Tag: Abdul Muhaimin Iskandar

  • PDIP Blitar Usung Hengky Kurniawan, sang Rival Tetap Optimis Mak Rini Menang

    PDIP Blitar Usung Hengky Kurniawan, sang Rival Tetap Optimis Mak Rini Menang

    Blitar (beritajatim.com) – Hengky Kurniawan telah mendaftar sebagai Calon Bupati Blitar dari PDIP. Langkah Hengky Kurniawan dan PDIP ini pun tentu dipantau oleh sang rival yakni  PKB.

    PKB Kabupaten Blitar pun tidak takut untuk menghadapi PDIP jika jadi mengusung Hengky Kurniawan. Partai yang diketuai umum, Muhaimin Iskandar tersebut masih yakin calon petahananya yakni Rini Syarifah atau Mak Rini tetap bakal bisa memenangkan Pilbup Blitar 2024 mendatang.

    “Jadi tidak ada keraguan sama sekali lah PKB khususnya, kami hanya nunggu momen-momen saja lah, saya dengan Mak e untuk melakukan koalisi,” kata Sekretaris DPC PKB Kabupaten Blitar, M Rifa’i, Rabu (08/05/24).

    PKB pun sangat yakin calon yang bakal diusungnya di Pemilihan Bupati Blitar 2024 mendatang bakal keluar sebagai pemenang. Meski PDIP mengusung nama kuat seperti Hengky Kurniawan.

    Sebaliknya PKB justru meragukan apakah Hengky Kurniawan bisa mendapatkan rekom PDIP sebagai Cabup Blitar. Pasalnya politikus sekaligus selebritas itu pernah menjabat sebagai Bupati Bandung Barat, dan disana dirinya mendapatkan prestasi yang cukup mentereng.

    “Ndak Yakin aku, justru orang yang ingin mencoba ke Blitar dalam rangkanya apa.Beliau kan juga pernah menjabat di Bandung Barat kog,” imbuhnya.

    Secara garis besar PKB Kabupaten Blitar tidak memperbolehkan pencalonan Hengky di PDIP. Pihaknya juga tidak gentar untuk menghadapi Hengky jika jadi diusung oleh PDIP.

    “Kalau saya no problem,” ucap Rifa’i.

    Bagi PKB, semua kemungkinan masih mungkin terjadi. Termasuk koalisi antara PKB dengan PDIP.

    PKB Kabupaten Blitar pun masih akan melakukan penjajakan dengan sejumlah partai politik untuk memulai pembicaraan terkait koalisi. Baik itu dengan PDIP maupun partai politik lain.

    “Ini jujur ya karena Pilkada serentak semua partai kelabakan kebingungan untuk mencari kader kader terbaiknya,” tutupnya. [owi/aje]

  • Ini Cabup Blitar yang Sudah Bertemu Ketum PKB, Loh Bukan Mak Rini?

    Ini Cabup Blitar yang Sudah Bertemu Ketum PKB, Loh Bukan Mak Rini?

    Blitar (beritajatim.com) – Seorang pengusaha asal Sidoarjo bernama Agus Pranowo menjadi orang pertama yang mendaftar sebagai Calon Bupati (cabup) Blitar di PKB. Pria berusia 57 tahun itu mendaftar Cabup Blitar di PKB secara online. Loh ternyata bukan Mak Rini?

    Ia pun mendahului Mak Rini selaku ketua DPC PKB Kabupaten Blitar. Bahkan pengusaha tersebut sudah ketemu dengan sang Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

    “Kemarin DPC PKB diundang oleh DPP untuk mempertemukan calon-calon yang sudah mendaftar secara online ataupun offline tanggal 4 Mei di Surabaya itu bertemu dengan Ketum,” kata Sektretaris DPC PKB Kabupaten Blitar, M. Rifa’i, Rabu (08/05/24).

    Agus Pranowo sendiri memiliki latarbelakang sebagai pengusaha yang cukup sukses di Sidoarjo. Pria berusia 57 tahun itu sebenarnya lahir Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar.

    Pengusaha ini sebenarnya sudah sempat menjajal peruntungan sebagai Calon Legislatif namun dirinya gagal. Kini di Pilkada 2024 ini, Agus Pranowo menjajal peruntungannya untuk nyalon sebagai Calon Bupati Blitar.

    “Agus Pranowo kita ketemukan dengan Ketum dan beliau juga sudah berfoto-foto baru kita bertemukan dengan DPP,” imbuhnya.

    Agus Pranowo pun telah bertemu dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar serta DPP PKB. Pengusaha asal Sidoarjo itu pun dipastikan bakal menerima rekomendasi pertama dari PKB.

    “Rekom pertama ini untuk berjalan, bergerak ke masyarakat untuk memperkenalkan diri dalam tanda kutik kampanye dan sosialisasi,” tegasnya.

    Meski mendapatkan rekom pertama, namun belum menjadi jaminan bagi Agus Pranowo memperoleh rekom final dari PKB. Pasalnya saat ini pendaftaran masih terbuka hingga saat ini.

    “Baru tanggal 10 mendapatkan rekom pertama, rekom pertama kalau di PKB itu adalah siapa pun yang daftar dari PKB pasti dapat rekom pertama,” bebernya.

    Disisi lain, DPC PKB Kabupaten Blitar memastikan bahwa Mak Rini atau Rini Syarifah bakal ikut mendaftar, namun saat ini sang Ketua DPC tersebut masih menunggu petunjuk dari para kiai dan Ketum PKB. [owi/aje]

  • Lathifah Shohib Maju Pilkada Malang 2024, Bupati Sanusi Sebut Dinamika Politik

    Lathifah Shohib Maju Pilkada Malang 2024, Bupati Sanusi Sebut Dinamika Politik

    Malang (beritajatim.com) – Revans Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang tahun 2020 lalu bakal berulang antara HM Sanusi dan Lathifah Shohib.

    Dengan catatan, Lathifah Shohib resmi diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Sanusi memperoleh rekomendasi PDI Perjuangan. Tentu, keduanya bakal berkontestasi di Pilkada Kabupaten Malang pada Nopember 2024.

    Sinyal Lathifah bakal running dalam Pilbup Malang 2024 ia sampaikan, Selasa (7/5/2024) sore ini. Lathifah mengaku, dirinya diminta untuk kembali maju oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Yakni untuk merebut kursi N1 alias Bupati Malang.

    “Saya diperintah Ketum untuk maju Pilkada Kabupaten Malang 2024. Harus calon N1, bukan wakilnya atau jangan N2,” tegas Lathifah.

    Menanggapi hal itu, Bupati Malang HM Sanusi yang juga calon petahana dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024 mendatang menyebut hal biasa dalam dinamika politik.

    “Ya itu hak politik, jadi dinamika politik kita hormati bersama,” terang Sanusi, Selasa (7/5/2024) saat dikonfirmasi di hotel Grand Miami, Kepanjen.

    Sanusi bilang, dirinya sudah mengambil formulir penjaringan bakal calon bupati (Bacabup) Malang melalui relawannya. Besok, kata Sanusi, dirinya akan mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon tersebut ke kantor DPC PDIP Kabupaten Malang. “Rencananya besok teman-teman mengembalikan (formulir pendaftaran),” tegas Sanusi.

    Disinggung rencana mendaftar di partai lain, Sanusi mengaku belum. Artinya tetap di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Walaupun sebelumnya Sanusi sempat terlihat menghadiri acara pembekalan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) PKB di Hotel Sava, Surabaya, Sabtu (4/5/2024).

    Menurut Sanusi, ia datang lantaran diundang. Sudah begitu, yang datang pada saat itu bukanlah dirinya. Melainkan kepala-kepala daerah yang lain di Jawa Timur. [yog/suf]

  • DPP PKB Rekomendasikan 14 Lembaga Survei Penentu Cakada 2024, Ada dari Malang dan Surabaya

    DPP PKB Rekomendasikan 14 Lembaga Survei Penentu Cakada 2024, Ada dari Malang dan Surabaya

    Jakarta (beritajatim.com) – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merekomendasikan 14 Lembaga Survei Kredibel untuk Calon Kepala Daerah (Cakada) yang akan bertarung pemilihan Gubernur dan Wagub serta, Bupati dan Wali Kota di bulan November nanti.

    Surat DPP PKB bernomor 29202 perihal rekomendasi Lembaga Survei Pilkada 2024 tanggal 3 Mei 2024 ditanda tangani Ketua umum HA Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jendral M, Hasanuddin Wahid ditujukan ke DPW dan DPC PKB seluruh Indonesia.

    Dalam surat tersebut didahului ketentuan peraturan partai dalam penjaringan Calon kepala daerah tahun 2024.

    “Memperhatikan ketentuan dalam Pasal 15 ayat (2) Peraturan Partai Nomor 9 Tahun 2024 tentang Penjaringan, Penetapan dan Pemenangan Pasangah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, terlampir kami sampaikan daftar lembaga survei yang direkomendasikan DPP PKB untuk dijadikan salah satu faktor dalam menentukan pasangan calon kepala daerah/wakil kepala daerah yang akan diusung PKB,” demikian petikan surat tersebut yang diterima redaksi beritajatim.com, Senin (6/5/2024).

    PKB dan lembaga survei

    Berikut 14 Lembaga Survei yang direkomendasikan PKB.

    1. Polmark Indonesia
    2. Pusat Studi dan Hak Asasi Manusia (Pusdeham) Surabaya
    3. Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)
    4. Indekstat Indonesia
    5. LSI Denny JA
    6. Arus Survei Indonesia
    7. Voxpol Center

    8. Politika Research and Consulting (PRC)
    9. ANS
    10. Indonesia Presidential Studies (IPS)
    11. Repro Indonesia
    12. Fixpoll Indonesia
    13. Averus Malang
    14. Rakata Institute

  • Vinanda Prameswati, Satu-satunya Bacawali dari Kota Kediri yang Ikut Taaruf PKB

    Vinanda Prameswati, Satu-satunya Bacawali dari Kota Kediri yang Ikut Taaruf PKB

    Kediri (beritajatim.com) – Sejumlah kandidat calon kepala daerah di Jawa Timur mengikuti acara Taaruf Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Hanya ada satu bacawali dari Kota Kediri yang ikut dalam taaruf di Vasa Hotel Surabaya, pada Sabtu (4/5/2024) kemarin.

    Sosok bacawali dari Kota Kediri yang ikut taaruf dengan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar itu adalah Vinanda Prameswati. Kader Partai Golkar itu menjadi satu-satunya tokoh yang diundang sebagai bakal calon kepala daerah dari Kota Tahu Kediri.

    Ketua Harian Suket Teki Nusantara itu hadir di tengah-tengah petahana seperti Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa, bupati dan Wakil Bupati Kediri, serta Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan. Juga lima tokoh dari Pasuruan yang hadir bersamaan.

    “Ya, hanya Mbak Vinanda (dari Kota Kediri),” kata Ketua DPC PKB Kota Kediri Oing Abdul Muid alias Gus Muid, pada Minggu (5/4/2024). Gus Muid, sapaan akrabnya turut hadir dalam acara itu.

    Acara tersebut memang diselenggarakan sebagai forum silaturrahim untuk membangun rasa kedekatan dan kebersamaan antara PKB dengan para bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah seluruh Indonesia pada Pilkada 2024, di masing-masing zona.

    PKB mengundang Vinanda Prameswati dalam Taaruf Ketum PKB Muhaimin Iskandar

    Mbak Vinanda mengaku bersyukur dengan undangan PKB tersebut. Menurutnya, ini menjadi awal yang baik untuk dirinya maju di Pilwali Kediri. Terlebih ada pembekalan khusus dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang mampu menambah wawasannya sebelum benar-benar bertarung di Pilkada 2024, November mendatang.

    “Tentunya saya bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada PKB, semoga ini jadi awal yang baik,” kata Mbak Vinanda.

    Apakah ini sinyal bahwa PKB akan memberikan rekomendasi untuk dara 26 tahun tersebut?

    Sejauh ini, sudah ada dua partai yang terang-terangan menyatakan dukungannya untuk alumnus Magister Kenotariatan Universitas Airlangga itu. Golkar dengan 5 kursi dan Demokrat dengan perolehan 2 kursinya.

    Partai lain yang juga mengaku tertarik dengan visi misi Mbak Vinanda, adalah PKS. PKS yang memperoleh 2 kursi itu sebelumnya juga hadir bersama Gerindra dalam tasyakuran Posko Bolone Vinanda.

    Jika benar terjadi, ini akan menjadi koalisi besar dengan total 16 kursi. Menyisakan PAN dengan 5 kursi, NasDem dengan 4 kursinya dan PDIP serta Hanura, dengan masing-masing 3 dan 2 kursi. [nm/but]

  • Maju Cabup Pasuruan, Gus Mujib Sudah Bertemu Cak Imin

    Maju Cabup Pasuruan, Gus Mujib Sudah Bertemu Cak Imin

    Pasuruan (beritajatim.com) – Mantan Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron atau Gus Munjib memantapkan diri maju jadi Calon Bupati (Cabup) pada Pilkada 2024 lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Terkait niatnya tersebut, Gus Mujib mengaku sudah bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

    Gus Mujib sapaan akrabnya mengatakan bahwa dirinya akan mendaftar jadi cabup didampingi para masyayih dan habaib. Saat berangkat, Gus Mujib naik odong-odong menuju kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan.

    “Alhamdulillah kami memantapkan diri untuk maju menjadi calon bupati pasuruan. Tentunya dengan dukungan para masyaih dan juga habaib yang sebelumnya juga mendapat restu dari orang tua,” kata Gus Mujib, Rabu (1/5/2024).

    Optimisme Gus Mujib itu ditambah pula dengan pertemuannya dengan ketua umum PKB, Muhaimin Iskandar pada minggu lalu. Dirinya memastikan bahwa rekomendasi calon bupati pasuruan akan jatuh ketangannya.

    “Saya yakin untuk Pasuruan sudah aman. Ini juga sesuai dengan petunjuk dari masyaih dan para ulama yang mengizinkan saya untuk maju menjadi calon bupati Pasuruan,” tambahnya.

    Diketahui sampai saat ini sudah ada tiga calon bupati yang mendaftarkan diri ke kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan. Ketiga calon tersebut yakni Ramdhanu Dwiyantoto yang saat ini menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Umum di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

    Kemudian ada juga Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan yang juga sekaligus Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan. Dan yang terakhir yakni KH A Mujib Imron yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Pasuruan dan juga sekaligus Ketua Dewan Suro PKB. [ada/beq]

  • Bupati Hendy Temui Koalisi Partai Pendukung Amin dan PPP di Excelso Jember

    Bupati Hendy Temui Koalisi Partai Pendukung Amin dan PPP di Excelso Jember

    Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menemui petinggi koalisi partai pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) dan Partai Persatuan Pembangunan, di Excelso Coffee, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (26/4/2024) malam.

    Hendy tiba di Excelso sekitar pukul 22.15 WIB. Dia langsung disambut Madini Farouq (Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Jember), dan tiga petinggi partai koalisi pendukung Amin saat pemilihan presiden, yakni Ayub Junaidi (Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember), Sudiyanto (Ketua Dewan Pengurus Daerah PKS Jember), Bambang Haryanto (Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Nasdem Jember).

    “Saya berterima kasih kepada teman-teman. Ini semua karena izin Allah. Tidak ada janjian sama sekali. Tadi saya ada acara salawatan di Sukowono, lalu tiba-tiba ada telepon dari Ra Itqon (Sekretaris DPC PKB Jember Itqon Syauqi, red) yang meminta saya untuk bergabung,” kata Hendy.

    Hendy langsung menyambut gembira tawaran itu. “Saya belum pernah bertemu dengan teman-teman dan bersilaturahim. Ini kesempayan. Oleh karena itu saya merapat ke sini. Tidak tahunya di sini sudah berkumpul teman-teman, ketua-ketua partai, yang memang saya harapkan ingin berjumpa,” katanya.

    Hendy mengaku punya kepentingan untuk bertemu dengan para elite partai itu. “Saya ingin berjumpa. Pilkada akan dimulai. Saya ingin melanjutkan (memimpin Jember) untuk periode kedua,” katanya.

    Pertemuan berlangsung kurang lebih satu jam. Ayub mengatakan, pertemuan dengan Hendy berlangsung mendadak. Empat partai politik yang sepakat membentu Koalisi Kebersamaan untuk Perubahan (KKP) tersebut sebenarnya bertemu untuk bersilaturahmi dan berhalalbihalal setelah Ramadan. Tidak ada rencana untuk mengundang Bupati Hendy.

    “Ini pertemuan biasa. Kami hanya omong-omongan soal apa yang dilakukan teman-teman partai dalam menyikapi pilkada. Tiga partai yang hadir adalah pengusung Bupati Hendy saat pilkada dulu, yakni PPP, PKS. Lalu kami gojlok-gojlokan (saling ledek, red): bagaimana kalau dites, kira-kira kalau diundang mendadak, incumbent mau datang atau tidak,” kata Ayub, Sabtu (27/4/2024).

    Ayub sudah mendengar jika Bupati Hendy sulit berkomunikasi dengan koalisi partai yang dulu mendukungnya saat pilkada. Ia lantas meminta Sekretaris DPC PKB Jember Itqon Syauqi yang juga Ketua DPRD Jember untuk menelepon Hendy. “Ternyata datang. Kami kaget juga. Ya sudah, kami ngobrol,” katanya.

    Dalam pertemuan itu, para petinggi empat partai tersebut mendengarkan penjelasan Hendy soal sejumlah isu. “Juga ada permohonan maaf kepada partai-partai koalisi Pilkada 2020 yang komunikasinya tidak lancar. Kami memahami dinamika di Jember pada saat Covid kemarin sangat luar biasa,” kata Sudiyanto.

    “Bupati menyampaikan, kemarin waktu beliau terkurangi untuk menangani Covid, sehingga belum maksimal untuk berkomunikasi dan belum tuntas membangun Jember. Perlu dipertimbangkan untuk melanjutkan di periode kedua,” kata Madini.

    PKS sendiri sudah berkomitmen menguatkan Bupati Hendy agar dalam sisa masa jabatannya bisa berbuat lebih baik untuk masyarakat Jember. “Kesepakatannya adalah bagaimana sampai akhir masa jabatan, maksimal untuk Jember. Itu yang diutamakan. Soal pilkada bagaimana, kami akan berkomunikasi terus,” kata Sudiyanto.

    Madini melaporkan pertemuan tersebut ke Dewan Pimpinan Pusat PPP. Apalagi Rofik, anggota DPRD Jatim dari PPP juga hadir dalam pertemuan itu. “Mekanisme di masing-masing partai tetap berjalan. Tapi segala sesuatunya kami tetap laporkan ke DPP sebagai lembaga yang mengeluarkan rekomendasi pemilihan kepala daerah. Foto pertemuan dengan Pak Bupati kami kirim ke DPP,” katanya.

    Sementara itu, Bambang juga menegaskan komitmen Nasdem untuk tetap mengawal pemerintahan Bupati Hendy sampai akhir masa jabatan. “Jika Pak Hendy ingin maju lagi ya tentunya harus lebih baik lagi dari yang kemarin, untuk masyarakat Jember dan lebih intensif lagi berkomunikasi dengan partai pengusung,” katanya. [wir]

  • Partai Pendukung Amin dan PPP Bentuk Koalisi Kebersamaan untuk Perubahan di Jember

    Partai Pendukung Amin dan PPP Bentuk Koalisi Kebersamaan untuk Perubahan di Jember

    Jember (beritajatim.com) – Tiga partai pendukung Amin (Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar) bersama Partai Persatuan Pembangunan membentuk Koalisi Kebersamaan untuk Perubahan (KKP) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

    Berdasarkan hasil pemilu legislatif tahun ini, KKP saat ini menguasai 25 kursi di DPRD Jember. Partai Kebangkitan Bangsa menguasai 8 kursi, Partai Keadilan Sejahtera 6 kursi, Partai Nasional Demokrat 6 kursi, dan PPP 5 kursi.

    Tiga ketua partai di Jember, yakni Ayub Junaidi (PKB), Sudiyanto (PKS), dan Madini Farouq (PPP) hadir dalam pertemuan itu. Sementara Nasdem diwakili Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Nasdem Jember Bambang Haryanto dan legislator Dedy Dwi Setiawan.

    Gagasan koalisi ini muncul dalam pertemuan empat partai itu di Excelso Coffee, Jumat (26/4/2024) malam. “Membangun Jember yang lebih baik bisa dimulai dari obrolan di warung kopi. Malam ini kami melakukan itu dalam rangka mewujudkan Jember yang lebih baik,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Jember Madini Farouq, Sabtu (27/4/2024).

    Menurut Madini, malam itu ada dua koalisi partai yang berkumpul, yakni Koalisi Perubahan dan Koalisi Kebersamaan. Koalisi Perubahan terdiri atas PKB, PKS, dan Nasdem. Koalisi Kebersamaan terdiri atas PPP, PKS, dan Nasdem.

    “Jadi kami bersama untuk melakukan perubahan menuju Jember yang lebih baik. Perubahan itu tidak harus ganti orang, tapi bagaimana kita menata Jember ke depan agar menjadi lebih baik,” kata Madini.

    “Ini baru partai pemilik 25 kursi yang bertemu dan mungkin masih akan bertambah, sehingga kekuatannya bisa menjadi lebih. Kita selesaikan Jember,” kata Madini.

    Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember Ayub Junaidi sepakat jika jumlah anggota koalisi bisa bertambah. “Tidak menutup untuk yang lainnya. Kami terus berkomunikasi. Lincahnya teman-teman di situ. Mereka kan politisi ulung semua. Gus Mamak (Madini Farouq), Haji Marsuki (Ketua Nasdem Jember Marsuki Abdul Ghafur), teman-teman PKS, sudah top untuk level Jember,” katanya.

    Ayub mengaku berguru kepada pemimpin tiga partai politik lainnya. “Bagaimana caranya menang dalam pilkada. Mereka berpengalaman pernah berhasil (dalam pencalonan bupati). Kalau saya kan belum,” katanya.

    “Komitmen kami dalam kesepakatan semalam adalah kebersamaan ini akan terus berlangsung dalam momen-momen di luar pilkada, tapi bagaimana menjaga (kebersamaan) lima tahun ke depan. Nanti pada saat pilkada, kami akan terus sampaikan hingga level pusat,” kata Ayub.

    Ayub sudah melaporkan pembentukan KKP ini kepada Dewan Pimpinan Pusat PKB. “Barusan saya sudah lapor. Semua dilaporkan ke induk partai masing-masing,” katanya/

    Ayub berharap KKP bisa mencalonkan bupati dan wakil bupati Jember tahun ini. “Perkara siapa nanti yang diputuskan DPP, saya yakin DPP akan berkomunikasi dengan partai-partai lain,” katanya.

    Ketua Dewan Pengurus Daerah PKS Jember Sudiyanto menyebut pertemuan malam itu sebagai momentum awal. “PKS, Nasdem, dan PPP sudah sering bertemu sebelumnya. Alhamdulillah, Ramadan kemarin, PKB, PKS, dan Nasdem di koalisi pilpres juga sudah bertemu. Fokus pembahasan kami adalah Pilkada Jember 2024,” katanya.

    Pertemuan malam itu juga dihadiri anggota DPRD Jawa Timur dari PPP, Rofik. “Kebetulan beliau bersilaturahmi ke rumah saya. Jadi sekalian saja saya ajak dalam pertemuan dengan teman-teman,” kata Madini. [wir]

  • PKB Ponorogo Buka Penjaringan Bacabup dan Bacawabup, Eksternal Boleh Daftar

    PKB Ponorogo Buka Penjaringan Bacabup dan Bacawabup, Eksternal Boleh Daftar

    Ponorogo (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo membuka pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon bupati (bacawabup).

    Pendaftaran itu juga sebagai penjaringan dari partai berlambang jagad dan hewan lebah itu, untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Ponorogo tahun 2024. Pendaftaran terbuka untuk kader maupun non-kader PKB. Sehingga masyarakat yang ingin memajukan dan memakmurkan bumi reog, boleh mendaftarkan diri.

    “Pendaftaran bacabup dan bacawabup ini sudah kita buka sejak tanggal 20 April 2024,” kata Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, Sabtu (27/4/2024).

    Pendaftaran ini, kata Dwi bisa dilakukan secara online dan offline. Namun, untuk pendaftaran secara online, tetap harus ke kantor DPC PKB Ponorogo di Jalan Wonopringgo untuk mengisi formulir secara manual.

    Dalam pengisian formulir itu, nanti juga ada beberapa informasi penting yang harus diisi. “Pendaftaran secara online bisa, tetapi juga tetap ke kantor DPC untuk mengisi formulir,” katanya.

    Pembukaan pendaftaran bacabup dan bacabup di Kabupaten Ponorogo ini, kata Dwi, merupakan intruksi dari PKB tingkat pusat. Partai yang diketuai oleh Muhaimin Iskandar itu, melakukan hal serupa secara serentak tingkat nasional. “Pembukaan pendaftaran ini merupakan intruksi dari PKB Pusat,” katanya.

    Dengan pembukaan pendaftaran dan penjaringan itu, diharapkan memunculkan para tokoh pemimpin yang berpotensi dan siap mengemban amanah untuk memajukan Ponorogo. Tentu, nantinya akan bisa memimpin di pemerintahan pada 5 tahun ke depan.

    “Kita akan menjadi wadah untuk menyiapkan tokoh, yang bisa menjawab tantangan untuk Ponorogo lebih baik,” pungkasnya. [end/suf]

  • Analisa Pakar Soal Peta Politik Pasca Pemilu 2024

    Analisa Pakar Soal Peta Politik Pasca Pemilu 2024

    Surabaya (beritajatim.com) – Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Suko Widodo memberikan analisanya terkait peta politik ke depan pasca Pemilu 2024.

    Suko melihat adanya perubahan peta politik usai gelaran pemilu pada 14 Februari 2024 lalu. Menurutnya, penetapan presiden dan wakilnya menyisakan persoalan sikap politik pendukung pasangan calon (paslon).

    “Tampaknya PDIP ke depan bakal mengambil peran di luar kabinet. Indikasi ini terlihat dari sikap PDIP yang masih akan persoalkan Pemilu 2024 lewat jalur Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” kata Suko, Kamis (25/4/2024).

    Situasi berbeda justru tampak dari kubu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN). Pendukung paslon nomor urut 01 ini terlihat lebih kompromi. Hal itu bisa dilihat dari silaturahmi Surya Paloh dengan Joko Widodo.

    “Tampak lebih kompromi, terlihat dari silaturahmi Surya Paloh dengan Pak Jokowi. Demikian juga sinyal nyata terlihat dari kunjungan Prabowo ke kantor PKB. Bisa jadi PKB bakal masuk kabinet,” ungkap Suko.

    Suko mengatakan bahwa tindakan komunikasi politik yang dilakukan oleh Prabowo ataupun Jokowi ke sejumlah tokoh dapat dijadikan patokan melihat kemungkinan peta politik ke depan.

    Sedangkan PDIP sendiri, lanjut Suko, tampak konsisten dengan sikap yang cenderung akan berbeda dan memilih berada di luar pemerintahan. “Peta ini sangat berbeda dengan peta politik, khususnya di DPR RI dengan peta tahun 2019-2024,” katanya.

    Meski demikian, hal yang perlu digarisbawahi adalah selama ini Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memiliki hubungan histori yang bagus. Sehingga, bisa jadi peta tersebut perlahan berubah.

    Suko membeberkan, apapun kemungkinan sikap-sikap dari kandidat Pilpres 2024 yakni Cak Imin bakal bergabung dengan kabinet Prabowo, dan Anies lebih memilih gerakan perubahan.

    Sedangkan Mahfud MD bakal kembali kepada aktivitas kampus. Dan Ganjar Pranowo akan terus berjuang melalui jalur politik yang berseberangan, jika itu merujuk pada sikap Megawati yang masih belum terima dengan hasil Pilpres 2024. [ipl/ted]