Jakarta (ANTARA) – Seorang anak laki-laki tewas di lokasi akibat tertabrak kereta api di jalur rel, kawasan Cakung, Jakarta Timur, Selasa sekitar pukul 14.30 WIB.
“Sudah ada bapak-bapak yang berteriak untuk menghentikan anak itu. Kereta juga sudah klakson panjang. Tapi, anak itu tetap jalan,” kata salah satu saksi mata yakni Fikri (24) di Jakarta Timur, Selasa.
Fikri menyebut, sebelum kejadian, korban terlihat berjalan di sekitar jalur rel dan warga sempat berupaya memperingatkan korban agar menjauh dari lintasan kereta.
Korban berjalan dari satu sisi rel ke sisi lainnya dan di sekitar lokasi juga ditemukan sandal milik korban.
Sebelum kejadian, kata Fikri terdapat dua orang yang melihat korban berada di sekitar rel, yakni seorang anak kecil bersama bapaknya.
Sang bapak sempat berteriak memperingatkan, namun korban diduga tidak mendengar peringatan tersebut.
Lalu, tak lama kemudian kereta melintas dan menabrak korban.
“Kereta sudah klakson panjang. Kepalanya luka berat,” ucap Fikri.
Untuk identitas korban, Fikri menyebutkan korban berjenis kelamin laki-laki. Sementara usia korban belum dapat dipastikan, namun diperkirakan masih duduk di bangku Sekolah Dasar.
“Kita kurang tahu umurnya, mungkin masih usia SD,” ujar Fikri.
Sementara itu, keluarga korban diketahui telah datang ke lokasi kejadian.
Saat ini petugas masih memanggil keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.
Korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
