FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka membalas pernyataan dari salah satu kader PDIP.
Salah satu akun di media sosial X @Anak_ _Ogi yang membagikan momen satu kade mudanya.
Dalam cuitan ini memang mengadung unsur sindiran ke PSI yang terkenal dengan Partai para kaula muda.
“Jika belakangan ini wajah PSI terus diwakili kakek-kakek Ahmad Ali yg berkasus di KPK.
Menutup tahun 2025, PDIP mengenalkan kader mudanya, Pinka haprani sebagai wakil ketua DPD PDIP Jateng. Jadi bingung po, yang mana sebenarnya partai anak muda?😂 Happy new year selamat tahun baru 2026,” tulis akun tersebut.
Hal inilah yang kemudian mengundang respon dari Dedy Nur dan memberikan pandangan dan pernyataan balasannya.
“Salah ❌ @psi_id dipimpin oleh anak muda yang terpilih melalui mekanisme Demokrasi yang belum pernah terjadi dalam sebuah partai politik sejak Indonesia merdeka,” balasnya di cuitan akun media sosial X pribadinya.
“Namanya Kaesang Pangarep, muda, santai, low profile tapi gerakan-gerakan politik yang ia bangun sangat efektif,” sebutnya.
Ia bahkan menyebut unggahan yang menyindir balik dengan menyebut justru PDIP yang masih terjebak dalam pola “diktat-prerogatif”.
Dimana, menurut Dedy Nur Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang disebutnya tidak akan tergantikan dari jabatannya itu.
“Sementara @Anak__Ogi dkk di PDI-P masih terjebak dalam pola ‘diktat-prerogatif’ dari sang Ketua Umum yang menurut prediksi radikal saya tidak akan pernah tergantikan sampai kapan pun,” tuturnya.
