Tag: Adi Hidayat

  • Tarif Ceramah Adi Hidayat dan Gus Miftah Disorot, Ternyata Segini Perbedaannya

    Tarif Ceramah Adi Hidayat dan Gus Miftah Disorot, Ternyata Segini Perbedaannya

    TRIBUNJATENG.COM – Nama Ustaz Adi Hidayat belakangan disorot usai pengunduran diri Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden.

    Ustaz Adi Hidayat disebut-sebut bakal menggantikan posisi Gus Miftah.

    Hal itu membuat warganet pun membandingkan mengenai beda tarif ceramah Gus Miftah dan tarif ceramah Ustaz Adi Hidayat.

    Lalu, berapakan beda tarif ceramah Gus Miftah dan tarif ceramah Ustaz Adi Hidayat?

    Tarif Gus Miftah

    Ustaz Adi Hidayat dikabarkan bakal menggantikan Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

    Diketahui Gus Miftah tidak pernah secara terbuka membahas mengenai tarif dakwahnya. 

    Ada narasi di media sosial X yang menyebutkan tarif ceramah Gus Miftah Rp 75 juta per 1,5 jam. 

    Namun, Gus Miftah menegaskan bahwa tarifnya disesuaikan dengan pihak yang mengundangnya. 

    Jika yang mengundang berasal dari kalangan pejabat atau figur publik, ia akan menetapkan harga. 

    Sebaliknya, untuk masyarakat ekonomi ke bawah, Gus Miftah kerap memberikan dakwahnya tanpa mematok bayaran.

    Gus Miftah juga dikenal sebagai salah satu pendukung Prabowo Subianto dalam kampanye Pemilihan Presiden 2024. 

    Ia aktif dalam beberapa kegiatan kampanye, termasuk acara istighosah hafidzah di Semarang pada 30 Desember 2023, di mana ia berkampanye bersama politisi Partai Golkar, Dico Ganinduto.

    Gus Miftah dengan terang-terangan memberikan dukungannya untuk pasangan Prabowo-Gibran, yang kini menjadi Wakil Presiden terpilih.

    Tarif ceramah Ustaz Adi Hidayat

    Banyak yang penasaran berapa tarif ceramah Ustaz Adi Hidayat.

    Namun Ustaz Adi Hidayat sempat mengaku bahwa dirinya tak pernah memasang tarif untuk berceramah.

    Menurutnya, selagi mampu, ia memastikan akan memenuhi undangan tanpa perlu memikirkan tarif ataupun fasilitas lainnya.

    Hal itu seperti yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat di YouTube Dakwah Islami.

    “Dalam buku di bagian tentang Taklim saya tuliskan, Anda kalau mau undang saya kemana menghubunginya, saya juga tuliskan dengan tulisan kapital ‘Tidak ada minta tarif, tidak ada. Tidak minta fasilitas’, datang ya datang,” pungkasnya.

    Biodata Ustaz Adi Hidayat

    Ustaz Adi Hidayat memiliki nama dan gelar Dr (HC) Adi Hidayat Lc MA lahir di Pandeglang, Banten pada 11 September 1984.

    Ia merupakan seorang alim ulama asal Indonesia yang menguasai isi kitab suci Alquran dan Hadis beserta letak barisnya.

    Tidak hanya mendalami Alquran, Ustadz Adi Hidayat juga menguasai ilmu hadis dan berbagai kitab agama beserta makna dan posisinya.

    Pada 2013, Ustaz Adi mendirikan Quantum Akhyar Institute dan tiga tahun berikutnya ia mendirikan Akhyar TV sebagai media dakwah utama.

    Ia aktif menjadi narasumber keagamaan baik taklim, seminar, dan sebagainya.

    Tidak hanya berdakwah, Ustaz Adi Hidayat juga aktif menulis dan telah memiliki beberapa karya dalam bahasa Arab dan Indonesia.

    Ustaz Adi Hidayat memulai pendidikan dini di TK Pertiwi Pandeglang tahun 1989 dan lulus dengan predikat siswa terbaik.

    Lulus dari pendidikan dini, Ustaz Adi Hidayat melanjutkan pendidikan dasar di SDN Karaton 3 Pandeglang hingga kelas 3 dan beralih ke SDN III Pandeglang di kelas 4 hingga 6.

    Meski berpindah, Ustaz Adi tetap mengukir prestasi yang sama di kedua sekolah dasar tersebut sebagai siswa terbaik.

    Bahkan, Ustaz Adi ditempatkan dalam kelas unggulan yang menghimpun seluruh siswa terbaik tingkat dasar di Kabupaten Pandeglang.

    Dia menjadi siswa teladan di peringkat pertama.

    Dalam proses pendidikan dasar, Adi Hidayat kecil juga disekolahkan oleh kedua orang tuanya ke Madrasah Salafiyyah Sanusiyyah Pandeglang.

    Pagi hari ia sekolah umum, siang hingga sore ia sekolah agama.

    Di madrasah ini, ia juga menjadi siswa berprestasi dan didaulat sebagai penceramah cilik dalam setiap sesi wisuda santri.

    Tahun 1997, lulus dari pendidikan dasar, ia melanjutkan pendidikan menengah Tsanawiyyah hingga Aliyah di Ponpes Darul Arqam Muhammadiyyah Garut.

    Ponpes yang memadukan pendidikan agama dan umum secara proporsional dan telah mencetak banyak alumni yang berkiprah di tingkat nasional dan internasional.

    Pendidikannya di Ponpes inilah yang membuatnya memiliki bekal dasar utama dalam berbagai disiplin pengetahuan, baik umum maupun agama.

    Guru utama Ustaz Adi Hidayat adalah Buya KH Miskun as-Syatibi.

    Orang yang paling berpengaruh dalam menghadirkan kecintaannya pada Alquran dan pendalaman pengetahuan.

    Selama masa pendidikan ia meraih banyak penghargaan baik di tingkat pondok, Kabupaten Garut, hingga Provinsi Jawa Barat, khususnya dalam hal syarh Alquran.

    Di tingkat II Aliyah Ustaz Adi pernah menjadi utusan termuda dalam program Daurah Tadribiyyah dari Universitas Islam Madinah di Ponpes Taruna Alquran Yogyakarta.

    Ustaz Adi Hidayat juga sering kali dilibatkan pamannya, KH Rafiuddin Akhyar, pendiri Dewan Dakwah Islam Indonesia di Banten untuk terlibat dalam misi dakwah di wilayah Banten.

    Ustaz Adi Hidayat lulus dengan predikat santri teladan dalam 2 bidang sekaligus (agama dan umum) serta didaulat menyampaikan makalah ilmiah ‘Konsep ESQ dalam Alquran’ di hadapan tokoh pendidikan M Yunan Yusuf.

    Tahun 2003, ia mendapat undangan PMDK dari Fakultas Dirasat Islamiyyah (FDI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang bekerja sama dengan Universitas Al-Azhar Kairo hingga akhirnya diterima.

    Tahun 2005, ia mendapat undangan khusus untuk melanjutkan studi di Kuliyya Dakwah Islamiyyah Libya, meskipun harus meninggalkan program FDI dengan raihan IPK 3,98.

    Di Libya, Adi Hidayat belajar intensif berbagai disiplin ilmu baik terkait dengan Alquran, Hadis, Fiqh, Ushul Fiqh, Tarikh, Lughah, dan sebagainya.

    Ustaz Adi Hidayat juga aktif mengikuti dialog internasional bersama para pakar lintas agama, mengisi berbagai seminar, termasuk acara tsaqafah Islâmiyyah di channel at-tawâshul TV Libya.

    Awal tahun 2011, Ustaz Adi kembali ke Indonesia dan mengasuh Ponpes Alquran Al-Hikmah Lebak Bulus.

    Dua tahun kemudian dia berpindah ke Bekasi dan mendirikan Quantum Akhyar Institute, yayasan yang bergerak di bidang studi Islam dan pengembangan dakwah.

    Pada tahun 2016, Ustaz Adi Hidayat mendirikan Akhyar TV sebagai media dakwah utama.

    Kini, Ustaz Adi Hidayat aktif menjadi narasumber keagamaan baik taklim, seminar, dan sebagainya.

    Ustaz Adi Hidayat juga giat menulis dan telah melahirkan karya dalam bahasa Arab dan Indonesia kurang lebih sebanyak 12 karya.

    Riwayat Pendidikan

    – S1 Kulliyyah Dakwah Islamiyyah, Tripoli, Libya (2005 – 2009)

    – S2 International Islamic Call College, Tripoli, Libya

    – Doktor honoris causa dalam bidang sains, kerja profesional kebudayaan, dan diseminasi di masyarakat Arab dari International Astrolabe University, atau dalam bidang pelayanan masyarakat dan dakwah Islam internasional dari Passion International University of America (2019)

    – Doktor honoris causa dalam bidang manajemen pendidikan Islam dari Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (2023). (*)

     

  • Ustaz Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden

    Ustaz Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden

    Jakarta: Ustaz Adi Hidayat (UAH) akhirnya mengklarifikasi terkait isu yang beredar bahwa ia akan menggantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

    Melalui unggahan di kanal YouTube resminya, UAH dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta.

    “Terkait dengan isu ditetapkannya, diresmikannya, diangkatnya sebagai Stafsus Presiden, melalui video ini, saya ingin menyampaikan bahwa isu dimaksud tidak benar adanya,” kata Ustaz Adi Hidayat, seperti dilihat dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, Kamis, 12 Desember 2024.

    UAH mengakui bahwa isu tersebut telah membuatnya menerima banyak ucapan selamat dan pertanyaan dari berbagai pihak. Namun, ia kembali menegaskan bahwa informasi itu tidak benar. 

    “Sekali lagi isu yang dimaksud, penetapan, pelantikan apapun diksinya terkait stafsus itu tidaklah benar,” sambungnya.

    Ustaz Adi Hidayat menyakini banyak sosok yang lebih pantas untuk mengemban jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden ketimbang dirinya.

    “Saya berkeyakinan, banyak orang yang lebih baik, banyak orang yang lebih pantas dan berwawasan dengan posisi yang dimaksud,” lanjutnya.

    Ia juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto mempunyai hak penuh untuk menentukan siapa yang terbaik untuk menjadi utusannya.

    “Bapak Presiden dengan kepemilikan hak prerogatif penuh akan lebih dapat menentukan yang lebih baik dan lebih berkualitas dibanding kami,” tambahnya.

    Jakarta: Ustaz Adi Hidayat (UAH) akhirnya mengklarifikasi terkait isu yang beredar bahwa ia akan menggantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

    Melalui unggahan di kanal YouTube resminya, UAH dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta.
     
    “Terkait dengan isu ditetapkannya, diresmikannya, diangkatnya sebagai Stafsus Presiden, melalui video ini, saya ingin menyampaikan bahwa isu dimaksud tidak benar adanya,” kata Ustaz Adi Hidayat, seperti dilihat dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, Kamis, 12 Desember 2024.
     
    UAH mengakui bahwa isu tersebut telah membuatnya menerima banyak ucapan selamat dan pertanyaan dari berbagai pihak. Namun, ia kembali menegaskan bahwa informasi itu tidak benar. 
    “Sekali lagi isu yang dimaksud, penetapan, pelantikan apapun diksinya terkait stafsus itu tidaklah benar,” sambungnya.

    Ustaz Adi Hidayat menyakini banyak sosok yang lebih pantas untuk mengemban jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden ketimbang dirinya.
     
    “Saya berkeyakinan, banyak orang yang lebih baik, banyak orang yang lebih pantas dan berwawasan dengan posisi yang dimaksud,” lanjutnya.

    Ia juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto mempunyai hak penuh untuk menentukan siapa yang terbaik untuk menjadi utusannya.

    “Bapak Presiden dengan kepemilikan hak prerogatif penuh akan lebih dapat menentukan yang lebih baik dan lebih berkualitas dibanding kami,” tambahnya.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (WAN)

  • Isu Politik Terkini: Saksi RK-Suswono Tolak Tandatangani Hasil Rekapitulasi hingga Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah

    Isu Politik Terkini: Saksi RK-Suswono Tolak Tandatangani Hasil Rekapitulasi hingga Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah

    Jakarta, Beritasatu.com – Berbagai isu politik terkini mewarnai pemberitaan Beritasatu.com sepanjang Rabu (11/12/2024) hingga pagi ini. Saksi RK-Suswono tolak tandatangani hasil rekapitulasi. Kemudian, ustaz Adi Hidayat (UAH)  bantah gantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo, hingga tanggapan Bahlil tentang senior Golkar terlibat dualisme PMI.

    Berikut lima isu politik terkini yang masih menarik perhatian pembaca Beritasatu.com:

    Saksi RK-Suswono Tolak Tandatangani Hasil Rekapitulasi, Apakah Sah? Ini Aturan Hukumnya

    Proses rekapitulasi suara Pilkada Jakarta 2024 berlangsung dengan dinamika yang cukup menarik. Dua saksi pasangan calon (paslon) menolak menandatangani hasil rekapitulasi. Namun, bagaimana aturan hukum menolak menandatangani hasil rekapitulasi?

    Penolakan tersebut datang dari saksi paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK)-Suswono, serta saksi paslon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

    Ustaz Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo

    Pendakwah ustaz Adi Hidayat atau UAH  membantah isu dirinya akan menggantikan Gus Miftah Maulana Habiburrahman sebagai utusan khusus presiden bidang kerukunan beragama dan pembinaan sarana keagamaan.

    Hal itu disampaikan Adi Hidayat terkait viralnya isu sebagai pengganti Gus Miftah di jabatan utusan Presiden Prabowo Subianto bidang keagamaan, bahkan UAH gantikan Gus Miftah sebagai utusan Presiden Prabowo Subianto bidang keagamaan. 

    Indeks HAM 2024 Turun, Setara Institute Beri Rekomendasi untuk Presiden Prabowo Subianto

    Setara Institute mengungkap indeks HAM 2024 mengalami penurunan ketimbang tahun lalu. Sejumlah rekomendasi pun diberikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

    Direktur Eksekutif Setara Institute Halili Hasan mengatakan, penurunan indeks HAM terjadi pada aspek hak sipil dan politik. Pada tahun ini memperoleh 2,9 atau turun 0,1 dibanding pada 2023.

    Rabu Pagi, MK Terima 240 Gugatan Permohonan Perkara Pilkada 2024

    Isu politik terkini lainnya, yaitu sebanyak 240 gugatan permohonan perselisihan hasil Pilkada 2024 atau perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHP kada) 2024 sudah masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK).

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, Rabu (11/12/2024) pukul 08.00 WIB di situs mkri.id, dari 240 gugatan Pilkada 2024, sebanyak 115 permohonan gugatan secara online dan 125 permohonan secara offline. Permohonan terdiri dari gugatan perselisihan gubernur, bupati dan wali kota.

    Senior Golkar Terlibat Dualisme PMI, Bahlil: No Comment

    Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia enggan mengomentari soal dualisme kepemimpinan di Palang Merah Indonesia (PMI) antara dua politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla dan Agung Laksono.

    “No comment,” kata Bahlil usai berpidato dalam acara bimbingan teknis (bimtek) anggota DPR dan DPRD Fraksi Partai Golkar (FPG) 2024-2029 dari seluruh Indonesia di Jakarta, Rabu (11/12/2024).

    Demikian isu politik terkini yang masih menjadi fokus pembaca. Selain itu, masih banyak berita menarik dan update terkini lainnya yang dapat dibaca di Beritasatu.com.

  • Hukum Mengucapkan Selamat Natal Bagi Umat Islam Apakah Diperbolehkan? Begini Pendapat Para Ustaz

    Hukum Mengucapkan Selamat Natal Bagi Umat Islam Apakah Diperbolehkan? Begini Pendapat Para Ustaz

    TRIBUNJAKARTA.COM – Ketahui bagaimana hukum mengucapkan Selamat Natal bagi umat Islam, benarkah diperbolehkan?

    Umat Kristiani sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Natal pada 25 Desember 2024.

    Banyak orang, selebriti, hingga para tokoh turut mengucapkan Selamat Natal kepada yang merayakan.

    Namun, bagaimana dengan umat muslim? Bagaimana hukum mengucapkan Selamat Natal bagi umat Islam?

    Natal adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahun pada tanggal 25 Desember.

    Hari Raya Natal merupakan peryaan untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus.

    Penjelasan mengenai hukum umat Muslim mengucapkan Selamat Natal sebenarnya sudah dijelaskan sejumlah ulama.

    Ilustrasi. (pexels.com)

    Ada yang mengharamkan dan ada pula yang membolehkan namun dengan syarat tertentu.

    Berikut ini hukum mengucapkan Selamat Natal menurut para ustaz:

    Ustaz Adi Hidayat

    Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa hukum mengucapkan selamat Hari Natal bagi umat Muslim adalah haram.

    “Hukum mengucapkan ucapan selamat, ingat baik-baik, hukum mengucapkan selamat pada agama lain di luar agama kita di luar keimanan kita sebagai Muslim, itu tidak diperkenankan,” kata Ustadz Adi Hidayat.

    “Haram hukumnya mengucapkan selamat, misalnya A selamat B yang dalam selamat itu ada unsur pengakuan. Awas, ada unsur pengakuan, ada ‘din’ selain Islam atau agama yang dibenarkan selain Islam. Itu adalah wilayah keimanan kita,” ujarnya.

    Ustaz Abdul Somad

    Menurut Ustadz Abdul Somad dalam video ceramahnya yang diunggah channel Youtube Mustami’ Media, orang yang mengucapkan selamat Hari Natal berarti sudah mengakui tiga hal.

    Pertama, mengakui Isa adalah anak Tuhan. Kedua, mengakui Isa lahir pada tanggal 25 Desember. Terakhir, mengakui Isa mati disalib.

    “Ketiga-tiganya ini dibantah oleh Alquran,” terang Ustadz Abdul Somad.

    “Kafirlah orang-orang yang mengatakan Isa trinitas dan anak Tuhan. Tentang Isa lahir 25 Desember juga dibantah,” lanjutnya.

    Pada saat Isa kekurangan makanan, kata Ustadz Abdul Somad, Allah memerintahkan untuk mengguncang pohon kurma. Kurma-kurma mengkal pun berjatuhan.

    “Kurma mengkal ada di musim panas bulan Juli hingga Agustus,” kata Ustadz Abdul Somad.

    Ustadz Abdul Somad menjelaskan, Isa lahir saat kambing-kambing sedang digembalakan di padang rumput.

    “Sedangkan di bulan 12 rumput tidak tumbuh karena tertutup salju,” ujarnya.

    “Maka 25 Desember bukan kelahiran Isa tapi Hari Raya merayakan Dewa Mitra atau Dewa Matahari yang diambil oleh Kaisar Konstantin dari Konstantinopel,” lanjutnya.

    Begitu pula soal Isa yang mati disalib. Ustadz Abdul Somad mengatakan, sosok yang disalib adalah orang yang dibuat menyerupai Isa.

    Ustaz kondang ini menambahkan, meski mengucapkan selamat Hari natal tidak diperbolehkan, namun bukan berarti membatasi hubungan dengan umat Kristiani.

    “Saya punya kawan Kristen, dalam hubungan baik, dalam masalah ngasih makanan, masalah beri pakaian, oke,” terangnya.

    “Tapi kalau sudah terkait dengan akidah, ‘wa lā ana ‘ābidum mā ‘abattum wa lā antum ‘ābidụna mā a’bud lakum dīnukum wa liya dīn’ (dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah, Untukmu agamamu, dan untukku agamaku),” kata Ustadz Abdul Somad.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Isu Politik Terkini: Saksi RK-Suswono Tolak Tandatangani Hasil Rekapitulasi hingga Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah

    Ustaz Adi Hidayat Bantah Gantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo

    Jakarta, Beritasatu.com – Pendakwah ustaz Adi Hidayat (UAH) membantah isu dirinya akan menggantikan Gus Miftah Maulana Habiburrahman sebagai utusan khusus presiden bidang kerukunan beragama dan pembinaan sarana keagamaan.

    Hal itu disampaikan Adi Hidayat terkait viralnya isu bahkan UAH gantikan Gus Miftah sebagai utusan Presiden Prabowo Subianto bidang keagamaan. 

    Dalam video klarifikasi yang diunggah di kanal YouTube Adi Hidayat Official, UAH mengaku sampai mendapatkan ucapan selamat dari orang-orang karena dikira dirinya benar-benar dilantik sebagai utusan presiden menggantikan Gus Miftah.

    “Melalui video ini saya ingin menyampaikan bahwa isu dimaksud tidak benar adanya,” kata Adi Hidayat, Rabu (11/12/2024).

    Menurut Adi Hidayat, banyak orang yang lebih pantas untuk menjadi utusan presiden ketimbang dirinya. Presiden Prabowo Subianto, kata dia, punya hak menentukan siapa yang terbaik menjadi utusannya.

    “Bapak Presiden dengan kepemilikan hak prerogatif penuh akan lebih dapat menentukan,” ujar Adi Hidayat terkait isu dirinya menggantikan Gus Miftah.

    Adi Hidayat mengatakan dirinya tetap bersemangat mendoakan terbaik bagi negara dan bangsa, serta mendukung program-program pemerintahan Prabowo.

    Adi Hidayat juga mengklarifikasi soal viralnya penggalangan dana mengatasnamakan dirinya setelah heboh kasus Gus Miftah dengan penjual es teh Sunhaji.

    “Saya tidak pernah melakukan penggalangan dana dimaksud. Itu bukan akun kami. Kami hanya punya satu akun di media sosial Adi Hidayat Official,” katanya.

    Adi Hidayat meminta aparat penegak hukum bisa bertindak jika kegiatan penggalangan dana itu dirasa melanggar hukum. 

    Diketahui, Gus Miftah Maulana mengundurkan diri dari jabatan utusan khusus presiden bidang kerukunan beragama dan pembinaan sarana keagamaan, setelah viral diduga menghina penjual es teh Sunhaji.

    Presiden Prabowo kini sedang mencari sosok yang akan mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan Miftah Maulana. Kemudian viral Adi Hidayat akan menggantikan Gus Miftah sebagai utusan presiden.

  • Ustadz Adi Hidayat Tegaskan Tidak Ada Penggalangan Dana untuk Sunhaji Penjual Es Teh Viral

    Ustadz Adi Hidayat Tegaskan Tidak Ada Penggalangan Dana untuk Sunhaji Penjual Es Teh Viral

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pendakwah ternama Ustadz Adi Hidayat (UAH) akhirnya angkat bicara terkait isu penggalangan dana yang dikaitkan dengan namanya untuk membantu Sunhaji, penjual es teh yang belakangan viral.

    Dalam video terbaru yang diunggah di kanal YouTube Adi Hidayat Official, UAH menepis kabar tersebut dan memastikan bahwa pihaknya tidak pernah membuka donasi apa pun untuk Sunhaji, seperti yang disebutkan dalam beberapa akun di media sosial.

    “Kami melihat ada beberapa akun di Instagram yang melakukan penggalangan donasi atas nama seorang figur yang sempat viral, terkait dengan Pak Fulan penjual es teh itu. Akun-akun tersebut seolah-olah membawa nama kami,” kata UAH, Selasa (10/12/2024).

    Dalam pernyataannya, UAH menegaskan bahwa akun-akun yang mengatasnamakan dirinya untuk penggalangan dana adalah palsu.

    “Saya ingin menegaskan bahwa saya tidak pernah melakukan penggalangan donasi seperti itu. Itu bukan akun kami. Sekali lagi, itu bukan akun kami. Kami hanya memiliki satu akun resmi di Instagram, yaitu @Adihidayatofficial,” jelasnya.

    UAH juga menegaskan bahwa segala aktivitas penggalangan dana di luar akun resminya sepenuhnya berada di luar tanggung jawabnya. Ia memberikan arahan kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

    “Silakan kepada pihak-pihak yang merasa ada singgungan tertentu untuk mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Saya juga mempersilakan pihak berwajib menindaklanjuti hal-hal yang dicurigai tidak sesuai dengan norma-norma hukum,” ujar UAH.

  • Ustadz Adi Hidayat Tegaskan Tidak Ada Penggalangan Dana untuk Sunhaji Penjual Es Teh Viral

    UAH Bantah Isu Gantikan Gus Miftah di Istana: Banyak Orang yang Lebih Pantas

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ustaz Adi Hidayat (UAH) menegaskan bahwa kabar dirinya ditunjuk sebagai Staf Khusus (Stafsus) Presiden menggantikan Gus Miftah adalah tidak benar.

    Pernyataan ini ia sampaikan menyusul beredarnya isu tersebut di media sosial dan grup WhatsApp yang sempat menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat.

    “Beberapa mengucapkan selamat dan doa terkait dengan isu ditetapkannya, diresmikannya, diangkatnya sebagai stafsus Presiden,” ujar UAH dikutip pada Rabu (11/12/2024).

    UAH menegaskan bahwa kabar tersebut hanyalah isu belaka dan tidak memiliki dasar kebenaran.

    “Saya ingin menyampaikan bahwa isu yang dimaksud tidak benar adanya,” ucapnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden yang memiliki hak prerogatif penuh dalam menentukan staf khusus.

    “Saya berkeyakinan bahwa banyak orang-orang yang lebih baik, pantas, berwawasan, dengan posisi dimaksud dan tentu bapak Presiden dengan kepemilikan hak prerogatif penuh akan lebih dapat menentukan,” UAH menuturkan.

    Kata tokoh Muhammadiyah ini, dengan adanya klarifikasi terkait, maka narasi atau informasi yang beredar bisa diluruskan.

    “Kita tetap bersemangat mendoakan persatuan dan kebaikan-kebaikan yang mungkin kita bisa kerjakan secara kolektif,” imbuhnya.

    Ia kemudian menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah mendampingi masyarakat dan umat, sembari mendukung setiap program pemerintah yang membawa kesejahteraan dan keadilan sosial.

    “Siapapun yang memerintah akan terasa lebih nyaman, baik, untuk mendukung setiap program-program positif yang mensejahterakan, berkeadilan sosial, dan bermanfaat untuk kita,” tandasnya.

  • Ramai Isu Ustaz Adi Hidayat Gantikan Gus Miftah setelah Komentari Nasib Sunhaji

    Ramai Isu Ustaz Adi Hidayat Gantikan Gus Miftah setelah Komentari Nasib Sunhaji

    GELORA.CO  – Ramai di media sosial nama Ustaz Adi Hidayat disebut-sebut bakal menggantikan posisi Miftah Maulana atau Gus Miftah yang mundur dari posisi Utusan Khusus Presiden.

    Miftah baru saja mundur dari Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan setelah tersandung kasus penghinaan terhadap penjual es.

    Mundurnya Miftah membuat publik bertanya-tanya tentang sosok pengganti pendakwah itu.

    Kemudian, muncullah nama Ustaz Adi Hidayat di media sosial yang disebut bakal menggantikan Miftah Maulana.

    Kendati demikian, sampai saat ini belum diketahui secara pasti kebenaran soal isu ini.

    Isu ini kian berkembang terlebih setelah Ustaz Adi Hidayat ikut mengomentari kasus yang sedang dialami Miftah Maulana.

    Melansir TribunJabar.id, dalam sebuah acara Kajian di Masjid An-Nur Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (10/12/2024), Ustaz Adi Hidayat membahas soal keajaiban Allah SWT kepada hambanya.

    Dalam kasus Miftah Maulana dan penjual es bernama Sunhaji, Ustaz Adi Hidayat menyebut Allah memberikan kemuliaan bagi hambanya..

    Bagi Sunhaji, Allah angkat nasib dan ekonominya.

    Sementara bagi Miftah Maulana, Allah mengangkat hidupnya melalui pendidikan untuk introspeksi diri.

    Dari kasus tersebut, Ustaz Adi Hidayat mengaku menjadi lebih banyak memuji Allah SWT.

    “Saya malah jadi banyak memuji Allah tuh, yang kemarin rame-rame itu. Saya memuji Allah, luar biasa masya Allah ya. Subhanallah, takdir Allah begitu luar biasa,” kata Ustaz Adi Hidayat.

    “Di satu sisi Allah memuliakan yang satu, diangkat jadi baik, merubah nasibnya dan cara itu pun mengangkat lagi derajat hamba yang lainnya untuk mengoreksi keadaan dirinya menjadi lebih baik.”

    Menurut Ustaz Adi Hidayat, hikmah dari kasus tersebut bahwa Allah juga memuliakan Miftah Maulana dengan cara mengoreksi diri untuk menjadi lebih baik.

    “Kemudian diangkat lagi dengan cara apa, diberikan pendidikan dengan cara yang lain, supaya bisa mengatur diri lagi, berubah menjadi lebih baik lagi, itu kan mahal, yang belum tentu didapatkan tidak dengan keadaan yang dialaminya.”

    “Jadi dua-duanya diberikan kebaikan dengan jalan yang berbeda,” katanya.

    Jawaban Gerindra

    Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membahas posisi Utusan Khusus Presiden yang kosong setelah ditinggal Miftah Maulana.

    Menurut Dasco, posisi tersebut bisa saja diisi oleh orang baru ataupun tidak.

    “Posisi itu boleh diisi dan boleh tidak diisi,” kata Dasco di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara Jakarta pada Jumat (6/12/2024) dilansir Kompas.com.

    Alasannya, kata Dasco, posisi Utusan Khusus Presiden berbeda dengan nomenklatur di Kabinet Merah Putih.

    “Sebenarnya kan kalau utusan khusus presiden itukan tidak seperti nomenklatur di kabinet yang kalau dia berhenti posisinya kemudian masuk di nomenklatur itu,” ujar Dasco.

    Posisi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu sejatinya dibuat karena Miftah Maulana dinilai memiliki perhatian terhadap toleransi umat beragama.

    “Nomenklatur itu kan dibuat karena memang Gus Miftah itu dia mempunyai perhatian yang besar terhadap toleransi umat beragama dan juga banyak keliling daerah dalam rangka kemudian dia juga banyak melapor soal sarana prasarana keagamaan yang kurang memadai banyak di daerah-daerah.”

    “Sehingga, kemudian dibuatlah utusan khusus presiden bidang toleransi kerukunan umat beragama dan prasarana keagamaan kan gitu. Sehingga posisi itu boleh diisi dan boleh tidak diisi, demikian,” kata Dasco

  • Segini Pajak Tahunan Mercy Eks Koruptor yang Dilelang KPK Mulai Rp 500 Jutaan

    Segini Pajak Tahunan Mercy Eks Koruptor yang Dilelang KPK Mulai Rp 500 Jutaan

    Jakarta

    KPK memajang Mercedes-Benz E 300 bekas koruptor yang akan dilelang mulai Rp 500 jutaan. Mobil itu ternyata punya pajak tahunan segini.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memamerkan moge hingga mobil bekas koruptor yang disita. Diketahui ada beberapa mobil dan moge yang dipajang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan itu. Jaksa Eksekusi KPK, Syarkiyah, menjelaskan barang-barang ini merupakan sampel dari keseluruhan barang sitaan dan rampasan dari para koruptor. Menurutnya, beberapa barang yang ditampilkan ini dirasa cukup memikat masyarakat.

    “Ini dalam rangka lelang Hakordia, supaya masyarakat bisa lihat barang-barang kita yang mau kita lelang kita ambil beberapa sampel yang kita bawa untuk acara Hakordia ini. Kita sesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan, kira-kira yang mana yang bisa kita bawa dan sedikit agak menjual,” kata Syarkiyah dikutip detikNews.

    Salah satunya mobil yang dipajang adalah Mercedes-Benz berkelir hitam. Mobil itu diketahui Mercedes-Benz tipe E300 AT lansiran tahun 2019. Mobil itu punya nilai wajar Rp 532.034.000 (Rp 500 jutaan). Uang jaminan yang disetorkan Rp 200 juta. Kalau kamu berminat, jangan lupa untuk menyiapkan budget pajak tahunannya.

    Ditelusuri tim detikOto dalam laman Informasi Data Kendaraan dan Pajak Kendaraan Bermotor Pemerintah Provinsi Jakarta, Mercy E300 itu terdaftar atas nama perusahaan. Sedan hitam itu tertulis atas nama perusahaan yakni PT Mitra Energi Buana.

    Diketahui STNK-nya masih berlaku hingga 26 Februari 2026. Namun demikian pajak tahunannya tercatat belum dibayar. Tertulis mobil ini besaran PKB Pokoknya Rp 20.274.500 dan SWDKLLJ sebesar Rp 143.000. Total pajak tahunan mobil ini sebesar Rp 20.417.500. Kendati demikian, lantaran ada denda SWDKLLJ, maka pajak tahunan yang harus dibayarkan sebesar Rp 20.517.500. Jadi, jika kamu memenangi lelang tersebut, jangan lupa sisihkan Rp 20 jutaan untuk bayar pajak tahunannya ya.

    Daftar Mobil dan Moge yang Dilelang KPK

    Adapun mobil yang dilelang bukan hanya Mercy. Berikut ini daftar mobil dan moge bekas koruptor yang bakal dilelang KPK.

    Mobil

    – Mercedes-Benz warna hitam tipe E 300 AT lansiran tahun 2019. Mobil itu punya nilai wajar Rp 532.034.000 (Rp 500 jutaan). Uang jaminan yang disetorkan Rp 200 juta.
    – Mercedes-Benz GLB 200 tahun 2020 punya nilai wajar Rp 477.565.000 (Rp 477 juta). Sementara itu uang jaminan yang harus disetorkan Rp 200 juta.
    – Lexus tahun 2016 nilai wajar Rp 1.008.240.000 (Rp 1 miliaran). Uang jaminan Rp 400 juta.
    – Jeep Wrangler Rubicon nilai wajar Rp 1.041.561.000. Uang jaminan Rp 400 juta
    – Cadillac Escalade tahun 2011 nilai wajar Rp 401.134.000. Uang jaminan Rp 150 juta
    – Hummer H3 tahun 2009 nilai wajar Rp 610.296.000. Uang jaminan Rp 250 juta.
    – Mini Cooper B-1031-WOD, nilai wajar Rp 370.898.000. Uang jaminan Rp 150 juta.
    – BMW Sedan B 1190 UAH tahun 2018 nilai wajar Rp 342.504.000. Uang jaminan Rp 150 juta
    – Mercedes-Benz B-911-DLA tahun 2018 nilai wajar Rp 345.617.000. Uang jaminan Rp 150 juta.
    – Mazda B-2170-UOB tahun 2019 nilai wajar Rp 155.818.000. Uang jaminan Rp 60 juta.
    – Chevrolet N-9117-RC tipe tidak disebutkan nilai wajar Rp 60.622.000. Uang jaminan Rp 25 juta.
    – Fargo nopol B-9033-QT nilai wajar Rp 262.599.000. Uang jaminan Rp 100 juta.
    – Jeep Willys nilai wajar Rp 94.626.000. Uang jaminan Rp 40 juta
    – Fortuner2.4 VRZ tahun 2019 nilai wajar Rp 255.384.000. Uang jaminan Rp 100 juta.
    – Baleno tahun 2018 nilai wajar Rp 111.778.000. Uang jaminan Rp 50 juta.

    Motor

    – Motor BMW nopol B 6830 WPQ Rp 137.532.000. Uang jaminan Rp 50 juta
    – Motor Harley-Davidson Nopol B-6617-WRM tahun 2017 nilai limit Rp 76.440.000. Uang jaminan Rp 30 juta.
    – Motor Harley-Davidson tahun 2013 nilai limit Rp 72.397.000. Uang jaminan Rp 30 juta.
    – Motor Harley-Davidson B3389 SAS tahun 2014 nilai limit Rp 570.072.000. Uang jaminan Rp 250 juta.
    – Harley Davidson D-2233-RK tahun 2009 nilai wajar Rp 337.041.000. Uang jaminan Rp 150 juta
    – Harley Davidson B-6007 JHH tahun 2013 nilai wajar 465.768.000. Uang jaminan Rp 200 juta
    – Motor Honda (tidak disebutkan modelnya) nilai wajar Rp 53.394.000. Uang jaminan Rp 20 juta
    – Harley Davidson Nopol B-6947 HV nilai wajar Rp 267.883.000. Uang jaminan Rp 100 juta.
    – Harley Davidson DK-4413-BPX tahun 2010 nilai wajar Rp 291.204.000. Uang jaminan Rp 100 juta.

    (dry/din)

  • Nikahkan Putrinya dengan Zumi Zola di Masjid Nabawi, Zulkifli Hasan: Semoga Berkah Bahtera Rumah Tangganya

    Nikahkan Putrinya dengan Zumi Zola di Masjid Nabawi, Zulkifli Hasan: Semoga Berkah Bahtera Rumah Tangganya

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku bahagia bisa menikahkan putri pertamanya, Putri Zulkifli Hasan dengan Zumi Zola di depan Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, pada Kamis (5/12/2024).

    “Madinah 5 Desember 2024 telah berlangsung akad pernikahan putri saya  @putri_zulhas dengan ananda @zumizolazulkiflinurdin,” tulis Zulkifli Hasan dalam unggahan di media sosialnya dikutip Beritasatu.com, Jumat (6/12/2024).

    Dalam kesempatan itu, mantan Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo itu meminta doa restu bagi pernikahan Putri Zulkifli Hasan itu dengan Zumi Zola.

    “Mohon doa restu untuk Putri Zulkifli Hasan dan Zumi Zola agar segala kebaikan dan keberkahan senantiasa meliputi bahtera rumah tangga mereka. Putri, we love you,” tegas Zulkifli.

    Sejumlah rekan, sahabat, dan warganet mendoakan pernikahan Putri Zulkifli Hasan dengan Zumi Zola. Mereka berharap keduanya bisa bahagia selamanya.

    “Turut berbahagia untuk Mbak Putri dan Mas Zumi. Semoga pernikahannya menjadi pernikahan yang membahagiakan untuk keduanya dan sakinah, mawaddah dan warrahmah,” tutur warganet.

    Zumi Zola menikahi Putri Zulkifli Hasan dengan mas kawin perhiasan emas seberat 13 gram. Dalam pernikahan itu, Zulkifli Hasan langsung menjadi wali nikah pernikahan. Adapun  pernikahan tersebut dipimpin ustaz Adi Hidayat.