Scan Barcode hingga Klik Calon, 9 Desa di Karawang Gelar Pilkades Digital Serentak Regional 28 Desember 2025

Scan Barcode hingga Klik Calon, 9 Desa di Karawang Gelar Pilkades Digital Serentak
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

Scan Barcode hingga Klik Calon, 9 Desa di Karawang Gelar Pilkades Digital Serentak
Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com
– Sebanyak 9 desa di Karawang, Jawa Barat, melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) digital serentak pada Minggu (28/12/2025).
Pelaksanaan pemilihan melalui beberapa tahapan, mulai dari
scan barcode
hingga
klik calon
.
Hal ini terlihat dalam pelaksanaan
pilkades digital
yang dilaksanakan di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru.
Proses pemilihan dilaksanakan di halaman parkir belakang SMK IT Muhammadiyah Cikampek.
Di tempat itu tampak ada 16 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ribuan warga pun antusias menyalurkan hak pilihnya.
Tahapan pertama, pemilih yang datang harus menunjukkan surat undangan hak pilih dan KTP. Lalu, setelah itu memindai identitasnya hingga keluar
barcode
.
Setelah keluar
barcode
langsung dipindai ke layar
tab
dan keluarlah nama-nama calon kepala desa.
Kemudian diklik dan akan keluar kertas bukti telah memilih dan dimasukkan ke dalam kotak suara.
Enok (51), salah seorang pemilih, menyebut ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti pilkades digital.
Menurutnya, pilkades digital ini sangat mudah meski terbilang baru diterapkan.
“Alhamdulillah lancar tadi, iya sempat dikasih tahu dulu cara-caranya, tapi mudah lancar tadi,” ujar Enok.
Enok berharap hasil Pilkades digital ini lebih transparan dan jujur.
Sehingga, hasil pilkades menghasilkan kepala desa yang amanah dan membawa kebaikan untuk warga.
“Semoga dapat pemimpin yang baik, yang aman, dan bisa memajukan desa,” kata Enok.
Bupati
Karawang
Aep Syaepuloh memantau langsung pelaksanaan pilkades digital serentak.
Monitoring dilakukan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Wakil Ketua I beserta Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jabar, dan perwakilan Kementerian Dalam Negeri.
“Ada dua yang kami pantau langsung, yakni Desa Jatisari dan Desa Cikampek Utara. Karawang menjadi daerah pertama yang melakukan Pilkades dengan penerapan sistem pemilihan berbasis elektronik atau digital,” kata Aep.
Aep mengatakan, mulai dari pemungutan dan penghitungan suara dilakukan secara elektronik atau digital.
Cara ini diharapkan bisa lebih efisien, cepat, dan juga jujur.
“Dari pantauan di lapangan, alhamdulillah berjalan lancar. Proses pemilihan berjalan sesuai harapan kita semua,” kata Aep.
Aep pun berharap proses pilkades di Karawang sukses dan berjalan kondusif.
Harapannya, siapapun yang menang adalah pilihan warga untuk memimpin desa agar semakin maju dan semakin baik lagi.
“Dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat Kepala OPD yang tersebar di 9 desa untuk ikut monitoring pelaksanaan pemilihan,” kata dia.
Sembilan desa yang melaksanakan Pilkades Digital adalah Desa Jatisari, Kecamatan Jatisari, Sarimulya, serta Cikampek Utara Kecamatan Kotabaru.
Kemudian Desa Wanakerta Kecamatan Telukjambe Barat, Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya, Balongsari Kecamatan Rawamerta, Payungsari Kecamatan Pedes, Cikampek Selatan Kecamatan Cikampek, dan Cadaskertajaya Kecamatan Telagasari.
Dari sisi pengamanan, Polres Karawang mengerahkan 300 personel gabungan.
Selain itu, juga disiagakan personel bantuan Sat Brimob Polda Jabar sebanyak 400 personel.
Pengamanan dilakukan mulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan pemungutan suara, hingga penetapan hasil pilkades.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menyebut pilkades merupakan pesta demokrasi di tingkat desa yang harus dijaga bersama.
“Untuk seluruh personel untuk melaksanakan tugas secara profesional, humanis, serta menjunjung tinggi netralitas aparat keamanan,” kata Fiki.
Fiki berharap pilkades serentak ini berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Selain itu, ia menegaskan pengamanan pilkades harus dilakukan secara maksimal guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.