Tag: Abdul Wahid

  • Audiensi dengan Kapolda Riau, Wakil Menteri PAN-RB Tanam Pohon

    Audiensi dengan Kapolda Riau, Wakil Menteri PAN-RB Tanam Pohon

    Pekanbaru

    Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Purwadi Arianto, melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekanbaru, Riau. Di sela-sela kunjungan kerja tersebut, Purwadi Arianto juga melakukan audiensi di Polda Riau dan menanam pohon.

    Wamen Purwadi Arianto tiba di Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, pada Kamis (7/8/2025) pukul 14.00 WIB siang tadi. Kedatangan Purwadi disambut Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

    Sebelum menuju ruang kerja Kapolda, Irjen Herry Heryawan mengajak Purwadi Arianto untuk menanam pohon di halaman Mapolda. Penanaman pohon ini adalah ciri khas Irjen Herry saat menerima kunjungan pejabat.

    Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyambut kedatangan Wamenpan-RB Purwadi Arianto di halaman Mapolda Riau, Kamis (7/8/2025)./Foto: dok. Polda Riau

    Purwadi dan Herry Heryawan kemudian menuju ke halaman Mapolda. Tepat di samping gerbang masuk Mapolda, Purwadi menanam pohon jenis gaharu.

    Setelah itu, jenderal bintang dua yang disapa Herimeen ini kemudian mengajak Wamen Purwadi dan rombongan menuju ke ruang kerjanya. Di sana, Wamen melakukan audiensi.

    Adapun kegiatan tersebut membahas kebijakan reformasi birokrasi, dan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di antaranya yaitu gizi, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan hunian.

    Di sela-sela kunjungannya itu, Wamenpan-RB Purwadi Arianto menanam pohon Gaharu di halaman Mapolda Riau./Foto: dok. Polda Riau.

    Hadir mendampingi Wakil Menteri PANRB, Staf Khusus Menteri PANRB Bidang Pengendalian Mutu Prinsip Meritokrasi Tasdik Kinanto. Sementara itu hadir dari Polisi Daerah (Polda) Riau, Wakapolda Riau Brigjen Jossy Kusumo, Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Kombes Prabowo Santoso, Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Kombes Wimboko, Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, dan Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Kombes Pol Novi Irawan.

    Sebagai informasi, Irjen Herry Heryawan menjadikan penanaman pohon sebagai satu kebiasaan yang kini menjadi wajah baru di Polda Riau. Gerakan penanaman pohon ini terus ia gencarkan dengan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, bahkan kalangan pelajar dan generasi-Z.

    Wamenpan-RB Purwadi Arianto melakukan audiensi dengan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan di Mapolda Riau, Kamis (7/8/2025)./Foto: dok. Polda Riau.

    Sejumlah pejabat penting yang pernah menginjakkan kaki di Mapolda Riau ikut ‘tradisi’ penanaman pohon ini, antara lain Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto, Gubernur Riau Abdul Wahid, dan masih banyak lagi.

    (mei/dhn)

  • Kebakaran Landa Kios Laundry di Matraman, 3 Orang Alami Luka Bakar

    Kebakaran Landa Kios Laundry di Matraman, 3 Orang Alami Luka Bakar

    JAKARTA – Tiga orang alami luka bakar saat terjadi kebakaran di kios laundry di Jalan Pisangan Baru Tengah, RT 02/14, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur yang terjadi pada Sabtu malam, 02 Agustus 2025.

    Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat adanya kebocoran gas dari salah satu mesin pencuci pakaian.

    “Karyawan mengetahui ada salah satu tabung mengalami kebocoran, kemudian karyawan tersebut berusaha mengeluarkan tabung namun belum sampai keluar sudah terjadi ledakkan,” kata Abdul Wahid saat dikonfirmasi, Minggu, 3 Agustus, pagi.

    Saat ini, ketiga korban yang alami luka bakar masih menjalani perawatan intensif di RSUD Matraman.

    “Ketiga korban mengalami luka bakar,” ucapnya.

    Adapun luas objek yang terbakar berukuran 6×9 meter bangunan 2 lantai. Akibat kebakaran tersebut, kerugian mencapai Rp 189 juta.

    Adapun ketiga korban yang alami luka bakar bernama Adetramori (40), Lina (30) dan Aulia (18).

    Mereka masih menjalani perawatan di RSUD Matraman atas luka bakar yang dideritanya.

  • Kerugian Akibat Kebakaran di Pisangan Baru Matraman Sabtu Sore Capai Ratusan Juta Rupiah
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Agustus 2025

    Kerugian Akibat Kebakaran di Pisangan Baru Matraman Sabtu Sore Capai Ratusan Juta Rupiah Megapolitan 3 Agustus 2025

    Kerugian Akibat Kebakaran di Pisangan Baru Matraman Sabtu Sore Capai Ratusan Juta Rupiah
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Kebakaran
    melanda sebuah kios laundry di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman,
    Jakarta Timur
    , pada Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 17.01 WIB.
    Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menyebut
    kebakaran
    ini menyebabkan kerugian material mencapai Rp 189 juta.
    “Objek terbakar kios laundry, luas 6×9 meter persegi, terdiri dari dua lantai dan kerugian sekitar Rp 189 juta,” ujar Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, saat dikonfirmasi, Minggu (3/8/2025).
    Abdul menjelaskan, peristiwa tersebut juga mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar.
    Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.
    “Tiga korban mengalami luka bakar. Ketika tim Gulkarmat sampai, korban sudah dibawa ke RS Matraman untuk menjalani perawatan,” ungkap Abdul.
    Lebih lanjut, Abdul menerangkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas dari dalam kios laundry.
    Salah satu karyawan sempat berusaha mengamankan tabung gas, namun api terlanjur menyambar.
    “Kebocoran dari salah satu gas, karyawan tersebut berusaha mengeluarkan tabung namun belum sampai keluar sudah terjadi ledakkan,” ucap Abdul.
    Menanggapi laporan yang masuk pada Sabtu (2/8/2025) pukul 17.01 WIB, Gulkarmat Jakarta Timur langsung menerjunkan delapan unit mobil pemadam dan 40 personel ke lokasi kejadian.
    Api berhasil dikendalikan sekira pukul 17.23 WIB.
    “Terima laporan pukul 17.01 WIB, awal pemadaman Gulkarmat pukul 17.12 WIB dan akhir pemadaman pukul 18.30 WIB,” jelasnya.
    Setelah proses pemadaman utama, petugas melanjutkan tahap pendinginan mulai pukul 17.29 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kerugian Akibat Kebakaran di Pisangan Baru Matraman Sabtu Sore Capai Ratusan Juta Rupiah
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Agustus 2025

    Kebocoran Gas Picu Kebakaran Kios Laundry di Matraman Sabtu Sore Megapolitan 3 Agustus 2025

    Kebocoran Gas Picu Kebakaran Kios Laundry di Matraman Sabtu Sore
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     
    Kebakaran
    yang terjadi di sebuah kios laundry di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman,
    Jakarta Timur
    , pada Sabtu (2/8/2025) sore diduga dipicu oleh kebocoran gas.
    Dugaan tersebut disampaikan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur.
    Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa sebelum ledakan terjadi, karyawan laundry sempat berupaya mengamankan tabung gas yang bocor.
    “Kebocoran dari salah satu gas, karyawan tersebut berusaha mengeluarkan tabung namun belum sampai keluar sudah terjadi ledakkan,” ucap Abdul Wahid saat dikonfirmasi, Minggu (3/8/2025).
    Abdul Wahid juga menyampaikan bahwa peristiwa
    kebakaran
    tersebut menyebabkan tiga orang yang berada di dalam kios mengalami luka bakar.
    “Tiga korban mengalami luka bakar. Ketika tim Gulkarmat sampai, korban sudah dibawa ke RS Matraman untuk menjalani perawatan,” ucap Abdul.
    Laporan pertama mengenai kebakaran ini diterima oleh Gulkarmat Jakarta Timur pada pukul 17.01 WIB.
    Dalam respons cepat, sebanyak 40 personel dan delapan unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
    Proses pemadaman api berlangsung relatif cepat. Api berhasil dijinakkan pada pukul 17.23 WIB di ruko berukuran 6 x 9 meter, dan seluruh proses pemadaman dinyatakan tuntas pada pukul 18.30 WIB.
    “Kerugian dari peristiwa tersebut sekitar Rp 189 juta,” jelasnya.
    Pihak berwenang masih melakukan evaluasi lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan tindak lanjut penanganan korban.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kerugian Akibat Kebakaran di Pisangan Baru Matraman Sabtu Sore Capai Ratusan Juta Rupiah
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Agustus 2025

    Alami Luka Bakar, Tiga Korban Kebakaran Matraman Jalani Perawatan Megapolitan 3 Agustus 2025

    Alami Luka Bakar, Tiga Korban Kebakaran Matraman Jalani Perawatan
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     
    Kebakaran
    yang melanda sebuah kios laundry di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman,
    Jakarta
    Timur pada Sabtu (2/8/2025), mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Matraman.
    Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi akibat dugaan kebocoran gas yang memicu ledakan di dalam kios.
    “Tiga korban mengalami luka bakar. Ketika tim Gulkarmat sampai, korban sudah dibawa ke RS Matraman untuk menjalani perawatan,” ungkap Abdul Wahid saat dikonfirmasi, Minggu (3/8/2025).
    Ketiga korban teridentifikasi bernama Adetramori (40), Lina (30), dan Aulia (18).
    Menurut Abdul, ledakan bermula saat karyawan menyadari adanya kebocoran pada salah satu tabung gas.
    Karyawan tersebut sempat berusaha mengeluarkan tabung, namun belum sempat berhasil sebelum ledakan terjadi.
    “Karyawan mengetahui ada salah satu tabung mengalami kebocoran, karyawan tersebut berusaha mengeluarkan tabung namun belum sampai keluar sudah terjadi ledakan,” tutur Abdul Wahid.
    Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur menerima laporan kejadian ini pada pukul 17.01 WIB.
    Sebanyak 40 personel dan delapan unit mobil pemadam
    kebakaran
    langsung dikerahkan ke lokasi.
    Api berhasil dikendalikan pada pukul 17.23 WIB di ruko berukuran 6 x 9 meter, dan proses pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 18.30 WIB.
    “Kerugian dari peristiwa tersebut sekitar Rp 189 juta,” jelas Abdul Wahid.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kebakaran tempat sewa tenda di Kramat Jati diduga karena korsleting

    Kebakaran tempat sewa tenda di Kramat Jati diduga karena korsleting

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengungkapkan kebakaran tempat sewa tenda di Kramat Jati, Kamis malam, diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

    “Objek terbakar gudang atau tempat penyewaan tenda, dugaan korsleting listrik,” kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Abdul menyebut, pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 20.00 WIB.

    “Api berasal dari ruangan kantor dan membesar lalu merembet ke tenda-tenda, untuk korban alhamdulilah tidak ada,” ujarnya.

    Abdul mengatakan kebakaran berhasil dilokalisasi pada pukul 20.27 WIB, dan proses pendinginan mulai dilakukan pada pukul 20.30 WIB. Adapun pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 21.21 WIB.

    Untuk memadamkan api, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 60 personel untuk memadamkan api.

    “Kendala kita sumber air cukup jauh dan jalan sempit, sehingga untuk menyuplai air perlu operasional yang dinamis, sehingga kami terjunkan 12 unit mobil pemadam,” ucap Abdul.

    Warga sempat panik saat api terus berkobar, namun petugas Gulkarmat Jakarta Timur langsung berupaya memadamkan api.

    Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah warga mendekat ke area bekas kebakaran.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Area Hotspot Rohul Sulit Dijangkau, Kapolri Minta Intensifkan Water Bombing

    Area Hotspot Rohul Sulit Dijangkau, Kapolri Minta Intensifkan Water Bombing

    Jakarta

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Satgas Karhutla memberikan perhatian khusus di Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau mengingat lokasinya yang sulit dijangkau jalur darat. Jenderal Sigit meminta agar water bombing di area perbukitan di Rohul diintensifkan untuk mengurangi risiko api meluas.

    “Di sisi lain ada wilayah-wilayah–seperti tadi baru saja kita laksanakan pemantauan–di Rokan Hulu itu wilayah perbukitan, sehingga hanya bisa dijangkau dengan menggunakan water bombing,” kata Jenderal Sigit di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (24/7/2025).

    Jenderal Sigit menyampaikan dalam beberapa hari ke depan akan dikirimkan tambahan heli untuk melakukan water bombing di daerah Rohul.

    “Ini juga dilaporkan dalam kurun waktu beberapa hari ke depan akan ditambahkan heli untuk melaksanakan kegiatan water bombing diharapkan bisa membantu memadamkan,” imbuhnya.

    Namun, lanjutnya, ada beberapa wilayah yang bisa diintensifkan penanganannya oleh Satgas Darat, antara lain dengan membuka kanal-kanal saluran air yang terdapat di sekitar lokasi.

    “Sehingga, ada wilayah yang memang kita lakukan pemadaman dengan kegiatan Satgas Darat yaitu membuka kanal-kanal, kemudian menggunakan alat-alat pemadam yang kemudian kita semprotkan di lahan gambut, ataupun kita tanamkan,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, Jenderal Sigit menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektoral dalam upaya pemadaman ini. Dukungan dan semangat kolaborasi diharapkan mempercepat proses penanganan karhutla di Riau.

    “Tentunya seluruh kegiatan ini terus kita ikuti dan terima kasih atas kerja sama dan kolaborasinya dan kita harapkan dalam beberapa kurun waktu ke depan penanganan karhutla, khususnya beberapa firespot yang masih ada ini segera bisa ditanggulangi dengan langkah-langkah kolaborasi dari tim satgas darat,” katanya.

    “Termasuk surat dari Bapak Gubernur terkait (status) kedaruratan yang mendukung proses satgas karhutla untuk mengambil langkah-langkah di lapangan juga bisa berjalan lebih baik, karena memang terdukung oleh anggaran dan hal-hal lain yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penangnanan karhutla ini,” paparnya.

    Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Sigit bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol melakukan pemantauan karhutla di Rohul melalui udara. Pemantauan dilakukan untuk memitigasi langkah-langkah yang akan diambil oleh Satgas Karhutla, di samping untuk melihat perkembangan situasi di lapangan.

    Jenderal Sigit memantau beberapa hotspot di Rohul dengan menggunakan heli, didampingi oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, Astamaops Kapolri Komjen Akhmad Wiyagus, Kabaharkan Polri Komjen M Fadhil Imran, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, dan Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal.

    (mei/bar)

  • Dua orang alami luka bakar akibat kebakaran kios di Jatinegara

    Dua orang alami luka bakar akibat kebakaran kios di Jatinegara

    Jakarta (ANTARA) – Dua orang mengalami luka bakar akibat kebakaran empat kios di Jalan Jatinegara Barat, RT 09/RW 01, Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu siang.

    “Ada dua orang terluka akibat kebakaran kios di Jatinegara,” kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Bayu Meghantara saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

    Korban pertama, Naufal Riski Zidan (21) mengalami luka pada kaki dan lengan kanan. Sementara korban kedua, Aminah (47) mengalami luka di kedua kaki dan lengan kiri.

    “Dua orang yang terluka tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Jatinegara,” ucap Bayu.

    Sementara itu, Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, sebanyak dua orang berhasil diselamatkan.

    “Alhamdulillah dua orang berhasil diselamatkan. Jadi pemilik ruko Ibu Aminah, ada empat ruko lebih tepatnya dan satu bangunan tempat penyimpanan barang-barang bangunan,” kata Abdul.

    Informasi kebakaran tersebut diterima pukul 13.38 WIB. Lalu, pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama lima unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.

    “Informasi kita dapat pada pukul 13.38 WIB. Kemudian kita luncurkan lima unit di tahap pertama pemberangkatan. Namun terlihat saat itu di perjalanan itu asap cukup tebal, dan laporannya adalah toko, maka kami luncurkan lagi unit,” ujar Wahid.

    Pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 13.42 WIB. Awal pemadaman dilakukan pukul 13.43 WIB, dan api berhasil dilokalisir pukul 14.02 WIB.

    Proses pendinginan mulai dilakukan pukul 14.22 WIB dan pemadaman selesai pada pukul 15.15 WIB.

    Total sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dengan 60 personel Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan kebakaran empat ruko tersebut.

    Wahid mengimbau kepada warga untuk lebih waspada terhadap penggunaan tabung gas dan segera melapor jika mencium bau gas mencurigakan di lingkungan sekitar.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Lansia alami luka bakar serius akibat ledakan gas 12 kg di Jaktim

    Lansia alami luka bakar serius akibat ledakan gas 12 kg di Jaktim

    Jakarta (ANTARA) – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) mengalami luka bakar serius akibat ledakan tabung gas 12 kilogram (kg) di sebuah rumah kontrakan di Duren Sawit, Jakarta Timur.

    “Seorang perempuan lansia bernama Ibu Is (80) mengalami luka bakar sekujur tubuh akibat ledakan tabung gas di Duren Sawit,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

    Sudin Gulkarmat Jakarta Timur menerima informasi adanya ledakan gas elpiji 12 kg sekitar pukul 07.40 WIB.

    Abdul mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dengan tiga personel untuk melakukan pemadaman api.

    Saat personel tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban luka bakar sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.

    “Saat kami tiba korban sudah dibawa ke rumah sakit. Kami tiba di lokasi pukul 07.44 WIB, unit balik kanan pukul 08.10 WIB. Pemadaman sudah selesai, sudah diatasi oleh warga jadi petugas hanya melakukan pengecekan dan pendataan,” jelas Abdul.

    Sementara itu, warga sekitar bernama Ponima (49) mengaku sempat mendengar suara perempuan minta tolong saat dirinya mencium aroma kebocoran gas sekitar pukul 05.00 WIB.

    “Subuh tadi tercium bau gas, terus tidak lama kemudian ada suara ledakan kencang banget, akhirnya kita keluar, mau lihat ada apa. Ternyata gas meledak. Terus saya dengar dari dalam suara ‘tolong…tolong’,” kata Ponima.

    Lalu, Ponima melihat ada seorang perempuan lansia dengan kondisi luka di jidat dan sekujur tubuhnya banyak luka bakar dan darah.

    “Saya lihat ada ibu-ibu jidatnya luka, tubuhnya banyak darah, akhirnya saya bantu bersihkan dulu. Baru dibawa ke IGD RS Islam Pondok Kopi,” ucap Ponima.

    Akibat ledakan gas tersebut, dua bangunan rumah hancur total sedangkan tiga bangunan rumah lainnya retak-retak akibat tertimpa puing bangunan.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jeritan Anak Gajah kepada Sang Jenderal Lewat Puisi yang Menyentuh

    Jeritan Anak Gajah kepada Sang Jenderal Lewat Puisi yang Menyentuh

    Pekanbaru

    Puisi berjudul ‘Percakapan Seekor Anak Gajah dengan Seorang Jenderal’ menggema di Gedung Anjung Seni Idrus Tintin, Bandar Serai Purna MTQ, Pekanbaru. Puisi itu menggambarkan jeritan seekor anak gajah yang rumahnya hampir musnah karena dirusak oleh tangan-tangan jahil manusia.

    Puisi yang dibacakan oleh Gina, anak kelas 6 Sekolah Dasar (SD) itu menyentuh hati, berisi tentang suara anak gajah kepada Sang Jenderal yakni Irjen Herry Heryawan. Anak gajak itu seakan memperlihatkan hutan yang merupakan rumahnya telah habis dibabat manusia.

    “Jenderal, kalau nanti kau singgah di kampungku. Akan kutunjukkan di mana tapak kenangan yang tertinggal itu. Sebuah batang kayu besar terbaring kalah. Rumah-rumah besar kami juga musnah,” demikian petikan puisi tersebut.

    Puisi ini juga menyoroti hilangnya jejak-jejak jalan yang berabad-abad dilalui gajah, namun kini berubah menjadi rumah. Perubahan drastis ini membuat gajah yang terzolimi justru seakan tak bermakna karena gajah tak punya air mata.

    “Jalan yang kami hafal berabad-abad lamanya lenyap dan berubah. Yang tinggal hanya suara-suara manusia meratap, menangis seakan terzolimi. Lalu, kami harus meratap ke mana? Apakah zolim bagi kami masih bermakna? Karena kami tak punya air mata,” demikian isi bait puisi tersebut.

    Puisi tersebut dibacakan pada Konser Kata-kata yang bertajuk ‘Surat-surat Kepada Bunda Alam’, sebuah konser yang digelar oleh Kalam Musika, komunitas bagi para sastrawan dan budayawan Melayu Riau. Konser tersebut dihadiri oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, serta Kapolresta Pekanbaru AKBP Jeki Mustika.

    Lewat Green Policing, Irjen Herry Heryawan juga mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya hutan untuk keberlangsungan generasi di masa depan. Jenderal bintang dua ini juga membuat pendekatan kepada seluruh lapisan masyarakat dengan memberikan kado pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

    Berikut isi puisi tersebut

    Jenderal, kalau nanti kau singgah di kampungku
    Akan kutunjukkan di mana tapak kenangan yang tertinggal itu
    Sebuah batang kayu besar
    Terbaring kalah
    Rumah-rumah besar kami juga musnah

    Jalan yang kami hafal berabad-abad lamanya lenyap dan berubah
    Yang tinggal hanya suara-suara manusia meratap, menangis seakan terzolimi
    Lalu, kami harus meratap ke mana?
    Apakah zolim bagi kami masih bermakna?
    Karena kami tak punya air mata

    Jenderal,
    Aku dengar engkau bicara pada mereka
    Tentang bahasa lembah kami
    Bahasa tanpa kata
    Mewakili cinta kami
    Cinta yang tak terkata
    Pada semesta

    Bicaralah, jenderal
    Kalau nanti kau singgah di kampungku
    Akan ku tunjukkan setapak lama yang tersisa
    Bawakan aku satu bibit pohon kehidupan
    Aku ingin berteduh di ranting dan dahan masa depan

    (mei/idh)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini