Selama Tidak Ada Penyakit Degeneratif, Jangan Panik

Selama Tidak Ada Penyakit Degeneratif, Jangan Panik

Liputan6.com, Bandung- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta warganya tetap tenang dan tidak panik menyikapi informasi mengenai influenza H3A2 subklade K atau yang kerap disebut super flu. Dia mengimbau warga agar tidak mudah percaya pada informasi palsu dan selalu merujuk pada sumber resmi.

Farhan mengatakan hingga kini baru terdapat satu pasien yang diduga terinfeksi super flu dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Hasan Sadikin. Namun, pasien tersebut memiliki penyakit bawaan (komorbid) berat atau berisiko tinggi.

“Pasien yang diduga itu memiliki penyakit penyerta serius seperti gangguan jantung, diabetes melitus, dan penyakit degeneratif lainnya. Jadi, ini perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kepanikan,” kata Farhan ditulis Bandung, Minggu (18/1/2026).

Farhan menerangkan bagi warga yang tidak memiliki penyakit penyerta, langkah paling penting saat ini adalah menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh, bukan justru terfokus pada ketakutan berlebihan. Dia menyebut hingga saat ini, belum ada kasus super flu terhadap warganya terkonfirmasi di Kota Bandung.

“Selama kita sehat dan tidak memiliki penyakit degeneratif, tidak perlu panik. Jaga pola hidup sehat, makan bergizi, istirahat cukup dan olahraga,” jelas Farhan.

Farhan menyampaikan bagi warga yang memiliki kemampuan finansial dan ingin melakukan langkah pencegahan tambahan, vaksinasi flu dapat menjadi pilihan. Dia mengatakan, Bio Farma menyediakan beberapa jenis vaksin flu yang dapat diakses secara mandiri.

“Di Bio Farma tersedia vaksin flu dan vaksin dengue. Ini bukan program pemerintah, jadi memang berbayar. Tapi bagi yang ingin, silakan langsung datang ke klinik Bio Farma,” terang Farhan.

Farhan juga memastikan, Pemerintah Kota Bandung terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan dan pemerintah pusat untuk memantau perkembangan isu kesehatan secara cermat.

“Kami akan menyampaikan informasi resmi dan akurat. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan tapi tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan,” terang Farhan.