Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pentingnya membahagiakan para lansia, salah satunya dengan menghadirkan ruang kebersamaan untuk mereka demi mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah lansia.
“Menghadirkan kebahagiaan dan ruang kebersamaan bagi warga, khususnya lansia, merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam membangun kota yang inklusif, sehat, dan berdaya,” kata Rano dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Menurut pria yang kerap disapa Bang Doel itu, lansia memiliki peran sosial yang penting dalam kehidupan masyarakat Jakarta, sehingga perlu mendapatkan perhatian yang berkelanjutan.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Semester I-2025, jumlah lansia di Jakarta mencapai 1.167.038 jiwa atau sekitar 10,6 persen dari total penduduk.
Mereka, sambung Rano, merupakan tanggung jawab Pemprov DKI bersama dengan berbagai pihak untuk memastikan para lansia mendapatkan perhatian, perlindungan, dan dukungan yang optimal.
Salah satu langkah kongkret yang dilakukan Pemprov DKI, yakni mengajak lansia binaan dan pendamping warga binaan dari Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia yang berada di bawah naungan Dinas Sosial DKI Jakarta menonton film bersama di salah satu bioskop di kawasan Jakarta Pusat, pada Kamis (11/2).
Rano menuturkan kegiatan menonton bersama itu bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta menghadirkan suasana yang hangat bagi para lansia.
“Kegiatan semacam ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental mereka di lingkungan binaan,” ungkap Rano.
Selain itu, kata dia, Pemprov DKI juga memastikan para lansia mendapatkan fasilitas sosial yang memadai dan kesempatan untuk tetap aktif.
Sejumlah upaya yang dilakukan Pemprov DKI, antara lain memberikan bantuan finansial dan transportasi melalui Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan kartu layanan gratis transportasi di Jakarta, menyediakan fasilitas hunian bagi lansia terlantar, serta membuka pusat kegiatan dan komunitas, termasuk sekolah lansia.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
