provinsi: NUSA TENGGARA BARAT

  • Uniknya Ragam Tradisi Menyambut Idulfitri di Indonesia

    Uniknya Ragam Tradisi Menyambut Idulfitri di Indonesia

    Liputan6.com, Yogyakarta – Sebagai negara yang kaya budaya, Indonesia selalu memiliki perayaan tradisi yang khusus dilaksanakan untuk menyambut berbagai perayaan penting, termasuk Idulfitri. Menjelang Lebaran, setiap wilayah di Indonesia akan menggelar ragam tradisi dengan keunikannya masing-masing.

    Perayaan Idulfitri tak hanya diisi dengan tradisi mudik dan sungkeman. Di beberapa wilayah, akan digelar tradisi Lebaran yang sudah rutin dilaksanakan secara turun-temurun. Mengutip dari laman kemenparekraf, berikut ragam tradisi Idulfitri di Indonesia:

    1. Binarundak (Sulawesi Utara)

    Masyarakat Motoboi Besar di Sulawesi Utara memiliki tradisi menyambut Lebaran bernama binarundak. Tradisi ini telah menjadi warisan leluhur yang terus dilestarikan hingga sekarang.

    Binarundak adalah tradisi membuat atau memasak nasi jaha secara bersama-sama selama tiga hari berturut-turut. Tradisi ini dilaksanakan setelah Idulfitri.

    Nasi jaha adalah makanan khas Sulawesi Utara berupa beras yang dimasak dalam batang bambu. Sajian ini memiliki perpaduan rasa gurih dari santan dengan aroma jahe yang cukup kuat.

    2. Festival Meriam Karbit (Kalimantan Barat)

    Tradisi Lebaran di Kalimantan Barat dilaksanakan melalui Festival Meriam Karbit. Festival ini digelar selama tiga hari berturut-turut, mulai sebelum, sesaat, dan sesudah Lebaran.

    Selain menjadi tradisi Lebaran, Festival Meriam Karbit juga menjadi warisan budaya yang kental dengan nilai historis. Konon, festival ini berkaitan dengan sejarah berdirinya Kota Pontianak.

    3. Grebeg Syawal (Yogyakarta)

    Grebeg Syawal adalah salah satu ritual rutin tahunan yang berasal dari Keraton Yogyakarta. Tradisi ini digelar setiap 1 Syawal sebagai wujud syukur setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

    Grebeg Syawal sudah dilaksanakan sejak abad ke-16. Salah satu yang menjadi daya tarik tradisi ini adalah keberadaan tujuh gunungan yang terdiri dari gunungan lanang (kakung) sebanyak tiga buah, gunungan wadon (estri), gunungan darat, gunungan gepak, dan gunungan pawuhan masing-masing satu buah.

    Seluruh gunungan dibawa oleh abdi dalem dengan dikawal prajurit Bregodo dari Alun-Alun Utara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menuju Masjid Gedhe Kauman, Pura Pakualaman, dan Kantor Kepatihan. Gunungan tersebut akan didoakan, kemudian diperebutkan masyarakat yang hadir.

    4. Perang Topat (Nusa Tenggara Barat)

    Masyarakat Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyambut Hari Raya dengan menggelar tradisi perang topat atau perang ketupat. Tradisi saling melempar ketupat ini merupakan simbol kerukunan antar umat Hindu dan Islam yang hidup berdampingan di Lombok.

    Tradisi ini diawali dengan doa dan ziarah di Makam Loang Baloq dan Makam Bintaro. Makam Loang Baloq berada di kawasan Pantai Tanjung Karang, sedangkan Makam Bintaro berlokasi di kawasan Pantai Bintaro.

    Setelahnya, para warga akan memulai ‘perang’. Uniknya, ketupat-ketupat yang digunakan untuk berperang nantinya akan kembali diperebutkan karena dipercaya membawa kesuburan yang membuat panen melimpah.

    5. Ronjok Sayak (Bengkulu)

    Ronjok sayak adalah tradisi Lebaran yang berkembang di Bengkulu. Secara umum, kata sayak berarti batok kelapa.

    Tradisi yang sudah dilaksanakan sejak ratusan tahun lalu ini adalah tradisi membakar batok kelapa kering yang ditumpuk setinggi satu meter. Ronjok sayak umumnya dilaksanakan setelah salat Isya pada 1 Syawal.

    Masyarakat Bengkulu percaya, api merupakan penghubung antara manusia dan leluhur. Tradisi ini juga dibarengi dengan doa selama proses pembakaran.

    Penulis: Resla

  • Heboh Beras dan Minyak Goreng Disunat, Zulhas Minta Pelaku Dipenjara

    Heboh Beras dan Minyak Goreng Disunat, Zulhas Minta Pelaku Dipenjara

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta agar pelaku usaha yang melakukan pengurangan takaran bahan pangan, mulai dari beras hingga minyak goreng untuk segera ditindak dan dimasukkan ke bui alias penjara.

    “Kalau ada yang nyuri-nyuri ukuran, minyak, beras, apa saja, masukin penjara,” ujarnya, usai rapat koordinasi (rakor) jagung di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (24/3/2025).

    Pernyataan Zulhas merespons video yang berlalu-lalang di media sosial terkait pengurangan beras hingga minyak goreng.

    Teranyar, media sosial digegerkan dengan video temuan beras kemasan 5 kilogram yang tak sesuai label kemasan. Dalam unggah video itu, warganet menimbang beras kemasan yang bertuliskan 5 kilogram itu menggunakan timbangan berat, namun hasilnya tak sesuai.

    Dalam catatan Bisnis, Ketua Umum Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Sutarto Alimoeso sebelumnya menyatakan pihaknya mendukung adanya pengawasan langsung di lapangan terhadap beras, termasuk beras kemasan 5 kilogram.

    Sutarto juga meminta agar pemerintah tidak tebang pilih jika ditemukan ada pihak yang melakukan kecurangan terhadap volume beras 5 kilogram.

    “Siapa saja yang melanggar agar ditindak sesuai dengan peraturan,” katanya kepada Bisnis, Kamis (20/3/2025).

    Dia pun meminta agar pemerintah, termasuk Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk menyelidiki lebih lanjut dalang yang melakukan kecurangan beras. Pasalnya, kata dia, rantai pasok gabah relatif panjang.

    “Karena pelaku bisnis atau rantai pasok gabah relatif panjang, mulai dari produsen ke distributor ke sub distributor dan ke pengecer,” ucapnya. 

    Adapun Kemendag mengungkapkan terdapat sembilan pelaku usaha beras yang dikenakan sanksi administratif berupa teguran tertulis imbas adanya pengurangan isi beras kemasan 5 kilogram sepanjang 2025.

    Mereka tersebar di wilayah Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bangka Tengah.

    “Sekarang 2025 ada 9 [pelaku usaha yang dikenakan sanksi administratif],” tuturnya. 

    Rinciannya, pelaku usaha yang mengurangi volume beras berasal dari daerah Kendal Jawa Tengah, Jakarta Selatan, Kediri Jawa Timur, Pangkalan Baru Bangka Tengah, Pangkalpinang, Lumajang Jawa Timur, Mojokerto Jawa Timur, dan Sumbawa Nusa Tenggara Barat.

    Berdasarkan data hasil pengawasan Kemendag dari Februari—Maret 2025 yang diterima Bisnis, sebanyak 28,27% dari 21 produk beras kemasan 5 kilogram tidak sesuai dengan ketentuan di label. Sisanya, sebanyak 72,73% beras sesuai dengan kemasan atau berisi 5 kilogram.

    Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag Moga Simatupang mengatakan bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti hasil pengawasan itu.

    “Kami sedang tindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tuturnya. 

    Meski demikian, Kemendag menyebut angka penurunan beras yang tak sesuai ketentuan itu mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

    Jika dirinci, sebanyak 96,55% dari 29 produk beras yang tidak sesuai dengan ketentuan pada 2023. Di tahun berikutnya, Kemendag mencatat ada 50% dari 36 produk beras yang tak sesuai dengan ketentuan.

    “Tahun 2023 sebanyak 96,55% [beras] tidak sesuai ketentuan, tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 50% tidak sesuai ketentuan, dan tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 28,27% tidak sesuai ketentuan,” terangnya.

  • Pemudik Lebaran 2025 Diimbau Waspada Hujan Ekstrem pada 20-30 Maret

    Pemudik Lebaran 2025 Diimbau Waspada Hujan Ekstrem pada 20-30 Maret

    Pemudik Lebaran 2025 Diimbau Waspada Hujan Ekstrem pada 20-30 Maret
    Editor
    KOMPAS.com
    – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau para
    pemudik
    Lebaran Idul Fitri 2025 mewaspadai cuaca ekstrem pada 20-30 Maret.
    Pemudik
    diminta selalu memperhatikan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan.
    Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, dalam 10 hari terakhir atau pada medio tanggal 20-30 Maret ini sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami
    hujan
    lebat hingga ekstrem.
    Potensi hujan dengan intensitas lebat-ekstrem tersebut masih dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer seperti gelombang regional mulai dari fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby, Gelombang Kelvin, dan masih terdeteksi keberadaan bibit siklon tropis di Samudera Hindia selatan Banten.
    “Kondisi tersebut belum banyak berubah sebagaimana yang terjadi pada pekan sebelumnya di bulan Maret yang lalu,” kata Abdul, dalam konferensi yang diikuti secara daring di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Senin (24/3/2025).
    Berdasarkan hasil prakiraan cuaca yang dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika diketahui Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya diprediksi akan dilanda hujan dengan intensitas tinggi dimulai pada 23-30 Maret.
    Sementara itu, pada 25 Maret, cuaca serupa diperkirakan terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB).
    Kemudian di Jawa Barat dan Jawa Timur diprakirakan mengalami hujan lebat pada 26 Maret, diikuti oleh Sumatera Barat pada 27 Maret.
    Bahkan, pada 26 Maret, diprakirakan akan terjadi
    hujan ekstrem
    yang berpotensi menimbulkan angin kencang serta puting beliung yang dapat merusak bangunan.
    Diketahui, data Kementerian Perhubungan memprakirakan jumlah pemudik
    Lebaran 2025
    ada sebanyak 146,48 juta orang atau sekitar 52 persen dari jumlah penduduk Indonesia.
    Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada H-3 Lebaran Idul Fitri atau tanggal 27-28 Maret 2025.
    Maka dari itu, dia mengingatkan para pemudik untuk terus memperbarui informasi cuaca sebelum dan selama perjalanan agar dapat menentukan rute yang lebih aman.
     
    Pemudik yang melintasi daerah rawan bencana, seperti jalur pegunungan atau kawasan dengan potensi longsor dan banjir, disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan.
    BNPB memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem terhadap arus mudik Lebaran.
    Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi perjalanan yang aman dan lancar.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Uji Coba RDF Rorotan Makan Korban, Belasan Warga Kena ISPA, Dinkes DKI: Sekarang Semua Sudah Sembuh

    Uji Coba RDF Rorotan Makan Korban, Belasan Warga Kena ISPA, Dinkes DKI: Sekarang Semua Sudah Sembuh

    Laporan Wartawan TribubJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan, belasan warga yang terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat uji coba RDF Plant Rorotan kini sudah sembuh.

    Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati pun menyebut, belasan orang itu sudah mendapat penanganan medis dari puskesmas setempat.

    “Teman-teman dari puskesmas sudah turun, disamperin ke rumahnya masing-masing. Sebagian besar diagnosisnya adalah ISPA sebenarnya, ISPA ringan ringan-sedang,” ucapnya

    Dari belasan warga yang terkena ISPA, Ani mengakui, ada dua orang yang didiagnosis mengalami bronkitis.

    Hanya saja, warga tersebut tak perlu sampai mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

    “Ada memang dua orang yang bronchost, tapi enggak sampai dirawat. Mungkin itu memang kami harus lihat lagi apakah memang dari awal sudah ada gejala asma dan lain-lain,” ujarnya.

    Anak buah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini bahkan menyebut, saat ini seluruh korban uji coba RDF Plant Rorotan itu kini sudah beraktivitas normal.

    “Sekarang semuanya sudah dalam keadaan sehat. Beberapa waktu disamperin bahkan sudah sekolah,” tuturnya.

    Bagi warga di sekitar RDF Plant Rorotan yang kembali mengalami gangguan kesehatan, Ani mempersilakan mereka untuk melapor ke puskesmas setempat.

    “Apabila ada keluhan apapun terkait kesehatan, masyarakat bisa akses puskesmas,” kata Ani.

    Sebelumnya, dampak uji coba operasional fasilitas pengolahan sampah RDF Plant di Rorotan, Jakarta Utara diklaim warga sekitarnya makin parah.

    Terkini, sedikitnya 17 warga Jakarta Garden City (JGC) dilaporkan jatuh sakit, diduga akibat polusi udara yang ditimbulkan dari uji coba aktivitas pengolahan sampah di RDF yang telah berjalan sejak Februari 2025.

    Ketua RT 18 RW 14 Cakung Timur, Wahyu Andre, mengatakan, keluhan utama warga adalah gangguan pernapasan dan iritasi mata yang semakin banyak terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

    “Sudah banyak korban dari warga kami. Sudah sekitar 17 orang yang terkena ispa dan juga radang selaput mata,” kata Wahyu dalam aksi unjuk rasa di RDF Plant, Jumat (21/3/2025).

    Menurut Wahyu, proyek RDF yang menelan anggaran Rp 1,4 triliun tersebut semestinya membawa manfaat bagi warga Jakarta.

    Namun kenyataannya, warga sekitar justru mengalami kerugian kesehatan.

    “Ini kan proyek pemerintah yang nilainya juga besar, fantastis, Rp 1,4 triliun. Kami berharap sebenarnya proyek ini bisa bermanfaat buat warga Jakarta. Tapi kalau ternyata proyek yang nilainya besar ini membuat warga Jakarta dan Bekasi merugi, kami meminta ini ditutup. Karena sudah banyak korban dari warga kami,” tegas Wahyu.

    Lebih lanjut, warga meminta agar operasi RDF dihentikan sementara sampai ada evaluasi mendalam dan solusi konkret dari pihak pemerintah dan pengelola RDF.

    Warga juga meminta pihak pengelola tidak terburu-buru dalam menyelesaikan masalah, melainkan melakukan perbaikan menyeluruh tanpa harus dikejar deadline.

    “Kalau bisa setahun (tidak beroperasi) lebih bagus, kita tidak mencium bau RDF. Semakin lama mereka melakukan improvement, mencari letak kesempurnaan, itu jauh lebih baik. Maksud kami, tidak usah terburu-buru. Tidak usah dikejar-kejar oleh deadline. Tapi warga ini terjamin,” pungkasnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

     

     
     
     

  • Tak Boleh WFA Seperti ASN DKI Lainnya, Petugas Damkar Dilarang Gubernur Pramono Mudik

    Tak Boleh WFA Seperti ASN DKI Lainnya, Petugas Damkar Dilarang Gubernur Pramono Mudik

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang petugas pemadam kebakaran (damkar) untuk work from anywhere (WFA) seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya.

    Hal ini disampaikan Pramono usai memimpin apel besar kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat.

    “Saya sudah meminta kepada jajaran damkar, termasuk bukan hanya damkar, tetapi yang menyangkut keamanan dan kenyamanan mudik, maka saya tidak izinkan untuk WFA,” ucapnya, Senin (24/3/2025).

    Tak hanya diizinkan WFA, Pramono juga meminta petugas damkar untuk tidak mudik lebaran terlebih dahulu.

    Instruksi ini diberikan Pram guna memastikan situasi dan kondisi Jakarta tetap kondusif selama ditinggal warganya mudik lebaran.

    “Saya ingin pemudik bisa mudik dengan tenang, karena pemadam kebakaran terus tetap berjaga-jaga. Dan mohon maaf mudiknya setelah lebaran,” ujarnya.

    Sedangkan bagi para ASN DKI Jakarta yang tak bekerja di sektor pelayanan publik, Pram mengizinkan mereka untuk WFA.

    Mulai hari ini, mereka pun bisa mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas jelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

    “Bagi yang tidak bertugas di lapangan seperti damkar dan sebagainya, mulai hari ini kan beberapa diizinkan untuk bisa bekerja dari mana saja,” tuturnya.

    Pantauan TribunJakarta.com, tak seperti biasanya, Balai Kota Jakarta hari ini terlihat lebih sepi, hanya ada beberapa ASN yang lalu lalang di sekitar kantor Gubernur Pramono Anung itu.

    Hal ini tidak terlepas dari kebijakan WFA yang mulai diterapkan hari ini bagi ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

    Kebijakan ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Nomor 2 Tahun 2025.

    Adapun surat edaran itu mengatur soal fleksibilitas kerja ASN pada periode 24 Maret hingga 27 Maret 2025 mendatang. 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Personel Masih Kurang, Gubernur Pramono Segera Buka Perekrutan Anggota Damkar DKI Jakarta

    Personel Masih Kurang, Gubernur Pramono Segera Buka Perekrutan Anggota Damkar DKI Jakarta

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, Jakarta saat ini masih kekurangan ribuan petugas pemadam kebakaran (damkar).

    Hal ini disampaikan Pramono usai memimpin apel besar kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat.

    Pram bilang, saat ini Jakarta hanya memiliki kurang lebih 4.000 personel damkar dari jumlah personel yang seharusnya 11.000 orang.

    “Memang dari segi personel masih sangat kekurangan. Sehingga dengan demikian secara perlahan kami akan mempersiapkan supaya kebutuhan personel itu bisa tercukupi,” ucapnya, Senin (24/3/2025).

    Dari 267 kelurahan di Jakarta, saat ini baru ada 170 kelurahan yang memiliki pos pemadam kebakaran.

    “Maka untuk itu di daerah-daerah yang padat penduduk, seperti Tambora dan sebagainya perlu ada langkah-langkah untuk mempersiapkan sejak dini. Termasuk preventif untuk pencegahan kebakaran,” ujarnya.

    Oleh karena itu, Pram memastikan bakal melakukan perekrutan petugas damkar secara bertahap.

    Konten kreator Fuji diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan. Fuji diduga ditipu oleh rekan kerjanya yang berasal dari sebuah agensi. 

    Perekrutan pun bakal diprioritaskan untuk warga ber-KTP DKI Jakarta.

    “Kami akan membuka secara bertahap untuk anggota ataupun petugas pemadam kebakaran. Tentunya diutamakan yang ber-KTP DKI Jakarta,” kata Pram.

    Menurut rencana, perekrutan ini bakal dibuka mulai tahun ini. Hanya saja, ia tak menjelaskan lebih lanjut terkait jumlah personel yang akan direkrut.

    “Yang jelas akan dibuka tahun ini, akan segera dibuka,” kata Pram.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Oditur Yakin Oknum TNI AL Pembunuh Bos Rental Bakal Divonis Penjara Seumur Hidup

    Oditur Yakin Oknum TNI AL Pembunuh Bos Rental Bakal Divonis Penjara Seumur Hidup

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG – Oditur Militer optimis Pengadilan Militer II-08 Jakarta bakal menjatuhkan vonis bersalah kepada oknum TNI AL terdakwa pembunuh bos rental, Ilyas Abdurrahman.

    Oditur selaku penuntut umum pada peradilan militer yakin Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta akan menjatuhkan vonis sesuai tuntutan pada sidang pembacaan putusan Selasa (25/3/2025) esok.

    “Oditur yakin Majelis Hakim akan setuju (dengan isi tuntutan hukuman bagi tiga terdakwa),” kata Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta, Kolonel Kum Riswandono Hariyadi, Senin (24/3/2025).

    Berdasar tuntutan, terdakwa Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo dan Sersan Satu Akbar Adli dituntut hukuman penjara seumur hidup, keduanya dinilai melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 KUHP.

    Sementara terdakwa Sersan Satu Rafsin Hermawan dituntut pidana empat tahun penjara, karena dinilai melanggar Pasal 480 KUHP tentang penadahan juncto Pasal 55 KUHP.

    Serta tuntutan berupa pemecatan dinas TNI bagi ketiga terdakwa, tuntutan ini sebelumnya disampaikan Oditur Militer pada sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (10/3/2025).

    “Oditur Militer yakin (Majelis Hakim setuju dengan tuntutan) karena tuntutan disusun sesuai dengan fakta-fakta persidangan, dan rasa keadilan,” ujar Riswandono.

    Sidang berlanjut ke agenda putusan karena seluruh tahapan, sedari dakwaan, pemeriksaan saksi, terdakwa, barang bukti, tuntutan, pleidoi, replik, dan duplik sudah selesai digelar.

    Sidang pembacaan putusan dipimpin Hakim Ketua Letnan Kolonel Chk Arif Rachman, Hakim Anggota Letnan Kolonel Chk Nanang Subeni, dan Hakim Anggota Letnan Kolonel Chk Gatot Sumarjono.

    Sebelumnya bos rental mobil, Ilyas Abdurrahman dan rekannya Ramli Abu Bakar menjadi korban penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak pada Kamis (2/1/2025).

    Kejadian bermula ketika Ilyas dibantu Ramli dan sejumlah saksi hendak mengamankan unit mobil Honda Brio berpelat B 2694 KZO yang digelapkan oleh seorang penyewa.

    Mobil tersebut sudah beberapa kali berpindah tangan atau dijual, bahkan dua dari tiga GPS yang dipasang sudah dilucuti hingga akhirnya kendaraan dibeli secara bodong oleh oknum anggota TNI AL.

    Setelah mendapati mobil berdasar GPS berada di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak mereka menuju lokasi, nahas di lokasi Ilyas dan Ramli justru tertembak oknum anggota TNI AL.

    Selain tiga oknum anggota TNI AL yang sudah diamankan oleh penyidik POM TNI AL, terdapat juga tersangka sipil yang diamankan jajaran Polda Banten untuk proses hukum lebih lanjut.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Car Free Night di Malioboro Ditiadakan Selama Libur Lebaran 2025

    Car Free Night di Malioboro Ditiadakan Selama Libur Lebaran 2025

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Satuan Lalu Lintas Polresta Yogyakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas situasional di kawasan Malioboro selama libur Lebaran 2025.

    Kebijakan ini termasuk meniadakan Car Free Night (CFN) mulai 27 Maret hingga 7 April 2025 untuk memperlancar arus kendaraan dan menjaga kenyamanan pengunjung.

    Kasat Lantas Polresta Yogyakarta AKP Alvian Hidayat menyatakan, rekayasa lalu lintas akan disesuaikan berdasarkan data dari sistem smart city Provinsi DIY. Jika jumlah kendaraan masih di bawah 500, lalu lintas berjalan normal.

    “Namun, jika jumlah kendaraan mencapai 500-1.000, jalur bawah akan ditutup dan dialihkan ke Kridosono,” ujar Alvian kepada Beritasatu.com, Minggu (23/3/2025).

    Polresta Yogyakarta juga telah memasang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Portable untuk mengurangi kemacetan di persimpangan rawan macet. Jika jumlah kendaraan melebihi 1.000 pada libur Lebaran 2025, akses dari Jalan Mataram ke Malioboro akan ditutup, sedangkan kendaraan dari Kleringan diarahkan langsung ke Pasar Kembang.

    Untuk menekan kemacetan, Polresta Yogyakarta akan menindak tegas parkir liar, khususnya di Jalan Pasar Kembang yang sering menjadi titik kemacetan. “Kami pastikan tidak ada kendaraan parkir sembarangan. Tim kami bersama Dinas Perhubungan akan melakukan penindakan langsung,” tegas Alvian.

    Selain itu, Tim Saber Pungli akan dikerahkan untuk mengatasi juru parkir liar di kawasan Malioboro. Meskipun CFN ditiadakan, kebijakan ini tetap fleksibel dan akan disesuaikan dengan situasi di lapangan. “Jika kepadatan di Malioboro berlebihan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk penutupan sementara,” tambahnya.

    Rekayasa lalu lintas ini juga mempertimbangkan keberlangsungan ekonomi pelaku usaha seperti pengemudi andong dan becak di Malioboro. “Kami tetap memperhatikan mata pencaharian mereka. Karena itu, rekayasa dilakukan fleksibel sesuai kondisi,” kata Alvian.

    Diharapkan, rekayasa ini dapat memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan masyarakat yang berkunjung ke Malioboro selama libur Lebaran 2025. Dengan arus lalu lintas yang lebih lancar, pengunjung dapat menikmati suasana Malioboro dengan lebih baik.

  • Liburan Lebaran 2025, Daftar Gunung yang Kembali Dibuka untuk Pendakian Termasuk Gunung Rinjani – Halaman all

    Liburan Lebaran 2025, Daftar Gunung yang Kembali Dibuka untuk Pendakian Termasuk Gunung Rinjani – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, LOMBOK – Setelah sempat ditutup untuk pemulihan ekosistem dan pertimbangan cuaca, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akan kembali dibuka untuk kunjungan wisata alam mulai 3 April 2025.

    Pembukaan ini mencakup enam destinasi wisata alam pendakian dan satu destinasi wisata non-pendakian yang sebelumnya ditutup.

    “Kami akan menerapkan kuota 100 persen dari kapasitas normal, dengan durasi pendakian empat hari tiga malam,”kata Yarman, Kepala Taman Nasional Gunung Rinjani.

    Kuota Pendakian dan Pendaftaran Melalui Aplikasi eRinjani

    Pendaki dapat mendaftar secara online mulai 25 Maret 2025 melalui aplikasi eRinjani. Aktivitas pendakian wajib mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam Revisi III Standar Operasional Prosedur Pendakian TNGR untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengunjung.

    “Semua pendaki wajib mewadahi barang bawaan berpotensi sampah menggunakan wadah guna ulang (reuse dan refill) untuk mendukung program Go Rinjani Zero Waste 2025,” tambah Yarman.

    Gunung Andong Ditutup Hingga Lebaran 2025 untuk Pembenahan Jalur Pendakian

    Di sisi lain, Gunung Andong di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, akan tetap ditutup hingga 1 April 2025 untuk pembenahan jalur pendakian. Penutupan ini berlaku bagi jalur pendakian lewat Sawit maupun Pendem.

    “Selama penutupan, kami akan melakukan pembenahan lokasi dan menghiasi jalur pendakian dengan beberapa tumbuhan,” jelas Muhlisin, Kepala Resort Pemangkuan Hutan Pagergunung.

    Anggota suku Tengger mendaki Gunung Bromo yang masih aktif untuk mempersembahkan sesaji beras, buah-buahan, ternak, dan barang-barang lainnya sebagai bagian dari festival Yadnya Kasada di Probolinggo, provinsi Jawa Timur pada 5 Juni 2023. (Photo by Juni Kriswanto / AFP) (AFP/JUNI KRISWANTO)

    Penutupan Kawasan TNBTS Selama Libur Lebaran

    Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) juga akan menutup seluruh kegiatan wisata di kawasan mereka pada periode 28 Maret hingga 1 April 2025, untuk menghormati perayaan Nyepi dan Idul Fitri. Kunjungan wisata akan kembali dibuka pada 2 April 2025.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama dari seluruh pihak,” ujar Rudijanta Tjahta Nugraha, Kepala BB TNBTS, dalam pengumuman terkait penutupan kawasan selama libur panjang.

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wisatawan atau peserta yang ditemani oleh Choral Adventure ini, akan menambah pengalaman baru yang berkesan dalam hidupnya terutama saat mendaki Gunung Rinjani, di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Choral andventure adalah sebuah wadah travelling yang didirikan oleh Nicho. Membawa para pencinta alam khususnya mendaki gunung, kali ini choral adventure membawa 12 orang pencinta alam untuk melakukan pendakian ke Gunung Rinjani pada tanggal 18 – 21 Mei 2023. Dari ketinggian 3726 Mdpl para pencinta gunung sangat bahagia telah mencapai titik puncak. Menurut Avalo, ia sudah tiga kali naik gunung dan ketiganya selalu bersama choral adventure. choral adventure friendly untuk pendaki pemula. “Saya dari yang cupu banget gak ngerti hiking sampai bisa summit rinjani. Pengalaman summit yang tidak mudah sih kali ini, melawan udara dingin, angin, dan pastinya jalur berpasir tak berujung yang menguji mental. Selain danau Sagara anak yang sangat indah. Namun semua itu terbayar dengan pemandangan memukau dipuncak Rinjani. Selain itu jalur torean juga favorit saya, ” terang Avalo saat dihubungi, Selasa (23/5/2023). //HO/XIS (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

    Jadwal Kunjungan Gunung Rinjani dan Gunung Andong Selama Libur Lebaran 2025

    Berikut adalah jadwal dan ketentuan penting yang perlu diketahui para wisatawan yang merencanakan pendakian selama libur Lebaran 2025:

    Gunung Rinjani

    Pembukaan kembali pada 3 April 2025. Registrasi online melalui aplikasi eRinjani mulai 25 Maret 2025.

    Gunung Andong

    Penutupan pendakian hingga 1 April 2025. Jalur akan dibuka kembali pada 2 April 2025.

    TNBTS (Bromo, Tengger, Semeru)

    Penutupan wisata 28 Maret – 1 April 2025. Kunjungan dibuka kembali pada 2 April 2025.

  • Puncak Arus Mudik Pemotor di Jalan Raya Kalimalang Diprediksi Pada H-3 Lebaran

    Puncak Arus Mudik Pemotor di Jalan Raya Kalimalang Diprediksi Pada H-3 Lebaran

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT – Puncak arus mudik pengendara sepeda motor di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur diprediksi bakal terjadi pada H-3 Idulfitri atau 27 Maret 2025.

    Perwira Unit Posko Pengamanan Haji Naman, Iptu Herfik mengatakan prediksi tersebut didasari karena pada H-3 Idulfitri sudah memasuki waktu cuti bersama para pekerja kantor.

    “Diperkirakan H-3 menjelang Idulfitri dan bersamaan dengan waktu libur (pekerja) kantor,” kata Herfik di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (24/3/2025).

    Berdasar pantauan pada Minggu (23/3) malam, sudah tampak pemudik melintas di Jalan Raya Kalimalang yang merupakan jalur arteri menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

    Namun jumlahnya masih belum signifikan, karena arus lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang dari arah Jakarta menuju Bekasi masih didominasi para pegawai kantor yang pulang kerja.

    “Untuk saat ini arus mudik (di Kalimalang) belum terlihat (signifikan), paling hanya satu, dua pemudik sepeda motor yang melintas. Masih lebih banyak masyarakat pulang kerja,” ujarnya.

    Herfik menuturkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas saat mudik Idulfitri 1446 Hijriah, Satlantas Jakarta Timur sudah mendirikan posko pengamanan (Pospam).

    Polres Metro Bekasi Kota berhasil meringkus Suhada, preman sok jagoan yang berasal dari Cikiwul viral minta THR ke perusahaan di Bantargebang. Ia sempat kabur, namun polisi berhasil meringkusnya di Sukabumi.

    Satlantas Jakarta Timur juga mengimbau para pemudik agar menghindari perjalanan di malam hari, karena di sepanjang ruas Jalan Raya Kalimalang terdapat lubang yang berisiko tak terlihat saat malam.

    “Kalau bisa mudiknya lebih awal, pagi hari. Karena kalau malam banyak lubang di sepanjang jalan. Kemudian berkendara jangan lebih dari dua orang, dan harus mengenakan helm,” tuturnya.

    (Tribunjakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya