Soal Aksi Dugaan Eksibisionisme WNA di Blok M, Pramono: Hukum Seberat-beratnya
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Seorang perempuan diduga menjadi korban aksi eksibisionisme yang dilakukan seorang pria warga negara asing (WNA) di kawasan Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan.
Peristiwa tersebut viral di media sosial pada Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram
@jabodetabek24info
, terlihat dua perempuan melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan di lokasi.
Korban menuturkan, peristiwa bermula saat ia berjalan bersama teman-temannya di kawasan Taman Literasi.
Tiba-tiba, seorang pria memanggil korban dengan suara dan isyarat, hingga membuat korban menoleh.
Saat itu, pria tersebut diduga melakukan tindakan tidak senonoh yang membuat korban terkejut dan ketakutan.
Merasa terganggu dan panik, korban segera meminta bantuan kepada petugas yang berjaga di salah satu stan minuman.
Petugas kemudian memanggil satuan pengamanan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Satuan pengamanan sempat mendatangi pria WNA tersebut. Namun, komunikasi terkendala karena perbedaan bahasa.
Hingga kini, identitas pria tersebut serta tindak lanjut dari aparat terkait masih belum diketahui secara pasti.
Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur DKI Jakarta
Pramono Anung
meminta agar pelaku diamankan dan diproses hukum.
“Ya kalau itu dilakukan, (pelaku) tertangkap, dihukum seberat-beratnya,” ujar Pramono di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2026).
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Soal Aksi Dugaan Eksibisionisme WNA di Blok M, Pramono: Hukum Seberat-beratnya Megapolitan 11 Januari 2026
/data/photo/2023/12/18/6580587084983.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)