provinsi: rupiah

  • APBD Jember 2026 Defisit Rp 182,6 M

    APBD Jember 2026 Defisit Rp 182,6 M

    Jember (beritajatim.com) – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, defisit sebesar Rp 182,6 miliar. Belanja daerah dialokasikan Rp 4,576 triliun, sementara pendapatan diperkirakan Rp 4,394 triliun.

    “Defisit dan Silpa (sisa lebih anggaran) sudah diproyeksikan secara cermat dan masih realistis dengan kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Jember,” kata Bupati Muhammad Fawait, dalam sidang paripurna ketiga pembahasan APBD 2026, di gedung DPRD Jember, Sabtu (15/11/2025).

    Namun Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Jember David Handoko Seto meminta kebiasaan menutup defisit dengan silpa tidak terus dilakukan. “Kami mengingatkan agar penggunaan silpa tidak menjadi pola berulang, melainkan sebagai solusi sementara yang harus diimbangi dengan efisiensi dan peningkatan pendapatan,” katanya.

    Sementara Sujarwo Adiono dari Fraksi Partai Golkar Amanah menyoroti proporsi APBD Jember 2026. Dalam rencana APBD 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp 1,367 triliun rupiah. “Angka ini merupakan kontributor terbesar kedua setelah pendapatan transfer, dalam total pendapatan daerah yang direncanakan sebesar Rp 4,394 triliun,” katanya.

    “Di sisi belanja, total yang dialokasikan adalah Rp 4,576 triliunm dengan komposisi terbesar untuk belanja operasi Rp 3,762 triliun, diikuti belanja modal Rp 345 miliar, belanja transfer Rp 453 miliar, dan belanja tidak terduga Rp 15 miliar.

    Menurut Sujarwo, belanja operasional sangat dominan yakni sekitar 82 persen, menunjukkan biaya rutin besar dan ruang pembangunan fisik kecil. “Belanja modal rendah, hanya 7,5 persen. Ini bisa berdampak pada lambatnya pembangunan infrastruktur,” katanya.

    Sujarwo menyoroti tingginya ketergantungan Pemkab Jember pada Dana Tranfer Pusat yang mencapai sekitar 69 persen. “Pemerintah daerah perlu strategi dan harus lebih kreatif lagi untuk meningkatkan PAD, sehingga tidak terlalu bergantung pada dana transfer pusat,” katanya.

    Kendati ada sejumlah catatan, Sujarwo menyebut secara keseluruhan, Rancangan APBD 2026 ini adalah sebuah rancangan anggaran yang penuh dengan optimisme dan tekad. “Sebuah ikhtiar kolektif yang dijiwai semangat “Semua Karena Cinta” untuk memajukan Jember,” katanya.

    Sujarwo mengacungkan jempol kepada Pemerintah Kabupaten Jember. “Penyusunan dokumen perencanaan fiskalnya matang dan visioner. Kemampuan menjaga komitmen pada program prioritas di tengah tantangan penurunan dana transfer pusat menunjukkan ketangguhan fiskal dan kepemimpinan yang responsif,” katanya.

    Menurut Sujarwo, terobosan seperti layanan kesehatan home care, digitalisasi sistem pajak, dan program Bupati Ngantor di Desa merupakan bukti nyata komitmen pemerintahan yang berpihak pada rakyat dan beradaptasi dengan zaman.

    Sementara itu, Achmad Dhafir Syah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera memandang dokumen rencana APBD Jember 2026 merupakan bagian penting dari proses transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

    “Kami berkewajiban memberikan pandangan kritis dan konstruktif agar APBD yang disusun dan dijalankan benar-benar berpihak kepada rakyat, memperkuat kemandirian fiskal daerah, serta menjamin keadilan dalam pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Jember,” kata Dhafir.

    Dhafir berharap agar dalam pembahasan selanjutnya, seluruh pihak dapat mengedepankan semangat kolaborasi, transparansi, dan akuntabilitas. “Dengan demikian APBD 2026 benar-benar menjadi anggaran yang berpihak kepada kepentingan rakyat, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Jember,” katanya.

    Nurhuda Candra Hidayat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa mebgatakan, Raperda APBD 2026 akan menjadi penentu arah pembangunan Jember ke depan. “Setiap kebijakan yang dirumuskan hendaknya mencerminkan aspirasi rakyat dan menghadirkan solusi nyata atas berbagai tantangan yang dihadapi daerah,” katanya.

    Bupati Fawait berterima kasih atas semua saran dan masukan, terutama soal komposisi belanja operasional dan belanja modal anggaran tahun 2026. “Kami akan upayakan agar lebih proporsional, demikian pula untuk peningkatan PAD akan kami upayakan agar ketergantungan kepada Pemerintah Pusat semakin berkurang,” katanya.

    “Saat ini Kita sedang menghadapi kondisi Fiskal yang menuntut kehati-hatian. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember fokus pada penyesuaian program tanpa mengorbankan pelayanan dasar pada masyarakat,” jelas Fawait. [wir]

  • Reformasi KORPRI Bondowoso Dimulai dari Pertanyaan ‘Uang ASN ke Mana?’

    Reformasi KORPRI Bondowoso Dimulai dari Pertanyaan ‘Uang ASN ke Mana?’

    Bondowoso, (beritajatim.com) — Beberapa jam setelah dikukuhkan sebagai Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Bondowoso periode 2025–2030, Kamis (12/11/2025), Fathur Rozi langsung mengangsurkan nada waspada.

    Ditemui beritajatim.com pasca paripurna siang harinya, ia menandaskan satu hal: tak ingin mengawali masa tugas dengan warisan yang tidak jelas. “Pengurus lama sudah tidak ada. Tapi laporan kegiatan, terutama keuangan, tetap wajib dipertanggungjawabkan,” katanya.

    Rozi memastikan proses serah terima tak akan berjalan simbolis belaka. “Harus ada berita acara. Saya tidak mau memulai dari sesuatu yang tidak klir,” ucapnya. Pernyataan itu membuka tabir persoalan lama di tubuh KORPRI Bondowoso—persoalan yang selama bertahun-tahun mengendap tanpa kejelasan.

    Isyarat keganjilan muncul dari temuan awal Rozi. Ia menyebut ada ‘perbedaan cukup signifikan’ pada laporan penerimaan iuran anggota dengan potensi pendapatan riil. Angkanya tidak kecil.

    Dari rapat internal yang digelar sebelum pengukuhan, Rozi mendapati sejumlah perangkat daerah belum menerapkan sistem cashless. Mereka masih menyerahkan iuran secara manual kepada bendahara. Model setoran seperti ini, kata Rozi, membuka peluang terjadinya kebocoran.

    “Masih ada yang setor (bayar iuran manual). Nah, yang seperti ini kemungkinan besar bisa bocor. Dan itu yang tidak kita inginkan lagi ke depan,” ujarnya.

    Bahkan penggunaan aplikasi pun, menurut Rozi, sebenarnya tak diperlukan jika bendahara bekerja rapi. Masalahnya, bendahara periode sebelumnya sudah pensiun—meninggalkan jejak administrasi yang belum tuntas.

    Beritajatim.com menelisik ulang pernyataan Rozi. Bondowoso memiliki sekitar 8.000 ASN. Sumber lain menyebut 8.900-an. Jika iuran dihitung rata-rata Rp10 ribu per bulan, potensi dana KORPRI mestinya mencapai Rp80 jutaan per bulan atau Rp960 juta per tahun. Dalam lima tahun, nominalnya bisa menyentuh Rp4,8 miliar.

    Rozi menyebut saldo awal yang tercatat hanya sekitar Rp 800 jutaan. Angka itu masih harus ia verifikasi ulang. “Karena ini bukan uang personal tapi uang organisasi. Dan harus kembali ke ASN,” katanya.

    Ia menyebut pemanfaatan dana mestinya digunakan untuk peningkatan kompetensi dan kapasitas ASN, bukan sekadar acara seremoni. Pertanyaan pun menggelayut: kemana selisih potensi miliaran rupiah itu?

    Isu lain muncul: bolehkah ASN meminjam dana KORPRI? Rozi tak langsung menjawab. Ia meminta aturan organisasi dicek terlebih dahulu. Namun ia memberi sinyal bahwa mekanisme bantuan semestinya dimungkinkan.

    “Kalau ada ASN sakit, boleh enggak pinjam? Selagi tidak menyalahi aturan dan ada komitmen mengembalikan, boleh. Itu bisa disesuaikan,” katanya.

    Pernyataan itu membuka ruang penafsiran—apakah selama ini KORPRI sudah menjalankan fungsi kesejahteraan sebagaimana mandat organisasi, atau justru dana yang terkumpul lebih banyak beredar tanpa arah yang jelas.

    Rozi berhati-hati ketika ditanya apakah ada penggunaan dana yang melenceng. Ia menolak menghakimi. “Saya tidak menganggap melenceng,” katanya. Ia hanya menyebut beberapa pos seperti peringatan HUT KORPRI dan tali asih untuk ASN pensiun ‘masih on the track’.

    Namun ia tidak menyebut berapa nominalnya, apakah proporsional, atau apakah tercatat rapi. Ketidakjelasan inilah yang membuat sejumlah ASN sebelumnya mengeluhkan minimnya laporan pertanggungjawaban.

    Rozi memilih menunggu audit internal sebelum menarik kesimpulan. “Jangan kita berprasangka buruk. Kita audit dulu. Ini kan baru pengukuhan, belum penyerahan berita acara,” ucapnya.

    Namun satu hal yang pasti: reformasi KORPRI Bondowoso dimulai dari pertanyaan yang sederhana tetapi krusial: uang iuran ASN sebenarnya ke mana? [awi/suf]

  • Waspada Kasus Scam Bermodus Penipuan Transaksi Belanja, Kerugian Tembus Rp 1 Triliun

    Waspada Kasus Scam Bermodus Penipuan Transaksi Belanja, Kerugian Tembus Rp 1 Triliun

    Liputan6.com, Jakarta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka-bukaan terkait modus kasus penipuan keuangan. Bahkan kerugian akibat scam ini mencapai triliunan rupiah. Scam merupakan bentuk penipuan yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan secara tidak jujur dari korban, seperti uang, data pribadi, atau barang.

    Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan masih banyak masyarakat yang terkena scam.

    “Kalau kita melihat data Indonesia Anti-Scam Center per November tahun ini, data kerugian masyarakat yang dilaporkan kepada Indonesia Anti-Scam Center sudah mencapai Rp7,3 triliun, termasuk lebih dari 323 ribu laporan masyarakat. Kalau kita melihat perbandingan dengan negara-negara lain di Anti-Scam Center negara lain, itu mereka satu hari bisa menerima 150-200 laporan. Di kita, sehari kita bisa terima 800-1000 laporan masyarakat yang terkena scam,” kata Friderica, dikutip Minggu (16/11/2025).

    Friderica menambahkan, kasus scam ini sangat mengerikan dan serta memprihatinkan. Kata dia, ada sejumlah modus yang dilakukan antara lain penipuan transaksi belanja yang jumlahnya lebih dari 58 ribu laporan dengan kerugian lebih dari Rp1 triliun. 

    “Modus lain yaitu fake call, ini juga banyak sekali menimpa masyarakat dengan mereka berpura-pura menjadi teman kita, saudara kita, berpura-pura mengalami kecelakaan dan lain-lain yang kemudian meminta, yang tidak memberikan kesempatan kepada orang untuk berpikir secara rasional begitu, karena panik dan sebagainya, kemudian langsung mentransfer sejumlah uang yang mereka minta. Yang ketiga adalah penipuan investasi, ini juga hati-hati. Anak muda sekarang hype dengan, oh yuk berinvestasi dan lain-lain dan sebagainya, tapi alih-alih investasi, ternyata mereka malah masuk kepada investasi bodong,” ungkap Friderica.

     

     

     

  • Keluarga Miliarder Saadé Jadi Pemegang Saham Baru Carrefour

    Keluarga Miliarder Saadé Jadi Pemegang Saham Baru Carrefour

    Liputan6.com, Jakarta – Keluarga miliarder asal Prancis, Saadé, menjadi pemegang saham utama baru dari jaringan supermarket Carrefour SA. Hal itu terjadi setelah investor utama asal Brasil, Peninsula, menjual seluruh kepemilikannya.

    Dikutip dari Yahoo Finance, Minggu (16/11/2025), Carrefour menyampaikan pada Rabu keluarga Saadé kini akan menguasai sekitar 4% saham perusahaan, dan Rodolphe Saadé akan masuk ke dalam jajaran dewan direksi. Kekayaan keluarga Saadé yang mencapai sekitar USD 34 miliar atau Rp 568,46 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.719), menurut Bloomberg Billionaires Index, berasal dari bisnis pelayaran dan logistik mereka melalui CMA CGM SA.

    Meski nominal transaksi tidak diungkapkan, berdasarkan penutupan perdagangan Rabu kepemilikan 4% saham tersebut diperkirakan bernilai hingga USD 452 juta atau sekitar Rp 7,5 triliun.

    Dalam pernyataan terpisah, Carrefour juga mengonfirmasi bahwa Peninsula, perusahaan kendaraan investasi mendiang pengusaha Brasil Abilio Diniz, telah menjual seluruh sahamnya di perusahaan ritel tersebut.

    “Setelah satu dekade kemitraan yang kuat, keputusan Peninsula untuk melepas kepemilikannya di Carrefour merupakan bagian dari strategi alokasi aset baru,” ujar Eduardo Rossi, Chairman Peninsula, dalam pernyataannya.

    Berdasarkan laporan tahunan Carrefour, Peninsula sebelumnya memegang 9,2% saham, yang mewakili sekitar 15,7% hak suara pada akhir 2024. Keputusan divestasi tersebut kini membuat dua kursi dewan yang ditempati Rossi serta Flavia Buarque de Almeida kosong.

    Mengutip laman Carrefour, Chairman Peninsula, Eduardo Rossi menuturkan, setelah satu dekade kemitraan yang kuat, keputusan Peninsula untuk divestasi saham di Carrefour merupakan bagian dari strategi alokasi aset baru.

    “Selama bertahun-tahun, kami telah berkesempatan untuk berkolaborasi secara berkelanjutan dan terstruktur, dengan salah satu perusahaan terkemuka di dunia. Carrefour merupakan investasi besar bagi Peninsula, sejalan dengan jalur yang telah ditetapkan oleh pendiri kami, dan kami bangga telah mendampingi Carrefour dan timnya selama tahun-tahun transformasi yang mendalam ini,” ujar dia.

  • Amerika Serikat dan Swiss Raih Kesepakatan Tarif Dagang

    Amerika Serikat dan Swiss Raih Kesepakatan Tarif Dagang

    Liputan6.com, Jakarta – Amerika Serikat (AS) dan Swiss telah mencapai kesepakatan dagang. Tarif bea masuk akan dikurangi menjadi 15%.

    Mengutip CNBC, Sabtu (15/11/2025), dalam sebuah unggahan di platform X yang sebelumnya bernama Twitter mengatakan, bea masuk akan dikurangi menjadi 15%. Sebagai bagian dari kesepakatan itu, perusahaan-perusahaan Swiss telah berjanji untuk investasi sekitar USD 200 miliar atau Rp 3.341 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.706) di Amerika Serikat hingga akhir 2028. Investasi itu mencakup pendanaan untuk pendidikan dan pelatihan.

    Sementara itu, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer juga menyebutkan, pihaknya telah mencapai kesepakatan dagang dengan Swiss.

    “Pada dasarnya kami telah mencapai kesepakatan dengan Swiss. Mereka akan mengirimkan banyak manufaktur ke Amerika Serikat. Farmasi, peleburan emas, peralatan kereta api, jadi kami sangat antusias dengan kesepakatan itu, dan apa artinya bagi manufaktur AS,” kata dia.

    Greer menambahkan rincian lebih lanjut tentang kesepakatan tersebut, “telah benar-benar digarap sejak April,”. Hal itu  akan dipublikasikan di situs web Gedung Putih.

    Kesepakatan ini berarti tarif khusus negara yang dikenakan pada barang-barang Swiss akan sama dengan tarif yang dikenakan pada barang-barang yang dibawa ke AS dari Uni Eropa.

    “Seperti semua kesepakatan presiden, kami mempertahankan tarif,” kata Greer pada Jumat.

    Greer menuturkan, pihaknya harus mengendalikan defisit perdagangan. “Namun, karena Swiss, misalnya, telah setuju untuk mengelola surplus perdagangannya dengan Amerika Serikat, dalam hal memastikan bahwa barang-barang yang memiliki surplus perdagangan dengan kami, farmasi, emas, dan sebagainya, perusahaan mereka akan membangun di sini, sehingga akan menghilangkan beberapa sumber surplus tersebut,” ia menambahkan.

     

  • Pria di Lampung Ini Hirup Udara Kebebasan Super Singkat, Baru Keluar Rutan sudah Ditangkap lagi

    Pria di Lampung Ini Hirup Udara Kebebasan Super Singkat, Baru Keluar Rutan sudah Ditangkap lagi

    Liputan6.com, Jakarta Baru beberapa menit menghirup udara bebas, langkah Haryo Maha Mukti (26) terhenti di gerbang Rutan Kelas IIB Kotabumi. Lelaki yang baru saja menuntaskan hukuman kasus perjudian itu kembali dibekuk polisi, kali ini sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang dari hasil judi online.

    Penangkapan itu dilakukan Tim Tekab 308 Presisi bersama Unit Idik III Tipidkor Satreskrim Polres Lampung Utara, Kamis (13/11/2025) pukul 10.20 WIB.

    “Tersangka langsung kami amankan begitu keluar dari rutan,” kata Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, Jumat (14/11/2025).

    Kasus itu berawal dari pengungkapan judi togel oleh Polsek Kotabumi Kota pada 13 November 2024. Saat itu, Haryo ditangkap sebagai penyedia jasa pemasangan nomor. Dari rangkaian penyidikan, polisi menemukan pola transaksi mencurigakan.

    Sebagian uang hasil judi daring itu ternyata tak dihabiskan. Haryo menggunakannya membeli perangkat komputer dan token kripto, lalu mengonversi aset digital tersebut menjadi rupiah. Total nilai yang berhasil dilacak mencapai Rp 253,3 juta.

    Temuan itu membuat penyidik melimpahkan perkara ke Kejaksaan Negeri Lampung Utara. Pada Maret 2025, berkas perjudian dinyatakan lengkap (P-21). Namun polisi mencium dugaan lebih besar, praktik pencucian uang sebagaimana diatur Pasal 3, 4 dan 5 juncto Pasal 2 huruf T Undang-Undang 8/2010 tentang TPPU.

  • Imigrasi Jakbar paparkan motif dua WNA Uzbekistan jadi PSK

    Imigrasi Jakbar paparkan motif dua WNA Uzbekistan jadi PSK

    Jakarta (ANTARA) – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat memaparkan motif dua wanita Warga Negara Asing (WNA) asal Uzbekistan berinisial SS (35) dan KD (22) yang menjadi pekerja seks komersial (PSK) daring di Indonesia.

    “Jadi terkait mereka ini, motif awalnya liburan. Liburan, mereka kenal dengan aplikasi-aplikasi yang ada di Indonesia, dengan teman-teman mereka, akhirnya mereka berbaur lah. Awalnya mereka di sini pakai visa liburan, wisata,” kata Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Yoga Kharisma Suhud di Jakarta, Jumat.

    Usai berkenalan dengan mucikari berinisial L, SS dan KD akhirnya terjun ke dalam dunia prostitusi daring (online). “Dari situ mereka mencoba menawarkan diri, untuk mencari lebih untuk penghasilan mereka,” kata Yoga.

    Sejumlah aplikasi kencan berbasis internet pun digunakan untuk melancarkan niat kedua WNA Uzbekistan itu. Dalam sekali kencan, kedua WNA itu mematok biaya hingga Rp15 juta atau 900 dolar AS per orang.

    Pihak Kantor Imigrasi Kelas I A Jakarta Barat awalnya menemukan adanya aktivitas ilegal itu melalui patroli online.

    Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kakanwil Ditjenim) DKI Jakarta, Pamuji Raharja menjelaskan, Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat melakukan penyelidikan dengan patroli online.

    “Kemudian petugas mendapatkan informasi terkait praktik prostitusi online tersebut, lalu petugas melakukan undercover buying (pembelian/pemesanan terselubung) guna mendapatkan pelaku praktik prostitusi online,” kata dia.

    Menurut Pamuji, WNA berinisial SS menggunakan visa kunjungan, sementara KD menggunakan visa travel untuk bisa masuk ke dalam Indinesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    Penangkapan terhadap kedua WNA itu dilakukan pada Rabu (12/11) di sebuah hotel di Jakarta Barat.

    Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai dengan total Rp30 juta, alat kontrasepsi, ponsel, dan barang bukti lainnya dari tangan dua wanita WNA itu.

    “Saudara SS dan KD mendapatkan tarif sebesar 900 dolar AS atau sekitar Rp15 juta kepada kliennya untuk sekali kencan (setubuh badan). Dalam praktiknya, SS dan KD mengaku dibantu seorang yang berinisial L yang berperan sebagai penghubung antara calon klien dengan SS dan KD,” paparnya.

    Pamuji menambahkan, pihaknya masih memburu perantara prostitusi daring tersebut berinisial L karena saat digerebek, tidak ada di lokasi.

    Kedua wanita ini dikenakan Pasal 75 ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan juga dugaan penyalahgunaan izin tinggal sesuai dengan Pasal 122 huruf A.

    Kedua pasal itu berbunyi setiap orang asing yang dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan kepadanya, dipidana dengan pidana paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp500 juta rupiah.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prostitusi “online”, dua WNA asal Uzbekistan diringkus Imigrasi Jakbar

    Prostitusi “online”, dua WNA asal Uzbekistan diringkus Imigrasi Jakbar

    Jakarta (ANTARA) – Kantor Imigrasi Kelas I A Jakarta Barat membekuk dua wanita Warga Negara Asing (WNA) asal Uzbekistan berinisial SS (35) dan KD (22) atas kasus dugaan prostitusi “online” di Indonesia.

    Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kakanwil Ditjenim) DKI Jakarta, Pamuji Raharja menjelaskan, kedua wanita itu ditangkap di salah satu hotel Jakarta Barat pada Rabu (12/11).

    “Kami melakukan penangkapan warga negara asing yang diduga melakukan penyalahgunaan izin tinggal dalam hal praktik prostitusi online di Jakarta Barat,” kata Pamuji dalam jumpa pers di kantor Imigrasi Kelas I A Jakarta Barat, Jumat.

    Dia menjelaskan, penangkapan ini berawal dari informasi yang diterimanya bahwa ada WNA yang menjual diri melalui online.

    Berdasarkan informasi tersebut, Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat melakukan penyelidikan dengan patroli online.

    “Kemudian petugas mendapatkan informasi terkait praktik prostitusi online tersebut, lalu petugas melakukan undercover buying (pembelian/pemesanan terselubung) guna mendapatkan pelaku praktik prostitusi online,” ujarnya.

    Menurut Pamuji, WNA berinisial SS menggunakan visa kunjungan, sementara KD menggunakan visa travel untuk bisa masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    Saat ditangkap, petugas mendapati sejumlah barang bukti berupa uang tunai dengan total Rp30 juta yang berasal dari tangan SS sebesar Rp15 juta dan KD sebesar Rp15 juta, serta alat kontrasepsi, ponsel, dan barang bukti lainnya.

    “Saudara SS dan KD memberikan tarif sebesar 900 dolar Amerika atau sekitar Rp15 juta kepada kliennya untuk sekali kencan (setubuh badan). Dalam praktiknya, SS dan KD mengaku dibantu seorang yang berinisial L yang berperan sebagai penghubung antara calon klien dengan SS dan KD,” paparnya.

    Namun, pihaknya masih memburu perantara prostitusi online tersebut berinisial L karena saat digerebek, tidak ada di lokasi.

    Kedua wanita ini dikenakan Pasal 75 ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan juga dugaan penyalahgunaan izin tinggal sesuai dengan Pasal 122 huruf A.

    Kedua pasal itu berbunyi setiap orang asing yang dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan kepadanya, dipidana dengan pidana paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp500 juta rupiah.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 6 Aplikasi Trading Bitcoin Terbaik di Indonesia untuk Pemula

    6 Aplikasi Trading Bitcoin Terbaik di Indonesia untuk Pemula

    Jakarta, Beritasatu.com – Dunia aset digital, khususnya Bitcoin, semakin berkembang pesat di Indonesia. Tidak hanya menjadi alat investasi jangka panjang, kini Bitcoin juga aktif diperdagangkan di berbagai platform resmi yang diawasi oleh pemerintah. 

    Bagi pemula, memilih aplikasi trading yang tepat menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan aset sekaligus kemudahan bertransaksi. Dengan semakin banyaknya pilihan, memahami fitur dan reputasi tiap platform menjadi hal yang sangat krusial. 

    Beberapa aplikasi kini bahkan menyediakan layanan kontrak derivatif seperti BNB USDT perp, yang memungkinkan trader memperdagangkan aset tanpa harus memilikinya secara langsung. 

    Untuk itu, kamu harus memilih dan menggunakan aplikasi trading dengan leverage tinggi yang aman dan terdaftar resmi menjadi kunci agar aktivitas investasi berjalan tanpa risiko berlebihan. Berikut 6 aplikasi trading Bitcoin terbaik untuk pemula, diantaranya adalah:

    1. Pintu: Aplikasi Lokal dengan Lisensi Resmi dan Antarmuka Ramah Pemula

    Pintu adalah aplikasi crypto yang telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan memiliki banyak pilihan aset dengan lebih dari 320+ token, serta telah resmi terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur yang lengkap, Pintu cocok bagi investor pemula maupun trader profesional dan aktif. 

    Aplikasi ini mendukung berbagai aset populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, serta menyediakan fitur tambahan seperti Pintu Earn dan Auto DCA untuk menabung crypto, Pintu Academy untuk belajar crypto, Pintu Pro untuk trading dengan fitur advanced di desktop maupun HP. 

    Pintu Pro adalah platform trading crypto lengkap yang memiliki fitur Spot dan Futures dalam satu platform, serta telah teregulasi resmi. Dengan Pintu Futures, trader dapat trading secara fleksibel dan efisien dengan memanfaatkan leverage hingga 25x untuk menangkap peluang di berbagai kondisi pasar baik saat harga naik maupun turun. 

    Tersedia juga versi web trading yang cepat, dilengkapi dengan fitur advanced trading yang lengkap seperti chart, limit order, trading futures, perpetual contracts dan margin trading. Kelebihan ini menjadikan Pintu Pro cocok untuk trader aktif dan profesional.

    Exchange Pintu dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis yang dirancang untuk melindungi aset dan data pengguna secara maksimal seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan verifikasi biometrik serta mengantongi sertifikasi keamanan internasional ISO 27001:2022. Bukan hanya itu saja, aset pengguna disimpan utuh di PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) dan Fireblocks, dua mitra kustodian dengan teknologi kelas dunia yang menjamin keamanan penyimpanan aset digital.

    2. Indodax: Platform Lokal Tertua dengan Jutaan Pengguna

    Sebagai platform crypto pertama di Indonesia, Indodax (Indonesia Digital Asset Exchange) memiliki reputasi yang sangat kuat. Indodax kini melayani lebih dari 8 juta pengguna aktif dan menawarkan lebih dari 200 aset digital, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin.

    Indodax dirancang agar ramah bagi pemula dengan tampilan sederhana dan dukungan transaksi langsung dalam rupiah. Proses deposit maupun penarikan dana dapat dilakukan melalui berbagai metode pembayaran lokal. 

    Dari sisi keamanan, Indodax menerapkan two-factor authentication (2FA), sistem deteksi login asing, dan penyimpanan cold wallet untuk melindungi aset pengguna.

    Selain menjadi tempat jual beli Bitcoin, Indodax juga memiliki fitur edukatif dan komunitas aktif melalui forum dan kanal media sosial resminya, sehingga pemula bisa belajar langsung dari pengalaman trader lain.

    3. Tokocrypto: Kombinasi Legalitas Lokal dan Teknologi Global

    Platform resmi yang terdaftar di OJK dan memiliki kemitraan strategis dengan Binance, salah satu bursa crypto terbesar di dunia. Melalui kolaborasi ini, Tokocrypto mendapatkan dukungan teknologi, keamanan, serta likuiditas yang sangat kuat.

    Aplikasi ini dirancang untuk semua level pengguna dengan dua mode tampilan, yaitu Lite Mode untuk pemula dan Pro Mode bagi trader berpengalaman. Tokocrypto juga memiliki berbagai program edukasi seperti webinar, kelas investasi, dan Tokonews, kanal berita resmi seputar pasar crypto.

    Tokocrypto menyediakan sistem keamanan berlapis dan legalitas jelas, Tokocrypto menjadi jembatan ideal antara kenyamanan pengguna lokal dan infrastruktur global.

    4. Binance: Bursa Global dengan Fitur Profesional

    Bagi trader yang ingin memperdalam kemampuan analisis pasar, Binance tetap menjadi salah satu platform global paling populer di dunia. Binance dikenal karena volume transaksi yang tinggi, biaya rendah, dan fitur perdagangan yang sangat lengkap.

    Dengan aplikasi Binance maka kamu bisa melakukan trading Bitcoin dalam bentuk spot maupun futures, termasuk kontrak BNB USDT perpetual yang sangat populer di kalangan profesional. Binance juga memiliki fitur academy, di mana pengguna bisa mempelajari berbagai topik mulai dari blockchain, strategi trading, hingga manajemen risiko secara gratis.

    Meski belum terdaftar di OJK, banyak trader Indonesia yang menggunakan Binance karena keunggulan fiturnya. Namun, penting diingat bahwa penggunaan leverage di platform global seperti ini membutuhkan pemahaman kuat terhadap volatilitas pasar dan potensi kerugian yang tinggi.

    5. Bybit: Fitur Copy Trading dan Leverage Fleksibel

    Platform internasional yang semakin populer di kalangan pengguna Indonesia. Dikenal dengan sistem order yang cepat dan andal, Bybit menawarkan pengalaman trading profesional tanpa mengorbankan kemudahan penggunaan.

    Pengguna bisa memperdagangkan Bitcoin, Ethereum, dan aset lainnya baik di pasar spot maupun futures. Salah satu fitur unggulannya adalah copy trading, yang memungkinkan pengguna meniru strategi trader berpengalaman secara otomatis.

    Bagi pemula, fitur ini menjadi cara efektif untuk belajar langsung dari pelaku pasar profesional. Selain itu, Bybit juga memiliki mode demo trading, yang bisa digunakan untuk berlatih strategi tanpa risiko kehilangan uang sungguhan. 

    Dengan antarmuka yang bersih dan dukungan edukatif, Bybit menjadi jembatan bagi pengguna yang ingin memahami konsep aplikasi trading dengan leverage tinggi tanpa tekanan besar.

    6. Nanovest: Aplikasi Hybrid untuk Investasi Digital dan Aset Crypto

    Berbeda dari platform lain yang fokus sepenuhnya pada crypto, Nanovest mengusung konsep hybrid dengan menyediakan akses ke investasi saham luar negeri dan aset crypto dalam satu aplikasi. Kamu bisa membeli Bitcoin, Ethereum, dan berbagai aset digital dengan biaya transaksi rendah serta sistem keamanan berlapis.

    Keunggulan utama Nanovest adalah kemudahannya bagi pemula. Aplikasi ini memiliki tampilan modern, proses registrasi cepat, dan integrasi dompet digital yang memudahkan pengguna bertransaksi kapan pun. 

    Selain itu, Nanovest menekankan aspek edukasi keuangan digital dengan berbagai artikel dan konten panduan investasi yang tersedia langsung di dalam aplikasi. Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. 

    Dengan pendekatan yang ramah pengguna, platform ini menjadi pilihan menarik bagi investor muda yang ingin mulai mengenal Bitcoin tanpa kesulitan teknis.

    Dari penjelasan dapat disimpulkan, setiap platform menawarkan keunggulannya masing-masing. Pintu, Indodax, Nanovest dan Tokocrypto menjadi pilihan terbaik bagi pemula yang mencari keamanan, kemudahan, dan dukungan lokal resmi. 

    Sementara Binance dan Bybit menawarkan pendekatan yang lebih luas, dan memberikan leverage yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi lokal. Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif. 

    Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

  • Hobi Jepret Otomotif Bisa Dapat Hadiah? Ikuti VinFast Competition 2025!

    Hobi Jepret Otomotif Bisa Dapat Hadiah? Ikuti VinFast Competition 2025!

    Jakarta

    Punya hobi fotografi atau videografi? Saatnya manfaatkan passion kamu untuk hasilkan karya sekaligus raih hadiah jutaan rupiah!

    Melalui VinFast Photography & Videography Competition 2025, kamu bisa menyalurkan hobi visual menjadi ajang berprestasi. Kompetisi ini mengajak para kreator visual untuk menangkap semangat perubahan menuju masa depan yang lebih modern dan berkelanjutan lewat karya tentang mobil listrik VinFast VF6.

    Tak perlu jadi profesional untuk ikut. Lomba ini terbuka untuk siapapun, baik fotografer, videografer, maupun pencinta visual yang ingin mencoba tantangan baru. Dengan teknik dan kreativitas yang kamu miliki, setiap jepretan bisa jadi representasi gaya hidup masa depan yang menginspirasi.

    Tersedia dua kategori lomba menarik:

    – VinFast Pro Capture Competition untuk pengguna kamera profesional (DSLR/mirrorless)

    – VinFast Smart Shot Competition untuk pengguna kamera smartphone

    Edisi spesial VinFast VF6 dan VF7 yang berkolaborasi dengan Disney. Foto: dok. Vinfast

    Selain itu, ada juga People Choice Award yang dipilih langsung oleh publik lewat voting di Facebook Community.

    Tak hanya lomba, acara ini juga menghadirkan talkshow inspiratif, workshop fotografi, serta berbagai aktivitas seru yang bisa memperkaya wawasan kamu di dunia visual.

    Detail event akan dilaksanakan pada:

    – Tanggal: Minggu, 23 November 2025

    – Waktu: 08.00-18.00 WIB

    – Lokasi: Anjungan Riau, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta

    Sebelum mendaftar, pastikan sudah bergabung di VinFast Owner Club Indonesia di Facebook untuk mendapatkan info terbaru seputar kompetisi dan kegiatan VinFast lainnya.

    Jadi, kalau selama ini hobi jepret cuma jadi kesenangan pribadi, kini saatnya ubah jadi kesempatan berhadiah!

    Segera daftarkan diri Anda di detikevent dan jadilah bagian dari gerakan menuju mobilitas ramah lingkungan bersama VinFast VF6!

    (lth/din)