pesannya itu para atlet sepak bola dan atlet semuanya lebih diperhatikan lagi, terus didukung prestasi-prestasi atlet di Kabupaten Tuban,” tutup Munarni. [ayu/kun]

  • Usai Cuti Kampanye, Mas Lindra Tinjau Pembangunan Hutan Kota Abipraya Tuban

    Usai Cuti Kampanye, Mas Lindra Tinjau Pembangunan Hutan Kota Abipraya Tuban

    Tuban (beritajatim.com) – Usai cuti masa kampanye, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky tancap gas tinjau pembangunan proyek di Kabupaten Tuban yakni Taman Hutan Kota Abipraya dan Alun-Alun Tuban.

    Selain peninjauan pembangunan proyek di Kabupaten Tuban, Mas Lindra sapaan akrabnya ini juga meninjau pelaksanaan Try Out Uji Kompetensi PPPK di beberapa lokasi pada Senin 25 november 2024.

    Mas Lindra didampingi oleh Sekda Tuban Budi Wiyana, Kabid Kepala Bidang Tata Ruang, Pertanahan, dan Jasa Konstruksi Dinas PUPR-PRKP Tuban, Winda Sulistyowati.

    Saat mengunjungi Taman Hutan Kota Tuban Abipraya Mas Lindra meninjau progres pembangunan yang dilengkapi dengan monumen pesawat pengintai Nomad N22/24, bersamaan dengan itu area taman dibuka untuk umum.

    “Monggo masyarakat Kabupaten Tuban yang ingin mengunjungi kawasan Tuban Abipraya, sudah bisa dinikmati bersama teman dan keluarga,” ujar Mas Lindra.

    Ia juga menjelaskan, taman hutan Tuban Abipraya ini sebagai ruang publik semakin nyaman karena banyak berbagai fasilitas telah tersedia di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlokasi di Jalan Pahlawan tersebut.

    “Ada fasilitas taman bermain, monumen pesawat, mushola, toilet, dan Tugu Titik Baca Digital dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis,” bebernya.

    Kendati demikian, warga diminta tetap mematuhi peraturan yang berlaku dan wajib menjaga kebersihan serta merawat fasilitas taman hutan kota Tuban Abipraya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tuban.

    “Mari kita jaga bersama-sama sehingga ruang publik bisa dimanfaatkan dengan berbagai aktivitas positif,” imbuhnya.

    Hadirnya Tuban Abipraya, Mas Lindra berharap dapat menjadi wahana rekreasi dan edukasi masyarakat Kabupaten Tuban. Selain itu, Mas Lindra bersama rombongan juga meninjau kesiapan armada bus Simasganteng Gen 2.

    Dalam tinjauannya itu, Armada Simasganteng disiapkan Pemkab Tuban untuk mengakomodir kebutuhan pelajar dan warga berkaitan dengan mode transportasi yang aman dan nyaman.

    “Kami memastikan agar proyek tersebut berjalan sesuai dengan rundown dan blueprint yang telah dirancang sebelumnya,” tutup Mas Lindra. [ayu/aje]

  • Cuti Berakhir, Aditya Halindra Kembali Jabat Bupati Tuban

    Cuti Berakhir, Aditya Halindra Kembali Jabat Bupati Tuban

    Tuban (beritajatim.com) – Masa cuti kampanye berakhir, Aditya Halindra Faridzky Kembali menjabat sebagai Bupati Tuban. Dengan begitu, jabatan Pjs (Penjabat Sementara) Bupati Tuban Agung Subagyo mnyerahkan kembali jabatan tersebut, Sabtu malam (23/11/2034).

    Selain itu, serah terima tugas Ketua TP PKK Tuban yang sebelumnya dijabat sementara dari Yuan Erma Agung Subagyo kepada Hart Novembria Agung Tri Wibowo.

    Usai serah terima, Agung Subagyo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat Tuban selama masa jabatannya.

    Ia menegaskan bahwa tiga tugas utama dari Pj. Gubernur Jawa Timur telah berhasil diemban, yaitu memastikan tahapan Pilkada berjalan lancar, mengawal proses APBD 2025 sesuai tahapan, serta menjaga roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

    “Selama dua bulan bertugas, saya merasa terhormat bisa berkontribusi bagi Tuban,” ujar Agung Subagyo.

    Ia juga bersyukur dapat mengunjungi 20 kecamatan untuk memastikan semuanya berjalan baik. “Terima kasih kepada Forkopimda, Pak Sekda, OPD, Camat, dan seluruh jajaran Pemkab Tuban, serta masyarakat atas dukungan yang luar biasa. Tiada gading yang tak retak, dan atas segala kekurangan, saya memohon maaf,” kata Agung yang kini kembali menjabat Kepala Bakorwil Bojonegoro.

    Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang akrab disapa Mas Lindra juga memberikan apresiasi mendalam atas kerja keras dan dedikasi Agung Subagyo. Menurutnya, dua bulan kepemimpinan Agung telah membawa dampak yang signifikan bagi Kabupaten Tuban.

    “Terima kasih kepada Pak Agung yang telah mengawal berbagai agenda di Tuban dengan sangat baik,” kata Mas Lindra.

    Tidak hanya menyelesaikan penetapan APBD 2025, menurut Lindra, Agung Subagyo juga memastikan roda pemerintahan berjalan lancar dan membawa teladan seorang pemimpin yang mampu merangkul semua elemen dengan hati.

    “Kepada Bu Yuan juga telah memastikan program-program PKK tetap berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ini adalah bukti dedikasi dan ketulusan yang luar biasa untuk Tuban,” imbuhnya.

    Lindra berharap kontribusi yang telah diberikan oleh Agung Subagyo menjadi inspirasi ke depan dan Kabupaten Tuban akan selalu menjadi rumah bagi Agung Subagyo sekeluarga.

    “Kami mewakili seluruh masyarakat dan pemerintah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga Tuban terus menapaki tangga kesuksesan sebagai kabupaten terbaik di Jawa Timur,” pungkasnya. [ayu/suf]

  • 1.157 Calon Jemaah Haji Asal Tuban Berangkat ke Tanah Suci

    1.157 Calon Jemaah Haji Asal Tuban Berangkat ke Tanah Suci

    Tuban (beritajatim.com) – Sebanyak 1.157 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Tuban diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Senin (13/5/2024). Acara pemberangkatan yang penuh khidmat ini dilaksanakan di Pendopo Krida Manunggal Tuban dan dihadiri oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Forkopimda, serta pejabat terkait lainnya.

    Bupati Tuban, yang akrab disapa Mas Lindra, menyampaikan rasa syukur dan haru atas keberangkatan para CJH. Beliau berpesan agar para CJH menjaga kesehatan dan kekhusyukan selama di Tanah Suci.

    “Saya berpesan kepada para CJH untuk selalu menjaga kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Jaga kekhusyukan dan ikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh khidmat,” tutur Mas Lindra.

    Mas Lindra juga berpesan agar para CJH mendoakan Kabupaten Tuban agar selalu diberikan keberkahan dan keselamatan.

    “Saya titip doa kepada para CJH untuk mendoakan masyarakat Kabupaten Tuban agar selalu dalam lindungan Allah SWT dan diberikan keberkahan,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Tuban, Umi Kalsum, menjelaskan bahwa 1.163 CJH asal Tuban telah mengikuti Manasik Haji. Namun, 6 orang di antaranya tidak dapat berangkat karena berbagai alasan, yaitu 3 orang sakit dan 3 orang mengalami kendala visa.

    “CJH yang mengalami kendala visa akan tetap diberangkatkan menyusul kloter lain,” terang Umi.

    Umi juga berpesan kepada para CJH untuk selalu menjaga kesehatan dan minum air putih yang banyak, mengingat cuaca di Tanah Suci yang panas.

    “Cuaca di Tanah Suci sangat panas, bisa mencapai 40 derajat Celcius. Oleh karena itu, saya berpesan agar para CJH selalu menjaga kesehatan dan minum air putih yang banyak agar tidak dehidrasi,” pesan Umi. [ayu/beq]

  • Meski Diwarnai Tawuran, Bupati Tuban Malah Ngaku Penonton Tertib dan Kondusif Saat Nobar Semifinal

    Meski Diwarnai Tawuran, Bupati Tuban Malah Ngaku Penonton Tertib dan Kondusif Saat Nobar Semifinal

    Tuban (beritajatim.com) – Nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Asia AFC U-23 2024 antara Indonesia vs Uzbekistan di rest area Tuban Abirama, Senin (29/04) malam, Bupati Aditya Halindra Faridzky bangga akan antusias masyarakat.

    Dalam acara tersebut, Bupati Tuban turut hadir bersama jajaran Forkopimda Tuban dan menyaksikan ribuan masyarakat memadati kawasan tersebut dengan begitu antusias.

    Menurutnya, hal ini sejalan dengan tujuan dari direvitalisasinya rest area menjadi Tuban Abirama untuk menjadi ruang terbuka publik.

    “Sangat luar biasa inilah fungsi dari ruang terbuka publik yang dimanfaatkan dengan benar,” ujar Mas Lindra sapaan Bupati Tuban.

    Meski acara nobar itu diwarnai tawuran, Mas Lindra bantah adanya kejadian tersebut dan mengaku penonton tertib dan kondusif selama pertandingan berlangsung.

    “Penontonnya kondusif, semua mendukung Timnas kita, luar biasa,” terang dia.

    Diketahui, tawuran tersebut sampai viral di media sosial, adapun video yang tersebar sekelompok pemuda saling adu jotos, hingga diinjak-injak dan tidak jelas kronologi dari tawuran tersebut.

    Menurut salah satu saksi bernama Galang asal Tuban ini juga mengaku melihat tawuran tersebut dan melihat korban yang terluka sedang terkapar.

    “Tawurannya sebelah sana, lumayan parah orangnya sampai tepar kok,” kata Galang.

    Galang yang pada saat itu nobar bersama teman-temannya awalnya baik-baik saja hingga ada ramai-ramai ternyata ada tawuran.

    “Tawurannya setelah nobar itu pas kalah,” terang Galang.

    Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Suryono juga mengungkapkan hal yang sama yakni masyarakat Tuban begitu antusias menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga di semifinal, meskipun hasilnya tidak sesuai harapan tidak apa-apa.

    “Nggak papa 2-0 tapi yang pasti kita semua bersatu mendukung Indonesia,” ungkap AKBP Suryono. [Ayu]

  • Pemkab Gelar Nobar Semifinal Piala Asia U-23 di Tuban Abirama

    Pemkab Gelar Nobar Semifinal Piala Asia U-23 di Tuban Abirama

    Tuban (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban akan menyelenggarakan nonton bareng (Nobar) Semifinal Piala Asia U-23 Indonesia vs Uzbekistan pada Senin (29/04) malam nanti berlokasi di Tuban Abirama Jalan RE Martadinata Tuban.

    Adapun persiapan yang telah dilakukan, mulai dari pemasangan videotron, serta sejumlah lampu di taman juga dicabut guna mencegah terjadinya kerusakan infrastruktur, mengingat Tuban Abirama baru saja diresmikan.

    Selain itu, sejumlah tempat sampah juga ditambahkan di setiap titik untuk mencegah masyarakat tidak membuang sampah sembarangan yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Tuban.

    Dalam nobar tersebut berdasarkan jadwalnya Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama dengan Forkopimda Tuban juga akan hadir, meski jadwal kick off pukul 21.00 Wib, masyarakat diperbolehkan datang lebih awal yakni pukul 19.00 WIB.

    Menurut Kepala Satpol PP dan Damkar Gunadi mengungkapkan, persiapan untuk nobar nanti malam pihaknya akan menerjunkan 40 personel untuk keamanan di Tuban Abirama dan sekitarnya.

    “Kemudian ditambah keamanan dari Polsek Kota dan Jenu,” terang Gunadi.

    Masih kata Gunadi, keamanan akan dilakukan secara terbuka dan tertutup, karena lokasi Tuban Abirama berada di pinggir jalan nasional dan tidak memiliki pintu masuk atau pagar.

    “Pengamanan akan dilakukan di luar dan di dalam kawasan Tuban Abirama,” bebernya.

    Selain itu, pihaknya juga mewanti-wanti ketika ada masyarakat yang membawa petasan, sajam, atau minuman keras, sehingga bakal dilakukan pengecekan oleh petugas keamanan.

    “Saya yakin tidak hanya supporter saja yang datang, namun juga masyarakat yang ingin menikmati suasana Tuban Abirama di waktu malam,” ungkap Gunadi.

    Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pada DLHP Tuban, Imam Isdarmawan juga menambahkan, bahwa pihaknya melakukan rekayasa lalulintas. Adapun penutupan jalan dilakukan dari simpang 4 patung Letda Sucipto ke utara. Sedangkan, untuk lalulintas arah Surabaya-Semarang akan dialihkan ke Letda Sucipto.

    “Untuk kantong parkir disediakan di lapangan depan kantor PDI-P Tuban sebelah utara halaman kantor LLAJ. serta, di sepanjang Jalan Teuku Umar dari sisi barat,” ujar Imam sapanya.

    Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak memarkir kendaraannya di sepanjang pintu utara dan barat Tuban Abirama. Tak hanya itu warga sekitar juga diperbolehkan membuka parkir asalkan masih di wilayah pemukiman, tidak di jalan nasional.

    “Masyarakat boleh-boleh saja membuka lahan parkir asal jangan di jalan nasional tidak boleh,” pungkasnya. [ayu/ted]

  • Sekda Tuban dan Sentra Margo Laras Kemensos Kucurkan Bantuan Disabilitas

    Sekda Tuban dan Sentra Margo Laras Kemensos Kucurkan Bantuan Disabilitas

    Tuban (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bersama Sentra Margo Laras Kementerian Sosial (Kemensos) di Pati kucurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Kluster Penyandang Disabilitas di ruang Dandang Wacana Setda Tuban.

    Adapun Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana bersama didampingi Kepala Sentra Margo Laras Pati, Proboretno Kuncororini menyerahkan bantuan secara seremonial untuk Atensi kepada penerima manfaat.

    Sekda Tuban Budi Wiyana mengatakan bahwa Pemkab Tuban di bawah kepemimpinan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky ini selalu memberikan perhatian terhadap keberadaan PMKS, utamanya penyandang disabilitas.

    “Hingga Saat ini kami terus melakukan pendataan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan penyandang disabilitas di Kabupaten Tuban,” terang Budi Wiyana.

    Pria yang akrab disapa Budi ini juga menambahkan,
    data yang telah dikumpulkan tersebut nantinya akan menjadi data terpadu untuk digunakan sebagai dasar penetapan kebijakan. Mengingat setiap PMKS maupun penyandang disabilitas memerlukan penanganan khusus.

    Maka dari itu, pihaknya menegaskan bahwa dukungan TKSK maupun pendamping sosial lainnya sangat diperlukan guna pemutakhiran data yang ada, selain itu untuk penyaluran bantuan, Pemkab Tuban juga mengupayakan adanya program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi.

    “Potensi yang dimaksud diantaranya, kursus menjahit, sulam, pijat maupun kemampuan lainnya,” kata dia.

    Ia berharap dengan bantuan yang diberikan ini mampu menjadikan PMKS bisa mandiri, baik untuk mengurus dirinya bahkan mendukung ekonomi keluarga penerima manfaat.

    “Kami juga sampaikan terima kasih atas kepedulian dan perhatian Sentra Margo Laras Kemensos terhadap PMKS dan penyandang disabilitas di Kabupaten Tuban. Kedepannya, kerjasama semacam ini diharapkan dapat terus dijalankan dan ditingkatkan, baik penerima maupun jenis bantuan,” tutup Sekda.

    Sementara itu, Kepala Sentra Margo Laras Kemensos di Pati, Proboretno Kuncororini mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyalurkan sejumlah bantuan Atensi kluster penyandang disabilitas di kabupaten Tuban dengan berbagai jenis bantuan seperti alat bantu kursi roda dan walker.

    “Selain itu juga ada bantuan tongkat penuntun adaptif sebanyak 25 paket, paket nutrisi sebanyak 58 paket, bantuan kewirausahaan sebanyak 57 penerima manfaat,” terang Proboretno Kuncororini.

    Perempuan berhijab ini juga menyampaikan bahwa proses penyaluran dilakukan selama 2 hari ke depan sejak 24-25 April 2024 dan diserahkan kepada penerima, yang mana sebelumnya telah melakukan verifikasi dan validasi atas usulan calon penerima yang diusulkan oleh Dinsos setempat.

    “Data yang diterima dilakukan pendataan lanjutan dan assessment untuk selanjutnya dilakukan proses penyaluran bantuan,” ungkap dia.

    Sehingga ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu mempermudah mobilitas penyandang disabilitas sehari-hari. Sehingga, memotivasi penyandang disabilitas untuk kian berdaya dan mandiri.

    “Kalau untuk bantuan kewirausahaan yang dapat menjadi stimulus bagi penerima manfaat semoga dapat dimaksimalkan menjadi salah satu pendapatan bulanan,” pungkasnya. [ayu/aje]

     

  • Bareng Halal Bihalal, DPRD Terima LKPJ Bupati Tuban 2023

    Bareng Halal Bihalal, DPRD Terima LKPJ Bupati Tuban 2023

    Tuban (beritajatim.com) – DPRD Tuban menerima penyerahan Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2023 dari Bupati Aditya Halindra Faridzky. Acara tersebut digelar bersamaan dengan Halal Bihalal DPRD Tuban.

    Ketua DPRD Tuban H.M. Miyadi mengatakan, sebetulnya ini agenda rapat paripurna penyerahan LKPJ akhir tahun 2023, namun kita agendakan pula halal bihalal DPRD Tuban bersama Pemkab.

    “Karena sebagai manusia sudah menjadi ketetapan akan memiliki kesalahan, kekhilafan, dan kekurangan. Sehingga, kita barengkan acara rapat paripurna ini sekaligus halal bihalal,” ujar Miyadi.

    Ia juga memberikan apresiasi atas capaian target kinerja OPD dan penghargaan yang ditorehkan baik di tingkat provinsi maupun nasional dan capaian tersebut hendaknya dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan.

    “Lalu, bagi OPD yang belum memenuhi target kinerja dapat dievaluasi dan diberikan pendampingan,” imbuhnya.

    Sehingga, beberapa rekomendasi juga turut diberikan oleh DPRD Tuban untuk dapat ditindaklanjuti oleh Pemkab Tuban. Sebab, perlu adanya peningkatan layanan primer kesehatan dapat terus dengan cara promotif dan preventif.

    “Kami juga rekomendasikan adanya percepatan upaya pengentasan permasalahan sosial, diantara menekan angka kemiskinan, penurunan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Tuban,” paparnya.

    Selain itu, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia melalui penguatan sektor pendidikan. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas pendidik, dan penyesuaian kurikulum pendidikan dengan kondisi yang ada.

    “Rekomendasi itu dimaksudkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Tuban,” kata dia.

    Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky juga menyampaikan, permohonan maaf atas kesalahan dan kekhilafan selama memimpin Kabupaten Tuban selama 3 tahun terakhir.

    “Kami harap koordinasi dan kolaborasi dengan DPRD kabupaten Tuban menjadi program pembangunan berjalan on the track dan tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” imbuhnya.

    Kemudian, bertepatan dengan halal bihalal dan juga ulang tahun Ketua DPRD Tuban, Mas Lindra sapanya mengucapkan selamat ulang tahun dan turut mendoakan agar selalu diberikan kesehatan dan sukses selalu.

    “Kami juga berharap wujud kolaborasi lintas sektoral ini harus dapat dijadikan motivasi untuk bekerja lebih baik untuk mensejahterakan masyarakat,” tutup Mas Lindra. [ayu/beq]

  • Bupati Tuban Mas Lindra Diceburkan ke Kolam

    Bupati Tuban Mas Lindra Diceburkan ke Kolam

    Tuban (beritajatim.com) – Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky atau Mas Lindra diceburkan ke kolam taman yang ada di Pendapa Krido Manunggal, Rabu (17/4/2024). Itu dilakukan dalam rangka ulang tahun Mas Lindra yang ke-32 sekaligus halal bihalal.

    Jajaran Forkopimda Tuban kompak mengerjai bupati. Mereka kemudian menggotong Lindra ke bibir kolam dan menceburkannya. Sebelumnya, Mas Lindra diberikan kue ulang tahun yang dibawa oleh anggota Sat Lantas Polres Tuban.

    Setelah itu, dari arah belakang Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban Armen Wijaya menyiram tepung. Hal yang sama dilakukan oleh Ketua DPRD Tuban H. Miyadi serta Kapolres Tuban AKBP Suryono, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban Budi Wiyana.

    Keseruan dilanjutkan saat Bupati Tuban digendong oleh Dandim 0811 Letkol Infanteri Suhada Erwin, Kepala Bank Jatim Cabang Tuban Suyatno, Kasat Lantas AKP Ayip Rizal dan Kalapas Tuban Edi Kuhen. Selanjutnya, byuuur..Mas Lindra diceburkan ke kolam.

    Seketika, semuanya tertawa berderai. Bahkan, jajaran pegawai Pemkab Tuban yang melihat secara langsung Bupati Tuban kelahiran 15 April 1992 itu diceburkan di kolam, turut dalam gelak tawa. Nuansa begitu hangat dan penuh kekeluargaan. Lalu dilanjut foto bersama.

    Usai menerima kue ulang tahun, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengucapkan terimakasih kepada semuanya dan mengucapkan minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir dan batin.

    Sementara itu, Sekda Tuban Budi Wiyana usai memimpin halal bihalal pegawai Pemkab Tuban juga memberikan apresiasi kepada seluruh undangan. “Memang ada beberapa pegawai yang tidak hadir, karena memang lepas jaga shift, sakit, dan sedang cuti,” terang Budi Wiyana.

    Menurutnya, kehadiran pegawai di apel pagi kali ini menjadi bukti kesiapan pegawai Pemkab Tuban dalam melaksanakan tugas pemerintahan maupun pelayanan publik. “Kami berharap semangat tersebut terus dijaga hingga tuntasnya program pembangunan di Kabupaten Tuban,” paparnya.

    Ia juga menginstruksikan agar personel Pemkab Tuban tancap gas sejak hari pertama masuk kerja ini. Artinya, program kerja yang telah disusun hendaknya dapat dilakukan upaya percepatan untuk mengejar hasil.

    “Target kinerja yang sempat tertunda saat cuti Lebaran dapat langsung dikejar mulai hari pertama. Kami juga minta aparatur Pemkab Tuban melakukan pendataan program kerja yang tertinggal dan segera menemukan solusinya,” tutup Budi Wiyana. [ayu/suf]

  • 191 Orang Ikuti Program Balik Mudik Gratis Oleh Pemkab Tuban

    191 Orang Ikuti Program Balik Mudik Gratis Oleh Pemkab Tuban

    Tuban (beritajatim.com) – Sebanyak 191 orang mengikuti program balik mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam rangka momen lebaran tahun 2024.

    Adapun jalur pemberangkatan pemudik dari Tuban balik ke Jakarta, Surabaya dan Malang ini diberangkatkan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik Didik Purwanto, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Bambang Irawan, serta Kasatlantas Polres Tuban AKP Ayip Rizal, di halaman kantor Pemkab Tuban.

    Menurut Didik Purwanto, bahwa program balik mudik gratis ini diikuti sebanyak 191 pemudik yang rata-rata berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Tuban, dengan tujuan Jakarta, Surabaya dan Malang.

    “Program ini diinisasi oleh Mas Bupati, dengan harapan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan mudik gratis dengan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman sampai kota tujuan,” kata Didik sapaannya. Minggu (14/04/2024).

    Lanjut, Didik juga turut menyampaikan salam dari Mas Bupati Aditya Halindra Faridzky yang berhalangan hadir, pesannya semoga semuanya diberikan kelancaran untuk balik mudiknya ke kota perantauan.

    Senada dengan Kepala DLHP Tuban Bambang Irawan juga menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah membantu masyarakat yang kesulitan dana untuk melaksanakan balik mudik ke kota perantauan.

    “Terlebih untuk tiga kota tujuan, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Malang, sehingga kami menyediakan 3 armada bus,” ujar Bambang Irawan.

    Pihaknya juga berterimakasih kepada PemprovJatim yang telah membantu satu tambahan armada bus, jadi sebelumnya Pemkab Tuban menyediakan dua bus, lalu satu dari Provinsi.

    “Insya Allah program ini akan terus dilaksanakan, harapannya semoga tahun depan makin banyak yang memanfaatkan,” imbuhnya.

    Sementara itu, salah satu pemudik asal Karang Indah Tuban bernama Airlangga yang akan balik ke Suarabaya ini mengaku senang, pasalnya ia sebagai mahasiswa bisa menghemat pengeluaran dalam biaya transportasi.

    “Alhamdulilah senang bisa hemat juga mbak, apalagi pas lebaran gini tarif bus yang biasanya naik 2 kali lipat kan,” tutup Airlangga. [ayu/aje]