provinsi: KALIMANTAN TENGAH

  • PLN targetkan seluruh desa di Kalteng dan Kalsel berlistrik 100 persen

    PLN targetkan seluruh desa di Kalteng dan Kalsel berlistrik 100 persen

    Target tersebut menjadi komitmen kami dalam pemerataan akses listrik hingga ke pelosok desa di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah

    Palangka Raya (ANTARA) – General Manager PLN UID Kalimantan Selatan-Tengah (Kalselteng) Iwan Soelistijono menargetkan rasio elektrifikasi di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dapat mencapai 100 persen pada 2027.

    “Target tersebut menjadi komitmen kami dalam pemerataan akses listrik hingga ke pelosok desa di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” katanya usai menjadi narasumber Podcast di kantor ANTARA Biro Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin.

    Dia mengungkapkan saat ini masih terdapat sejumlah desa di dua provinsi tersebut yang belum terjangkau jaringan listrik sepenuhnya.

    Namun, pihaknya optimistis semua desa akan terjangkau listrik sesuai target sehingga masyarakat bisa menikmati fasilitas listrik untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

    “Listrik ini kan sudah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat. Untuk itu kami berupaya agar bisa memfasilitasi itu untuk masyarakat,” ucapnya.

    Iwan menjelaskan, jumlah desa yang belum mendapatkan layanan listrik terbanyak berada di wilayah Kalimantan Tengah. Sekitar 200 desa di Kalimantan Tengah masih dalam proses untuk dialiri listrik secara bertahap. Sementara itu, di Kalimantan Selatan jumlah desa yang belum berlistrik relatif lebih sedikit, hanya tersisa sekitar 9 hingga 14 desa yang perlu dipenuhi kebutuhan listriknya.

    “Kami terus berupaya agar pembangunan infrastruktur kelistrikan di dua provinsi ini bisa berjalan maksimal, sehingga semua warga mendapatkan akses energi,” ujarnya.

    Iwan juga menjelaskan terkait kapasitas, daya listrik yang umumnya tersedia di desa-desa berkisar antara 450 hingga 1.300 VA. Rentang daya tersebut dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di pedesaan.

    Selain itu, PLN juga menyediakan dua skema pembayaran listrik yang bisa dipilih masyarakat, yaitu menggunakan token prabayar maupun sistem pascabayar sesuai kebutuhan pelanggan.

    Namun, ke depan PLN mendorong agar masyarakat lebih banyak menggunakan layanan pascabayar. Menurut Iwan, sistem ini akan memudahkan pengguna sekaligus mendukung efisiensi operasional PLN.

    “Dengan adanya program pemerataan listrik hingga ke desa-desa, kami berharap kualitas hidup masyarakat di Kalimantan Selatan maupun Tengah dapat meningkat,” kata Iwan.

    Pewarta: Rendhik Andika/Rajib Rizali
    Editor: Indra Gultom
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 8
                    
                        Profil Mukhtarudin, Menteri P2MI yang Menggantikan Abdul Kadir Karding
                        Nasional

    8 Profil Mukhtarudin, Menteri P2MI yang Menggantikan Abdul Kadir Karding Nasional

    Profil Mukhtarudin, Menteri P2MI yang Menggantikan Abdul Kadir Karding
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden Prabowo Subianto melantik Mukhtarudin menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI menggantikan posisi Abdul Kadir Karding.
    Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah terhadap Mukhtarudin dilakukan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/9/2025).
    Mukhtarudin diketahui adalah politikus Partai Golkar yang saat ini tercatat menjabat sebagai anggota Komisi XII DPR RI periode 2024-2029 dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Tengah.
    Komisi XII DPR diketahui membidangi hal-hal yng terkait dengan sektor energi, sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan investasi.
    Namun, pria kelahiran Pangkalan Bun, 6 September 1964, ini diketahui sudah tiga kali menjadi wakil rakyat, yakni periode 2004-2009; 2019-2024; dan 2024-2029.
    Sementara itu, karier politik Mukhtarudin dibangun bersama Partai Golkar. Dikutip dari laman resmi DPR RI, dia pernah menduduki posisi Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Kobar pada 2003-2008.
    Hingga akhirnya Mukhtarudin dipercaya menduduki sejumlah posisi di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, seperti Wakil Koordinator Provinsi Kalteng Bappilu, Wakil Ketua Korbid Penanganan Pemilu Jawa dan Kalimantan, hingga Ketua Bidang Penanganan Bencana Alam dan Sosial.
    Kemudian, dari sisi pendidikan, Mukhtarudin adalah Sarjana Ilmu Administrasi Negara jebolan dari Universitas Lambung Mangkurat tahun 1988.
    Selain di bidang politik, Mukhtarudin tercatat sebagai pengusaha swasta. Lalu, pernah tergabung sebagai pegawai negeri swasta (PNS) pada Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) sebagai Kabid Promsi Penanaman Modal Daerag Kabupaten Kota Waringin Barat pada 1990-2002.
    Kemudian, Mukhtarudin juga pernah menjadi staf pengajar STIE Nusantara.
    Berikut riwayat organisasi Mukhtarudin bersama Golkar dikutip dari laman resmi DPR RI:
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sekjen KKKS Karding jelaskan foto Raja Juli dengan Azis Wellang

    Sekjen KKKS Karding jelaskan foto Raja Juli dengan Azis Wellang

    “Biasanya, dalam pertemuan KKSS juga diisi dengan aktivitas bermain domino sebagai bagian dari budaya Sulawesi Selatan,”

    Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Abdul Kadir Karding menjelaskan foto Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni yang tengah bermain domino dengan mantan tersangka kasus pembalakan liar Azis Wellang.

    Diterangkan Karding, pada Senin (1/9), KKSS melaksanakan silaturahmi rutin yang dihadiri seluruh pengurus KKSS, salah satunya Azis Wellang selaku Wakil Bendahara Umum KKSS.

    “Biasanya, dalam pertemuan KKSS juga diisi dengan aktivitas bermain domino sebagai bagian dari budaya Sulawesi Selatan,” kata Karding dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

    Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) itu mengatakan bahwa dirinya memang berencana datang ke pertemuan KKSS dan juga memiliki rencana bertemu dengan Menhut Raja Juli untuk mengobrol santai.

    “Awalnya saya mau datang ke tempatnya Raja Juli, tapi Raja Juli memilih mendatangi saya, ‘Saya saja yang ke tempat abang’” ujarnya seraya menirukan ucapan Raja Juli.

    Keduanya pun sepakat bertemu di posko KKSS lantaran Karding kebetulan berada di lokasi tersebut. Mereka pun mengobrol secara terpisah dari seluruh anggota KKSS yang lain.

    Diskusi kedua menteri tersebut pun berakhir pada pukul 23.30 WIB dan Raja Juli pamit pulang.

    Namun, saat pulang, Raja Juli melewati tempat berkumpul anggota KKSS yang sedang bermain domino. Juli pun turut diajak bermain domino bersama Karding.

    “Kami bermain sebanyak dua set. Yang ikut main, Pak Azis dan Andi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI),” kata Karding.

    Karding menekankan bahwa di ruangan itu, Raja Juli hanya mengenali dirinya karena orang-orang yang lain adalah pengurus KKSS.

    “Pada saat bermain domino, ada yang mengambil foto dan dikirim ke WhatsApp Grup PORDI dan KKSS,” katanya.

    Setelah itu, Raja Juli pamit pulang tanpa ada diskusi dengan pengurus KKSS yang lain.

    Karding mengaku bahwa ia tak mengetahui latar belakang Azis Wellang saat dihubungi media Tempo.

    Setelah mengonfirmasi, ia mendapatkan penjelasan bahwa Azis Wellang tidak lagi berstatus tersangka pembalakan hutan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 13/Pid.Pra/2023/PN.Jkt.Pst dan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) atas nama Muhammad Aziz Wellang dari Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Dirjen Gakkum KLHK).

    Sebelumnya, pada November 2024 Dirjen Gakkum KLHK menetapkan tiga tersangka kasus pembalakan liar berupa penebangan kayu di luar izin konsesi di kawasan hutan Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).

    Kontraktor penebangan telah melakukan penebangan di luar areal izin konsesi PT ABL yang memiliki izin melakukan pengelolaan areal konsesi seluas 11.580 hektare.

    Hasil kegiatan penebangan ilegal itu menghasilkan volume kayu sebesar kurang lebih 1.819 meter kubik dan diperkirakan telah merugikan negara sebesar Rp2,72 miliar.

    Dari tindakan ilegal itu, ditetapkan tersangka MAW (61) yang merupakan Dirut PT ABL dan DK (56) serta HT selaku Direktur PT GBP sekaligus kontraktor penebangan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan-Hutan Tanaman Industri (PBPH-HTI) PT ABL. MAW adalah Muhammad Azis Wellang.

    Azis Wellang mengajukan permohonan praperadilan atas penetapan tersangka itu dan pada 9 Desember 2024 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membatalkan status tersangkanya.

    Pewarta: Nadia Putri Rahmani
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Aziz Wellang yang Main Domino Bareng Dua Menteri Bukan Tersangka Pembalakan Liar

    Aziz Wellang yang Main Domino Bareng Dua Menteri Bukan Tersangka Pembalakan Liar

    GELORA.CO – Pengusaha Aziz Wellang jadi sorotan usai viral berita dengan narasi tersangka pembalakan liar main domino bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding. 

    Berdasarkan dokumen yang diperoleh rmol.id, status tersangka Wellang dibatalkan oleh putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor: 13/Pid.PRA/2024/PN/Jkt.Pst. tanggal 9 Desember 2024.

    Putusan praperadilan lantas menjadi dasar penyidik Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan menghentikan pengusutan dengan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

    SP3 kasus Aziz Wellang diketahui dalam surat pemberitahuan penghentian penyidikan yang ditandatangani Kepala Seksi Wilayah I, Sadikin, yang juga selaku penyidik pada Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Kalimantan.

    Adapun surat pemberitahuan dengan nomor S.01/BPPHLHK-IV.SWI/PPNS/02/2025 itu ditujukkan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

    “Bersama ini pula kami lampirkan surat-surat administrasi penghentian penyidikan: surat perintah penghentian penyidikan, surat ketetapan penghentian penyidikan, surat perintah pengeluaran tahanan dan berita acara pengeluaran tahanan,” demikian bunyi surat dikutip RMOL di Jakarta, Minggu 9 September 2025.

     

    Sebelumnya viral sebuah foto dengan narasi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding main domoni bersama dua orang lainnya yakni Azis Wellang dan Nurdin Karumpa.

    Foto pertama kali dirilis Tempo dengan narasi Aziz Wellang merupakan tersangka pembalakan liar, adapun Nurdin Karumpa merupakan wakil ketua umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Olahraga Domino Indonesia.

    Dari klarifikasi Raja Juli, dia mengaku bermain domino bermula dari undangan Kadir Karding.

    “Saya janjian bertemu Mas Menteri Karding. Mas Menteri Karding meminta saya “nyamperin” beliau di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dimana beliau pada saat ini menjadi Sekjennya,” tulis Raja Juli dalam klarifikasinya di akun Instagram Rajaantoni dikutip RMOL di Jakarta, Sabtu malam, 6 September 2025.

    “Saya berdiskusi dengan Mas Menteri Karding berdua saja di ruang bagian belakang selama 2 jam-an lebih. Tidak ada tema diskusi kami menyangkut kasus pembalakan liar sama sekali. Mendekati jam 24.00 saya pamit pulang kepada beliau,” tambahnya.

    Saat hendak pulang, kata Raja Juli, ramai orang di ruang tamu dimana beberapa di antaranya tengah bermain domino.

    “Mas Menteri Karding dan saya diajak ikut main. Setelah 2 kali putaran, saya pamit pulang kepada Mas Menteri Karding dan banyak orang yang ada di ruang tamu tersebut,” katanya lagi.

    Raja Juli mengaku tidak mengenal dua pemain lainnya seperti belakangan ramai diberitakan, yakni Azis Wellang dan Andi Rukman Nurdin Karumpa. Dia juga mengklaim tidak ada pembicaraan soal kasus apapun saat main domino.

  • Bukan Cuma DPR RI, Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Provinsi Juga Tembus Puluhan Juta

    Bukan Cuma DPR RI, Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Provinsi Juga Tembus Puluhan Juta

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bukan hanya DPR RI, anggota DPRD Provinsi juga menerima tunjangan perumahan yang nilainya mencengangkan.

    Fakta ini diungkap akun Instagram @perupadata dalam unggahan terbaru mereka, Minggu (7/9/2025).

    “Bukan cuma DPR, anggota DPRD juga dapat tunjangan perumahan,” tulis akun tersebut.

    Dikatakan aku tersebut, besaran nilai tunjangan wakil rakyat di tingkat provinsi ini bervariasi.

    “Angkanya bervariasi, tapi semua berkali-kali lipat penghasilan masyarakatnya,” tambahnya.

    Data yang dibagikan memperlihatkan besarnya tunjangan perumahan anggota DPRD di sejumlah provinsi, bahkan mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

    Berikut besaran tunjangan anggota DPRD di sejumlah Provinsi:

    Jakarta, Ketua DPRD Rp78,8 juta, Wakil Ketua Rp70,4 juta, Anggota DPRD Rp78,8 juta.

    Jawa Barat (Jabar), Ketua Rp71 juta, Wakil Ketua Rp65 juta, Anggota Rp62 juta.

    Jawa Timur (Jatim), Ketua Rp57,7 juta, Wakil Ketua Rp54,8 juta, Anggota Rp49 juta.

    Jawa Tengah (Jateng), Ketua Rp79,6 juta, Wakil Ketua Rp72,3 juta, Anggota Rp47,7 juta.

    Sumatera Utara (Sumut), Ketua Rp60 juta, Wakil Ketua Rp51 juta, Anggota Rp40 juta.

    Bali, Ketua Rp54 juta, Wakil Ketua Rp45,5 juta, Anggota Rp37,5 juta.

    Banten, Ketua Rp38,5 juta, Wakil Ketua Rp35 juta, Anggota Rp32,5 juta.

    Sumatera Selatan (Sumsel), Ketua Rp27,3 juta. DIY, Ketua Rp27,5 juta, Wakil Ketua Rp22,9 juta, Anggota Rp20,6 juta.

    Sulawesi Selatan (Sulsel), Ketua Rp19,7 juta. Kalimantan Tengah (Kalteng), Ketua Rp20,2 juta, Wakil Ketua Rp16,6 juta, Anggota Rp13,1 juta.

  • Akhirnya Perampok Uang Rp1 Miliar di Kalteng Ditemukan Kelaparan di Hutan

    Akhirnya Perampok Uang Rp1 Miliar di Kalteng Ditemukan Kelaparan di Hutan

    GELORA.CO   – Dua pria terduga pelaku pencurian uang Rp1 miliar dengan modus pecah kaca mobil di Pangkalan Bun, Kabupaten Kota Waringin Barat, berhasil ditangkap warga setelah bersembunyi di hutan selama 25 hari. Keduanya ditemukan dalam kondisi lemas dan kelaparan.

    Pada Jumat (5/9), warga Desa Kudangan, Kabupaten Lamandau, menemukan kedua pelaku yang diidentifikasi sebagai Froskan dan Iwan Susanto. 

    Selama pelarian, keduanya hanya mengonsumsi pisang dan singkong hasil curian dari kebun warga. Uang curian sebesar Rp1 miliar yang mereka bawa ditemukan dalam keadaan basah dan jumlahnya berkurang menjadi sekitar Rp900 juta.

    Polisi menyebutkan ada total tiga tersangka dalam kasus ini. Satu tersangka berinisial S telah ditangkap lebih dulu di Kalimantan Barat. Para pelaku diketahui merupakan spesialis pencurian pecah kaca yang telah beraksi di tiga provinsi di Kalimantan, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. 

    Kedua pelaku yang tertangkap telah diserahkan ke Polres Lamandau untuk kemudian dilimpahkan ke Polres Kota Waringin Barat

  • Tim Gabungan Temukan Jenazah Penumpang KM Dharma Rucitra VI yang Lompat ke Laut Seruyan

    Tim Gabungan Temukan Jenazah Penumpang KM Dharma Rucitra VI yang Lompat ke Laut Seruyan

    JAKARTA – Tim gabungan menemukan jenazah Sefnat Onesimus (42), penumpang KM Dharma Rucitra VI jurusan Sampit-Semarang yang melompat ke laut pada Senin, 1 September, terdampar di Pantai Seribu Cemara Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

    “Setelah dikonfirmasi, benar ternyata mayat tersebut korban atau penumpang kapal yang terjatuh di laut Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit mengutip Antara.

    Penemuan jenazah penumpang tersebut pada Jumat (5/9) sore, diketahui saat tim gabungan melanjutkan pencarian sesi kedua, mulai pukul 14.00 WIB. Target lokasi pencarian menyisir Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur hingga pantai di Seruyan.

    Sekitar pukul 15:45 WIB, tim mendapat informasi dari masyarakat ada mayat ditemukan di pesisir Pantai Seribu Cemara, wilayah Sungai Bakau Kabupaten Seruyan. Tim langsung meluncur ke lokasi yang disebutkan.

    Kondisi jenazah pria itu sudah membengkak. Pakaian yang melekat di tubuh jenazah tersebut hanya celana jins biru dan sepatu putih, sedangkan bajunya sudah terlepas.

    Setelah berkoordinasi, jenazah tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan untuk divisum, dibersihkan, dan diserahkan kepada pihak keluarga.

    “Sepatu putih dan celana biru. Berdasarkan ciri-ciri dan sudah dikonfirmasi bahwa itu merupakan jenazah penumpang kemarin,” demikian Multazam.

    Peristiwa itu terjadi pada Senin (1/9), sekitar pukul 16.13 WIB. Berdasarkan keterangan saksi dan melihat rekaman CCTV, korban yang diketahui mengalami gangguan mental tersebut diduga sengaja melompat ke laut.

    Saat kejadian, petugas sempat berusaha mencegah aksi nekat korban. Namun, saat itu korban tiba-tiba berlari dan langsung melompat sehingga tidak sempat terkejar.

    Petugas di kapal berusaha memberi pertolongan dengan melemparkan pelampung keselamatan yang dilengkapi lampu dengan harapan korban bisa bertahan agar tidak tenggelam. Namun, hingga kapal memutar berbalik ke lokasi kejadian, korban tetap tidak terlihat.

    Kapal sempat berputar tiga kali, mencari di lokasi kejadian, namun korban tidak ditemukan. Pihak kapal kemudian melaporkan kejadian, setelah itu meminta izin melanjutkan perjalanan.

  • 3 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter PK-RGH Sudah Diidentifikasi, Seluruhnya WNA
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        6 September 2025

    3 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter PK-RGH Sudah Diidentifikasi, Seluruhnya WNA Regional 6 September 2025

    3 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter PK-RGH Sudah Diidentifikasi, Seluruhnya WNA
    Tim Redaksi
    BANJARMASIN, KOMPAS.com
    – Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil mengidentifikasi tiga jasad korban jatuhnya helikopter PK-RGH.
    Kepala Bidokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Muhamad El Yandiko, menjelaskan bahwa ketiga jasad tersebut telah dilakukan post mortem di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, dan hasilnya menunjukkan kecocokan dengan data yang diterima oleh Tim DVI.
    Semua jasad yang teridentifikasi merupakan Warga Negara Asing (WNA).
    “Masing-masing MW berjenis kelamin laki-laki warga negara Australia berusia 68 tahun. Kemudian CQ sebagai laki-laki usia 67 tahun warga negara Brazil, dan SKP berjenis laki-laki warga negara India usia 56 tahun,” ujar El Yandiko dalam konferensi pers di RS Bhayangkara, Sabtu (6/9/2025) malam.
    Identitas ketiga jasad WNA tersebut diketahui berdasarkan catatan medis gigi yang dicocokkan dengan data keluarga.
    Selain itu, pencocokan properti yang dikenakan korban saat kejadian juga membantu dalam proses identifikasi.
    “Properti itu semua benda yang melekat di tubuh, itu juga menjadi petunjuk yang sangat penting. Termasuk dompet, jadi kita bisa langsung mencocokkan dengan identitasnya,” ungkap Yandiko.
    Yandiko menambahkan, masih terdapat lima jasad yang belum teridentifikasi, dan kelimanya dipastikan merupakan warga negara Indonesia.
    Belum teridentifikasinya lima korban disebabkan oleh kondisi yang cukup berat akibat terbakar.
    “Jadi ada satu kantong yang kita curigai sebagai gabungan dari tiga jenazah, sehingga kita membutuhkan pemeriksaan DNA. Ini kondisi tingkat kerusakan akibat terbakarnya itu berat sekali,” jelas Yandiko.
    Ia juga meminta doa dari semua pihak, terutama keluarga korban, agar sisa jasad bisa segera teridentifikasi.

    “Saat ini masih terdapat lima jenazah, kami mohon doanya agar segera dapat teridentifikasi,” pungkas Yandiko.
    Sebelumnya, helikopter PK-RGH milik Eastindo Air dilaporkan hilang kontak di wilayah Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, pada Senin (1/9/2025).
    Helikopter dengan kode BK 117-D3 tersebut berangkat dari Bandar Udara Gusti Sjamsir Alam di Kabupaten Kotabaru, Kalsel, dengan tujuan Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
    Dari data manifest penumpang yang dirilis oleh Basarnas Banjarmasin, terdapat delapan orang di dalam helikopter, termasuk dua orang pilot dan teknisi mesin, serta enam penumpang, di mana tiga di antaranya adalah WNA.
    Helikopter PK-RGH hanya mengudara selama delapan menit sebelum dinyatakan hilang kontak.
    Setelah dinyatakan hilang kontak, tim SAR menemukan puing-puing helikopter PK-RGH di tengah hutan Tanah Bumbu dalam keadaan hangus diduga terbakar pada Rabu (3/9/2025).
    Pada pencarian hari ketiga, Tim SAR gabungan juga menemukan kotak hitam tidak jauh dari badan helikopter.
    Seluruh jasad korban telah berhasil dievakuasi dan saat ini berada di RS Bhayangkara Banjarmasin untuk keperluan proses identifikasi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Misteri Sungai Kapuas Menelan Kru Kapal, Pencarian Penuh Harap

    Misteri Sungai Kapuas Menelan Kru Kapal, Pencarian Penuh Harap

    Tim SAR Gabungan tak tinggal diam. Sejak Selasa, 2 September 2025, pukul 10.00 pagi, ketika Imanuel terakhir terlihat menyelam, operasi pencarian digelar tanpa henti.

    Memasuki hari ketiga, Sabtu, 6 September 2025, upaya pencarian semakin intensif. Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, dengan suara yang berat namun penuh tekad, mengungkapkan detail operasi.

    “Aqua Eye dan Echomap Livescope kami kerahkan,” ujarnya. Dua teknologi mutakhir yang biasanya dipakai untuk survei bawah air kini jadi senjata utama dalam misi kemanusiaan.

    Aqua Eye, perangkat pemindai permukaan air berbasis drone dan sensor optik. Echomap Livescope, sonar real-time yang bisa memetakan dasar sungai hingga kedalaman ekstrem. Teknologi canggih, ya. Tapi tetap tak cukup melawan keganasan alam.

    Arus Sungai Kapuas, kata Junetra, tak main-main. Deras. Tak terduga. Dan terus bergerak.

    “Kami perluas area pencarian hingga enam nautical mile ke hilir,” tambahnya. Enam mil laut itu sekitar 11 kilometer dari titik tenggelam.

    Bayangkan mencari satu tubuh manusia di sungai selebar ratusan meter, dengan arus yang terus menghanyutkan, di antara akar, batang kayu, dan endapan lumpur abadi.

    Tapi tim SAR tak menyerah. Mereka tahu, setiap detik berharga. Setiap gelombang bisa membawa petunjuk. Atau justru mengubur harapan.

    “Kami optimalkan hingga hari ketujuh,” tegas Junetra. Regulasi SAR memang memberi batas waktu. Tapi hati manusia? Tak mengenal batas.

    Di balik seragam oranye, di balik peralatan canggih, ada manusia-manusia biasa yang berjuang melawan waktu, cuaca, dan kelelahan.

    Mereka yang tak tidur demi secercah harapan. Mereka yang berdoa sambil memegang sonar. Mereka yang tahu, teknologi bisa gagal tapi tekad tak boleh padam.

  • BMKG: Cuaca Hujan Guyur Jakarta Sore Nanti Saat Akhir Pekan, Sabtu 6 September 2025 – Page 3

    BMKG: Cuaca Hujan Guyur Jakarta Sore Nanti Saat Akhir Pekan, Sabtu 6 September 2025 – Page 3

    Beralih ke Pulau Jawa, sambung dia, cuaca Indonesia hari ini diprakirakan berawan tebal untuk wilayah Yogyakarta dan Surabaya, serta hujan ringan untuk Kota Serang, Jakarta, Bandung, dan Semarang.

    “Beranjak ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca diprakirakan cerah berawan untuk Kota Kupang, sedangkan wilayah Denpasar dan Mataram bakal berawan tebal,” terang Satriana.

    Selanjutnya, sambung dia, bergeser ke Pulau Kalimantan, cuaca diprakirakan hujan ringan di wilayah Samarinda, sedangkan Tanjung Selor hujan dengan intensitas sedang.

    “Waspadai hujan yang dapat disertai dengan petir yang dapat terjadi di Kota Pontianak, Palangka Raya, hingga Banjarmasin,” kata Satriana.

    Kemudian, lanjut Satriana, untuk Pulau Sulawesi, cuaca diprakirakan berawan tebal di wilayah Makassar, hujan ringan untuk wilayah Manado dan Kendari, sedangkan Kota Palu dan Gorontalo turun hujan dengan intensitas sedang.

    “Waspadai potensi hujan yang dapat disertai dengan petir yang dapat terjadi di wilayah Mamuju,” tutur dia.