Liputan6.com, Surabaya – General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Muhammad Tohir mengungkapkan, puncak arus kepadatan penumpang diperkirakan terjadi H-3 libur lebaran pada tanggal 28 Maret dan puncak arus balik terjadi pada H+6 tanggal 7 April.
“Untuk prediksi puncak arus mudik penumpang diperkirakan pada H-3 sebanyak 71.284 penumpang dengan 459 pergerakan pesawat. Sedangkan arus balik diperkirakan pada H+6 sebanyak 73.698 penumpang dengan 475 pesawat,” ujarnya, Sabtu (22/3/2025).
“Kemudian untuk cargo diperkirakan puncaknya pada arus mudik yaitu H-3 sebesar 338.186 kg dan arus balik H+8 sebesar 273.138 kg. Kami berharap apa yang kami prediksikan diharapkan akan benar tercapai,” imbuh Tohir.
Menurut Tohir bahwa libur lebaran kali ini akan terjadi peningkatan jumlah penumpang. “Pada periode libur lebaran di Bandar Udara Internasional Juanda tahun ini, diprediksi jumlah penumpang secara total akan meningkat 12 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024,” ucapnya.
“Mengingat libur lebaran kali ini cukup panjang kemudian didahului dengan libur nyepi dan adanya program penurunan harga pesawat dari pemerintah, sehingga akan banyak masyarakat menggunakan momen libur ini baik untuk mudik maupun berlibur” ungkap Tohir.
Tohir juga menerangkan bahwa saat ini terdapat ekstra flight yang telah diajukan selama periode libur lebaran. “Hingga data 10 Maret, total pengajuan extra flight sebanyak 652 flight yang terdiri dari 628 fligt domestik dan 24 flight internasional,” ujarnya.
“Adapun maskapai yang sudah mengajukan yaitu Lion Air 315 flight, Super Airjet 313 flight, Jetstar 10 flight, Airasia 6 flight, Singapore Airlines 4 flight dan Malaysia Airlines 4 Flight,” terang Tohir.
Tohir mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang akan berangkat untuk memperhatikan waktu jam penerbangan penerbangan.
“Guna kenyamanan saat akan berangkat kami himbau untuk para pengguna jasa yang akan berangkat melalui Bandara Juanda untuk memperhatikan jam keberangkatan terutama pada perkiraan puncak arus mudik agar datang lebih awal demi kenyamanan para pengguna jasa,” pungkasnya.
4 Pasien Positif Corona Covid-19 Purbalingga dari Daerah Endemis, Bupati Larang Perantau Pulang